Beranda blog Halaman 981

Tawarkan Golf untuk Menarik Minat Wisatawan Jepang

0

KORANUSANTARA – Pemerintah melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mengikuti Tourism Expo Japan 2023. Event ini diharapkan bisa memaksimalkan kunjungan wisatawan Jepang ke Indonesia.

Di paviliun Indonesia tersebut setidaknya dihadirkan 15 industri pariwisata local. Mulai dari akomodasi, transportasi, dan travel agent. “Melalui event tersebut, kita fokus untuk peningkatan jumlah wisatawan dari Jepang yang masih belum kembali kepada tah, sebuah angka yang pernah kita capai sebelum pandemi Covid-19,” ungkap Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno, Kamis, 2 November 2023 .

Sandi mengatakan, di dalam mempromosikan pariwisata Indonesia di Jepang, pihaknya tetap memastikan aspek over tourism. Di mana, hal tersebut sesuai komitmen ASEAN Member States, Jepang, dan organisasi Internasional dalam memprioritaskan pengembangan pariwisata berkelanjutan di tingkat nasional dan regional.

“Jadi, kita juga mendemonstrasikan komitmen kita bahwa kita menjaga pariwisata yang berkelanjutan atau pariwisata hijau,” ujar Sandi.

Menurut Sandi, wisatawan dari Jepang kebanyakan merupakan anak muda. Karena itu, pihaknya pun akan meningkatkan wisatawan yang berbasis keluarga. “Kita juga ingin mengajak wisatawan minat khusus, karena banyak yang suka main golf. Nah, salah satu lapangan golf yang akan kita dorong adalah lapangan golf Cangkringan di Sleman,” terangnya.

Untuk dapat mewujudkan hal tersebut, lanjut Sandi, tentunya dibutuhkan penerbangan langsung. Karena itu, pihaknya pun berharap adanya penerbangan langsung dari Tokyo ke Jogjakarta, selain dari Tokyo ke Denpasar dan Jakarta. “Apalagi, di Gunung Kidul itu ada destinasi desa wisata yang cukup menarik untuk dikunjungi dan itu turut kita promosikan kemarin di Jepang,” beber Sandi.

Secara umum, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia sedikit menurun. Deputi Bidang Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini memerinci, pada September 2023, jumlah kunjungan wisman ke RI sebesar 1,07 juta kunjungan, turun 5,51 persen dibanding Agustus yang mencapai 1,13 juta. Penurunan itu karena adanya low season liburan. ’’Karena sudah berakhirnya masa liburan musim panas di negara-negara Eropa,’’ ujarnya.

Pudji melanjutkan, penurunan kunjungan wisman juga didorong oleh turunnya jumlah kunjungan wisatawan dari Malaysia, yang merupakan penyumbang terbesar porsi kunjungan wisman. Adapun jumlah turis Malaysia yang datang ke Indonesia pada bulan September 2023 sebanyak 152,2 juta kunjungan atau turun 12,92 persen.

Secara historis, penurunan wisman tersebut akan berlanjut. Penurunan jumlah wisman tersebut diproyeksikan akan terjadi hingga November. ’’Secara historis nanti juga akan terlihat kunjungan wisman akan mengalami peningkatan pada saat-saat liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru),’’ imbuhnya.

Secara kumulatif, jumlah kunjungan wisman dari Januari-September 2023 mencapai 8,51 juta kunjungan. Jumlah tersebut meningkat 143,41 persen bila dibandingkan dengan periode sama tahun sebelumnya. Namun, masih terlampau jauh bila dibandingkan dengan periode pra Covid-19, atau pada Januari-September 2019 yang pada waktu itu mencatat kunjungan sebanyak 12,10 juta. (*)

 

Batik Khas Bumi Batiwakkal Terkenal, Syarifatul: Bisa Berdampak Positif ke Banyak Sektor

0

TANJUNG REDEB – Batik Berau menunjukkan tren positif. Hal itu dibuktikan dengan telah dikenalnya di berbagai daerah dan diakui banyak daerah.

Wakil Ketua I DPRD Berau, Syarifatul Syadiah mengaku sangat bangga dengan terkenalnya batik khas Bumi Batiwakkal tersebut. Dinilainya dapat berdampak positif ke banyak sektor.

“Misalnya perekonomian warga sekitar, destinasi wisata dan tentunya Berau sendiri. Maka batik kita ini harus didukung penuh,” katanya.

Menurutnya, agar batik Berau lebih dikenal, harus ada event yang digagas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau.

“Atau membawa pembatik Berau ke event nasional. Tetapi, setahu saya, pembatik kita sering mengikuti event nasional itu,” bebernya.

Politikus Golkar ini mendorong Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk menganggarkan kegiatan festival batik. Tujuannya untuk memperkenalkan batik-batik Berau.

“Selain itu juga harus ada kegiatan pelatihan membatik, agar anak-anak muda bisa membuat batik,” imbuhnya.

Peran OPD, dinilai Syarifatul, bisa meningkatkan pembelian batik, maupun pihak Disdik juga bisa menerapkan kurikulum membatik.

“Hal itu bisa memberi kesempatan kawula muda paham akan batik, dan tidak meninggalkan budaya batik,” tandasnya. (ADV/KN)

Lanjutkan Pendidikan di Mesir

0

KORANUSANTARA – Ibu adalah sebaik-baiknya madrasah bagi anaknya. Hal itu dipahami betul oleh penceramah Oki Setiana Dewi. Ibu empat anak tersebut masih ingin menimba ilmu lebih jauh lagi. Dalam waktu dekat, dia berencana melanjutkan S-3 di Mesir.

Bahkan, Oki juga memboyong putri sulungnya, Maryam Nusaibah Abdullah. ’’Kami baru menyerahkan dokumen, melengkapi ijazah-ijazah. Rencananya emang mau melanjutkan pendidikan ke sana,” kata Oki saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.

Namun, dia menegaskan bahwa hal itu masih sebatas rencana. Sebab, Oki masih menunggu keputusan dari pihak kampus tempatnya mendaftar. Juga, pihak sekolah yang nanti menjadi tempat Maryam mengenyam pendidikan. Karena itu, dia belum mau menjelaskan sekolah yang dituju. ’’Jadi, kami memang masih berusaha untuk apply sejauh ini,” ujarnya.

Apalagi, lanjut dia, proses seleksi untuk sekolah di Mesir tidaklah mudah. Terutama untuk jenjang sekolah dasar (SD). Calon siswa dipastikan harus memiliki standar kriteria yang telah ditentukan.

’’Untuk Maryam di usia SD tuh sudah harus ada hafalan sekian juz. Lalu, kemampuan bahasan Arab, bahasa Inggris juga. Semoga hasilnya baik,” tutur bintang film Ketika Cinta Bertasbih tersebut. (*) 

Publik di Negara Timur Tengah Tuntut Putus Hubungan dengan Israel

KORANUSANTARA– Negara-negara Timur Tengah yang sudah atau sedang menormalisasi hubungan dengan Israel belakangan mendapat tekanan. Bukan dari luar, melainkan dalam negeri mereka. Penduduk dan tokoh-tokoh oposisi meminta mereka untuk kembali memutus hubungan dengan Tel Aviv.

Reaksi itu menyusul kekejian Pasukan Pertahanan Israel (IDF) dalam serangan di Jalur Gaza. Sejak perang pecah 7 Oktober 2023, gelombang pengunjuk rasa turun ke jalan untuk memberikan dukungan pada Palestina. Termasuk di Timur Tengah.

Aksi itu juga terjadi di Maroko dan Bahrain, dua negara yang telah menormalisasi hubungan dengan Israel. Sebelumnya, Bahrain hampir tak pernah mengizinkan protes di jalanan. Kini, penduduk diperbolehkan berdemo di depan Kedutaan Besar Israel di Manama. Para aktivis menuntut untuk memutuskan hubungan dengan Israel.

’’Hamas bukan teroris. Ini adalah perlawanan terhadap penjajahan. Bayangkan seseorang memasuki rumah Anda, bagaimana Anda akan bersikap? Tersenyum atau suruh mereka pergi dengan paksa?’’ ujar Abouchitae Moussaif, sekretaris nasional Al Adl Wal Ihsane Maroko, seperti dikutip ABCNews.

Pekan lalu, komite parlemen di Tunisia juga mengajukan rancangan undang-undang (RUU) yang akan mengkriminalisasi normalisasi hubungan dengan Israel. Mesir yang memiliki hubungan dengan Israel selama beberapa dekade pun tak luput dari tekanan publik.

AS menjadi penengah bagi Israel untuk menjalin hubungan dengan negara-negara Arab lewat kesepakatan Abraham Accords. Tujuannya, agar Israel mendapat pengakuan yang lebih luas di dunia Arab, serta membuka jalan bagi kesepakatan perdagangan dan kerja sama militer dengan Bahrain, Maroko, Sudan, dan Uni Emirat Arab yang dimulai pada 2020.

Perjanjian itu menandai kemenangan diplomatik besar bagi Maroko. Sebab, AS dan Israel mengakui otonominya atas Sahara Barat yang disengketakan. Perjanjian itu juga membuat Washington menghapus Sudan dari daftar negara sponsor terorisme sehingga memberikan bantuan bagi junta militer yang berkuasa dalam memerangi gerakan prodemokrasi dan peningkatan inflasi. Nah, sasaran AS saat ini adalah normalisasi hubungan Israel dengan Arab Saudi.

Peneliti senior studi Timur Tengah dan Afrika di Dewan Hubungan Luar Negeri Steven Cook mengungkapkan, kesepakatan yang diharapkan antara Israel dan Arab Saudi jadi semakin kecil karena perang dan protes di seluruh kawasan. ’’Saya pikir dinamika normalisasi ini akan melambat atau terhenti, setidaknya untuk jangka waktu tertentu,’’ ujar Cook.

Namun, Jubir Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih John Kirby punya pendapat lain. Selasa, 31 Oktober 2023, dia menyatakan bahwa Riyadh masih tertarik mencapai kesepakatan yang akan menormalisasi hubungan dengan Israel setelah perang di Gaza berakhir.

Rabu, 1 November 2023,  Menteri Pertahanan Saudi Khalid bin Salman bertemu dengan Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken di Washington DC. Mereka membicarakan cara untuk menenangkan situasi di Timur Tengah terkait pertempuran di Gaza. (*)

Kelangkaan Gas Melon di Berau: Oknum Spekulan Manfaatkan, Harga Melebihi HET

0

TANJUNG REDEB – Harga tabung gas melon atau 3 kilogram sering dikeluhkan masyarakat. Terlebih ketika terjadi kekosongan di pasaran. Harga yang dipatok oknum tidak bertanggungjawab ketika gas 3 kilogram langka juga bisa melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET).

Anggota Komisi II DPRD Berau, Atila Garnadi mengungkapkan, pihaknya sebagai legislatif dengan pemerintah daerah telah memutuskan setiap agen untuk mendistribusikan tabung gas subsidi secara langsung ke masyarakat.

“Pendistribusiannya itu melibatkan pemerintah kecamatan, kampung hingga RT. Tujuannya supaya masyarakat bisa memperoleh tabung gas subsidi,” ungkapnya.

Untuk diketahui, Berdasarkan Keputusan Bupati Berau 661/2019, harga eceran tertinggi (HET) Refill Petroleum Gas Tabung 3 Kg untuk keperluan rumah tangga dan usaha mikro untuk wilayah empat kecamatan, yakni Tanjung Redeb, Gunung Tabur, Sambaliung, dan Teluk Bayur kisaran harga sebesar Rp 26.500 – Rp 29.200. Sedangkan, wilayah hulu yaitu Kelay dan Segah kisaran HET sebesar Rp 31.000 – Rp. 32.000.

Kemudian, untuk wilayah pesisir dari Tabalar hingga Bidukbiduk kisaran HET sebesar Rp 31.000 – Rp 39.250. Untuk wilayah kepulauan seperti Maratua dan Derawan kisaran HET sebesar Rp 31.200 – Rp 40.000.

“Saya meminta untuk pendistribusian tabung tidak boleh sembarangan yang menerima, harus ada kriterianya. Pengawasan pun memang perlu dilakukan untuk menentukan siapa saja yang berhak menjual dan tidak,” tandas Politikus PDI-P itu. (ADV/KN)

Jokowi Garansi IKN Berlanjut meski Tidak Lagi Jadi Presiden

KORANUSANTARA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) masih dengan seabrek kegiatan di Ibu Kota Nusantara (IKN). Kepala Negara diagendakan kembali melakukan groundbreaking alias peletakan batu pertama sejumlah proyek.

Seperti Kamis, 2 November 2023, giliran proyek gedung Bank Indonesia (BI) yang diresmikan pengerjaan pertamanya oleh Jokowi. ’’Gedung Bank Indonesia akan mendukung pertumbuhan ekonomi di IKN,” katanya setelah groundbreaking.

Selain gedung BI, Jokowi melakukan peletakan batu pertama gedung BPJS Ketenagakerjaan dan PLTS (pembangkit listrik tenaga surya) IKN 50 mw. Lanjut memamerkan Persemaian Mentawir kepada sejumlah pengusaha yang turut diundang.

Sebelumnya, Jokowi telah melihat progres pembangunan IKN dari kompleks Istana Kepresidenan. Menurutnya, hingga akhir Desember 2023, realisasi investasi yang ada di IKN telah mencapai Rp 45 triliun. ’’Ada lima hotel yang akan segera dibangun. Empat bintang lima, satu bintang empat. Ada empat rumah sakit yang juga sudah segera dimulai, dan juga sekolah,’’ ungkapnya.

Pembangunan di IKN sendiri dibiayai 20 persennya oleh pemerintah melalui APBN untuk infrastruktur dasar dan bangunan-bangunan pelat merah. Lalu, 80 persen sisanya akan ditawarkan kepada sektor swasta dan dunia usaha melalui skema public private partnership.

Setelah peletakan batu pertama gedung BPJS Ketenagakerjaan, Jokowi menyebut keberadaan kantor tersebut akan menambah lengkap fasilitas layanan masyarakat di IKN. ’’Perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan sangat penting agar pekerja terlindungi dari berbagai risiko, baik risiko sosial maupun ekonomi,’’ ucapnya.

Jokowi telah mendapatkan bocoran dari direktur BPJS Ketenagakerjaan bahwa pekerja yang sekarang bekerja di Nusantara telah terdaftar BPJS Ketenagakerjaan. Mantan gubernur Jakarta itu pun mengapresiasinya.

Selanjutnya, Jokowi melakukan peletakan batu pertama PLTS IKN 50 mw. ’’Pak listriknya ada tidak? Siap atau tidak? Katanya green energy? Jawabannya sore hari ini (kemarin sore) juga sudah ada,’’ ucapnya menirukan pertanyaan sejumlah pihak.

Jokowi menyebut PLTS berkapasitas 50 megawatt adalah pionir pembangkit energi terbarukan di IKN. Kapasitas PLTS itu masih memungkinkan untuk dinaikkan.

Selain soal terpenuhinya kebutuhan, Jokowi ingin listrik disalurkan dengan kabel di bawah tanah. ’’Saya minta sejak awal kabelnya jangan kelihatan mata, harus semuanya ground cable dimasukkan ke bawah tanah,’’ bebernya.

PLTS tersebut akan memproduksi energi hijau sekitar 93 gw/hr per tahun. Dan, diharapkan mampu mereduksi emisi sebesar 104 ribu ton CO2 per tahun. Ke depan, selain memanfaatkan tenaga surya, juga akan dibangun pembangkit listrik yang memanfaatkan potensi hidro di sekitar IKN. ’’Dengan demikian, nantinya sistem kelistrikan di IKN akan berbasis pada energi baru terbarukan. Tidak hanya mampu menghasilkan listrik yang andal, tapi juga bersih dan tidak mencemari lingkungan,’’ ujarnya.

Jokowi yakin pembangunan IKN akan terus berlanjut setelah dia tidak menjabat lagi. Alasannya karena sudah dijamin dalam undang-undang. ’’Didukung 93 persen fraksi,’’ tegasnya.

Selain itu, pemerintah meresmikan pembangunan dan revitalisasi dua sekolah di IKN. Adapun sekolah yang dibangun adalah Nusantara Intercultural School (NIS). Sementara revitalisasi dilakukan untuk SD Negeri 020 Sepaku. Pembangunan dan revitalisasi ini jadi bukti keseriusan komitmen pemerintah dalam menyediakan pendidikan bermutu, terutama ketika nanti aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat mulai pindah ke IKN.(*)

Antisipasi Penyalahgunaan Narkoba, Ridwan Imbau Pemkot Rutin Gelar Penyuluhan

0

BONTANG – Anggota DPRD Kota Bontang Ridwan, mengimbau Pemerintah Kota Bontang untuk rutin menggelar penyuluhan tentang bahaya narkoba. Pasalnya, kasus penyalahgunaan narkoba terus meningkat di Kota Taman.

Dengan penyuluhan, diharapkan menjadi upaya pencegahan rentannya seorang terpengaruh menggunakan barang haram tersebut. Karena menggunakan obat-obatan terlarang sangat memengaruhi kinerja seorang dan perlaku. Terutama untuk pelajar.

“Ini menjadi suatu perhatian buat kita semua. Kita tidak bisa menyalahkan siapapun, dan ini juga termasuk dengan pergaulan di lingkungan. Orangtua harus benar-benar menjaga anak-anaknya,” kata Ridwan.

Jika pun dilakukan persoalan untuk tes urine, akan sia-sia tanpa adanya penyuluhan. Dengan maraknya masyarakat para pengguna ataupun pengedar, seharusnya pemkot sigap mengambil pergerakan untuk mengadakan penyuluhan rutin. Baik dari dinas yang terkait, contohnya penyuluhan dari Badan Narkotika Nasional (BNN).

“Menurut saya, percuma jika diadakan hanya tes urine saja, tanpa adanya penyuluhan. Jadi yang seharusnya dilakukan adalah pencegahan bagaimana cara agar jangan sampai menggunakan narkoba, dari asal mula penyuluhan itu,” ungkapnya.

Ridwan juga menambahkan dengan harapan kepada para masyarakat, khususnya masyarakat Kota Bontang agar dapat memperkuat agama. Karena agama yang bisa membentengi diri dari perilaku buruk, termasuk menghindari penyalahgunaan narkoba. (KN/ADV) 

Ridwan Sebut Buaya Riska Sudah Jadi Ikon Kota Bontang

0

BONTANG – Berkunjung ke Bontang, tak lengkap rasanya jika tidak bertemu Riska. Buaya jinak yang dikenal lantaran sifatnya bersahabat dengan manusia. Munculnya wacana pengembalian Riska ke Muara Sungai Guntung mendapatkan banyak perhatian. Salah satunya anggota Komisi III DPRD Bontang Ridwan.

“Saya sangat mendukung jika buaya Riska akan kembali ke Bontang. Karena bagaimana pun bisa dibilang Riska sudah menjadi salah satu ikon Kota Bontang,” ucapnya.

Bisa dikatakan, salah satu terkenalnya Kota Bontang adalah dengan adanya buaya Riska. Sehingga mendatangkan wisatawan dari luar kota atau bahkan dari luar daerah untuk melihatnya langsung.

“Saya sebagai ketua partai dan politikus bukan melarang. Akan tetapi saya sangat support jika wisatawan datang ke Bontang. Apalagi buaya Riska sudah terkenal, dan juga termasuk memperkenalkan Kota Bontang,” paparnya.

Untuk persoalan dengan adanya hewan bahkan buaya liar yang datang mengancam, semua kembali kepada diri masing-masing. Pemerintah Kota Bontang sudah memberi imbauan untuk ditaati.

“Yang namanya insiden, kita tidak ada yang tahu. Kita juga tidak meminta, dalam artian kesalahan kita adalah dari kita, yang sangat kurang safety,” ungkapnya.

Ridwan juga menambahkan sangat berat dan sangat susah untuk artian mencari, atau mendapatkan suatu ikon agar suatu daerah menjadi terkenal. Buaya Riska sungguh luar biasa, bisa memperkenalkan Kota Bontang sebagai tempat asalnya.

“Jika pun nantinya akan membuat sebuah penangkaran buaya di Bontang, kami (DPRD) sangat mendukung. Ayo kita bersama memberikan alokasi dan anggaran. Jika memang ada pembahasan, maka insyaallah kita akan selalu support,” tutupnya. (KN/ADV)

Maksimalkan DBH Pertambangan: Solusi Hadapi PHK Massal di Berau

0

TANJUNG REDEB – Ketua Komisi I DPRD Berau, Peri Kombong menyoroti adanya isu mengenai pemutusan hubungan kerja (PHK) massal.

Diketahui, dalam isu yang beredar, jika PHK secara besar-besaran itu terjadi, ada 30 ribu karyawan dari sektor pertambangan akan kehilangan pekerjaan.

Peri mengungkapkan, isu tersebut merupakan isu global yang merupakan dampak dari wacana transisi energi. Namun untuk mencegah anjloknya ekonomi akibat PHK yang digadang-gadang terjadi, dirinya meminta agar Pemkab Berau mulai menyiapkan diri.

“Maksudnya adalah menyiapkan sektor pengganti. Saya rasa yang berpotensi adalah industri dan pertanian,” ungkapnya.

Dirinya menyebut, saat ini Pemkab Berau masih mendapatkan Dana Bagi Hasil (DBH) Pertambangan, yang seharusnya dapat dimaksimalkan untuk kesejahteraan Kabupaten Berau jangka panjang.

“Untuk menghadapi isu PHK masaal ini, pemerintah harus mempersiapkan pilihan ke depannya. Apalagi kita memiliki beberapa sektor potensial yang bisa dikembangkan untuk menopang perekonomian,” ujarnya.

Politikus Gerindra ini menilai, Pemkab Berau dapat memanfaatkan DBH Pertambangan untuk mengembangkan sektor industri dan pertanian. Sehingga beberapa tahun ke depan akan banyak lapangan pekerjaan yang terbuka di dua sektor tersebut.

“Potensi dua sektor itu sangat luar biasa, jika suatu saat sektor pertambangan anjlok dan terjadi PHK besar-besaran, kedua sektor ini bisa menjadi pilihan terbaik untuk menciptakan lapangan pekerjaan baru. Saya harap pemerintah bisa melihat peluang ini dengan lebih terbuka,” pungkasnya. (ADV/KN)

Perpustakaan Inklusif untuk Menjangkau Semua Kalangan

0

SAMARINDA–Mewujudkan perpustakaan inklusif menjadi salah satu target yang tengah direalisasikan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kaltim. Keberadaan perpustakaan inklusif akan mewujudkan sarana literasi bagi semua kalangan, termasuk anak berkebutuhan khusus agar tetap belajar bersama rekan-rekannya.

Misi tersebut merupakan bagian dari program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS). Untuk diketahui, TPBIS merupakan program yang digalakkan secara nasional untuk diimplementasikan di seluruh perpustakaan di Indonesia. “Perpustakaan bisa menjadi rumah bagi siapa pun dalam pengembangan potensi dirinya,” jelas Pelaksana Harian (Plh) Kepala DPK Kaltim Taufik.

TPBIS tidak hanya mengubah koleksi buku di perpustakaan. Juga mengubah paradigma dan layanan perpustakaan agar lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat. “Selama ini perpustakaan berfokus pada pengembangan minat baca. Namun, perlu diperhatikan bagaimana tindak lanjut setelah membaca itu,” jelasnya.

Salah satu upaya yang sudah ditempuh DPK Kaltim yakni menyediakan koleksi buku, serta ruang yang ramah terhadap pengunjung penyandang disabilitas. Dengan keberadaan fasilitas tersebut, Taufik berharap masyarakat dari berbagai kalangan bisa menjangkau perpustakaan tanpa batas. “DPK Kaltim menjadikan TPBIS sebagai salah satu program prioritas. Kami sudah sosialisasikan dan melatih para pustakawan agar dapat menerapkan perpustakaan inklusif di perpustakaan mereka,” kuncinya. (KN/ADV)