Beranda blog Halaman 997

Syarifatul: Bila Masih Kurang, Kapal Pengangkut Sampah Bisa Ditambah

0

TANJUNG REDEB – Wakil Ketua I DPRD Berau, Syarifatul Syadiah mendukung pengadaan kapal pengangkut sampah yang dilakukan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Berau untuk membersihkan Sungai Segah dan Kelay di kawasan perkotaan. Kapal itu sudah beroperasi setiap hari di sekitar tepian Jalan Ahmad Yani hingga tepian Jalan Pulau Derawan dan sekitarnya.

Syarifatul mengatakan, untuk menjadi kota yang bersih, sehat, dan indah, harus bersih dari sampah. Terlebih sampah plastik yang tidak bisa terurai. Jika terus menumpuk dan dibiarkan akan berdampak tidak baik bagi lingkungan.

“Karena itu memang untuk menunjang kebersihan kota perlu kapal pengangkut sampah seperti itu. Apalagi kalau mengambil sampah yang sudah jatuh ke sungai itu susah juga dipungutnya, ya jadi perlu memang diadakan,” paparnya.

Dengan Kabupaten Berau yang dicanangkan sebagai kota wisata tentunya harus identik dengan kebersihan dan keindahan. Maka budaya cinta kebersihan dan imbauan ajaran kebersihan disebutnya perlu diajarkan sejak dini. Sebab jelas tidak serta merta bisa langsung terbentuk.

“Anak-anak perlu diajarkan untuk membuang sampah pada tempatnya dan berperilaku kalau melihat sampah dibuang. Sehingga budaya itu terbawa sampai dewasa dan akan dilakukan dimana pun dia berada,” ungkapnya.

Dia berharap, dengan berbagai upaya Pemkab Berau untuk menjaga kebersihan dan keindahan kota, Kabupaten Berau dapat kembali meraih penghargaan Adipura.

“Berau dulu pernah mendapat Adipura jadi harapannya dengan pengadaan kapal pengangkut sampah ini Adipura bisa diraih kembali,” ucapnya.

Meski baru ada satu kapal, diharapkan dapat membawa perubahan dan menjadi bahan evaluasi untuk mengukur seberapa kemampuan dan kapasitas sampah yang bisa diangkut dalam satu waktu.

“Kapal ini dicoba dulu, dites berapa kemampuan dan kapaistasnya. Kalau memang setelah dievaluasi masih kurang ya perlu ditambah,” tutupnya. (ADV/KN)

Pertamina-Petronas Gantikan Shell, Resmi Kelola Blok Masela

0

KORANUSANTARA – Pertamina resmi mengambil alih pengelolaan Blok Masela. PT Pertamina Hulu Energi (PHE) melalui anak usahanya, PT Pertamina Hulu Energi Masela (PHE Masela), bermitra dengan Petronas Masela Sdn Bhd. Petronas Masela telah menyelesaikan proses akuisisi 35 persen participating interest (PI) milik Shell Upstream Overseas Services (I) Limited di Blok Masela.

Dengan begitu, PHE Masela telah secara resmi mengelola 20 persen PI dan Petronas Masela 15 persen PI di Blok Masela. Perjanjian jual beli ditandatangani pada 25 Juli 2023 dan persetujuan menteri ESDM atas pengalihan PI diperoleh pada 4 Oktober 2023.

Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati menjelaskan, lapangan abadi di Blok Masela adalah lapangan gas laut dalam dengan cadangan gas terbesar di Indonesia. Letaknya sekitar 160 kilometer lepas pantai Pulau Yamdena di Laut Arafura dengan kedalaman laut 400–800 meter.

Kontrak PSC Masela yang berlaku hingga 2055 berpotensi menghasilkan 9,5 MMTPA (juta metrik ton per tahun) LNG dan 150 MMSCFD (juta kaki kubik standar per hari) gas pipa. Selain itu, lapangan abadi diperkirakan dapat menghasilkan produksi kondensat sebesar 35 ribu barel per hari. Pengembangan lapangan itu juga berpotensi menyerap hingga 10 ribu tenaga kerja.

Nicke mengungkapkan, Blok Masela juga direncanakan menghasilkan clean LNG melalui penerapan teknologi carbon capture and storage (CCS) untuk mendukung program pemerintah dalam mengurangi emisi karbon dan mendukung sustainability pada era transisi energi.

”Pertamina sebagai pemimpin di bidang transisi energi berkomitmen mendukung target net zero emission 2060 dengan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada pencapaian sustainable development goals (SDG’s) seperti proyek pengembangan lapangan abadi yang akan menerapkan CCS,” jelasnya.

Sebagai perusahaan energi nasional, PHE berpengalaman dalam kegiatan eksplorasi, pengembangan, serta produksi minyak dan gas laut dalam yang relevan untuk pengembangan Blok Masela.

Selain itu, PHE memiliki pengalaman yang terbukti dalam pengembangan dan pengoperasian kilang LNG serta pemasaran LNG domestik dan internasional. ”PHE Masela dan Petronas Masela akan bekerja sama dengan INPEX selaku operator Blok Masela untuk mempercepat pengembangan lapangan abadi sesuai dengan aspirasi pemerintah,” ujar Direktur Utama PHE Wiko Migantoro. (*)

Diduga Melanggar Kode Etik, MK Bentuk Majelis Kehormatan

0

KORANUSANTARA – Keputusan Mahkamah Kontitusi (MK) menggelar uji materi terkait batas usia calon presiden dan calon wakil presiden menimbulkan polemik. MK pun menjadi bulan-bulanan publik. Berbagai kritik datang silih berganti. Bukan hanya soal kebijakan, posisi Anwar Usman selaku ketua MK juga kena imbasnya.

Untuk menyikapi hal tersebut, MK bakal segera membentuk Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK) untuk menindaklanjuti aduan masyarakat. Setidaknya, ada tujuh laporan dugaan pelanggaran etik. Baik yang tertuju kepada Anwar Usman maupun delapan hakim MK lainnya.

Hakim MK Enny Nurbaningsih menuturkan, terkait putusan MK tentang batas usia calon presiden dan wapres, memang banyak laporan yang masuk. Saat ini sudah masuk tujuh laporan. Baik melaporkan sembilan hakim MK maupun hakim yang menyampaikan dissenting opinion. ’’Saya dengar malah ada 13 laporan, walau belum pasti,’’ jelas Enny di gedung MK, Senin, 23 Oktober 2023.

Menurut Enny, MK telah menggelar rapat permusyawaratan hakim (RPH) untuk  membahas laporan dugaan pelanggaran kode etik itu. Hasilnya, MK akan segera membentuk MKMK. Mereka terdiri atas tiga anggota, yakni Prof Jimly Asshiddqie (perwakilan masyarakat), Prof Bintan Saragih (perwakilan akademisi), dan perwakilan dari Mahkamah Agung (MA) Dr Wahiduddin Adams. ’’Sesuai regulasi, memang MKMK harus dari tiga perwakilan tersebut,’’ jelas alumnus Fakultas Hukum UGM Jogjakarta itu.

MKMK diharapkan bekerja dengan cepat untuk memutuskan semua laporan tersebut. Tentu, MK menyerahkan semuanya ke MKMK. Hakim konstitusi tetap berkonsentrasi pada perkara yang ditangani. ’’Surat pembentukan MKMK ditandatangani ketua MK. Ya, memang begitu prosedurnya,’’ papar perempuan asal Pangkal Pinang itu.

Sebagaimana diberitakan, bukan kali ini saja hakim MK dilaporkan atas dugaan pelanggaran etik. Lalu, MK membentuk MKMK. Mei lalu, MKMK juga memutus hakim konstitusi M Guntur Hamzah terbukti melakukan pelanggaran terhadap kode etik dan perilaku. Yakni, terkait pengubahan amar putusan. Namun, sanksi yang diberikan hanya berupa teguran tertulis.

Di sisi lain, MK juga memutuskan perkara terkait syarat usia calon presiden dan wapres. Kali ini menyangkut batas atas atau usia maksimal kandidat. Dalam putusannya, MK tidak menerima lima uji materi tentang batas maksimal usia capres dan cawapres 70 tahun. Uji materi itu tidak dapat diterima karena Pasal 169 huruf q UU tentang Pemilu yang digugat telah memiliki pemaknaan baru.

’’Sebagaimana putusan nomor 90/PUU-XXI/2023,’’ jelas Ketua MK Anwar Usman. Dengan pemaknaan baru itu, maka uji materi telah kehilangan objeknya, walaupun permohonan uji materi telah memenuhi tata beracara dalam perkara pengujian UU.

Ketika persidangan masih berlangsung, kuasa hukum pemohon perkara nomor 102 Anang Suindro sempat melakukan interupsi. Sidang dinilai konflik kepentingan karena dipimpin Anwar Usman. Namun, interupsi itu ditolak. ’’Putusan tidak boleh diinterupsi. Soal itu sudah diproses dalam Majelis Kehormatan,’’ terang hakim Saldi Isra. (*

Prabowo Agendakan Pertemuan dengan Megawati

0

KORANUSANTARA – Manuver politik yang dilakukan Koalisi Indonesia Maju (KIM) terbilang nekat. Keputusan menyandingkan Prabowo Subianto dengan Gibran Rakabuming Raka yang notabene kader partai politik (parpol) di luar koalisi, membuat situasi memanas. Utamanya dari kubu PDI Perjuangan, yang menjadi naungan Gibran selama ini.

Ya, KIM sudah memutuskan Prabowo-Gibran sebagai pasangan capres-cawapres untuk Pilpres 2024. Keduanya dijadwalkan akan mendaftar ke KPU, Rabu, 25 Oktober 2023.

Senin, 23 Oktober 2023, Partai Gerindra menggelar rapat pimpinan nasional (rapimnas). Rapat jajaran pengurus Gerindra se-Indonesia itu dilakukan untuk menindaklanjuti deklarasi pasangan Prabowo-Gibran.

”Gerindra melaksanakan rapimnas untuk konsolidasi dan membulatkan dukungan,” kata Prabowo, bacapres KIM yang juga ketua umum Partai Gerindra.

Ditanya masih ada sebagian pihak yang tidak puas dengan keputusannya, Prabowo mengaku aneh. Yang jelas, dia meyakini, jika yang dipilih sosok lain, pasti tetap ada kritik yang akan dilayangkan kepadanya. ”Kalau begini terlalu muda, kalau begitu terlalu tua. Kumaha? (bagaimana, Red). Ya kan. Jadi, kalau nggak cocok, dicari-cari,” ungkap politikus yang juga menjabat menteri pertahanan tersebut.

Mantan Danjen Kopassus itu memilih untuk menyerahkan keputusan yang sudah diambil kepada masyarakat untuk menilai dan memilih yang disukai. ”Yang penting rukun, sejuk, dan damai. Oke,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Prabowo juga siap berkomunikasi dengan PDIP. Maklum, sebetulnya Gibran tidak lain kader PDIP. Dia menyebut sudah meminta waktu untuk dapat bertemu dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Namun, pihaknya masih menunggu respons. (*

Bersyukur Mendapat Kesempatan Kedua

0

KORANUSANTARA – Pertengahan tahun ini, Madonna sempat dirawat intensif di rumah sakit karena infeksi bakteri. Pada konsernya Sabtu malam, 21 Oktober 2023 di Belgia, dia sempat terbawa emosi saat menceritakan peristiwa pahit itu.

Pelantun Material Girl tersebut mengakui, banyak orang yang sempat khawatir dirinya tidak akan bertahan hidup akibat penyakit itu. “Benar-benar sebuah mukjizat aku bisa ada di sini, saat ini. Ibuku, Tuhan memberkatinya, dia pasti mengawasiku dari atas… Dia bilang, ’Anakku, ini belum waktunya kamu pergi’,’’ ungkapnya. Madonna Louise, sang ibu, meninggal akibat kanker payudara saat usia Madonna masih 5 tahun.

Dia mengakui, momen dirawat di RS itu membuatnya bersimpati kepada ibunya. “Aku bisa memahami betapa kesepian dirinya ada di rumah sakit, tahu bahwa dia tidak akan bertahan,’’ imbuh musisi 65 tahun itu.

Kini, Madonna merasa sedang menjalani kesempatan keduanya. ’’Dan aku sangat bersyukur akan hal itu,’’ ujarnya. Dia menyatakan, hingga kini, kondisinya belum kembali 100 persen. Musisi yang juga aktris itu tetap bersyukur karena masih hidup. ’’Terima kasih pada Tuhan, anak-anakku, serta seluruh cinta dan dukungan kalian,’’ ucapnya.

Selepas dirawat intensif pertengahan tahun ini, Madonna melanjutkan tur konser dunia Celebration pada pekan lalu. Dia memulai rangkaian konsernya di Inggris, Belgia, dan beberapa negara lain di Eropa. (*

DPU Kukar Prioritaskan Konektivitas dan Infrastruktur Jalan

TENGGARONG – Dinas Pekerjaan Umum Kutai Kartanegara (DPU Kukar) diburu waktu. Jelang pergantian tahun, pihaknya diharapkan segera merampungkan pekerjaan yang menjadi prioritas. Salah satunya infrastruktur jalan untuk menyambungkan jalan kecamatan, jalan usaha tani, dan sektor pariwisata.

Hal tersebut ditegaskan Kepala DPU Kukar, Wiyono. Infrastruktur jalan tersebut menjadi program prioritas yang harus dikerjakan. Bahkan menjadi poin penting yang disampaikan Bupati Edi Damansyah  saat melantiknya menjadi kepala DPU Kukar definitif belum lama ini.

Khusus untuk Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMD) Kukar 2021-2026, sebanyak 5 kecamatan ditunjuk sebagai kawasan pengembangan pertanian. Yakni Tenggarong, Tenggarong Seberang, Sebulu, Muara Kaman, dan Loa Kulu.

Sehingga ini dianggap penting karena dapat mempercepat perputaran ekonomi di Kukar. Tidak hanya memudahkan para petani, namun juga akan berdampak besar kepada destinasi pariwisata hingga kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“DPU Kukar mematangkan rencana bersama Dinas Pertanian Kukar dan Dinas Pariwisata Kukar. Bila sesuai rencana, pengerjaan jalan di lima kecamatan tersebut akan selesai secara bertahap,” jelas Wiyono.

Lima jalan kecamatan yang dibangun tersebut akan dicanangkan 100 persen berstatus mantap. Khusus jalan kabupaten yang belum mantap akan menjadi mantap. “Konektivitas antar wilayah akan makin meningkat, termasuk perekonomian masyarakat,” pungkasnya. (KN/ADV)

Gelar Hari Anak Nasional, Pemkab Kukar Serahkan Penghargaan Kabupaten Layak Anak

TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara menggelar Hari Anak Nasional di Kreatif Park, Tenggarong, Sabtu (21/10). Kegiatan tersebut dirangkai dengan penyerahan piagam dan piala penghargaan Kabupaten Layak Anak (KLA).

Piagam dan piala tersebut diserahkan Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Kabupaten (Setkab) Kukar Didi Ramyadi kepada Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kukar Bambang Arwanto.

Didi Ramyadi, saat membacakan sambutan Bupati Edi Damansyah menegaskan, Pemkab Kukar berkomitmen menjadikan Kukar sebagai Kabupaten Layak Anak. Sehingga kebutuhan anak terpenuhi, juga upaya melibatkan anak-anak dalam hal pembangunan di Kukar. Maka ini perlu kolaborasi seluruh pihak agar bisa terlaksana.

“Hal ini tentunya membutuhkan kerja keras dan sikap konsisten guna mencapai target besar tersebut. Selain itu, kita juga harus mampu beradaptasi pada setiap perubahan yang terjadi,” jelas Didi.

“Mari bersama -sama kita berupaya untuk menciptakan dunia yang lebih baik bagi anak-anak kita, di mana mereka dapat tumbuh dan berkembang dengan cemerlang,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala DP3A Kukar Bambang Arwanto mengatakan, anak-anak saat tengah mengalami masalah yang berhubungan dengan gencarnya intensitas ilmu teknologi yang berkembang dengan begitu pesat dan luar biasa.

“Ini ibarat dua mata pedang. Satu sisi menjadikan dia pandai dan mengerti teknologi, satu sisi menyebabkan mereka tidak fokus, ketergantungan, serta serta antisosial,” ujarnya.

Maka dari perlu ada bimbingan kepada anak-anak, utamanya berusia 17 tahun ke bawah. Dngan pendampingan yang intenstif, anak -anak bisa mendapatkan hak untuk tumbuh kembang, perlindungan, dan partisipasi. Sehingga mereka bisa menjadi harapan penerus bangsa dan negara. “Sebagai bibit unggul yang menjadi harapan menjadi generasi penerus,” tutupnya. (KN/ADV)

Sekkab Terima Kunjungan BPK RI, Dukung Pemindahan IKN

TENGGARONG–Sekretaris Kabupaten Kutai Kartanegara Sunggono didampingi Kepala Inspektorat Kukar Heriansyah, menerima kunjungan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI di ruang Eksekutif Kantor Bupati Kukar, Senin, 23 Oktober 2023.

Menurut Lucy Sumardi dari BPK RI,  kunjungan dan silaturahmi itu dalam rangka melakukan pemeriksaan rinci atas kepatuhan kegiatan persiapan pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, dan penyelenggaraan IKN  2022 (triwulan IV) dan 2023 sampai dengan triwulan III pada Otoritas Ibu Kota Nusantara (OIKN), serta instansi terkait lainnya di DKI dan Kalimantan Timur. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 15/2006.

Ada beberapa dinas instansi yang akan menjadi sasaran di Pemkab Kukar, yaitu BPKAD, Bapenda, Dinas Pendidikan, Dinas kesehatan, BKSDM, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Dinas Lingkungan Hidup dan beberapa OPD terkait lainnya.

Menurut Lucy, mereka akan melakukan pemeriksaan di Kukar selama 40 hari kerja, yang beranggotakan 21 orang yang dibagi dalam empat tim. Ada yang bertugas selama 10, 15, 30, dan 40 hari sesuai kebutuhan.

Sementara itu, Sekda Sunggono mengucapkan selamat datang di Kukar. Pada prinsipnya, Pemkab Kukar akan mendukung BPK RI terkait fungsi pengawasan, serta menyiapkan data serta pendukung yang diperlukan. Sunggono berharap kepada instansi yang menjadi lokus kegiatan untuk mendukung dan mempersiapkan segala sesuatunya.

Pemkab Kukar sebagai mitra strategis IKN Nusantara bukan daerah penyangga sebagaimana yang tertuang dalam undang-undang IKN. Pemkab Kukar merasa kecewa selama ini tidak pernah dilibatkan pihak kementerian terkait atau Bappenas dalam pembangunan IKN, hanya Samarinda, Balikpapan, Penajam Paser Utara, dan IKN.

Padahal, wilayah pembangunan itu masuk wilayah Kutai Kartanegara, kurang lebih 256 kilometer persegi, dan 199 km persegi wilayahnya ada di Kutai Kartanegara, sehingga ada lima kecamatan, 34 desa atau kelurahan daerah penghasil di Kukar hilang, sehingga Pemkab Kukar harus kehilangan dana penghasil sekitar Rp 1,6 triliun dana bagi hasil.

Pemkab Kukar sudah banyak membangun infrastruktur dan beberapa aset untuk penunjang pembangunan IKN. Namun, sampai saat ini belum ada pembahasan lebih lanjut dari pemerintah pusat, apakah nantinya akan dikonversi atau dikompensasi.

Demikain juga dengan rekrutmen pejabat di IKN secara khusus untuk ASN Kukar, pihaknya siap mendukung. (KN/ADV)

Syarifatul Syadiah Dampingi Hetifah Serahkan Beasiswa PIP di SMAN 2 Berau

0

TANJUNG REDEB – Wakil Ketua I DPRD Berau, Syarifatul Syadiah dan Sekretaris Komisi I DPRD Berau dan Sri Kumalasari mendampingi Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian berkunjung sekaligus secara simbolis memberikan beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) kepada para penerima dari berbagai tingkatan sekolah, di SMAN 2 Berau.

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian telah menyiapkan sebanyak 15.000 kuota beasiswa PIP bagi para pelajar yang ada di Kabupaten Berau. Yang terbagi menjadi gelombang pertama 10.000 kuota dan kedua sebanyak 5.000 kuota.

Beasiswa tersebut ditargetkan untuk mendorong minat belajar dan membantu kelancaran pendidikan bagi pelajar yang menerimanya. Apalagi Berau masuk dalam KSPN sehingga perlu memiliki SDM yang unggul di bidang akademik.

“Tadi saya sudah mendengar usulan dan masukan terkait beasiswa PIP, tentunya menjadi catatan khusus untuk menjadi bahan evaluasi ke depannya,” terang Hetifah.

Meski saat ini pendidikan sudah gratis, namun diakuinya kebutuhan pendukung pembelajaran tetap perlu dipenuhi secara pribadi. Sehingga melalui beasiswa tersebut diharapkan dapat membantu penerima yang membutuhkan.

“Saat ini kami juga tengah berupaya mempercepat pencairan beasiswa PIP untuk Berau. Kita juga akan dorong perbankan untuk jemput bola ke pelajar yang jauh dari akses menuju perbankan,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua I DPRD Berau, Syarifatul Syadiah mengatakan, dirinya mewakili DPRD Berau berterima kasih kepada Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian yang berkenan turun langsung ke Daerah Pemilihan (Dapil), khususnya di Kabupaten Berau.

“Ini merupakan bentuk perhatian yang diberikan kepada kita, khususnya pemberian beasiswa bagi pelajar di Kabupaten Berau,” ungkapnya.

Ia pribadi juga mengapresiasi perhatian yang diberikan sebagai bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan melalui beasiswa PIP tersebut. Masyarakat yang menginginkan anaknya mendapatkan beasiswa bisa mengusulkan melalui perwakilan rakyat, yakni Hetifah.

“Kami dari DPRD Berau mengucapkan banyak terima kasih kepada Ibu Hetifah yang memberikan aspirasinya berupa beasiswa untuk siswa-siswi di Bumi Batiwakkal,” ucapnya.

Syarifatul berharap, anak-anak di Kabupaten Berau tidak ada lagi yang tidak bersekolah atau sampai putus sekolah. Pasalnya, pemerintah tidak memungut biaya apapun untuk sekolah. Yang ada malah memberikan beasiswa berupa PIP ini.

“Semoga para pelajar di Berau kelak menjadi generasi yang membanggakan orangtua dan membawa nama baik sekolah hingga sukses di masa yang akan datang,” harapnya. (ADV/KN)

Kukar Kaya Festival Dipastikan Berlanjut Tahun Depan

TENGGARONG – Wakil Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Rendi Solihin, pastikan program Kutai Kartanegara Kaya Festival (K3F) berlangsung kembali ditahun depan. Hal ini disampaikan Rendi, saat ia menyampaikan sambutannya pada acara Festival Seni Budaya Nusantara, di Kecamatan Muara Badak, Minggu (22/10/2023) malam.

“Insya Allah Kukar Kaya Festival akan kita laksanakan sampai akhir 2023 dan berlanjut pada tahun 2024. Kita pastikan semua gratis untuk masyarakat Kukar,” ucap Rendi lantang.

“Tahun depan kita akan kembali ke sini (Muara Badak), karena komunitasnya banyak yang keren, talenta pemuda Muara Badak juga banyak yang keren. Tahun depan kita laksanakan lebih meriah,” begitu sambungnya.

Sebagai informasi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar telah menetapkan sekitar 81 kegiatan, kedalam Kalender Event 2023. Serentetan event tersebut akan digelar secara bergantian di 20 Kecamatan di Kukar.

Rendi mengungkapkan, digelarnya serangkaian event ini bukan hanya untuk memberikan hiburan kepada masyarakat. Tapi juga untuk melestarikan kesenian dan budaya di Kukar. Juga diharapkan mampu membawa dampak pada peningkatan perekonomian masyarakat di sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

“Untuk menyukseskan pelaksanaan event ini, kami melibatkan banyak pihak, termasuk Komite Ekonomi Kreatif (Kekraf), dunia usaha, pelaku UMKM, serta pelaku seni dan budaya daerah,” ujarnya.

Program Kalender Event merupakan bagian dari realisasi program dedikasi Kukar Idaman. Yaitu program Kutai Kartanegara Kaya Festival (K3F) dan Kutai Kartanegara Kreatif Idaman.

Hal ini sesuai dengan rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) Kukar periode 2021-2026. Dalam kurun waktu lima tahun akan ada 100 festival dan event yang diselenggarakan.

Hadirnya festival ini juga sejalan dengan target Pemkab Kukar, terutama dalam upaya pengentasan kemiskinan dan penguatan ekonomi kerakyatan. Efek domino dari festival tersebut akan dirasakan secara nyata oleh masyarakat.

“Event ini mengundang banyak wisatawan, sehingga homestay dan hotel-hotel terisi penuh. Efek domino ini tentu memberikan manfaat bagi pelaku UMKM dan pelaku seni, baik lokal,” pungkasnya. (Adv/KN)