JAKARTA – Pemerintah memutuskan untuk menyetop impor jagung sebelum panen raya pada April 2024. Ini dilakukan sebagai komitmen pemerintah untuk menyerap jagung hasil produksi dalam negeri.
Kepala Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA) Arief Prasetyo Adi mengatakan, hal ini dalam upaya mengantisipasi anjloknya harga jagung di tingkat produsen pada musim panen raya.
“Ini tentunya menyikapi angka produksi jagung yang semakin naik seiring panen raya. Terlebih ada surplus antara produksi dan konsumsi, sehingga progres positif seperti ini harus dapat kita manfaatkan secara optimal untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga jagung di hulu maupun hilir,” kata Arief dalam keterangannya, ditulis Minggu (17/3/2024).
Untuk mempermudah koordinasi penyerapan jagung petani, disepakati dalam waktu dekat Kementerian Pertanian (Kementan) akan menyiapkan data lokasi panen, petani jagung, dan kelompok tani jagung secara by name by address untuk dapat dihubungkan kepada peternak mandiri, feedmill (pabrik pakan), dan non feedmill pada saat panen raya.
Arief juga menegaskan bahwa sebelum panen raya jagung yang puncaknya diperkirakan pada April 2024 mendatang, importasi jagung saat ini disetop untuk menjaga harga di tingkat petani tidak jatuh. Langkah ini juga guna memastikan penyerapan jagung produksi dalam negeri dapat berjalan secara optimal.
“Sering saya sampaikan bahwa concern kita adalah mengutamakan produksi dalam negeri, sehingga saat menjelang panen raya jagung seperti sekarang ini, pemerintah memutuskan untuk menghentikan importasi jagung pakan dan tentunya kita berharap kebutuhan pakan para peternak khususnya peternak mandiri dapat dipenuhi dari hasil panen petani kita,” tegas Arief.
Seperti diketahui, pada akhir 2023 Perum Bulog melakukan importasi jagung pakan untuk membantu kebutuhan para peternak yang saat itu kesulitan mendapatkan bahan baku pakan. Kebijakan impor jagung yang dilakukan pemerintah ditujukan untuk menstabilkan pasokan pakan peternak mandiri.
“Pakan ini kan merupakan salah satu unsur pembentuk harga yang signifikan memengaruhi harga daging ayam dan telur ayam di tingkat hilir. Dengan kita setop importasi jagung jelang panen raya, ini berarti importasi yang dilakukan pemerintah sangat terukur dan mempertimbangkan harga jagung di tingkat petani. Maka, saat panen raya inilah momentum bagi kita untuk menyerap sebanyak-banyaknya produksi dalam negeri,” jelas Arief.
Berdasarkan Kerangka Sampel Area (KSA) Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan total produksi jagung di empat bulan awal tahun ini bisa mencapai 5,34 juta ton dan ini melebihi sekitar 500 ribu ton daripada produksi di periode sama tahun sebelumnya. (JP/KN)
JAKARTA – Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu mengatakan tentara Israel akan melancarkan serangan darat di Rafah, Gaza. Netanyahu menegaskan Israel tidak akan menghentikan serangan meskipun tekanan datang dari internasional.
“Tekanan internasional sebesar apa pun tidak akan menghentikan kami mewujudkan seluruh tujuan perang. Untuk melakukan hal ini, kami juga akan beroperasi di Rafah,” kata Netanyahu dalam rapat kabinet berdasarkan video yang dirilis oleh kantornya, dilansir AFP, Minggu (17/3/2024).
Sementara itu dilansir Al Arabiya, Netanyahu mengatakan tidak akan pernah melupakan serangan Hamas pada 7 Oktober 2023 lalu. Netanyahu menegaskan kembali bahwa Israel akan melanjutkan serangannya di Gaza, termasuk di kota Rafah, dan mengevakuasi warga sipil dari zona pertempuran.
“Kepada teman-teman kita di komunitas internasional saya berkata: apakah ingatan Anda begitu pendek? Begitu cepatnya Anda melupakan tanggal 7 Oktober, pembantaian terburuk yang dilakukan terhadap orang Yahudi sejak Holocaust?” kata Netanyahu mengatakan pada awal pertemuan kabinetnya.
“Sebegitu cepatnya Anda siap menolak hak Israel untuk mempertahankan diri melawan monster Hamas?” imbuhnya.
Perang di Gaza, Palestina, telah berlangsung hampir 6 bulan. Hamas sebelumnya memberikan proposal gencatan senjata permanen di Gaza yang terbagi dalam tiga tahap.
Dilansir Al Jazeera, Minggu (17/3/2024), Hamas telah mengajukan rencana gencatan senjata baru untuk mengakhiri perang di Gaza yang mencakup pembebasan tawanan Israel dengan imbalan tahanan Palestina.
100 orang tahanan di antaranya sedang menjalani hukuman seumur hidup. Gencatan senjata ini akan dilakukan dalam tiga fase.
Berdasarkan keterangan sumber yang dilaporkan Al Jazeera, masing-masing tahap akan berlangsung selama 42 hari. Pada tahap pertama, Hamas mengatakan pasukan Israel harus mundur dari jalan al-Rashid dan Salah al-Din untuk memungkinkan kembalinya warga Palestina yang kehilangan tempat tinggal dan masuknya bantuan.
Pada tahap kedua, gencatan senjata permanen harus diumumkan sebelum pertukaran tentara yang ditangkap dapat dimulai. Sementara, tahap ketiga akan mencakup proses rekonstruksi di Gaza dan mencabut pengepungan Israel di wilayah kantong tersebut. (Dtc/KN)
Dua tunggal putra Indonesia Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting berpose dengan medali dan trofi kemenangan All England Open 2024 di Birmingham, Inggris, Minggu (17/3/2024). (ANTARA/HO/PP PBSI)
JAKARTA – Tiga dekade telah berlalu sejak Indonesia terakhir kali meraih emas tunggal putra di turnamen bulu tangkis prestisius All England, dengan gelar terakhir dibawa pulang oleh Hariyanto Arbi pada tahun 1994 setelah mengalahkan kompatriotnya, Ardy Bernardus Wiranata.
Sejak itu, tiga pemain tunggal putra Indonesia, yaitu Arbi (1995), Taufik Hidayat (1999 dan 2000), dan Budi Santoso (2002) telah mencapai empat final, tapi medali emas masih sulit diraih.
Siapa yang menyangka, bahwa “kutukan” itu pun akhirnya dipatahkan pada tahun ke-125 penyelenggaraan All England, dengan Jonatan Christie keluar sebagai juara setelah memenangkan laga atas rekan satu negara, sekaligus mantan teman sekamarnya saat junior, Anthony Sinisuka Ginting, 21-15, 21-14, pada pertandingan yang diadakan di Birmingham tersebut.
Di tengah lapangan abu-abu All England 2024, Jonatan, yang turun sebagai pemain nonunggulan tampil lebih tenang dari Ginting yang merupakan unggulan kelima dalam kejuaraan bulu tangkis tertua di dunia itu.
Ketenangan itu membawanya menuju gelar BWF Super 1000 pertamanya, sekaligus kemenangan keempatnya atas Ginting dari 10 kali pertemuan mereka pada turnamen bulu tangkis dunia.
Namun, entah ini adalah head-to-head ke-berapa bagi mereka, mengingat keduanya memulai perjalanannya sebagai tumpuan tunggal putra Indonesia sejak dari usia muda, bersama-sama.
Sebelum babak final All England Open 2024, Jonatan mengenang bagaimana ia dan Ginting merupakan teman satu kamar saat sama-sama masuk ke Pelatnas PBSI Cipayung.
“Saya ingat bagaimana kami berdua masuk ke tim nasional. Kami berbagi kamar sekitar enam atau tujuh tahun. Anthony adalah sosok yang rendah hati dan ceria. Kami senang bisa berbagi pengalaman ini bersama-sama,” kata Jonatan, dikutip dari laman resmi All England 2024.
“Ini adalah momen yang membanggakan buat kami berdua, dan untuk tim tunggal putra Indonesia,” ujarnya menambahkan.
Adapun Jonatan dan Ginting masuk ke pelatnas pada tahun 2014. Saat itu, keduanya bersama sejumlah pemain junior lainnya, termasuk Ihsan Maulana Mustofa, tidak memiliki sosok senior yang jaraknya dekat dari mereka.
Namun, Jonatan, Ginting, dan Ihsan kemudian mulai diikutkan ke banyak turnamen dunia, dengan target terdekat mereka adalah bisa tampil dan memperkuat tim putra pada Piala Thomas 2016 di Kunshan, China.
Buah manis pun mulai bisa dipetik tak lama setelah mereka bergabung ke pelatnas. Mereka berhasil meraih medali emas SEA Games 2015 Singapura (beregu putra) dan Kejuaraan Beregu Bulu Tangkis Asia (BATC) 2016 Hyderabad, yang kemudian mengantarkan tim bulu tangkis putra meraih medali perak pada debut mereka di Piala Thomas 2016 Kunshan.
Dengan seringnya dilibatkan pada turnamen-turnamen elite secara bertahap, Ginting dan Jonatan pun mulai bersaing dengan para pemain top dunia dan meraih gelar-gelar individual.
Ginting meraih gelar BWF World Tour perdananya di Korea Open 2017, dan saat itu, ia menang atas teman sekamarnya, Jonatan.
Persaingan itu pun berlanjut hingga kini, dengan kedua pemain sudah bertemu setidaknya 10 kali di turnamen-turnamen penting. Secara bergantian, Jonatan pun pernah menang atas Ginting di babak final Australia Open 2019, dan hasil itu kembali terulang di atas karpet kelabu baru di Birmingham, lima tahun kemudian.
Tentu saja, tak hanya bersaing secara sehat, Jonatan dan Ginting bersama-sama pernah menorehkan sejarah untuk Indonesia, seperti memenangkan emas untuk beregu putra SEA Games di tahun 2015 dan 2019, keluar sebagai runnerup Asian Games 2018 Jakarta-Palembang (beregu putra), dan membawa pulang Piala Thomas ke Indonesia pada tahun 2020 setelah puasa 19 tahun lamanya.
Dan tahun ini, keduanya kembali mengulang all Indonesian final di turnamen All England, setelah tiga dekade lamanya.
Pencapaian dua anak asuh pelatih Irwansyah di Inggris pun tentu menjadi harapan bagi Indonesia agar bisa membakar semangat mereka menuju panggung Olimpiade 2024 Paris.
Per pekan 12/3/2024, Ginting dan Jonatan masing-masing berada di posisi tujuh dan sembilan pada daftar peringkat Race to Olympics. Dengan hasil juara dan runnerup turnamen BWF Super 1000 ini, pastinya akan menambah poin keduanya jauh lebih banyak lagi.
Tak hanya itu, dengan status Ginting dan Jonatan yang menjadi finalis pada turnamen prestisius ini, maka turut mendorong peringkat dunia mereka pekan depan, dimana Ginting akan berada di peringkat tiga, dan Jonatan kembali ke daftar delapan besar di posisi keenam.
Ginting, peraih medali perunggu Olimpiade 2020 Tokyo, memiliki kesempatan terbuka untuk meraih gelar yang lebih tinggi di pesta olahraga terbesar sedunia itu.
Pun dengan Jonatan, yang sudah mengoleksi gelar juara dari turnamen Super 300, 750, dan 1000, juga memiliki peluang yang sama.
Tentu, bukan hal yang tidak mungkin bagi Ginting dan Jonatan untuk kembali mencatatkan sejarah baru bagi Indonesia, bersama-sama.
Dan, hal menyenangkan lainnya dari betapa kompetitifnya kedua pemain ini, adalah fakta bahwa para tunggal putra junior Indonesia memiliki dua sosok senior yang selalu bisa mereka jadikan motivasi dan panutan, untuk terus menorehkan prestasi bagi negeri. (Ant/KN)
TENGGARONG – Pertanian, perkebunan, dan peternakan adalah sektor kedua terbesar setelah pertambangan menjadi fondasi ekonomi Kutai Kartanegara. Sayangnya, masih ada saja petani yang belum tersentuh bantuan.
Padahal, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) telah berkomitmen memberikan anggaran senilai Rp 700 Miliar untuk sektor pertanian.
Perhatian besar pemerintah di sektor pertanian, tak terlepas dari status Kukar yang merupakan daerah lumbung pangan bagi Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), serta sebagai daerah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).
Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin mengungkapkan, anggaran senilai Rp 700 Miliar merupakan yang terbesar sepanjang sejarah, dan akan digunakan untuk berbagai kebutuhan petani.
Nantinya, anggaran tersebut bakal digunakan untuk pembangunan pabrik pupuk, infrastruktur pertanian, embung dan kebutuhan petani lainnya.
“Ini akan menjawab kegelisahan teman-teman petani, Insya Allah kami terus berupaya untuk memenuhi kebutuhan seluruh petani di Kukar,” ucap Rendi Solihin.
Pemimpin muda itu menjelaskan, di tahun-tahun sebelumnya Pemkab Kukar gencar memberikan berbagai bantuan kepada petani, baik pupuk, bibit, alsintan hingga jalan usaha tani.
1 dari 8
Program bantuan kepada petani pun dipastikan tidak akan berhenti di 2024, mengingat pemerintah telah menganggarkan anggaran yang cukup besar guna mendukung potensi pertanian di Kukar.
Rendi meminta kepada kelompok tani untuk mengajukan proposal bantuan guna mengetahui kebutuhan yang diperlukan oleh petani.
Ia mengakui, Pemkab Kukar dalam beberapa tahun terakhir gencar melakukan modernisasi pertanian, baik terkait alat, maupun metode tanam.
Kendati demikian, modernisasi tersebut juga didukung dengan infrastruktur jalan yang terus digenjot pengerjaanya.
“Silahkan proposalnya diajukan. Modernisasi pertanian terus kita dorong, ini juga menjadi atensi Pak Bupati kepada kita semua,” jelasnya.
Bukan hanya jalan, Pemkab Kutai Kartanegara juga diketahui tengah fokus membangun infrastruktur pertanian lainnya.
Termasuk jaringan irigasi untuk pertanian padi sawah di lima kawasan pertanian yang ada. Targetnya adalah membangun 69 kilometer jaringan irigasi dalam lima tahun ke depan.
Kepala Bidang Sarana dan Prasana Dinas Pertanian dan Peternakan Kukar, Muhamad Rifani, menjelaskan bahwa pembangunan infrastur pertanian merupakan program strategis daerah sesuai dengan RPJMD 2022-2026.
“Total selama lima tahun mendatang, peningkatan irigasi mencapai 69 kilometer,” ucap Rifani.
Sejak 2022, pemerintah telah membangun 17 kilometer jaringan irigasi dengan anggaran Rp 12 miliar. Pada tahun ini, akan dibangun 11 kilometer irigasi dengan anggaran Rp 17 miliar.
Infrastruktur irigasi yang dibangun bertujuan untuk mengatasi masalah petani padi sawah yang kesulitan mengairi sawah saat musim tanam.
Selain itu, infrastruktur irigasi ini juga mendukung peningkatan produksi pertanian dengan mengatur pasokan air untuk tanaman padi sawah.
Jaringan irigasi akan berfungsi di lima kawasan pertanian terpadu di enam kecamatan berbeda di Kukar, termasuk Tenggarong, Tenggarong Seberang, Loa Kulu, Sebulu, Muara Kaman, dan Marangkayu.
Di Sebulu dan Muara Kaman, sebagian dari irigasi tersebut dibangun di enam desa yakni Sumber Sari, Manunggal Jaya, Cipare Makmur, Sido Mukti, Panca Jaya, dan Bunga Jadi. Luas pertaniannya mencapai 1.520 hektare.
Sedangkan di Tenggarong dan Loa Kulu, infrastruktur dibangun di Bukit Biru, Jahab, Jembayan, Sumber Sari, Sepakat, Ponoragan, dan Rempanga. Luas lahannya 1.216 hektare. Di Marangkayu dibangun di Santan Ulu, Semangko, dan Sebuntal dengan luas 1.082 hektare.
Adapun di Tenggarong Seberang, ada dua kawasan pertanian terpadu yang bakal dibangun infrastruktur. Kawasan pertama berada di delapan desa yaitu Bangun Rejo, Karang Tunggal, Manunggal Jaya, Bukit Raya, Loa Lepu, Teluk Dalam, Loa Ulung, dan Embalut. Luas lahannya sekitar 1.650 hektare.
Kawasan kedua yaitu Kertabuana, Buana Jaya, Bukit Pariaman, Sukamaju, dan Separi dengan luas lahan 2.160 hektare. Total luas lahan pertanian terpadu di Kukar yang akan adalah 7.628 hektare. (adv)
TENGGARONG – Desa Loa Duri Ulu, yang terletak di Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, masih memiliki Dusun yang terisolasi dari jaringan internet dan telepon seluler meskipun teknologi komunikasi terus berkembang. Meskipun telah ada program Bakti Kementerian Komunikasi dan Informatika, jaringan telekomunikasi belum mencapai salah satu dusun 4 bernama Musaping.
Kepala Desa Loa Duri Ilir, Muhammad Arsyad, menyampaikan bahwa wilayah mereka masih belum tersentuh sinyal internet hingga saat ini. “Dusun musaping masih blank spot, tidak ada sinyal sekali, hanya satu dusun ini yang belum ada sinyal,” ujarnya.
Ia berharap pemerintah pusat melalui programnya dapat membangun menara atau tower BTS (Base Transceiver Station) agar semua warga di Dusun Musaping dapat menggunakan handphone untuk keperluan komunikasi mereka.”Kita jadi terkendala soal komunikasi, padahal dizaman ini Komunikasi sesuatu yang penting bagi warga jika terjadi hal-hal yang butuh penanganan cepat,” imbuhnya.
Keadaan ini menunjukkan tantangan yang masih dihadapi oleh beberapa daerah di Indonesia dalam mengakses teknologi komunikasi yang lebih canggih. Dengan terkoneksi ke jaringan telekomunikasi yang lebih baik, diharapkan masyarakat Desa Loa Duri Ulu dapat lebih mudah berkomunikasi dan mengakses informasi yang penting untuk kehidupan sehari-hari mereka. “Kami berharap pemerintah membangun menara bts disana agar semua warga bisa mengikuti kemajuan atau perubahan zaman dari handphone mereka, dan tidak ada lagi yang terisolir dari jaringan internet,” pungkasnya. (Adv)
Foto: Pj Bupati PPU Makmur Marbun saat kegiatan buka puasa bersama di Pondok Pesantren Tazkiah Desa Bangun Mulyo Kecamatan Waru, Jumat (15/3/2024). (Prokopim PPU for MKN)
PPU – Banyak cara yang dilakukan Pj Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Makmur Marbun dalam momentum Ramadan 1445 Hijriah tahun ini. Salah satunya ialah dengan berbuka puasa bersama di Pondok Pesantren Tazkiah Desa Bangun Mulyo Kecamatan Waru, Jumat (15/3/2024).
Makmur menuturkan melalui pertemuan ini, pihaknya ingin untuk memperkuat jalinan silaturahmi antara warga dan pemerintahan. Kegiatan ini juga merupakan agenda Safari Ramadan dan peringatan Nuzulul Qur’an.
Dari pertemuan tersebut pula, Pemkab PPU dapat menyerap aspirasi dari masyarakat yang menghadiri kegiatan buka bersama. “Kegiatan seperti ini, dapat dijadikan sarana bagi pemerintah daerah untuk menyerap aspirasi masyarakat, sekaligus melihat hasil-hasil pembangunan dan manfaatnya bagi masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, esensi memperkuat jalinan silaturahmi, sangat penting dalam membangun masyarakat yang harmonis dan inklusif. Toleransi adalah sikap terbuka dan penghargaan terhadap perbedaan, terutama dalam konteks keyakinan dan agama.
Masyarakat yang majemuk tentunya dapat memberikan penghargaan terhadap keragaman, menghormati perbedaan, dialog antar agama, kesamaan nilai, menolak kekerasan berbasis agama, pendidikan dan kesadaran, serta komitmen bersama.
“Untuk itu, toleransi antar umat beragama haruslah didukung oleh tindakan konkret dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam lingkungan pribadi, masyarakat, maupun kehidupan politik. Dengan memperkuat toleransi dan menghormati keberagaman, kita dapat menciptakan dunia yang lebih damai dan harmonis bagi semua orang,”terangnya.
Tak lupa, Makmur mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Benuo Taka atas dukungan dan kepercayaan selama enam bulan menjabat. Ia meminta agar dapat mengemban amanah ini sehingga dapat membawa Serambi Nusantara ini lebih maju.
“Mari senantiasa kita jaga rasa persatuan dan kesatuan serta kebersamaan, hilangkan perbedaan dan permusuhan dan marilah kita bergendengan tangan dan hidup berdampingan satu sama lain, saling menghormati, saling mengasihi dan saling membantu mengatasi masalah kita bersama. Dan terakhir, marilah kita jaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing, agar tercipta suasana yang kondusif, terutama dibulan Ramadhan ini sampai Idulfitri nanti,” tutupnya. (ADV/DiskominfoPPU/SBK)
Foto: Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setkab PPU, Sodikin saat diwawancarai. (Nelly/RadarIbukota)
PPU – Pemkab Penajam Paser Utara (PPU), terus memastikan pasokan bahan pokok penting (bapokting) tersedia sepanjang Ramadan. Sejalan dengan salah satu target dalam mengendalikan kenaikan angka inflasi.
“Kita menjamin pasokan pangan tersebut seperti beras, minyak, ikan dan kebutuhan pokok lainnya tersedia dan harus kita kendalikan,” ujar Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setkab PPU, Sodikin Jumat, (15/03/2024).
Ia mengatakan pihaknya akan menjamin pasokan bapoktim dalam keadaan aman dan relatif stabil. Termasuk harga beras medium yang sebelumnya sempat melonjak, sekarang dalam kisaran harga yang dapat diterima oleh masyarakat.
“Saat ini kita masih aman, Artinya harganya itu masih relatif stabil seperti beras medium masih stabil,” katanya.
Sodikin menuturkan dalam upaya mengendalikan angka inflasi dan stabilitas harga, terutama menuju hari besar keagamaan, pihaknya akan melakukan langkah strategis. Salah satunya melalui operasi pasar murah sebagai upaya mengintervensi harga pasar agar tidak melonjak tinggi.
“Kita lakukan salah satunya operasi pasar untuk memastikan bahwa harga2 itu terkendali, Selain itu, kami juga akan melaksanakan gerakan pangan murah dalam rangka mengendalikan inflasi” terangnya.
Harapan dari langkah tersebut dapat memberikan perlindungan kepada masyarakat dari dampak negatif kenaikan inflasi. Salah satunya dampak terhadap lonjakan harga bapokting.
“Harapannya agar dapat memberikan perlindungan bagi masyarakat dari dampak negatif inflasi, terutama terkait dengan kenaikan harga kebutuhan pokok,” pungkas Sodikin. (ADV/NAH)
TENGGARONG – Di tepian Sungai Mahakam, di desa Anggana, kehidupan berdenyut seiring irama alam. Matahari terbit membawa harapan baru bagi para nelayan dan pembudidaya perikanan yang telah lama bersahabat dengan sungai dan laut. Mereka adalah penjaga tradisi, pahlawan tanpa tanda jasa yang menghidupi keluarga dengan tangkapan hari itu.
Namun, di balik kesederhanaan rutinitas ini, ada kisah-kisah transformasi yang berlangsung, dipicu oleh kebijakan-kebijakan yang memperhatikan keberlanjutan dan kesejahteraan. Di tengah-tengah mereka, muncul seorang pemimpin yang dengan cepat menjadi simbol dari perubahan positif tersebut.
Edi Damansyah, sang nahkoda yang mereka percayai, telah menjadi lebih dari sekadar bupati. Bagi mereka, ia adalah simbol kemajuan dan harapan. Di bawah kepemimpinannya, program-program seperti Dedikasi Kukar Idaman telah menyentuh kehidupan mereka. Mesin diesel dan ketinting, cool box untuk menyimpan ikan, semuanya telah menjadi bagian dari perubahan yang mereka rasakan.
Ketika matahari tenggelam, cerita-cerita tentang laut dan sungai bercampur dengan doa dan harapan. Di warung-warung kopi, di atas perahu-perahu yang bersandar, pembicaraan sering berujung pada satu nama: Edi Damansyah. “Dia lebih memperhatikan, terutama kepada kami di wilayah pesisir,” kata Aswar, seorang pembudidaya ikan di Muara Pantuan. “Banyak bantuan yang telah kami terima, terutama bibit dan racun saponin yang sangat membantu kami,” tambahnya.
Nelayan Tangkap di Muara Pantuan juga banyak merasakan dampaknya. Mesin diesel, alat tangkap, hingga bantuan langsung tunai bukan cuma membuat mereka bertahan, tapi juga berkembang pesat. “Di sini kami bisa menjual hasil tangkapan dengan nilai yang baik. Harganya alhamdulillah sesuai,” ujar Irwan Karmila, nelayan tangkap di Muara Pantuan, yang juga ketua KUB Sinar Lautan Jaya.
Ketika pemilihan bupati mendekat, suara-suara di Anggana menjadi lebih lantang. Mereka menginginkan Edi Damansyah kembali menjabat, bukan karena politik, tapi karena mereka telah melihat hasil nyata di air yang mereka arungi setiap hari. Mereka telah melihat bagaimana anak-anak mereka kini memiliki akses ke pendidikan yang lebih baik, bagaimana hasil tangkapan mereka meningkat, dan bagaimana masa depan yang lebih cerah kini tampak di cakrawala.
1 dari 4
Pada masa kepemimpinannya, Edi Damansyah sukses mendongkrak sektor perikanan. Dengan kebijakan yang tepat, produksi perikanan tangkap di Kukar melejit, mencatatkan peningkatan sebesar 22 persen menjadi 98.397 ton pada 2023 dari sebelumnya 80.748 pada 2021. Sementara itu, produksi perikanan budidaya meningkat tajam sebesar 51 persen, mencapai 191.122,52 ton pada 2023 dari sebelumnya 126.773 ton. Inisiatif-inisiatif ini tidak hanya meningkatkan nilai produksi perikanan Kukar menjadi Rp8,92 triliun pada 2023 dari sebelumnya Rp6,99 triliun, tetapi juga meningkatkan Nilai Tukar Nelayan Kukar menjadi 103 pada 2023, mendekati target akhir renstra sebesar 105.
Capaian imersif tersebut tak lepas dari keseriusan Edi Damansyah membangun sektor perikanan. Dari Program Dedikasi Idaman yang diusung, para nelayan dan pembudidaya perikanan produktif memang menjadi salah satu target strategisnya. Ada 25 ribu orang yang disasar dengan ragam bantuan. “Fasilitas nelayan dan pembudidaya ikan tahun ini sudah mencapai target, yaitu 25 ribu orang,” ungkap Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kutai Kartanegara (DKP Kukar), Muslik.
Dengan penuh antusiasme, Muslik juga mengungkapkan pembangunan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di Sungai Meriam. Inisiatif ini diharapkan akan menjadi katalis yang mendorong perputaran ekonomi di sektor perikanan Anggana, memberikan nelayan akses langsung ke pasar yang lebih luas dan efisien.
“Dengan TPI baru ini,” kata Muslik, “kami berharap dapat meningkatkan nilai jual hasil tangkapan nelayan. Ini bukan hanya tentang infrastruktur, tetapi juga tentang memperkuat komunitas nelayan dan pembudidaya ikan di Anggana.” Langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah untuk tidak hanya meningkatkan produksi, tetapi juga memastikan bahwa manfaat ekonomi dirasakan langsung oleh mereka yang berada di garis depan industri perikanan.
Lebih lanjut, Muslik menyoroti keunikan Anggana yang terkenal dengan pembudidayaannya. “Anggana tidak hanya dikenal karena praktik tambaknya yang ramah lingkungan dan tradisional,” jelasnya, “tetapi juga karena kontribusinya yang signifikan terhadap ekspor udang Kukar, yang telah menjadi salah satu pionir di tingkat nasional.” Dengan ini, Anggana membantu pemerintah pusat mencapai target ekspor 2 juta ton udang per tahun.
Pemkab Kukar, dengan pemahaman yang mendalam tentang pentingnya sektor ini, telah memberikan bantuan yang substansial kepada para pembudidaya. “Dalam dua tahun terakhir,” Muslik menambahkan, “luar biasa bantuan benur yang telah disalurkan (254.946.500 ekor pada 2023.” Ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk memastikan bahwa pembudidaya memiliki sumber daya yang mereka butuhkan untuk tidak hanya bertahan tetapi juga berkembang.
Kemajuan yang terjadi di Anggana bukanlah sesuatu yang terjadi dalam semalam. Ini adalah hasil dari kerja keras, dedikasi, dan visi yang jelas dari pemimpin dan masyarakatnya. kebijakan yang tepat dan dukungan yang kuat dapat mengubah kehidupan masyarakat. Dari perahu-perahu yang dulunya hanya berlayar mengikuti arus, kini menjadi kapal-kapal yang menentukan arah tujuan mereka sendiri. (adv)
Isran ketika berbicara di COP26, Glasgow, Skotlandia.
Catatan Rizal Effendi
CATATAN saya, ada dua tokoh yang memopulerkan soal perdagangan karbon. Yaitu Isran Noor dan Gibran Rakabuming Raka. Isran adalah gubernur Kaltim (2018-2023) dan Gibran, wali Kota Solo, putra sulung Presiden Jokowi yang menjadi calon wakil presiden (Cawapres) mendampingi Prabowo Subianto.
Gibran heboh dengan pertanyaannya soal carbon capture and storage (CCS) di arena debat cawapres, sedang Isran sebelumnya sudah terlibat dalam proses perdagangan karbon, baik ketika masih menjadi gubernur Kaltim maupun di masa sekarang meski tak lagi menjadi kepala daerah.
Soal penangkapan dan penyimpanan karbon atau CCS sudah dijawab Presiden Jokowi dengan terbitnya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 14 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Kegiatan Penangkapan Karbon, yang ditetapkan 30 Januari 2024.
Perpres itu menyatakan bahwa Indonesia memiliki potensi besar sebagai wilayah penyimpanan karbon dan berpotensi menjadi lokasi penangkapan di tingkat nasional maupun regional. Sehingga meningkatkan daya tarik investasi dan menciptakan nilai ekonomi dari proses bisnis penangkapan, pengangkutan dan penyimpanan karbon.
Menyusul terbitnya Perpres itu, Indonesia langsung menandatangani kerjasama dengan Singapura di bidang proyek CCS. Singapura sendiri saat ini membangun pabrik penghilang karbon dioksida berbasis laut terbesar di dunia, yang dijuluki Equatic-1 dengan nilai 20 juta US dolar.
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan, Indonesia siap menjadi pusat teknologi penangkapan dan penyimpanan karbon di dunia. Dia mengklaim Indonesia mempunyai potensi penyimpanan karbon sebesar 400 gigaton (satu gigaton sama dengan satu miliar metrik ton).
Pemerintah Indonesia menargetkan penerapan teknologi CCS atau penyimpanan karbon dioksida (CO2) di reservoir bawah tanah bekas sumur minyak dan gas bumi (migas) akan dimulakan pada 2030.
Menurut Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Dwi Soetjipto, ada 10 lokasi di Indonesia yang berpotensi menjadi tempat dilakukannya CSS. Salah satunya di Kaltim, dengan potensi penyimpanan 139,5 juta ton CO2-e (equivalent).
Kalau kita mengutip dari Wikipedia, penangkapan dan penyimpanan karbon diartikan sebagai suatu proses penangkapan dan penyimpanan karbon dioksida (CO2) selama persiapan bahan bakar fosil maupun dari limbah hasil pembakarannya. Setelah ditangkap, karbon disimpan dalam waktu yang lama di tempat penyimpanannya yang jauh dari atmosfer.
Penangkapan karbon dapat mencapai 14 persen pengurangan emisi gas rumah kaca (GRK) global yang dibutuhkan pada tahun 2050 dan dipandang sebagai satu-satunya cara praktis untuk mencapai dekarbonisasi mendalam di sektor industri.
GRK adalah gas-gas di atmosfer bumi yang memerangkap panas. Gas-gas tersebut bertindak seperti dinding kaca rumah kaca. Karena itu disebut gas rumah kaca atau greenhouse gas. Para ilmuwan sepakat bahwa GRK adalah penyebab pemanasan global dan perubahan iklim.
GRK dapat dikurangi dengan menghentikan penggunaan bahan bakar fosil, seperti batu bara, minyak dan gas. Serta beralih ke energi terbarukan seperti tenaga surya dan angin.
Gibran menanyakan soal penyimpanan karbon di Debat Cawapres Menyelinap di hutan Amazon, Brazil Hutan Kaltim yang luas
MENHUT PUJI KALTIM
Saya kaget ketika bertemu Isran. Dia mengatakan lagi terlibat serius dalam bisnis karbon atau carbon trading. Dia sudah ke Brazil belajar perdagangan karbon. Juga datang langsung ke markas Bank Dunia di Washington D.C. “Ini ladang bisnis baru yang sangat menjanjikan. Apalagi Kaltim punya kawasan hutan yang luas, yang bisa menyerap karbon lebih besar,” katanya.
Isran memang sudah membuktikan kerjanya. Berkat kegigihan dan perjuangannya ketika menjadi gubernur, Kaltim menjadi provinsi pertama di Indonesia yang mendapat pembayaran karbon (Carbon Fund) sebesar 110 juta dolar AS atau sekitar Rp1,7 triliun.
Dana itu sebagian sudah diterima dan dibagi-bagi ke daerah termasuk masyarakat adat di sekitar hutan. Maklum insentif karbon itu berkat komitmen Kaltim yang tidak menghabiskan hutannya. Itu sebabnya Isran pernah mengancam dalam Konferensi Perubahan Iklim PBB, COP26 di Glasgow, Skotlandia tahun 2021, kalau insentif tidak diberikan lebih baik hutan di Kaltim dia tebang habis saja. Ancaman itu ternyata membuahkan hasil.
Hebatnya emisi karbon yang diproduksi Kaltim melebihi target. Kaltim mampu meraih 32 juta CO2-e. Padahal targetnya 22 juta ton, sehingga ada kelebihan 10 juta ton. Isran ingin kelebihan itu dijual di pasar bebas, karena harganya jauh lebih tinggi, sehingga lebih besar lagi pendapatan yang diraup.
Data terbaru yang diungkapkan Isran, Kaltim mampu menyerap 500 juta ton CO2-e. Harganya di pasaran tidak 5 dolar, tapi bisa mencapai 40-an dolar. Itu berarti dari perdagangan karbon Kaltim bisa meraup pendapatan sampai Rp300 triliun. Lebih 10 kali lipat dari APBD Kaltim. Sesuatu yang tidak pernah terjadi dan terbayangkan besarnya. Itu salah satu bukti hasil Kaltim Berdaulat.
Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup (KLH) Siti Nurbaya memuji langkah yang dilakukan Kaltim. Dia mengakui dalam praktiknya daerah ini telah lebih dulu bekerja terkait mitigasi iklim dan urusan karbon melalui kegiatan fasilitas kemitraan karbon hutan atau Forest Carbon Partnership Facility (FCPF) World Bank.
PCFP adalah mendukung upaya suksesnya program REDD+. Ini singkatan dari Reducing Emission fromDeforestation and Forest Degradation atau Reduksi Emisi dari Deforestasi dan Degradasi Hutan. REDD+ merupakan tipe pembayaran jasa lingkungan yang secara teori dapat digunakan untuk membantu meningkatkan pendapatan masyarakat hutan, termasuk masyarakat adat yang mengandalkan hutan bagi penghidupan mereka.
Menyusul Kaltim adalah Proyek BioCF Jambi, di mana kemudian kedua provinsi ini menjadi tempat belajar untuk mitigasi iklim, penurunan emisi CO2 dan skema prestasi penurunan emisi dengan mekanisme Result Based Paymen (RBP) atau pembayaran berbasis hasil.
RBP dimaksudkan sebagai skema pembayaran dari pihak lain yang memiliki kewajiban menurunkan emisi GRK dalam Perjanjian Paris 2015. Cara menurunkan emisi salah satunya dengan menekan deforestasi dan konservasi. Tidak membabat hutan dan menjaga kelestarian alam.
Banyak yang tanya apa itu karbon? Soalnya di masa lalu kita hanya kenal istilah kertas karbon atau karbon jahit. Kertas karbon digunakan untuk membuat salinan naskah terutama ketika mengetik di mesin tik, sedang karbon jahit digunakan untuk menjiplak suatu pola pakaian pada kain.
Kertas karbon sudah jarang digunakan karena sudah tergantikan oleh mesin fotokopi dan printer komputer. Malah belakangan juga disisihkan dengan kehadiran telepon pintar atau HP, yang bisa mengirim dengan cepat berbagai naskah kepada pihak lain.
Lalu apa yang dimaksud dengan istilah karbon atau emisi karbon? Apalagi mulai ramai diperdagangkan sebagai komoditas baru berorientasi lingkungan dan pembangunan berkelanjutan. Bahkan sudah menjadi kesepakatan 195 negara termasuk Indonesia dalam Perjanjian Paris (Paris Agreement), yang ditandatangani 12 Desember 2015. Jauh sebelumnya dalam Protokol Kyoto tahun 2005 juga sudah diatur soal perdagangan karbon.
Di situ disebutkan dalam Pasal 17 Protokol Kyoto, negara-negara yang mampu menyerap lebih banyak emisi karbon dioksida (CO2) dapat menjualnya kepada negara-negara yang mengeluarkan banyak emisi.
Jadi karbon yang diperdagangkan sekarang sudah pasti bukan kertas karbon. Ini karbon dioksida atau CO2. Perdagangan karbon adalah salah satu jalan yang bisa ditempuh untuk mendapatkan nilai ekonomi karbon. Istilah lain terkadang disebut sistem cap-and-trade atau Emission Trading System (ETS).
Sesuai namanya, model ini merupakan pendekatan berbasis pasar. Di satu sisi dimaksudkan membatasi dan mengontrol polusi, di sisi lain menyediakan insentif ekonomi untuk upaya peningkatan efisiensi energi, pengurangan emisi dan juga transisi energi.
Dua cara lain yang juga bisa diterapkan untuk menurunkan emisi karbon adalah penerapan pajak karbon atau pungutan karbon (carbon levy) serta kredit karbon atau dikenal juga sebagai kompensasi karbon (carbon offset).
Pajak karbon merupakan harga yang harus dibayar oleh mereka atau emiten yang melepaskan emisi karbon ke alam. Pendekatan ini dimaksudkan untuk membuat orang lebih enggan untuk menimbulkan emisi karena mesti menanggung biaya pajak.
Sedang carbon effset mengandalkan aktivitas yang persis berkebalikan dari emisi karbon, yakni reduksi karbon seperti penggunaan pembangkit listrik energi terbarukan, reforestasi, carbon capture dan proyek pengurangan emisi lainnya.
Perdagangan karbon di Indonesia makin menarik menyusul terbitnya Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomo 14 Tahun 2023 yang mengatur tentang perdagangan karbon melalui Bursa Karbon Indonesia. OJK menunjuk PT Bursa Efek Indonesia (BEI) sebagai penyelenggaranya dan sudah diresmikan Presiden Jokowi, 26 September lalu.
Bursa karbon adalah sistem perdagangan karbon dalam bentuk kredit karbon atau izin emisi. Perusahaan yang berhasil mengurangi emisinya hingga di bawah target, maka diberikan izin untuk menjual emisi berlebih yang mereka punya kepada perusahaan lain yang emisinya melebihi target.
Jadi ini semacam insentif yang diberikan kepada perusahaan dan sektor-sektor lain untuk mencari cara-cara inovatif dan ramah lingkungan untuk mengurangi emisi, yang menyebabkan perubahan iklim dan perusakan lingkungan. (*)
Gunung Semeru terpantau dari Pos Pengamatan Gunung Semeru di Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Sabtu (16/3/2024). ANTARA/HO-PVMBG
LUMAJANG – Gunung Semeru, yang terletak di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, kembali mengalami erupsi pada Sabtu malam pukul 22.13 WIB.
Laporan tertulis dari Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Sigit Rian Alfian, yang dilansir oleh Antara menyatakan bahwa durasi erupsi kali ini tercatat selama 127 detik.
Meskipun terjadi erupsi, tidak teramati adanya kolom erupsi yang mencapai ketinggian tertentu.
“Terjadi erupsi Gunung Semeru pada hari Sabtu, 16 Maret 2024, pukul 22.13 WIB, namun tinggi kolom erupsi tidak teramati,” kata Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru Sigit Rian Alfian dalam laporan tertulis yang diterima di Lumajang.
Erupsi gunung yang memiliki ketinggian 3.676 meter di atas permukaan laut tersebut tercatat di seismograf dengan amplitudo maksimum mencapai 23 mm.
Jumlah letusan Gunung Semeru yang tercatat oleh petugas sebanyak 118 kali dalam periode waktu sejak 1 Januari hingga 16 Maret 2024 pukul 23.00 WIB.
Dalam pengamatan kegempaan pada Sabtu pukul 12.00-18.00 WIB, aktivitas Gunung Semeru tercatat mengalami 28 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 10-22 mm, dan durasi gempa mencapai 45-120 detik.
Meskipun tertutup kabut, Gunung Semeru masih terlihat jelas secara visual. Namun, tidak teramati adanya asap kawah, dan cuaca pada saat itu berawan hingga hujan dengan angin lembah mengarah ke utara.
Gunung Semeru masih berstatus siaga atau level III, sehingga PVMBG memberikan rekomendasi agar masyarakat tidak melakukan aktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 km dari puncak (pusat erupsi).
Di luar jarak tersebut, masyarakat diminta untuk tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terkena perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak.
Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk tidak beraktivitas dalam radius 5 km dari kawah/puncak Gunung Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar).
Lebih lanjut, masyarakat juga diingatkan untuk mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Semeru, khususnya sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat, serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan. (Ant/KN)