Beranda blog Halaman 1038

DPRD Berau Dorong Penyediaan Air Bersih di Tabalar Muara dan Tabalar Ulu

0
Anggota Komisi III DPRD Berau, Sakirman. (Istimewa)

TANJUNG REDEB – Belum meratanya pasokan air bersih di Kabupaten Berau, khususnya di Kampung Tabalar Muara dan Tabalar Ulu, menjadi perhatian wakil rakyat.

Sakirman, Anggota Komisi III DPRD Berau, mengusulkan agar distribusi air bersih menjadi prioritas. Mengingat, air bersih merupakan kebutuhan mendasar masyarakat yang sangat penting.

“Usulan mengenai air bersih ini harus segera diproses karena sangat penting,” katanya.

Dia menyadari bahwa secara teknis pendistribusian air bersih merupakan tugas PDAM sebagai pengelola. Oleh karena itu, dia menegaskan akan mendorong penyelesaian segala kendala teknis yang menjadi hambatan selama ini di lapangan.

“Dukungan dari segi anggaran dan semua kebutuhan yang diperlukan serta bagaimana pengoperasiannya nantinya akan kami berikan,” jelasnya.

Politikus dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini berharap agar permasalahan di Kampung Tabalar Muara dan Tabalar Ulu dapat segera diatasi.

Dia menargetkan penyaluran air bersih di kedua kampung tersebut dapat direalisasikan pada tahun 2025 mendatang.

“Seharusnya tidak ada lagi kampung di Berau yang tidak mendapatkan air bersih. Karena mendapatkan air bersih adalah hak mereka,” pungkasnya. (adv/KN)

Dorong Kemajuan Kampung, DPRD Berau Ajak Kreativitas Pengelolaan ADK & DD

0
Ketua Komisi I DPRD Berau, Peri Kombong. (Istimewa)

TANJUNG REDEB – Program yang kreatif dan inovatif disarankan Ketua Komisi I DPRD Berau, Peri Kombong kepada seluruh kepala kampung agar memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan dan kemajuan kampungnya.

“Pemerintah kampung wajib mengelola anggaran yang berasal dari berbagai sumber anggaran untuk menjadikan pemerintah kampung lebih leluasa menciptakan ide-ide yang terbaik,” ujarnya.

Sumber anggaran dari Alokasi Dana Kampung (ADK) dan Dana Desa (DD) nilainya tidak kecil, sehingga menurutnya perlu pengelolaan yang maksimal dan inovatif untuk menggerakkan ekonomi masyarakat.

Pengelolaan dua sumber anggaran itu memiliki harapan agar uang tersebut bisa berputar di kampung. Sehingga, hal tersebut menjadi penyemangat dalam meningkatkan ekonomi kepada masyarakat melalui realisasi anggaran yang baik.

“Anggaran jika dikelola dengan baik pasti akan menghasilkan hasil yang maksimal juga,” tuturnya.

Selain kemampuan menggagas program yang efektif, juga harus mampu memanfaatkan eksistensi Badan Usaha Milik Kampung (BUMK) untuk pengembangan sumber pendapatan bagi daerah.

“BUMK bersama jajaran pemerintah kampung dan masyarakat bisa menjadi wadah mengelola anggaran yang tepat dan efektif,” tegasnya.

Politikus Gerindra ini menyebut, ada juga kampung-kampung yang masuk dalam lingkar perusahaan. Kampung diminta cekatan menangkap peluang yang bisa diwujudkan melalui kerjasama antara perusahaan dengan BUMK. (adv/KN)

DPRD Berau Dorong Perbaikan Fasilitas Wisata: Transformasi Destinasi di Pulau Derawan dan Maratua

0

TANJUNG REDEB – Keindahan panorama Pulau Derawan dan Maratua di Berau sudah tidak diragukan lagi. Namun, di balik keindahannya, masih ada beberapa fasilitas wisata yang perlu dibenahi dan ditambah.

“Fasilitas penunjang seperti dermaga, toilet, dan kebersihan perlu ditingkatkan agar wisatawan merasa nyaman,” kata Saga, Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Berau, belum lama ini.

Pemkab Berau perlu melakukan inventarisasi sarana dan prasarana (sarpras) di kedua pulau tersebut. Hal ini penting untuk mengetahui kebutuhan wisatawan dan meningkatkan kualitas wisata di Berau.

“Hal itu memang perlu dipersiapkan secara maksimal. Apalagi wisata Berau akan menjadi penyokong Sektor Pariwisata untuk IKN ke depan,” ujarnya.

Selain itu, kata Saga, dengan melakukan inventarisasi, pihak pemerintah dapat mengetahui mana saja fasilitas pendukung yang perlu dibenahi, baik Pulau Maratua maupun Pulau Derawan.

“Sebab, apabila fasilitas yang tersedia terpenuhi, tentu hal ini akan berdampak pada wisatawan yang akan berkunjung,” ujarnya.

Selain itu, Saga berharap Pemkab Berau juga menata sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sekitar area pariwisata. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan ekonomi lokal dan memberikan manfaat bagi masyarakat setempat.

“Harapannya warga setempat juga menjadi bagian dari pertumbuhan ekonomi di kawasan pariwisata. Sehingga yang diuntungkan tidak hanya investor, tapi juga warga lokal setempat,” pungkasnya. (adv/KN)

Anggaran Pendidikan di Berau Besar: Antara Harapan dan Realitas Lapangan

0
Wakil Ketua Komisi III DPRD Berau Abdul Waris. (Istimewa)

TANJUNG REDEB – Wakil Ketua Komisi III DPRD Berau, Abdul Waris menyebut bahwa pengembangan dunia pendidikan di Bumi Batiwakkal masih minim atau belum maksimal meskipun memiliki alokasi dana yang besar.

Padahal, Pemkab Berau telah mengalokasikan 20 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) senilai Rp 5 triliun lebih untuk sektor pendidikan.

Menurutnya, peningkatan anggaran yang besar tersebut tidak dimaksimalkan dalam pembangunan fisik di sektor pendidikan.

“Meskipun anggaran pendidikan mengalami peningkatan, namun saya melihat tidak ada peningkatan yang signifikan dalam pembangunan fisik di sektor pendidikan kita,” ujarnya.

Berdasarkan data dari Unit Tata Usaha (TU), alokasi dana yang seharusnya tersedia untuk pembangunan fisik pendidikan mencapai angka Rp 2 triliun.

Namun, data yang tercatat di divisi pendidikan hanya sekitar Rp 30 hingga Rp 40 miliar.

“Dengan jumlah anggaran yang besar untuk pendidikan, tetapi fakta di lapangan bahwa masih banyak sekolah terutama yang berada di pedalaman, yang mengusulkan proyek pembangunan fisik. Seperti pembangunan pagar sekolah dan lain sebagainya,” ungkapnya.

Ia mengatakan, terkait hal ini, harus menjadi perhatian Pemkab ke depan. Karena menurutnya, masih banyak usulan pembangunan fisik sekolah, seperti pembangunan pagar dan lain sebagainya yang terus diajukan pada saat Musrenbang kecamatan (musyawarah rencana pembangunan).

“Yang harusnya menjadi perhatian itu perluasan terhadap implementasi anggaran pendidikan tersebut. Tidak hanya terfokus pada peningkatan anggaran, tetapi juga pada penggunaannya yang efektif dan optimal untuk pengembangan infrastruktur pendidikan yang lebih baik,” pungkasnya. (adv/KN)

DPRD Apresiasi Capaian Pemkab Berau dalam IKLH

0
Anggota Komisi II DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto

TANJUNG REDEB – Apresiasi diberikan oleh Anggota Komisi II DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto, kepada Pemkab Berau yang berhasil menduduki urutan ke-3 se-Kaltim serta urutan ke-76 se-Indonesia dalam capaian Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH).

“Saya memberikan apresiasi dan turut bangga. Capaian ini sebagai wujud dari kepedulian Pemkab Berau terhadap lingkungan hidup. Artinya kepedulian terhadap lingkungan juga berhasil,” ucapnya.

Meski begitu, Dedet, sapaan akrabnya, tetap berharap OPD terkait khususnya Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), terus meningkatkan kinerja, melakukan evaluasi terhadap hal-hal yang dirasa kurang serta mempertahankan apa yang telah dicapai saat ini.

Selain pengawasan, dikatakannya juga penting untuk menambah anggaran untuk penyelesaian persoalan lingkungan yang terjadi.

“Penanganan terkait persoalan lingkungan hidup harus terus menjadi atensi bagi semua pihak. Termasuk melakukan pengawasan terhadap perusahaan yang menghasilkan limbah baik pertambangan maupun perkebunan,” pungkasnya. (adv/kn)

Menjadikan Tepian Ahmad Yani Destinasi Terbaik, Suriansyah Ajak Warga Rawat Bersama

0
Anggota Komisi III DPRD Berau, Suriansyah

TANJUNG REDEB – Kawasan Tepian Ahmad Yani kini tampil beda setelah direvitalisasi Pemkab Berau. Tampilannya jauh lebih cantik dan tertata.

Usai dibenahi dan difungsikan kembali, Anggota Komisi III DPRD Berau, Suriansyah mengajak masyarakat serta Pedagang Kaki Lima (PKL) untuk wajib merawat fasilitas yang kini menjadi salah satu destinasi menarik kota itu.

“Yang terpenting adalah menjaga kebersihannya. Baik yang membuka usaha kuliner maupun pengunjung harus sama-sama menjaga kebersihan fasilitas itu,” ungkapnya.

Wajah baru Tepian Ahmad Yani tidak hanya tentang tampilan, tetapi juga berimbas pada roda perekonomian para PKL.

“Sekarang lebih luas dan nyaman untuk menikmati kuliner di sana, apalagi ada landmark yang menjadi spot foto pengunjung,” katanya.

Sarana dan prasarana penunjang di tepi Sungai Segah itu, diharapkan Suriansyah, dirawat oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Jangan sampai, usianya tidak bertahan lama.

“Pemerintah mempercantik kawasan kuliner itu menggunakan APBD yang tidak sedikit, jadi sudah seharusnya kita sama-sama menjaga dan merawat fasilitas yang ada,” tegasnya.

“OPD terkait benar-benar memperhatikan fasilitas itu, pemeliharaan merupakan hal penting dan harus diperhatikan. Saya harap, kecantikan Tepian Ahmad Yani sekarang jangan hanya seumur jagung,” pungkasnya. (adv/kn)

Presiden Jokowi Akan Naikkan Pangkat Prabowo Jadi Jenderal TNI

0
Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (kiri) berjabat tangan dengan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto saat peresmian Rumah Sakit Pusat Pertahanan Nasional (RSPPN) di Jakarta pada Senin (19/2/2024). (BAY ISMOYO/AFP)

JAKARTA – Presiden Joko Widodo atau Jokowi dikabarkan akan memberikan kenaikan pangkat kehormatan untuk Menteri Pertahanan Prabowo Subianto saat Rapat Pimpinan TNI-Polri, Rabu, (28/2/2024).

Menanggapi kabar ini, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno tidak membantah dan membenarkan kabar tersebut. Namun, dia memastikan Presiden Jokowi akan menghadiri Rapim TNI-Polri pada Rabu (28/2/2024).

“Ya lihat saja nanti (soal kenaikan pangkat kehormatan Prabowo). Bapak Presiden hadir (di Rapim TNI-Polri),” kata Pratikno kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (27/2/2024).

“Besok acaranya kok, besok acaranya. Acaranya TNI-Polri,” sambungnya.

Dia hanya tertawa saat kembali dicecar awak media apakah betul Jokowi akan memberikan kenaikan pangkat kehormatan kepada Prabowo. Pratikno hanya mengulang bahwa Rapim TNI-Polri akan digelar Rabu besok.

“Acaranya besok. Bapak Presiden datangBesok tentu saja ada sambutan dan lain-lain, sepeti biasanya lah,” tutur Pratikno.

Sementara Kepala Pusat Penerangan TNI Brigjen Nugraha Gumelar mengatakan bahwa pemberian kenaikan pangkat kehormatan itu bakal digelar dalam acara Rapat Pimpinan TNI-Polri tahun 2024 di Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta Timur.

“Iya benar,” kata Nugraha Gumelar saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (27/2/2024).

Diketahui, Prabowo pensiun dari TNI Angkatan Darat dengan pangkat Letnan Jenderal atau bintang tiga. Sementara jabatan terakhir Prabowo di militer adalah Pangkostrad.

Sementara itu, Juru Bicara Prabowo Dahnil Anzar Simanjuntak menjelaskan, Prabowo diberikan pangkat karena dedikasi dan kontribusinya di dunia militer.

“Pemberian jenderal penuh kepada Pak Prabowo didasarkan pada dedikasi dan kontribusi Pak Prabowo selama ini di dunia militer dan pertahanan,” kata Dahnil dalam keterangan videonya, Selasa (27/2/2024).

“Oleh sebab itu Pak Prabowo diputuskan diusulkan oleh Mabes TNI Kepada Presiden untuk diberikan jenderal penuh dan InsyaAllah besok Pak Prabowo akan menerima tanda kehormatan kenaikan pangkat istimewa di Mabes TNI,” sambungnya.

Dahnil melanjutkan, di Rapim TNI besok, Prabowo akan menerima Keppres dari Presiden terkait dengan tanda kehormatan berupa kenaikan pangkat secara istimewa menjadi jenderal TNI. Hal ini sesuai dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2009 tentang gelar tanda jasa, tanda kehormatan.

“Hal yang sama pernah diperoleh oleh Pak SBY, kemudian Pak Luhut, Pak Hendropriyono dan beberapa tokoh yang lain,” ucapnya. (Lpt/KN)

Pengacara Akui Hilang Kontak dengan Firli Bahuri

0
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) nonaktif Firli Bahuri seusai menjalani pemeriksaan di Bareskrim Polri, Jakarta pada Rabu (27/12/2023). (Liputan6.com/Faizal Fanani)

JAKARTA –  Kuasa Hukum Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri, Fahri Bachmid mengaku tidak mengetahui perkembangan terkini terkait kliennya. Diketahui, mantan Ketua KPK itu mangkir dari pemeriksaan kasus dugaan pemerasan terhadap Syahrul Yasin Limpo (SYL) pada Senin, 26 Februari 2024.

“Lost kontak sampai hari ini. Saya tidak tahu perkembangan terkini gitu ya. Karena sampai saat ini tidak ada informasi dari beliau tentang langkah-langkah hukum apa yang akan kita ambil, kelanjutannya bagaimana itu sampai saat ini tidak ada,” tutur Fahri saat dikonfirmasi, Selasa (27/2/2024).

Menurut Fahri, kliennya sulit dihubungi dan belum ada respon hingga saat ini. Sebab itu, keberadaan Firli pun tidak diketahui.

“Iya, belum (ada respons). Makanya saya tidak bisa meng-update perkembangan,” jelas dia.

Fahri sendiri selalu berkomunikasi secara langsung dengan Firli Bahuri terkait persoalan penanganan hukum yang menjeratnya.

“Pak Ian (kuasa hukum Firli lainnya) saya tidak ada kontaknya, saya selama ini kontak-kontakan dengan Pak Firli,” Fahri menandaskan.

Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri kembali mangkir dari pemeriksaan terkait kasus dugaan pemerasan terhadap Syahrul Yasin Limpo (SYL). Pemeriksaan tersebut harusnya berlangsung di Bareskrim Mabes Polri, Senin (26/2/2024) hari ini.

“(Firli Bahuri) tidak hadir,” kata Wadirtipidkor Bareskrim Polri, Kombes Arief Adiharsa saat dikonfirmasi, Senin (26/2/2024).

Meskipun demikian, ia tidak menjelaskan lebih jelas alasan mantan ketua Komisi antirasuah itu tidak hadir dalam pemeriksaaan hari ini. Bahkan untuk langka kedepannya juga tidak disebutkan olehnya.

“Info selanjutnya langsung ke Dirkrimsus PMJ (Ade Safri Simanjuntak) ya,” kata dia.

Ade sebelumnya mengatakan pemanggilan Firli kali ini tersebut guna melengkapi berkas perkara yang untuk kedua kalinya diserahkan dari Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta ke kepolisian.

“Pemanggilan dan pemeriksaan atau permintaan keterangan tambahan kepada tersangka FB,” kata dalam keterangannya, Senin (26/2/2024).
Ade menyebut pemanggilan Firli ini merupakan kedua kalinya yang semestinya dijadwalkan pemanggilan pada 6 Februari 2024 lalu. Rencananya Firli bakal diperiksa di ruang riksa Dittipidkor Bareskrim Mabes Polri.

“Untuk surat panggilan ke dua terhadap tersangka FB sudah dikirimkan pada hari Kamis, 22 Februari 2024 untuk jadwal pemeriksaan atau permintaan keterangan tambahan thd tersangka FB yg akan dilakukan pd hari Senin, 26 Februari 2024 pukul 10.00 WIB,” terang dia.

Sebagaimana diketahui, berkas perkara Firli Bahuri hingga saat ini memang belum dapat rampung di tangan penyidik setalah dua kali dikembalikan oleh pihak Kejati DKI Jakarta. Pihak Kejati beralasan sesuai pasal 110 dan pasal 138 (1) KUHAP tim penuntut umum berpendapat hasil Penyidikan belum lengkap.

Apapun hingga saat ini juga, Firli juga tidak kunjung dilakukan penahanan oleh kepolisian dengan alasan belum diperlukan. (Lpt/KN)

UMKM Mebel Berpeluang Pasok Perabot ke IKN hingga Rp 100 Triliun

0
Area komplek Rumah Dinas Menteri di IKN.

JAKARTA – Berpindahnya ibu kota negara dari Jakarta ke IKN Nusantara turut memberi peluang bagi para pelaku usaha UMKM mebel. Secara nilai, UMKM mebel punya peluang bisnis memasok barang perabotan untuk perkantoran dan perumahan di IKN hingga Rp 100 triliun.

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menyatakan, dirinya telah mengajak Asosiasi Industri Permebelan dan Kerajinan Indonesia (Asmindo) untuk memasok produk UMKM mebel ke IKN.

“Ini penting ya, IKN diisi oleh produk-produk dalam negeri, dan Asmindo saya ikut lobiin ke IKN,” tegas Teten di sela-sela acara Conference on Promoting Sustainable Furniture Ecosystem Leading to Net Zero Emission di Vivere Hotel, Gading Serpong, Kabupaten Tangerang, Banten, Selasa (27/2/2024).

Menimpali pernyataan tersebut, Ketua Umum Asmindo Dedy Rochimat mengatakan, pihaknya telah diminta oleh Teten untuk segera ikut masuk ke IKN.

“Mereka (IKN) punya perumahan ASN, perkantoran, rumah menteri, kementerian, kan akan pindah kesana. Kita berusaha sebaik-baik mungkin, ini masih berproses, karena ini kan jangka panjang,” ungkapnya.

“Kami sekarang sudah diminta bikin mock up supaya para pengguna melihat, kita punya barang-barang seperti apa,” kata Dedy.

Dedy memproyeksikan, nilai transaksi untuk pengadaan barang dan jasa dari Otorita IKN mencapai Rp 500 triliun. Ia lantas menghitung jika 20 persen dari angka tersebut bisa dipakai untuk pengadaan mebel dari sektor UMKM.

“Triliunan ya, anggarannya kan Rp 500 triliun lebih ya. Kalau 20 persen aja sudah berapa itu untuk interior dan furnitur ya. Fisiknya kalau Rp 500 triliun, 20 persen untuk isi dan sebagainya udah Rp 100 triliun. Tapi tepatnya saya belum pasti,” urainya.

Dilaporkan Dedy, Asmindo telah menjalin kerjasama dengan PT Bina Karya (Persero) untuk pengembangan industri mebel dan kerajinan, dalam rangka mendukung pembangunan IKN.

“Kita mengharapkan UKM-UKM kita dari kecil sampai gede bisa berpartisipasi di IKN, karena di sana kebutuhannya luar biasa. Kalau bisa anak-anak bangsa yang mengerjakan ini,” pungkasnya. (Lpt/KN)

Nawawi Sebut Belum Dilibatkan Pengawasan Program Makan Siang Gratis

0
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sementara Nawawi Pomolango

JAKARTA – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sementara Nawawi Pomolango mengatakan bahwa pihaknya belum dilibatkan dalam pengawasan Program Makan Siang Gratis dan Susu Gratis yang mulai didiskusikan dalam pembahasan Kebijakan Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) 2025.

“Kami belum melirik situ, kebetulan saya kemarin enggak hadir di rapat kabinet itu,” kata Nawawi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa (27/2/2024).

Meski demikian, Nawawi mengatakan salah satu fungsi KPK adalah melakukan pengawasan terhadap segala kebijakan pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah.

“Segala kebijakan itu tetap menjadi bagian yang kita lakukan (pengawasan), apakah sudah pas atau KPK perlu menyampaikan rekomendasi-rekomendasi barangkali dalam upaya perbaikan dan sebagainya,” tuturnya.

Program Makan Siang dan Susu Gratis merupakan usulan dari pasangan calon (paslon) presiden dan wakil presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Dalam dokumen visi-misinya, paslon tersebut menjelaskan Program Makan Siang Gratis bertujuan mengatasi masalah tengkes (stunting) dan bakal menyasar siswa pra-sekolah, Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA), dan pesantren.

Bantuan gizi juga akan diberikan kepada ibu hamil dan balita di seluruh Indonesia untuk meningkatkan kesehatan dan membantu ekonomi keluarga.

Program tersebut menargetkan lebih dari 80 juta penerima manfaat dengan cakupan 100 persen pada tahun 2029.

Untuk diketahui, KEM-PPKF merupakan dokumen resmi negara yang menjadi acuan penyusunan Nota Keuangan dan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025.

Perancangan APBN 2025 menjadi yang terakhir pada masa pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi), sementara pelaksanaan APBN 2025 akan dijalankan oleh pemerintahan berikutnya.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati meminta agar perancangan APBN kali ini semakin dipertajam, sehingga APBN mampu menjawab berbagai masalah struktural maupun fundamental.

“APBN akan terus dioptimalkan sebagai instrumen andalan untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan Indonesia,” ujar Sri Mulyani, Selasa (13/2/2024). (Ant/KN)