Beranda blog Halaman 1029

BRIN Kaji Pemanfaatan Kecerdasan Buatan di IKN Nusantara

0
Ilustrasi IKN Nusantara

JAKARTA – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengkaji pemanfaatan kecerdasan buatan untuk dipakai dalam sistem pertahanan di kawasan Ibu Kota Negara atau IKN Nusantara.

“Keberadaan kecerdasan buatan memiliki peranan sangat penting sebagai salah satu pertahanan cerdas bagi keamanan bangsa dan negara, terutama di kawasan IKN,” kata Kepala Pusat Riset Kecerdasan Artifisal dan Keamanan Siber BRIN Anto Satriyo Nugroho di Jakarta, Rabu (6/3/2024).

Anto mengungkapkan ada tiga peran strategis kecerdasan buatan bagi pertahanan. Pertama, alat yang bisa membantu memberikan keputusan dalam tata kelola organisasi, manajemen personal, manajemen anggaran, dan manajemen logistik.

Peran kedua adalah sistem informasi operasional militer. Lalu, peran ketiga berfungsi sebagai tools bagi penerapan teknologi sistem senjata.

Meski punya peran yang besar dan penting, imbuh Anto, penetrasi koneksi internet yang meningkat dari tahun ke tahun di Indonesia menjadi salah satu ancaman bagi keamanan.

“Pertumbuhan tingkat penetrasi internet di Indonesia meningkat dari tahun ke tahun. Saat ini hampir 79,5 persen jumlah penduduk Indonesia sudah terkoneksi internet,” ucapnya.

BRIN memandang IKN yang berlokasi di Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, memunculkan tantangan dalam perencanaan strategi pertahanan.

Menurut Anto, IKN memiliki karakteristik geografi militer dengan faktor-faktor fisik, seperti relasi spasial, bentang wilayah darat, serta karakteristik perairan pesisir dan laut, yang berbeda dengan Jakarta.

“Hal itu memungkinkan ancaman terhadap keamanan IKN juga berubah dan bahkan berlipat ganda,” ujarnya.

Direktur Pengkajian Hankam dan Geografi Lembaga Ketahanan Nasional Rolland Waha mengatakan konsep pertahanan Indonesia harus mengikuti kondisi geografis di Indonesia yang nantinya akan menentukan alat utama sistem senjata yang diperlukan.

Rolland menegaskan konsep pertanian tidak bisa memaksakan kondisi di negara lain.

“Desainlah pertahanan cerdas berdasarkan apa yang kita miliki, bukan orang lain yang miliki,” usulnya.

Lebih lanjut Rolland menambahkan bahwa IKN Nusantara menjadi rawan bila ada pertempuran hegemoni antara Amerika Serikat dengan Tiongkok, terutama di sekitaran wilayah Indonesia.

Dia menekankan pergelaran pertahanan Indonesia harus melihat posisi gelar Amerika Serikat dan Tiongkok. (Ant/KN)

Mutasi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Pemkab Kutai Kartanegara untuk Penyegaran Organisasi

0
Foto : Bupati Kukar, Edi Damansyah, saat memimpin proses pelantikan 6 PPTP Rabu (5/3/2024) (MK)

TENGGARONG – Sebanyak enam Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (PPTP) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mengalami mutasi pada Rabu ini. Saat memimpin proses pelantikan, Bupati Kukar, Edi Damansyah, menyampaikan bahwa langkah mutasi ini merupakan bagian dari upaya penyegaran dan pembinaan pola karir di tubuh organisasi pemerintah.

“Saya tegaskan rotasi, mutasi, dan promosi memang hal yang biasa dan harus dilakukan terutama di organisasi pemerintah. Penyegaran terus dengan pembinaan pola karir,” ungkap Edi Damansyah saat melantik keenam pejabat yang mendapatkan mutasi tersebut.

Lebih lanjut, Bupati menyampaikan bahwa masih terdapat beberapa instansi yang belum memiliki kepala dinas atau kepala badan definitif. Sementara itu, kekosongan tersebut sementara waktu diisi oleh Penjabat Pelaksana (Plt). Pemkab Kukar juga berencana melakukan seleksi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dalam waktu dekat, yang diperuntukkan bagi ASN yang telah memenuhi persyaratan.

“Sementara ada 4 OPD yang kosong dan diisi Plt, sementara saja, sambil menunggu hasil seleksi nanti,” tambahnya.

Enam pejabat yang mengalami mutasi adalah Ahyani Fadiani Dianur dari Staf Ahli yang kini menjabat sebagai Asisten II, Heldiansyah yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja kini menjadi Staf Ahli Bidang Umum, Slamet Hadiraharjo yang sebelumnya Kadis Lingkungan Hidup dan Kehutanan kini menjabat sebagai Kadis Pariwisata.

Selain itu, Dafip Haryanto dipercayakan menjadi Asisten III setelah sebelumnya menjabat sebagai Kadis Komunikasi dan Informatika, dr. Martina Yulianti menempati posisi Direktur RSUD Aji Muhammad Parikesit, dan terakhir Arfan Boma menjabat sebagai Kepala Satpol PP Kukar.

Mutasi ini diharapkan dapat membawa suasana baru dan memberikan kesempatan bagi pejabat yang baru untuk memberikan kontribusi maksimal dalam mengemban tugas dan tanggung jawabnya.(adv)

Pewarta : Hanafi
Editor :

Pemkab PPU Sosialisasikan Permendikbudristek 40/2021 ke Guru Se-PPU

0
Foto: Sekira 1.000 guru se-PPU saat mengikuti gelaran sosialisasi yang diadakan Disdikpora PPU, Rabu (6/3/2024). (ProkopimPPU for MKN)

PPU – Pemkab Penajam Paser Utara (PPU) menggelar sosialisasi Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Permendikbudristek) 40/2021 tentang Penugasan Guru Sebagai Kepala Sekolah, Rabu (6/3/2024). Dalam kegiatan yang diselenggarakan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) PPU ini diIkuti sekira 1.000 guru-guru di PPU.

Pj Bupati PPU Makmur Marbun membuka kegiatan yang diadakan di Gedung Graha Pemuda Kilometer 9, Kelurahan Nipah-Nipah. Ia mengatakan peran kepala sekolah dalam aktivitas belajar-mengajar dalam satu ruang pendidikan sangat penting.

Ia menilai, salah satu faktor penentu terwujudnya proses pendidikan yang bermutu di sekolah adalah tergantung dari keefektifan kepemimpinan kepala sekolah, selaku manajerial dan top leadernya. “Untuk itu, dalam pengangkatan kepala sekolah harus memperhatikan mekanisme assesment yang komprehensif sesuai kebutuhan daerahnya,” ucapnya.

Kemudian, pada pengangkatan kepala sekolah yang mengikuti aturan pada Permendikbudristek ini juga harus dicermati. Utamanya jika jabatan kepala sekolah itu adalah guru yang diberi penugasan.

“Saat menjabat sebagai kepala sekolah tetap tidak bisa melepaskan diri dari tugas utamanya sebagai guru. Ini yang membedakan dengan jabatan struktural,” ujar Makmur.

Salah satunya, sebut Makmur, dalam Permendikbudristek 40/2021 menyatakan bahwa jangka waktu penugasan guru sebagai kepala sekolah pada satuan pendidikan yang diselenggarakan pemerintah daerah, khusus dilaksanakan paling banyak empat periode dalam jangka waktu 16 tahun dengan setiap masa dilaksanakan dalam jangka waktu empat tahun.

Melalui peraturan tersebut pula, PPU saat ini memiliki calon kepala sekolah mengikuti Diklat CKS (calon kepala sekolah) sebanyak 10 orang. Terdiri dari 3 orang guru SD dan 7 orang guru SMP, dan untuk jumlah guru penggerak ada sebanyak 94 orang.

“Dari 94 orang (guru penggerak) terdapat 19 orang yang sudah diangkat menjadi kepala sekolah, dan pengawas sekolah yaitu 13 orang sebagai kepala sekolah dan 6 orang dari pengawas sekolah,” terangnya.

Lebih lanjut, dalam kesempatan itu Makmur juga berpesan pada seluruh kepala sekolah di wilayahnya agar selalu mengawasi aktivitas siswa-siswi di sekolah. Agar tidak sampai ada terjadi perundungan di sekolah.

“Saya juga berpesan kepada seluruh kepala sekolah yang hadir agar selalu cek aktivitas disekolah. Saya juga tegaskan jika ada terjadi perundungan atau bullying disekolah maka akan saya ganti kepala sekolahnya,” pungkas Makmur. (ADV/DiskominfoPPU/SBK)

Serahkan Santunan Dampak Pembangunan Bandara VVIP IKN, Pj Bupati PPU; Gunakan Uangnya untuk Kepentingan Keluarga

0
Foto: Pj Bupati PPU Makmur Marbun saat simbolisasi penyerahan santunan tahap kedua sisi darat dampak pembangunan Bandara VVIP IKN, Rabu (6/3/2024). (ProkopimPPU for MKN)

PPU – Penyerahan santunan dampak pembangunan Bandara VVIP Ibu Kota Nusantara (IKN) tahap kedua untuk sisi darat mulai kembali disalurkan, Rabu (6/3/2024). Untuk itu, masyarakat penerima diminta untuk bijak dalam mempergunakan santunan yang diberikan pemerintah tersebut.

Sepekan sebelumnya, pembayaran santunan atau juga disebut ganti-rugi tanam-tumbuh tahap pertama untuk sisi udara juga telah diberikan pada masyarakat di Kelurahan Gersik tersebut. Sama pula, penyerahan secara simbolis dilakukan oleh Pj Bupati PPU, Makmur Marbun.

Penyerahan kali ini disaksikan langsung perwakilan Kementerian Perhubungan, selaku yang memiliki kewenangan bertanggungjawab, serta Pemprov Kaltim dan sejumlah pihak terkait lainnya.

Makmur mengatakan bahwa proser peyaluran ini juga telah melalui sejumlah tahapan yang cukup panjang dan alot. Hingga akhirnya bisa tersalur ke masyarakat.

Hal ini juga memastikan untuk tahap selanjutnya bisa terwujud dalam waktu dekat. “Tahap pertama pada sisi udara sebelumnya telah terealisasi dan kini masuk pada pembayaran tahap kedua untuk sisi darat. Ini membuktikan bahwa pemerintah tidak pernah PHP (pemberi harapan palsu),” katanya.

Untuk itu, ia berharap seluruh masyarakat yang telah menerima tersebut dapat menjadi agen pemerintah. Meberikan pernyataan pada masyarakat lainnya yang masih belum menerima santunan.

“Bahwa sesungguhnya pemerintah itu tidak mungkin menyengsarakan masyarakatnya,” sebutnya.

Selain itu, ia berpesan pada seluruh masyarakat yang baru saja menerima santunan tersebut agar menggunakan uangnya dengan bijak untuk kemaslahatan. Karena menurutnya, jika tidak digunakan dengan baik, dikhawatirkan uang yang baru diterima tersebut akan habis tanpa bekas. Walaupun jumlahnya itu tidak sedikit.

“Ingat mencari uang sepuluh juta itu susah, tetapi menghabiskan uang lima puluh juta itu gampang sekali. Makanya Saya pesan ke pada Bapak-Ibu, gunakan sebaik-baiknya uang yang diterima untuk keluarga, usaha, sekolah anak-anak dan sebagainya yang bermanfaat,” tutup Makmur. (ADV/Humas/SBK)

Rapat Koordinasi Strategis Pemerintah Kabupaten Kukar untuk Capai Program Unggulan

0
Foto : Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kutai Kartanegara (Kukar), Dafip Haryanto (ist)

TENGGARONG – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kutai Kartanegara (Kukar), Dafip Haryanto, menyatakan bahwa telah dilaksanakan rapat koordinasi (rakor) guna membahas progres pencapaian Program Kukar Idaman tahun 2023, serta merencanakan Program Kukar Dedikasi Kukar Idaman tahun 2024 dan program strategis lainnya. Hal ini dijadikan dasar strategi komunikasi dan publikasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar.

Rakor ini, menurut Dafip, adalah langkah awal untuk perencanaan monitoring yang lebih intensif. “Strategi komunikasinya bisa dijalankan melalui jejaring media sosial perangkat daerah perminggu atau perbulan,” terangnya.

Selain itu, Diskominfo Kukar siap menyebarkan informasi terkait perkembangan Program Kukar Idaman kepada seluruh pihak, dengan distribusi melalui media yang bekerja sama dengan Pemkab Kukar. “Informasi ini nantinya akan didistribusikan ke teman media melalui Diskominfo Kukar untuk pendalaman lebih lanjut,” tambahnya.

Rakor ini menjadi langkah awal untuk memonitor informasi dan menetapkan agenda prioritas komunikasi Pemkab Kukar pada tahun anggaran 2024.

Berbagai program prioritas Kukar Idaman menjadi fokus pembahasan, dipimpin langsung oleh Kepala Diskominfo Kukar, Dafip Haryanto. Hadir pula perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang bertanggung jawab atas Program Kukar Idaman.

Program-program seperti 1.000 Guru Sarjana, Beasiswa Kukar Idaman, Kukar Berbudaya, Kukar Berkah, Gerakan Etam Mengaji, Kukar Siap Kerja, hingga penanganan stunting di Kabupaten Kukar menjadi pembahasan utama. Kabid Pengelolaan dan Layanan Informasi Publik Diskominfo Kukar, Surya Admaja, menekankan keterlibatan semua OPD yang berkaitan dalam penanganan stunting, memastikan tercapainya target penurunan angka stunting sesuai rencana strategis yang telah disusun.

Sebagai langkah konkret, kolaborasi melibatkan OPD terkait dalam memberikan makanan bergizi, perhatian terhadap masyarakat yang kurang layak, dan bantuan sanitasi diharapkan dapat mendukung upaya Pemkab Kukar dalam mencapai targetnya. (adv)

Pewarta: Hanafi
Editor :

Mendagri Bergerak untuk Meningkatkan Status 14 Ribu Petugas Damkarmatan Seluruh Indonesia, Termasuk Kukar

0
Foto : Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Edi Damansyah, saat memimpin upacara peringatan Hut ke-105 Damkarmatan

TENGGARONG – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Edi Damansyah, mengungkapkan upaya bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dan Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI dalam memperjuangkan status 14 ribu petugas Damkarmatan yang masih berstatus honorer, termasuk yang berdada di Kukar.

Pernyataan ini disampaikan pada acara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-105 Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmatan) Republik Indonesia di Halaman Kantor Dinas Damkarmatan Kukar pada Senin (4/3/2024) lalu.

“Berdasarkan Peraturan Menteri PAN-RB nomor 16 tahun 2019 Tentang Jabatan Fungsional Damkar dan Analis Damkar, kita berusaha memperjuangkan sebanyak 14 ribu lebih yang masih non ASN, untuk bisa menjadi PPPK,” ujar Bupati Edi Damansyah.

Dalam sambutannya, Bupati Edi Damansyah membacakan sambutan Mendagri RI, Muhammad Tito Karnavian, yang memberikan apresiasi kepada relawan dan petugas Damkarmatan. Edi Damansyah juga mengungkapkan kekagumannya atas kerja keras yang telah menjaga eksistensi Damkarmatan selama 105 tahun.

“Saya mengapresiasi seluruh rekan-rekan relawan dan petugas karena sudah melaksanakan tugasnya dengan baik sehingga Damkarmatan bisa eksis sampai sekarang. Tidak ada lembaga yang mampu bertahan hingga 105 tahun,” Pungkas Orang Nomor 1 di Kukar ini.

Dalam momen peringatan HUT Damkarmatan ke-105, Bupati Edi Damansyah menyoroti pengorbanan petugas Damkarmatan yang telah gugur dalam menjalankan tugasnya. Ia menekankan pentingnya peran petugas, kemampuan, teknologi, dan koordinasi dalam menanggapi setiap kejadian. (ADV)

Pewarta : Hanafi
Editor :

Pemilu Kukar Berlangsung Lancar, Bupati Edi Damansyah Ucapkan Terima Kasih

0
Foto : Bupati Kukar, Edi Damansyah. (Ist)

TENGGARONG – Pemilihan Umum (Pemilu) di Kutai Kartanegara (Kukar) berhasil dilaksanakan dengan lancar, demikian disampaikan Bupati Kukar, Edi Damansyah. Menyusul keberhasilan tersebut, Edi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada masyarakat serta seluruh pihak yang berperan dalam suksesnya pelaksanaan Pemilu di Kukar.

Edi juga menyebut tingkat partisipasi pemilih mencapai lebih dari 80 persen, yang dinilainya sebagai indikator positif bagi perkembangan demokrasi di Kukar. “Alhamdulillah, pesta demokrasi di Kukar, khususnya di Tenggarong, berjalan dengan lancar, aman, dan tertib,” ujar Edi Damansyah pada Selasa (5/3/2024).

Bupati mengakui bahwa tingginya partisipasi pemilih tidak terlepas dari kerja keras seluruh pihak, termasuk pemerintah, penyelenggara pemilu, TNI, Polri, dan masyarakat itu sendiri. Edi menambahkan, “Saya sangat mengapresiasi seluruh masyarakat yang turut mensukseskan Pemilu dengan menggunakan hak pilihnya di TPS, serta menjaga kondisi tetap aman, tertib, dan damai.” Tutupnya.

Sebagai bentuk penghargaan, Edi memberikan bingkisan paket bahan pokok penting kepada petugas TPS teraktif di Maluhu, TPS dengan partisipan tertinggi, dan TPS terbaik di setiap kelurahan di Tenggarong. (adv)

Pewarta: Hanafi
Editor :

Upaya Bina Potensi Pariwisata, Disbudpar PPU Akan Bentuk 3 Pokdarwis Baru

0
Foto: Kabid Pariwisata dan Pemasaran di Disbudpar PPU, Juzlizar Rakhman saat diwawancarai. (Nelly/RadarIbukota)

PPU – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Penajam Paser Utara (PPU) berencana membentuk kelompok sadar wisata (pokdarwis) baru. Sebagai upaya pengembangan potensi-potensi kepariwisataan yang ada di beberapa kelurahan.

Daerah berjuluk Benuo Taka diyakini memiliki potensi kepariwisataan yang cukup besar. Namun sayang belum tergarap dengan cukup baik, baik oleh pemerintah pun oleh masyarakat di sekitarnya.

Dalam proses pengembangan kepariwisataan ini, Disbudpar PPU mengambil peran dengan aktif melakukan pendampingan pengembangan pariwisatanya. Kepala Bidang Pariwisata dan Pemasaran, Disbudpar PPU, Juzlizar Rakhman menyebut pendampingan itu dilakukan melalui Pokdarwis yang dimiliki kelurahan.

“Kami tetap aktif melakukan pembinaan melalui pokdarwis. Nantinya akan ditargetkan untuk lebih menghasilkan dan memastikan pengelolaannya terlaksana dengan baik,” ucapnya, Rabu (6/3/2024).

Pasalnya, masih belum banyak jumlah lokasi pariwisata yang dikelola langsung oleh Disbudpar PPU, apalagi untuk dipungut retribusinya. Hal ini berkaitan erat dengan lahan wisata yang kebanyakan masih masuk kedalam lahan masyarakat.

“Sebagian besar untuk potensi wisata ini masih menjadi lahan masyarakat. Meski begitu, tetap kita lakukan pembinaan dan kita bentuk teman-teman yang ada di kelurahan dan desa mendirikan Pokdarwis, dari situ nanti pengelolaan itu dilaksanakan,” jelas Juzlizar.

Ia mencontohkan pada Objek Wisata Pantai Sipakario di Kelurahan Nipah-Nipah. pihaknya akan menggelontorkan anggaran untuk memberikan bantuan fasilitas.

Di antaranya, toilet portabel dan gazebo portebel. Hal ini upaya untuk memberikan kenyamanan kepada para pengunjung di salah satu destinasi unggulan tersebut, sehingga akan meningkatkan jumlah pengunjung.

“Sementara seperti itu bentuk supportnya, karena masih proses dari pemerintah untuk melakukan pendekatan ke yang punya (dalam pengelolaannya),” terang Juzlizar.

Lebih lanjut, dalam pengembangan pembinaan melalui pokdarwis ini, Disbudpar PPU tahun ini akan membentuk di 3 kelurahan baru. Ia berharap langkah ini akan meningkatkan pengembangan kepariwisataan daerah di 2024 ini.

“Saat ini ada 14 Pokdarwis, tapi tahun ini akan ada penambahan 3 lagi, jadi total 17 Pokdarwis,” tutupnya. (ADV/NAH)

DKP PPU Alokasikan Anggaran Rp 400 Juta untuk Intervensi Stunting

0
Foto: Kepala DKP PPU, Mulyono saat diwawancarai. (Nelly/RadarIbukota)

PPU – Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Penajam Paser Utara (PPU) mengalokasikan dana Rp 400 juta tahun ini untuk menekan angka stunting. Salahsatunya akan dipergunakan untuk pengadaan makan sehat bagi keluarga stunting dan berpotensi stunting.

Anggaran itu berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) PPU 2024. Kepala DKP PPU, Mulyono menjelaskan pengalokasian dana tersebut merupakan komitmen Pemkab PPU dalam meningkatkan kualitas hidup Sumber Daya Manusia (SDM) di PPU.

Utamanya yang berkaitan dengan memastikan tumbuh kembang anak-anak sesuai dengan masa pertumbuhannya. Ia mengatakan penggunaan anggaran dalam rangka melakukan intervensi untuk menekan angka stunting.

Pun anggaran pada 2024 ini lebih besar dibanding tahun sebelumnya. Pada 2023, pihaknya telah menggelontorkan dana Rp 60 juta.

“Untuk anggaran tahun ini Rp 400 juta, ini lebih besar dari tahun 2023 lalu,” ungkapnya, Rabu (6/3/2024).

Mulyono mengatakan anggaran ini nantinya akan digunakan untuk melakukan intervensi. Melalui makanan bergizi yang berasal dari alam.

Ia mencontohkan makanan yang akan diberikan seperti beras, gula, telur, terpung, minyak dan susu. “Dari alokasi dana untuk menyediakan bantuan berupa makanan bergizi dalam bentuk natura, seperti beras, gula, telur, tepung, minyak, dan susu,” jelasnya.

Untuk memastikan pemberian makanan bergizi ini tepat sasaran, pihaknya akan melakukan pengawasan secara ketat. Pasalnya, kerap kali ditemukan makanan bergizi tidak diberikan pada anak secara langsung dan digunakan untuk makan orangtuanya.

“Nanti akan menjadi pengawasan tersendiri. Jadi sebagai issue strategi. Jangan sampai intervensi kita itu dimanfaatkan oleh keluarga, orangtua dan saudaranya, karena ini ditujukan untuk anak stunting. Jadi akan kita lakukan pengawasan yang betul betul ekstra,” bebernya.

Nantinya, intervensi ini akan dilakukan di semua kecamatan di PPU. “Semua kecamatan ada, tapi untuk Kecamatan Waru nggak begitu banyak,” tutup Mulyono. (ADV/NAH)

Penambahan Sumur Bor Menyusul Keberhasilan Program TMAB 2024 di Kutai Kartanegara

0
Foto : Sekretaris Kabupaten Kukar, Sunggono,

TENGGARONG – Upaya Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dalam meningkatkan akses air bersih untuk pertanian terus berlanjut. Sebanyak 4 titik sumur bor telah berhasil diselesaikan dalam program TNI Manunggal Air Bersih (TMAB) tahun 2024, kolaborasi antara Pemkab Kukar dan Kodim 0906/Kukar.

Dengan total 89 titik sumur bor dalam rencana awal, Sekretaris Kabupaten Kukar, Sunggono, mengindikasikan kemungkinan penambahan titik sumur bor, mempertimbangkan kebutuhan petani di 5 kawasan pengembangan pertanian di Kukar.

“Sesuai arahan Bupati Kukar, kemungkinan akan ditambahkan lagi di luar 89 titik berdasarkan kebutuhan petani,” ungkap Sunggono, menyoroti manfaat besar yang dirasakan oleh petani di wilayah tersebut.

Pentingnya proyek ini juga mendapat perhatian dari Penjabat Gubernur Kalimantan Timur, Akmal Malik, yang mengumumkan rencana pembangunan 3 titik sumur bor baru di Desa Buana Jaya, Kecamatan Tenggarong Seberang, sebagai bagian dari perluasan sistem pengairan. Dengan 4 titik sumur bor yang sudah terbangun, proyek ini diharapkan memberikan dampak positif terhadap sektor pertanian di Kukar.

Sebelumnya, peluncuran resmi 89 titik sumur bor dilakukan saat kunjungan Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) TNI, Jenderal Maruli Simanjuntak, di Desa Sumber Sari, Kecamatan Loa Kulu, pada tanggal 20 Februari 2024. “Kita memiliki 5 Kawasan Pengembangan Pertanian Terpadu dengan luasan total mencapai 7.628,77 hektare, dengan adanya sumur bor ini, semakin memperkuat infrastruktur pengairan untuk mendukung pertanian produktif,” pungkasnya. (adv)

Pewarta : Hanafi
Editor :