Beranda blog Halaman 987

Pelayanan Tidak Optimal di Dermaga Sidayang, DPRD Akan Panggil Dishub Berau

0

TANJUNG REDEB – Unit Pelaksana Teknis Dinas Perhubungan (Dishub) di Dermaga Sidayang Kampung Tanjung Batu, Kecamatan Pulau Derawan, mendapat keluhan dari sebagian pengguna motoris. Keluhan tersebut terkait pelayanan yang dinilai belum optimal.

Pihak UPTD Dishub di Dermaga Sidayang saat ini hanya melakukan pemungutan retribusi tanpa memberikan pengaturan terhadap speedboat yang bersandar di pelabuhan tersebut.

Keluhan ini berdasarkan laporan yang diterima langsung Ketua Komisi III DPRD Berau, Sa’ga.
“Saya menerima pesan WhatsApp dari para pengguna motoris di sana,” ungkap Saga.

Dikatakannya, para pengguna motoris tidak keberatan dengan pungutan yang dikenakan oleh pihak UPTD Dishub. Namun, mereka juga meminta agar ada petugas yang bertugas mengatur speedboat yang bersandar secara bergantian di dermaga.

Lebih lanjut, Sa’ga mencatat bahwa pihak UPTD Dishub cenderung hanya memperhatikan speedboat besar, sedangkan speedboat kecil yang bersandar di dermaga terkesan diabaikan. Akibatnya, beberapa waktu lalu, terjadi perselisihan antara pengguna motoris speedboat besar dan kecil.

“Jika pengguna motoris speedboat besar dan kecil saling menegur, bisa terjadi kesalahpahaman. Oleh karena itu, kami berharap petugas UPTD Dishub di Dermaga Sidayang dapat bekerja sesuai harapan masyarakat. Mereka harus dapat mengatur tambatan dan retribusi dengan baik,” ungkap Sa’ga.

Politisi dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tersebut menegaskan pentingnya agar petugas tidak membedakan perlakuan, baik terhadap speedboat besar maupun kecil.

“Pengguna motoris tidak keberatan membayar retribusi, tetapi kami meminta agar tidak ada pembiaran terhadap speedboat yang bersandar,” tegasnya.

Sa’ga berharap Dishub Berau dapat memberikan perhatian khusus terhadap situasi ini. Tujuannya adalah agar proses pergantian tambatan speedboat dapat berjalan dengan baik tanpa menimbulkan masalah di masa mendatang.

“Dishub Berau adalah mitra kerja kami di Komisi III DPRD Berau, dan kami memiliki peran untuk mengevaluasi apakah ada permasalahan. Kami tidak ingin situasi seperti ini berlanjut. Oleh karena itu, kami akan memanggil pihak Dishub dan mengadakan rapat terkait masalah ini,” pungkasnya. (ADV/KN)

Wakil Ketua II DPRD Berau Soroti Kekurangan Pelayanan Air Bersih di Kecamatan Tabalar

0

TANJUNG REDEB – Pelayanan air bersih yang belum optimal di Kabupaten Berau, menurut Wakil Ketua II DPRD Berau, Ahmad Rifai, belum sesuai dengan realisasi usulan saat Musrenbang kecamatan. Padahal, itu salah satu kebutuhan dasar masyarakat.

Maka, dirinya mengingatkan Pemkab Berau agar lebih teliti dalam penyusunan Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD). Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tersebut mendorong Pemkab Berau untuk menangani pendistribusian air bersih di Kampung Tubaan, Kecamatan Tabalar yang hingga saat ini belum terealisasi.

“Saya juga mendengar tentang minimnya pelayanan air bersih ini tidak hanya di Kampung Tubaan saja, tetapi daerah kecamatan terdekat dari kota juga masih banyak yang belum merasakan pelayanan air bersih,” tuturnya.

Dirinya menyayangkan, daerah setingkat kecamatan tidak memiliki pasokan air bersih. Terlebih, hal ini terus disuarakan di dalam Musrenbang kecamatan setiap tahunnya. Hanya saja, sampai saat ini belum ada realisasinya.

“Setiap Musrenbang, masyarakat telah menyuarakan permintaan pelayanan air bersih bisa ada di daerahnya. Seharusnya ini bisa tertangani,” ungkap Rifai, Minggu (29/10/23).

Rifai menyebut, dengan anggaran APBD Kabupaten Berau yang menurutnya cukup besar ini, seharusnya bisa mengakomodir salah satu kebutuhan pokok, yakni air.

“Anggaran kita ini cukup besar, seharusnya mudah untuk dipenuhi,” katanya.

Dirinya meminta Pemkab Berau bisa memilah agar benar-benar bisa memprioritaskan usulan atau aspirasi masyarakat yang memang dibutuhkan. Kata dia, barulah disusun dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).

“Selanjutnya, tinggal diselaraskan dengan hasil reses dewan. Tidak hanya pelayanan air bersih, tetapi juga kebutuhan penting lainnya bagi masyarakat kita,” tandasnya. (ADV/KN)

Pemkot Bontang Adakan Pelatihan Bagi PNS yang Akan Purna Tugas, Walikota dan Wawali Kompak Beri Motivasi, Inspirasi, dan Informasi

BONTANG – Setelah dilakukan pelepasan oleh Sekretaris Daerah Kota Bontang, Ir. Hj. Aji Erlynawati, MT, kepada peserta Pelatihan Purna Tugas pada Rabu, 27 Oktober 2023, di Pendopo Rujab Walikota yang akan berangkat ke Kota Bogor, selanjutnya Pelatihan Purna Tugas PNS Kota Bontang dibuka resmi Wali Kota Bontang, Bapak Basri Rase, S.Ip, M.Si.

Kegiatan ini berlangsung di dua tempat. Yakni untuk pembelajaran klasikal di Hotel The Mirah Kota Bogor, Rabu dan Kamis (25 dan 26 Oktober 2023), dan studi lapangan di Kuntum Farmfield, Jumat, 27 Oktober 2023.

Turut hadir pula, Staf Ahli Pembangunan Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Tavip Nugroho, Kepala Badan Kepegawaian dan SDM (BKPSDM) Bontang, Sudi Priyanto, serta Pimpinan Cabang Bontang Bankaltimtara, Asrar Sayuti.

Dalam sambutannya, Wali Kota Bontang, Basri Rase, menggarisbawahi pentingnya pelatihan purna tugas tersebut, guna meningkatkan kompetensi dan pengetahuan para PNS sebelum memasuki masa pensiun.

Pelatihan ini bertujuan untuk membekali para PNS dengan pengetahuan, keterampilan, dan persiapan yang diperlukan menjelang masa pensiun. “Pelatihan ini memberikan kesempatan kepada PNS untuk terus mengembangkan diri, meningkatkan kompetensi, serta mempersiapkan diri untuk menjalani peran baru setelah masa aktif sebagai PNS berakhir,” bebernya.

Kegiatan tersebut merupakan langkah proaktif yang diambil Pemkot Bontang untuk memastikan bahwa PNS yang pensiun tetap menjadi aset berharga bagi masyarakat dan pemerintah.

“Acara ini menjadi bukti komitmen Pemkot Bontang dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat melalui PNS yang profesional dan terus berkembang,” ujarnya.

Basri menyampaikan masa purna tugas merupakan masa yang rentan, baik secara fisik maupun mental. Ketika seorang PNS memasuki masa pensiun, apabila tidak dibekali wawasan dan sikap melalui pelatihan, maka bukan tidak mungkin PNS tersebut akan timbul banyak permasalahan.

Sebagai pegawai negeri, tentu tidak akan selamanya, dan ada batas waktu yang telah ditetapkan berdasarkan peraturan yang berlaku. Maka dari itu, memasuki masa pensiun tidak hanya harus siap secara mental tapi juga siap secara fisik.

Pelatihan purna tugas ini pun diharapkan dapat memberikan wawasan baru kepada para peserta, mempersiapkan mereka untuk memasuki tahap purna tugas, dan meningkatkan kemampuan dalam berkontribusi pada pembangunan kota setelah pensiun.

“Para pegawai yang akan purna tugas diharapkan dapat bersinergi dan berkolaborasi dengan program Pemkot Bontang. Kita harus bergerak bersama untuk menuju Bontang yang lebih hebat dan beradab,” ungkapnya.

Senada dengan, Wakil Walikota (Wawali) Bontang, Hj. Najirah, SE, yang turut hadir memberi pembekalan pada Kamis, 26 Oktober 2023 di The Mirah Hotel. Ia juga berpesan dengan hal yang sama. Bahwa setiap PNS yang akan memasuki usia pensiun patut untuk mempersiapkan diri, termasuk mempersiapkan peluang usaha yang nanti akan ditekuni, sehingga tetap produktif dan akan memberikan manfaat berupa kesehatan jiwa dan raga.

Ia juga memberi informasi terkait akses permodalan melalui pola back-to-back, terutama bagi PNS yang memiliki deposito, dengan menekankan bunga yang jauh lebih rendah. Pinjaman back-to-back adalah suatu bentuk pinjaman di mana seorang peminjam menggunakan aset tertentu sebagai jaminan untuk meminjam dana dari sebuah lembaga keuangan, dan kemudian menggunakan dana tersebut untuk memperoleh aset lain yang akan digunakan sebagai jaminan untuk pinjaman lain dari lembaga keuangan lainnya.

Menurut Najirah, pinjaman back-to-back dengan jaminan deposito juga tidak ada biaya pengurusan pengajuan pinjamannya serta lebih cepat waktu prosesnya. “Dengan bunga yang jauh lebih kecil, akan memberikan keringanan bagi peminjam dalam pengembaliannya. Namun kita tetap bersemangat untuk mengembalikan aset deposito yang kita jaminkan sehingga kembali menjadi milik kita sepenuhnya. Ini merupakan peluang yang menjadi pilihan bagi kita semua,” bebernya.

Dalam laporan yang disampaikan Kepala BKPSDM Bontang, Sudi Priyanto, bahwa pelatihan ini akan diisi dengan berbagai materi. Mulai dari penyampaian motivasi oleh narasumber terkait. Lalu materi berupa informasi dan sosialisasi Tabungan dan Asuransi Pegawai Negeri (Taspen) dan perbankan oleh narasumber Bankaltimtara. Serta pemahaman praktis aneka usaha di Kuntum Farmfild Bogor.

Adapun peserta pelatihan ini diikuti sebanyak 55 PNS yang terdiri dari 23 Guru, 5 tenaga kesehatan, dan 27 teknis. Acara ini dirangkai penyerahan cenderamata dari Bankaltimtara kepada perwakilan peserta. “Semoga pelatihan ini dapat diikuti sebaik mungkin dan memberi banyak manfaat untuk peserta,” pungkasnya. (ADV)

Pemdes Loh Sumber Dorong Pemuda untuk Geluti Sektor Pertanian

TENGGARONG – Pemerintah Desa (Pemdes) Loh Sumber terus mendorong agar pemuda di desanya mulai melirik sektor pertanian sebagai mata pencaharian utama. Hal ini dilakukan lantaran sejauh ini, generasi muda di Desa Loh Sumber masih menggantungkan harapan agar dapat bekerja di perusahaan. Baik itu perusahaan perkebunan maupun pertambangan.

Hal ini pun menjadi keprihatinan tersendiri bagi Kepala Desa (Kades) Loh Sumber, Sukirno. Menurutnya bekerja di perusahaan memiliki jangka waktu tertentu dan seleksinya cukup berat. Ditambah lagi, tidak lama lagi akan ada perpindahan Ibu Kota Nusantara (IKN), yang berpotensi besar memperketat persaingan.

Oleh karena itu, Sukirno mengaku pihaknya tengah merancang formula untuk menumbuhkan ketertarikan para pemuda untuk menggeluti sektor pertanian. Mengingat potensi pertanian di Desa Loh Sumber sangatlah besar.

“Kita ingin mengubah pola pikir pemuda sekarang yang setiap lulus sekolah ingin kerja di tambang. Padahal kan sektor pertambangan itu terbatas, kalau tambang tutup kan selesai juga itu. Makanya kami perkenalkan konsep pertanian dalam arti luas,” ujar Sukirno, Sabtu (28/10/2023).

Sukirno menambahkan bahwa, sektor pertanian di Desa Loh Sumber telah berkembang pesat. Salah satunya adalah dengan keberadaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sumber Purnama. Yang telah memproduksi beras khas Kukar, yakni Beras Cap Tugu.

Juga program Sinar Purnama yang hadir untuk memberikan pembinaan dan pemberdayaan kepada petani. Juga permodalan dan asuransi dari pengolahan hingga pasca panen.

Adapun peningkatan infrastruktur pertanian yang terus dilakukan untuk meningkatkan produktivitas petani. Semua upaya ini disebut Sukirno untuk menyambut kedatangan IKN.

“Kita ingin pertanian ini menjadi tolak ukur kita dan menghasilkan nilai ekonomis yang tinggi. Dengan adanya IKN pasti akan ada urbanisasi. Kita harus persiapkan SDM sebagai pemilik lahan. Dan ini yang perlu kita siapkan, pemanfaatannya,” tutupnya. (Adv/KN)

Tingkatkan Produktifitas di Sektor Perikanan, Desa Ponoragan Gandeng Peran Pemuda

TENGGARONG – Desa Ponoragan, Kecamatan Loa Kulu, merupakan salah satu desa dengan potensi perikanan yang cukup menjanjikan. Bahkan Desa Ponoragan merupakan penghasil bibit ikan mas dan ikan nila terbesar di Kutai Kartanegara (Kukar).

Menjelang perpindahan Ibu Kota Nusantara (IKN), Pemerintah Desa (Pemdes) Ponoragan terus berupaya meningkatkan produktivitas perikanan. Hal ini dilakukan dengan langkah melakukan peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM).

Kepala Desa (Kades) Ponoragan, Sarmin, mengungkapkan pihaknya berupaya melibatkan pemuda dalam pengembangan sektor perikanan tersebut. Hal ini juga dilakukan agar para para pemuda mampu bersaing ketika IKN telah berpindah.

“Kami sadar kebutuhan ikan dapat meningkat drastis jika IKN berpindah nantinya. Oleh karena itu, kami ingin melibatkan pemuda dari Desa Ponoragan dalam pengembangan perikanan sejak sekarang. Agar mereka tidak hanya menjadi penonton di masa depan,” ungkap Sarmin, Sabtu (28/10/2023).

Di Desa Ponoragan, Sarmin menyebut mayoritas penduduk berprofesi sebagai petani. Dan sebagian besar penduduk masih dalam usia produktif. Dengan didorongnya sektor perikanan ini, Sarmin yakin Desa Ponoragan dapat memenuhi kebutuhan pangan. Karena setiap bulannya desa ini bisa menghasilkan puluhan jutaan ekor bibit ikan.

“Saya berharap agar petani di wilayah tersebut dapat membesarkan ikan di kolam, seperti ikan gurame, yang memiliki nilai ekonomis yang baik,” tandasnya. (Adv/KN)

Tertinggi di Kaltim, Aktivasi IKD di Kukar Tembus Angka 20.500 Pengguna

TENGGARONG – Proses aktivasi Identifikasi Kependudukan Digital (IKD) di Kutai Kartanegara (Kukar) terus berjalan. Bahkan angka pengguna IKD di Kukar, telah menyentuh angka 20.500 lebih pengguna. Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kukar, Muhammad Iryanto, mengatakan capaian tersebut telah melebihi target yang ditetapkan pada tahun 2023.

Ia juga menambahkan, aktivasi IKD di Kukar merupakan yang tertinggi di Kalimantan Timur (Kaltim). Hal ini membuktikan keseriusan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar, dalam menggalakkan proses transisi digitalisasi ini. “Kami terus lakukan sosialiasi dan aktivasi hingga desa-desa. Dan sampai saat ini IKD di Kukar sudah 20.500 lebih. Dan angka ini masih tertinggi di Kaltim,” jelas Iryanto.

Dalam menggalakkan aktivasi ini, jajaran Disdukcapil Kukar terjun langsung ke lapangan. Mulai dari tingkat kecamatan, kelurahan hingga desa.

Adapun langkah-langkah mereka seperti sosialiasi hingga menawarkan masyarakat yang ingin mengganti KTP. Aktivasi ini pun dilakukan secara fleksibel, sehingga dapat memudahkan masyarakat. Mengingat penawaran dari aplikasi IKD yang memudahkan pencatatan sipil hanya dalam genggaman tangan. Mulai dari melihat KTP, KK, kartu pemilih dan BPJS.

Disdukcapil Kukar juga melakukan jemput bola dalam aktivasi ini. Mengingat dalam mengaktifkannya perlu QR Code yang memerlukan datang ke kantor Disdukcapil Kukar, MPP Kukar dan kantor kecamatan.

“Jadi masyarakat cukup membawa smartphone mereka dan lapor ke petugas Kecamatan untuk minta aktivasi. Kami juga himbau masyarakat Kukar untuk segera mengaktivasi IKD ini karena gratis dan keuntungannya banyak bagi masyarakat,” tutup Iryanto. (Adv/KN)

Puluhan Ribu Jemaah Hadiri dan Padati Kukar Bersholawat II

TENGGARONG – Gelaran Kutai Kartanegara (Kukar) Bersholawat Jilid II, yang turut dihadiri oleh Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf. Dibanjiri puluhan ribu jamaah yang memadati Taman Kota Raja, Tenggarong pada Sabtu (28/10/2023) malam.

Para jamaah yang hadir dari berbagai daerah di Kukar dan sekitarnya, nampak bersuka cita. Melantunkan syair-syair cinta kepada Nabi Muhammad SAW.

Habib Syech yang memimpin selawat pun turut mendoakan agar bangsa ini dan Kabupaten Kukar pada khususnya, senantiasa diberikan kedamaian. Dalam kesempatan ini, Habib Syekh juga memuji secara langsung keindahan tanah Kutai.

“Alhamdulillah sungguh indah, kebersihan ketertiban kedamaian semoga tetap terjaga dan terpelihara di tanah Kutai ini,” sebutnya

Bukan hanya itu, Habib Syech juga mengingatkan seluruh masyarakat untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan di tahun politik ini. Dia menyarankan agar tidak memilih calon pemimpin yang akan duduk di legislatif dan eksekutif, selama kampanyenya memecah belah bangsa.

“Pilihlah pemimpin negara tanpa memecah belah. Ayo kita damai, jangan sampai terbelah akibat kepentingan calon. Ingat juga jangan pilih pemimpin yang selalu membawa-bawa agama, jadilah masyarakat yang cerdas,” pesan Habib Syech.

Sementara itu, Wakil Bupati Kukar Rendi Solihin mengatakan kedatangan Habib Syech di Kukar, sangat membuatnya bersyukur. Apalagi melihat antusiasme jemaah yang turut berselawat di Kukar sangatlah luar biasa.

“Penantian cukup panjang, satu tahun, saat itu Habib Syech siap hanya saja waktunya tidak pas. Tapi hari ini kami bersyukur. Habib Syech dapat kembali lagi ke Kukar untuk memimpin umat muslim bersama-sama melantunkan syair selawat, ini obat rindu,” ujarnya.

Rendi berharap, kegiatan yang dilakukan malam ini mampu membawa Kukar agar dimuliakan Allah. Ia juga mengatakan, Kukar Bershalawat adalah bagian dari upaya dakwah yang juga dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar.

“Tahun depan kita laksanakan lebih meriah. Antusias belasan ribu, jilid pertama sukses, berkisar dua bulan juga lebih banyak, tahun berikutnya bisa dua sampai tiga kali lipat atau puluhan ribu,” imbuhnya.

Sementara itu, saat ditanya mengenai lokasi acara, menurut Rendi Solihin, Taman Kota Raja adalah pilihan yang tepat. Sebab, beberapa lokasi acara lainnya tak bisa digunakan lantaran bertabrakan dengan agenda lain.

“Venue ini adalah pilihan terbaik, Stadion Aji Imbut maupun Rondong Demang memang paling ideal, tapi sedang tak bisa digunakan karena renovasi. Sehingga, Taman Kota Raja menjadi lokasi yang cukup indah dan berkesan,” pungkasnya. (Adv/kn)

Puluhan Ribu Jemaah Hadir di Kukar Bersholawat II, Wabup Rendi Solihin: Obat Rindu

TENGGARONG – Puluhan ribu umat muslim memadati kawasan Taman Kota Raja, Tenggarong pada Sabtu (28/10/2023) malam. Kedatangan mereka untuk melantunkan shalawat secara bersamaan dipandu Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf.

Bendera-bendera dari Syekhermania terus berkibar mengiringi syair-syair cinta kepada Nabi Muhammad SAW. Pantauan media ini, jemaah berdatangan dari berbagai desa di Kabupaten Kutai Kartanegara hingga Kota Samarinda dan Kota Bontang.

Acara bertajuk Kukar Bersholawat Jilid II, dimaksudkan untuk mengobati kerinduan warga masyarakat setelah dua bulan lalu Habib Ali Zainal Abidin Assegaf, hadir dalam kegiatan Kukar Bersholawat I.

Habib Syech yang memimpin Sholawat pun mendoakan agar Kabupaten Kutai Kartanegara Indonesia dan kabupaten Kutai Kartanegara terus aman dan tentram. Tak ragu Habib Syekh langsung memuji keindahan bumi Etam ini.

“Alhamdulillah sungguh indah, Kebersihan ketertiban kedamaian semoga tetap terjaga dan terpelihara di tanah Kutai ini,” ujarnya.

Bukan hanya itu, Habib Syech juga mengingatkan seluruh masyarakat untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan di tahun politik ini. Dia menyarankan agar tidak memilih calon pemimpin yang akan duduk di legislatif dan eksekutif, selama kampanyenya memecah belah bangsa.

“Pilihlah pemimpin negara tanpa memecah belah. Ayo kita damai, jangan sampai terbelah akibat kepentingan calon. Ingat juga jangan pilih pemimpin  yang selalu membawa-bawa agama, jadilah masyarakat yang cerdas,” pesan Habib Syech.

“Ya Allah, Kami ingin ketentraman dan kebahagiaan. Kami ingin Indonesia  aman,” harap Habib.

Sementara itu, Wakil Bupati Kukar Rendi Solihin mengatakan kedatangan Habib Syech sangat membuatnya bersyukur. Apalagi antusiasme jemaah di Kabupaten Kukar untuk ikut bersholawat sangat luar biasa.

“Penantian cukup panjang, satu tahun, saat itu Habib Syech siap hanya saja waktunya tidak pas. Tapi hari ini kami bersyukur. Habib Syech dapat kembali lagi ke Kukar untuk memimpin umat muslim bersama-sama melantunkan syair sholawat. Ini obat rindu,” ujarnya.

Kata Rendi, apa yang dilakukan malam ini mampu membawa Kukar agar dimuliakan Allah. Kukar Bersholawat merupakan salah satu upaya membumikan Al-Quran di Bumi Etam.

Selain itu, Kukar Bershalawat adalah bagian dari keberadaan Pemkab bersama umat muslim untuk terus berupaya dakwah bersama program keagamaan untuk menambah ilmu pengetahuan, dan menambah kualitas keimanan kepada Allah SWT.

“Tahun depan kota laksanakan lebih meriah. Antusias belasan ribu, jilid pertama sukses, berkisar dua bulan juga lebih banyak, tahun berikutnya bisa dua sampai tiga kali lipat atau puluhan ribu,” imbuhnya.

Sementara itu, saat ditanya mengenai lokasi acara, menurut Rendi Solihin, Taman Kota Raja adalah pilihan yang tepat. Sebab, beberapa lokasi acara lainnya tak bisa digunakan lantaran bertabrakan dengan agenda lain.

“Venue ini adalah pilihan terbaik, Stadion Aji Imbut maupun Rondong Demang memang paling ideal, tapi sedang tak bisa digunakan karena renovasi. Sehingga, Taman Kota Raja menjadi lokasi yang cukup indah dan berkesan,” pungkasnya. (ADV/RM)

Momentum Hari Sumpah Pemuda Ke-95, Ketua DPRD Kaltim Dorong Peningkatan Kapasitas Generasi Muda

0

SAMARINDA – Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud, mengajak para pemuda di Kalimantan Timur pada momentum Hari Sumpah Pemuda ke-95, untuk terus melakukan peningkatan kemampuan dan kapasitas diri.

Apalagi mengingat kehadiran Ibu Kota Nusantaradi Bumi Mulawarman. Menurutnya, pemindahan IKN ke Kaltim merupakan kesempatan bagi pemerataan pembangunan di Indonesia. Dan para generasi muda di Mulawarman tidak boleh menyiakan momentum IKN ini dan menyiapkan diri menyambut Nusantara.

“Generasi muda di Kaltim, harus mempersiapkan diri. Bisa lewat peningkatan keterampilan dan kemampuan agar bisa jadi SDM unggul dan berkualitas,” kata Hasan.

Politisi Golkar Kaltim tersebut menyatakan pemindahan IKN ke Kaltim telah menjadi daya tarik nasional. Sehingga, diperkiarakan akan terjadi perpindahan penduduk ke Nusantara dengan jumlah yang besar.

“Nanti setelah IKN sudah pindah ke Kaltim, penduduk yang bermigrasi ke Kaltim diprediksi akan terjadi,” sebutnya.

Menurut data dari Bappenas dalam tahapan perwujudan IKN Nusantara diharapkan akan terisi sebanyak 1,7 hingga 1,9 juta orang penduduk. Sementara itu, pada tahun 2024, sekitar 16.990 ASN, TNI, dan Polri akan dipindahkan ke IKN Nusantara.

Menurut Hasan, tidak hanya ASN yang akan berpindah ke IKN. Akan banyak lapangan pekerjaan yang terbuka, dan membuat masyarakat dari luar Kaltim akan mencoba peruntungannya disana.

“Melihat ini, tentu persaingan dunia kerja akan semakin ketat, jangan sampai anak muda Kaltim, justru tidak bisa bersaing dan hanya menjadi penonton,” tutupnya. (KN/ADV)

Penyandang Disabilitas Ikut Ramaikan Peringatan Hari Sumpah Pemuda di Kukar

TENGGARONG – Kepedulian terhadap penyandang disabilitas, terus dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar). Dilibatkan dalam berbagai kegiatan, sebagai bentuk memberikan kesamaan hak kepada mereka yang dianggap spesial ini.

Bahkan tampak para penyandang disabilitas mengikuti kegiatan Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda, di Halaman Kantor Bupati Kukar. Sebelumnya, disiapkan lokasi khusus untuk ikut menonton bersama KukarLand Festival 2023, pada medio September 2023 lalu.

“Artinya mereka juga ikut berjuang untuk Kukar, untuk keluarga kecilnya dan ini yang coba kita dorong dari Dinsos Kukar. Untuk merapikan data dan betul-betul mendata sesuai dengan kompetensinya,” jelas Wakil Bupati (Wabup) Kukar, Rendi Solihin, Sabtu (28/10/2023).

Langkah konkret lainnya, dikatakan Rendi Solihin, menginstruksikan Dinas Sosial (Dinsos) Kukar untuk menginventarisir dan mendata teman-teman penyandang disabilitas yang memilikinya bakat. Seperti halnya atlet, hingga yang terjun di dunia usaha.

Karena memang diketahuinya, ada atlet-atlet potensial yang dimiliki oleh Kukar, bahkan hingga berlaga di tingkat nasional. Untuk yang memang memiliki jiwa wirausaha pun akan didukung penuh oleh Pemkab Kukar. Artinya nanti akan melibatkan lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk memfasilitasi mereka. “Sudah ada beberapa di kecamatan yang memang sudah memiliki prestasi,” tutup Rendi. (ADV/RM)