Beranda blog Halaman 1014

Kanreg VIII BKN Apresiasi Pemkot Bontang Atas Komitmen Peningkatan Kualitas Data ASN Terintegrasi SIASN

KANTOR Regional VIII Badan Kepegawaian Negara (Kanreg 8 BKN) memberikan piagam penghargaan sebagai wujud apresiasi kepada Pemkot Bontang atas Komitmen Peningkatan Kualitas Data ASN Terintegrasi Sistem Informasi Aparatur Sipil Negara (SIASN).

Pemberian penghargaan tersebut ditandatangani Kepala Kanreg 8 BKN A. Darmuji, S.Sos, M.Si yang diserahkan Kepala Bidang Informasi Kepegawaian Bagus Adi Noegroho, ST kepada yang mewakili Walikota Bontang, Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan Syahruddin, SE, M.A,M.Eng didampingi Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bontang Drs. Sudi Priyanto, M.Si pada Senin 9 Oktober 2023.

SIASN merupakan aplikasi yang bertujuan untuk mengintegrasikan data ASN secara nasional meliputi seluruh Instansi Pemerintah Pusat dan Instansi Pemerintah Daerah.

Ini menjadi bagian dari reformasi yang harus memberikan dampak bagi masyarakat. Untuk mewujudkan hal tersebut, BKN mengimplementasikan digitalisasi manajemen ASN dalam SIASN.

Menurut Sudi Priyanto, bahwa sebelumnya pihaknya telah memiliki Simpeg (Sistem Informasi Kepegawaian) yang merupakan aplikasi kepegawaian untuk melingkupi seluruh data kepegawaian ASN Kota Bontang, karena selama ini telah berjalan efektif maka bersama BKN telah dilakukan integrasi dua arah antara Simpeg dengan SIASN.

“Ini merupakan rangkaian informasi dan data Pegawai ASN yang disusun secara sistematis, menyeluruh, dan terintegrasi berbasis teknologi,” katanya.

Lebih lanjut upaya yang dilakukan adalah mencoba meningkatkan kualitas data dengan melakukan updating data secara berkelanjutan bersama Tim BKPSDM dengan admin perangkat daerah/ UPT/ kelurahan se Kota Bontang.

“Inilah yang kemudian diapresiasi oleh Kanreg BKN sebagai wujud komitmen intansi pemerintah daerah dalam menyiapkan data kepegawaian yang berkulitas. Dengan harapan akan memberikan kemudahan bagi kami bersama BKN dalam melakukan proses layanan kepegawaian secara menyeluruh kepada ASN Kota Bontang,” bebernya.

Sementara Darmuji, mengatakan upaya yang dilaksanakan Pemkot Bontang merupakan langkah yang baik dalam menyelesaikan disparitas data ASN. “Hal lain yang juga menjadi apresiasi kami adalah dukungan kegiatan pembekalan/pelatihan yang diberikan kepada admin perangkat daerah sehingga mangetahui dan mampu membantu peremajaan data secara lengkap dan bertanggungjawab,” bebernya.

Peremajaan dan pembaharuan data secara mandiri untuk mewujudkan data yang akurat, terkini, terpadu, dan berkualitas guna meningkatkan kualitas layanan managemen ASN adalah suatu proses yang harus berlangsung secara terus menerus, dengan tujuan:

1. Pelaksanaan LAYANAN PUBLIK MANAJEMEN ASN, yaitu:

  • Perencanaan pengadaan ASN
  • Perekrutan dan orientasi untuk mendapatkan talenta terbaik
  • Pengembangan kapasitas, melalui pengurangan kesenjangan kompetensi
  • Penilaian Kinerja dan pemberian penghargaan untuk meningkatkan kinerja berkelanjutan
  • Promosi, Rotasi dan Pengembangan karir menuju ASN yang dinamis
  • Purnabakti melalui pemberian apresiasi yang layak

2. Mewujudkan SATU DATA ASN YANG BERKUALITAS guna mendukung penyusunan kebijakan ASN berbasis data. (ADV)

Segera Disalurkan, Kabag Kesra Minta Penerima Beasiswa Kukar Idaman Gunakan Bantuan Sesuai Keperluan

TENGGARONG – Menjelang penyaluran Beasiswa Kukar Idaman tahap satu, yang diperkirakan akan dilakukan pada bulan Oktober ini. Kabag Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setkab Kukar, Dendy Irwan Fahriza, turut mengingatkan calon penerima, agar memanfaatkan bantuan ini sebaik mungkin dan sesuai kebutuhan. Mengingat penerima yang cenderung menggunakan beasiswa ini diluar kebutuhan pendidikan, Senin (9/10/2023).

“Harapan kami beasiswa yang diberikan oleh Pemkab Kukar ini bisa digunakan dengan sebaik-baiknya. Karena beasiswa ini tujuannya untuk pendidikan jadi digunakan lah untuk biaya pendidikan selama satu tahun,” tutur Dendy.

Dendy juga meminta para penerima untuk menghindari penggunaan hedonistik dari beasiswa ini. Karena hal itu akan menjadi kebalikan dari tujuan awal Beasiswa Kukar Idaman. Yakni untuk membantu peningkatan SDM Kukar disektor pendidikan. Dengan dana yang akan diterima beasiswa stimulan sebesar Rp 5 juta, Dendy berharap dana ini dapat digunakan untuk biaya pendidikan penerima.

“Kami harap dana ini dapat digunakan untuk membayar biaya pendidikan atau kebutuhan lain mereka yang berkaitan dengan pendidikan,” harapnya.

Untuk diketahui, Pemkab juga telah membuka pendaftaran Beasiswa Kukar Idaman tahap dua. Dibuka sejak 2 Oktober lalu, Pemkab mempersiapkan anggaran Rp 5 miliar. Yang nantinya akan ditujukan bagi 983 calon penerima dari pelajar, mahasiswa, santri hingga guru.

“Tahap kedua dibuka mulai tanggal 2 Oktober hingga 31 Oktober nanti melalui website https://beasiswa.kukarkab.go.id/,” pungksnya.(Adv/KN)

Sakirman Dorong Program Peningkatan Kesejahteraan Nelayan

0

TANJUNG REDEB – Anggota Komisi III DPRD Berau, Sakirman meminta perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan nelayan di Bumi Batiwakkal. Dia mengatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait harus memberikan perhatian lebih kepada nelayan.

Dipaparkannya, sebagian besar masyarakat Kecamatan Sambaliung, Tabalar hingga Bidukbiduk kesehariannya bekerja sebagai nelayan. “Maka dari itu saya harap ada program-program yang berdampak kepada peningkatan kesejahteraan para nelayan,” ungkapnya.

Menurutnya, agar perekonomian para nelayan dapat meningkat, OPD terkait harus maksimal dalam membantu meningkatkan hasil tangkap nelayan. “Mungkin melalui pemenuhan sarana dan prasarananya. Jika semua kebutuhan penunjang nelayan maksimal, saya yakin hasil tangkap mereka bisa lebih jauh meningkat, tentunya berampak kepada kesejahteraan mereka,” tuturnya.

Dirinya juga mendorong pemberian bantuan bibit ikan untuk nelayan tambak. “Karena banyak juga masyarakat yang memiliki tambak atau kolam ikan,” jelasnya. Sakirman menambahkan, selain bantuan bibit ikan, OPD teknis harus berinovasi mengenai hasil tangkap nelayan. Misalnya membuat olahan masakan siap saji.

“Seperti bandeng tanpa duri, bandeng asap, terus mengenai olahan udang yang dikemas sedemikian rupa,” terangnya.

Dinilainya, jika hal tersebut dilakukan dengan maksimal, maka selain nelayan sebagai penyuplai bahan baku, para pelaku UMKM yang menjual produk masakan siap saji juga sejahtera. “Sehingga saling menguntungkan. Kalau kita hanya menggencarkan penjualan ikan mentah, saya khawatir mengalami stagnan,” imbuhnya.

Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menegaskan, pemerintah harus serius menyejahterakan nelayan melalui program-program kerjanya. “Program yang dibuat harus bermuara kepada kesejahteraan,” tegasnya.

Sakirman berharap, OPD terkait bisa terus berkoordinasi dengan para nelayan untuk mengetahui apa yang dibutuhkan. “Fasilitasi mereka, mungkin melalui semacam forum. Nantinya apa yang dibutuhkan para nelayan, saya harap itu yang menjadi program,” tandasnya. (ADV/KN)

Kabut Asap Mengintai, Rudi Ajak OPD Pantau Harga Masker

0

TANJUNG REDEB – Kualitas udara di Kabupaten Berau tengah tercatat kurang baik. Kondisi tersebut karena adanya polusi udara akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang terjadi di beberapa wilayah. Anggota Komisi I DPRD Berau, Rudi Parasian Mangunsong menuturkan, masyarakat harus memakai masker di tengah kondisi cuaca yang kurang baik untuk saluran pernafasan.

“Jangan tunggu kabut asap tebal sekali baru berbondong-bondong membeli atau menggunakan masker. Sebaiknya mencegah secara dini,” tuturnya.

Dia menegaskan, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait harus memantau secara ketat penjualan masker kepada masyarakat. Terkhusus kepada harga yang dibanderol. “Kita tidak ingin kejadian seperti saat pandemi Covid-19 beberapa waktu lalu terjadi, dimana stok masker ditimbun dan harga yang dipasang terlalu tinggi,” katanya.

Menurutnya, OPD terkait harus bisa mengantisipasi adanya oknum yang memanfaatkan kondisi untuk meraup ‘cuan’ lebih. “Tentunya hal itu bisa merugikan masyarakat. Saya rasa ini harus jadi perhatian dan diawasi secara ketat,” tegasnya.

Politikus PDI-P ini menyarankan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau untuk terjun langsung ke lapangan guna mengecek harga masker yang diperjual belikan. “Jangan sampai ada lonjakan harga yang memicu keresahan masyarakat. Kita harus sama-sama mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,” pungkasnya. (ADV/MK)

Pertanian Terancam, Nurung Minta Pemerintah Dengar Keluhan Petani

0

TANJUNG REDEB – Masih minimnya Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang membidangi sektor pertanian dalam mengatasi alih fungsi lahan pertanian menjadi perkebunan disorot Anggota Komisi II DPRD Berau, Nurung.

Menurutnya, alih fungsi lahan terjadi akibat para petani menilai sektor perkebunan lebih menjanjikan. Namun, Nurung mengaku khawatir jika hal tersebut tidak segera ditindaklanjuti menyebabkan krisis pangan.

“Wajar kalau petani memutuskan beralih ke perkebunan kelapa sawit, karena mereka membutuhkan kesejahteraan. Akan tetapi dalam hal ini OPD terkait harus gerak cepat mencari solusi agar alih fungsi lahan tidak marak,” ungkapnya.

Nurung mengaku pernah menerima keluhan dari para petani mengenai kesulitan mencari pasar. Dinilainya hal tersebut yang harus diperhatikan OPD terkait.

“Itu pasti berkaitan erat dengan kesejahteraan mereka. Saya harap OPD terkait dapat membantu dalam hal pemasaran hasil panen petani,” katanya.

Politikus Nasional Demokrat (NasDem) ini menilai, jika alih fungsi lahan terjadi secara besar-besaran, maka kinerja OPD yang membidangi hal tersebut harus dipertanyakan.

“Supaya tidak terjadi, saya kira pemerintah harus hadir untuk mendengar kendala apa yang dihadapi para petani,” tegasnya. (ADV/KN)

Atasi Kampung Rawan Pangan, Darlena Ajak Sinergi Semua Pihak

0

TANJUNG REDEB – Adanya kampung berstatus rawan pangan di Bumi Batiwakkal menjadi sorotan Anggota Komisi II DPRD Berau, Darlena.

Ia menuturkan, dengan adanya kampung berstatus rawan pangan tentu sangat memprihatinkan. Untuk mengatasi hal tersebut, dinilainya dibutuhkan sinergi antar seluruh pihak. “Kami di DPRD sudah sering menyuarakan persoalan ini untuk segera dicarikan solusinya. Saya harap segera ada tindaklanjutnya,” ungkapnya.

Menurutnya, sebagai langkah awal menekan jumlah kampung berstatus rawan pangan, masyarakat jangan hanya menjadi konsumtif saja. Namun ikut serta memproduksi bahan-bahan yang mereka konsumsi. “Saya rasa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait harus memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai hal tersebut. Jadi tidak hanya membeli saja, tetapi juga mampu swasembada,” terangnya.

Darlena menegaskan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau harus mampu menyelesaikan permasalahan rawan pangan melalui program-program mengenai hal tersebut. “Jika perlu instruksikan OPD terkait melahirkan ide atau gagasannya untuk mengatasi rawan pangan itu. Dengan catatan hanya fokus ke kampung-kampung yang berstatus rawan pangan,” katanya.

Kendati demikian, Politikus Partai Nasional Demokrat (NasDem) ini mendorong jajaran eksekutif berinovasi untuk membantu masyarakat yang berada di kampung berstatus rawan pangan. “Harus diberikan perhatian khusus. Saya harap segera ada solusi dan tindaklanjutnya,” pungkasnya. (ADV/KN)

Berau Akan Terima DBH Sawit, Elita Herlina Tekankan Manfaat untuk Masyarakat

0

TANJUNG REDEB – Anggota Komisi II DPRD Berau, Elita Herlina menyebut, Kabupaten Berau bakal mendapat Dana Bagi Hasil (DBH) Sumber Daya Alam (SDA) dari Provinsi Kaltim. Lantaran Berau memiliki wilayah dengan sektor perkebunan sawit yang cukup luas.

Karenanya dirinya pun meminta percepatan penyaluran pendanaan tersebut bisa juga dirasakan oleh masyarakat di Kabupaten Berau.

Diharapkan, pembanguan dana bagi hasil tak hanya dari sektor kehutanan, namun juga dari sektor yang prospek seperti perkebunan sawit. Sehingga, diharapkan Berau juga dapat. Bukan hanya menjadi aktivitas lokasi saja selama ini. “Karena aktivitasnya kan di daerah kita, masa kita kebagian yang tidak enaknya saja,” tegasnya.

Dirinya berharap, hasil tersebut nantinya bisa bermanfaat bagi masyarakat. Sehingga, masyarakat juga merasakan dampak adanya perkebunan sawit dengan timbal balik dapatnya DBH SDA. “Kemudian harapan kita dari DBH ini kembali ke masyarakat,” ujarnya.

Diketahui, Kaltim akan mendapat dana triliunan rupiah dari DBH SDA. Tahun ini, pos penerimaan baru yang dialokasikan pemerintah pusat untuk pemerintah daerah penghasil sawit dan mineral batu bara (minerba) mencapai Rp 400 hingga Rp 700 miliar. Itu baru pencairan tahap 1.

Agar anggaran yang diterima segera dibagi peruntukannya, Gubernur Kaltim Isran Noor meminta pemerintah kabupaten/kota untuk mempersiapkan payung hukumnya. (ADV/KN)

Syarifatul: Evaluasi Kinerja BUMD untuk Tingkatkan PAD !

0

TANJUNG REDEB – Wakil Ketua I DPRD Berau, Syarifatul Syadiah mendorong Badan Milik Daerah (BUMD) atau Perusahaan Daerah (Perusda) turut berkontribusi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Ia membeberkan, PAD Berau saat ini belum mencapai target 10 persen. Padahal APBD Berau tahun 2023 ini sudah lebih besar dari tahun sebelumnya.

“PAD Kabupaten Berau belum mencapai 10 persen APBD Berau sejumlah Rp 3,5 triliun. Kalau APBD kita Rp 3,5 triliun, PAD kita seharusnya Rp 350 miliar. Tetapi PAD yang ada hanya Rp 299 miliar. Sehingga masih jauh,” ungkapnya.

Dirinya mengatakan, PAD yang masih berada di bawah target 10 persen itu mau tidak mau menuntut pemerintah daerah agar mendorong BUMD yang berinvestasi di Bumi Batiwakkal untuk turut berkontribusi.

Tiga BUMD atau perusahaan daerah yang sempat disoroti itu yakni Perumda Air Minum Batiwakkal, IPB Lati, dan PT Hutansanggam Labanan Lestari (HLL). “Kinerja dan capaian tiga perusahaan itu saat ini belum diketahui secara jelas,” bebernya.

Oleh sebab itu, Politikus Golkar ini meminta Pemkab Berau untuk dapat mengevaluasi kinerja perusahaan-perusahaan daerah yang ada agar lebih banyak memberikan kontribusinya untuk peningkatan PAD Berau. “Sekarang ini kan APBD kita sudah meningkat. Tahun 2024 nanti mungkin lebih tinggi lagi. Jadi harapan kami dari postur APBD itu, PAD harus 10 persen,” pungkasnya. (ADV/KN)

Konflik Palestina-Israel Memanas, WNI Diimbau Hindari Gaza

KORANUSANTARA – Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan negaranya sedang memulai perang panjang dan sulit setelah menerima serangan mendadak dari Hamas.

Hamas sendiri, diketahui sebagai kelompok militan Islam Palestina yang memerintah Jalur Gaza. Dilansir dari The Guardian, Minggu, 8 Oktober 2023, dampak dari serangan itu menyebabkan ratusan kematian dan penyitaan puluhan sandera Israel yang semakin memicu ketakutan.

Menurut beberapa laporan media, sebanyak 100 warga Israel kemungkinan telah diculik termasuk wanita dan anak-anak. Sementara jumlah korban tewas di pihak Israel mencapai 350 orang, dengan jumlah yang sama terbunuh di pihak Palestina. Pasukan pertahanan Israel mengatakan mereka telah merebut kembali kendali atas lebih dari 20 lokasi yang diserang oleh kelompok militan Islam tersebut.

Sementara itu, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Amman, Jordania, memastikan tidak ada warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban konflik di Jalur Gaza. KBRI telah berkoordinasi dengan simpul-simpul masyarakat di Gaza untuk memastikan kondisi WNI di sana.

”Dipastikan sejauh ini tidak ada WNI yang menjadi korban,” ujar Duta Besar RI di Amman Ade Padmo Sarwono melalui keterangan resmi KBRI Amman. Dalam catatan KBRI Amman, terdapat 13 orang WNI yang berdomisili di wilayah Gaza.

Pihaknya meminta WNI yang berada di Gaza meningkatkan kewaspadaan dan menghindari tempat yang sedang dilanda konflik. ”Kami juga mengimbau para WNI untuk tidak melakukan kunjungan wisata ke wilayah tersebut,” tuturnya.

KBRI Amman telah menyiagakan hotline khusus untuk para WNI di sana. Mereka yang butuh bantuan dapat menghubungi nomor +962779150407. WNI yang tinggal di perbatasan dekat Israel seperti Mesir dan Lebanon diarahkan ke KBRI Kairo dan Lebanon jika memerlukan bantuan. Hotline KBRI Kairo tersedia pada nomor +201022229989 dan KBRI Lebanon pada nomor +9613199493.

Dari Indonesia, Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) menyatakan sangat prihatin dengan eskalasi di Gaza. ”Indonesia mendesak agar tindakan kekerasan segera dihentikan untuk menghindari semakin bertambahnya korban manusia,” tegas Juru Bicara Kemenlu Lalu M Iqbal. Pihaknya menyatakan, akar konflik tersebut adalah pendudukan wilayah Palestina oleh Israel. Itu harus diselesaikan sesuai parameter yang sudah disepakati PBB.(*)

PKS Silaturahmi ke Tokoh NU untuk Menjaga Ukhuwah

0

KORANUSANTARA– Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Akhmad Syaiku beserta rombongan bersilaturahmi ke sejumlah tokoh Nahdlatul Ulama (NU). Selain itu, mereka berziarah ke makam muassis (pendiri) ormas Islam terbesar di Indonesia tersebut. Kunjungan dan kegiatan itu pun mendapatkan apresiasi.

Salah satu tokoh yang disowani adalah KH Abdussalam Shohib, pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Mambaul Maarif Denanyar Jombang. ”Silaturahmi ke pondok-pondok pesantren seperti ini harus terus dilakukan untuk menjaga ukhuwah (persaudaraan). Terutama ukhuwah Islamiah,” tutur Gus Salam, panggilan cucu pendiri NU KH Bisri Syansuri itu, Minggu, 8 Oktober 2023.

Selain persaudaraan sesama muslim, lanjut Gus Salam, silaturahmi tersebut juga menguatkan ukhuwah wathaniah dan insaniah. ”Tradisi seperti ini juga dilakukan para tokoh Islam sejak dulu demi bangsa dan negara,” ujar kiai yang juga pernah menjabat Wasekjen PBNU itu.

Dalam kesempatan tersebut, pihaknya juga mengapresiasi sikap dan kebijakan politik PKS. Selama sepuluh tahun PKS menjadi partai oposisi pemerintah. Menurut Gus Salam, dengan pilihan politik itu, tercipta keberimbangan dan kesinambungan. ”Semoga komunikasi dan silaturahmi terus terjalin,” harapnya.

Gus Salam juga mendoakan dan menyampaikan keyakinannya bahwa Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Amin), pasangan bacapres-bacawapres yang diusung PKS bersama parpol Koalisi Perubahan untuk Persatuan, akan ditakdirkan menang dalam Pilpres 2024. ”Terus bekerja sama dan senantiasa menjaga suasana kondusif,” tuturnya.

Selain bersilaturahmi ke Gus Salam, rombongan PKS berziarah ke pesantren salah seorang pendiri NU yang juga pahlawan nasional KH Wahab Hasbullah. Mereka didampingi KH Sholahul Aam Wahib Wahab (Gus Aam) dan KH Ghozi Wahib Wahab, cucu KH Wahab Hasbullah.

Sebelumnya rombongan presiden PKS juga sowan ke KH Marzuki Mustamar, pengasuh Ponpes Sabilurrosyad Gasek Malang yang juga ketua PWNU Jatim. Dalam kesempatan itu, mereka mendapat hadiah kitab berjudul Al-Muqtathofat li Ahlil Bidayah. Kitab tersebut disusun sendiri oleh Kiai Marzuki, yang berisi dalil-dalil akidah dan amaliah ahlussunnah wal jamaah yang biasa diamalkan warga nahdliyin.

Sementara itu, Ketua DPW PKS Jatim Irwan Setiawan yang menemani presiden PKS mengungkapkan, silaturahmi ini penting untuk terus dibangun. Dia menyebutkan, selama ini setidaknya sudah delapan kali sowan ke kediaman KH Marzuki Mustamar. ”Selain itu, saya juga sering mendapat undangan dari PWNU Jatim. Setiap kali PWNU menggelar kegiatan, PKS Jatim selalu diundang,” paparnya. (*)