Beranda blog Halaman 1017

DPRD dan Pemkab Berau Kolaborasi Menuju Terwujudnya Pembangunan BLK yang Efektif

0
Anggota Komisi III DPRD Berau, Sakirman.

TANJUNG REDEB – Balai Latihan Kerja (BLK) di Kabupaten Berau hingga saat ini belum terealisasi. Padahal setiap tahun selalu digagas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau. Menurut Anggota Komisi III DPRD Berau, Sakirman keberadaan BLK sangat penting karena dapat mengurangi angka pengangguran di Bumi Batiwakkal.

“Jika kita yang ada di Berau ini tidak ditopang dengan skill yang memadai, bisa saja memicu perusahaan mengambil tenaga dari luar daerah. Sehingga menurut saya adanya BLK bisa menjadi solusi yang jelas,” ungkapnya, Jumat (15/3/2024).

Sakirman mengaku siap memberi support dalam hal pembahasan tentang BLK tersebut pada tahun ini. Terlebih, belum sempat sampai tuntas. “Karena dari pemerintah kabupaten memberikan informasi terkait dengan lokasi dan sebagainya kepada DPRD biar ada acuan untuk pembangunan awal,” tuturnya.

Soal sudah ada lahan yang tepat untuk pembangunan BLK, kata dia, bakal menjadi perhatian penting supaya segera terealisasi. “Terkait lahan memang sudah siap, kami akan coba push dalam pembahasan tahun 2025 untuk masuk anggaran murni, ketika itu bisa menjadi langkah awal kita target harus sudah ada progres,” ujarnya.

Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini mengatakan pembangunan BLK merupakan salah satu dari 18 program prioritas Bupati dan Wakil Bupati. “Jadi dengan program inilah kita bisa mewujudkan anak-anak kita yang tidak lanjut ke jenjang sekolah yang lebih tinggi paling tidak mereka punya skill yang dibina BLK,” bebernya.

Sakirman juga menyebut, setiap tahun Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) sudah memiliki anggaran untuk menunjang anak-anak didik calon tenaga kerja lokal. “Mereka bina untuk mengikuti pelatihan mekanik, pengelasan, operator dan sebagainya,” paparnya.

Karena BLK sejauh ini hanya ada di Samarinda dan Balikpapan, biaya membina sumber daya manusia asal Berau katanya, membutuhkan biaya lebih. “Untuk membina paling kecil hanya beberapa orang yaitu 16-20 orang ditambah lagi dengan kegiatan lainnya,” bebernya.

“Saya anggap daya serap itu sangat minim dengan kita ketika melaksanakannya di luar daerah. Harapan saya kegiatan ini ketika nanti dari pemerintah maupun pihak swasta ada menyelenggarakan di Berau,” tambahnya.

Kendati demikian, dirinya berharap ada dukungan Pemkab Berau serta juga tidak menutup mata untuk melaksanakan kegiatan BLK. “Ya tujuannya agar SDM Berau memiliki lisensi dan sertifikasi dari kegiatan BLK dan sebagainya,” pungkasnya. (adv)

Elita Desak Pemkab Berau Prioritaskan Aliran Listrik di Kampung Long Beliu

0
Anggota Komisi II DPRD Berau, Elita Herlina.

TANJUNG REDEB – Masyarakat Kampung Long Beliu, Kecamatan Kelay mengeluhkan pemerataan sumber energi listrik. Anggota Komisi II DPRD Berau, Elita Herlina mengaku sangat menyayangkan persoalan tersebut. Terlebih listrik merupakan kebutuhan mendasar.

“Saya juga mendapati keluhan tersebut saat melaksanakan reses di Kampung Long Beliu. Masyarakat di sana mengeluhkan listrik yang belum 24 jam,” ungkapnya, Senin (11/3/2024).

Menurutnya, kebutuhan listrik sangat krusial, baik sebagai penggerak sektor usaha, pendidikan maupun kesehatan bagi masyarakat. “Ada beberapa aspirasi sudah dicatat, yang utama masalah listrik. Ini sangat penting,” katanya.

Ia mengaku sangat menyayangkan masyarakat di kampung tersebut masih mengandalkan penerangan tradisional. “Tentunya dengan penerangan seperti itu sangat rawan memicu kebakaran,” imbuhnya.

Untuk itu, usulan warga terkait pasokan listrik perlu diprioritaskan, karena hal tersebut dinilai Elita sangat berpengaruh terhadap keseharian hingga berpotensi goyahnya roda ekonomi masyarakat. “Sementara APBD Berau besar tapi kesejahteraan belum merata,” tegasnya.

Dirinya siap mengawal aspirasi tersebut hingga direalisasikan sepenuhnya.” Saya akan mengkoordinasikan dengan pihak pemerintah daerah, ini tugas saya pasti aspirasi masyarakat akan terus saya perjuangkan,” tandasnya. (adv)

Pemkab PPU dan BPD Kaltimtara Sinergi Mendorong Budaya Transaksi Non-Tunai

0
Foto: Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemkab PPU, Sodikin saat diwawancarai. (Nelly/RadarIbukota)

PPU – Pemkab Penajam Paser Utara (Pemkab PPU) dan Bank Pembangunan Daerah (BPD) Kaltimtara menjalin kerja sama, untuk mendorong pedagang pasar tradisional lebih ramah. Yakni dengan transaksi digital yang salah satunya dengan penggunaan Quick Response Code Indonesia Standard (QRIS) atau barcode sebagai pembayaran yang aman.

Melalui Asisten II Bidang Pembangunan dan Ekonomi Setkab PPU, Sodikin mengatakan Pemkab PPU sangat masif memberika imbauan kepada masyarakat untuk menggunakan pembayaran non-tunai. Menurutnya, hal ini sebagai upaya untuk mengurangi penggunaan uang tunai yang sangat rentan terhadap penipuan dan pencurian.

“Imbauan untuk menggunakan QRIS telah disampaikan di berbagai pasar tradisional dan UMKM. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan keamanan dan efisiensi dalam bertransaksi,” kata Sodikin.

Walaupun, Sodikin ungkapkan masih banyak kendala dalam implementasinya. Terutama berkaitan dengan keinginan warga yang masih belum mau membiasakan menggunakan pembayaran non-tunai.

“Kendala utama adalah dari kemauan kita sendiri untuk membiasakan diri menggunakan pembayaran non tunai melalui QRIS. Sama seperti ketika tidak ada uang tunai, pada awalnya terasa aneh. Namun, jika sudah terbiasa dan mendukung, tidak akan ada masalah,” tambahnya.

Ia menyontohkan, pada Car Free Day (CFD) yang rutin dilaksanakan setiap minggu, kebijakan pembayaran non-tunai telah diberlakukan. Hal ini akan memudahkan para pengunjung agar dalam bertransaksi lebih mudah, efisien dan aman.

“Disana semua transaksi menggunakan pembayaran non tunai melalui QRIS. Semuanya sudah tersedia dan difasilitasi dengan baik. Tinggal kita untuk mau melaksanakannya. Semua fasilitas sudah ada dan imbauan sudah disampaikan,” jelasnya.

Sodikim menjelaskan bahwa Pemkab PPU dan BPD Kaltimtara telah berkoordinasi dan menyiapkan fasilitas rekening bagi masyarakat yang ingin melakukan pembayaran non-tunai melalui QRIS. Harapannya, dengan rekening tersebut masyarakat akan lebihi terbuka dan termotivasi menggunakan pembayaran non-tunai.

“Semua sudah tersedia dan difasilitasi dengan baik. Tinggal mau tidaknya melaksanakan itu,” tutup Sodikin. (ADV/NAH)

Program Kukar Berkah Atau Rehabilitasi Rumah Ibadah Tetap Berlanjut pada 2024

0
Foto : Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Kabupaten Kukar, Dendy Irwan Fahriza

TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memastikan program bantuan rehabilitasi rumah ibadah akan terus berjalan pada tahun 2024. Program ini merupakan salah satu bagian dari inisiatif Kukar Berkah, yang menjadi prioritas dari 23 program dedikasi Kukar Idaman.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Kabupaten Kukar, Dendy Irwan Fahriza, memastikan kelangsungan program tersebut.

Ia mengungkapkan bantuan rehabilitasi rumah ibadah mencakup berbagai kegiatan, termasuk pembuatan akta yayasan rumah ibadah, rehabilitasi, dan bantuan operasional untuk Pondok Pesantren (Ponpes). Dana bantuan disalurkan dalam bentuk hibah uang, dengan nominal bervariatif mulai dari Rp 100 juta hingga Rp 1 miliar, sesuai dengan kebutuhan dan skala proyek.

Meskipun telah melebihi target yang ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kukar tahun 2021-2026,

“Tahun ini, sekitar 68 rumah ibadah telah terakomodir dalam program, melebihi target sebelumnya yang hanya 50 rumah ibadah,” ujar Dendy pada Jumat, 14 Maret 2024.

Pemerintah Kabupaten juga mengalokasikan anggaran sebesar Rp 5 juta untuk memfasilitasi rumah ibadah dalam mendapatkan akta yayasan. Langkah ini diperlukan karena persyaratan hibah dari pemerintah mengharuskan rumah ibadah terdaftar di Kementerian Hukum dan HAM (KemenkumHAM).

Dendy juga menegaskan bahwa bantuan rehabilitasi rumah ibadah tidak hanya terbatas pada masjid dan musala, melainkan juga disalurkan untuk Pura, Wihara, dan Gereja. Pada tahun 2023, Bidang Kesra Kukar bahkan telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp 300 juta untuk mengurus 200 akta yayasan.

Program rehabilitasi rumah ibadah ini bukan hanya sebagai upaya memperbaiki infrastruktur, tetapi juga sebagai wujud komitmen pemerintah untuk mendukung kegiatan keagamaan dan memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat. (adv)

Penulis : Hanafi

Camat Loa Janan Gelar Safari Ramadan Keliling ke Sembilan Desa

0
Foto : Camat Loa Janan Heri Rusmadi

TENGGARONG – Camat Loa Janan, Heri Rusmadi, akan menggelar Safari Ramadan dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan. Dalam upaya menjaga tradisi baik, Pemerintah Kecamatan Loa Janan telah membentuk tim Safari Ramadan. Tim tersebut akan menjalankan program Safari Ramadan dengan melakukan silaturahmi ke desa-desa di Kecamatan Loa Janan.

“Acara dimulai pada hari ini (kamis,14/3) di Desa Tani Harapan, dimana masyarakat akan berkumpul untuk berbuka puasa bersama, melaksanakan sholat maghrib, isya’, dan terawih berjamaah,” ujarnya.

Kegiatan Safari Ramadan ini bukan hanya sekadar silaturahmi, namun juga sebagai bentuk berbagi dengan masyarakat. Tim Safari Ramadan akan menyapa masyarakat bersama Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) dan tim yang ada di Kecamatan Loa Janan. “Kegiatan ini akan berlanjut hingga menjelang akhir bulan Ramadan,” jelasnya.

Puncak Safari Ramadan pada tanggal 31 Maret ini. camat juga akan mengunjungi Desa Loa Janan Ulu Dusun Gunung Pagar tepatnya di Pompes Al-Muhajirin. “Dijadwalkan Pak Bupati sekaligus menutup Safari Ramadan di Kecamatan Loa Janan Ulu,” pungkasnya.

Berbeda dengan tahun sebelumnya, Safari Ramadan kecamatan Loa Janan Tahun ini, akan melibatkan 9 Desa termasuk Desa Persiapan dan Loa Duri Seberang. “Pemerintah Kecamatan Loa Janan juga akan melibatkan berbagai instansi seperti KUA dan PUSKESMAS untuk mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat, serta kita bisa saling mengenal dengan lebih baik,” tutupnya. (adv/han)

Penulis : Hanafi

Desa Loa Duri Ulu Siap Bangun Destinasi Wisata dan Olahraga

0
Foto : saat Kepala Desa Loa Duri Ulu, Muhammad Arsyad bersama Tim pematangan lahan 1 hektare yang dimiliki oleh Desa Loa Duri Ulu, yang rencananya akan dibangun wahana wisata dan Olahraga.

TENGGARONG – Pemerintah Desa Loa Duri Ulu, yang terletak di Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara, tengah mempersiapkan pembangunan sebuah destinasi wisata baru, yakni Taman Bukit Teratai. Dengan luas lahan mencapai 1 hektar yang dimiliki oleh desa, tempat ini akan dijadikan sebagai pusat wisata sekaligus fasilitas olahraga.

Kepala Desa Loa Duri Ulu, Muhammad Arsyad, menjelaskan bahwa pada tahun ini fokus utama adalah pematangan lahan, sementara pembangunan sarana olahraga direncanakan akan dimulai pada tahun 2025.

“Di Bukit Teratai nanti, akan dibangun fasilitas seperti lapangan mini sepak bola dan jalur jogging track yang melintasi pegunungan dan lembah dengan menawarkan pemandangan alam perbukitan dan sungai mahakam yang bisa diliat dari bukit teratai. Tujuan dari pembangunan ini adalah untuk mendukung kehidupan masyarakat yang sehat dengan menggabungkan kegiatan wisata dan olahraga,” pungkasnya.

Lebih lanjut, Arsyad menyatakan bahwa keberadaan Taman Bukit Teratai juga diharapkan dapat memberikan tambahan Pendapatan Asli Desa (PAD) melalui sektor pariwisata. Dia menekankan pentingnya memastikan bahwa investasi yang dilakukan memberikan hasil maksimal, mengingat persaingan yang ketat dalam industri pariwisata. “Dengan menyediakan fasilitas olahraga seperti jogging track, kami berharap dapat menarik pengunjung yang mencari pengalaman wisata sekaligus menyehatkan tubuh,” tutupnya

Investasi yang dilakukan di Taman Bukit Teratai diharapkan tidak hanya memberikan manfaat ekonomi, tetapi juga memperkokoh solidaritas dan kebersamaan di antara masyarakat setempat. (adv)

Penulis : Hanafi

Sambut Bulan Suci Ramadan, Desa Bakungan Gelar Safari Ramadan dan Lomba MMQ

0
Foto : Kepala Desa Bakungan Arlusdiansyah.

TENGGARONG – Dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadan, Desa Bakungan yang terletak di Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara, tengah mempersiapkan serangkaian acara keislaman yang meriah. Salah satu kegiatan unggulan adalah Safari Ramadan dan Lomba Musabaqah Makalah Qur’an (MMQ).

“Iya bulan Ramadan ini kita ada acara Safari Ramadan dan dilanjutkan dengan lomba keagamaan yakni MMQ sedesa Bakungan,” ungkap Kepala Desa Bakungan, Arlusdiansyah, saat di temui wartawan KoranNusantara diruangnya.

Arlusdiansyah dalam kesempatan itu mengajak seluruh masyarakat Desa Bakungan untuk turut serta meramaikan Safari Ramadan yang dijadwalkan akan berlangsung hari senin malam pada tanggal 18 Maret mendatang. Acara akan diawali dengan rangkaian kegiatan Safari Ramadan tingkat kecamatan Loa Janan di Masjid Miftahul Jannah yang kemudian akan dilanjutkan dengan pembukaan serangkaian lomba keagamaan seperti tilawah, adzan, beduk sahur, dan tahfis di Masjid Baiturahim Dusun 5 Jahuk, Desa Bakungan.

Arlusdiansyah turut mengimbau agar seluruh warga masyarakat ikut serta dalam memeriahkan Safari ramadan dan MMQ ini, dengan mengisi berbagai kegiatan keagamaan. Acara lomba MMQ ini direncanakan akan berlangsung selama 9 hari, dengan kelas peserta yang terbuka untuk seluruh lapisan masyarakat Desa Bakungan, termasuk anak-anak dari tingkat TK, SD, SMP, SMA, serta dewasa dari masyarakat umum.

“Kami berharap partisipasi masyarakat untuk mensukseskan acara ini, agar mempererat hubungan pemerintah desa dengan masyarakat, dan selama bulan puasa ini kita juga bisa meningkatkan keimanan kita dalam beribadah,” tutupnya. (Han/adv)

Penulis : Hanafi

Pj Bupati PPU Gelar Sahur Bersama Petugas Kebersihan di Islamic Center

0
Foto: Pj Bupati PPU Makmur Marbun saat Sahur Bersama Pasukan Orange di PPU, Jumat dini hari (15/3/2024). (ProkopimPPU for MKN)

PPU – Pj Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Makmur Marbun melakukan kegiatanm sahur bersama para pekerja kebersihan daerah, Jumat dini hari, (15/3/2024). Selain untuk mempererat silaurahmi, kebersamaan ini juga sebagai upaya untuk meberikan motivasi dan dukungan kinerja para pekerja berjuluk ‘Pasukan Orange’ selama Ramadan ini.

Sekira pukul 03.30 Wita, pelaksanaan sahur bersama jajaran Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) yang berada di bawah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) PPU dimulai. Kegiatan ini dilaksanakan di Masjid Agung Al-Ikhlas, Islamic Center Kilometer 8 Nipah-Nipah.

Makmur mengatakan bahwa para petugas kebersihan ini adalah pahlawan kebersihan yang perlu mendapat apresiasi. Karena mereka telah melakukan tugasnya dengan penuh tanggung jawab mulai pagi hingga sore hari di kabupaten PPU.

“Terimakasih atas dedikasi dan tanggung jawab seluruh pasukan orange yang ada di Kabupaten PPU,” ucapnya.

Bahkan berkat kegigihan tim kebersihan yang ada di PPU, sambungnya, PPU telah berhasil memperoleh penghargaan tingkat Nasional dalam bidang lingkungan dari KLHK RI. Yaitu berupa piala Adipura kategori kota kecil 2024.

“Jasa kalian begitu besar untuk kemajuan daerah ini khususnya dalam bidang kebersihan lingkungan di kabupaten PPU,” kata Makmur.

Sekadar informasi, dalam kesempatan ini Direktur Produk Hukum Daerah, Direktorat Jenderal Otonomi Daerah di Kemendagri ini juga memberikan bingkisan pada para petugas kebersihan. Yaitu berupa paket Ramadan berisi sarung dan sajadah. (ADV/Humas/SBK)

Desa Loa Duri Ulu Membentuk Tim Media untuk Memperkuat Keterhubungan dengan Masyarakat

0
Foto : Ketua Tim Media Desa Loa Desa Ulu Riski Aldianur.

TENGGARONG – Desa Loa Duri Ulu, Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), telah melangkah maju dengan membentuk tim media yang aktif untuk menyampaikan setiap perkembangan dan kegiatan di wilayah mereka. Dipimpin oleh Ketua Tim Media, Riski Aldianur, tim ini memiliki peran vital dalam meliput semua kegiatan yang berlangsung di Desa Loa Duri Ulu.

Dalam upaya menyediakan akses yang mudah bagi masyarakat, tim media desa menggunakan berbagai platform media sosial seperti Facebook, TikTok, Instagram, YouTube, dan situs web resmi mereka di loaduriuluofficial.

Riski Aldianur menyatakan, meskipun baru berusia 2 tahun, pengembangan media sosial mereka telah menunjukkan pertumbuhan yang positif, meskipun di tengah tantangan pandemi COVID-19. “Tim media kita terdiri dari tiga orang, dengan dukungan dari staf desa, dan alhamdulillah kita telah berhasil mengumpulkan ribuan pengikut di berbagai platform seperti FB, Instagram, TikTok, dan YouTube.” Pungkasnya.

Riski Aldianur menegaskan bahwa kegiatan liputan tim media melibatkan seluruh aspek pembangunan desa dan selalu dihadiri oleh kepala desa (kades). “Selain meliput kegiatan, kami juga bertugas mempersiapkan acara-acara kepala desa, sehingga acara berjalan dengan lancar,” ujarnya.

Namun, tim media Desa Loa Duri Ulu juga menghadapi beberapa kendala, termasuk akun YouTube desa yang pernah terbanned, memaksa mereka untuk membuat channel baru. Meski demikian, mereka tetap berupaya membangun basis pengikut yang kuat dan berkelanjutan untuk memastikan informasi yang disampaikan dapat mencapai lebih banyak orang di masa mendatang. (han/adv)

Penulis : Hanafi

Lantik 211 Orang PPPK, Ini Pesan Wali Kota Bontang Basri Rase

0

BONTANG – Wali Kota Bontang, Basri Rase, S.Ip, M.Si, melantik 211 Pejabat Fungsional PPPK formasi tahun anggaran 2023, Jumat (15/3/2024). Mereka yang dilantik terdiri atas PPPK Guru sejumlah 66 orang, PPPK Teknis sejumlah 19 orang, PPPK Teknis khusus sejumlah 93 orang, PPPK Tenaga Kesehatan sejumlah 6 orang, dan PPPK Tenaga Kesehatan Khusus sejumlah 27 orang.

Pelantikan yang dilaksanakan dengan penuh hikmat ini berlangsung di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang. Pada kesempatan tersebut, hadir Wakil Walikota Bontang Hj. Najirah, para asisten, staf ahli, dan kepala perangkat daerah se Kota Bontang.

Salah satu momen unik dalam pelantikan ini adalah dilantiknya seorang peserta secara daring melalui Zoom, yang saat itu sedang melaksanakan ibadah umrah. Pada kesempatan tersebut juga disampaikan secara simbolis SK Pengangkatan PPPK kepada 4 orang perwakilan berdasarkan golongan ruang.

Dalam sambutannya, Wali Kota Bontang Basri Rase mengajak seluruh pegawai negeri untuk menjaga kondusivitas kota sebagai modal utama dalam pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat. “Marilah kita menjadi ASN yang mampu melaksanakan tugas dan fungsi secara baik, terutama sebagai perekat dan pemersatu bangsa. Terlebih Kota Bontang yang dihuni oleh masyarakat dengan berbagai macam agama, adat, budaya, dan asal daerah membutuhkan keteladanan ASN dalam melayani dan mengayomi secara adil dan profesional tanpa terikat dengan permasalahan yang bernuansa SARA,” beber Basri.

Basri juga meminta seluruh pegawai untuk menjaga kondusivitas Kota Bontang sebagai modal utama dalam melaksanakan jalannya roda pemerintahan, pembangunan, dan sosial kemasyarakatan. Melaksanakan penyelenggaraan pelayanan publik dengan baik secara profesional.

“Segera beradaptasi dan mengabdi sepenuh hati di lingkungan kerja saat ini. Senantiasa bersyukur telah diangkat sebagai ASN, karena sangat banyak orang yang bercita-cita menjadi ASN namun belum mendapatkan kesempatan. Maka terapkan rasa syukur itu dengan bekerja secara bersungguh-sungguh. Teladani atasan dan rekan kerja yang mampu menjadikan diri sebagai ASN BerAKHLAK,” pesannya.

Sementara Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bontang Drs. Sudi Priyanto, M.Si, menyampaikan bahwa pelantikan ini merupakan tindak lanjut dari hasil seleksi kompetensi PPPK yang sebelumnya telah diumumkan berdasarkan pengumuman Wali Kota Bontang Nomor 800.1.2.3/4046/BKPSDM tentang hasil seleksi kompetensi PPPK Guru di lingkungan Pemerintah Kota Bontang, Pengumuman Nomor 800.1.2.3/3975/BKPSDM tentang hasil seleksi kompetensi PPPK Tenaga Kesehatan di lingkungan Pemerintah Kota Bontang, dan Pengumuman Nomor 800.1.2.3/4025/BKPSDM tentang hasil seleksi kompetensi PPPK Tenaga Teknis di lingkungan Pemerintah Kota Bontang. (adv)