Beranda blog Halaman 1158

Prabowo Agendakan Pertemuan dengan Megawati

0
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

KORANUSANTARA – Manuver politik yang dilakukan Koalisi Indonesia Maju (KIM) terbilang nekat. Keputusan menyandingkan Prabowo Subianto dengan Gibran Rakabuming Raka yang notabene kader partai politik (parpol) di luar koalisi, membuat situasi memanas. Utamanya dari kubu PDI Perjuangan, yang menjadi naungan Gibran selama ini.

Ya, KIM sudah memutuskan Prabowo-Gibran sebagai pasangan capres-cawapres untuk Pilpres 2024. Keduanya dijadwalkan akan mendaftar ke KPU, Rabu, 25 Oktober 2023.

Senin, 23 Oktober 2023, Partai Gerindra menggelar rapat pimpinan nasional (rapimnas). Rapat jajaran pengurus Gerindra se-Indonesia itu dilakukan untuk menindaklanjuti deklarasi pasangan Prabowo-Gibran.

”Gerindra melaksanakan rapimnas untuk konsolidasi dan membulatkan dukungan,” kata Prabowo, bacapres KIM yang juga ketua umum Partai Gerindra.

Ditanya masih ada sebagian pihak yang tidak puas dengan keputusannya, Prabowo mengaku aneh. Yang jelas, dia meyakini, jika yang dipilih sosok lain, pasti tetap ada kritik yang akan dilayangkan kepadanya. ”Kalau begini terlalu muda, kalau begitu terlalu tua. Kumaha? (bagaimana, Red). Ya kan. Jadi, kalau nggak cocok, dicari-cari,” ungkap politikus yang juga menjabat menteri pertahanan tersebut.

Mantan Danjen Kopassus itu memilih untuk menyerahkan keputusan yang sudah diambil kepada masyarakat untuk menilai dan memilih yang disukai. ”Yang penting rukun, sejuk, dan damai. Oke,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Prabowo juga siap berkomunikasi dengan PDIP. Maklum, sebetulnya Gibran tidak lain kader PDIP. Dia menyebut sudah meminta waktu untuk dapat bertemu dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Namun, pihaknya masih menunggu respons. (*) 

Bersyukur Mendapat Kesempatan Kedua

0
Madonna

KORANUSANTARA – Pertengahan tahun ini, Madonna sempat dirawat intensif di rumah sakit karena infeksi bakteri. Pada konsernya Sabtu malam, 21 Oktober 2023 di Belgia, dia sempat terbawa emosi saat menceritakan peristiwa pahit itu.

Pelantun Material Girl tersebut mengakui, banyak orang yang sempat khawatir dirinya tidak akan bertahan hidup akibat penyakit itu. “Benar-benar sebuah mukjizat aku bisa ada di sini, saat ini. Ibuku, Tuhan memberkatinya, dia pasti mengawasiku dari atas… Dia bilang, ’Anakku, ini belum waktunya kamu pergi’,’’ ungkapnya. Madonna Louise, sang ibu, meninggal akibat kanker payudara saat usia Madonna masih 5 tahun.

Dia mengakui, momen dirawat di RS itu membuatnya bersimpati kepada ibunya. “Aku bisa memahami betapa kesepian dirinya ada di rumah sakit, tahu bahwa dia tidak akan bertahan,’’ imbuh musisi 65 tahun itu.

Kini, Madonna merasa sedang menjalani kesempatan keduanya. ’’Dan aku sangat bersyukur akan hal itu,’’ ujarnya. Dia menyatakan, hingga kini, kondisinya belum kembali 100 persen. Musisi yang juga aktris itu tetap bersyukur karena masih hidup. ’’Terima kasih pada Tuhan, anak-anakku, serta seluruh cinta dan dukungan kalian,’’ ucapnya.

Selepas dirawat intensif pertengahan tahun ini, Madonna melanjutkan tur konser dunia Celebration pada pekan lalu. Dia memulai rangkaian konsernya di Inggris, Belgia, dan beberapa negara lain di Eropa. (*) 

DPU Kukar Prioritaskan Konektivitas dan Infrastruktur Jalan

0
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kukar Wiyono. (Istimewa)

TENGGARONG – Dinas Pekerjaan Umum Kutai Kartanegara (DPU Kukar) diburu waktu. Jelang pergantian tahun, pihaknya diharapkan segera merampungkan pekerjaan yang menjadi prioritas. Salah satunya infrastruktur jalan untuk menyambungkan jalan kecamatan, jalan usaha tani, dan sektor pariwisata.

Hal tersebut ditegaskan Kepala DPU Kukar, Wiyono. Infrastruktur jalan tersebut menjadi program prioritas yang harus dikerjakan. Bahkan menjadi poin penting yang disampaikan Bupati Edi Damansyah  saat melantiknya menjadi kepala DPU Kukar definitif belum lama ini.

Khusus untuk Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMD) Kukar 2021-2026, sebanyak 5 kecamatan ditunjuk sebagai kawasan pengembangan pertanian. Yakni Tenggarong, Tenggarong Seberang, Sebulu, Muara Kaman, dan Loa Kulu.

Sehingga ini dianggap penting karena dapat mempercepat perputaran ekonomi di Kukar. Tidak hanya memudahkan para petani, namun juga akan berdampak besar kepada destinasi pariwisata hingga kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“DPU Kukar mematangkan rencana bersama Dinas Pertanian Kukar dan Dinas Pariwisata Kukar. Bila sesuai rencana, pengerjaan jalan di lima kecamatan tersebut akan selesai secara bertahap,” jelas Wiyono.

Lima jalan kecamatan yang dibangun tersebut akan dicanangkan 100 persen berstatus mantap. Khusus jalan kabupaten yang belum mantap akan menjadi mantap. “Konektivitas antar wilayah akan makin meningkat, termasuk perekonomian masyarakat,” pungkasnya. (KN/ADV)

Gelar Hari Anak Nasional, Pemkab Kukar Serahkan Penghargaan Kabupaten Layak Anak

0
Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Kesra Setkab Kukar Didi Ramyadi. (Istimewa)

TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara menggelar Hari Anak Nasional di Kreatif Park, Tenggarong, Sabtu (21/10). Kegiatan tersebut dirangkai dengan penyerahan piagam dan piala penghargaan Kabupaten Layak Anak (KLA).

Piagam dan piala tersebut diserahkan Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Kabupaten (Setkab) Kukar Didi Ramyadi kepada Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kukar Bambang Arwanto.

Didi Ramyadi, saat membacakan sambutan Bupati Edi Damansyah menegaskan, Pemkab Kukar berkomitmen menjadikan Kukar sebagai Kabupaten Layak Anak. Sehingga kebutuhan anak terpenuhi, juga upaya melibatkan anak-anak dalam hal pembangunan di Kukar. Maka ini perlu kolaborasi seluruh pihak agar bisa terlaksana.

“Hal ini tentunya membutuhkan kerja keras dan sikap konsisten guna mencapai target besar tersebut. Selain itu, kita juga harus mampu beradaptasi pada setiap perubahan yang terjadi,” jelas Didi.

“Mari bersama -sama kita berupaya untuk menciptakan dunia yang lebih baik bagi anak-anak kita, di mana mereka dapat tumbuh dan berkembang dengan cemerlang,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala DP3A Kukar Bambang Arwanto mengatakan, anak-anak saat tengah mengalami masalah yang berhubungan dengan gencarnya intensitas ilmu teknologi yang berkembang dengan begitu pesat dan luar biasa.

“Ini ibarat dua mata pedang. Satu sisi menjadikan dia pandai dan mengerti teknologi, satu sisi menyebabkan mereka tidak fokus, ketergantungan, serta serta antisosial,” ujarnya.

Maka dari perlu ada bimbingan kepada anak-anak, utamanya berusia 17 tahun ke bawah. Dngan pendampingan yang intenstif, anak -anak bisa mendapatkan hak untuk tumbuh kembang, perlindungan, dan partisipasi. Sehingga mereka bisa menjadi harapan penerus bangsa dan negara. “Sebagai bibit unggul yang menjadi harapan menjadi generasi penerus,” tutupnya. (KN/ADV)

Sekkab Terima Kunjungan BPK RI, Dukung Pemindahan IKN

0
Sekkab Kukar Sunggono bersama Lucy Sumardi dari BPK RI beserta sejumlah pimpinan OPD.

TENGGARONG–Sekretaris Kabupaten Kutai Kartanegara Sunggono didampingi Kepala Inspektorat Kukar Heriansyah, menerima kunjungan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI di ruang Eksekutif Kantor Bupati Kukar, Senin, 23 Oktober 2023.

Menurut Lucy Sumardi dari BPK RI,  kunjungan dan silaturahmi itu dalam rangka melakukan pemeriksaan rinci atas kepatuhan kegiatan persiapan pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, dan penyelenggaraan IKN  2022 (triwulan IV) dan 2023 sampai dengan triwulan III pada Otoritas Ibu Kota Nusantara (OIKN), serta instansi terkait lainnya di DKI dan Kalimantan Timur. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 15/2006.

Ada beberapa dinas instansi yang akan menjadi sasaran di Pemkab Kukar, yaitu BPKAD, Bapenda, Dinas Pendidikan, Dinas kesehatan, BKSDM, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Dinas Lingkungan Hidup dan beberapa OPD terkait lainnya.

Menurut Lucy, mereka akan melakukan pemeriksaan di Kukar selama 40 hari kerja, yang beranggotakan 21 orang yang dibagi dalam empat tim. Ada yang bertugas selama 10, 15, 30, dan 40 hari sesuai kebutuhan.

Sementara itu, Sekda Sunggono mengucapkan selamat datang di Kukar. Pada prinsipnya, Pemkab Kukar akan mendukung BPK RI terkait fungsi pengawasan, serta menyiapkan data serta pendukung yang diperlukan. Sunggono berharap kepada instansi yang menjadi lokus kegiatan untuk mendukung dan mempersiapkan segala sesuatunya.

Pemkab Kukar sebagai mitra strategis IKN Nusantara bukan daerah penyangga sebagaimana yang tertuang dalam undang-undang IKN. Pemkab Kukar merasa kecewa selama ini tidak pernah dilibatkan pihak kementerian terkait atau Bappenas dalam pembangunan IKN, hanya Samarinda, Balikpapan, Penajam Paser Utara, dan IKN.

Padahal, wilayah pembangunan itu masuk wilayah Kutai Kartanegara, kurang lebih 256 kilometer persegi, dan 199 km persegi wilayahnya ada di Kutai Kartanegara, sehingga ada lima kecamatan, 34 desa atau kelurahan daerah penghasil di Kukar hilang, sehingga Pemkab Kukar harus kehilangan dana penghasil sekitar Rp 1,6 triliun dana bagi hasil.

Pemkab Kukar sudah banyak membangun infrastruktur dan beberapa aset untuk penunjang pembangunan IKN. Namun, sampai saat ini belum ada pembahasan lebih lanjut dari pemerintah pusat, apakah nantinya akan dikonversi atau dikompensasi.

Demikain juga dengan rekrutmen pejabat di IKN secara khusus untuk ASN Kukar, pihaknya siap mendukung. (KN/ADV)

Syarifatul Syadiah Dampingi Hetifah Serahkan Beasiswa PIP di SMAN 2 Berau

0
Kunjungan Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian di SMAN 2 Berau.

TANJUNG REDEB – Wakil Ketua I DPRD Berau, Syarifatul Syadiah dan Sekretaris Komisi I DPRD Berau dan Sri Kumalasari mendampingi Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian berkunjung sekaligus secara simbolis memberikan beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) kepada para penerima dari berbagai tingkatan sekolah, di SMAN 2 Berau.

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian telah menyiapkan sebanyak 15.000 kuota beasiswa PIP bagi para pelajar yang ada di Kabupaten Berau. Yang terbagi menjadi gelombang pertama 10.000 kuota dan kedua sebanyak 5.000 kuota.

Beasiswa tersebut ditargetkan untuk mendorong minat belajar dan membantu kelancaran pendidikan bagi pelajar yang menerimanya. Apalagi Berau masuk dalam KSPN sehingga perlu memiliki SDM yang unggul di bidang akademik.

“Tadi saya sudah mendengar usulan dan masukan terkait beasiswa PIP, tentunya menjadi catatan khusus untuk menjadi bahan evaluasi ke depannya,” terang Hetifah.

Meski saat ini pendidikan sudah gratis, namun diakuinya kebutuhan pendukung pembelajaran tetap perlu dipenuhi secara pribadi. Sehingga melalui beasiswa tersebut diharapkan dapat membantu penerima yang membutuhkan.

“Saat ini kami juga tengah berupaya mempercepat pencairan beasiswa PIP untuk Berau. Kita juga akan dorong perbankan untuk jemput bola ke pelajar yang jauh dari akses menuju perbankan,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua I DPRD Berau, Syarifatul Syadiah mengatakan, dirinya mewakili DPRD Berau berterima kasih kepada Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian yang berkenan turun langsung ke Daerah Pemilihan (Dapil), khususnya di Kabupaten Berau.

“Ini merupakan bentuk perhatian yang diberikan kepada kita, khususnya pemberian beasiswa bagi pelajar di Kabupaten Berau,” ungkapnya.

Ia pribadi juga mengapresiasi perhatian yang diberikan sebagai bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan melalui beasiswa PIP tersebut. Masyarakat yang menginginkan anaknya mendapatkan beasiswa bisa mengusulkan melalui perwakilan rakyat, yakni Hetifah.

“Kami dari DPRD Berau mengucapkan banyak terima kasih kepada Ibu Hetifah yang memberikan aspirasinya berupa beasiswa untuk siswa-siswi di Bumi Batiwakkal,” ucapnya.

Syarifatul berharap, anak-anak di Kabupaten Berau tidak ada lagi yang tidak bersekolah atau sampai putus sekolah. Pasalnya, pemerintah tidak memungut biaya apapun untuk sekolah. Yang ada malah memberikan beasiswa berupa PIP ini.

“Semoga para pelajar di Berau kelak menjadi generasi yang membanggakan orangtua dan membawa nama baik sekolah hingga sukses di masa yang akan datang,” harapnya. (ADV/KN)

Kukar Kaya Festival Dipastikan Berlanjut Tahun Depan

0
Wabup Kukar, Rendi Solihin di acara KukarLand Festival 2023 lalu. (Ady/Radar Kukar)

TENGGARONG – Wakil Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Rendi Solihin, pastikan program Kutai Kartanegara Kaya Festival (K3F) berlangsung kembali ditahun depan. Hal ini disampaikan Rendi, saat ia menyampaikan sambutannya pada acara Festival Seni Budaya Nusantara, di Kecamatan Muara Badak, Minggu (22/10/2023) malam.

“Insya Allah Kukar Kaya Festival akan kita laksanakan sampai akhir 2023 dan berlanjut pada tahun 2024. Kita pastikan semua gratis untuk masyarakat Kukar,” ucap Rendi lantang.

“Tahun depan kita akan kembali ke sini (Muara Badak), karena komunitasnya banyak yang keren, talenta pemuda Muara Badak juga banyak yang keren. Tahun depan kita laksanakan lebih meriah,” begitu sambungnya.

Sebagai informasi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar telah menetapkan sekitar 81 kegiatan, kedalam Kalender Event 2023. Serentetan event tersebut akan digelar secara bergantian di 20 Kecamatan di Kukar.

Rendi mengungkapkan, digelarnya serangkaian event ini bukan hanya untuk memberikan hiburan kepada masyarakat. Tapi juga untuk melestarikan kesenian dan budaya di Kukar. Juga diharapkan mampu membawa dampak pada peningkatan perekonomian masyarakat di sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

“Untuk menyukseskan pelaksanaan event ini, kami melibatkan banyak pihak, termasuk Komite Ekonomi Kreatif (Kekraf), dunia usaha, pelaku UMKM, serta pelaku seni dan budaya daerah,” ujarnya.

Program Kalender Event merupakan bagian dari realisasi program dedikasi Kukar Idaman. Yaitu program Kutai Kartanegara Kaya Festival (K3F) dan Kutai Kartanegara Kreatif Idaman.

Hal ini sesuai dengan rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) Kukar periode 2021-2026. Dalam kurun waktu lima tahun akan ada 100 festival dan event yang diselenggarakan.

Hadirnya festival ini juga sejalan dengan target Pemkab Kukar, terutama dalam upaya pengentasan kemiskinan dan penguatan ekonomi kerakyatan. Efek domino dari festival tersebut akan dirasakan secara nyata oleh masyarakat.

“Event ini mengundang banyak wisatawan, sehingga homestay dan hotel-hotel terisi penuh. Efek domino ini tentu memberikan manfaat bagi pelaku UMKM dan pelaku seni, baik lokal,” pungkasnya. (Adv/KN)

Jamrud Tutup Festival Budaya Nusantara di Muara Badak, Wabup Rendi : Efek Besar Bagi UMKM

0
Rendi Solihin saat menyampaikan sambutan di Festival Budaya Nusantara. (Istimewa)

TENGGARONG – Penampilan band legendaris Indonesia, Jamrud, di Lapangan Kantor Camat Muara Badak, Kutai Kartanegara (Kukar), sukses pukau ribuan penonton yang padati kawasan tersebut. Berbagai tembang andalan yang dibawakan oleh Jamrud, benar-benar sukses bikin para pencinta musik rock di Kukar dan sekitarnya terus bernyanyi dan menari.

Penampilan dari band yang dibentuk di kota Cimahi, Jawa Barat tersebut, sekaligus menjadi penutup rangkaian kegiatan Festival Seni Budaya Nusantara yang berlangsung selama tiga hari, pada 20-22 Oktober 2023.

Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin, pun mengungkapkan rasa syukurnya. Ia menilai festival itu berhasil dan membawa berkah bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kecamatan Muara Badak.

Berdasarkan keterangan yang disampaikan oleh Rendi Solihin, semua stand yang disediakan selama acara Festival Seni Budaya Nusantara berlangsung laku keras. “Banyak daerah yang sudah mengikuti Kukar memberikan hiburan secara gratis tapi belum ada yang berkeliling ke kecamatan-kecamatan. Semua ini dilakukan untuk mendapatkan multiplier efek,” ucap Rendi.

Wabup Rendi juga mengaku senang, dengan terselenggaranya event ini. Tentunya membawa dampak yang sangat luas pada perputaran ekonomi masyarakat. Tidak hanya terpusat di stand-stand yang telah disediakan panitia. Tapi juga memberikan dampak pada warung-warung kelontong, di sepanjang jalan menuju lokasi kegiatan yang ramai disinggahi para penonton untuk sekedar mengisi bahan bakar dan berbelanja.

“Saya senang pelaku UMKM laris manis, pedagang pentol laris, tolong juga dibeli jualan es tehnya,” tandasnya. (Adv/KN)

Masyarakat Diimbau Jangan Mudah Tergiur Pinjol dan Investasi Bodong

0
Ketua Komisi II DPRD Kalimantan Timur Nidya Listiyono

SAMARINDA – Ketua Komisi II DPRD Kalimantan Timur Nidya Listiyono mengimbau masyarakat Kaltim tidak tergiur dengan pinjaman online (pinjol) dan investasi yang bodong yang ditawarkan oleh pihak yang tidak bertanggungjawab.

Menurutnya, dewasa ini dengan sistem online sangat mudah untuk melakukan pinjaman atau investasi. Namun kerap kali masyarakat tidak melakukan hitung-hitungan dari segi pendapatan sehingga menjadi korban dan terlilit hutang.

Untuk itu, ia meminta masyarakat tidak mudah tergiur dengan tawaran yang memberikan kemudahan dan kecepatan pencairan dalam pinjaman.

”Jangan tergiur dengan kemudahan dan kecepatan pencairan dana pinjol, karena bisa jadi kebiasaan buruk. Kita juga harus memperhatikan berapa pendapatan,” tegasnya kepada media ini.

“Salah satu indikator investasi bodong yaitu modal kecil, tapi hasilnya besar dan waktunya singkat,” sambungnya.

Sosialisasi dan edukasi harus terus dilakukan menurut Politisi Golkar ini. Ia pun mengaku, bahwa DPRD Kaltim terus melakukan koordinasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta aparat penegak hukum.

“Kami juga berkoordinasi dengan OJK daerah dan aparat penegak hukum untuk menangani kasus-kasus pinjol dan investasi bodong. Kami harap masyarakat tidak mudah tertipu dan melaporkan jika ada yang mencurigakan,” bebernya.(adv/DPRDKaltim/kn)

Safaruddin Sambangi Kukar, Bupati Paparkan Kondisi Kukar dan Strategi Percepatan Pembangunan

0
Suasana kunjungan anggota Komisi III DPR RI, Safaruddin, ke Kukar. (Ady/Radar Kukar)

TENGGARONG – Anggota Komisi III DPR RI Dapil Kalimantan Timur (Kaltim), Safaruddin, melakukan lawatan ke Kutai Kartanegara (Kukar), pada Senin (23/10/2023). Kunjungan legislator yang pernah menjabat sebagai kapolda Kaltim ini, disambut dengan hangat oleh Bupati Kukar, Edi Damansyah. Didampingi Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin dan Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Kukar, Sunggono. Di Rumah Jabatan Bupati Kukar.

Turut hadir dalam kegiatan ini, sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, kepala desa dan lurah. Dalam kesempatan ini, Edi Damansyah turut mengucapkan selamat datang untuk salah satu wakil Kaltim di Senayan tersebut.

“Selamat datang kepada Komisi III DPR RI, semoga kunjungan ini dapat memberikan dampak yang signifikan bagi pembangunan daerah,” kata Edi.

Dalam kesempatan ini, Edi turut memaparkan kondisi geografis Kukar yang memiliki luas 27.263,10 km2 dan secara administratif terbagi atas 20 kecamatan, 193 desa dan 44 kelurahan. Dengan jumlah penduduk sebanyak 765.284 jiwa.

Berdasarkan kondisi geografis yang luas dan penyebaran penduduk yang tidak merata, Edi mengakui kondisi pembangunan pun masih belum maksimal. Oleh sebab itu, diperlukan strategi khusus dalam percepatan pembangunan wilayah di Kukar.

Pertama, Pemkab Kukar mengoptimalkan peran pemerintah desa (pemdes), dengan meningkatkan alokasi anggaran ke desa melalui kebijakan Bantuan Keuangan Khusus Kepada Desa (BKKD).

Alokasi dana ini diberikan dalam bentuk program Rp 50 juta per RT yang dapat dipergunakan untuk belanja infrastruktur layanan dasar. Seperti penyediaan energi listrik pedesaan, penguatan operasional posyandu, dan bantuan lain yang bersifat prioritas daerah.

“Implikasi dari kebijakan ini adalah alokasi transfer ke desa yang meningkat 44 persen dari tahun 2022. Kami pun bangga, banyak kabupaten kota lain belajar BKKD Rp 50 juta per RT ini ke Kukar,” terangnya.

Strategi kedua dengan menyelenggarakan pelimpahan sebagian kewenangan kabupaten kepada pemerintah kecamatan. Pelimpahan kewenangan ini diiringi dengan alokasi dana kepada kecamatan dan kelurahan. Sehingga, camat pun memiliki kewenangan dan anggaran untuk menyelenggarakan tugas dan fungsi OPD yang bersifat sederhana dan dapat dilaksanakan secara berkala pada tingkat kecamatan.

“Kedua strategi ini sekarang telah berjalan dengan baik di Kutai Kartanegara, yang terus diiringi dengan proses evaluasi, perbaikan serta penyempurnaan tata kelola penyelenggaraan agar lebih efektif,” terangnya.

Menurutnya, kedua strategi tersebut berdampak pada kebijakan makro. Ini terlihat dari peningkatan nilai Indeks Desa Membangun di Kukar pada tahun 2023 sebesar 0,77 persen. Angka tersebut meningkat dibanding tahun sebelumnya dengan nilai 0,74, dengan jumlah desa berstatus Mandiri 76 desa, Maju 69 desa, Berkembang 48 desa, dan tidak ada lagi desa yang berstatus tertinggal dan sangat tertinggal.

“Kami berharap kehadiran Komisi III DPR RI ini, memberikan tambahan ilmu dan pengetahuan bagi kami di daerah. Sekaligus sebagai kepanjangan lidah dalam menyampaikan harapan dan aspirasi warga Kutai Kartanegara,” harapnya.

Sementara itu, anggota DPR RI Komisi III Dapil Kaltim, Safaruddin, mengaku bersyukur bisa menyambangi Kukar. Menurutnya, ini merupakan agenda silahturahmi wakil rakyat dengan pemerintah daerah hingga perangkat desa kelurahan dan RT.

Ia berharap, RT dan lurah mampu bekerja berdasarkan data yang valid dalam penanganan masyarakat prasejahtera. Hal ini perlu dilakukan agar penanganan kasus kemiskinan ekstrem maupun stunting tepat sasaran. Ia pun meminta, agar Pemkab Kukar memperkuat pertanian dalam arti luas untuk ketahanan pangan. Mengingat, Kukar saat ini merupakan salah satu penyuplai bahan pangan terbesar di Kaltim dan Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Semua itu tentunya perlu kehadiran pemerintah, untuk mendorong upaya peningkatan hasil pertanian dalam arti luas,” tandasnya. (Adv/KN)