Beranda blog Halaman 1154

Arsip Kadaluwarsa BPKAD Kaltim Turut Dimusnahkan

0
Berkas statis BPKAD diserahkan dan disimpan ke Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim.

SAMARINDA–Arsip yang telah melampaui batas usia ideal yakni 10 tahun harus dimusnahkan berdasarkan Peraturan ANRI Nomor 25/2012 tentang Pedoman Pemusnahan Arsip.

Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) melakukan pemusnahan arsip kurun waktu 2007 dan penyerahan arsip statis kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kaltim, Selasa, 3 Oktober 2023.

Acara tersebut dihadiri langsung Tato Purjianto selaku Arsiparis Alih Media Ketua Tim Akuisisi Kementerian Lembaga Perpindahan Ibu Kota Negara (IKN), serta Asisten Gubernur Bidang Administrasi Umum Riza Indra Riadi.

Kepala BPKAD Kaltim Fahmi Prima Laksana dilansir rilis Humas DKPD Kaltim mengatakan, terdapat setidaknya 9.425 berkas statis yang tersimpan selama periode tersebut.

Sebanyak 85 berkas diserahkan dan disimpan DPK Kaltim. Data lainnya yakni sebanyak 2.236 arsip BPKAD berstatus inaktif dan 6.707 arsip disetujui untuk dimusnahkan. “Sangat apresiasi pejuang arsip BPKAD. Sejak 2015, BPKAD sudah melakukan pemusnahan arsip sebanyak lima kali. Semoga semangat menjaga dan merawat arsip dapat menjadi inspirasi bagi SKPD lainnya dalam upaya tertib pengelolaan arsip,” ujar Fahmi.

BPKAD menjadi SKPD yang dinilai baik dalam pengelolaan arsip setelah Universitas Indonesia. Namun, bukan hanya dari sisi prestasi yang harus ditiru, komitmen dalam menjaga arsip terkelola secara berkelanjutan yang menjadi harapan Fahmi kepada seluruh OPD di Kaltim.

Senada, Plh Kepala DPK Kaltim Taufik memberikan apresiasi atas upaya tersebut. Menurut dia, 25 persen penyimpanan arsip OPD di Depo Arsip DPK Kaltim baru terisi. Dia berharap, 75 persen dari ruang penyimpanan depo arsip turut diisi berkas OPD lainnya.

DPK Kaltim lanjutnya telah menjadi pilot project untuk OPD lain dalam menerapkan sistem penataan arsip. “Mohon partisipasinya secara profesional kepada masing-masing OPD. Arsip yang dikelola dengan baik akan mempunyai nilai yang sangat vital dan penting,” kata Taufik.

Agenda dilanjutkan dengan proses pemusnahan arsip melalui mesin pencacah arsip oleh plh kepala DPK Kaltim, kepala BPKAD Kaltim, dan perwakilan ANRI. (KN/ADV)

Tingkatkan Minat Baca, DPK Kaltim Gandeng Organisasi dan Lembaga

0
Perwakilan DPK Kaltim berkunjung ke salah satu lembaga, beberapa waktu lalu.

SAMARINDA– Berbagai lembaga dan organisasi di Kalimantan Timur digandeng Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kaltim, dalam rangka meningkatkan minat baca masyarakat.

Dalam pelaksanaan prorgram perpustakaan pihaknya tidak bisa bekerja sendiri namun harus melibatkan stakeholder yang ada.

“Salah satunya bekerja sama dengan organisasi lain,” ucap Pustakawan Bidang Pengembangan Perpustakaan dan Pembudayaan Kegemaran Membaca DPK Kaltim Marthen Rumana kepada wartawan, Kamis, 12 Oktober 2023.

Menurutnya, dalam hal meningkatkan minat baca tidak semata menjadi tanggung jawab para pustakawan, namun melibatkan semua komponen. Dia menjelaskan, DPK Kaltim merupakan perpanjangan tangan pemprov dalam bidang perpustakaan, yang bertugas membina semua jenis perpustakaan di Bumi Etam.

Beberapa lembaga dan organisasi yang menjadi mitra kerja dinas perpustakaan, antara lain organisasi profesi pustakawan, Asosiasi Pustakawan Sekolah Indonesia (Aspusi), Komunitas Penulis Kaltim, dan Gerakan Pembinaan Minat Baca (GPMB).

“Organisasi itu ada di setiap daerah. Misalnya GPMB Kaltim, Kutai Kartanegara, Samarinda, Paser. Jadi dalam menjalankan program, kami kerja sama dengan lembaga tersebut,” bebernya.

Selain itu, dia memaparkan salah satu program yang dilakukan DPK untuk meningkatkan minat baca, yakni menggelar lomba literasi. Tahun ini, disebutkan Marthen ada beberapa lomba literasi yang diselenggarakan, seperti lomba perpustakaan SD, SMP, SMA, lomba bertutur tingkat SD, lomba resensi, dan lomba konten TikTok. “Lomba konten TikTok terakhir kami laksanakan September lalu. Peserta membuat konten dengan tema mengampanyekan minat baca,” sebutnya.

Ia berharap dengan adanya program-program tersebut, minat baca masyarakat Kaltim jadi meningkat, dan budaya literasi dapat berkembang. (KN/ADV)

DPRD Kaltim Dukung Gerakan Menolak Isu Hoax dan Ujaran Kebencian

0
Ketua Komisi II DPRD Kaltim Nidya Listiyono

SAMARINDA – Mewakili Ketua DPRD Kaltim, Nidya Listiyono selaku Ketua Komisi II DPRD Kaltim hadiri kegiatan Jaga Keutuhan NKRI yang berlangsung di Kampus Melati Samarinda, Rabu (25/10/2023).

Dalam rangka memperingati Hari Santri dan Sumpah Pemuda, kegiatan gagasan Gerakan Pemuda Ansor Kalimantan Timur ini dilaksanakan dengan mengusung tema “Tolak Isu Hoax, Sara, Ujaran Kebencian, dan Politik Identitas Pada Pemilu 2024″.

Acara dibuka dengan tarian daerah oleh pelajar SMA 10 Melati Samarinda, yang kemudian diikuti rangkaian acara lainnya, diantaranya ialah pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan shalawat badar, ceramah agama, pembacaan puisi, serta pembacaan deklarasi pelajar dan mahasiswa Kalimantan Timur.

Apresiasi dan ucapan selamat diberikan Nidya Listiyono kepada jajaran GP Ansor Kaltim serta pengurus NU Kaltim yang dalam hal ini telah melangsungkan kegiatan Jaga Keutuhan NKRI. Menurutnya, kegiatan tersebut sangat positif guna mendorong pemahaman dan peranan masyarakat terutama generasi muda untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia di tengah pesatnya digitalisasi.

“Kegiatan ini luar biasa dan sangat positif. Selamat kepada GP Ansor Kaltim beserta seluruh jajaran dan pengurus NU yang mengadakan kegiatan ini. Saya pikir ini dapat menjadi barometer keikutsertaan seluruh elemen masyarakat terutama NU dan GP Ansor dalam menjaga kondusivitas Kaltim, kebhinnekaan hingga persatuan dan kesatuan NKRI”, ujar Nidya Listiyono — akrab disapa Tio.

Tio mengatakan kegiatan ini juga menjadi pesan untuk seluruh masyarakat Kalimantan Timur, selain menjaga kondusivitas ialah bagaimana berperan dalam mencegah adanya radikalisme dan hal-hal lain yang berpotensi menimbulkan konflik.

“Jaga kebersamaan, jaga kondusivitas. Kita rangkul generasi muda kita, kedepan jangan mudah terprovokasi hoax dan sebagainya. Mudahan melalui kegiatan ini, mereka mendapatkan gambaran bahwa menjaga NKRI itu bisa dilakukan dengan berbagai macam cara yang positif,” tutup Tio berharap.

Selaras dengan itu, Sapto Setyo Pramono selaku anggota DPRD Kaltim yang turut hadir juga menyampaikan harapannya terhadap generasi muda.

“Lebih memfilter informasi apapun, jangan mudah tergerak, jangan mudah terprovokasi, jangan mudah terhasut. Jangan sampai dengan jari tangan kita mengirimkan suatu hal yang dapat menimbulkan kebencian dan menimbukan suatu hal yang fatal,” ungkap Sapto menambahkan saat ditemui usai penutupan acara melepas 99 balon udara serta 9 burung merpati.

Hal itu diutarakan Sapto lantaran dirinya menilai generasi Z merupakan generasi yang sangat rawan, masih pemula, dan perlu pengetahuan serta pembinaan. Di sinilah ajaknya, kita semua harus saling jaga dan menghormati keberagaman, tangkal hoax, dan bijak bersosial media. Jaga kesatuan dan persatuan bangsa Negara Republik Indonesia tercinta.(ADV/KN)

Komitmen MHU-MMSGI dalam Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat Dapat Apresiasi Bupati Kukar

0
Bupati Kukar Edi Damansyah memberikan penghargaan kepada MHU-MMSGI dalam Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat. (istimewa)

KORANUSANTARA – PT Multi Harapan Utama (MHU) sebagai bagian dari MMS Group Indonesia (MMSGI) mendapat apresiasi dan penghargaan dari Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah. Apresiasi ini diberikan atas komitmen PT MHU dalam menjalankan Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM). 

Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Bupati Edi Damansyah pada agenda executive meeting yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar di Redtop Hotel, Jakarta (24/10/2023).

Apresiasi yang diterima MHU-MMSGI ini merupakan bukti nyata atas dedikasi MHU-MMSGI mendukung peningkatan sumber daya manusia di Kukar melalui program beasiswa. 

General Manager Mining Support MHU Wijayono Sarosa menyampaikan, komitmen MHU dalam peningkatan taraf hidup dan kualitas sumber daya manusia di sekitar lokasi operasi perusahaan merupakan sebuah keniscayaan. 

”Apresiasi yang kami terima melalui penghargaan ini tentu menjadi dorongan kami untuk terus meningkatkan dedikasi dalam mewujudkan masa depan generasi penerus yang lebih cemerlang,” ujar Wijayono.

Wujud dukungan MHU-MMSGI kepada putra dan putri Kukar berprestasi, salah satunya berupa beasiswa pendidikan formal di sebuah sekolah unggulan di Bogor. Saat ini penerima beasiswa ini berjumlah tiga orang, dua di antaranya berasal dari Desa Sungai Payang dan satu orang dari Tenggarong. 

Beasiswa ini mengakomodasi kebutuhan penerima beasiswa selama menjalani pendidikan sejak masuk hingga lulus. Selain beasiswa, beberapa program juga dilakukan MHU sebagai upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia. Mulai dari dukungan pelatihan dan keterampilan hingga program pendidikan nonformal kejar paket.

Gelaran Executive Meeting Pemkab Kukar ini sendiri merupakan pertemuan pimpinan daerah bersama direksi perusahaan pertambangan batu bara yang beroperasi di wilayah Kukar. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kinerja pengelolaan usaha pertambangan batu bara melalui program pengembangan dan pemberdayaan masyarakat. Yang terintegrasi dan terkolaborasi antara perusahaan dengan Pemkab Kukar dalam menyukseskan program Kukar Idaman (Inovatif, Berdaya, Saing, dan Mandiri) 2021-2026. (*)

Sejumlah Provinsi Bangun Kerjasama Topang Pembangunan IKN

0

SAMARINDA – Kaltim belum dapat memenuhi seluruh kebutuhan pembangunan IKN untuk itu diperlukan sejumlah provinsi lain guna saling melengkapi dalam menopang pembangunan proyek yang menelan anggaran ratusan triliun tersebut.

Kerjasama dengan seluruh provinsi se-Kalimantan, se-Sulawesi, dan Kabupaten Lumajang, Jawa Timur itu nantinya akan lahir melalui forum diskusi yang tergabung dalam Internasional Investment Seminar.

Demikian disampaikan Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud saat menghadiri pembukaan Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) II Zone Invetment Forum 2023 di Ballroom Hotel Jatra Balikpapan, Rabu (25/10/2023).

“Kegiatan ini digagas Pak Pj Gubernur, pertama diselenggarakan sewaktu beliau menjabat Pj Gubernur Sulawesi Barat, dan hari ini merupakan lanjutan yang kedua. Intinya bagaimana seluruh daerah berperan dalam pembangunan IKN,”sebutnya.

Melalui forum ini, tiap daerah akan memaksimalkan potensinya masing-masing guna memenuhi kebutuhan pembangunan IKN seperti pasir, semen, hingga kebutuhan sandang, pangan, dan papan. “Ke depan, sejuta lebih orang akan migrasi ke Kaltim dan itu memerlukan pasokan beras, ikan dan kebutuhan pangan lain yang cukup,” jelas pria yang akrab disapa Hamas itu.

Pada acara yang dihadiri Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik, Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud, perwakilan pemerintah daerah se-Kaltim, dan Sulawesi itu, Hamas berharap kegiatan diskusi dapat berjalan lancar dan mampu melahirkan ide dan gagasan dalam bentuk kerjasama.

Pihaknya yakin kegiatan ini pada level impelentasinya kedepan akan meningkatkan pertumbuhan perekonomian masing-masing daerah terkhusus Kaltim. (adv/dprdkaltim/kn)

Nidya Listiyono Harapkan Masyarakat Kaltim Jaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa Indonesia

0

SAMARINDA – Mewakili Ketua DPRD Kaltim, Nidya Listiyono selaku Ketua Komisi II DPRD Kaltim hadiri kegiatan Jaga Keutuhan NKRI yang berlangsung di Kampus Melati Samarinda, Rabu (25/10/2023).

Dalam rangka memperingati Hari Santri dan Sumpah Pemuda, kegiatan gagasan Gerakan Pemuda Ansor Kalimantan Timur ini dilaksanakan dengan mengusung tema “Tolak Isu Hoax, Sara, Ujaran Kebencian, dan Politik Identitas Pada Pemilu 2024″.

Acara dibuka dengan tarian daerah oleh pelajar SMA 10 Melati Samarinda, yang kemudian diikuti rangkaian acara lainnya, diantaranya ialah pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan shalawat badar, ceramah agama, pembacaan puisi, serta pembacaan deklarasi pelajar dan mahasiswa Kalimantan Timur.

Apresiasi dan ucapan selamat diberikan Nidya Listiyono kepada jajaran GP Ansor Kaltim serta pengurus NU Kaltim yang dalam hal ini telah melangsungkan kegiatan Jaga Keutuhan NKRI. Menurutnya, kegiatan tersebut sangat positif guna mendorong pemahaman dan peranan masyarakat terutama generasi muda untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia di tengah pesatnya digitalisasi.

“Kegiatan ini luar biasa dan sangat positif. Selamat kepada GP Ansor Kaltim beserta seluruh jajaran dan pengurus NU yang mengadakan kegiatan ini. Saya pikir ini dapat menjadi barometer keikutsertaan seluruh elemen masyarakat terutama NU dan GP Ansor dalam menjaga kondusivitas Kaltim, kebhinnekaan hingga persatuan dan kesatuan NKRI”, ujar Nidya Listiyono — akrab disapa Tio.

Tio mengatakan kegiatan ini juga menjadi pesan untuk seluruh masyarakat Kalimantan Timur, selain menjaga kondusivitas ialah bagaimana berperan dalam mencegah adanya radikalisme dan hal-hal lain yang berpotensi menimbulkan konflik.

“Jaga kebersamaan, jaga kondusivitas. Kita rangkul generasi muda kita, kedepan jangan mudah terprovokasi hoax dan sebagainya. Mudahan melalui kegiatan ini, mereka mendapatkan gambaran bahwa menjaga NKRI itu bisa dilakukan dengan berbagai macam cara yang positif,” tutup Tio berharap.

Selaras dengan itu, Sapto Setyo Pramono selaku anggota DPRD Kaltim yang turut hadir juga menyampaikan harapannya terhadap generasi muda.

“Lebih memfilter informasi apapun, jangan mudah tergerak, jangan mudah terprovokasi, jangan mudah terhasut. Jangan sampai dengan jari tangan kita mengirimkan suatu hal yang dapat menimbulkan kebencian dan menimbukan suatu hal yang fatal,” ungkap Sapto menambahkan saat ditemui usai penutupan acara melepas 99 balon udara serta 9 burung merpati.

Hal itu diutarakan Sapto lantaran dirinya menilai generasi Z merupakan generasi yang sangat rawan, masih pemula, dan perlu pengetahuan serta pembinaan. Di sinilah ajaknya, kita semua harus saling jaga dan menghormati keberagaman, tangkal hoax, dan bijak bersosial media. Jaga kesatuan dan persatuan bangsa Negara Republik Indonesia tercinta. (adv/dprdkaltim/kn)

Madri Gelar Reses di Kampung Suaran, Warga Usulkan Jalan Usaha Tani dan Tempat Sampah

0
Ketua DPRD Berau, Madri Pani menggelar reses di Kampung Suaran Kecamatan Sambaliung, belum lama ini.

TANJUNG REDEB – Ratusan warga Kampung Suaran Kecamatan Sambaliung menghadiri reses masa persidangan III tahun 2023 yang dilakukan Ketua DPRD Berau, Madri Pani. Warga menyampaikan berbagai aspirasi secara langsung kepada Madri Pani.

Madri Pani mengatakan, masyarakat menginginkan pengembangan sektor pertanian. Mengingat mayoritas masyarakat Kampung Suaran merupakan petani kelapa sawit. Termasuk jalan usaha tani.

Ada pula usulan tempat pembuangan sampah di beberapa titik Kampung Suaran. Pasalnya, saat ini masyarakat kesulitan membuang sampah rumah tangga akibat tidak adanya lahan dan tempat pembuangan sampah yang layak.

Menanggapi aspirasi masyarakat Kampung Suaran, Madri Pani menyebut akan mendorong pihak terkait agar merealisasikan yang menjadi kebutuhan masyarakat di sana.

“Apa saja yang masyarakat butuhkan dan apabila memang bisa direalisasikan maka akan saya upayakan mendorongnya. Termasuk pembangunan jalan usaha tani yang paling diusulkan,” sebutnya.

Madri mencontohkan, jalan usaha tani Lumbu Harapan dan Maju Bersama yang menjadi aspirasi warga, dalam waktu dekat akan terealisasi. Selanjutnya, jalan masuk ke SDN 001 Suaran.

“Dan ini akan saya usahakan untuk direalisasikan sebagai bentuk terima kasih saya kepada masyarakat,” tegasnya.

Madri juga mengapresiasi kinerja tim DPRT Suaran yang sangat luar biasa sudah membantu menampung aspirasi masyarakat. Sejauh ini sudah terbentuk 90 DPRT di Berau. Yang mana tugasnya untuk membantu pihaknya menampung semua aspirasi warga.

“DPRT ini dibentuk agar masyarakat tidak bingung mau menyampaikan aspirasinya kemana. Karena, saya ingin memberikan yang terbaik kepada masyarakat,” bebernya.

Dirinya sudah memerintahkan kepada tim DPRT Suaran agar semua usulan dapat dicatat. Termasuk aspirasi untuk membuatkan tempat pembuangan sampah di beberapa titik strategis. “Yang penting legalitas tanahnya sudah jelas, jadi bisa segera direalisasikan,” tutupnya. (ADV/KN)

BUMDes Sumber Purnama Desa Loh Sumber Gaet Desa Lain untuk Tingkatkan Produksi Beras

0
Kades Loh Sumber, Sukirno (Istimewa)

TENGGARONG – Kembangkan sektor pertanian, Pemerintah Desa (Pemdes) Loh Sumber Kecamatan Loa Kulu. Sukses produksi beras siap konsumsi yang mampu bersaing di pasaran. Rabu (25/10/2023).

Melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sumber Purnama yang bergerak di sektor pertanian. Hilirisasi produk pertanian khususnya padi dikelola dengan mesin modern. Yaitu Rice Milling Unit (RMU), termasuk juga mesin pengering.

Dengan peralatan canggih tersebut, BUMDes Sumber Purnama mampu memproduksi 25 ton beras per bulannya. Beras hasil produksi BUMDes Sumber Purnama di jual kepadatan dengan nama Beras Cap Tugu.

Kepala Desa (Kades) Loh Sumber, Sukirno mengatakan upaya pengembangan sektor pertanian ini terus dilakukan pihaknya. Untuk mewujudkan ketahanan pangan dan menjadikan Kutai Kartanegara (Kukar) sebagai lumbung pangan bagi Kalimantan Timur (Kaltim) dan Ibu Kota Negara (IKN).

“Kami ingin beras tugu ini bisa tampil, yakni dijual ke ritel modern. Saat ini sendiri izinnya dari provinsi sudah keluar, bersamaan dengan kemasan baru,” katanya.

Untuk mewujudkan hak tersebut, Sukirno juga mengatak bahwa pihaknya memiliki program Sinar Purnama. Yaitu program pembinaan dan pemberdayaan petani, dengan memberikan pinjaman modal hingga asuransi.

Dengan program ini, diyakini produktifitas BUMDes Sumber Purnama bisa meningkat pesat. Namun juga pihaknya menghadapi kendala, yakni masalah minimnya lahan pertanian di Desa Loh Sumber.

Sukirno mengatakan, program ini memerlukan dukungan dan kerjasam dari desa lain. Agar BUMDes Sumber Purnama bisa terus mendapatkan suplai gabah dan diolah menjadi beras.

“Ini kita coba kerjasama dengan Desa Benua Puhun, disana ada 100 hektare lahan pertanian. Agar bekerjasama dengan kami untuk mengembangkannya,” tambah Sukirno.

“Kami berharap Pemkab Kukar juga ikut membantu sepenuhnya dengan pendampingan hingga pemasaran. Kami ingin meningkatkan sektor pertanian dengan mencintai produk lokal. Dan kami ingin terlibat dalam mendorong sektor pertanian ini,” tutup. (Adv/KN)

Kecamatan Sangasanga Diproyeksikan Bakal Jadi Kawasan Peternakan

0
Camat Sangasanga, M Dachriansah. (Ady/Radar Kukar)

TENGGARONG – Banyaknya lahan pasca tambang, dimanfaatkan Kecamatan Sangasanga, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), sebagai kawasan peternakan sapi. Langkah ini diambil untuk mempersiapkan diri untuk menjadi daerah penghasil daging bagi Kalimantan Timur (Kaltim) dan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Camat Sangasanga, M Dachriansah, mengatakan ide memanfaatkan lahan pasca tambang menjadi kawasan peternakan ini, terinspirasi dari apa yang dilakukan oleh PT Equalindo Makmur Alam Sejahtera (EMAS) di Kecamatan Tenggarong Seberang.

“Rencana awal adalah ternak sapi, jadi memang untuk kebutuhan Kalimantan Timur, memang secara teknisnya kami ingin mengembangkan itu. Sebagai upaya mempersiapkan kebutuhan daging bagi IKN nantinya,” terangnya.

Rencananya, akan ada tiga titik lokasi yang bakal jadi lokasi fokus (lokus) pengembangan ternak sapi. Yakni di Kelurahan Sangasanga Muara, Sangasanga Dalam dan Kelurahan Pendingin. “Tahap awalnya sudah dimulai dan akan ditindaklanjuti lagi setelah 2025,” tambahnya.

Pada tahap awal ini, Dachriansah mengatakan pihaknya akan menggandeng pihak swasta, untuk melakukan pengembangan. “Mudah-mudahan bisa terealisasi. Artinya Sangasanga bisa menjadi pemasok kebutuhan daging bagi Kaltim dan IKN,” pungkasnya. (Adv/KN)

Terletak di Pesisir, Potensi Hasil Laut Kecamatan Samboja Melimpah

0
Camat Samboja, Damsik. (Ady/Wahyudi)

TENGGARONG – Sebagai salah satu wilayah yang terletak di daerah pesisir, Kecamatan Samboja punya potensi besar di sektor perikanan dan rumput laut. Bagaimana tidak, hampir seluruh desa dan kelurahan di Kecamatan Samboja terletak persis di bibir pantai.

Camat Samboja, Damsik, mengatakan hanya ada beberapa desa dan kelurahan yang tidak berhadapan langsung dengan pantai. Hal ini menjadikan potensi ikan dan rumput laut dari Kecamatan Samboja sangat melimpah.

“Mulai dari Kelurahan Tanjung, Kelurahan Kuala, Pamedas sampai ke Muara Sembilang itu semua di bibir pantai dan penghasil ikan yang terbesar di daerah-daerah itu, termasuk juga pembudidayaan rumput laut,” papar Damsik, Rabu (25/10/2023).

Bahkan selama ini, ikan laut hasil tangkapan nelayan di Kecamatan Samboja, didistribusikan untuk memenuhi kebutuhan ikan beberapa kota besar di sekitarnya. Seperti Samarinda, Balikpapan dan termasuk Tenggarong.

Sejak masa lalu, mayoritas masyarakat di Kecamatan Samboja sudah menggantungkan hidupnya dari hasil melaut. Damsik mengatakan, taraf kesejahteraan masyarakat Samboja juga berpotensi meningkat. Dengan dibangunnya pabrik pengolahan rumput laut di Kecamatan Muara Badak.

“Jadi selain nelayan tangkap ikan, banyak juga pembudidaya rumput laut di Samboja. Nah dengan pembangunan pabrik rumput laut di Muara Badak ini kan bisa memudahkan para petani dalam menjual hasil panennya. Pabrik itu sudah sangat kami nantikan,” pungkasnya. (Adv/KN)