Beranda blog Halaman 1011

Vietnam Coret Lima Pemain Jelang Laga Hadapi Indonesia

0
Pesepak bola Timnas Indonesia Rafael William Struick berebut bola dengan pesepak bola Vietnam Nguyen Filip dan Nguyen Thanh Binh pada laga kedua penyisihan grup D Piala Asia 2023 di Stadion Abdullah Bin Khalifah, Doha, Qatar, Jumat (19/1/2024). Indonesia berhasil mengalahkan Vietnam dengan skor 1-0 melalui gol penalti Asnawi Mangkualam. ANTARA FOTO/Yusran Uccang/aww.

JAKARTA – Timnas Vietnam mengumumkan telah mencoret lima pemainnya jelang laga menghadapi Indonesia pada pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026 Ronde Kedua Zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (21/3/2024) mendatang.

Dikutip dari media Vietnam Soha, Selasa (19/3/2024), pelatih kepala Vietnam Philippe Troussier mengumumkan mencoret lima pemain yaitu Nguyen Cong Phuong, Duy Manh, Nguyen Hai Long, Truonh Tien Anh dan Giap Tuan Duong.

Penyerang Nguyen Cong Phuong tak akan ambil bagian pada lawatan Vietnam ke Indonesia setelah masih dibekap cedera ankle yang didapatkan ketika membela timnya Yokohama FC.

Selanjutnya gelandang Do Duy Manh belum mencapai kondisi fisik terbaiknya sehingga Troussier memutuskan untuk tidak mengambil risiko lebih jauh.

Tiga nama lainnya dilaporkan dicoret karena ketatnya persaingan pada skuad saat ini, namun mereka masih memiliki kesempatan untuk tampil ketika Vietnam menjamu Indonesia, pekan depan.

Dicoretnya lima pemain ini membuat skuad The Golden Star berkekuatan 28 pemain ke Indonesia dan selanjutnya Troussier akan mendaftarkan 23 pemain untuk masuk daftar susunan pemain ketika menghadapi Indonesia.

Pada pertandingan nanti tentu Vietnam berusaha membawa pulang poin ke Hanoi untuk bisa menjaga posisi mereka di klasemen sementara Grup F Kualifikasi Piala Dunia 2026 Ronde Kedua Zona Asia.

Saat ini Nguyen Filip serta kolega menempati posisi kedua klasemen sementara Grup F Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia dengan torehan tiga poin dari dua pertandingan.

Berikut 28 pemain Timnas Vietnam yang berangkat ke Indonesia:

Kiper: Nguyen Dinh Trieu, Nguyen Van Viet, Nguyen Filip

Bek: Ho Tan Tai, Viet Anh, Bui Tien Dung, Thanh Binh, Tuan Tai, Thanh Chung, Le Ngoc Bao, Vo Minh Trong, Xuan Manh

Gelandang: Hoang Duc, Duc Chien, Van Khang, Thanh Long, Quang Hai, Pham Van Luan, Hung Dung, Viet Hung, Thai Son, Tran Ngoc Son

Penyerang: Van Toan, Tien Linh, Van Tung, Manh Dung, Dinh Bac. (Ant/KN)

Demo Tolak Kecurangan Pemilu di Depan Gedung DPR, Terjadi Aksi Saling Dorong Antara Polisi dan Massa

0
Aksi saling dorong terjadi antara polisi dan masa aksi di depan Gedung DPR/DPD/MPR RI pada Selasa (19/3/2024) malam sekitar pukul 20.47 WIB. ANTARA/Risky Syukur

JAKARTA – Aksi saling dorong sempat terjadi antara polisi dan masa yang melakukan aksi di depan Gedung DPR/DPD/MPR RI di Senayan, Jakarta Pusat, pada Selasa (19/3/2024) malam sekitar pukul 20.47 WIB.

Aksi saling dorong tersebut bermula ketika polisi meminta massa segera meninggalkan lokasi demo. Massa aksi masih bersih kukuh bertahan di lokasi, lantaran menurut mereka masih ada dua atau tiga orang massa aksi yang ditahan polisi.

“Tahan, kawan-kawan tahan, satu komando. Kita sekarang sedang berjuang bagaimana kawan-kawan kita yang ditarik (polisi) bisa kembali,” kata seorang orator dari atas mobil komando di tengah terjadinya aksi saling dorong antara polisi dan masa.

Saat itu, Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Polisi Susatyo Purnomo Condro meminta massa aksi segera mundur dan meninggalkan lokasi, lantaran Jalan Gatot Subroto sudah mau digunakan oleh masyarakat umum.

“Kita menyampaikan aspirasi, bukan memaksakan aspirasi. Kita sudah kasih waktu dan sekarang sudah selesai, jalanan ini sudah mau dipakai oleh masyarakat lain,” kata Susatyo dari atas mobil komando polisi.

Atas permintaan orator massa aksi, Susatyo sempat mengajaknya untuk bernegosiasi, namun ajakan tersebut tidak diindahkan oleh orator tersebut.

Adu mulut antara kedua belah pihak pun tidak dapat dielakkan. Susatyo pun menginstruksikan pasukannya terus maju untuk memukul mundur massa.

Akhirnya, pada pukul 20.50 WIB, mobil komando utama massa aksi mulai mundur diikuti oleh massa.
Polisi terus mengarahkan massa untuk meninggalkan lokasi hingga ke jalan layang (flyover) Gerbang Pemuda. Sejumlah upaya dilakukan oleh polisi untuk memaksa massa mundur.

Bersama petugas Kepolisian lainnya,Wakapolda Metro Jaya Brigjen Polisi Suyudi Ario Seto juga ikut mendorong mundur massa dari lokasi aksi tersebut.

“Matikan itu mic (microfon), matikan itu mic,” kata Suyudi sambil menunjuk ke arah orator massa aksi yang terus berorasi meski telah dipukul mundur.

Pada pukul 21.30 WIB, lokasi aksi pun sudah kosong dari kerumunan massa.

Sebelumnya, penolakan kecurangan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 digaungkan dalam aksi tersebut. (Ant/KN)​​​​​​​

OIKN: Ada 6.800 Undangan untuk Upacara HUT RI di IKN

0
Maket Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Nusantara atau IKN di Kantor Otorita IKN, Jakarta. ANTARA/Aji Cakti

JAKARTA – Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Bambang Susantono mengatakan bahwa pemerintah akan menyebar 6.800 undangan untuk menghadiri upacara HUT ke-79 Kemerdekaan RI di IKN, Kalimantan Timur, pada 17 Agustus mendatang.

Dalam rapat kerja bersama Komisi II DPR RI, di Jakarta, Senin (18/3/2024), Bambang mengatakan bahwa pihaknya memang diminta untuk mempersiapkan pelaksanaan upacara tersebut, tetapi panitia HUT akan berasal dari Kementerian Sekretariat Negara.

“Apakah siap? Kalau melihat dari progres yang ada, insya Allah kita akan bisa melakukan upacara di lapangan upacaranya,” kata Bambang.

Menurut Bambang, lapangan upacara di halaman Istana Presiden IKN terbilang sudah cukup siap digunakan. Rumputnya sudah terlihat hijau dan ditumbuhi pepohonan besar di sekelilingnya.

“Harapan kami pada 17 Agustus, ini sudah berada pada posisi enak dipandang,” ujar dia pula.
Dia menambahkan bahwa dua hotel juga siap difungsikan untuk mendukung upacara HUT ke-79 RI pada Agustus mendatang. Dua hotel yang dikembangkan oleh investor swasta itu masing-masing berkapasitas 200 kamar.

“Insya Allah 200 kamar sudah mulai beroperasi. Beberapa fasilitas kesehatan dan pendidikan mudah-mudahan kita bisa melihatnya juga di lapangan,” kata dia lagi.

Bambang menegaskan bahwa IKN saat ini masih dalam tahap awal pembangunan, yaitu tahap 1, sehingga masih banyak yang harus diselesaikan hingga tahun 2045.

Dalam kesempatan tersebut, Bambang juga menyampaikan progres pembangunan IKN. Ia menyebut pembangunan Istana Presiden baru mencapai 58,5 persen per 29 Februari 2024, dan ditargetkan selesai pada Oktober 2024.

Sedangkan, Gedung Kantor Presiden progres pembangunannya sudah mencapai 78,64 persen. Gedung ini juga ditargetkan rampung pada Oktober 2024. (Ant/KN)

BKN Catat Baru 2.505 ASN dari 25 Instansi Pemerintah Siap Pindah ke IKN

0
Plt. Kepala BKN, Haryomo Dwi Putranto yang didampingi Deputi Pengawasan dan Pengendalian BKN, Otok Kuswandaru dan Deputi Bidang Sistem Informasi Kepegawaian, Suharmendalam Konferensi Pers tentang Persiapan Pengelolaan Manajemen ASN Menuju IKN Nusantara di Gedung Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Jakarta, Selasa (19/3/2024). (Foto : Nicha / Media Kaltim)

JAKARTA – Badan Kepegawaian Negara (BKN) selaku pelaksana kebijakan teknis manajemen ASN mencatat bahwa hingga saat ini sudah ada 25 instansi pemerintahan yang sudah menyampaikan rincian data Aparatur Sipil Negara (ASN) siap pindah ke Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

Plt. Kepala BKN, Haryomo Dwi Putranto yang didampingi Deputi Pengawasan dan Pengendalian BKN, Otok Kuswandaru dan Deputi Bidang Sistem Informasi Kepegawaian, Suharmen menyampaikan, dari 25 instansi tersebut ada sebanyak 2.505 ASN/TNI/Polri yang sudah menyampaikan rincian ke Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB).

“Data tersebut didapat berdasarkan Pemutakhiran Data ASN pada 38 K/L yang Siap
dipindah ke IKN Tahun 2024, Surat MenPANRB Repubik Indonosla Nomor R/2711/M.SM.01.00/2022 Tanggal 19 Desember 2022,” terang Haryomo dalam Konferensi Pers tentang Persiapan Pengelolaan Manajemen ASN Menuju IKN Nusantara di Gedung Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Jakarta, Selasa (19/3/2024).

Haryomo membeberkan, jumlah total ASN di Indonesia per 15 Maret 2024 sebanyak 4.460.364 orang yang terdiri 3.685.450 orang (83 persen) berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan 774.914 orang (17 persen) berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

“Dan yang statusnya pegawai pusat hanya 22 persen saja,” sebutnya.

Adapun Haryomo turut menjelaskan bahwa peran BKN dalam rencana pemindahan ASN ke IKN adalah melakukan pondampingan kepada Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN)  dan Instansi Pusat yang akan menyediakan kebutuhan di IKN. Yakni, meliputi pendampingan penyusunan peta jabatan dan informasi jabatan, penyusunan proyeksi kebutuhan ASN, penyusunan prioritas kebutuhan jabatan, penyusunan kebutuhan ASN pada SIASN Layanan Perencanaan Kebutuhan ASN.

“Tujuannya agar pegawai OIKN mendapatkan layanan kepegawaian BKN dan penataan pegawal bagi OIKN serta Validasi rincian formasi prioritas bagi ASN yang akan ditempatkan di wilayah IKN,” jelas Haryomo.

Selain itu, lanjut Haryomo, BKN turut berkoordinasi dengan Kelompok Kerja (Pokja) Kelembagaan dan ASN dan Tim Nasional Pemindahan terkait data pemindahan pegawai ASN ke IKN dalam hal menyusun rencana pemindahan ASN ke IKN dalam konteks data kepegawaian, mendapatkan data usulan pemindahan ASN ke KN yang dilakukan oleh Kelompok kerja yang membidangi kelembagaan dan ASN.

Kemudian, melakukan sinkronisasi dan pengolahan data kepegawaian ASN yang pindah ke IKN serta membuat laporan pemindahan ASN ke IKN dan dashboard monitoring secara berkelanjutan.

Pewarta : Nicha R

Respons Cepat Wabup Kukar, Rendi Solihin Datangi Lokasi Kebakaran di Desa Sumber Sari

0

TENGGARONG – Musibah kebakaran kembali melanda warga di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).

Selasa (19/3/2024), siang sekitar pukul 12.00 WITA, si jago merah mengamuk menghanguskan sejumlah bangunan tempat tinggal warga di Desa Sumber Sari, Kecamatan Sebulu.

Dari data sementara yang diperoleh, terdapat sedikitnya 26 jiwa dari 12 Kepala Keluarga (KK) yang terpaksa kehilangan tempat tinggal.

Ketua RT 15, Iwan menerangkan, dari informasi yang diperolehnya, dugaan sementara penyebab terjadinya kebakaran akibat korsleting listrik.

Kini, Ia tengah menunggu bantuan darurat untuk masyarakat yang menjadi korban kebakaran.

“Saat ini kami menunggu bantuan darurat untuk warga, karena mereka juga perlu menyiapkan kebutuhan berbuka dan sahur nanti,” ucap Iwan Ketua RT 15 Dusun Wonorejo.

Mengetahui adanya musibah kebakaran, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar, melalui pihak kecamatan langsung bergerak cepat untuk menghimpun data.

Bahkan, Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin, langsung turun tangan dengan mendatangi lokasi kejadian.

Rendi Solihin datang dengan membawa sejumlah bantuan, berupa sembako dan paket bantuan lainnya.

“Kami dari Pemkab Kukar mengucapkan duka cita yang sedalam-dalamnya, semoga ada hikmah di balik musibah ini. Mohon ikhlas bapal ibu sekalian, karena musibah tidak ada yang bisa menebak kapan datangnya, Insya Allah ada penggantinya yang jauh lebih baik,” ucap Rendi Solihin di hadapan warga korban kebakaran, Selasa (19/3/2024).

Rendi pun menjanjikan akan segera datang bantuan yang lebih besar dari Pemkab Kukar, saat ini pihak kecamatan tengah melakukan pendataan untuk diteruskan ke instansi terkaik, seperti Dinas Sosial hingga Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim).

“Mohon dibantu Pak Camat datanya, semua saaat ini menunggu angka pasti mengenai kejadian ini.”

“Ini ada sembako pribadi dari kami, nantinya juga akan ada bantuan dari Pemkab Kukar, dan kami harap semua korban kebakaran bisa tersentuh bantuan, makanya saat ini pendataan masih terus dilakukan,” pungkasnya. (adv)

Apresiasi Gen Z dan Milannial untuk Visi Kreatif Edi Damansyah

0

TENGGARONG – Di tengah hiruk-pikuk kota Tenggarong, Kutai Kartanegara, sebuah revolusi tenang namun berdampak besar sedang berlangsung. Para pelaku ekonomi kreatif dan generasi Z di daerah ini menemukan suara dan kekuatan mereka dalam gelombang inovasi dan kewirausahaan yang didorong oleh dukungan pemerintah setempat.

Indah Yulita Sari, seorang wirausaha yang telah menyaksikan pertumbuhan pesat ini, berbagi cerita tentang bagaimana pemerintah, di bawah kepemimpinan Bupati Edi Damansyah, telah memberikan dorongan signifikan bagi para pelaku usaha muda dan UMKM. “Alhamdulillah, saat ini sangat berkembang sangat pesat,” ujar Indah. “Peran pemerintah sangat luar biasa, mensupport kami, khususnya para wirausaha muda dan UMKM yang ada di Tenggarong khususnya.”

Event-event yang diadakan oleh pemerintah tidak hanya memberikan ruang bagi para wirausaha untuk berkembang tetapi juga menjadi bukti perhatian yang diberikan oleh Bupati. “Pak Edi Damansyah sangat support UMKM atau wirausaha muda, yang dibantu dalam pelaksanaan usaha dan juga dibantu tenda event untuk wirausaha yang ada di Kukar,” tambahnya.

Harapan Indah terhadap Bupati tidak lain adalah agar kolaborasi antara para wirausaha dan pemerintah dapat semakin dipermudah, membuka jalan bagi inovasi dan pertumbuhan yang lebih besar lagi.

Di sisi lain, Ridho Mahatir Muhammad, seorang petani milenial, mengungkapkan pandangannya tentang perkembangan ekonomi kreatif di Kukar. “Menurut saya pribadi cukup pesat, ya, selama kepemimpinan Beliau,” kata Rido. Kehadiran Bupati di setiap event menjadi simbol dukungan yang tidak hanya menghadirkan semangat tetapi juga mendongkrak kepercayaan diri anak muda yang berkecimpung di dunia ekonomi kreatif.

Rido juga menyampaikan harapannya agar Bupati Edi Damansyah dapat terpilih kembali dan membawa Kukar ke arah yang lebih baik lagi. “Karena saya pribadi, selaku petani dan mewakili ‘kaum tani’, sangat merasa terbantu di saat kepemimpinan beliau,” ungkapnya. Bantuan pertanian dari saprodi dan alsintan yang besar dan masif telah menjadi katalisator untuk mendongkrak perkembangan pertanian di Kukar.

Dampak positif dari perkembangan ekonomi kreatif di Kutai Kartanegara tidak hanya terasa dalam cerita-cerita inspiratif dari para pelaku usaha, tetapi juga tercermin dalam statistik ekonomi daerah. Pada tahun 2023, Kutai Kartanegara mencatat penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) menjadi 4,05%, turun dari 5,66% pada tahun 2021.Angka ini tidak hanya menunjukkan penurunan, tetapi juga melampaui target akhir Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) yang ditetapkan selama masa kepemimpinan Bupati Edi Damansyah, yaitu 4,10%.

Lebih jauh lagi, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita di Kutai Kartanegara mencapai angka yang mengesankan, yaitu Rp325,76 juta pada tahun 2022. Angka ini tidak hanya melampaui capaian provinsi Kalimantan Timur dan angka nasional, tetapi juga jauh melebihi target akhir Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kutai Kartanegara yang sebesar Rp204,69 juta.

Ini menandakan sebuah kemajuan ekonomi yang signifikan, sekaligus membuktikan efektivitas strategi pembangunan yang telah diterapkan oleh pemerintah daerah di bawah arahan Bupati Edi Damansyah.

Kemajuan ekonomi yang signifikan di Kutai Kartanegara, yang tercermin dalam peningkatan PDRB dan penurunan TPT, tidak terlepas dari inisiatif strategis yang diusung oleh Bupati Edi Damansyah. Salah satu program unggulan yang menjadi katalis penting adalah Program Kukar Kreatif Idaman.

Program ini dirancang untuk memfasilitasi dan mempercepat pertumbuhan sektor ekonomi kreatif, yang telah menjadi salah satu pilar utama dalam visi pembangunan daerah. Dengan pendekatan yang holistik dan inklusif, program ini membuka peluang baru bagi para pelaku ekonomi kreatif untuk mengembangkan ide-ide inovatif mereka, sekaligus memperkuat jaringan antar wirausaha yang memungkinkan kolaborasi yang lebih luas dan berkelanjutan.

Dengan semangat inovasi yang terus menerus dan dukungan yang tak tergoyahkan dari pemerintah daerah, Kutai Kartanegara telah menunjukkan bahwa kemajuan ekonomi dan kreativitas dapat berjalan beriringan. Program Kukar Kreatif Idaman bukan hanya sekedar program, tetapi telah menjadi simbol dari transformasi yang berkelanjutan dan inklusif.

Seiring dengan langkah-langkah strategis yang diambil oleh  Bupati Edi Damansyah, kita dapat melihat bagaimana sebuah visi yang kuat dan tindakan yang terarah dapat membawa perubahan nyata bagi masyarakat.

Kukar tidak hanya telah mencapai target-target pembangunan yang ambisius, tetapi juga telah menetapkan standar baru bagi daerah lain untuk mengikuti jejak kesuksesannya. Kisah Kutai Kartanegara adalah bukti bahwa dengan kolaborasi, inovasi, dan kepemimpinan yang efektif, potensi untuk pertumbuhan dan kemakmuran adalah tak terbatas. (adv)

Kecamatan Tenggarong Seberang Akan di Pecah Jadi Dua Kecamatan

0
Foto : Camat Tenggarong seberang Tego Yuwono.

TENGGARONG – Kecamatan Tenggarong Seberang, yang berada di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), akan dilakukan pemecahan kecamatan. Rencana pemecahan kecamatan menjadi 2 kecamatan telah diumumkan sebagai respon atas kesulitan akses masyarakat terhadap pelayanan publik.

Ketika ditemui, Camat Tenggarong seberang Tego Yuwono menyampaikan bahwa langkah ini menjadi kebutuhan mendesak, mengingat sebagian besar desa berada pada jarak yang jauh dari kantor kecamatan. Desa-desa seperti Loa Raya, Loa Pari, Tanjung Batu, Perjiwa, Teluk Dalam, dan Loa Ulung, yang berdekatan dengan Sungai Mahakam, mengalami kesulitan dalam mengakses pelayanan administratif.
“Ongkos masyarakat kalo kesini lebih besar dari pada urusan ke kecamatan, belum lagi waktu kesini ( kantor kecamatan),” imbuhnya.

Menyikapi hal ini, Pemerintah Kabupaten meminta pihak kecamatan untuk memenuhi syarat-syarat pembentukan kecamatan baru. Salah satu langkah yang diambil adalah memekarkan beberapa desa, termasuk Sumber Rejo dan Bukit Pariaman.

“Kriteria pembentukan kecamatan baru mengharuskan minimal 10 desa. Karena kita memiliki 18 desa, maka Sumber Rejo dan Bukit Pariaman akan menjadi desa yang dipisahkan,” jelasnya.

Pemekaran kecamatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan efisiensi pelayanan kepada masyarakat serta memudahkan akses mereka terhadap pemerintahan. Selain itu, rencana ini juga mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya yang ada untuk pembangunan di wilayah tersebut.

Terkait dengan nama kecamatan baru, beberapa opsi telah diajukan, termasuk Tenggarong Seberang Barat (TSB) dan Tenggarong Seberang Timur (TST). Namun, keputusan akhir masih dalam tahap pembahasan lebih lanjut. “Ada dua yang masih dalam pemikiran kami, pertama nama kecamatan baru dan ibu kota kecamatan, untuk nama kecamatannya yang tidak meninggalkan kata Tenggarong Seberang, untuk tempat ibu kota kecamatan mungkin akan melihat dimana tanah pemda yang bisa dibangun kantor kecamatannya,” ujarnya.

Proses pemecahan kecamatan akan dimulai sesudah bulan Ramadan ini, pihaknya akan menyusun persyaratan. “Pastinya agak lama karena izin pemekaran nya harus dikeluarkan menteri,” tutupnya

Dengan rencana pemecahan kecamatan ini, diharapkan pelayanan publik di Kecamatan Tenggarong Seberang dapat ditingkatkan, serta masyarakat mendapatkan akses yang lebih mudah terhadap pemerintahan dan layanan sosial lainnya.

Berikut 18 desa yang ada di Tenggarong Seberang.

1. Desa Bangun Rejo
2. Desa Bhuana Jaya
3. Desa Bukit Pariaman
4. Desa Bukit Raya
5. Desa Embalut
6. Desa Karang Tunggal
7. Desa Kerta Buana
8. Desa Loa Lepu
9. Desa Loa Pari
10. Desa Loa Raya
11. Desa Loa Ulung
12. Desa Manunggal Jaya
13. Desa Mulawarman
14. Desa Perjiwa
15. Desa Separi
16. Desa Sukamaju
17. Desa Tanjung Batu
18. Desa Teluk Dalam. (adv)

Penulis : Hanafi

Safari Ramadan di Kecamatan Tenggarong Seberang, Kutai Kartanegara: Mempererat Tali Silaturahmi dan Persaudaraan Umat Beragama

0
Foto : Camat Tenggarong Seberang, Tego Yuwono.

TENGGARONG – Tenggarong Seberang, Kutai Kartanegara (Kukar), menggelar Safari Ramadan sebagai bagian dari upaya mempererat tali silaturahmi dan persaudaraan umat beragama. Camat Tenggarong Seberang, Tego Yuwono, menjelaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah untuk memperkuat hubungan antara pemerintah kecamatan dengan masyarakat di desa-desa.

“Dalam momen Safari Ramadan ini, kami berusaha mempererat tali persaudaraan dan silaturahmi, serta menyampaikan informasi mengenai program-program pembangunan yang telah dilaksanakan di tahun-tahun sebelumnya,” ujar Tego Yuwono.

Selain mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat, kegiatan Safari Ramadan juga menjadi kesempatan bagi warga untuk berbuka puasa bersama. Dan waktu sebelum berbuka, diisi dengan kegiatan seperti siraman rohani, setelah itu berbuka puasa bersama dilanjutkan shalat taraweh sebagai bentuk memperkuat iman diri secara spiritual.

“Kami berharap dengan kegiatan ini, dapat terjalin kerjasama yang lebih baik antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang lebih baik,” tambah Tego Yuwono.

Safari Ramadan di Kecamatan Tenggarong Seberang menjadi momentum penting dalam memperkokoh hubungan sosial dan keagamaan di tengah masyarakat, serta mempererat sinergi antara pemerintah dengan warganya.

Safari ramadan ini akan dimulai pada hari rabu malam 20 Maret 2024 dan desa yang dijadwalkan untuk dikunjungi sebelas desa. “Jumlah desa kami ada 18 desa, kami tidak bisa melaksakan disemua desa karena keterbatasan waktu jadi sisanya akan kami gelar ditahun selanjutnya,” tutupnya.(adv)

Penulis : Hanafi

Berikut jadwal Safari Ramadan kecamatan Tenggarong Seberang Kabupaten Kutai Kartanegara.

Rabu, 20 Maret 2024 bertempat Kantor Desa Bhuana Jaya.

Jum’at, 22 Maret 2024 bertempat Musholla Daarul Hijroh Desa Suka Maju.

Sabtu, 23 Maret 2024 bertempat Masjid Jami Nurul Muhajirin Desa Mulawarman.

Rabu, 27 Maret 2024 bertempat Masjid Al
Mujahidin Desa Embalut.

Jum’at, 29 Maret 2024 bertempat Desa Pondok Pesantren Nahdatul Waton Syekh Zainudduin Desa Bangun Rejo.

Sabtu, 30 Maret 2024 bertempat Masjid Nurul Iman, Desa Perjiwa.

Minggu, 31 Maret 2024 bertempat Gedung Lasqi Kantor Kecamatan.

Senin, 01 April 2024 bertempat Masjid Baitul Anwar Desa Karang Tunggal.
Rabu, 03 April 2024 bertempat Masjid Baiturrahman Desa Loa Lepu.

Jum’at, 05 April 2024 bertempat Masjid Al Qomar Desa Teluk Dalam.

Minggu, 07 April 2024 bertempat Masjid Al Muttaqin Desa Loa Raya.

Ketua DPRD Berau Tekankan Pentingnya Kajian Nasib Tenaga Honorer

0
Ketua DPRD Berau, Madri Pani.

TANJUNG REDEB – Nasib tenaga honorer di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau menjadi perhatian serius Ketua DPRD Berau, Madri Pani. Madri mengatakan, berdasarkan Undang-Undang Aparatur Sipil Negara (ASN) Nomor 20 Tahun 2023, pada Desember 2024 sudah tidak diperbolehkan ada tenaga kerja, selain PNS dan PPPK yang mengisi jabatan ASN.

“Tentu itu jadi keresahan para honorer, karena ini bicara nasib banyak orang. Pemkab Berau harus segera buat kajian, jangan sampai salah langkah nantinya,” tuturnya, Senin (18/3/2024).

Dia menilai, jika Pemkab tidak segera mengambi langkah aktif, dikhawatirkan akan menimbulkan masalah di kemudian hari. “Apalagi aturan tersebut bersifat mengikat dan mulai diberlakukan pada Desember 2024. Butuh kerja cepat agar memaksimalkan kuota yang sudah ditetapkan pemerintah pusat,” katanya.

Madri juga mengingatkan nasib TKD yang kemungkinan tidak terakomodasi. Sebab, pemetaan dan kajian hukum penting dilakukan oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Berau.

Tidak hanya itu, perlu adanya inisiatif guna mendorong pemerintah daerah agar segera berkoordinasi dengan Menteri Tata Usaha Negera terkait hal tersebut. “Harus ada upaya untuk memaksimalkan kuota pengangkatan,” tutupnya. (adv)

Atasi Kegelapan, Ichsan Rapi Tekankan Pentingnya Perbaikan PJU yang Tidak Berfungsi

0
Sekretaris Komisi III DPRD Berau, Ichsan Rapi.

TANJUNG REDEB – Beberapa fasilitas Penerangan Jalan Umum (PJU) di kawasan perkotaan tidak aktif sehingga membuat jalan menjadi gelap. Sekretaris Komisi III DPRD Berau, Ichsan Rapi mendorong Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk segera menangani PJU yang tidak berfungsi.

“Ini penting, karena menyangkut rasa aman dan nyaman masyarakat saat berkendara melintasi ruas jalan tersebut, terlebih pada malam hari,” ungkapnya, Minggu (17/3/2024).

Menurutnya, PJU yang rusak harus dilakukan perbaikan segera demi keselamatan bersama. Jangan sampai menunggu kejadian yang tidak diinginkan, baru mengambil tindakan.

“Masyarakat sudah memenuhi kewajiban membayar pajak, seharusnya mendapatkan fasilitas umum yang memadai, bukan justru mengkhawatirkan,” tegasnya.

Politikus Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) ini menegaskan, fasilitas PJU direalisasikan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sehingga harus diperhatikan dengan maksimal.

“Tujuan adanya PJU ini agar pada saat malam hari badan jalan tidak gelap, tetapi kalau keadaannya rusak dan tidak diperhatikan dengan baik, maka fungsinya tidak bermanfaat atau tidak dirasakan masyarakat,” tuturnya.

Ichsan Rapi mendorong seluruh pihak terkait untuk bekerjasama dalam meningkatkan penerangan jalan demi keselamatan dan kenyamanan masyarakat. “Baik itu untuk masyarakat yang ada di perkotaan maupun perkampungan, seluruh PJU yang ada harus dipastikan berfungsi dengan baik,” tutupnya. (adv)