Beranda blog Halaman 1159

Sunggono Keluhkan Minimnya Peran Pemkab Kukar dalam Pembangunan IKN

0
Sekkab Kukar, Sunggono. (Ady/Radar Kukar)

TENGGARONG– Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Kutai Kartanegara (Kukar), Sunggono, keluhkan soal tidak adanya keterlibatan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar dalam pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Padahal menurutnya, sebagai wilayah yang nantinya akan bersebelahan langsung dengan IKN, seharusnya Kukar turut dilibatkan secara langsung. Mengingat seluas 199 km2 dari total kurang lebih 256 km2 wilayah IKN, merupakan wilayah Kukar yang tersebar di 5 kecamatan dan 34 desa dan kelurahan.

Kukar pun terdampak secara langsung, dikarenakan seluruh wilayah Kukar yang masuk ke dalam IKN merupakan daerah penghasil. Hal ini mengharuskan Pemkab Kukar kehilangan dana bagi hasil dari berbagai sektor senilai Rp 1,6 triliun.

“Pemkab Kukar merasa kecewa. Kami ingin dilibatkan secara langsung. Kami ini mitra strategis dari IKN, bukan daerah penyangga sebagaimana tertuang dalam undang-undang,” ungkap Sunggono, Senin (23/10/2023).

Kekecewaan ini disampaikan langsung oleh Sunggono, pada Lucy Sumardi, dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI. Saat melakukan kunjungan kerja, untuk memeriksa Kepatuhan Kegiatan Persiapan Pemindahan Ibu Kota Negara dan Penyelenggaraan Ibu Kota Nusantara 2022 dan 2023.

Padahal menurut Sunggono, Pemkab Kukar sudah banyak membangun infrastruktur dan beberapa aset untuk penunjang pembangunan IKN. Hanya saja, sampai saat ini belum ada pembahasan lebih lanjut di tatanan pemerintah pusat, apakah akan dikonversi atau dikompensasi.

Begitu halnya dengan rekrutmen pejabat IKN, secara khusus untuk ASN Kukar tidak mendapatkan kuota prioritas. Sehingga, pihaknya tidak dapat memberikan kontribusi lebih besar untuk Mega proyek tersebut.

“Kami sangat siap mendukung. Tapi kami tidak pernah dilibatkan, baik oleh pemerintah pusat atau Pemerintah Provinsi Kaltim untuk sama-sama membahas pembangunan ini,” tambahnya.

Meski demikian, Pemkab Kukar tetap berkomitmen dalam mendukung pembangunan IKN. Ini dibuktikan dengan ketersediaan Kukar untuk diperiksa BPK RI selama 40 hari kerja.

Pada prinsipnya, kata Sunggono, Pemkab Kukar akan mendukung kegiatan BPK RI terkait dengan fungsi dan pengawasan. Pihaknya juga akan menyiapkan data serta alat pendukung yang diperlukan selama proses pemeriksaan.

“Saya sudah menginstruksikan agar instansi yang menjadi lokus pemeriksaan dapat mendukung dan mempersiapkan segala kebutuhan BPK RI,” pungkasnya. (Adv/KN)

Jadi Pintu Gerbang Kaltim, Sapto Dorong Peningkatan Layanan Bandara Sepinggan

0
Anggota DPRD Kaltim Sapto Setyo Pramono

SAMARINDA – Anggota Komisi II DPRD Kaltim Sapto Setyo Pramono, mendorong peningkatan layanan di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan ditingkatkan. Hal ini harus dilakukan di mana kehadiran Ibu Kota Negara (IKN), sarana dan prasarana transportasi harus menjadi perhatian.

Menurutnya, sebagai bandara yang dengan klasifikasinya internasional, Bandara Sepinggan harus terus mengalami pengembangan. Apalagi, bandara yang terletak di Balikpapan itu merupakan salah satu pintu masuk Kaltim, dan menjadi penghubung ke Nusantara.

“Bandara itu adalah pintu masuk Kaltim. Artinya dengan adanya IKN, meski ada bandara VIP khusus, namun penumpang domestik tetap di Sepinggan,” jelas Sapto kepada awak media.

Politisi Golkar ini menerangkan, dengan kehadiran IKN di Bumi Etam, mobilisasi masyarakat dari dan menuju Kaltim terus meningkat. Sarana dan prasarana transportasi udara di Kaltim harus terus ditingkatkan oleh pihak terkait khususnya pengelola bandara.

“Artinya bandara harus jadi yang terbaik, bagaimana mau masuk ke IKN kalau bandara kita tidak diolah dengan yang terbaik. Sangat bagus pastinya,” tutupnya.(Adv/DPRDKaltim/Kn)

Jelang Pesta Demokrasi, Marthinus Minta Masyarakat Saring Berita Hoaks

0
Anggota DPRD Kaltim Marthinus

SAMARINDA – Tinggal hitungan bulan lagi, perhelatan Pemilu 2024 akan berlangsung. Pemberitaan dari media konvensional, dan media sosial terus menghujani masyarakat.

Mengingat hal ini, Anggota DPRD Kaltim Marthinus mengimbau masyarakat menyaring informasi dan memilih sumber berita yang valid dan terpercaya. Agar, masyarakat dapat terhindar dari berita atau informasi hoaks.

“Momentum tahun politik, informasi hoaks itu pasti akan bermunculan, masyarakat harus cerdas dengan hal semacam itu,” ucapnya, Senin (23/10/2023).

Menurut Politisi PDI Perjuangan ini, berita hoaks dapat memicu masyarakat untuk terpecah belah. Sehingga kondusivitas sebelum dan setelah Pemilu 2024 dapat terganggu.

“Hoaks ini mampu menciptakan perpecahan sesama kelompok atau golongan lainnya,” tegasnya.

Untuk itu edukasi kepada masyarakat, ujar Legislator Dapil Kubar-Mahulu ini, harus terus digalakan ditengah masyarakat. Selain itu lembaga-lembaga yang memiliki wewenang dalam melakukan filterisasi berita dan informasi diminta lebih sigap melakukan antisipasi penyebaran hoaks.

“Kita harus cerdas dalam mendalami informasi yang didengar, agar tidak merugikan diri sendiri dan orang lain,” pungkasnya. (Adv/DPRD Kaltim/Kn)

Studi Kelayakan Fly Over MT Haryono – Teuku Umar Dianggarkan Tahun 2024

0
Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Veridiana Huraq

SAMARINDA – Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Veridiana Huraq Wang mengungkapkan bahwa pembahasan anggaran untuk membangun flyover atau jalan layang  yang menghubungkan Jalan MT Haryono dan Jalan Teuku Umar Samarinda telah diakomodir di APBD 2024.

Termasuk juga usulan anggaran untuk feasibility study (studi kelayakan) juga akan dilaksanakan pada tahun depan.

“Sudah ada penganggaran untuk studi kelayakan dan itu memang belum termasuk anggaran pembangunan fisiknya,” jelas Politisi PDI Perjuangan ini, Senin (23/10/2023).

Ia menerangkan bahwa studi kelayakan, dilaksanakan terlebih dahulu untuk menimbang dampak dari rencana pembangunan sebuah proyek. Bila studi kelakyakan tersebut telah ada, barulah proses penganggaran pekerjaan fisik fly over tersebut dilakukan.

“Kalau tahapan studi kelayakan dan DED sudah ada, baru dilakukan penganggaran untuk pembangunan fisiknya,” terangnya.

Pembangunan fly over MT Haryono – Teuku Umar sendiri mengemuka pada tahun 2023 ini. Diproyeksikan pembangunan jembatan layang ini untuk mencegah kecelakaan yang acap kali terjadi di jalan tersebut.

Selain itu, jembatan layang ini juga dilakukan untuk mengurai kemacetan yang sering terjadi diperempatan tersebut khususnya di jam-jam tertentu yang padat kendaraan.

“Ini untuk memecah kepadatan lalu lintas, khususnya di simpang empat Jalan Teuku Umar dan Jalan MT Haryono yang juga menghubungkan pengendara ke Jalan M Said dan Jalan Tengkawang,” pungkasnya. (Adv/DPRDKaltim/Kn)

Andi Faisal Assegaf Reses di Desa Padang Pangrapat, Dengar Keluhan Warga

0

PASER – Andi Faisal Assegaf, S.Sos, M.Si, Anggota Komisi I Bidang Pemerintahan, Hukum dan Hak Asasi Manusia DPRD Provinsi Kalimantan Timur, mengadakan reses di Desa Padang Pangrapat, Kabupaten Paser, pada Sabtu (23/10/2023). Reses ini merupakan bagian dari masa sidang III tahun 2023 di daerah pemilihan (Dapil) III Paser, Penajam Paser Utara.

Dalam kesempatan ini, Andi Faisal Assegaf mendengarkan aspirasi dan permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat desa. Beberapa hal yang menjadi usulan masyarakat antara lain adalah rumah ibadah, jalan lingkungan, jalan usaha tani, dan embung untuk sarana air bersih. Masyarakat desa juga mengeluhkan kondisi tanah yang kering akibat musim kemarau dan curah panas yang tinggi.

Andi Faisal Assegaf mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang hadir dalam reses ini. Ia mengatakan bahwa ia sebagai wakil rakyat ingin mengetahui apa yang benar-benar dibutuhkan oleh masyarakat desa. Ia juga berjanji akan memperjuangkan usulan masyarakat melalui lembaganya dan menyampaikannya dalam musrembang tingkat desa, kecamatan, dan kabupaten.

Ia berharap agar pembangunan di desa ini bisa berjalan dengan cepat dan sesuai dengan hak asasi manusia. Ia juga mengimbau agar masyarakat desa tidak sungkan untuk menyampaikan kebutuhan mereka kepada dirinya. Ia mengatakan bahwa ini adalah tugasnya sebagai anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur. (adv/dprdkaltim/kn)

Usulan PJU dan Penutupan Parit Jadi Atensi Syarifatul di Kelurahan Karang Ambun

0

TANJUNG REDEB – Wakil Ketua l DPRD Berau, Syarifatul Syadiah menggelar reses masa sidang III di RT 08 Gang Batu Redi Jalan Mangga III Kelurahan Karang Ambun Kecamatan, Tanjung Redeb, Minggu (22/10/2023) malam.

Pada pertemuan itu banyak masyarakat yang menyampaikan aspirasi mereka. Di antaranya, penutupan parit di Jalan Kemakmuran agar bisa dilewati pejalan kaki. Menurut warga di wilayah itu juga sudah semakin sempit dan perlu perluasan.

“Selain untuk memudahkan kendaraan supaya juga bisa dilewati pejalan kaki,” jelasnya.

Selanjutnya, masyarakat menyampaikan Penerangan Jalan Umum (PJU) demi kenyamanan masyarakat pada malam hari. Apalagi di wilayah RT 08 sering mendapat laporan masih ada anak-anak yang menghisap lem. Dengan adanya PJU diharapkan dapat membantu warga dan pengurus RT setempat untuk mengantisipasi tindakan kriminal.

Syarifatul menyatakan akan mengkomunikasikan dengan Dinas Perhubungan (Dishub) terutama untuk wilayah yang mengusulkan aspirasi saat reses.

Terakhir aspirasi yang juga menjadi atensinya yakni bantuan perlengkapan untuk Posyandu Pelangi. Saat dikonfirmasi dengan pengurus RT setempat, disampaikan hal ini tidak bisa dikaver dengan dana RT.

“Termasuk kondisi bangunan posyandu perlu dilakukan pengecatan ulang, kursi yang kurang akan ditambah, dan seragam bagi kader posyandu,” terangnya.

“Tentu kami sebagai wakil rakyat akan berupaya semaksimal mungkin dalam memenuhi aspirasi masyarakat,” tutupnya. (ADV/KN)

Menara Tuah Himba Ditarget Beroperasi saat Malam Tahun Baru

0
Pemkab Kukar mengecek finishing Menara Tuah Himba. Ikon baru Tenggarong itu dilengkapi lampu tematik dan air mancur.

TENGGARONG – Menara Tuah Himba ditargetkan rampung pada akhir tahun. Diharapkan saat perayaan malam Tahun Baru 2024, warga Tenggarong dan sekitarnya bisa menikmati landmark yang dijadikan ikon baru Kota Raja.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kukar Wiyono optimistis, Menara Tuah Himba bisa tepat waktu. Saat ini pengerjaan fisiknya sudah rampung. Hanya menyisakan beberapa infrastruktur pendukungnya. Belum lama ini, Pemkab Kukar sudah melakukan uji coba menyalakan lampu tematik dan air mancur.

“Kita sudah uji coba air mancur dan lampu tematik menara kemarin bersama bupati,” ungkap Wiyono, Jumat, 20 Oktober 2023. Kini, DPU Kukar tengah mengerjakan infrastruktur jaringan listriknya. Memastikan lampu tematik dan air mancur yang memperindah Menara Tuah Himba tidak terjadi masalah.

Tentunya, dengan keberadaan landmark ini, akan mempercantik Tenggarong sebagai salah satu tujuan pariwisata. “Target Bupati Kukar Edi Damansyah, pada tahun baru ini Menara Tuah Himba akan dioperasikan sepenuhnya,” tutup Wiyono. (KN/ADV)

Panitia Pelaksana MTQ Kota Bangun Darat Kebut Persiapan

0
Pelaksanaan MTQ tingkat Kabupaten Kukar pada 2022. (Istimewa)

TENGGARONG – Persiapan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-44 tingkat Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) yang dilangsungkan di Kecamatan Kota Bangun Darat terus dilakukan. Saat ini panitia melakukan verifikasi lapangan untuk memastikan kesiapan dan kelayakan pemondokan para kafilah.

“Pemondokan (sudah) siap dan akan diumumkan diekspos MTQ pada 2 November,” ujar Camat Kota Bangun Darat Julkifli. Acara yang terpusat di Lapangan Sepak Bola Kota Bangun III, Desa Kota Bangun III, digelar selama sepekan penuh. Sejak 9-16 November 2023. Sementara acara pembukaan pada 10 November 2023.

Selain itu, panitia pelaksana (penpel) juga menyiapkan lokasi acara sejak 20 Oktober 2023. Terutama untuk perlengkapan di area utama pelaksanaan MTQ, termasuk membuat peta untuk pemondokan para kafilah yang berasal dari 20 kecamatan.

Julkifli berharap agenda MTQ di Kota Bangun Darat bisa membawa keberkahan bagi Masyarakat sekitar. Membumikan Alquran dan semakin meningkat keimanan dan ketakwaan, serta membuat masyarakat menjadi lebih giat lagi dalam membaca Alquran. “Hadirnya MTQ ini kami harap ada peningkatan ekonomi masyarakat, khususnya di 10 hari ini,” tutup Julkifli. (KN/ADV)

Serangan Israel Kian Brutal, Ratusan Penduduk Palestina Ditangkap

0
Pasukan Pertahanan Israel (IDF) menjatuhkan bom, menghancurkan gedung-gedung di Gaza.

KORANUSANTARA – Konflik Hamas dan Israel belum kunjung reda. Bahkan, Israel kian brutal menyerang di Jalur Gaza. Selain menjatuhkan bom, negeri zionis itu menangkap ratusan penduduk Palestina.

Bom yang dijatuhkan Pasukan Pertahanan Israel (IDF), Sabtu malam, 21 Oktober 2023 telah merenggut 55 nyawa warga Palestina. Sebuah bom juga dijatuhkan di Masjid Al Ansar yang berada di kamp pengungsian wilayah pendudukan Tepi Barat. Dua orang tewas dan tiga lainnya terluka akibat serangan tersebut.

Perdana Menteri Israel  Benjamin Netanyahu itu mengeluarkan ancaman terbaru agar warga Gaza mengungsi ke area selatan yang berbatasan dengan Mesir. Sebab, mereka akan melakukan operasi pengeboman yang lebih besar lagi.

’’Kami akan memperdalam serangan untuk meminimalkan bahaya terhadap pasukan kami pada tahap perang berikutnya. Kami akan meningkatkan serangan mulai hari ini,’’ terang Juru Bicara Militer Israel Laksamana Muda Daniel Hagari seperti dikutip The Guardian.

Enam hari pertama perang di Gaza, Israel sudah menjatuhkan setidaknya 6 ribu bom. Itu hampir setara dengan bom yang dijatuhkan AS di perang Afghanistan selama setahun. Padahal, wilayah Afghanistan 1.800 kali lebih besar dari Jalur Gaza. Itu menunjukkan betapa masifnya kekejian Israel di Gaza.

Total ada 4.651 korban tewas di Jalur Gaza dan setidaknya 90 orang di Tepi Barat sejak awal perang. Korban luka di dua wilayah tersebut mencapai hampir 16 ribu orang. Sekitar 40 persen dari korban meninggal dan 70 persen korban luka adalah anak-anak.

Saat ini banyak orang tua di Gaza yang menuliskan nama di kaki anak-anaknya. Itu dilakukan untuk membantu identifikasi jika mereka pada akhirnya harus meninggal karena bom Israel. Sebab, banyak yang meninggal dalam kondisi jasadnya tidak utuh lagi. Badan Pengungsi Palestina (UNWRA) juga mengungkap bahwa 29 staf mereka di Gaza tewas.

Jumlah warga Palestina yang ditahan oleh Israel juga meningkat dua kali lipat sejak perang. Ada 4 ribu pekerja asal Gaza dan 1.070 warga Tepi Barat yang ditangkap Israel dengan berbagai alasan. Mereka diletakkan di pangkalan militer Sde Teyman, penjara Ofer di Ramallah, serta di kamp militer Anatot di wilayah pendudukan Jerusalem Timur.

 

’’Para tahanan mengalami kelaparan dan kehausan. Mereka dilarang mengakses obat-obatan, khususnya bagi mereka yang menderita penyakit kronis yang memerlukan pengobatan rutin,’’ ujar Komisi Urusan Tahanan Otoritas Palestina Qadura Fares seperti dikutip Al Jazeera.

Situasi kian buruk setelah pihak penjara memutus aliran listrik dan air. Sebelum perang awal bulan ini, ada sekitar 5.200 warga Palestina di tahanan Israel. Artinya, saat ini jumlah tahanan naik dua kali lipat.

Di lain pihak, dukungan untuk Palestina di berbagai negara kian kuat karena melihat kebrutalan Israel. Sekitar 100 ribu orang massa pro-Palestina turun ke jalanan Kota London, Inggris. Demo dengan skala lebih kecil juga terjadi di Birmingham, Cardiff, Belfast, dan Salford. Hal serupa terjadi di Australia, AS, Malaysia, dan berbagai negara lainnya. (*)

Mimi Meriami Harap Ada Kontribusi APBD untuk Pendidikan Pondok Pesantren

0
Anggota Komisi III DPRD Kaltim Mimi Meriami BR Pane

SAMARINDA– Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Mimi Meriami BR Pane tak menyampingkan pengembangan pendidikan pondok pesanteen di Kaltim.

Politisi PPP ini menjelaskan, pondok pesantren dibawah kewenangan Kementerian Agama. Namun bukan berarti Pemprov Kaltim abai dengan segala kebutuhan untuk pengembangan pendidikan pondok pesantren.

“Kita ingin Pemprov bisa memfasilitasi penyelenggaraan dan pengelolaan pesantren,” ujar Ketua Pansus Fasilitasi Penyelenggaraan Pendidikan Pondok Pesantren DPRD Kaltim ini.

Mimi pun berharap, ada beasiswa yang juga diberikan kepada para santri pondok pesantren, yang dialokasikan oleh Pemprov Kaltim di APBD Kaltim. Atau mendorong kontribusi perusahaan swasta untuk menyalurkan CSR untuk beasiswa pondok pesantren.

“Kita harapkan ada peran pemerintah dalam hal ini Pemprov Kaltim agar pondok pesantren di Kaltim bisa mendapatkan sentuhan anggaran,” tegasnya.

Mimi lebih lanjut mengungkapkan, pada pendidikan pondok pesantren, banyak sekali aspirasi yang disampaikan kepadanya. Selain para santri yang membutuhkan beasiswa, para pengajar di pondok pesantren sebutnya juga memiliki kejelasan penghasilan.

“Banyak sekali aspirasi yang kita dapatkan dari pengelola pesantren, baik ustadz atau ustadzah itu memang kasihan sekali. Karena mereka dari sisi penghasilannya masih belum ada ketetapannya yang jelas,” tutupnya. (Adv/DPRD Kaltim/Kn)