Beranda blog Halaman 335

Dari Zona Merah Stunting, Desa Muara Wis Kini Jadi Percontohan Nasional

TENGGARONG – Desa Muara Wis, Kecamatan Muara Wis, Kutai Kartanegara (Kukar), berhasil mengubah wajahnya dari wilayah dengan angka stunting tertinggi di Kukar, menjadi desa percontohan tingkat nasional. Transformasi ini mengantarkan Desa Muara Wis mewakili Kalimantan Timur (Kaltim) dalam Lomba Desa Berkinerja Baik Percepatan Penurunan Stunting Nasional 2025.

Kepala Desa Muara Wis, Kasmir, menceritakan perjalanan desa yang sebelumnya berada di posisi terburuk dalam hal stunting, namun kini menjadi pilot project berkat kerja keras lintas sektor.

“Kecamatan Muara Wis dulu tercatat memiliki angka stunting tertinggi di Kukar. Namun berkat kerja keras lintas sektor, penurunan yang terjadi sangat luar biasa sehingga desa kami dijadikan pilot project,” ujarnya.

Pada seleksi tingkat kabupaten, Muara Wis bersaing dengan empat desa lain, yakni Desa Kota Bangun Ulu, Desa Hambau, Desa Kahala, dan Desa Rapak Lambur. Kemenangan diraih berkat kelengkapan administrasi, inovasi, dan capaian signifikan dalam penurunan stunting.

Inovasi yang menjadi kunci keberhasilan adalah Program Sicekatan (Kolaborasi Cegah Atasi Stunting dengan Program Konvergensi), yang melibatkan pemerintah desa, kecamatan, TP PKK, puskesmas, PLKB, kader posyandu, KPM, serta tenaga kesehatan.

Menjelang tahap penilaian nasional, tim Desa Muara Wis mengikuti wawancara virtual nominasi di Kantor DPMD Provinsi Kaltim, didampingi DPMD Kukar dan DPMD Kaltim.

“Harapan kami, Desa Muara Wis bisa masuk 10 besar atau bahkan 5 besar nasional, sehingga bisa mengharumkan nama Kukar dan Kaltim,” pungkasnya. (Adv)

Penulis : Ady Wahyudi
Editor : Muhammad Rafi’i

MPPA, Inovasi Layanan Satu Pintu untuk Korban Kekerasan Perempuan dan Anak di Kukar

TENGGARONG – Korban kekerasan perempuan dan anak di Kutai Kartanegara (Kukar) ke depan tidak perlu lagi berpindah-pindah instansi untuk mendapatkan perlindungan maupun pemulihan. Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kukar tengah menyiapkan Mall Pelayanan Perempuan dan Anak (MPPA) sebagai pusat layanan terpadu.

Plt Kepala DP3A Kukar, Hero Suprayetno, menjelaskan bahwa MPPA akan mengusung konsep one stop service atau layanan satu pintu yang menangani kasus dari hulu hingga hilir, termasuk pemulihan kondisi sosial dan ekonomi korban.

“Kita berharap MPPA bisa segera terealisasi. Ini bukan hanya layanan terintegrasi untuk perlindungan dan pemberdayaan perempuan dan anak, tapi juga menjadi wadah pelayanan menyeluruh bagi masyarakat yang mengalami kondisi tidak menguntungkan,” ungkap Hero.

MPPA tidak hanya fokus pada penanganan kasus kekerasan, tetapi juga memberdayakan keluarga yang terdampak, terutama bila faktor ekonomi menjadi pemicu kekerasan.

Hero menambahkan, integrasi layanan ini akan melibatkan berbagai instansi dan pemangku kepentingan, sehingga proses bantuan dapat diakses lebih cepat dan efisien.

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Pemkab Kukar dalam menjalankan program Kukar Idaman, khususnya untuk memberikan kesejahteraan dan keadilan bagi kelompok rentan.

“Di MPPA nanti akan kita rancang kolaborasi penanganan dan pemberdayaan,” tutupnya. (Adv)

Penulis : Ady Wahyudi
Editor: Muhammad Rafi’i

Wabup Berau Dorong Produk Lokal Jadi Oleh-Oleh Khas Wisatawan

BERAU – Wakil Bupati Berau, Gamalis, menegaskan bahwa potensi produk lokal di Bumi Batiwakkal memiliki peluang besar untuk dikembangkan menjadi oleh-oleh khas yang diminati wisatawan.

Menurutnya, berbagai hasil olahan pangan, kerajinan tangan, maupun produk kreatif yang dibuat masyarakat Berau memiliki kualitas yang mampu bersaing, baik di pasar lokal maupun nasional. Namun, diperlukan inovasi dan pengemasan yang menarik agar produk tersebut semakin diminati.

“Produk lokal kita banyak yang unik dan berkualitas. Kalau dikemas dengan baik, ditambah promosi yang tepat, ini bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan,” ujarnya.

Wabup Gamalis juga mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Berau untuk terus meningkatkan kualitas produk, memperhatikan cita rasa, serta menjaga konsistensi produksi.

“Sektor pariwisata dan ekonomi kreatif dapat saling menguatkan jika potensi lokal digarap secara serius,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Berau, lanjutnya, siap memberikan pendampingan, pelatihan, dan promosi, termasuk melalui pameran dan event pariwisata, guna memperluas jangkauan pasar produk lokal.

“Kita ingin wisatawan yang datang ke Berau tidak hanya menikmati destinasi alamnya, tapi juga pulang dengan membawa oleh-oleh khas daerah ini,” pungkasnya. (adv/srn/set)

Hari Jadi ke-182 Gurimbang, Wabup Gamalis Dorong Pengembangan Kampung Budaya Banua

BERAU – Wakil Bupati (Wabup) Berau, Gamalis, secara resmi membuka kegiatan Abut Barintak Fest 2025 di Aula Kampung Gurimbang, Kamis (14/8/2025). Kegiatan yang digelar dalam rangka perayaan Hari Jadi ke-182 Kampung Gurimbang ini, turut dimeriahkan dengan berbagai lomba dan hiburan untuk masyarakat.

Wabup Gamalis, memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Ia berharap Kampung Gurimbang dapat berkembang menjadi kampung budaya yang menjaga dan mempraktikkan adat Banua, mulai dari bahasa, kuliner khas, kesenian, hingga berbagai tradisi.

“Tradisi Banua harus kita kenalkan kepada generasi muda agar terus bermanfaat hingga nanti. Apalagi kampung ini sudah menjadi Kampung Mandiri, yang perlu kita pertahankan,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat memanfaatkan momentum hari jadi kampung sebagai ajang evaluasi dan pembenahan di berbagai sektor, termasuk pertanian padi sawah dan ekonomi kreatif.

Menurutnya, budaya adalah aset berharga yang menjadi fondasi kemajuan daerah. Ia yakin, Abut Barintak Fest tidak hanya menumbuhkan kekompakan, tetapi juga memberikan kegembiraan bagi masyarakat.

“Kami pasti akan terus memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan kampung dan kebudayaan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Gamalis menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk memantau kebutuhan Kampung Gurimbang serta menjalankan program tepat sasaran demi kemajuan wilayah tersebut.

“Semoga kegiatan ini membawa dampak positif bagi kita semua, dan dapat meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (adv/srn/set)

Wamendagri: 2.200 Rumah di Papua Pegunungan untuk Pemberdayaan OAP

0

JAKARTA – Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk mengatakan pembangunan 2.200 unit rumah di Provinsi Papua Pegunungan dapat mendorong pemberdayaan masyarakat, khususnya Orang Asli Papua (OAP).

Ribka mengatakan pembangunan rumah tersebut juga melibatkan pengusaha asli Papua untuk memberdayakan putra asli Papua.

“Itu diperuntukkan oleh pengusaha Orang Asli Papua. Jadi, anak-anak Papua bagaimana bisa bertumbuh, jadi pemberdayaan,” kata Ribka dalam keterangannya, Kamis (14/8/2025).

Ia menambahkan mekanisme pembangunan rumah telah diatur, termasuk dokumen dan persyaratan lelang yang harus sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Mengenai kendala teknis di lapangan, Ribka mengatakan pemerintah telah melakukan mitigasi. Tim dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman telah meninjau serta menginventarisasi masalah dan karakteristik tiap daerah.

“Sudah diketahui sedikitnya beberapa masalah dan karakteristik daerah-wilayah masing-masing, dilakukanlah mitigasi, bagaimana caranya melakukan penanganan terhadap masalah-masalah yang ada di masing-masing kabupaten,” ujarnya.

Ribka berharap pembangunan rumah disertai dengan fasilitas pendukung seperti sanitasi air bersih, toilet, dapur, dan listrik.
Selain itu, dia berharap program lintas kementerian juga dapat masuk, termasuk bantuan sosial, pertanian, perikanan, dan pengembangan rumah sehat.

“Jadi, arahan dari Bapak Presiden kan 3T kita mulai dari daerah dari perdesaanlah seperti itu, dan ada koperasi desa juga akan masuk. Apalagi kalau rumahnya sudah bagus juga di desa, ini luar biasa,” tuturnya.

Program pembangunan 2.200 unit rumah di Papua Pegunungan merupakan arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto.

Ribka mengimbau agar tidak ada pungutan liar kepada masyarakat dalam pembangunan rumah tersebut.

Ia menegaskan pembangunan ini bukan untuk kepentingan politik, tetapi semata-mata untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kita di Papua mulai dari Papua Pegunungan ini, kalau sudah bagus pilot project-nya sudah bagus, Papua lain juga pasti akan bisa kita lakukan. Ini karena kementerian baru juga, kemudian ini quick windari Bapak Presiden, ini sesuatu yang harus dikerjakan cepat, maka ini kita bentuk timnya cukup besar,” tuturnya. (ANT/KN)

Indonesia Kirim Satgas Kesehatan TNI ke Palestina

0

JAKARTA – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pertahanan mengirim Satuan Tugas Kesehatan TNI Gelombang IV untuk bertugas mengobati warga di daerah konflik Palestina.

Pengiriman satgas ini merupakan bagian operasi militer selain perang yang dilakukan TNI untuk menciptakan perdamaian dunia.

Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan Taufanto dalam siaran pers resmi Kementerian Pertahanan yang diterima di Jakarta, Kamis (14/8/2025), menjelaskan satgas tersebut terdiri dari 25 personel.

Mereka dari berbagai spesialisasi, antara lain spesialis ortopedi, anestesi, penyakit dalam, radiologi, rehabilitasi medik, perawat, analis, dan tenaga farmasi.
Satgas Kesehatan akan bertugas di Field Hospital Raffah, Palestina, dan Floating Hospital Al Arish.

Kehadiran mereka akan menggantikan Satgas Kesehatan TNI gelombang ke III yang sebelumnya bertugas di Floating Hospital UEA di Al Arish.

Satgas Kesehatan TNI Gelombang III diketahui telah memberikan kontribusi signifikan dengan melayani 7.247 pasien dan berhasil melaksanakan 131 tindakan operasi selama masa penugasan.

Kepada Satgas Kesehatan Gelombang IV, Donny meminta seluruh personel bekerja dengan profesional dan sungguh-sungguh atas nama kemanusiaan.

“Misi ini adalah tugas yang sangat mulia, sebuah ibadah bagi kemanusiaan. Anda semua akan menolong orang-orang yang sangat membutuhkan bantuan,” kata Donny kepada para personel satgas saat pelepasan di Gedung Kemenhan.

Dengan kinerja yang baik, Donny berharap Satgas Kesehatan TNI Gelombang IV dapat membantu banyak warga di Palestina serta bisa mengharumkan nama Indonesia di dunia internasional.

“Jagalah nama baik itu dengan melaksanakan tugas sebaik-baiknya,” tegas Donny. (ANT/KN)

DPR RI Nilai Pansus Pemakzulan Bupati Pati Sudah Sesuai Koridor

0

JAKARTA – Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menilai pembentukan panitia khusus (pansus) hak angket untuk pemakzulan Bupati Pati Sudewo oleh DPRD Pati telah berjalan sesuai dengan koridornya.

“Kita lihat kan sudah dilakukan proses-proses yang menurut saya sudah on the track dilakukan oleh DPRD Pati,” kata Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (14/8/2025).

Dia mengatakan menghormati proses politik yang sedang bergulir tersebut, seraya akan terus mencermati jalannya dinamika yang berkembang terhadap Bupati Pati Sudewo.

“Kami hormati proses-proses itu sesuai dengan mekanisme yang ada, dan kami akan monitor perkembangannya,” ucapnya.

Dasco menambahkan pihaknya juga telah melakukan rapat koordinasi dengan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI Tito Karnavian untuk mengevaluasi kebijakan yang diambil oleh pemerintah daerah, berangkat atas kejadian yang menimpa Bupati Pati Sudewo.

Dalam rapat tersebut, dia mengatakan pihaknya meminta kepada Mendagri untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk memitigasi terjadinya hal seperti yang dialami Bupati Pati Sudewo di daerah-daerah lain.

“Tadi kami sudah rapat evaluasi dengan Mendagri mengenai beberapa hal perkembangan di daerah-daerah lain yang kemungkinan ada kebijakan yang sama,” ujarnya.

Sebagai sesama rekan satu partai, Dasco menyebut bahwa internal partainya belum membicarakan sanksi yang sekiranya dikenakan terhadap Sudewo sebab akan melakukan evaluasi menyeluruh terlebih dahulu.

“Itu belum dibicarakan, ya. Nanti kami akan lakukan evaluasi-evaluasi secara menyeluruh,” kata dia.

Sebelumnya, Bupati Pati Sudewo menegaskan dirinya tidak mengundurkan diri meski ada tuntutan dari sejumlah pengunjuk rasa, karena dirinya juga dipilih oleh rakyat secara konstitusional dan secara demokratis.

“Tentunya tidak bisa harus berhenti dan mundur dengan tuntutan seperti itu, karena semua ada mekanismenya,” ujarnya di Pati (13/8/2025).

Ia menyatakan tetap menghormati proses politik yang sedang berjalan di DPRD Kabupaten Pati, termasuk hak angket yang diajukan oleh anggota dewan.

Adapun DPRD Kabupaten Pati, Jawa Tengah menyepakati pembentukan panitia khusus (pansus) mengenai angket pemakzulan Bupati Pati Sudewo menyusul aksi unjuk rasa warga Pati terkait kebijakan Sudewo yang dinilai tidak berpihak kepada rakyat, seperti kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) hingga 250 persen. (ANT/KN)

Fadli Zon Dorong Skema Royalti Musik yang Win-Win dan Transparan

0

JAKARTA – Menteri Kebudayaan Fadli Zon menilai bahwa royalti bagi ekosistem kebudayaan termasuk pencipta lagu dan penyanyi membutuhkan solusi yang bersifat win-win dan transparan.

“Kita ingin ekosistem kebudayaan ini tumbuh, tentu harusnya tarif yang terkait dengan itu harus affordable, harus ekonomis tapi semuanya harus win-win,” kata Fadli saat ditemui di Jakarta, Kamis (14/8/2025).

Ia mengakui bahwa butuh musyawarah dan duduk bersama antara Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) dan Kementerian Hukum.

Upaya tersebut menurutnya untuk memperjelas dan bentuk keterbukaan terkait mekanisme pembayaran royalti sehingga ke depan diharapkan tidak memberatkan satu pihak, sebab hingga kini ada sejumlah penyanyi tanah air yang menyerukan kritik terkait royalti.

“Banyak penyanyi, pencipta lagu yang protes terkait hal ini, salah satu kuncinya adalah kita akan melakukan pembayaran royalti,” katanya.

Diketahui, Kementerian Hukum (Kemenkum) menyebut bahwa beban royalti musik akan diberikan kepada pencipta karya, bukan sebagai pajak atau cukai yang dikumpulkan untuk negara.

“Seperti yang sudah disampaikan royalti untuk pencipta, bukan lagi untuk negara. Jadi, kembali lagi kepada si pencipta karya itu sendiri,” tegas Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum (Dirjen AHU) Widodo.

Ia mengatakan kewajiban sektor pengusaha hotel, restoran, hingga pusat perbelanjaan untuk membayar royalti ini merupakan bagian bentuk menghormati dan menghargai seluruh karya-karya musik oleh penciptanya.

“Itu bagian dari menghormati hak kreativitas seseorang. Jadi, bila teman-teman menciptakan sesuatu, pastinya ingin dihargai,” kata dia.

Sementara itu, Menteri Ekonomi Kreatif (Ekraf) Teuku Riefky Harsya menegaskan bahwa pemerintah terus memperkuat perlindungan hak cipta di bidang musik melalui perbaikan regulasi dan mekanisme pengelolaan royalti.

“Tentu kita sepakat bahwa pencipta, penyanyi, dan musisi harus menerima haknya karena itu merupakan kekayaan intelektual. Namun, kita juga perlu memikirkan fairness, akuntabilitas, dan transparansi dalam pengelolaannya,” ujar Riefky. (ANT/KN)

Majelis Hakim Vonis Mati Bos Pabrik Narkoba PCC di Serang

0

SERANG – Majelis hakim Pengadilan Negeri Serang, Banten menjatuhkan hukuman mati terhadap pemilik pabrik narkoba jenis paracetamol, caffeine, carisopeodol (PCC) di Kota Serang, Beny Setiawan, yang dinilai sebagai otak produksi dan peredaran ratusan ribu koli obat keras berbahaya tersebut.

“Menjatuhkan pidana kepada terdakwa oleh karena itu dengan pidana mati,” kata Ketua Majelis Hakim Galih Dewi Inanti Akhmad saat membacakan putusan di Pengadilan Negeri Serang, Kota Serang, Kamis (14/8/2025).

Tangan kanan Beny, Faisal, juga divonis mati. Keduanya dinyatakan terbukti melanggar Pasal 113 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Narkotika, sesuai tuntutan jaksa penuntut umum Kejari Serang.

Hakim Galih menjelaskan, Beny merupakan residivis yang mengendalikan produksi pil PCC saat menjalani hukuman di Lapas Pemuda Tangerang.

“Perannya sebagai inisiator, perencana, pengendali, dan penerima manfaat paling besar. Perbuatan terdakwa adalah kejahatan besar yang sangat membahayakan generasi muda, kehidupan manusia, bangsa, dan negara. Hal meringankan tidak ada,” ujarnya.

Menanggapi vonis, Beny menyatakan akan mengajukan banding. Ia mengklaim hanya menjalankan perintah pihak lain. “Semoga aktor intelektualnya ketemu,” kata Beny.

Kasus ini sebelumnya menjerat keluarga dan anak buah Beny. Istrinya, Reni Maria Anggraeni, divonis 17 tahun penjara dan denda Rp10 miliar subsider 2 tahun penjara. Anaknya, Andrei Fathur Rohman, serta menantunya, Muhamad Lutfi, masing-masing divonis 20 tahun penjara dan denda serupa.

Karyawan pabrik, Jafar selaku peracik, dan Abdul Wahid selaku manajer logistik, divonis penjara seumur hidup. Karyawan lainnya, Hapas, Acu, dan Burhanudin, masing-masing divonis 20 tahun penjara dan denda Rp10 miliar subsider 2 tahun penjara.

Pengungkapan kasus ini dilakukan BNN RI pada 28 September 2024 di sebuah rumah mewah di Kecamatan Taktakan, Kota Serang, setelah pengintaian selama beberapa bulan. (ANT/KN)

Presiden Prabowo Akan Sampaikan Pidato Kenegaraan di Sidang Tahunan MPR

0

JAKARTA – Presiden RI Prabowo Subianto dijadwalkan menghadiri Sidang Tahunan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI di Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat (15/8/2025) pagi.

Dalam Sidang Tahunan MPR RI – Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI, Presiden Prabowo akan menyampaikan laporan kinerja lembaga-lembaga negara dan sekaligus pidato kenegaraan dalam rangka HUT Ke-80 RI.

Rangkaian acara sidang tahunan akan dimulai pukul 09.00 WIB, diawali dengan upacara pembukaan, mengheningkan cipta, pidato pengantar Ketua MPR RI Ahmad Muzani dan Ketua DPR RI Puan Maharani, serta penayangan video capaian kepemimpinan Presiden.

Usai penyampaian pidato kenegaraan Presiden Prabowo, Ketua DPR RI Puan Maharani akan melanjutkan agenda sidang tahunan, diselingi persembahan lagu-lagu nusantara, sebelum ditutup secara resmi.

Pemerintah Indonesia menggulirkan sejumlah program kerja cepat (quick wins) dalam 10 bulan terakhir, mencakup Makan Bergizi Gratis di sekolah, Cek Kesehatan Gratis, pembangunan rumah sakit daerah, penuntasan TBC, renovasi sekolah, lumbung pangan nasional, hingga beragam bantuan sosial dan usaha.

Presiden Prabowo juga telah meluncurkan program Sekolah Rakyat, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, dan pembangunan 3 juta rumah.

Di sektor ekonomi, pemerintah menghapus utang macet UMKM senilai triliunan rupiah, sementara di bidang infrastruktur dilakukan percepatan pembangunan bendungan, irigasi, sekolah, jalan, dan proyek strategis lainnya.

Sidang Tahunan dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI Tahun 2025 dilaksanakan menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia yang bertema “Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”.

Setelah Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama, Prabowo akan menyampaikan pidato kenegaraan kedua di hadapan Rapat Paripurna DPR RI pada pukul 14.30 WIB.
Kepala Negara dijadwalkan menyampaikan pengantar Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun 2026.

Sesuai surat pedoman peringatan HUT Ke-80 RI yang diterbitkan Menteri Sekretaris Negara pada 12 Agustus 2025, seluruh instansi pemerintah, pihak swasta, dan masyarakat diimbau untuk menyaksikan siaran langsung kedua pidato tersebut melalui berbagai kanal, termasuk radio, televisi, YouTube, dan platform siaran lainnya. (ANT/KN)