Minggu, Mei 26, 2024
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Jokowi Garansi IKN Berlanjut meski Tidak Lagi Jadi Presiden

KORANUSANTARA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) masih dengan seabrek kegiatan di Ibu Kota Nusantara (IKN). Kepala Negara diagendakan kembali melakukan groundbreaking alias peletakan batu pertama sejumlah proyek.

Seperti Kamis, 2 November 2023, giliran proyek gedung Bank Indonesia (BI) yang diresmikan pengerjaan pertamanya oleh Jokowi. ’’Gedung Bank Indonesia akan mendukung pertumbuhan ekonomi di IKN,” katanya setelah groundbreaking.

Selain gedung BI, Jokowi melakukan peletakan batu pertama gedung BPJS Ketenagakerjaan dan PLTS (pembangkit listrik tenaga surya) IKN 50 mw. Lanjut memamerkan Persemaian Mentawir kepada sejumlah pengusaha yang turut diundang.

Sebelumnya, Jokowi telah melihat progres pembangunan IKN dari kompleks Istana Kepresidenan. Menurutnya, hingga akhir Desember 2023, realisasi investasi yang ada di IKN telah mencapai Rp 45 triliun. ’’Ada lima hotel yang akan segera dibangun. Empat bintang lima, satu bintang empat. Ada empat rumah sakit yang juga sudah segera dimulai, dan juga sekolah,’’ ungkapnya.

Pembangunan di IKN sendiri dibiayai 20 persennya oleh pemerintah melalui APBN untuk infrastruktur dasar dan bangunan-bangunan pelat merah. Lalu, 80 persen sisanya akan ditawarkan kepada sektor swasta dan dunia usaha melalui skema public private partnership.

Setelah peletakan batu pertama gedung BPJS Ketenagakerjaan, Jokowi menyebut keberadaan kantor tersebut akan menambah lengkap fasilitas layanan masyarakat di IKN. ’’Perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan sangat penting agar pekerja terlindungi dari berbagai risiko, baik risiko sosial maupun ekonomi,’’ ucapnya.

Jokowi telah mendapatkan bocoran dari direktur BPJS Ketenagakerjaan bahwa pekerja yang sekarang bekerja di Nusantara telah terdaftar BPJS Ketenagakerjaan. Mantan gubernur Jakarta itu pun mengapresiasinya.

Selanjutnya, Jokowi melakukan peletakan batu pertama PLTS IKN 50 mw. ’’Pak listriknya ada tidak? Siap atau tidak? Katanya green energy? Jawabannya sore hari ini (kemarin sore) juga sudah ada,’’ ucapnya menirukan pertanyaan sejumlah pihak.

Jokowi menyebut PLTS berkapasitas 50 megawatt adalah pionir pembangkit energi terbarukan di IKN. Kapasitas PLTS itu masih memungkinkan untuk dinaikkan.

Selain soal terpenuhinya kebutuhan, Jokowi ingin listrik disalurkan dengan kabel di bawah tanah. ’’Saya minta sejak awal kabelnya jangan kelihatan mata, harus semuanya ground cable dimasukkan ke bawah tanah,’’ bebernya.

PLTS tersebut akan memproduksi energi hijau sekitar 93 gw/hr per tahun. Dan, diharapkan mampu mereduksi emisi sebesar 104 ribu ton CO2 per tahun. Ke depan, selain memanfaatkan tenaga surya, juga akan dibangun pembangkit listrik yang memanfaatkan potensi hidro di sekitar IKN. ’’Dengan demikian, nantinya sistem kelistrikan di IKN akan berbasis pada energi baru terbarukan. Tidak hanya mampu menghasilkan listrik yang andal, tapi juga bersih dan tidak mencemari lingkungan,’’ ujarnya.

Jokowi yakin pembangunan IKN akan terus berlanjut setelah dia tidak menjabat lagi. Alasannya karena sudah dijamin dalam undang-undang. ’’Didukung 93 persen fraksi,’’ tegasnya.

Selain itu, pemerintah meresmikan pembangunan dan revitalisasi dua sekolah di IKN. Adapun sekolah yang dibangun adalah Nusantara Intercultural School (NIS). Sementara revitalisasi dilakukan untuk SD Negeri 020 Sepaku. Pembangunan dan revitalisasi ini jadi bukti keseriusan komitmen pemerintah dalam menyediakan pendidikan bermutu, terutama ketika nanti aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat mulai pindah ke IKN.(*)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Most Popular