Beranda blog Halaman 1015

Gibran Kandidat Kuat Pendamping Prabowo

0

KORANUSANTARA– Kandidat pendamping Prabowo Subianto, bakal capres dari Koalisi Indonesia Maju, masih samar. Beberapa nama terus dikaitkan. Salah satunya, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka.

Selain dari internal Partai Gerindra, sejumlah relawan juga telah menyodorkan nama putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) tersebut. Dari internal, misalnya, hasil rapat koordinasi cabang (rakorcab) DPC Partai Gerindra Tangerang Selatan, Minggu, 8 Oktober 2023, merekomendasikan nama Gibran sebagai bacawapres berpasangan dengan Prabowo. Lalu, dari kalangan eksternal, hasil rakerda relawan Projo DPD Jawa Timur di Surabaya, Sabtu, 7 Oktober 2023, mayoritas mengusulkan pasangan Prabowo-Gibran sebagai bacapres-bacawapres.

Keputusan rakerda itu diambil dari 37 DPC Projo kabupaten/kota se-Jatim. Hasilnya, Gibran diusulkan 22 DPC, Ganjar 7 DPC, dan sisanya ada yang mengusulkan Khofifah Indar Parawansa serta Mahfud MD. Sebelumnya, rapimnas relawan Solidaritas Ulama Muda Jokowi (Samawi) yang digelar di Jakarta pada Sabtu lalu juga berharap Gibran menjadi bacawapres pendamping Prabowo.

Kendati nama Gibran makin menggema, sejauh ini Mahkamah Konstitusi (MK) belum memutus perkara gugatan usia capres dan cawapres. Sesuai Undang-Undang (UU) tentang Pemilu, syarat minimal usia capres dan cawapres adalah 40 tahun. Sedangkan Gibran baru berusia 35 tahun. Namun, jika nanti MK menyetujui gugatan yang diajukan PSI dan beberapa kepala daerah tersebut, kans Gibran terbuka. Sebaliknya, jika MK menolak, peluang itu pun kandas.

Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengatakan, nama bacawapres yang akan berpasangan dengan Prabowo masih terus dimatangkan. Yang jelas, saat ini pihaknya menginstruksi semua kader dan simpatisan untuk bergerak cepat membuat posko. ”Posko itu digunakan sebagai alat perjuangan untuk memenangkan Pak Prabowo,” terangnya.

Para kader, lanjut Dasco, harus menggunakan alat komunikasi dalam berkoordinasi memenangkan Prabowo. Mereka juga harus saling bertukar informasi terkait strategi pemenangan dan situasi politik terkini. Para kader harus bekerja keras turun ke bawah dan mengajak masyarakat mendukung Prabowo.

Sementara itu, Sekjen Partai Bulan Bintang (PBB) Afriansyah Noor mengatakan, pengumuman ketua tim pemenangan Prabowo tidak perlu dilakukan terlalu dini. Sebab, hal tersebut merupakan bagian dari strategi Koalisi Indonesia Maju (KIM) dalam menghadapi Pilpres 2024. Sejauh ini anggota KIM terus aktif melakukan pertemuan membahas sosok ketua tim pemenangan dan juga bacawapres. Namun, pertemuan itu tidak harus selalu disampaikan ke publik. ”Yang pasti kami sering kumpul, tapi tidak kami ekspos,” terangnya.

Pada saatnya, lanjut Afriansyah, ketua tim pemenangan dan bacawapres akan diumumkan. Menurut dia, Prabowo tinggal menunjuk siapa sosok yang tepat menjadi ketua tim dan siapa yang menjadi cawapresnya. Namun, Afriansyah belum bisa memastikan waktunya. Rencananya, pengumuman ketua tim pemenangan akan dilakukan bersamaan dengan pengumuman bacawapres.

Afriansyah menjelaskan, penentuan ketua tim pemenangan dan bacawapres pendamping Prabowo dilaksanakan secara musyawarah mufakat. Semua parpol anggota koalisi dilibatkan dalam penentuan itu. Tentu banyak pertimbangan dalam menentukannya.(*)

DPK Kukar Targetkan Program 25 Ribu Nelayan Produktif Rampung di 2023

TENGGARONG – Dinas Kelautan dan Perikanan (DPK) Kutai Kartanegara (Kukar), optimis menargetkan realisasi dari Program 25 ribu nelayan produktif dapat terealisasi 100 persen pada akhir tahun 2023. Seperti yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMD) Kukar 2021-2026.

Program dedikasi Kukar Idaman dibawah kepemimpinan Edi-Rendi ini, bertujuan untuk meningkatkan mobilitas dan produktivitas nelayan. Dengan menyalurkan berbagai bantuan yang telah bergulir sejak tahun 2021.

Kepala DKP Kukar, Muslik, mengatakan di tahun 2023 ini saja sudah ada 500 kelompok nelayan yang menerima manfaat program ini. Untuk itu, ia juga memastikan program yang menargetkan sasaran 25 ribu nelayan ini dapat terealisasi secara keseluruhan di akhir tahun.

“Di APBD-P (2023) ini kita mendapat alokasi anggaran yang cukup besar untuk memenuhi target,” ujar Muslik, Sabtu (7/10/2023).

Muslik menambahkan, Program 25 Ribu Nelayan Produktif hadir untuk membantu nelayan dan pembudidaya ikan meningkatkan produktivitas mereka. Mulai dari bantuan bibit, pakan, alat tangkap, mesin kapal hingga kapal ces dan perahu. Untuk itu, Muslik juga mendorong nelayan untuk merehabilitasi kolam yang dimiliki dan menjadi pembenih.

“Kita ingin Kukar mandiri benih, mengingat masih ada sebagian benih datang dari luar. Dan harapannya bantuan ini bisa dimanfaatkan sebaik mungkin, sehingga bisa meningkatkan produksi dan pendapatan,” harap Muslik. (adv/kn)

Bupati Kukar Serahkan Bantuan ke Nelayan dan Pelaku Budidaya Ikan di Mangkurawang

TENGGARONG – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Edi Damansyah, menyerahkan bantuan perikanan kepada 30 Kelompok Usaha Bersama (KUB) pembudidaya ikan dan nelayan di Kelurahan Mangkurawang, Sabtu (7/10/2023).

Penyaluran yang merupakan realisasi dari program 25 ribu nelayan produktif ini, dijelaskan Edi merupakan salah satu program fokus Pemkab Kukar, mengingat sektor perikanan adalah salah satu sektor andalan di Kukar.

Untuk itu diharapkan melalui program 25 ribu nelayan produktif ini, dapat memberikan dorongan bagi pada nelayan maupun pelaku budidaya untuk mengikatkan produktifitasnya. “Saya memastikan melalui Kukar Idaman di sektor perikanan juga akan mendapat prioritas. Karena ini bagian dari program ketahanan pangan dan cita-cita Kukar menjadi lumbung pangan provinsi Kaltim,” tutur Edi.

Bantuan yang diserahkan di program ini sendiri beragam. Dengan menyasar nelayan Kelurahan Mangkurawang, Loa Tebu hingga Desa Perjiwa. Yakni kapal ces, mesin kapal hingga bibit-bibit ikan. Edi juga menginginkan bantuan ini tidak berhenti begitu saja, namun berkelanjutan dengan pembinaan.

“Saya berpesan ke Dinas Kelautan dan Perikanan agar terus membina dan juga menyediakan badan usaha. Jadi tidak hanya memproduksi tapi pemeliharaan bisa dilakukan,” tutupnya. (adv/kn)

Warga RT 4 Kelurahan Maluhu Sukses Kelola Bank Sampah, Hasilnya Disumbangkan ke Musala

TENGGARONG – Bank Sampah Al-Hidayah, yang dikelola warga RT 4 Kelurahan Maluhu, kini terbilang sukses. Dengan mengharapkan sampah rumah tangga yang didapat setiap hari, disulap menjadi barang yang bermanfaat. Mulai dari kerajinan hingga pupuk kompos.

Hasil dari pemanfaatan sampah ini tentunya menghasilkan nilai ekonomis. Luar biasanya lagi, hasil daur ulang sampah ini disedekahkan untuk Taman Pendidikan Alquran (TPQ) musala sekitar Maluhu.

“Saya inginnya keberadaan bank sampah itu ada di tiap RT. Sehingga warga dapat ikut membenahi pengelolaan sampah dan menjadikannya bermanfaat,” beber Lurah Maluhu, Tri Joko Kuncoro.

Joko mengatakan pencanangan bank sampah ini terus digencarkannya. Saat ini sudah terbentuk tiga unit bank sampah di Kelurahan Maluhu. Yakni di RT 3, RT 4 dan RT 23. Dalam pengelolaannya, Joko menerapkan sistem sederhana kepada warga, yakni dengan memberikan karung ke setiap warga. Yang nantinya akan diisi sampah-sampah bermanfaat seperti plastik hingga dedaunan.

“Ini dikumpulkan jadi satu kemudian nanti akan diambil bank sampah tiap seminggu sekali. Semua yang terkumpul pengelolaannya dibuat kerajinan, dan biasanya dijual. Dan hasilnya diserahkan ke TPQ langgar. Jadi dari warga untuk warga,” ujarnya.

Sementara itu, Sugiarto, direktur Bank Sampah Al-Hidayah, menjelaskan tujuan dibentuknya bank sampah ini adalah keinginan bersama pihak kelurahan dan warga untuk menjaga lingkungan. Melalui tekad mewujudkan lingkungan yang bersih bagi warga. Lurah bersama RT dan warga memutuskan untuk membentuk bank sampah ini.

“Jadi modal awalnya adalah memberikan karung ke warga. Baru kita kasih pengertian bahwa sampah organik dan non organik itu dipisahkan. Nanti kami ambil dan manfaatkan semua. Alhamdulillah sampah itu tidak terbuang,” jelasnya.

Dalam bank sampah ini, Sugiarto menyebut pihaknya belum ada menggunakan sampah residu. Namun masih fokus terhadap pemanfaatan sampah organik dan non organik. Dalam mengembangkan bank sampah ini dilakukan secara otodidak. Hanya memiliki bekal kuat untuk pemanfaatan sampah.

Namun, secara otodidak melalui pembelajaran di internet, pertemuan dan diskusi rutin. Sugiarto dan warga yang ikut membantu di bank sampah terus belajar membuat kerajinan dan kompos. Tentunya, tidak lepas dari dukungan penuh lurah dan ketua RT. Meski umurnya masih delapan bulan, Sugiarto terus komitmen membangun semangat warga untuk peduli terhadap sampah.

“Alhamdulillah sekarang kami lengkapi administrasi untuk lomba seperti Penilaian Adipura tahun ini,” imbuhnya.

Di Bank Sampah Al-Hidayah ini, berbagai bentuk karya telah dihasilkan dari pemanfaatan sampah. Mulai dari tas dari sampah plastik, eco brick hingga pupuk kompos. Penyaluran manfaatnya juga beragam. Seperti penjualan kerajinan sampah, hasilnya akan didonasikan ke TPQ langgar sekitar Maluhu.

Adapun pupuk kompos yang dibuat dari sampah-sampah dedaunan warga. Dedaunan ini nantinya akan dikumpulkan dan diolah dengan air beras menjadi pupuk kompos. Proses pembuatannya sendiri memakan waktu dua bulan. Dan setelah menjadi pupuk, maka akan diserahkan ke Kelompok Wanita Tani (KWT) untuk menjadi pupuk mereka dalam menanam sayuran. Sugiarto turut berharap semua upaya ini mendapat dorongan dari pemerintah kabupaten.

“Harapannya kedepan kami minta dukungan Pemkab Kukar. Karena saat ini fasilitas kami sangat terbatas, tetapi semangat kami besar. Gerobak kami untuk mengangkut sampah saja dari warga. Untuk itu kami minta bantuan dan dukungan dari Pemkab Kukar seperti alat transportasi,” pinta Sugiarto. (adv/kn)

Desa Saliki Berencana Kembangkan Pusat Informasi Mangrove Sebagai Objek Wisata

TENGGARONG – Dalam pengembangan sektor wisata, Pemerintah Desa (Pemdes) Saliki, Kecamatan Muara Badak, berencana mengambil alih pengelolaan Pusat Informasi Mangrove yang dikelola Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) di Desa Saliki, Minggu (8/10/2023).

Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Desa (Kades) Saliki, Saliansyah. Menurut rencananya, pusat informasi mangrove tersebut akan dijadikan objek wisata yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

“Cuman ini masih proses sih belum jalan. Kita sudah komunikasi kemarin dari provinsinya. Sebenarnya kalau peluangnya besar,” tururnya.

Hanya saja, kata Saliansyah, proses perpindahan pengelolaan kawasan tersebut ke pemdes perlu proses administrasi yang panjang. Dengan alih fungsi pengelolaan kawasan pusat informasi mangrove ini, diharapkan dapat menjadi daya tarian wisata di Desa Saliki. Saliansyah pun berharap ada dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar. Terutama dalam kebutuhan pembiayaan renovasi lokasinya.

“Ini kita masih urus proses administrasi, karena program ini kemarin langsung dari kementerian. Jadi panjang prosesnya,” pungkasnya. (adv/kn)

Persiapan Festival Pesisir 2023 Sudah 90 Persen

TENGGARONG – Festival Pesisir 2023 yang akan diselenggarakan di Pantai Panrita Lopi, Kecamatan Muara Badak, Kutai Kartanegara (Kukar), pada tanggal 13-15 Oktober 2023. Persiapannya pun telah mencapai 90 persen, Senin (9/10/2023).

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kukar, Slamet Hadiraharjo, mengungkapkan bahwa festival yang digelar secara rutin oleh Dispar Kukar ini, akan turut melibatkan sejumlah komunitas anak nelayan. Diharapkan akan memberikan keceriaan dan kegembiraan dalam acara tersebut.

“Dengan dilaksanakannya Festival Pesisir 2023 dapat memberikan multiplier effect baik kepada pelaku kesenian, pertunjukan, pelaku UMKM maupun berdampak terhadap tingkat kunjungan wisata di Panrita Lopi,” ungkap Slamet.

Slamet menyebut, Festival Pesisir 2023 bukan hanya dilaksanakan di Pantai Panrita Lopi, tetapi juga berpindah-pindah lokasi setiap tahunnya. Sebagai bagian dari upaya promosi terhadap destinasi wisata di Kukar.

Pengelola obyek wisata Pantai Panrita Lopi, yang juga Ketua Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Kukar, Daeng Lompo, menambahkan bahwa acara festival ini akan menampilkan berbagai kegiatan. Seperti lomba tari pesisir, pertunjukan seni dan budaya, lomba baca puisi, lomba domino, lomba melukis kanvas, jalan santai, permainan tradisional, pemutaran film, pameran produk UMKM, talkshow pemuda pesisir, dan banyak lagi.

“Kami pastikan pantai Panrita Lopi sudah siap digunakan sebagai lokasi pelaksanaan festival,” ujarnya.

Ia juga menuturkan bahwa semua pihak yang terlibat dalam festival ini, baik pengelola wisata maupun komunitas. Ikut berkontribusi dalam mempromosikan potensi pariwisata di daerah tersebut serta meningkatkan ekonomi masyarakat setempat. (Adv/KN)

Membangun Data Kepegawaian yang Lengkap dan Akurat, BKPSDM Bontang Libatkan Petugas Admin Data Perangkat Daerah

BONTANG – Kelengkapan data kepegawaian yang akurat memiliki peran penting dalam memperlancar berbagai proses layanan kepegawaian, serta proses pengambilan keputusan dan kebijakan yang berkaitan dengan pegawai.

Hal ini diungkapkan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bontang, Drs. Sudi Priyanto, M.Si.

Menurut Sudi, saat ini pengurusan layanan kepegawaian telah beralih dari cara lama yang manual dengan mengumpulkan fotokopi berkas, yang kini telah berubah menjadi layanan berbasis data digital. Ada tiga cara yang kami gunakan saat ini untuk menyimpan dan mengelola data pegawai, yaitu melalui:

1. Penyimpanan arsip pegawai di record center, berupa fisik lembaran/fotokopi kertas dari berkas seluruh pegawai.
2. Elektronik tatanaskah, melalui alih media berkas pegawai menjadi format digital.
3. Data pegawai pada Simpeg dan SIASN.

Perlu juga diingat bahwa BKN telah membangun satu data ASN sesuai dengan rencana nasional Pemerintah dalam Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang diatur dalam Peraturan Presiden 39/2019 tentang Satu Data ASN dan Peraturan Presiden 95/2018 tentang SPBE.

Manfaat dari satu data ASN antara lain adalah memudahkan Pejabat Pembina Kepegawaian dalam implementasi sistem merit, pemetaan pegawai, manajemen talenta, serta pengembangan kompetensi ASN. Perumusan kebijakan akan berdasarkan data, yang akan berdampak pada peningkatan kualitas pelayanan publik dan memperpendek rantai birokrasi. Selain itu, efektivitas pengawasan dan pengendalian pelaksanaan Norma, Standar, Prosedur, dan Kriteria Manajemen ASN akan meningkat.

“Oleh karena itu, dalam rangka terus memperbaiki kualitas data kepegawaian, kami akan melibatkan peran admin kepegawaian di masing-masing perangkat daerah, UPT, dan kelurahan se Kota Bontang, yang bertugas membantu peremajaan data pegawai secara terus-menerus. Kami harus bekerja sama untuk mewujudkan validitas data pegawai, sehingga seluruh dinamika berkas dan data yang berkaitan dengan identitas, riwayat jabatan dan pangkat/golongan, riwayat keluarga, riwayat pendidikan dan pengembangan kompetensi, penghargaan, dan lain-lain dari masing-masing pegawai dapat terupdate dengan cepat dan tepat,” ungkapnya.

Selama ini ada ruang yang belum direspon dengan cepat, di antaranya yang menyangkut perubahan data/riwayat keluarga. Perubahan riwayat keluarga ini kadang tidak tersampaikan ke BKPSDM, sehingga bahkan beberapa tahun kemudian perubahan data tersebut belum juga terupdate.

“Oleh karena itu, nanti peran admin perangkat daerah/UPT/Kelurahan adalah merespon perubahan data/berkas riwayat kepegawaian pegawai di lingkungan kerjanya masing-masing, sekaligus membantu BKPSDM dalam proses updating datanya, yang akan disinkronisasi dengan data kependudukan pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Bontang,” bebernya.

“Momen yang baik ini juga kami gunakan untuk melakukan evaluasi secara internal, misalnya mengurai tugas tim BKPSDM dalam penginputan data yang terintegrasi, sehingga perubahan/penambahan data/berkas layanan kepegawaian seperti SK Kenaikan pangkat, Kenaikan gaji berkala, SK mutasi, SK tugas belajar, cuti, SLKS, dan lain-lain dari setiap layanan kepegawaian dan pengembangan kompetensi pegawai dapat diinput kedalam sistem aplikasi SIASN secara tuntas,” sambungnya.

Agar data pegawai tetap terjaga dan terlindungi, maka pihaknya akan menandatangani Pakta Integritas bersama, dan menetapkan petugas admin kepegawaian tersebut melalui keputusan Walikota Bontang dengan dipandu dan dimonitor oleh tim dari Kantor Regional VIII Badan Kepegawaian Negara (BKN).

“Jadi, nanti ada SOP dan tata tertib yang memperjelas alur proses bisnis dan bersifat mengikat dalam proses updating data pegawai ini,” pungkasnya. (ADV)

20 Persen APBD untuk Pendidikan, Madri Pani Tekankan Pengelolaan yang Maksimal

0

TANJUNG REDEB – Sektor pendidikan dinilai Ketua DPRD Berau, Madri Pani harus lebih diperhatikan. Sebab, kualitas sangat berpengaruh terhadap suatu kemajuan bangsa.

Dikatakannya, saat ini pembangunan sekolah selalu dilakukan di perkotaan. Hal itu menurutnya membuat sekolah yang ada di wilayah perkampungan merasa iri.

“Padahal pembangunan infrastruktur harus disamaratakan. Jangan memandang letaknya ada di mana. Tetapi diupayakan bagaimana seluruh sekolah yang ada di Berau ini layak jadi tempat belajar dan mengajar,” ungkapnya.

Dia menegaskan, pemerintah harus maksimal dalam mengelola anggaran untuk pendidikan. Terlebih 20 persen dari APBD digelontorkan untuk sektor tersebut.

“Dengan besarnya APBD kita ini justru tidak layak jika masih ada sekolah yang kondisinya memprihatinkan,” imbuhnya.

Politikus Partai Nasional Demokrat (NasDem) ini menyebut, proses belajar mengajar harus maksimal. Jangan sampai, kata Madri, ada perbedaan di dunia pendidikan kabupaten paling utara Kaltim ini.

“Padahal pendidikan ini sangat berpengaruh terhadap masa depan anak-anak. Jangan ada perbedaan antara yang di perkotaan dan perkampungan. Saya harap ini jadi perhatian,” tandasnya. (ADV/KN)

Pembenahan Sarana dan Prasarana Wisata, DPRD Apresiasi Langkah Disbudpar Berau

0

TANJUNG REDEB – Langkah yang dilakukan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau mengenai lomba desain dan tagline pariwisata Berau diapresiasi jajaran legislatif.

Ketua Komisi II DPRD Berau, Andi Amir menilai, adanya tagline untuk pariwisata Bumi Batiwakkal dapat memajukan destinasi wisata. “Jadi saya kira dengan adanya terobosan dari Disbudpar ini sudah baik. Sehingga pariwisata kita tidak jalan di tempat,” katanya.

Dia mengungkapkan, sarana dan prasarana (Sarpras) penunjang objek wisata harus terus dilakukan pembenahan. “Jika dibarengi dengan keindahan alam yang kita miliki tentu menjadi nilai lebih,” ujarnya.

Dirinya mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau untuk terus menggali potensi-potensi pariwisata.”Jangan hanya Derawan, Maratua dan Bidukbiduk saja. Kita pasti masih memiliki ratusan potensi yang butuh sentuhan,” tuturnya.

Politikus Golkar ini juga mengharapkan potensi-potensi wisata di perkotaan dikembangkan. Jangan terpaku di wilayah yang memang sudah banyak diketahui wisatawan. “Misalnya di Sungai Segah, itu bisa menjadi wisata susur sungai. Kita harus jeli melihat potensi yang ada,” tandasnya. (ADV/KN)

Ketua DPRD Berau Dorong Ketersediaan Air Bersih di Poros Birang

0

TANJUNG REDEB – Belum terkoneksinya pipa PDAM di Poros Birang, Kecamatan Gunung Tabur didorong Ketua DPRD Berau, Madri Pani untuk segera direalisasikan. Terlebih hal itu merupakan kebutuhan mendasar masyarakat.

Dirinya mengungkapkan, pipa PDAM di poros Birang harus segera ditindaklanjuti, pasalnya akses air bersih sebagai faktor utama untuk langkah awal pencegahan kasus stunting.

“Bagaimana kita menekan dan mencegah angka stunting kalau air bersih saja tidak ada, karena air ini merupakan satu kebutuhan pokok yang harus diperhatikan oleh pemerintah,” ungkapnya.

Dia menyebut, ketersediaan air bersih merupakan hak dasar warga, terlebih masyarakat sudah berkontribusi melalui membayar pajak. “Jadi harus dipenuhi yang dibutuhkan masyarakat. Jangan membuat masyarakat kecewa, apalagi mengenai kebutuhan mendasar mereka,” katanya.

Menurut Madri, dengan anggaran yang telah dialokasikan untuk PDAM, diharapkannya PDAM segera bertindak cepat dan efisien dalam melayani masyarakat. “Ini harus diperhatikan, jika memang bisa langsung ditangani, ya segera. Jangan ditunda-tunda,” tegasnya.

Politikus Nasional Demokrat (NasDem) ini mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau untuk berkolaborasi dengan PDAM guna memastikan infrastruktur air bersih di Poros Birang segera terealisasi.

“Kita harus bersama-sama menekan angka stunting. Saya harap ini menjadi perhatian. Pemerintah harus segera mengkoneksikan pipa jaringan air di Poros Birang,” pungkasnya. (ADV/KN)