Beranda blog Halaman 305

Peringatan Maulid Nabi di Masjid Agung SAMS, Bupati Kukar Ajak Warga Teladani Akhlak Rasulullah

TENGGARONG – Masjid Agung Sultan Aji Muhammad Sulaiman Tenggarong, dipenuhi puluhan jamaah, pada Kamis (12/9/2024) malam, dalam rangka peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H/2025 M. Acara berlangsung khidmat dengan nuansa religius yang kental.

Hadir dalam kesempatan itu, Pembina Majelis Syifaul Qolub Samarinda, Ustaz Azhar Qowim, yang menyampaikan tausiyah penuh hikmah kepada jamaah. Kehadiran tokoh agama ini menambah kesan spiritual dan memperdalam pemahaman masyarakat mengenai teladan Nabi Muhammad SAW.

Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri, menekankan bahwa peringatan Maulid Nabi bukan sekadar tradisi, melainkan momentum penting untuk meneladani sifat-sifat Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam pembangunan daerah.

“Dengan memperingati Maulid Nabi, kita diingatkan untuk meneladani sifat-sifat Rasulullah SAW, terutama dalam upaya membangun Kukar yang lebih berkah dan sejahtera bagi masyarakat,” ujar Bupati Aulia.

Bupati juga mengajak generasi muda untuk menjadikan Maulid Nabi sebagai inspirasi. “Mari teladani Rasulullah SAW: bekerja keras, menjaga silaturahmi, dan menjadi pribadi yang menginspirasi. Rasulullah menerima wahyu di usia 40 tahun, yang masih tergolong muda, sehingga kita bisa banyak belajar dari keteladanan beliau,” tambahnya.

Acara peringatan ditutup dengan doa bersama, menciptakan suasana penuh kebersamaan dan kedamaian. Bupati Aulia berharap, momentum ini memperkuat nilai-nilai spiritual dan semangat gotong royong dalam masyarakat Kukar.

“Semoga Kutai Kartanegara menjadi daerah yang baik, penuh berkah, dan diridai Allah SWT,” tutupnya. (Adv)

Penulis : Ady Wahyudi
Editor : Muhammad Rafi’i

Hilang Kontak di Perairan Halmahera, Penumpang Longboat Ditemukan Selamat

0

JAKARTA – Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Ternate, Malulu Utara melalui Posko SAR Tobelo menyatakan penumpang  longboat yang hilang kontak di perairan antara Halmahera Timur dan Halmahera Utara  ditemukan dalam kondisi selamat.

“Longboat tersebut dilaporkan hilang kontak dengan  membawa delapan penumpang  akhirnya  ditemukan dalam kondisi selamat,” kata Kepala Kantor SAR Ternate Iwan Ramdani dihubungi di Ternate, Jumat (11/9/2025).

Dia menjelaskan, laporan awal diterima pada pukul 09.57 WIT dari Kepala Desa Kupa-kupa, Tobelo.

Menurut laporan tersebut, dua unit longboat dengan jumlah penumpang  20 orang bertolak dari Desa Hilaitetor, Halmahera Timur, menuju Desa Mawea, Tobelo Halmahera Utara, pada Kamis dini hari sekitar pukul 00.00 WIT.

Hingga pagi hari, salah satu longboat yang berpenumpang 10 orang berhasil berkomunikasi dan melanjutkan perjalanan ke Desa Mawea. Namun, satu longboat lainnya yang juga membawa 10 penumpang dilaporkan hilang kontak.

“Setelah menerima laporan, kami langsung melakukan koordinasi dengan pihak pemerintah desa setempat untuk memastikan titik dugaan lokasi terakhir korban,” ungkap Iwan.

Pada pukul 10.10 WIT, Tim Rescue Pos SAR Tobelo bergerak menuju lokasi yang diduga menjadi titik hilangnya kontak (LKP) menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) 03 Tobelo. Pukul 11.30 WIT, tim gabungan tiba di lokasi dan melakukan penyisiran di jalur yang diperkirakan dilalui.

Namun, pada pukul 15.55 WIT, Tim SAR Gabungan mendapat informasi dari Kepala Desa Kupa-kupa bahwa seluruh penumpang telah ditemukan dan dievakuasi oleh nelayan setempat ke Desa Kupa-kupa Iga, sekitar 12 nautical mile (Nm) arah utara dari LKP.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim SAR bergerak menuju Desa Kupa-kupa dan tiba  pukul 17.25 WIT.

Setelah dilakukan pendataan, ternyata jumlah korban yang semula dilaporkan 10 orang hanya delapan orang, semuanya dalam keadaan selamat dan sehat.

“Semua korban berhasil ditemukan dalam keadaan selamat. Operasi SAR kami nyatakan selesai dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing,”  kata dia.

Adapun unsur yang terlibat dalam operasi pencarian meliputi Tim Rescue Pos SAR Tobelo, Polairud Tobelo, Pos TNI AL Tobelo, Pemerintah Desa Kupa-kupa, serta masyarakat setempat.

Salah satu korban, Wein Hard menjelaskan bahwa longboat yang mereka tumpangi kehabisan bahan bakar di perairan antara Desa Hilaitetor dan Pulau Meti.

Mereka kemudian terombang-ambing di laut sejak pukul 04.00 WIT hingga sekitar pukul 11.00 WIT atau  delapan jam, sebelum akhirnya ditemukan nelayan. (ANT/KN)

Kunjungi Sekolah Rakyat, Presiden Prabowo Beri Motivasi ke Siswa

0

JAKARTA – Suasana hangat terasa saat Presiden Prabowo Subianto merapikan baret seorang siswa di Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 10 Jakarta Selatan, Kamis (11/9/2025).

Dengan senyum ramah, Presiden menyapa dan berbincang dengan para siswa yang sebelumnya menyambutnya dengan yel-yel penuh semangat.

“Terima kasih semuanya, belajar yang baik,” kata Presiden Prabowo.

Dalam kunjungan tersebut, Presiden didampingi Menteri Sosial Saifullah Yusuf dan Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono serta Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indrawijaya. Mereka disambut dengan beragam penampilan, mulai dari tarian Betawi Kembang Jatoh hingga paduan suara siswa yang pernah tampil di Istana Negara.

Seusai berinteraksi dengan siswa, Presiden meninjau fasilitas olahraga, ruang kelas, asrama dan ruang makan. Di salah satu kamar asrama, Presiden menyempatkan menulis pesan motivasi di buku salah satu siswa.

“Belajar yang baik, hormati guru. Cintai ayah dan ibu. Rajin sembahyang, selalu sopan dengan teman,” kata Presiden.

Usai meninjau fasilitas sekolah, Presiden berbagi pengalaman pribadinya saat menempuh pendidikan di akademi militer. Ia membandingkan kondisi asrama saat itu dengan asrama Sekolah Rakyat yang menurutnya jauh lebih baik.

“Tempat tidurnya bagus. Tiap tiga siswa, tiga siswi, satu kamar mandi. Saya dulu di akademi militer, kita 60 orang, kamar mandi yang los gitu, pakai gayung,” kata dia.

Presiden menegaskan Sekolah Rakyat hadir untuk memberi kesempatan baru bagi anak-anak dari keluarga miskin.

“Alhamdulillah, Sekolah Rakyat jadi (tempat bagi) anak-anak yang putus sekolah, bisa sekolah. Anak-anak yang tadinya mungkin merasa rendah diri karena orang tuanya sangat susah hidupnya, kita tarik keluar. Kita beri lingkungan yang sebaik-baiknya supaya mereka percaya diri dan dia dapat pendidikan terbaik yang bisa kita berikan,” tuturnya.

Salah satu siswa, Juniar Diah Afifah (16) asal Setiabudi, Jakarta Selatan, mengaku bahagia bisa bertemu langsung dengan Presiden.

“Tadi kan belajar di kelas, kemudian ada pengumuman Presiden mau datang, aku kaget tidak percaya. Tapi aku senang banget ketemu Pak Presiden, soalnya baru pertama kali bertemu,” ujar Diah.

Melalui Sekolah Rakyat pemerintah berkomitmen membuka jalan bagi setiap anak dari keluarga miskin untuk mendapatkan pendidikan berkualitas sehingga dapat memutus transmisi kemiskinan.

Hingga kini, sebanyak 100 Sekolah Rakyat rintisan telah berjalan di berbagai daerah di Indonesia. Menjelang akhir September, jumlah itu ditargetkan meningkat menjadi 165 lokasi dengan kapasitas 15.895 siswa, serta melibatkan 2.407 guru dan 4.442 tenaga pendidik. (ANT/KN)

KPK Periksa Immanuel Ebenezer soal Hilangnya Tiga Mobil di Rumdin

0

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan pemeriksaan Immanuel Ebenezer Gerungan pada Kamis (11/9), terkait tiga unit kendaraan roda empat atau mobil yang hilang dari rumah dinas (rumdin) yang dipakainya saat menjabat sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan.

“Pada pemeriksaan hari ini (Kamis 11/9), salah satunya adalah mengenai penyitaan kendaraan-kendaraan tersebut,” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (11/9/2025).

Selain itu, Budi mengatakan Immanuel Ebenezer diperiksa KPK mengenai substansi perkara dugaan pemerasan terkait dengan pengurusan sertifikat Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan.

Sebelumnya, KPK pada 26 Agustus 2025, mengungkapkan tiga mobil hilang dari rumah dinas Immanuel Ebenezer, yakni satu Toyota Land Cruiser, satu Mercedes-Benz, dan satu BAIC.

KPK pada 2 September 2025, mengumumkan satu Toyota Land Cruiser telah dikembalikan oleh pihak terkait.
Pada tanggal yang sama, Ebenezer mengaku anak-anaknya yang memindahkan tiga mobil tersebut karena ketakutan.

Sementara pada 9 September 2025, satu Mercedes-Benz, dan satu BAIC telah dikembalikan ke Gedung Merah Putih KPK.
Adapun pada 22 Agustus 2025, KPK menetapkan Immanuel Ebenezer selaku Wakil Menteri Ketenagakerjaan bersama sepuluh orang lainnya sebagai tersangka kasus dugaan pemerasan terkait dengan pengurusan sertifikat K3 di lingkungan Kemenaker.

Pada tanggal yang sama, Immanuel Ebenezer berharap mendapatkan amnesti dari Presiden Prabowo Subianto, namun dia dicopot dari jabatannya sebagai Wamenaker oleh Presiden.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, berikut identitas 11 tersangka pada waktu terjadinya perkara tersebut:
1. Koordinator Bidang Kelembagaan dan Personel K3 Kemenaker tahun 2022-2025 Irvian Bobby Mahendro (IBM)
2. Koordinator Bidang Pengujian dan Evaluasi Kompetensi Keselamatan Kerja Kemenaker tahun 2022-sekarang Gerry Aditya Herwanto Putra (GAH)
3. Subkoordinator Keselamatan Kerja Direktorat Bina K3 Kemenaker tahun 2020-2025 Subhan (SB)
4. Subkoordinator Kemitraan dan Personel Kesehatan Kerja Kemenaker tahun 2020-2025 Anitasari Kusumawati (AK)
5. Dirjen Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan (Binwasnaker) dan K3 Kemenaker pada Maret-Agustus 2025 Fahrurozi (FAH)
6. Direktur Bina Kelembagaan Kemenaker tahun 2021-Februari 2025 Hery Sutanto (HS)
7. Subkoordinator di Kemenaker Sekarsari Kartika Putri (SKP)
8. Koordinator di Kemenaker Supriadi (SUP)
9. Pihak PT KEM Indonesia Temurila (TEM)
10. Pihak PT KEM Indonesia Miki Mahfud (MM)
11. Wamenaker Immanuel Ebenezer Gerungan (IEG). (ANT/KN)

Hari ini, Rp200 Triliun Dana Pemerintah di BI Mulai Dialirkan ke Perbankan

0

JAKARTA – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyebut dana pemerintah yang disimpan di Bank Indonesia (BI) senilai Rp200 triliun akan dialirkan ke perbankan mulai besok (hari ini, red)

“Tidak ada timeframe atau jangka waktu proses memindahkan dana dari bank sentral ke perbankan). Besok sudah masuk (ke bank),” kata Purbaya saat wawancara cegat dengan media usai menghadiri acara Great Lecture di Jakarta, Kamis (11/9/2025).

Purbaya tak merinci lebih lanjut bank mana saja yang akan menerima dana pemerintah tersebut, namun memastikan bahwa Himpunan Bank Negara (Himbara) masuk di dalamnya.

Lebih lanjut, ketika ditanya apakah penarikan dana pemerintah di bank sentral memerlukan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) terlebih dahulu, Purbaya mengatakan bahwa hal tersebut tidak perlu dan bisa langsung dilakukan.

Sebelumnya, rencana penarikan dana pemerintah dari bank sentral telah disampaikan Purbaya saat Rapat Kerja bersama Komisi XI DPR RI di Jakarta pada Rabu (10/9).

Menurut dia, sistem keuangan di Indonesia cukup “kering” sehingga ekonomi melambat. Dalam hal ini, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) bisa memanfaatkan dana pemerintah di BI untuk memperbaiki mesin moneter dan fiskal.

Purbaya mengatakan bahwa dana pemerintah bisa digunakan untuk menyuntik likuiditas perbankan. Bank secara natural akan memikirkan cara untuk menyalurkan dana tersebut agar tidak membebani cost of fund sembari mencari return yang lebih tinggi.

“Jadi, saya memaksa mekanisme pasar berjalan dengan memberi ‘senjata’ ke mereka. Memaksa perbankan berpikir lebih keras untuk mendapatkan return yang lebih tinggi,” kata Purbaya.

Pada kesempatan jumpa pers di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Rabu (10/9) malam, Purbaya menyebut bahwa Presiden Prabowo Subianto menyetujui rencananya menarik dana mengendap di BI sebesar Rp200 triliun dari total simpanan pemerintah sebesar Rp425 triliun untuk disalurkan ke perbankan.

Purbaya menyebut kebijakan pemerintah itu bertujuan untuk menggerakkan perekonomian sehingga tujuan meningkatkan pertumbuhan ekonomi dapat segera tercapai.

“Sudah, sudah setuju (Presiden, red.),” kata Purbaya menjawab pertanyaan wartawan saat jumpa pers. (ANT/KN)

Trump Tegaskan Akan “Memburu” Siapa Pun yang Serang Amerika Serikat

ISTANBUL – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, Kamis (11/9) menegaskan kepada siapa pun yang menyerang Amerika Serikat bahwa “kami akan memburu kalian.”

“Jika kalian menyerang Amerika Serikat, kami akan memburu dan menemukan kalian. Kami akan menghancurkan tanpa ampun, dan kami akan menang tanpa keraguan,” kata Trump dalam upacara peringatan serangan teroris 11 September 2001.

“Kami memenangkan Perang Dunia Pertama. Kami memenangkan Perang Dunia Kedua. Kami memenangkan segalanya sebelum dan di antaranya,” lanjut Trump.

Ia kemudian merujuk pada kebijakan untuk mengembalikan nama Departemen Pertahanan (Pentagon) ke sebutan lamanya, “Departemen Perang.”

“Sekarang kita kembalikan ke nama ketika kita semua menang,” ujarnya.

Pada Jumat, Trump menandatangani perintah eksekutif untuk mengubah nama Departemen Pertahanan dengan “Departemen Perang” sebagai sebutan sekunder.

Demikian pula, Menteri Pertahanan Pete Hegseth kini juga memiliki gelar sekunder “Menteri Perang.”

Departemen Perang beroperasi sejak 1789 hingga 1947 sebelum direorganisasi melalui Undang-Undang Keamanan Nasional dan secara resmi menjadi Departemen Pertahanan pada 1949.

Meski Trump telah memerintahkan penggunaan nama lama pada papan nama, situs web, dan atribut lain, perubahan nama secara resmi tetap membutuhkan persetujuan Kongres.

Trump menyatakan yakin Kongres, di mana Partai Republik saat ini menguasai mayoritas di kedua kamar, akan mendukung ide tersebut. (ANT/KN)

TNI AD Kerahkan 300 Personel Bantu Evakuasi Korban Banjir di Bali

0

DENPASAR – Jajaran TNI AD menerjunkan pasukannya untuk membantu proses evakuasi korban banjir besar di kawasan Bali.

Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigadir Jenderal TNI Wahyu Yudhayana kepada Antara menjelaskan, personel yang diturunkan merupakan pasukan dari Kodam IX/Udayana.

“Saat ini lebih dari 300 personel TNI AD bersama Polri, Basarnas, dan instansi terkait sudah dikerahkan di berbagai titik,” kata Wahyu saat dikonfirmasi, Jumat (12/9/2025).

Wahyu melanjutkan, para personelnya diterjunkan ke 147 titik banjir 32 titik bencana longsor yang tersebar di wilayah Bali. Mereka bertugas mencari korban yang hilang terseret air hingga membersihkan lingkungan dari lumpur pasca banjir.

Tidak hanya itu, prajurit TNI AD juga membangun posko pengungsian untuk menampung warga korban banjir.

“Kodam IX/Udayana juga telah mendirikan dapur lapangan dan posko darurat sebagai sarana percepatan distribusi logistik dan penanganan pengungsi,” jelas Wahyu.

Hingga kini, berdasarkan data yang dimiliki TNI AD tercatat ada 14 korban jiwa akibat banjir. Beberapa bangunan seperti rumah dan fasilitas umum seperti pura, jembatan juga rusak akibat diterjang banjir.

Menyikapi hal tersebut, Wahyu mewakili TNI AD mengucapkan belasungkawa atas warga yang menjadi korban banjir.

“Angkatan Darat juga ingin menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada para korban, sekaligus kami mengajak seluruh masyarakat untuk tetap tenang, menjaga solidaritas, dan bergotong royong bersama seluruh aparat di lapangan agar Bali segera pulih dan aktivitas masyarakat bisa kembali normal,” jelas Wahyu. (ANT/KN)

Produksi Perikanan Berau Terus Naik, Wabup Gamalis Dorong Optimalisasi Anggaran

BERAU – Produksi perikanan di Kabupaten Berau terus menunjukkan tren positif. Pada 2023, total produksi mencapai 33.475 ton, sementara pada semester pertama 2024 sudah berada di angka 13.904 ton.

Wakil Bupati Berau, Gamalis, menegaskan capaian tersebut menandakan sektor perikanan memiliki nilai strategis, baik untuk menjaga ketahanan pangan, meningkatkan pendapatan, hingga berujung pada kesejahteraan masyarakat.

“Pemda Berau terus berkomitmen untuk fokus pada pengembangan nilai tambah komoditi perikanan dan kelautan,” ujarnya, Kamis (11/9/2025).

Dikatakannya, komitmen itu juga sejalan dengan arah pembangunan dalam RPJMD Provinsi Kaltim 2025–2029, di mana Kabupaten Berau diarahkan untuk mengembangkan pariwisata sekaligus memperkuat sektor perikanan.

“Sejumlah program, mulai dari pengolahan perikanan tangkap dan budidaya, pengawasan sumber daya kelautan, hingga pemasaran hasil perikanan sudah kami jalankan,” katanya.

Pemerintah daerah, kata dia, juga menggandeng mitra seperti Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN) dan Yayasan Blue Seed Indonesia (YBSI) dalam memperkuat produktivitas nelayan dan petambak.

Meski begitu, Gamalis mengakui prestasi Berau sedikit menurun pada 2024. Jika sebelumnya lima tahun berturut-turut meraih peringkat I, tahun lalu Berau hanya mendapat Penghargaan Terbaik II Bidang Kelautan dan Perikanan, di bawah Kutai Kartanegara. Faktor anggaran disebut menjadi penyebab utama turunnya capaian tersebut.

“Tidak bermaksud intervensi, tapi kami berharap ke depan alokasi anggaran untuk sektor perikanan bisa lebih optimal. Karena sesuai dengan arahan RPJMD, sektor ini sangat penting bagi Berau,” pungkasnya. (adv/srn/set)

DPRD Kukar Ingatkan, Jabatan Direksi KSDE Bukan untuk Tim Sukses

TENGGARONG – Ketua DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), Ahmad Yani, mengingatkan bahwa Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Khususnya PT Kukar Sejahtera Dambaan Etam (KSDE). Ia menegaskan Perusahaan Perseroan Daerah (Perseroda) harus dikelola dengan standar profesional, bukan menjadi ajang balas jasa politik.

Ia juga menegaskan, posisi direksi di perusahaan daerah itu tidak boleh diisi oleh tim sukses kepala daerah, melainkan orang-orang berkapasitas dengan rekam jejak mumpuni di bidang energi maupun jasa konstruksi.

“Ingat ya, bukan tim sukses yang menjadi direktur, tetapi orang yang profesional yang bisa mengelola badan usaha milik daerah, apalagi KSDE,” tegas Ahmad Yani, Kamis (11/9/2025).

KSDE sendiri memiliki ruang lingkup usaha besar, mulai dari energi hingga konstruksi, sehingga membutuhkan manajemen yang berintegritas dan berpengalaman. “Karena modalnya sangat besar, luar biasa, sehingga tidak boleh orang sembarangan, apalagi yang tidak berpengalaman,” tambahnya.

Untuk menjamin kompetensi pimpinan perusahaan, Ahmad Yani mendorong agar seleksi direksi dilakukan melalui mekanisme fit and proper test yang ketat. Menurutnya, DPRD Kukar seharusnya terlibat penuh dalam proses tersebut sebagaimana diatur dalam perundang-undangan.

“Kalau mereka layak untuk dijadikan Direktur harus ada pendapat DPRD Kukar, dan itu disetujui DPRD. Kalau tidak, sebenarnya kita bisa tolak. Tapi selama ini kan dianggap pendapat DPRD Kukar kurang dibutuhkan. Padahal menurut aturan, itu harus dilakukan,” jelasnya.

Ahmad Yani juga menegaskan agar kepala daerah tidak menjadikan KSDE sebagai sarana politik praktis dengan menunjuk orang dekat. “Tidak boleh ada nepotisme, tidak boleh ada keberpihakan, apalagi yang dipasang nanti tim sukses. Kepala daerah tidak boleh,” ujarnya.

Bahkan, ia mendorong agar rekrutmen dilakukan terbuka dan kompetitif, tidak terbatas pada lingkup lokal. “Kalau perlu bukan hanya lokal, tapi skala nasional. Bahkan jika tidak ada yang mampu di dalam negeri, bisa saja dipertimbangkan dari luar negeri. Karena ini bisnis energi dan konstruksi. Tapi kalau ada orang nasional, apalagi dari daerah, tentu lebih baik,” pungkasnya.

Penulis : Ady Wahyudi
Editor : Muhammad Rafi’i

Kajari Kukar Tegaskan Arah Baru Penegakan Hukum Utamakan Restorative Justice

TENGGARONG – Penegakan hukum di Kutai Kartanegara (Kukar) kini tidak lagi semata-mata berorientasi pada hukuman, melainkan lebih mengedepankan pendekatan humanis. Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kukar, Tengku Firdaus, menegaskan hal itu dengan menekankan penerapan Restorative Justice (RJ) dalam penyelesaian perkara pidana ringan.

Restorative justice menitikberatkan pada pemulihan hubungan antara pelaku, korban, dan masyarakat, bukan sekadar menjatuhkan sanksi. Menurut Firdaus, model penyelesaian ini diharapkan bisa memberikan rasa keadilan yang lebih nyata bagi warga.

“Jadi perkara-perkara pidana umum yang dilimpahkan ke kejaksaan tidak serta-merta kami teruskan ke pengadilan,” ujarnya, Kamis (11/9/2025).

Firdaus mencontohkan kasus perkelahian antarwarga yang dapat diarahkan lebih dulu ke jalur perdamaian. Jika kedua pihak sepakat berdamai, maka jaksa bisa menghentikan penuntutan setelah melalui mekanisme ekspose ke pimpinan.

“Yang penting adanya unsur perdamaian kedua belah pihak. Dengan adanya perdamaian itu, kami hentikan proses penuntutannya,” jelasnya.

Sejauh ini, Kejari Kukar telah menyelesaikan satu kasus dengan mekanisme RJ, dan dalam waktu dekat diperkirakan ada dua perkara lain yang akan diproses serupa. “Perkaranya penganiayaan, mudah-mudahan yang paling utama itu adalah perdamaian,” tambahnya.

Penerapan RJ di Kukar bukan langkah sporadis, melainkan sejalan dengan kebijakan nasional. Skema ini didukung oleh Peraturan Kejaksaan Nomor 15 Tahun 2020 serta Peraturan Mahkamah Agung (Perma) Nomor 1 Tahun 2024, yang mengarahkan agar penegakan hukum lebih berorientasi pada pemulihan.

“Melalui penerapan restorative justice ini, kami ingin hukum benar-benar menghadirkan keadilan di tengah masyarakat, bukan sekadar memberikan hukuman,” pungkasnya.

Penulis : Ady Wahyudi
Editor : Muhammad Rafi’i