Beranda blog Halaman 960

Nilai Pembangunan Puskesmas Bugis Tak Dapat Selesai Sesuai Target

0

TANJUNG REDEB – Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau mengklaim optimis bahwa pembangunan Puskesmas Bugis akan rampung sesuai target, yakni Desember mendatang.

Saat diwawancarai mengenai hal tersebut, Sekretaris Komisi III DPRD Berau, Ichsan Rapi memiliki pandangan berbeda. Dinilainya, pembangunan Puskesmas Bugis tidak bisa selesai sesuai target yang ada.

“Kalau katanya progres pengerjaan sudah 60 atau 70 persen itu tidak benar. Kita lihat saja, dari struktur bangunan, kalau menurut saya yang ada baru 35 persen saja,” ungkapnya.

Meski pengerjaan dikebut siang dan malam, Ichsan menyebut tidak akan tetap terkejar. Pasalnya, umur beton tidak bisa dikerjakan secara cepat.

“Mau dikerjakan siang malam, kalau umur betonnya belum siap ya tidak bisa dikerjakan ke tahap selanjutnya, tidak bisa juga dipaksakan,” tegasnya.

Terlebih, lanjut Politikus Gerindra ini, dalam pembangunan Puskesmas Bugis terdapat beberapa ruangan dan terdiri dari dua lantai. Sehingga, dengan sisa waktu yang ada tidak akan terkejar.

“Harapan saya, pihak kontraktor mengerjakan bangunan milik pemerintah bisa menyelesaikan sesuai target, kalau ini saya liat biar nanti didenda dan di tambah waktu 50 hari pun tidak ada bisa selesai. Apalagi proses finishing butuh waktu lama juga,” tutupnya. (adv/kn)

Cegah Gejala Ginjal Akut, Minta Dinkes Buka Posko Pengaduan

0

TANJUNG REDEB – Untuk mendeteksi kasus ginjal akut, Ketua DPRD Berau, Madri Pani meminta Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau membuka posko pengaduan masyarakat.

Dia menerangkan, dengan adanya posko pengaduan, masyarakat dapat melakukan pengecekan dini gejala ginjal akut. Dengan begitu, Dinkes Berau bisa mengambil langkah pencegahan.

“Masyarakat juga tidak malu untuk melakukan pengecekan kesehatan, apabila Dinkes telah membuka posko.
Malah lebih baik jika bisa setiap kampung ada posko pengecekan,” katanya.

Menurutnya, dengan adanya posko pengaduan sama halnya dengan sistem jemput bola, seperti saat vaksin Covid-19 beberapa waktu lalu.

“Saya khawatir, gejala ginjal akut terjadi juga di Berau, namun masyarakat belum mengetahui ciri-ciri dan gejala awalnya seperti apa, karena tidak semua masyarakat paham,” ujarnya.

Politikus NasDem ini menambahkan, angka kematian cukup tinggi akibat ginjal akut yang terjadi pada anak, dengan rentan usia 0-5 tahun. Tentu, hal ini juga menjadi kekhawatiran bagi dirinya dan orangtua lainnya.

“Menurut saya, langkah membuka posko ini tepat. karena, banyak masyarakat di kampung yang belum mengetahui bagaimana gejala ginjal akut,” imbuhnya.

Madri mencontohkan, seperti area blank spot, tentu sulit untuk update data terbaru adanya penyakit ginjal akut akibat salah satu obat sirop yang tentunya dijual bebas di warung.

“Meskipun di satu sisi, apotek telah menyetop penjualan. Seharusnya ada sosialisasi,” ucapnya.

Kendati demikian, dirinya meminta masyarakat untuk tidak takut dan malu dalam memeriksa kondisi kesehatan. “Harus percaya pada dokter dan jangan mengonsumsi obat yang tidak dianjurkan,” pungkasnya. (adv/kn)

52 Jurnalis Tewas selama Invasi Israel di Gaza

KORANUSANTARA – Tudingan bahwa Israel berusaha membungkam media bukanlah hal baru. Baik itu di Jalur Gaza maupun Lebanon. Committee to Protect Journalists (CPJ) pada Senin, 20 November 2023 melaporkan bahwa ada 50 jurnalis yang tewas selama konflik berlangsung. Jika ditambah dua jurnalis Al-Mayadeen, totalnya menjadi 52 orang.

’’Serangan itu disengaja, bukan kebetulan.’’ Tuduhan itu dilontarkan Direktur Al-Mayadeen Ghassan bin Jiddo setelah dua jurnalis koresponden mereka tewas dibunuh Israel di Tair Harfa, Lebanon, Selasa, 21 November 2023. Mereka adalah Farah Omar, 25, dan juru kamera Rabih Maamari, 40. Satu warga Lebanon yang bersama mereka, Hussein Aqil, juga terbunuh.

Angka itu membuat peperangan di Gaza menjadi periode yang paling mematikan bagi jurnalis sejak CPJ melakukan pelacakan kematian pertama pada 1992. Bahkan, pertempuran Rusia-Ukraina yang sudah berlangsung lama ’’hanya’’ menewaskan 15 jurnalis. Itu menunjukkan betapa brutalnya serangan Israel yang tak pandang bulu.

IDF bahkan tak segan mengancam dengan membunuh keluarga para jurnalis. Israel memiliki nomor telepon setiap rumah di Gaza dan tahu siapa saja sasaran mereka.

Kolumnis Al-Monitor Daoud Kuttab mengatakan, salah satu aturan hukum yang tidak dipahami Israel adalah keselamatan warga sipil dan jurnalis. Namun, meski telah terjadi kebrutalan, tidak ada pihak yang meminta pertanggungjawaban negara yang dipimpin PM Benjamin Netanyahu itu.

’’Israel berpikir bahwa dengan membunuh jurnalis, mereka bisa menyembunyikan informasi. Tapi, di era modern saat ini, siapa pun yang memiliki telepon bisa memberi tahu kami apa yang terjadi,’’ ujarnya.

Selain Hamas dan Hizbullah, Houthi di Yaman juga memecah konsentrasi Israel. Houthi melakukan serangan terhadap Israel dalam beberapa pekan terakhir, baik dengan rudal maupun drone. Minggu, 19 November 2023, Houthi membajak kapal Galaxy Leader di Laut Merah. Kapal itu dioperasikan perusahaan Jepang Nippon Yusen.

Galaxy Leader dimiliki oleh perusahaan yang terdaftar di bawah Ray Car Carriers yang berkantor pusat di Pulau Man. Ia adalah unit perusahaan Ray Shipping yang didirikan di Tel Aviv, Israel.

’’Kapal Israel adalah target sah bagi kami di mana pun,’’ ujar Jenderal Houthi Ali Al-Moshki saat itu. Awak kapal dari berbagai negara yang berjumlah 25 orang kini ditawan Houthi. Di sisi lain, AS sebagai sekutu dekat Israel tengah mempertimbangkan untuk memasukkan kembali pemberontak asal Yaman itu dalam daftar kelompok teroris. (*) 

Komitmen Wujudkan Pemerataan Sumber Daya Manusia

0

KORANUSANTARA – Jika terpilih menjadi presiden, Ganjar Pranowo berkomitmen mewujudkan akses pendidikan yang merata di semua daerah. Tidak terkecuali Papua.

Kader PDI Perjuangan itu menyampaikan pernyataan tersebut saat bersilaturahmi dengan sejumlah ulama dan masyayikh se-Papua di Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Anwar, Sentani, Jayapura, Papua, Rabu, 22 November 2023.

Dalam pertemuan yang juga dihadiri masyarakat umum itu, Ganjar berdiskusi tentang problem sumber daya manusia di Papua yang masih tertinggal dan belum mendapat perhatian serius dari pemerintah. Sejumlah undangan yang hadir pun menyampaikan aspirasi dan masukan kepada Ganjar. Khususnya terkait dengan kondisi anak-anak di Papua.

Sri Susilowati, salah satu tokoh masyarakat di Papua, merasa sangat prihatin dengan kondisi anak-anak di daerahnya. ’’Karena anak-anak yang masih kecil sudah merokok dan terjerat narkoba,’’ ujarnya.

Menurut Sri, dirinya sudah berkali-kali mencoba melapor ke pihak-pihak terkait. Namun, belum ada tindakan yang berarti sampai sekarang.

Mendapatkan masukan tersebut, Ganjar menyatakan, dirinya bersama Mahfud MD memang akan berfokus dalam pembangunan SDM yang merata di seluruh Indonesia. Menurut dia, SDM unggul adalah kunci Indonesia Emas 2045. ’’Kami meyakini, Indonesia maju hanya bisa terwujud jika SDM kita unggul. Dan, ini mesti cepat,’’ tegasnya. (*) 

Di depan Aktivis Mahasiswa, Amin Kritisi Ketimpangan Desa dengan Kota

0

KORANUSANTARA –Pasangan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (Amin) berada satu panggung dalam forum diskusi yang berlangsung di DBL Arena, Surabaya, Rabu, 22 November 2023. Forum tersebut dihadiri ribuan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Surabaya.

Anies menyampaikan, salah satu yang ingin diperjuangkan adalah menghadirkan kesetaraan. Saat ini, ujar dia, masih terjadi ketimpangan di berbagai bidang. Mulai ketimpangan pendidikan, akses terhadap lapangan pekerjaan, hingga kesempatan berusaha.

’’Itulah yang kami perjuangkan. Kami hadir untuk memangkas ketimpangan. Ketimpangan Jawa dan luar Jawa maupun ketimpangan desa dan kota,’’ kata Anies.

Lebih jauh dia menyoroti kualitas pendidikan yang belum merata di semua tempat. Menurut Anies, Indonesia hanya maju di sebagian daerah. Di tempat lain, Indonesia masih terbelakang. Padahal, sila ke-5 Pancasila memerintahkan keadilan sosial. ’’Itulah salah satu agenda perubahan yang ingin kami dorong,’’ ujarnya.

Cak Imin, sapaan Muhaimin, menyatakan sangat bersemangat untuk hadir dalam forum tersebut. Diskusi itu, kata dia, mengingatkannya ketika menjadi aktivis mahasiswa saat masih berkuliah di UGM. Menurut dia, saat itu dirinya ikut getol menyuarakan gagasan mahasiswa terbebas dari tekanan politik dan ekonomi.

’’Saat ini saya dan Mas Anies maju dengan harapan ingin hadirkan perubahan ke arah yang lebih baik,’’ tutur Cak Imin. Sebelum di Surabaya, pasangan Amin memenuhi undangan dialog di Universitas Muhammadiyah Surakarta. (*) 

Apdesi Bantah Deklarasi Mendukung Capres saat Silatnas

0

KORANUSANTARA – Silaturahmi kepala desa yang dihadiri calon wakil presiden, Gibran Rakabuming Raka, menimbulkan polemik. Kegiatan itu dinilai bernuansa politik. Padahal, kepala desa dilarang terlibat dalam politik praktis.

Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Surta Wijaya menepis tudingan bahwa organisasinya mendukung pasangan Prabowo-Gibran atau paslon lain. Kalau toh ditemukan di lapangan, Surta menegaskan bahwa dukungan tersebut bukan berasal dari induk kelompoknya. ”Kami tidak berpikir untuk mendukung salah satu (pasangan capres-cawapres, Red),” ujarnya.

Diketahui, Apdesi merupakan satu dari delapan organisasi desa yang meramaikan acara Silaturahmi Nasional (Silatnas) Desa 2023 di Indonesia Arena, Minggu, 19 November 2023. Surta mengakui, aparatur desa memang dilarang berpolitik. Apalagi sampai ikut menjadi tim kampanye. Namun, sebagai pribadi yang memiliki hak memilih, Surta menyebutkan bahwa kepala desa boleh memberikan dukungan.

Koordinator Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat Nurlia Dian Paramita mengatakan, dugaan gerakan politik yang dilakukan jajaran desa merupakan pelanggaran. Sebab, kepala desa menjadi pihak yang harus netral sesuai dengan UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa maupun UU 7/2017 tentang Penyelenggaraan Pemilu.

”Ini adalah bentuk penghinaan aparat desa terhadap negara hukum di Indonesia, yang jelas-jelas melarang kepala desa beserta aparatnya terlibat atau mendukung calon tertentu,” cetusnya. Karena itu, dia berharap Bawaslu mengusut kasus tersebut sampai tuntas.

Kasus tersebut kini sedang dalam penyelidikan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Ketua Bawaslu Rahmat Bagja mengatakan, berdasar laporan jajarannya, dalam kegiatan itu tidak terdapat unsur ajakan untuk mendukung calon tertentu. Meski demikian, Bagja mengaku akan menelusuri lebih dalam lagi. ”Kita teliti laporan dari pengawas,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, narasi mendukung pasangan Prabowo-Gibran beberapa kali menggema. Bahkan, panitia menggunakan foto Prabowo-Gibran pada tanda peserta untuk acara Desa Bersatu tersebut.

Terpisah, Wakil Ketua TKN Prabowo-Gibran Ahmad Muzani menepis isu yang menyebut adanya deklarasi dukungan kepala desa dalam kegiatan di Senayan Minggu lalu. ”Gak ada di acara itu,” ujar sosok yang juga menjabat Sekjen Partai Gerindra tersebut.

Muzani yang juga hadir dalam kegiatan itu mengatakan, di situ dirinya dan Gibran hadir sebatas untuk silaturahmi. Sekaligus ada jajaran kepala desa yang ingin menyampaikan aspirasi dan keluhan. ”Maka, judulnya kita mendengar, didengerin, namanya mendengar. Tidak ada deklarasi, tidak ada dukungan,” imbuhnya. Soal apakah mereka akan mendukung Prabowo atau tidak, Muzani menegaskan bahwa itu bukan ranah TKN.(*)

Tingkatkan Literasi Masyarakat, Anggarkan Rp 3 Miliar untuk Penambahan Koleksi Buku Dispusip Berau

0

TANJUNG REDEB – Sekretaris Komisi III DPRD Berau, Ichsan Rapi terus berupaya menarik minat baca masyarakat. Sebab, menurutnya hal itu sangat penting untuk kemajuan suatu daerah.

Dirinya yang juga sebagai Ketua Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca (GPMB) Berau ini mengungkapkan, jika tingkat literasi tinggi, maka masyarakat mampu mengakses informasi serta memahami isu-isu penting.

Saya mendukung upaya yang akan dilakukan pemerintah untuk meningkatkan literasi di Kabupaten Berau,” katanya.

Dikatakannya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau perlu mewujudkan peningkatan literasi bagi kaum muda
melalui beberapa kegiatan literasi yang telah diinisiasi, seperti pelatihan, kampanye literasi serta menyediakan kontainer atau gerobak baca dapat memberikan revitalisasi pada pojok baca di kampung-kampung.

Seperti yang sedang dalam progres penyediaan 30 unit gerobak baca untuk lingkup SD, SMP dan SMA serta satuan rumah sakit dengan besar anggaran kurang lebih Rp 500 juta.

“Tidak hanya lingkup kecamatan saja, tapi harus sampai ke kampung-kampung. Saya berharap, dengan adanya sinergi yang kuat antara semua pihak, kita dapat menciptakan masyarakat yang cerdas di Berau,” ucapnya.

Baca Juga:   Sektor Perkebunan Mulai Tunjukkan Keunggulan Sumbang PAD, Andi Amir: Kami Juga Upayakan dari Pariwisata

Menurutnya, minat baca sudah harus ditanamkan dan dipelihara agar tumbuh serta membuahkan hasil, sehingga tugas GPMB bisa dimaknai menabur bibit kepada setiap kalangan dengan tujuan meningkatkan minat baca masyarakat serta pengembangan literasi di Bumi Batiwakkal.

Dengan adanya dukungan dari DPRD Berau, diharapkan kegiatan untuk tingkatkan literasi dapat berjalan dengan lebih efektif dan merata, membawa manfaat yang nyata bagi masyarakat.

“Banyak yang minta ke kami, bahkan untuk Dispusip kita anggarkan sekitar Rp 3 miliar untuk fasilitas dan menambah koleksi buku-buku,” pungkasnya. (adv/kn)

Perhatikan Kelengkapkan Dokumen Rumah Sehat Baznas

0

TANJUNG REDEB – Rumah Sehat Baznas rencananya akan dioperasikan pada Desember mendatang. Namun, kelengkapan dokumennya harus diperhatikan. Hal tersebut ditegaskan Ketua DPRD Berau, Madri Pani.

Dia menjelaskan, kelengkapan dokumen sangat penting untuk diperhatikan, terlebih pembangunan Rumah Sehat Baznas diperoleh dari APBD Berau dan bantuan dari pihak ketiga.

“Akan menjadi masalah ke depannya, jika perizinannya belum selesai, namun pembangunan sudah diresmikan. Saya bukan mau menyerang. Tapi saya mengingatkan,” tegasnya.

Dipaparkannya, dokumen yang harus diperhatikan adalah persoalan Izin Prinsip Pemanfaatan Ruang (IPPR), Izin Amdal atau Upaya Pengelolaan Lingkungan dan Upaya Pemantauan Lingkungan (UKL-UPL) dan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

“Padahal syaratnya belum terpenuhi, tapi pemerintah sudah berani mengucurkan dana dari APBD untuk membangunan rumah sakit itu,” bebernya.

Dirinya menyebut, ketika pembangunan Rumah Sehat Baznas tersebut dilanjutkan, dikhawatirkan akan terjadi permasalahan terkait persyaratan yang belum terpenuhi. Untuk itu, Madri menekankan pihak terkait untuk melakukan kajian dan evaluasi agar pembangunan bisa terarah dengan baik.

“Harus jelas tidak boleh sembarangan. Jadi saya berbicara ini agar menjadi evaluasi kedepan. Jangan hanya pandai membuat tapi masterplannya tidak ada,” tandasnya. (adv/kn)

Perlu Persamaan Persepsi dalam Pengentasan Kemiskinan

0

TANJUNG REDEB – Dalam upaya pengentasan kemiskinan, diperlukan persamaan persepsi terkait indikator kemiskinan antara pemerintah pusat hingga kabupaten. Hal itu disebut Anggota Komisi I DPRD Berau, Rudi Parasian Mangunsong.

Dia menuturkan, kunci utama dalam upaya pengentasan kemiskinan di suatu daerah adalah meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Sehingga, pemerintah harus memperhatikan hal tersebut.

“Kemiskinan tidak bisa dituntaskan, tetapi menurunkan angka kemiskinan. Makanya harus samakan persepsi,” ungkapnya.

Menurutnya, pengembangan SDM dapat dilakukan melalui berbagai cara, seperti meningkatkan kualitas pendidikan, kesehatan dan pemberdayaan masyarakat.
Pemerintah daerah pun harus memberikan fasilitas yang maksimal dalam proses pembinaan SDM, termasuk melakukan kerjasama dengan dunia usaha yang ada di.

“Apalagi Berau akan menjadi salah satu penyangga Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, ini juga jadi tantangan kita. Dari sekarang kita harus mulai memikirkan cara bagaimana meningkatkan SDM,” katanya.

Rudi menilai, kemiskinan berdampak negatif bagi kesejahteraan kehidupan masyarakat, seperti kekurangan pangan dan gizi, keterbelakangan pendidikan, kriminalitas hingga kerusakan lingkungan.

“Untuk mengatasi permasalahan kemiskinan ini, diperlukan peran aktif dari pemerintah dan masyarakat,” katanya.

Dirinya berharap, dalam pengentasan kemiskinan semua stakeholder berkontribusi, termasuk perusahaan yang ada di Kabupaten Berau.

“Perusahaan di Berau harus meningkatkan kontribusinya dalam mengentaskan kemiskinan. Misalnya menyalurkan program ratusan rumah layak huni dan lainnya,” tandasnya. (adv/kn)

Aura Kasih Tertantang Bermain di Film Horor

0

KORANUSANTARA– Aura Kasih kembali beraksi di layar lebar. Setelah lima tahun vakum, pelantun Mari Bercinta itu terlibat dalam proyek film Rumah Iblis. Aura berperan sebagai Maya, ibu dua anak sekaligus istri Bayu yang diperankan Edward Akbar.

Maya dikisahkan sebagai perempuan yang terpaksa ikut suaminya ke sebuah desa karena dipindahtugaskan dari pekerjaannya. Belum lama tinggal di sana, Maya yang kondisinya tengah berbadan dua malah mengalami teror gaib.

Aura mengungkapkan, selama proses syuting, dirinya butuh waktu untuk beradaptasi akting di depan kamera. ”Kalau dibilang kaku sih pasti ya. Soalnya aku terakhir syuting tuh 2018,” katanya saat konferensi pers di XXI Plaza Senayan, Jakarta Selatan, Senin, 20 November 2023.

Beruntungnya,  Aura diberi waktu luang untuk mendalami karakternya. Selain itu, energi positif dari para pemain menjadi salah satu faktor keberhasilannya bisa kembali luwes berakting. ”Aku sangat terbantu dengan adanya acting coach dan pemain-pemain lain,” ujar dia.

Selama hiatus dari dunia akting, kehidupan Aura hanya berfokus pada perkembangan si kecil Arabella, putri semata wayangnya. Walaupun tidak jarang dirinya juga mengambil job manggung. ”Kalau untuk nyanyi masih sering, apalagi setelah pandemi, mulai banyak tuh jadwalnya. Tapi, kalau untuk main film, aku memang jadi lebih selektif,” ungkapnya.

Sementara itu, Edward mengaku tidak mengalami kesulitan beradu akting dengan Aura. Sebab, lawan mainnya itu tipikal pribadi yang terbuka dengan kritik maupun saran. Keterbukaan tersebut memudahkan mereka untuk membangun chemistry sebagai sepasang suami istri.

”Selama prosesnya enak ya. Nggak ada drama yang aneh-aneh. Dia cukup terbuka dan komunikasi kami baik. Jadi, energinya saling sinergis,” terang Edward. Film Rumah Iblis digarap sutradara Bambang Drias dan rencananya tayang di bioskop mulai Kamis, 23 November 2023. (*)