Beranda blog Halaman 1168

Bupati Kukar Pimpin Rakor Pengendalian Inflasi

0
Suasana Rakor pengendalian inflasi di Kukar. (Ady/Radar Kukar)

TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar), melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) pengendalian Inflasi. Dalam rangka mengendalikan harga dan ketersediaan bahan pangan di Kukar. Rakor digelar di Ruang Serba Guna Kantor Bupati Kukar, Selasa (17/10/2023).

Dipimpin langsung oleh Bupati Kukar, Edi Damansyah, yang didampingi langsung oleh Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Kukar, Sunggono. Rapat ini diikuti oleh masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, camat dan desa kelurahan yang mengikuti rapat secara daring.

Dalam sambutannya, Edi Damansyah mengatakan penanganan inflasi di Kukar sejauh ini berjalan dengan baik, bahkan mendapat apresiasi ditingkat nasional. Namun Edi menegaskan, capaian tersebut harus menjadi pelecut semangat untuk terus berupaya menekan lonjakan inflasi di Kukar.

“Harapan saya apa yang sudah kita capai ini, bisa kita pertahankan dan kita tingkatkan. Bagaimana cara kita mempertahankan dan meningkatkannya adalah salah satunya dengan konsisten itu yang saya minta,” ucapnya.

Edi mengatakan, beberapa waktu lalu pihaknya menerima hasil sensus dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kukar. Dan, menurutnya angka kemiskinan di Kukar sudah berhasil ditekan, melebihi target yang telah ditetapkan.

“Walaupun turunnya tidak signifikan, tetapi itu sudah menunjukkan gambaran bahwa apa yang kita kerjakan itu sudah tepat substansinya,” tambahnya.

“Makanya kemarin, ada beberapa bantuan kita harapkan dikerjakan oleh Dinas Sosial dan jajaran tim lainnya pada awal Januari dan akhir Februari,” sambungnya.

“Jadi variabel yang saya dapat dari diskusi itu apakah, bagaimana ketersediaan bahan pokok makanan. Terutama variabel dalam minggu ini, misalnya warga mempunyai beras bisa untuk makan 3 kali seperti itu,” tutupnya. (Adv/KN)

Poktan Sumber Pangan Lambur Idaman, Jadi Fokus Program Pondok Pangan Etam

0
Kepala Desa Rapak Lambur, Muhammad Yusuf. (Istimewa)

TENGGARONG – Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) Kutai Kartanegara (Kukar), menyalurkan bantuan sarana produksi (saprodi) pertanian, untuk Kelompok Tani (Poktan) Sumber Pangan Lambur Idaman, Desa Rapak Lambur, Kecamatan Tenggarong.

Penyaluran bantuan saprodi ini merupakan realisasi dari Program Pondok Pangan Etam (PPE). Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Kukar, Edi Damansyah, pada kegiatan Gerakan Pasar Murah di halaman kantor Bupati Kukar, Senin (16/10/23).

Desa Rapak Lambur menjadi salah satu desa yang menjadi fokus program PPE ini, bersama Kelompok PPE Karya Idaman dari Kelurahan Karya Merdeka, Kecamatan Samboja Barat. Dan Kelompok PPE Bersinar Desa Loa Janan Ulu, Kecamatan Loa Janan. Program ini sebagai salah satu upaya Disketapang Kukar membantu pemberantasan kemiskinan.

Program Pondok Pangan Etam ini berfokus pada pengembangan usaha kelompok pertanian skala kecil. Misalnya beberapa usaha pertanian yang dilakukan oleh Kelompok Wanita Tani (KWT), Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dan dasa wisma. Kepala Desa Rapak Lambur, Muhammad Yusuf, mengatakan bahwa bantuan yang diberikan berupa saprodi dalam bentuk sarana dan prasarana ada rumah bibit ada bibit, pupuk. Untuk kelompok Pondok Pangan Etam (PPE).

“Desa kami Alhamdulillah jadi fokus dari Dinas Ketahanan Pangan untuk mendapatkan bantuan saprodi tentang Rumah Besar Pengentasan Kemiskinan (RPBK). Dan kami siap untuk melaksanakan kegiatan yang diamanatkan,” kata Yusuf.

Setelah menerima bantuan tersebut, Yusuf menyebut untuk selanjutnya akan diadakan pelatihan dari Dinas Ketahanan Pangan tentang cara menanam dan lain-lain. “Harapan saya semoga nanti kelompok tani ini bisa berkepanjangan dan untuk kedepannya bisa tetap untuk mendapatkan bantuan ditahun depan. Karena saya melihat di kelompok ini semuanya yang terlibat itu ada KWT ada PKK ada ibu rumah tangga yang memang masih di bawah standar,” tandasnya. (Adv/KN)

Kini Petani dan Nelayan Bisa Ajukan Kredit Kukar Idaman

0
Bupati Kukar, Edi Damansyah. (Ady/Radar Kukar)

TENGGARONG – Program Kredit Kukar Idaman (KKI) kini dapat diakses oleh petani dan nelayan. Setelah sebelumnya KKI hanya dapat diajukan oleh pelaku UMKM. Bupati Kukar, Edi Damansyah, secara resmi menetapkan bahwa KKI juga dapat diajukan oleh petani dan nelayan, pada saat membuka Gerakan Pangan Murah di Kantor Bupati, Senin (16/10/2023).

Untuk diketahui program KKI sendiri sudah berjalan sejak 2021. Program ini menyediakan pinjaman kredit dengan kelebihan seperti tanpa agunan dan cicilan nol persen yang selama ini diperuntukkan khusus bagi pelaku UMKM.

Berkat kerja sama Pemkab Kukar dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) dan Bankaltimtara yang nantinya didukung oleh Jamkrida Kaltim. Kini petani dan nelayan juga berhak mengakses program KKI.

“Kami ingin memberikan penguatan dalam akses permodalan yang selama ini menjadi salah satu kendala di lapangan. Yaitu seringnya mereka tersandung permasalahan dengan rentenir terkait modal tersebut,” ujar orang nomor satu di Kukar, Edi Damansyah.

Perluasan jangkauan penerima program ini dilakukan, lantaran sektor pertanian dan perikanan merupakan sektor yang sangat potensial di Kukar. Bahkan 42 persen dari total produksi gabah kering giling di provinsi Kaltim berasal dari Kukar. Dan, 80 persen produksi kelautan dan perikanan kaltim berasal dari Kabupaten Kukar.

Dengan perluasan program ini, pemohon kredit dapat mengajukan hingga maksimal Rp 50 juta, atau sesuai hasil analisis di lapangan oleh Bankaltimtara. Dengan jangka waktu kredit maksimal sampai dengan 36 bulan dan pembayaran angsuran pokok kredit. Dapat dilakukan dengan pola setiap panen, atau setiap produksi secara periodik sesuai dengan batas waktu akhir pengembalian.

Skema perkreditan ini dirancang, untuk mempermudah masyarakat dalam mengakses kredit melalui Bankaltimtara, dengan persyaratan yang sangat minim.

Selain itu, alokasi kredit ini juga dirancang oleh Pemkab Kukar, dengan mengalokasikan penyertaan modal kepada Bankaltimtara. Untuk dapat berkontribusi bagi pengembangan perekonomian daerah di sektor riil.

“Kami yakin Kredit Kukar Idaman ini dapat terselenggara dengan baik yang diiringi dengan proses pengendalian dan evaluasi yang terus menerud bagi perbaikan kualitas layanan oleh Pemkab Kukar dan Bankaltimtara,” tutupnya. (Adv/KN)

Gagal Finis, Jorge Martin Harus Rela Dikudeta

0

KORANUSANTARA – Jorge Martin mesti merelakan posisi puncak klasemen sementara MotoGP 2023 diambil alih Francesco Bagnaia. Kegagalan finis pada balapan di Sirkuit Internasional Mandalika, Minggu, 15 Oktober 2023, menjadi alasannya.

Rider Pramac Ducati tersebut mengatakan bahwa kesalahan yang dirinya buat seperti itu pasti datang cepat atau lambat. Jadi, tidak ada yang perlu disesali. ”Aku sudah berusaha maksimal,’’ jelas Martin.

Apalagi, pebalap dengan nomor motor 89 itu sebelumnya tak pernah mengalami insiden dalam 14 balapan terakhir. GP Indonesia juga menjadi kali pertama Martin gagal finis sejak GP Amerika Serikat (AS) di Sirkuit Austin, April lalu.

Saat terjatuh di tikungan 11 Sirkuit Mandalika, Martin sejatinya sudah berada di posisi terdepan. Dia sangat nyaman dengan gap mencapai 2,8 detik. “Aku sempat terkejut ketika melihat sedang memimpin dengan gap sejauh itu. Tidak mudah berada di posisi terdepan dengan gap sebesar itu. Konsentrasi harus penuh. Aku berusaha lari semakin jauh. Tapi, akhirnya itulah yang terjadi,’’ jelasnya.

Pebalap 25 tahun itu menyebut, petaka awal insiden tersebut terjadi akibat dirinya keluar dari racing line. Sebab, dia terlalu melebar saat melibas tikungan 10. Setelah itu, ketika berusaha menuju tikungan 11, pemenang sprint race empat seri terakhir tersebut kehilangan grip ban depan. Itu membuat Martin terpeleset dan keluar menuju gravel. “Ini sudah 14 balapan aku tanpa melakukan kesalahan. Itulah statistik. Cepat atau lambat momen seperti ini pasti datang. Masih ada balapan lain dan aku masih percaya diri,’’ ucap Martin.

Kini rider Ducati Lenovo Francesco Bagnaia yang memenangi balapan itu kembali memimpin klasemen dengan 346 poin. Martin di posisi kedua terpaut 18 angka dengan raihan 328 poin. ’’Saat melihat Martin terjatuh, aku langsung merasa bisa bernapas lebih tenang. Aku jadi tidak perlu menekan terlalu keras. Hanya menjaga ritme dengan konstan sampai akhir,’’ ucap Bagnaia. (*) 

Persediaan Terbatas, Infinity Tickets Konser Coldplay Dijual Murah

0

KORANUSANTARA– Ada kabar baik bagi para penggemar Coldplay asal Indonesia yang belum mendapatkan tiket konser Music of the Spheres World Tour di Jakarta. Sebab, Coldplay resmi menjual tiket tambahan kategori Infinity Tickets mulai pukul 10.00, Senin, 16 Oktober 2023.

Dilansir dari situs resminya, tiket tersebut dijual dengan harga yang jauh lebih murah daripada sebelumnya. Yakni, hanya USD 20 atau sekitar Rp 315 ribu. Namun, pihak penyelenggara hanya menyediakan Infinity Tickets dengan jumlah yang sangat terbatas. Tidak disebutkan jumlah pastinya, tetapi tiket itu sold-out dalam waktu singkat.

’’Tiket Infinity dirilis untuk memberikan kesempatan kepada penggemar untuk menghadiri tur dunia kami Music of the Spheres dengan harga supermurah,” tulis keterangan di situs resmi Coldplay.

Pembeli Tiket Infinity tidak bisa memilih kursi. Khusus untuk kategori itu, pihak penyelenggara bakal menempatkan pemilik tiket secara acak. Entah itu di barisan atas atau kategori lainnya yang sebelumnya dijual dengan harga tinggi.

’’Tiket Infinity dialokasikan secara acak di mana pun di venue, dari belakang baris hingga ke tempat duduk terbaik,” jelas keterangan tersebut. Tiket dengan kategori itu juga dijual untuk pertunjukan Coldplay di sejumlah negara lain seperti Jepang, Australia, Malaysia, dan lainnya.

Chris Martin dan kawan-kawan akan melangsungkan konser perdananya di Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada 15 November mendatang. Sebelumnya, mereka menjual tiket dengan berbagai kategori mulai Rp 800 ribu hingga Rp 11 juta.

Meski harga yang dibanderol tergolong tinggi, antusiasme para penggemar untuk menyaksikan aksi panggung Coldplay begitu tinggi. Itu dibuktikan dengan ludesnya tiket yang dijual hanya dalam waktu singkat. (*) 

Gibran Enggan Ditemui, Kirim Dua Kardus Mangga untuk Wartawan

0
Gibran Rakabuming Raka santer dikabarkan maju pilpres sebagai pendamping Prabowo Subianto.

KORANUSANTARA – Wacana untuk mendorong putra Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka sebagai bakal calon wakil presiden kian terbuka. Itu setelah Mahkamah Konstitusi (MK) memberi alternatif syarat bagi bakal calon presiden dan wakil presiden yang berusia di bawah 40 tahun.

Dalam putusan 90/PUU-XXI/2023 yang diajukan oleh warga Solo, Almas Tsaqibbirru, Mahkamah memberikan pengecualian usia 40 tahun bagi sosok yang berpengalaman di jabatan hasil elected officials untuk maju. Yakni kepala daerah, DPD hingga DPR/DPRD.

Nama Gibran memang santer dikaitkan maju pilpres. Menjadi pendamping Prabowo Subianto, bacapres dari Koalisi Indonesia Maju (KIM). Ketua Harian DPP Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menyebut, putusan MK final dan mengikat. Sehingga harus diterima apapun putusannya.

Dasco menerangkan, putusan itu memberi peluang kepada politisi muda lainnya yang duduk di jabatan kepala daerah untuk maju dalam kontestasi Pilpres. “Tentunya dengan putusan MK ini tidak hanya membuka peluang bagi Mas Gibran, tetapi bagi kepala daerah yang sedang menjabat,” ujarnya.

Soal kans Gibran sebagai pendamping Prabowo, Dasco menyebut pembicaraan soal wakil masih berlangsung di internal koalisi. “Tentunya pada waktunya nanti kita akan sampaikan tentang siapa yang akan menjadi calon pendamping Pak Prabowo,” imbuhnya.

Bagaimana respons Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka atas putusan Mahkamah Konstitusi (MK)? Sejumlah awak media berusaha mendapatkan pernyataan Gibran. Namun, hingga Senin, 16 Oktober 2023 malam, Gibran belum bersedia memberikan statement.

Mengetahui awak media yang menanti berjam-jam di depan kediaman pribadinya, Gibran pun memberi perhatian dengan mengirimkan dua kardus mangga kepada wartawan. Dalam grup WhatsApp, Gibran hanya menyatakan akan memberi tanggapan pada Selasa, 17 Oktober 2023.

”Teman2 media. Besok saja nggih. Jangan nunggu di mi ayam,” tulis Gibran dalam grup WhatsApp pada pukul 17.15 WIB. Mi ayam yang dimaksud Gibran adalah warung mi ayam yang biasa menjadi tempat berkumpul para wartawan di Solo. Selang satu jam kemudian, Gibran mengirimkan dua kardus makanan kepada awak media yang menunggu di depan kediaman pribadinya di Jalan Kutai Raya, Sumber, Banjarsari. Dua kardus itu berisi mangga yang telah ranum. Awak media yang tampak lelah pun mulai menikmati kiriman mangga tersebut. ”Silakan logistiknya. Mboh mateng po ra,” gurau Gibran. (*)

MK Kabulkan Kepala Daerah Usia di Bawah 40 Tahun Bisa Maju Pilpres

0
Mahkamah Konstitusi mengabulkan uji materi terhadap UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum terkait batas usia capres dan cawapres. (Antara)

KORANUSANTARA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) angkat bicara soal putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mengabulkan uji materi terhadap UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum terkait batas usia capres dan cawapres.  Jokowi menegaskan tidak mencampuri kewenangan yudikatif. Dia mempersilakan putusan MK ditanyakan ke pakar hukum.

“Mengenai putusan MK silakan ditanyakan ke Mahkamah Konstitusi, jangan saya yang berkomentar, silakan juga pakar hukum yang menilainya,” ujar Jokowi, dalam video yang diunggah di YouTube Setpres, Senin, 16 Oktober 2023.  “Saya tak ingin memberikan pendapat atas putusan Mahkamah Konstitusi, nanti bisa disalah mengerti seolah-olah saya mencampuri kewenangan yudikatif,” tegasnya.

MK memberi alternatif syarat bagi bakal capres dan cawapres yang berusia di bawah 40 tahun. Dalam putusan 90/PUU-XXI/2023 yang diajukan oleh warga Solo, Almas Tsaqibbirru, Mahkamah memberikan pengecualian usia 40 tahun bagi sosok yang berpengalaman di jabatan hasil elected officials untuk maju. Yakni kepala daerah, DPD hingga DPR/DPRD.

Meski dikabul, putusan tersebut tidak diputus secara bulat. Tiga hakim memutus mengabulkan adalah Guntur Hamzah, Manahan Sitompul, dan Anwar Usman. Empat hakim dissenting opinion yakni Wahiduddin Adams, Saldi Isra, Arief Hidayat dan Suhartoyo. Serta dua hakim Occuring Opinion (Kabul tapi beda alasan) yakni Enny Nurbaningsih dan Daniel Yusmic.

Dalam pertimbangannya, hakim MK Guntur Hamzah mengatakan, batas usia capres/cawapres tidak diatur secara jelas oleh UUD 1945. Dalam perkembangannya, syarat usia sudah beberapa kali diubah.

Dia menerangkan, guna memberikan kesempatan yang seluas-luasnya kepada generasi muda, Guntur menyebut sudah semestinya syarat tidak hanya secara tunggal. Namun juga mengakomodir syarat lain. Yang terpenting, dapat menunjukkan kelayakan dan kapasitas seseorang untuk dapat turut serta dalam kontestasi.

“Dalam rangka meningkatkan kualitas demokrasi karena membuka peluang putera puteri terbaik bangsa untuk lebih dini berkontestasi dalam pencalonan,” ujarnya saat membacakan salah satu pertimbangan.

MK juga membeberkan besarnya jumlah penduduk yang berada di rentang usia dewasa namun di bawah usia 40 tahun. Di rentang usia 30-39 tanun saja, terdapat setidaknya 43,02 juta penduduk.

Hal ini menunjukkan bahwa ketersediaan calon-calon pemimpin generasi muda yang besar. “Secara a contrario, adanya batasan syarat Presiden dan Wakil Presiden berusia minimum 40 tahun berpotensi merugikan hak konstitusional generasi muda,” terangnya.

Hakim MK Saldi Isra mengkritik para hakim lainnya yang tidak konsisten. Mengingat dalam waktu yang belum lama, mahkamah sudah secara tegas menolaknya. “Baru kali ini saya mengalami peristiwa aneh yang luar biasa dan dapat dikatakan jauh dari batas penalaran yang wajar: Mahkamah berubah pendirian dan sikapnya hanya dalam sekelebat,” tegas Saldi.

Saldi menerangkan, perubahan sikap MK sejatinya merupakan hal biasa. Namun, tidak pernah berubah secepat ini. Itupun, biasanya perubahan didasarkan pada fakta baru. “Pertanyaannya, fakta penting apa yang telah berubah di tengah masyarakat sehingga Mahkamah mengubah pendiriannya?,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Saldi juga membeberkan keanehan dalam proses Rapat Permusyawaratan Hakim (RPH). Dalam RPH tanggal 19 September 2023 untuk memutus Perkara Nomor 29, 51, 55/PUU-XXI/2023 yang tidak dihadiri Anwar Usman, enam Hakim Konstitusi sepakat menolak permohonan dan tetap memosisikan Pasal 169 huruf q UU 7/2017 sebagai kebijakan hukum terbuka.

Namun dalam RPH selanjutnya yang dihadiri Anwar dalam membahas perkara Nomor 90-91/PUU- XXI 2023, beberapa hakim yang sama berubah pandangan dalam menilai Pasal 169 huruf q UU 7/2017. Tiba-tiba, muncul ketertarikan dengan model alternatif yang dimohonkan di dalam petitum Perkara Nomor 90.

“Secara faktual, perubahan komposisi Hakim yang memutus dari delapan menjadi sembilan tidak hanya sekadar membelokkan pertimbangan dan amar putusan, tetapi membalikkan 180 derajat amar putusan,” jelasnya.(*)

Rudi Parasian : Kualitas Pelayanan Puskesmas Harus Sesuai dengan Fasilitasnya

0
Anggota Komisi I DPRD Berau, Rudi Parasian Mangunsong.

TANJUNG REDEB – Anggota Komisi I DPRD Berau, Rudi Parasian Mangunsong mendorong Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk ketat melakukan pengawasan terhadap Puskesmas yang ada.

Dia menuturkan, jika pengawasan dilakukan secara aktif, maka akan berdampak baik terhadap peningkatan kualitas di Bumi Batiwakkal, sekaligus efektif dalam melakukan pengawasan serta tak hanya menunggu data masuk. “Jika hanya membaca data saja. Saya yakin kualitas kesehatan akan begini-begini saja,” ucapnya.

Dirinya mengatakan, dengan fasilitas fisik yang memadai, harusnya sejalan dengan kualitas pelayanan yang ada. Tidak hanya pintar membuat laporan tapi tidak sesuai dengan kenyataannya. “Keluhan itu pasti ada. Kami berkali-kali menyampaikan hal ini ke Dinkes, agar jadi evaluasi,” paparnya.

Dirinya mengungkapkan, alokasi anggaran untuk pembangunan puskesmas bukan sedikit, ditambah dengan obat-obatan dan fasilitas lainya. Namun nyatanya masih banyak pasien yang harus rujuk.

Politikus PDI-P ini berharap, jika pasien bisa ditangani di puskesmas saja. Seharusnya tidak harus dirujuk. “Kalau semua dirujuk, terus obat bisa habis digunakan buat apa?” imbuhnya.

Rudi meminta perhatian dari dinas terkait untuk segera membenahi pelayan kesehatan yang ada di puskesmas, sehingga tidak menjadi citra buruk bagi masyarakat.

Begitu juga dengan perusahaan, hanya datangkan orang banyak dari luar, tapi enggan membangun klinik atau fasilitas kesehatan mandiri. “Pihak ketiga juga harus aktif dan jika perlu membantu pembangunan faskes di Berau,” paparnya.

Dirinya melanjutkan, permasalahan kesehatan masih menjadi mimpi buruk bagi masyarakat. Tidak sedikit masyarakat mengeluhkan soal pelayanan. Terlebih jika pasien tersebut merupakan pasien BPJS kelas III.

“Jangan beda-bedakan. Mereka juga membayarkan. Sumpah perawat dan dokter saya rasa tidak ada soal beda-bedakan pasien dari status sosialnya,” tutupnya. (ADV/KN)

Entaskan Kemiskinan Ekstrem, Implementasi PKH Masih Jadi Upaya Paling Efektif

0
Sekkab Kukar, Sunggono. (Ady/Radar Kukar)

TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar), menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) terkait implementasi Program Keluarga Harapan (PKH) di tahun 2023. Rapat ini digelar di Hotel Harris Samarinda, pada Senin (16/10/2023).

Pada rakor ini, turut hadir Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Kukar, Sunggono. Dalam rapat ini Sunggono juga turut menyampaikan arahan bagi seluruh peserta rapat. Diantaranya Dinas Sosial (Dinsos) Kukar dan puluhan penyuluh Dinsos Kukar.

Dalam arahannya, Sunggono menjelaskan PKH adalah salah satu program perlindungan sosial dengan cara memberikan uang tunai kepada masyarakat miskin. Tentu saja, ada persyaratan-persyaratan untuk mendapatkan bantuan tersebut.

Karena memang program ini bertujuan untuk mengurangi angka kemiskinan di Kukar. Serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui akses layanan pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan sosial.

“Kesejahteraan sosial yang disasar PKH adalah pelayanan dasar kesehatan, pendidikan, pangan dan gizi, perawatan dan pendampingan serta perlindungan sosial lainnya,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2), seyogyanya harus lebih intens dilaksanakan oleh pendamping PKH. Sebab, momentum kegiatan ini dinilai sangat tepat untuk menyampaikan informasi, motivasi dan edukasi kepada penerima manfaat.

“Pemkab Kukar mendukung penuh program keluarga harapan dengan memberikan dukungan berupa fasilitasi penunjang dan operasional pendamping PKH,” imbuhnya.

Ia yakin, PKH dapat efektif mengurai kemiskinan di Kukar. Selain memberi bantuan langsung tunai (BLT), Pemkab Kukar juga memberi pendampingan agar warga miskin dapat berwirausaha.

Menurut Sunggono, upaya pengentasan kemiskinan juga harus memiliki peran aktif dari petugas pendamping PKH. Caranya melaksanakan pelatihan dan pemberdayaan kepada keluarga penerima manfaat. Dengan begitu, ekonomi keluarga penerima manfaat dapat meningkat.

Selain itu, pendamping PKH juga harus rutin melakukan sosialisasi PKH kepada aparat pemerintahan. Baik ditingkat kecamatan, desa dan kelurahan, dan masyarakat umum.

Pendamping PKH wajib melakukan pertemuan awal dan melakukan validasi data calon Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH dan melakukan verifikasi komitmen kehadiran KPM PKH pada layanan fasilitas pendidikan dan kesehatan pada waktu yang telah ditetapkan.

Lebih lanjut, pendamping PKH juga harus aktif melakukan P2K2 bagi seluruh KPM PKH. Sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan serta melakukan mediasi, fasilitasi dan advokasi kepada KPM PKH untuk memperoleh bantuan sosial.

“Saya harap pendamping bisa melaksanakan tugas sebaik – baiknya dan memotivasi KPM dampingan untuk menggali potensi diri dan kemampuan agar mampu berdaya, agar kehidupannya lebih sejahtera,” tutupnya. (Adv/KN)

Disperindag Kukar Gelar GPM Selama Dua Hari di Halaman Parkir Kantor Bupati

0
Suasana GPM yang digelar Disperindag Kukar. (Istimewa)

TENGGARONG – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kutai Kartanegara (Kukar) ikut serta dalam Gerakan Pangan Murah (GPM) atau operasi pasar di Halaman Parkir Kantor Bupati Kukar, Senin (16/10/23).

Dalam GPM ini, Disperindag Kukar menyiapkan bahan pokok murah,berupa berupa beras, gula dan minyak goreng. Kegiatan ini kan digelar selama dua hari 16-17 Oktober 2023. Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati hari pangan sedunia dan juga sebagai langkah penekanan inflasi di Kukar.

“Untuk operasi pasar ini ada minyak goreng, beras, gula pasir. Selama dua hari ini kami menyiapkan dua unit truk yang masing masing truk isinya antara 5-7 ton dari berbagai produk bahan pokok. Kami juga memfasilitasi para pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) yang mau berjualan,” kata Arfan Boma Pratama, kepala Disperindag Kukar.

Berikut ia menjabarkan rincian harga komoditas yang dijual di GPM tersebut, mulai dari Beras merk ETAM per 5 kg Rp 70.000, Premium per 5 kg Rp 64.000, dan SPHP per 5 kg Rp. 52.000. Kemudian untuk Gula per 1 kg Rp 14.000, Minyak Goreng 1 liter Rp 16.000 dan Minyak Goreng 2 liter Rp 32.000.

Adapun produk yang dijual oleh IKM bermacam macam ada makanan, dan cemilan yang berasal dari prodak pertanian. Para pelaku IKM ini berasal dari Anggana, Muara Badak dan Tenggarong. “Kami berharap dengan adanya pasar murah ini dapat membantu masyarakat untuk mendapatkan bahan pokok dengan harga yang terjangkau,” Boma mengakhiri pembicaraan. (Adv/KN)