Beranda blog Halaman 194

Famget Media Kaltim Network (1): Konsolidasi Internal di Lembah Permai Bontang

Tahun ini, Lembah Permai Adventure Park saya pilih sebagai lokasi Family Gathering (Famget) dan Rapat Pimpinan Media Kaltim Network (MKN). Ini bukan keputusan mendadak. Saya mengikuti proses pembangunannya sejak awal, termasuk bagaimana Sony Lesmana, pemilik kawasan ini, melewati tahapan panjang pengurusan perizinan hingga akhirnya kawasan ini resmi dibuka dan beroperasi.

Kawasan wisata ini berada di Jalan Arif Rahman Hakim Kilometer 3, Kelurahan Belimbing, Kecamatan Bontang Barat, dan tercatat dalam Sistem Informasi Pariwisata Nasional (SISPARNAS) Kementerian Pariwisata serta telah diverifikasi oleh Dinas Pariwisata.

Lembah Permai mulai dibuka untuk publik pada 2017. Sejak itu, kawasan ini terus berkembang. Berbagai kegiatan pernah digelar di sini, salah satunya Lemper Fair 2021. Di kawasan ini pula dibangun Gedung Spartan sebagai fasilitas pendukung untuk kegiatan berskala lebih besar.

Setelah lebih dari lima tahun tidak datang ke tempat ini, saya lihat perubahan cukup signifikan. Kawasan berkembang, lebih tertata, dan kini dilengkapi fasilitas penginapan. Pengelolaannya juga jauh lebih siap dibanding beberapa tahun sebelumnya.

Begitu memasuki area, suasana langsung terasa lapang dan terbuka. Jalur pedestrian menghubungkan satu titik ke titik lain, sementara ruang bermain anak menyatu dengan ruang publik. Tidak ada sekat yang membuat pengunjung merasa terpisah.

Sebagai kawasan wisata keluarga, Lembah Permai Adventure Park dilengkapi beragam wahana. Di dalamnya terdapat kolam renang, fasilitas outbound, sepeda gowes, kebun edukasi, hingga area meditasi Telaga Watu. Daya tarik utamanya adalah kawasan budidaya ikan koi, yang dikenal sebagai salah satu koi farm terbesar dan terlengkap di Kaltim.

Suasana kawasan wisata Lembah Permai Adventure Park dengan ruang terbuka hijau dan wahana keluarga yang saling terhubung. Foto: Nuzul/Mediakaltim.com

Area penginapan berada dalam satu kawasan dengan konsep bangunan bertingkat rendah. Deretan kamar menghadap ruang terbuka hijau, dengan akses yang saling terhubung antarkamar. Tata letak ini memudahkan mobilitas dan interaksi peserta kegiatan.

Desain bangunannya sederhana, bersih, dan fungsional. Setiap unit dilengkapi balkon kecil yang memberi kesan rumah tinggal. Kental nuansa homestay, sangat cocok untuk kegiatan internal perusahaan yang menekankan kebersamaan.

Dari sisi operasional, kapasitasnya juga memadai. Tersedia 32 kamar dengan type standar dan suite dengan ukuran yang cukup luas. Kami booking 26 kamar selama 3 hari, agar seluruh tim berada dalam satu kawasan. Dengan begitu, kegiatan tidak terpecah dan koordinasi berjalan lebih efektif. Harga kamar juga masih rasional, yakni Rp440 ribu untuk kamar standar dan Rp770 ribu untuk kamar suite.

Kawasan kolam dan gazebo di Lembah Permai Adventure Park yang menjadi daya tarik sekaligus ruang santai pengunjung. Foto: Nuzul/Mediakaltim.com

Untuk kegiatan bersama, tersedia pula pendopo dan gazebo yang dapat menampung hingga sekitar 120 orang. Area ini mendukung kegiatan seremonial, diskusi, maupun acara kebersamaan tanpa harus berpindah lokasi.

Saya mengenal Sony Lesmana cukup lama. Selain mengembangkan Lembah Permai, ia juga mendirikan PT Black Bear Resources Indonesia, pabrik Ammonium Nitrate Solution (ANSOL) dengan kapasitas produksi mencapai 82.000 ton per tahun. Usaha tersebut menyerap ratusan tenaga kerja lokal. Baginya, usaha bukan semata untuk kepentingan pribadi, tetapi harus memberi manfaat bagi lingkungan sekitar.

Ia pernah menyampaikan kepada saya bahwa meski bukan putra daerah asli Bontang, ia merasa memiliki tanggung jawab untuk ikut membangun kota Bontang. Prinsip itu pula yang ia bawa dalam membangun Lembah Permai. Kawasan seluas sekitar 9  hektare ini dikembangkan sebagai ruang rekreasi warga, agar masyarakat Bontang tidak perlu jauh-jauh keluar kota untuk menikmati wisata keluarga yang terjangkau.

Area bermain dan ruang publik di Lembah Permai Adventure Park. Foto: Nuzul/Mediakaltim.com

Pengembangan kawasan ini dilakukan dengan detail. Akar-akar pohon besar yang sebelumnya tak bernilai dimanfaatkan sebagai elemen estetika. Pepohonan ditanam untuk menjaga kerindangan. Berbagai jenis satwa diternakkan sebagai bagian dari edukasi keluarga.

Salah satu yang paling menonjol adalah pengembangan ikan koi. Sonny membangun Koi Terrace yang kini berisi puluhan ribu ekor koi, dari ukuran kecil hingga bernilai tinggi. Ia pernah bercerita, awalnya hanya memiliki 11 ekor koi dengan ukuran dan harga standar. Dirawat perlahan, konsisten, hingga kini jumlahnya mencapai puluhan ribu ekor dan menjadi wahana edukasi.

Setiap pagi, Sonny masih rutin berkeliling kawasan untuk memberi makan ikan-ikan tersebut. Namun, saat acara kami berlangsung, saya tidak melihatnya. “Bapak masih di Jakarta,” kata salah satu pekerja di resto.

Salah satu area pendukung kegiatan di Lembah Permai Adventure Park yang digunakan untuk diskusi. Foto: Nuzul/Mediakaltim.com

Saat memastikan lokasi dan kesiapan tempat untuk kegiatan Media Kaltim Network, saya berkomunikasi langsung melalui WhatsApp. Responsnya cepat. Ia memberikan banyak kemudahan selama proses persiapan. Para karyawannya juga menyambut kami dengan ramah dan sigap menyiapkan seluruh kebutuhan kegiatan.

Dengan suasana yang nyaman, ruang terbuka yang luas, fasilitas yang lengkap, serta dukungan pengelola yang responsif, Lembah Permai Adventure Park sangat mendukung kerja tim, komunikasi yang efektif, dan kebersamaan dalam satu kawasan.(bersambung)

Oleh: Agus Susanto, S.Hut., S.H., M.H.

KPK Telusuri Mekanisme Penilaian PBB Dalam Penggeledahan di Kantor Ditjen Pajak

Pembaca Setia Koran Nusantara!

Ingin tahu kabar terkini dari Koran Digital Koran Nusantara?
Kunjungi link di bawah ini untuk membaca e-paper lengkapnya:

👉 E-Paper Lengkap
https://koran.koranusantara.com/

📱 Versi Mobile
https://digital.koranusantara.com/kn15jan2026/mobile/

Pemkab Tangerang Tetapkan Status Tanggap Darurat Banjir di 24 Kecamatan

0

TANGERANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, Provinsi Banten menetapkan status tanggap darurat bencana menyusul lokasi banjir yang meluas hingga 24 kecamatan di daerah tersebut.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang Ahmad Taufik di Tangerang, Rabu (14/1/2026), mengatakan penetapan status tanggap darurat ini dilakukan berdasarkan hasil evaluasi data dan cakupan luasan banjir di daerah setempat sejak Minggu (11/1).

“Iya, kita akan mengeluarkan status tanggap darurat. Ini dilakukan atas dasar potensi tingginya curah hujan yang tinggi yang mengakibatkan luasan bencana banjir, jadi pemerintah harus mengantisipasi bagaimana terkait dengan hasil perkiraan cuaca dari BMKG,” ujarnya.

Ia mengatakan kebijakan ini juga bertujuan mempercepat penanganan bencana, pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak, serta koordinasi lintas sektor, sehingga bisa mengurangi dampak yang lebih luas.

Langkah itu, katanya, juga bisa dimanfaatkan untuk penyiapan sarana dan prasarana pemenuhan kebutuhan masyarakat terdampak banjir yang melanda wilayah tersebut.

“Nah, kemudian sejak tanggal 11 Januari 2026 sampai sekarang ini kan ternyata mulai terjadi banjir. Sudah terbukti yang biasanya wilayah itu hanya 20 centimeter ketinggian airnya, sekarang sudah ada perkembangan naik dan meluas,” katanya.

Selama masa tanggap darurat, Pemkab Tangerang bakal terus melakukan pemantauan kondisi cuaca dan potensi bencana susulan, mengingat intensitas hujan masih cukup tinggi di sejumlah wilayah setempat.

Dia mengatakan sedikitnya 10 ribu kepala keluarga (KK) atau 45-50 ribu jiwa menjadi korban banjir di 24 kecamatan di daerah tersebut.

“Ya, sekitar kurang lebih 50 ribuan jiwa. Kurang lebihnya 50 ribuan penduduk,” ucapnya.

Meski terjadinya perluasan, kondisi genangan banjir di beberapa lokasi saat ini sudah mulai berangsur surut. Hanya saja, terdapat permukiman yang berlokasi di bantaran sungai masih teredam.

“Yang surut juga banyak juga, berangsur-angsur surut, tapi juga ada yang karena limpahan air Sungai Cidurian gitu, sehingga terdampak ke masyarakat,” ujarnya.

Ketinggian air bervariasi mulai 60-80 centimeter, sedangkan terparah mencapai 2 meter.

Sebagai upaya penanganan bencana alam ini, Pemerintah Kabupaten Tangerang telah berkoordinasi dengan instansi lain dalam rapat bersama. Langkah awal yang bakal dilakukan, yakni melakukan pembangunan fasilitas pompa air, normalisasi, hingga pembukaan pintu air.

“Khususnya di wilayah Kosambi dan wilayah-wilayah yang lain relatif hampir mirip. Contoh wilayah Kosambi kemungkinan akan ada dibangun saluran air atau juga normalisasi ditambah rumah-rumah mesin pompa,” kata dia. (ANT/KN)

Gunung Semeru Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 5 Km, Warga Diminta Waspada

0

LUMAJANG – Gunung Semeru yang memiliki ketinggian 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) meluncurkan awan panas guguran sejauh 5 kilometer dari puncak pada Rabu (14/1/2026) siang, sehingga masyarakat diminta untuk meningkatkan kesiagaannya.

“Terjadi 1 kali gempa awan panas guguran dengan amplitudo 20 milimeter dan lama gempa 3.000 detik,” kata Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Mukdas Sofian dalam laporan tertulis yang diterima di Lumajang.

Aktivitas Gunung Semeru pada pengamatan kegempaan pukul 06.00-12.00 WIB juga merekam terjadinya 33 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 15-22 mm dan lama gempa 62-130 detik.

“Gunung Semeru juga mengalami satu kali gempa embusan dengan amplitudo 8 mm dan 2 kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 10-25 mm,” tuturnya.

Ia menjelaskan, gunung tertinggi di Pulau Jawa itu masih dalam status siaga atau level III, sehingga rekomendasi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) yakni masyarakat tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 km dari puncak (pusat erupsi).

“Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak,” katanya.

Masyarakat juga dilarang beraktivitas dalam radius 5 Km dari kawah/puncak Gunung Api Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar).

Perlu juga mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Api Semeru, terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan.

Sementara Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang Isnugroho mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi meningkatnya aktivitas Gunung Semeru saat statusnya masih siaga.

“Awan panas guguran terjadi pada pukul 11.25 WIB dengan amplitudo maksimum 20 mm dan alhamdulillah getaran awan panas sudah berhenti pada pukul 12.15 WIB,” katanya.

BPBD Lumajang terus memantau aktivitas Gunung Semeru melalui koordinasi dengan Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru yang berada di Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro. (ANT/KN)

Mendagri Ingatkan Pemda, Jangan Rekayasa Proyek Rehabilitasi Pascabencana

0

JAKARTA – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatra Muhammad Tito Karnavian memperingatkan agar tidak terjadi rekayasa atau manipulasi dalam pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

Tito juga meminta kepada semua pihak terkait untuk tidak mengada-adakan proyek, seraya mengingatkan kembali bahwa setiap temuan penyimpangan mudah ditelusuri oleh aparat penegak hukum.

“Jangan diada-adain, kalau diadain, ada Pak Kajari (Kepala Kejaksaan Negeri), ada Pak Kajati (Kepala Kejaksaan Tinggi), ada nanti dari Polri, penegak hukum, yang mengawasi, masalah nanti,” kata Tito dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (14/1/2026).

Mendagri juga meminta pemerintah daerah (Pemda) mempercepat pendataan rumah rusak ringan, sedang, dan berat. Menurutnya, percepatan perbaikan dan pembangunan rumah, termasuk relokasi, hunian sementara, dan hunian tetap, merupakan kunci utama untuk mengurangi jumlah pengungsi.

Pemerintah telah menetapkan besaran bantuan perbaikan rumah berdasarkan tingkat kerusakan, yakni Rp15 juta untuk rusak ringan, Rp30 juta untuk rusak sedang, dan Rp60 juta untuk rusak berat.

Ia mengingatkan agar kepala daerah memastikan bantuan tersebut benar-benar digunakan untuk renovasi rumah dan tidak disalahgunakan, baik di tingkat pemerintah maupun penerima.

Mendagri menjelaskan bahwa percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi juga ditujukan untuk memulihkan daya beli masyarakat. Pemerintah telah menyiapkan bantuan jaminan hidup, berbagai bantuan sosial, serta Dana Tunggu Hunian (DTH) agar masyarakat terdampak tetap memiliki daya beli selama proses pembangunan hunian berlangsung.

Mendagri juga meminta seluruh kepala daerah mengerahkan Dinas Sosial untuk mendata warga yang mengalami penurunan status sosial ekonomi akibat bencana, agar dapat masuk dalam data penerima bantuan sosial. (ANT/KN)

Alasan Keamanan, Wapres Gibran Tunda Kunjungan ke Yahukimo

0

BIAK NUMFOR – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menunda kunjungan kerjanya ke Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan, pada Rabu ini karena alasan keamanan.

Komandan Satgas Pengamanan VVIP, sekaligus Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen TNI Amrin Ibrahim menjelaskan bahwa Wapres Gibran dijadwalkan mengunjungi Yahukimo dengan pesawat Hercules setelah kunjungannya di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, pada Rabu (14/1/2026) ini selesai.

“Karena melihat pertimbangan keamanan di Yahukimo sampai dengan pagi ini, saya menyarankan kepada Bapak Wapres untuk tidak melakukan kunjungan ke Yahukimo,” kata Amrin saat memberikan keterangan di Bandara Frans Kaisiepo, Biak Numfor, Papua, Rabu (14/1/2026).

Amrin menjelaskan bahwa berdasarkan pertimbangan intelijen, pihaknya melihat ada pergerakan dari kelompok-kelompok yang tidak bertanggung jawab.

Demi alasan keamanan, Wapres Gibran pun akan menjadwalkan ulang kunjungan kerjanya ke Yahukimo.

“Dari pertimbangan intelijen kami melihat ada gerakan-gerakan dari kelompok-kelompok yang tidak bertanggung jawab di sana yang menurut pertimbangan kami untuk keamanan VVIP tentunya sangat tidak memungkinkan,” kata Amrin.

Amrin menekankan bahwa Wapres Gibran sangat ingin berkunjung ke Yahukimo untuk melihat pembangunan yang dilaksanakan oleh pemerintah pusat dan daerah setempat.

Adapun, kunjungan Wapres ke Yahukimo seharusnya menjadi rangkaian agenda di Tanah Papua, setelah mengunjungi Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 41 dan Pasar Ikan di Biak Numfor pada Selasa (13/1).

Pada hari berikutnya, Wapres mengunjungi pasar tradisional dan pelaksanaan MBG di Wamena. (ANT/KN)

Danantara Indonesia Perkuat Teknologi Himbara dan Lanjutkan Restrukturisasi BUMN

0

JAKARTA – Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) akan terus melanjutkan upaya restrukturisasi perusahaan-perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), salah satunya melakukan penguatan terhadap infrastruktur teknologi milik Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).

“Untuk Himbara, dengan teknologi kita akan meningkatkan supaya lebih cepat, lebih baik, lebih transparan dalam pengambilan keputusannya, mereka dalam hal-hal memberikan pinjaman kepada para nasabahnya,” ujar Chief Executive Officer (CEO) Danantara Indonesia Rosan Roeslani dalam acara bertajuk “Semangat Awal Tahun 2026” di Jakarta, Rabu (14/1/2026).

Ia mencontohkan, pihaknya akan lebih memperkuat PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) untuk lebih fokus melayani segmen Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan retail, yang mana penguatan teknologi menjadi hal yang utama.

“Misalnya seperti BRI, kita harus fokus lebih ke UMKM, retail. Nah kita perkuat di situnya. Karena kalau seperti BRI, ya tentunya teknologi menjadi hal yang sangat utama, karena mereka men-serve begitu banyak, puluhan juta bahkan ratusan juta para nasabahnya,” ujar Rosan.

Seiring Himbara saat ini di bawah naungan Danantara, Ia mengimbau semua Himbara perlu untuk berkolaborasi dan bersinergi dengan perusahaan BUMN lainnya maupun dengan perusahaan swasta.

“Karena semua sekarang di bawah Himbara, mereka ya harus berkolaborasi, harus bersinergi dengan tidak hanya dengan BUMN, tapi yang paling penting bisa dengan sektor swasta dan sektor lainnya,” ujar Rosan.

Ia memastikan bahwa Danantara akan terus mengimplementasikan praktik Good Corporate Governance (GCG) atau tata kelola perusahaan yang baik di setiap lapisan perusahaan BUMN.

“Kami menekankan sekali bagaimana tata kelola perusahaan yang baik yang benar, corporate governance, kemudian transparansi, akuntabilitas, dan integritas. Itu menjadi pedoman kita yang kita ingin terapkan ke bawah secara penuh,” ujar Rosan.

Melalui dokumen Danantara Economic Outlook 2026, Danantara menyebutkan bahwa reformasi perusahaan-perusahaan BUMN besar akan menjadi agenda selanjutnya yang akan dijalankan mulai tahun 2026.

Danantara menyebut PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), semuanya berada di posisi tepat untuk pemulihan pendapatan seiring biaya dana yang menurun dan pertumbuhan pinjaman yang membaik.

Sementara itu, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) dinilai berada di posisi yang tepat untuk siap memberikan nilai kepada para pemegang saham dengan memanfaatkan aset yang lebih tinggi.

Sebelumnya, Danantara telah memperoleh kredibilitas pasar sampai batas tertentu, dari upaya pemulihan yang tengah berlangsung di PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA), PT Krakatau Steel Tbk (KRAS), serta PT Timah Tbk (TINS).

Presiden RI Prabowo Subianto secara eksplisit menetapkan tujuan untuk mengurangi jumlah BUMN dari lebih dari 1.000 menjadi sekitar 200, yang perlu dipahami sebagai program multi-tahun, bukan kalender tindakan korporasi satu tahun. (ANT/KN)

KPK Telusuri Mekanisme Penilaian PBB dalam Penggeledahan di Kantor Ditjen Pajak

0

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan bahwa salah satu alasan lembaga antirasuah menggeledah Kantor Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, yakni untuk menelusuri mekanisme penilaian dan pemeriksaan pajak bumi dan bangunan (PBB).

“Penilaian dan pemeriksaan PBB dalam mekanismenya juga melibatkan Kantor Pusat Ditjen Pajak untuk menentukan sebuah tarif sehingga penyidik ingin mendalami tahapan-tahapan dan mekanismenya seperti apa,” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (14/1/2026).

Budi menjelaskan perlu menyampaikan pernyataan tersebut untuk merespons pertanyaan masyarakat mengenai penggeledahan Kantor Ditjen Pajak Kemenkeu pada 13 Januari 2026.

Penggeledahan tersebut berkaitan dengan penyidikan kasus dugaan suap terkait pemeriksaan pajak di lingkungan Kantor Pelayanan Pajak Madya Jakarta Utara pada Ditjen Pajak Kemenkeu periode 2021-2026.

Sebelumnya, KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) pertama di tahun 2026 selama 9-10 Januari 2026 dan menangkap delapan orang.

KPK pada 9 Januari 2026 menyatakan OTT tersebut berkaitan dengan dugaan pengaturan pajak di sektor pertambangan.

Pada 11 Januari 2026, KPK menetapkan lima orang sebagai tersangka dari OTT tersebut. Mereka adalah Kepala KPP Madya Jakut Dwi Budi (DWB), Kepala Seksi Pengawas dan Konsultasi KPP Madya Jakut Agus Syaifudin (AGS), Tim Penilai di KPP Madya Jakut Askob Bahtiar (ASB), konsultan pajak Abdul Kadim Sahbudin (ABD), serta Staf PT Wanatiara Persada Edy Yulianto (EY).

Edy Yulianto diduga menjadi pihak pemberi suap pegawai KPP Madya Jakut sebesar Rp4 miliar untuk menurunkan biaya pembayaran kekurangan pajak bumi dan bangunan (PBB) periode pajak tahun 2023, yakni semula sekitar Rp75 miliar kemudian diubah menjadi Rp15,7 miliar. (ANT/KN)

41 Tahun Andi Faizal

PINTU rumah jabatan di Jalan Awang Long, Bontang, itu sudah mulai didatangi sejak dini hari. Setelahnya, orang datang silih berganti. Ada yang datang sebentar untuk bersalaman dan menyampaikan doa, ada pula yang duduk lebih lama dalam obrolan ringan.

Kue tersusun di meja ruang rapat besar. Suasananya cair, tanpa protokoler. Rumah itu seolah tak pernah benar-benar sepi sepanjang hari, Rabu (14/1).

Saya sendiri baru bisa menyempatkan diri datang langsung memberikan ucapan ulang tahun kepada Andi Faizal Sofyan Hasdam pada siang hari. Saya datang bersama Darman, Direktur Radar Bontang, sekaligus membawa kenang-kenangan berupa poster ucapan. Bukan sesuatu yang mewah, tetapi bentuk perhatian dan relasi yang selama ini terjalin.

Di ruangan itu, saya melihat Ubayya Bengawan, anggota DPRD Bontang dari Partai Golkar, sudah lebih dulu duduk sambil berbincang ringan. Tak lama setelah saya datang, Anggota DPRD Bontang Heri Keswanto dari Partai Gerindra juga tiba bersama rombongan. Hadir pula rombongan dari Humas PT Pupuk Kaltim dan PT Yepeka Usaha Mandiri (YUM) yang ikut menyampaikan ucapan.

Momen kebersamaan Andi Faizal Sofyan Hasdam dan istri di perayaan ulang tahun ke-41. Foto: Istimewa

Dalam obrolan santai, Andi Faizal bercerita, ia pernah sengaja menghindar dengan pergi ke luar kota setiap kali hari ulang tahunnya tiba. Bukan untuk menghindari orang, tetapi sekadar ingin suasana yang lebih tenang. Namun cara itu tak pernah benar-benar berhasil. Begitu ia kembali, orang tetap berdatangan, ke rumah atau ke kantor, untuk memberikan ucapan dengan caranya masing-masing.

Karena itulah, tahun ini ia memilih menerima tamu yang datang. Bahkan ia meminta istrinya, Shemmy Permata Sari, ikut menyiapkan makanan bagi siapa pun yang datang. Bukan untuk jamuan berlebihan, melainkan sebagai bentuk penghormatan. Orang datang sejak tepat pukul 24.00, lalu berlanjut pagi, siang, hingga malam. Kue terus berdatangan, tanpa henti.

Tahun ini terasa berbeda. Andi Faizal bukan hanya menjabat sebagai Ketua DPRD Bontang, tetapi juga didampingi istrinya yang kini menjadi anggota DPRD Kaltim. Keduanya sama-sama mengemban mandat politik hasil Pemilu 2024, dengan tanggung jawab yang berjalan bersamaan.

Saya bersama Anggota DPRD Bontang Ubayya Bengawan ikut datang memberikan ucapan ulang tahun . Foto: Darman
Andi Faizal Sofyan Hasdam didampingi istri, Shemmy Permata Sari, menerima ucapan ulang tahun di rumah jabatan Ketua DPRD Bontang. Foto: Agus S

Di usia 41 tahun, Andi Faizal telah dua periode memimpin DPRD Bontang. Ia tumbuh dalam keluarga dengan rekam jejak politik panjang. Ibunya, Neni Moerniaeni, kembali terpilih sebagai Wali Kota Bontang untuk periode kedua setelah jeda lima tahun. Ayahnya, Sofyan Hasdam, pernah dua periode menjabat Wali Kota Bontang sebelum melanjutkan pengabdian sebagai Anggota DPD RI. Pada Pemilu 2024, saudaranya, Andi Satya Adi Saputra, juga terpilih sebagai anggota DPRD Kaltim. Jejak itu membentuk lingkungan politik yang kuat di keluarganya.

Dengan latar seperti itu, ekspektasi publik terhadap Andi Faizal cukup tinggi. Namun ia tampak menyadari bahwa kepercayaan tidak cukup diwarisi, tapi harus terus dijaga melalui sikap dan keseharian. Ia pun memilih menjalani posisinya dengan caranya sendiri. Terbuka, membaur, dan tidak berjarak.

Kue ulang tahun bergambar Andi Faizal Sofyan Hasdam dari salah satu komunitas yang turut menyampaikan ucapan. Foto: Agus S
Suasana ruang rapat rumah jabatan Ketua DPRD Bontang dipenuhi tamu yang datang silih berganti memberikan ucapan. Foto: Istimewa

Barangkali karena itu pula, orang datang tanpa perlu undangan. Datang bukan semata karena jabatan, tetapi karena merasa diterima.

Ulang tahunnya berlangsung sederhana. Orang datang, menyampaikan ucapan, lalu pergi. Dari sana terlihat kedekatan Andi Faizal dengan banyak kalangan dan kesediaannya menyambut seluruh tamunya, meski terlihat lelah.

Karena itu, tak berlebihan jika banyak kalangan mulai memandangnya sebagai salah satu figur yang layak diperhitungkan untuk kepemimpinan Bontang ke depan.

Oleh: Agus Susanto, S.Hut., S.H., M.H.

Tahun 2026, Seluruh Mahasiswa Asal Kaltim Bisa Nikmati Gratispol

Pembaca Setia Koran Nusantara!

Ingin tahu kabar terkini dari Koran Digital Koran Nusantara?
Kunjungi link di bawah ini untuk membaca e-paper lengkapnya:

👉 E-Paper Lengkap
https://koran.koranusantara.com/

📱 Versi Mobile
https://digital.koranusantara.com/kn14jan2026/mobile/