Beranda blog Halaman 1012

Atlet Kempo Raih Medali di Jepang, Rendi: Bonus Dianggarkan Tahun Depan

TENGGARONG – Atlet Kutai Kartanegara (Kukar) tampil gemilang pada Shorinji Kempo International Study Session Tokyo, Jepang 2023. Dua medali emas, satu perak, dan dua perunggu berhasil dibawa pulang dalam kejuaraan dunia kempo tersebut.

Mereka adalah Aviva Amelia Iskandar dan Dinda Rizki Amalia yang memperoleh emas dari nomor tanding embu pasangan kyus kenshi putri. Emas lainnya disumbangkan Gadang Mulyane Gusti di nomor tanding tandoku kyu kenshi putra.

Medali perak disumbangkan Nur Indah Ekayanti dan Yulia Sari di nomor tanding embu pasangan 2-dan putri. Sementara perunggu dihasilkan Revy Pratama Syam dan Erik Syahputra (embu pasangan 3-dan putra) serta Didi Rahim Ramadhan dan M Fatur Rahman (embu pasangan kyu kenshi putra).

Ketua rombongan kempo Kukar, Ahmad Zulfiansyah mengatakan, timnya bisa menuai prestasi di Jepang yang notabene asal olahraga kempo merupakan hal yang patut disyukuri.

“Di sini (Jepang) memang sarangnya. Yang pasti etam sudah berupaya maksimal dan berhasil mendapatkan 2 emas, 1 perak, 2 perunggu. Ini hal yang membanggakan dan harus disyukuri,” ujarnya, Ahad, 8 Oktober 2023.

Sementara itu, Wakil Bupati Kukar Rendi Solihin yang hadir menyaksikan langsung para atlet Kukar berlaga di Tokyo mengatakan, Pemkab Kukar bangga atas keikutsertaan anak-anak Kukar berlaga di event internasional. Bahkan bisa meraih medali.

Rendi mengatakan, akan ada penghargaan dari Pemkab Kukar bagi peraih medali. Dianggarkan pada APBD 2024 dengan besarannya sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kita sama-sama kawal di anggaran 2024 agar penghargaan ini bisa disampaikan. Saya secara pribadi juga memberikan penghargaan berupa uang jajan, nanti dibagi rata saja,” ujarnya disambut tepuk tangan gembira para atlet Kukar.

Tim kempo Kukar yang berlaga di Jepang terdiri 30 atlet, 5 ofisial, dan 6 pelatih. Rombongan dilepas Sekkab Kukar Sunggono di Ruang Serbaguna Kantor Bupati Kukar, Selasa, 3 Oktober 2023.

Atlet yang mengikuti kejuaraan kempo di Tokyo, Jepang ini telah melewati beberapa tahapan. Prestasi yang diraih dalam kejuaraan tersebut otomatis meloloskan mereka dalam kualifikasi PON. Sementara untuk junior, Kukar mendapatkan peringkat 2 tingkat nasional.

Di Jepang, atlet tidak hanya mengikuti kejuaraan tapi juga meningkatkan kualitas. Juga study session yang dilaksanakan selama tiga hari yang diikuti pelatih dan para atlet serta ujian kenaikan tingkat. (KN/ADV)

JK Tegaskan Tidak Berpihak Kubu Manapun

0

KORANUSANTARA – Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) belakangan rajin bertemu dengan tokoh-tokoh politik. Terakhir, JK bertemu sekaligus sarapan dengan bacapres Koalisi Perubahan Anies Baswedan. Namun, JK menegaskan bahwa dirinya memilih netral dalam pemilu atau pilpres tahun depan.

“’Sekali lagi saya tegaskan bahwa saya dalam posisi tidak ikut langsung,’’ ujar JK ditemui di kantor Palang Merah Indonesia (PMI) Pusat, Selasa, 10 Oktober 2023.

Menurut dia, menjaga agar negeri Indonesia tetap utuh lebih penting ketimbang ikut dukung-mendukung di pemilu. Mantan ketua umum Partai Golkar itu menyatakan, pihaknya mendukung pelaksanaan pemilu berjalan damai dan tidak memecah belah bangsa.

Terkait kedekatannya dengan Anies, JK menuturkan bahwa dirinya dekat dengan siapa saja. Sebelumnya, dia juga bertemu dengan Ketua DPP PDIP Puan Maharani. “Bahkan, dengan Pak Prabowo (bertemu) lebih lama. Dengan timnya juga,’’ jelasnya.

Sebelumnya, pekan lalu JK memang menerima kunjungan Puan di kediamannya. Ketika itu sempat muncul kabar bahwa kedatangan putri Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri itu bertujuan mengajak JK bergabung dalam tim pemenangan Ganjar Pranowo. Namun, kabar tersebut ditepis JK. (*)

Pemilu Dianggarkan Rp 71,3 T, Pilpres Siap jika Dua Putaran

0

KORANUSANTARA – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah mengalokasikan total anggaran Rp 71,3 triliun untuk Pemilu 2024. Dana itu diproyeksikan untuk pilpres dua putaran. Meski cukup besar, anggaran tersebut tidak semata-mata untuk membiayai teknis penyelenggaraan pemilu. Namun, juga berkontribusi terhadap ekonomi.

Menurut Direktur Jenderal Anggaran Kemenkeu Isa Rachmatarwata, anggaran itu diberikan sejak 20 bulan sebelum hari H pemilu. Yakni, mulai 2022 sampai 2024. Perinciannya, pada 2022 anggaran pemilu mencapai Rp 3,1 triliun. Lalu, 2023 sebesar Rp 30 triliun dan 2024 sebesar Rp 38,2 triliun. Anggaran tersebut utamanya dialokasikan untuk KPU dan Bawaslu.

“’Total keseluruhan anggaran itu antara lain untuk pengawasan penyelenggara pemilu, pemutakhiran data pemilih, penyusunan dapil, pengelolaan dan pengadaan, laporan dan dokumentasi logistik,’’ ujarnya di Jakarta, Selasa, 10 Oktober 2023.

Total realisasi anggaran Pemilu 2024 di tahun anggaran 2022 mencapai Rp 2,7 triliun (88,2 persen) dari pagu anggaran Rp 3,1 triliun. Di tahun anggaran 2023, hingga 30 September, terserap Rp 17,8 triliun (59,3 persen) dari pagu anggaran sebesar Rp 30 triliun.

Dia mengungkapkan, penyelenggaraan pemilu turut menggeliatkan semua sektor kehidupan masyarakat. Tidak hanya sosial dan politik, tapi juga sektor ekonomi. Anggaran pemilu yang dialokasikan untuk kebutuhan pengadaan logistik, barang dan jasa, secara tidak langsung akan menggairahkan sektor produksi dan distribusi.

Belanja dan konsumsi dari penyelenggaraan pemilu dari tingkat pusat sampai ad hoc yang menerima honorarium, secara tidak langsung merangsang daya beli masyarakat. Belum lagi belanja sosialisasi dan kampanye dari para peserta pemilu. Tentu juga berdampak positif terhadap perputaran ekonomi di masyarakat.

’’Jadi, anggaran penyelenggaraan pemilu tidak semata-mata membiayai teknis penyelenggaraan. Namun, juga berkontribusi pada berbagai program prioritas nasional, yang akhirnya menjadi investasi integrasi NKRI dalam jangka panjang,’’ ucapnya. (*)

Atlet Kempo Asal Kukar Bawa 5 Medali di Kejuaraan Kempo Internasional

TENGGARONG – Atlet asal Kutai Kartanegara (Kukar), kembali berhasil mengharumkan nama negara di kancah internasional. Atlet Shorinji Kempo asal Kukar sukses bawa pulang lima medali dari ajang Shorinji Kempo International Study Session, yang digelar di Tokyo, Jepang.

Atlet Kukar berhasil meraih dua medali emas, satu medali perak dan dua medali perunggu. Perolehan medali itu masing-masing di raih dari kelas Embu Pasangan Kyu Kenshi Putri, Aviva Amelia Iskandar-Dinda Rizki Amalia yang meraih medali emas.

Lalu, kelas Tandoku Kyu Kenshi Putra, Gadang Mulyane Gusti meraih medali emas. Kemudian, kelas Embu Pasangan dua dan Putri, Nur Indah Ekayanti-Yulia Sari meraih medali perak.

Dan terakhir, kelas Embu Pasangan Tiga dan Putra, Revy Pratama Syam-Erik Syahputra, serta Embu Pasangan Kyu Kenshi Putra, Didi Rahim Ramadhan-M Fatur Rahman yang berhasil meraih medali perunggu.

Ketua rombongan Kempo Kukar, Ahmad Zulfiansyah, mengatakan ia bersyukur atas apa yang berhasil diraih atlet-atlet Kukar di kancah internasional.

“Disini memang sarangnya, yang pasti kita sudah berupaya maksimal dan berhasil mendapatkan 2 emas, 1 perak, 2 perunggu, ini hal yang membanggakan dan harus disyukuri,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin, yang turut hadir menyaksikan langsung di Tokyo mengatakan, pemerintah bangga atas raihan medali dan keikutsertaan atlet-atlet Kukar di kejuaraan dunia.

Rendi menegaskan akan ada penghargaan atas kerja keras atlet, pelatih, serta offisial, yang telah membawa nama Kukar dan Indonesia harum di mata dunia.

“Jadi nanti kita sama-sama kawal dianggaran 2024 penghargaan ini bisa disampaikan. Saya secara pribadi juga memberikan penghargaan, uang jajan lah nanti dibagi rata saja,” ucap Rendi.

Sebagaimana diketahui, tim Kempo Kukar yang berlaga di Jepang terdiri 30 atlet, 5 offisial, dan 6 pelatih. Rombongan dilepas Sekda Kukar, Sunggono, di Ruang Serba Guna Kantor Bupati Kukar, Selasa (3/10/2023) lalu.

Atlet yang mengikuti kejuaraan kempo di Tokyo Jepang ini telah melewati beberapa tahapan dan persiapan. Setelah sebelumnya berlaga di ajang pra PON.

Sementara untuk kelas junior, secara nasional Kukar mendapatkan posisi dua secara nasional. Event di Jepang tidak hanya untuk mengikuti kejuaraan saja, namun juga mengikuti study session, sekaligus ujian kenaikan tingkat. (Adv/KN)

Kesulitan Air Bersih, Pemdes Saliki Bagikan Wadah Penampungan untuk Warga

TENGGARONG – Pemerintah Desa (Pemdes) Saliki, Kecamatan Muara Badak, terus berupaya menjamin ketersediaan air bersih bagi seluruh warganya. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan menyalurkan bantuan bak penampung air dimasing-masing rumah warga.

Hal ini dilakukan lantaran pompa air bersih yang dialirkan oleh PDAM hanya dapat beroperasi maksimal selama tiga jam per hari. Karena kandungan zat besi dalam air baku di Desa Saliki yang tinggi, sehingga dalam prosesnya air perlu diendapkan terlebih dahulu selama enam jam.

“Jadi tandon ini untuk menampung air selama pompa air menyala, program pengadaan tandon untuk masing-masing rumah ini sudah kita jalankan sejak dua tahun lalu,” kata Saliansyah, kepala Desa (kades) Saliki, Selasa (10/10/2023).

Pada tahun ini, ia mengatakan pihaknya telah mengadakan 50 tandon untuk dibagikan pada warga setempat. Ia mengatakan pada anggaran perubahan tahun ini, pihaknya akan kembali melanjutkan program pengadaan wadah penampungan air tersebut.

“Makanya di perubahan ini akan kita adakan lagi, biar tuntas tahun ini,” pungkasnya. (Adv/KN)

Kelurahan Maluhu Wakili Kukar dalam Penilaian Adipura

TENGGARONG – Kelurahan Maluhu, Kecamatan Tenggarong, ditunjuk sebagai salah satu lokasi khusus (lokus) penilaian piala Adipura. Mewakili Kutai Kartanegara (Kukar), untuk Kawasan Permukiman dan Bank Sampah. Penilaian ini dilakukan oleh tim dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) pada tanggal 2 – 4 Oktober 2023 lalu.

Dipilihnya Kelurahan Maluhu sebagai perwakilan Kukar dalam penilaian Adipura, tidak terlepas dari peran Lurah Maluhu, Tri Joko Kuncoro. Ia sukses menjadi pionir bagi seluruh masyarakat Maluhu, dalam menjaga kebersihan lingkungan dan mengatur tatanan permukiman dengan baik.

“Tahun ini, Kelurahan Maluhu menjadi perwakilan Kukar dalam penilaian Adipura. Wilayah yang dinilai mencakup kawasan perkantoran, pertokoan, dan permukiman. Kelurahan Maluhu bertanggung jawab atas penilaian kawasan permukiman dan bank sampah.” jelas Joko, Selasa (10/10/23).

Joko mengatakan, penilaian Adipura dilakukan setiap tahun. Tetapi Kukar sudah lama tidak mendapatkannya. Dimana Kukar terakhir mendapat piala Adipura pada tahun 2014 silam. Berdasarkan penuturan Joko, para penilai dari tim Adipura memberikan respons yang baik terhadap apa yang disajikan oleh Maluhu. Masyarakat Maluhu memiliki budaya kebersihan yang kuat, termasuk gotong royong dalam menjaga kebersihan lingkungan mereka.

Ia menyebut sebelum penilaian tim Adipura, Kelurahan Maluhu telah melakukan berbagai upaya untuk mempercantik lingkungan mereka, seperti pembuatan taman, lomba kebersihan, dan lainnya. Selama penilaian, tim Adipura bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kukar dan Kelurahan Maluhu sebagai tim pembantu.

“Kami berharap bahwa hasil penilaian ini dapat memberikan hasil yang positif dan memungkinkan kita mendapatkan penghargaan Adipura lagi, yang merupakan penghargaan prestisius untuk kebersihan lingkungan di Indonesia.” tandasnya. (Adv/KN)

Program Pemasangan LPJU Sudah 85 Persen

TENGGARONG – Dinas Perhubungan (Dishub) Kutai Kartanegara (Kukar) terus dorong realisasi program pemasangan Lampu Penerangan Jalan Unum (LPJU. Yang tersebar di beberapa ruas jalan di Kukar.

Kepala Dishub Kukar, Ahmad Junaidi, mengungkapkan sampai saat ini progres pengerjaan LPJU tersebut telah mencapai angka 85 persen. “Untuk LPJU di anggaran murni 2023 itu sekitar 85 persen sudah selesai, 19 lokasi sudah selesai dan sudah pembayaran sekitar Rp 5,9 miliar,” ujar Ahmad Junaidi.

Tersebar di seluruh wilayah kukar, mulai dari wilyah hulu, tengah, hingga pesisir. Dan menyisakan 7 lokasi yang masih belum selesai, yakni di Muara Jawa; Amborawang Laut; Tani Harapan; Sudomulyo dan Loa Duri. “Ini untuk 4 lokasi sudah selesai tinggal 3 lokasi minggu ini diperkirakan selesai pekerjaannya, tinggal hal-hal lain yang kecil saja,” imbuhnya.

Ia menjelaskan, dalam pemasangan LPJU pihaknya selalu koordinasi dengan PLN untuk pengadaan daya listriknya. Kemudian jika skala yang diperlukan terbilang besar maka pihaknya melakukan pengajuan trafonya dan surat layak operasinya. “Jika semua sudah klir pemasangan LPJU ini paling lama untuk satu titik itu pengerjaannya dua hari, jadi untuk LPJU hingga kini pekerjaannya sudah 85 persen,” tutupnya. (adv/kn)

Dishub Kukar Terus Genjot Pemasangan LPJU di APBD-P 2023

TENGGARONG – Dinas Perhubungan (Dishub) Kutai Kartanegara (Kukar), kembali akan melanjutkan program pemasangan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) pada Anggran Pemdaptan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2023.

Setelah pada APBD 2023 murni, Dishub Kukar memasang target pemasangan LPJU di 26 lokasi pemasangan. Pada APBD-P tahun ini, Dishub Kukar kembali menargetkan akan memasang LPJU 16 kecamatan di Kukar.

Kepala Dishub Kukar, Ahmad Junaidi, mengatakan pemasangan LPJU ini dilakukan dengan metode yang berbeda-beda. Ada yang dipasang termasuk dengan tiang listrik dan ada juga yang hanya dengan pemasangan ornamen lampu saja.

“Kalau yang tiang listrik itu ada tiangnya, ornamennya kemudian ada jaringannya. Kalau yang sudah ada tiang listrik itu tinggal lampu, ornamen dan jaringan serta kilometer, kalau yang agak lama itu karena ada penambahan pemasangan tiang,” terangnya, Selasa (10/10/2023).

Ia menambahkan, secara keseluruhan di 2023 pihaknya sudah memasang sekitar 3 ribu lebih titik LPJU. Di Kukar sendiri untuk jalan poros saja membutuhkan sekitar 40 ribu LPJU. Sementara yang sudah ada 7 ribu ditambah 3 ribu, jadi masih kurang 30 ribu titik.

Namun, Junaidi mengatakan dalam pemasangan LPJU, Dishub Kukar tidak berkerja sendiri. Tapi juga ada beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang turut melakukan pemasangan LPJU. “Kita memang ada beberapa skema program Terang Kampongku ini, kalau semuanya di dishub anggaran yang ada kita bagi bukan hanya untuk LPJU saja, tapi kita berbagi peran untuk di desa ke DPMD Kukar, tapi kalau di desa itu masuk jalan poros kabupaten itu tugas dishub, kalau di pemukiman itu Dinas Perkim,” pungkasnya. (Adv/KN)

Wakil Ketua I DPRD Berau Soroti Keluhan Keterbatasan Internet di Kampung-kampung

0

TANJUNG REDEB – Masih banyaknya masyarakat di beberapa kampung yang mengeluhkan tidak adanya jaringan internet disorot Wakil Ketua I DPRD Berau, Syarifatul Syadiah.

Ia menuturkan, internet merupakan kebutuhan dasar masyarakat dan juga dibutuhkan oleh aparatur kampung untuk memaksimalkan pelayanan. “Apalagi di era digital seperti saat ini, wajar saja jika masyarakat membutuhkan internet,” katanya.

Mengenai kebutuhan itu, Syarifatul menyebut Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau seharusnya mencarikan solusi melalui program 1.000 titik WiFi gratis. “Jadi program tersebut dapat dirasakan masyarakat secara langsung,” tuturnya.

Dirinya menilai, pemasangan WiFi gratis harus dilakukan survei terlebih dahulu mengenai lokasi mana yang pantas mendapatkan internet. “Karena selain masyarakat butuh, kantor-kantor pemerintahan yang ada di kampung juga membutuhkan untuk mengirim data dan laporan,” imbuhnya.

Politikus Golkar ini berharap pemerintah bisa lebih fokus dalam mengentas blank spot. “Harus segera ditindaklanjut agar masyarakat merasakan manfaatnya,” pungkasnya. (ADV/KN)

Suharno Ingatkan Pentingnya Sosialisasi Perda Pajak dan Retribusi untuk Masyarakat Berau

0

TANJUNG REDEB – Dengan disahkannya Raperda Pajak Daerah dan Retribusi Daerah menjadi Perda didukung Wakil Ketua I DPRD Berau, Suharno.

Dia mengatakan, pajak dan retribusi merupakan nafas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau karena menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD). “Jadi hal ini sangat penting untuk membiayai penyelenggaraan Pemkab Berau dalam rangka memberikan pelayanan publik,” katanya.

Menurut Suharno, pemungutan pajak daerah dan retribusi daerah perlu dilakukan penguatan melalui restrukturisasi jenis pajak, pemberian sumber perpajakan daerah yang baru Serta penyederhanaan jenis retribusi. “Yang dapat dipungut dengan efektif, biaya pemungutan dan biaya kepatuhan yang rendah serta restrukturisasi pajak daerah dan rasionalisasi retribusi daerah,” tambahnya.

Dijelaskannya, hal tersebut dilakukan dengan tujuan mengurangi beban masyarakat dalam mengakses layanan dasar publik yang menjadi kewajiban Pemkab Berau. “Selain itu juga mendorong kemudahan berusaha iklim investasi yang kondusif, daya saing daerah dan penciptaan lapangan kerja yang luas,” terangnya.

Politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini mengingatkan Pemkab Berau untuk mensosialisasikan Perda tersebut kepada masyarakat. Tujuannya agar masyarakat mengetahui sejak dini.

“Apalagi Raperda ini menyangkut pajak dan retribusi yang notabenenya merupakan kewajiban setiap lapisan masyarakat. Mereka harus mengetahui kemana uang yang mereka bayar selama ini, yaitu untuk membangun jalan maupun infrastruktur untuk masyarakat juga,” tandasnya. (ADV/KN)