Beranda blog Halaman 1019

Dedikasi untuk Pertanian: Kisah Sukses Bupati Edi Mengubah Wajah Pertanian Kukar

0

TENGGARONG – Di bawah langit Tenggarong Seberang yang berwarna biru cerah, petani-petani bergerak lincah di antara pematang sawah. Matahari pagi memancarkan sinar keemasan, menerobos dedaunan padi yang bergoyang tertiup angin sepoi-sepoi. Suara gemericik air mengalir dari irigasi buatan, menambah harmoni alam yang sudah sempurna dengan kicauan burung di kejauhan.

“Kamu lihat, itu warna hijau padi kita, itu artinya harapan,” ujar Sujoko, seorang petani di Tenggarong Seberang, sambil menunjuk ke arah sawah yang membentang luas. Di sampingnya, Jamasri yang tergabung dalam Gapoktan KTNA Buki Pariaman, mengangguk, matanya berbinar-binar menatap hasil kerja keras koleganya.

Namun, perjalanan para petani ini tidak selalu mulus. Kelangkaan air sering menjadi batu sandungan yang menghambat langkah mereka. Melihat petani Kukar kekeringan, Bupati Edi Damansyah tak tinggal diam. Sarana pompaisasi di 89 titik pun digalakkan, termasuk di Tenggarong Seberang. Harapan baru akhirnya tumbuh. Air, sumber kehidupan, kini mengalir lebih lancar, membawa nutrisi ke ladang-ladang yang dahaga.

Tapi Edi Damansyah tak berhenti di situ. Ia memahami bahwa pertanian modern memerlukan alat yang modern pula. Oleh karena itu, bantuan berupa alat dan mesin pertanian (alsintan) serta pupuk diberikan kepada kelompok tani. Dengan alsintan, tanah-tanah Kutai Kartanegara dibajak, disemai, dan dipanen dengan lebih efisien. Pupuk yang diberikan menjadi asupan yang membuat tanaman tumbuh subur.

Program Dedikasi Kukar Idaman menjadi salah satu inisiatif yang paling berdampak. Alat Excavator Mini, Combain, dan Rotapator diserahkan kepada Gabungan Kelompok Pertanian (Gapoktan) Tenggarong Seberang. Alat-alat ini bukan hanya mempermudah pekerjaan, tetapi juga menjadi simbol dari kemajuan pertanian di wilayah tersebut.

Sujoko dan Jamasri adalah dua dari banyak wajah di Tenggarong Seberang yang merasakan benar bantuan Bupati. Rangkaian program pemerintah membantu mereka berjuang melawan kemarau panjang yang mengancam stabilitas pangan. Program pompanisasi yang diinisiasi Bupati Edi Damansyah menjadi salah satu yang paling diapresiasi.

“Tanpa air, sawah kami seperti layu tanpa jiwa,” kata Sujoko yang tergabung di KTNA Sebulu, mengingat masa-masa sulit ketika sawah mereka hampir mati kekeringan. “Tapi sekarang, lihatlah! Sawah kami hidup kembali, dan itu semua berkat bantuan yang kami terima,” tambahnya.

Sejak menjabat sebagai Bupati, Edi Damansyah telah menunjukkan komitmennya terhadap sektor pertanian. Program Dedikasi yang ia luncurkan bukan hanya sekadar janji politik, melainkan wujud nyata dari perhatian dan dukungan pemerintah daerah terhadap para petani.

“Kita harus memastikan bahwa pertanian di Kutai Kartanegara tidak hanya bertahan, tapi juga berkembang,” ujar Edi saat diwawancarai di sela-sela kunjungannya ke salah satu desa agrowisata belum lama ini.

Edi percaya bahwa pertanian adalah jantung dari Kutai Kartanegara. Oleh karena itu, ia tidak ragu untuk turun langsung ke lapangan, mendengarkan keluh kesah petani, dan mencari solusi atas tantangan yang dihadapi. Dari operasi pasar murah hingga pembangunan kawasan agrowisata, setiap program yang diluncurkan selalu mengedepankan kepentingan petani.

Upaya Edi mendongrak sektor pertanian pun berbuah manis. Data BPS Kaltim sebagaimana tertuang di Provinsi Kalimantan Timur dalam Angka 2024, menunjukkan bahwa Kukar menyumbang 46,80 persen (26.744,87 hektare) dari keseluruhan luas panen padi sawah di Kaltim (57.143,29 hektare) pada 2023. Produksi padi Kukar juga mencapai 106.411,09 ton, atau 49.42 persen dari total produksi di Kaltim. Angka-angka ini bukan sekadar statistik; mereka adalah bukti nyata dari kerja keras dan dedikasi.

Laju Pertumbuhan PDRB dari sektor pertanian yang dikelompokkan bersama sektor kehutanan dan perikanan pun kembali meroket. Dari hanya 1,02 persen pada 2021 lalu, menjadi 2,91 persen pada 2023. Distribusi PDRB sektor itu pun mencapai 13,12 persen pada 2023, terbanyak setelah Pertambangan dan Penggalian/Mining and Quarrying sebesar 62,55 persen, dari sebelumnya 70,77 persen pada 2022.

Melesatnya sektor pertanian pun memberi impak hebat terhadap Kukar secara umum. Ditandai dengan laju pertumbuhan ekonomi yang terus membaik. Dari hanya 2,67 persen pada 2021, menjadi 5,13 persen pada 2023. Tingkat kemiskinan juga turun dari 7,96 persen pada 2022 menjadi 7,61 persen pada 2023. tingkat pengangguran terbuka pun ikut turun menjadi 4,05 persen dari sebelumnya 5,66 persen pada 2021.

Pelan-pelan, upaya Edi Damansyah melakukan transformasi ekonomi di Kukar mulai terbayar. Namun, perjalanan ini masih jauh dari selesai. Misi besar membawa pertanian menjadi jagoan ekonomi Kukar ibarat sebuah kapal yang berlayar di tengah badai. Kapal itu adalah komunitas petani, badainya adalah tantangan alam, dan Bupati Edi Damansyah adalah nahkoda yang membawa mereka menuju pelabuhan yang aman.

Namun, dengan semangat yang tak pernah padam, Bupati Edi Damansyah terus berdedikasi untuk mewujudkan visi besarnya: masyarakat Kutai Kartanegara yang sejahtera dan berbahagia, dengan pertanian sebagai salah satu pilar utamanya. (adv)

Peresmian Gedung Data Center Mendapat Sambutan Hangat dari Camat Loa Janan

0
Foto : peresmian Sekretariat data center Loa Janan oleh Bupati Kukar pada Januari lalu.

TENGGARONG – Camat Loa Janan, Heri Rusmadi, menyambut baik keberadaan data center yang dibantu oleh Kominfo Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dengan dibangunnya Gedung Data Center. gedung tersebut dibangun disamping kantor pelayanan kecamatan Loa Janan.

“Pembangunan gedung ini dilaksanakan pada tahun 2023 melalui anggaran APBD perubahan 2023,” ungkap Heri

Peresmian gedung ini dilakukan oleh Bupati Kukar Edi Damansyah pada bulan Januari lalu dan menjadi langkah penting bagi Kecamatan Loa Janan.

Heri menyatakan kesiapan Kecamatan Loa Janan untuk menjalankan kebijakan satu data Indonesia melalui pengelolaan data yang ada di kecamatan tersebut. “Fokus utama akan diberikan pada data-data yang relevan dengan Kukar dan Kecamatan Loa Janan,” tambahnya.

Camat Loa Janan ini juga menyoroti pentingnya dukungan pemerintah kabupaten dalam menjaga kelangsungan pengumpulan dan pembaruan data di tahun-tahun berikutnya. “Dengan adanya gedung data center ini, kami berharap perencanaan dan pengambilan kebijakan di Kecamatan Loa Janan akan menjadi lebih tepat sasaran dan efektif di masa mendatang,” pungkasnya. (adv/han)

Penulis : Hanafi

Pemkab PPU Gelar Rapat Persiapan Evaluasi Kinerja Pj Bupati PPU Triwulan Kedua

0
Foto: Pj Bupati PPU Makmur Marbun saat memimpin rapat internal terkait kesiapan hasil kerja di triwulan kedua menjabat, Rabu (13/3/2024). (Prokopim PPU for MKN)

PPU – Pj Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Makmur Marbun tengah mempersiapkan diri dalam evaluasi kinerja oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dalam waktu dekat ini. Evaluasi keinerja ini masuk tahap II atau triwulan kedua dari jabatannya sebagai kepala daerah di Pemkab PPU.

Sebelumnya, evaluasi tahap I triwulan pertama juga telah dilaksanakan pada Selasa, (19/12/2023) lalu di Gedung Inspektorat Jenderal Kemendagri Jakarta. Dari hasil itu, Makmur yang menjabat sebagai Direktur Produk Hukum Daerah, Direktorat Jenderal Otonomi Daerah (Otda) Kemendagri ini mendapatkan penilaian positif.

“Evaluasi tahap ke II ini dipastikan kembali akan dilaksanakan oleh Kemendagri terhadap Pj bupati PPU setelah menjabat sebagai kepala daerah di tanah benuo taka ini selama lebih kurang enam bulan terakhir,” ujarnya.

Untuk diketahui, dalam evaluasi kinerja tahap I itu, secara optimal Makmur telah memberikan keterangannya selama tiga bulan pertama menjabat. Yakni terkait penanganan inflasi, stunting, menjaga mandatory spending bidang kesehatan dan peningkatan mutu pendidikan, serta beberapa hal penting lainnya hingga meyakinkan dan kemendagri memberikan apresiasi kepada pj bupati PPU, Makmur Marbun.

Untuk kesiapan penilaian tahap II ini, Makmur tampak optimistis. Hal itu tampak saat melakukan pertemuan bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di lingkungan pemkab PPU, Rabu, (13/3/2024) pagi.

Dari sejumlah indikator penilaian yang disiapkan, di antaranya seperti bidang kesehatan terkait persoalan stunting, pelayanan publik, bidang pendidikan, penanggulangan kemiskinan, persoalan inflasi dan sebagainya dibahas dalam pertemuan ini.

“Masing-masing OPD terkait di lingkup PPU juga dimintai keterangannya terkait capaian kinerja yang telah dilaksanakan selama ini,” tutupnya. (ADV/Humas/SBK)

Safari Ramadan Perdana, Tohar Ajak Satukan Niat Tulus untuk Saling Mempererat Silaturahim

0
Foto: Sekkab PPU Tohar saat gelaran Safari Ramadan Pemkab PPU di Masjid Miftahul Jannah, Kelurahan Sesumpu, kecamatan Penajam, Rabu, (13/3/2024). (Prokopim PPU for MKN)

PPU – Pemkab Penajam Paser Utara (PPU) menggelar kegiatan Safari Ramadan perdana di Masjid Miftahul Jannah, Kelurahan Sesumpu, kecamatan Penajam, Rabu, (13/3/2024). Sekkab PPU, Tohar memimpin jalannya kegiatan pada bulan puasa 1445 Hijriah ini.

Selain itu tampak hadir bersama rombongan ini, Ketua TP PKK PPU, Linda Romauli Siregar bersama anggota dan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab PPU.

Tohar menyapaikan terkait kegiatan safari ini merupakan kegiatan rutin tiap tahun. Selalu dilaksanakan oleh unsur Pemkab PPU, kecuali beberapa tahun yang lalu ketika adanya musibah Covid-19.

“Hari pertama safari Ramadan ini, mari satukan niat yang tulus diantara kita untuk saling mengeratkan silaturahim karena itu bagian yang diajarkan kepada kita oleh baginda Rasulullah,” katanya.

Kemudian Tohar juga mengajak untuk menyatukan niat yang tulus agar saling mengeratkan silaturahim karena itu bagian yang diajarkan kepada manusia oleh Rasulullah SAW. Ia berharap kepada jamaah agar tidak berbeda semangatnya untuk mengisi bulan Ramadhan dengan penuh amalan-amalan yang baik dan soleh lainnya.

“Oleh karena itu kami mengajak kita semua mari kita isi waktu – waktu selama bulan Ramadhan dengan lebih legah karena sesungguhnya inilah bulan yang penuh barokah. Selamat menjalankan ibadah puasa, “tutupnya.

Dalam kesempatan ini pula, Tohar juga menyerahkan secara simbolis Pendistribusian Zakat, Infaq dan Sadakoh (ZIS) kepada Mustahik di wilayah itu. (ADV/Humas/SBK)

Sampaikan SK Kenaikan Pangkat PNS Kota Bontang Periode April 2024: Pelayanan Prima yang Semakin Mudah dan Tepat Waktu

0

BONTANG – Badan Kepegawaian Nasional (BKN) sejak bulan Januari 2024 telah menetapkan periode usul kenaikan pangkat menjadi enam periode, yang sebelumnya hanya dua periode.

Sebelumnya, jangka waktu pengusulan hanya berlaku pada tanggal 1 April dan 1 Oktober. Namun saat ini, kenaikan pangkat diberikan pada tanggal 1 setiap bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober, dan Desember.

Hal ini tertuang dalam Peraturan BKN Nomor 4 Tahun 2023 tentang Periodisasi Kenaikan Pangkat Pegawai Negeri Sipil, yang ditegaskan kembali dalam Surat Edaran Kepala BKN Nomor 16 Tahun 2023 tentang Penjelasan Periodisasi Kenaikan Pangkat Pegawai Negeri Sipil.

Keputusan periodisasi ini diambil setelah melalui pendalaman oleh BKN untuk meningkatkan efisiensi dan fleksibilitas dalam kenaikan pangkat PNS. Pendekatan ini diyakini akan memberikan lebih banyak kesempatan bagi PNS untuk mengembangkan karir mereka dan memotivasi dalam memberikan kontribusi bagi Negara.
Periodisasi ini diiringi dengan pemangkasan proses bisnis administrasi kepegawaian yang sangat berdampak terhadap peningkatan layanan kepegawaian khususnya terkait dengan kenaikan pangkat Pegawai Negeri Sipil sebagai penghargaan atas prestasi kerja dan pengabdian kepada negara.

Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kota Bontang mengajukan usul kenaikan pangkat untuk jabatan struktural, pelaksana, dan jabatan fungsional apabila telah memenuhi syarat kenaikan pangkat yang dibutuhkan ke BKPSDM Kota Bontang.

Usul tersebut disampaikan melalui Aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (Srikandi) dan mengupload berkas yang dibutuhkan melalui SIASN. Salah satu persyaratan kenaikan pangkat adalah penilaian kinerja PNS yang diusulkan kenaikan pangkat menggunakan aplikasi e-Kinerja BKN yang terintegrasi dengan SIASN.

Untuk selanjutnya, berkas akan diverifikasi oleh BKPSDM Kota Bontang sesuai persyaratan dan diusulkan secara digital menggunakan Sistem Informasi Aparatur Sipil Negara (SIASN) untuk golongan ruang IV/b ke bawah, sedangkan untuk golongan ruang IV/c ke atas diusulkan melalui Sistem Informasi Administrasi Pejabat Pemerintah (SIAPP) Kementerian Sekretariat Negara yang terintegrasi dengan SIASN.

Periode usul kenaikan pangkat dilaksanakan 2 bulan sebelum diterbitkannya SK Kenaikan Pangkat dan setelah periode usul berakhir, maka instansi sudah tidak dapat lagi mengajukan usulan ke SIASN. Usul tersebut dapat disampaikan saat pembukaan periode berikutnya.

Setelah mendapat persetujuan teknis dari Kantor Regional VIII BKN Banjarbaru, Pejabat Pembina Kepegawaian dengan pelimpahan kewenangan kepada Kepala BKPSDM Kota Bontang untuk menetapkan Keputusan kenaikan pangkat yang ditandatangani secara elektronik melalui SIASN.

Hasilnya pada periode kenaikan pangkat 1 Februari 2024, Pemerintah Kota Bontang telah menerbitkan SK Kenaikan Pangkat sejumlah 117 orang yang terdiri atas Golongan Ruang IVa ke atas sejumlah 61 orang dan Golongan Ruang III ke bawah sejumlah 56 orang.

Sedangkan pada periode kenaikan pangkat 1 April 2024, Pemerintah Kota Bontang telah menerbitkan SK Kenaikan Pangkat sejumlah 167 orang yang terdiri atas Golongan Ruang IVa ke atas sejumlah 48 orang dan Golongan Ruang III ke bawah sejumlah 119 orang.

Yang secara simbolis, SK tersebut diserahkan kepada PNS penerima pada hari Kamis, 14 Maret 2024. Penyerahan SK Kenaikan Pangkat tersebut disampaikan oleh Staf Ahli Pembangunan Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Bapak Drs. Asdar, M.Si, didampingi Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Drs. Sudi Priyanto, M.Si.

Untuk selanjutnya, bagi PNS yang telah memperoleh SK kenaikan pangkat dapat mengakses SK yang bersangkutan pada aplikasi My ASN masing-masing PNS. (adv)

115 Pedagang Meriahkan Lorong Pasar Ramadan di Masjid Agung Sultan Sulaiman Tenggarong

0
Foto : Suasana Pasar Ramadan 13 Maret 2024 didepan Masjid Agung Sultan Sulaiman Tenggarong.

TENGGARONG – Semarak bulan Ramadan di Tenggarong semakin terasa dengan kehadiran Lorong Pasar Ramadan di kawasan Masjid Agung Sultan Sulaiman. Sebanyak 115 pedagang turut memeriahkan suasana dengan berbagai jenis dagangan, mulai dari makanan, minuman, busana muslim, hingga dealer kendaraan.

Sejak pukul 15:00 wita pada 13 Maret 2024 atau hari pertama bulan Ramadan 1445 hijriah dalam penanggalan islam. Nampak ramai warga Tenggarong mengerumuni pasar yang digelar didepan Masjid terbesar di Tenggarong tersebut, warga datang untuk membeli makanan untuk berbuka puasa.

Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Edi Damansyah, mengapresiasi pengelola Masjid Agung Sultan Sulaiman, dan menyebutkan ini menjadi langkah positif bagi pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Tenggarong.

Edi Damansyah mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada panitia, badan pelaksana, dan seluruh warga masyarakat atas kerjasama dalam menyelenggarakan acara ini. Gelaran Pasar Ramadan tahun ini menjadi sorotan dengan pengumpulan para pedagang dari berbagai lokasi menjadi satu di kawasan Masjid Agung Sultan Sulaiman.

“Alhamdulillah, luar biasa sekali badan pelaksana Masjid Agung ini. Tidak hanya memikirkan pengelolaan ibadah semata, tapi juga memikirkan nasib para pedagang,” ujar Edi Damansyah mengapresiasi upaya tersebut.

Diharapkan, Lorong Pasar Ramadan ini dapat berjalan dengan lancar hingga akhir bulan Ramadan mendatang, memberikan manfaat ekonomi yang signifikan bagi para pedagang dan masyarakat sekitar. (han/adv)

Penulis: Hanafi

Madri Pani: Usulan Kepala Kampung Harus Jadi Prioritas, Bukan Hanya Janji Politik

0
Ketua DPRD Berau, Madri Pani.

TANJUNG REDEB – Ketua DPRD Berau, Madri Pani menyayangkan banyaknya usulan kepala kampung yang belum direalisasikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau. Para kepala kampung selalu menyampaikan usulan prioritas dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang).

“Kita sangat sayangkan setiap Musrenbang selalu ada kepala kampung yang menyuarakan aspirasinya belum direalisasikan pemerintah,” ungkapnya, Selasa (5/3/2024).

Menurut Madri, pemerintah hanya fokus dalam penyelesaian 18 program prioritas kepala daerah. Padahal, usulan yang disampaikan dalam Musrenbang banyak tidak diakomodasi dalam APBD murni maupun perubahan.

“Boleh saja fokus pada 18 program itu, tapi jangan sampai menutup mata dengan permintaan masyarakat kampung,” tegasnya.

Lanjutnya, usulan prioritas skala satu dari pihak kampung bisa diakomodasi. Namun, saat anggaran yang ada tidak mencukupi, maka Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) bisa merealisasikan satu dari sekian banyak usulan prioritas tersebut.

“Ini usulan prioritas skala satu mesti dijalankan betul-betul,” ungkapnya.

Politikus NasDem ini mengatakan jangan sampai program yang sudah diusulkan lewat Musrenbang tidak terealisasi. “Seharusnya usulan yang telah disampaikan seluruh kepala kampung menjadi target dalam penganggaran program di pemerintah,” imbuhnya.

“Boleh saja merealisasikan janji politik, tapi juga harus berpedoman kepada kebutuhan masyarakat melalui musrenbang. Sebab itu yang diinginkan dan diharapkan oleh masyarakat untuk direalisasikan,” pungkasnya. (adv)

Falentinus: Jaga Kesehatan di Tengah Cuaca Ekstrem

0
Anggota Komisi I DPRD Berau, Falentinus Keo Meo.

TANJUNG REDEB – Beberapa waktu belakangan, Kabupaten Berau dilanda cuaca ekstrem sehingga bisa menjadi faktor maraknya masyarakat yang jatuh sakit.

Anggota Komisi I DPRD Berau, Falentinus Keo Meo menuturkan, beberapa hari terakhir cuaca di kabupaten dengan sebutan Kota Sanggam ini terkadang panas namun tiba-tiba hujan. “Dampaknya tentu pada kesehatan masyarakat,” sebutnya.

Dirinya meminta masyarakat lebih berhati-hati dalam kondisi saat ini. Apalagi yang berkegiatan di luar ruangan. Untuk itu, sangat penting bagi masyarakat mengkonsumsi makanan serta vitamin guna meningkatkan imunitas tubuh.

“Sehat itu mahal. Jadi kalau bisa mencegah lebih baik daripada mengobati,” tuturnya.

Dikatakannya, meski pemerintah telah memberikan jaminan kesehatan gratis untuk warganya melalui layanan BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI), namun ia juga meminta agar masyarakat memahami pentingnya kesehatan.

“Walaupun pemerintah ada program BPJS Kesehatan gratis, tapi menjaga kesehatan itu lebih baik. Jadi lebih bijaklah dalam mengatur pola hidup, pola makan dan pola berkegiatan di musim dengan cuaca yang tidak menentu seperti saat ini,” pungkasnya. (adv)

Atasi Kebutuhan Rumah Ibadah: Syarifatul Sarankan Kepala Kampung Ajukan Proposal

0
Wakil Ketua I DPRD Berau, Syarifatul Syadiah.

TANJUNG REDEB – Warga banyak menyampaikan usulan bantuan untuk rumah ibadah dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan yang sudah rampung belum lama ini. Wakil Ketua I DPRD Berau, Syarifatul Syadiah menuturkan, usulan bantuan rumah ibadah itu terkait kelanjutan pembangunan, rehab, dan sebagainya.

“Untuk tindaklanjutnya, para kepala kampung harus mengajukan proposal ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau terlebih dulu,” sebutnya.

Ia menjelaskan, anggaran yang digelontorkan untuk merealisasikan usulan bantuan untuk rumah ibadah berupa dana hibah. “Seperti yang sudah disarankan untuk membuat proposal, karena pembangunan rumah ibadah itu bersifat hibah,” katanya.

Dirinya menyarankan seluruh perangkat kampung yang membutuhkan rumah ibadah segera mengajukan proposal dana hibah kepada pemerintah. “Mumpung SIPD (Sistem Informasi Pembangunan Daerah) belum ditutup, jadi segera buat proposal agar bisa secepatnya diakomodasi,” bebernya.

Meski demikian, Syarifatul mengimbau kepada pemerintah tetap menelaah setiap permintaan tersebut. Pasalnya, tidak semua permohonan itu bersifat darurat, sehingga perlu dilakukan peninjauan sebelum memberikan bantuan dana hibah kepada perangkat kampung.

“Perlu dilakukan pengecekan terlebih dahulu, dinas terkait juga harus melihat konstruksi bangunan masjid itu apakah masih relevan dengan kondisi saat ini. Jangan sampai sudah diberi bantuan sementara bangunannya masih layak,” tegasnya.

Politikus Partai Golkar ini berharap permintaan masyarakat mengenai bantuan rumah ibadah bisa segera diakomodasi, terlebih hal itu sudah masuk dalam usulan prioritas dari kepala kampung setempat. “Mudah-mudahan secepatnya direalisasikan, apalagi ini permintaan dari warga,” tandasnya. (adv)

Ketua DPRD Berau Desak Pendataan Ulang: Bansos Harus Tepat Sasaran

0
Ketua DPRD Berau, Madri Pani.

TANJUNG REDEB – Ketua DPRD Berau, Madri Pani menilai penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) belum tepat sasaran. Dia meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau melakukan pendataan ulang.

Dia mengungkapkan, data yang ada harus dicek ulang agar pembagian bansos dapat merata dan tersalur ke masyarakat yang membutuhkan. “Makanya perlu ditata kembali datanya, mana saja yang benar-benar membutuhkan bantuan. Jangan sampai banyak warga tidak mampu, yang luput dari pendataan,” tegasnya.

Dirinya menilai, perlu peran aktif dari Ketua RT setempat dalan melaksanakan pendataan yang lebih akurat. “Karena RT yang paham kondisi di daerahnya. Sehingga tidak terjadi ketimpangan di kalangan masyarakat yang akan menerima bantuan,” tambahnya.

Dia berharap pendataan juga harus dilakukan secara adil, serta tidak tendensius atau berpihak. “Jangan karena orang dekat dimasukkan dalam pendataan. Tidak boleh seperti itu. Tapi yang didata adalah orang yang benar-benar butuh bantuan,” pungkasnya. (adv)