Beranda blog Halaman 1001

Festival Ramadan Kelurahan Maluhu, Jadi Ladang Rezeki Pelaku UMKM di Maluhu

0
Foto : Bupati Kukar Edi Damansyah saat mengunjungi lapak UMKM di Festival Ramadan Maluhu.

TENGGARONG – Lurah Maluhu, Tri Joko Kuncoro, mengumumkan bahwa Festival Ramadan tahun ini diselenggarakan di RT8 tepatnya di masjid Al Musyawarah.

Acara pembukaan Festival Ramadan, yang dibuka langsung oleh Bupati Kukar Edi Damansyah pada jumat (22/3/2024) malam, menampilkan beragam kegiatan seperti perlombaan hafalan surah pendek, azan, cerdas cermat, kaligrafi, hingga gerebek sahur. yang selalu dinantikan masyarakat. Kegiatan ini terbuka untuk umum, dengan partisipasi peserta dari berbagai daerah, termasuk Samarinda.

Salah satu sorotan utama acara ini adalah lomba gerbek sahur yang dijadwalkan pada tanggal 27 Maret 2024, yang diprediksi akan dihadiri oleh banyak peserta dari berbagai wilayah. Kegiatan ini juga menjadi peluang bagi pelaku UMKM setempat, yang didukung oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dengan memberikan rombong jualan untuk warga Maluhu yang membutuhkan.

“Nah penerima rombong ini yang menjadi pedagang UMKM dalam festival Ramadan, dan mereka ini yang memenuhi syarat penerima zakat atau santunan dari Baznas berupa rombong tadi, sebagai upaya untuk membantu meningkatkan kesejahteraan ekonomi mereka,” jelas Tri.

Dengan berbagai kegiatan menarik dan dukungan yang kuat dari berbagai pihak, Festival Ramadan di Maluhu diharapkan akan terus menjadi momen yang luar biasa dan memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat setempat.

Menariknya, acara ini akan bergiliran di masjid-masjid setempat setiap tahunnya, sebagai upaya memperkuat kebersamaan antar warga Kelurahan Maluhu Kecamatan Tenggarong Kabupaten Kutai Kartanegara ini. (Adv)

Penulis : Hanafi

Safari Ramadhan di Kota Bangun, Habib Abdurrahman Ajak Ribuan Jemaah Doakan Kepemimpinan Wabup Kukar

0
Istimewa

TENGGARONG – Ribuan masyarakat hadir dalam Safari Ramadhan bertajuk “Ramadhan Keren” bersama Wakil Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Rendi Solihin, Minggu (24/3/2024).

Bertempat di Halaman Masjid Al Ukhuwah, Desa Liang Ulu, Kota Bangun, tampak masyarakat antusias dengan hadirnya sejumlah ulama kondang Tanah Air.

Sejumlah ulama yang hadir, di antaranya Gus Azmi, Habib Abdurrahman bin Syihab dan Gus Hafidz.

Dalam sambutannya, Rendi Solihin mengungkapkan, Safari Ramadhan di Kota Bangun merupakan titik 14 yang telah disambanginya bersama jajaran Pemkab Kukar.

“Alhamdulillah saya bisa kembali lagi ke Kota Bangun. Sesuai janji saya beberapa waktu lalu, akhirnya bisa terealisasi Tabligh Akbar di sini,” ucapnya.

Rendi menjelaskan, agar dapat menjangkau lebih banyak masyarakat, pihaknya sengaja membagu tugas dengan Bupati Kukar, Edi Damansyah.

“Saya dan Pak Bupati bagi tugas, agar bisa menjangkau lebih banyak masyarakat di bulan Suci Ramadhan, karena kita tahu sendiri daerah Kukar ini sangatlah luas,” jelasnya.

Rendi memastikan, kecamatan lainnya juga akan dikunjungi dalam agenda Safari Ramadhan.

Sementara itu, Habib Abdurrahman bin Syihab takjub dengan antusias masyarakat yang memadati lokasi Safari Ramadhan.

“Luar biasa ini Pak Wakil Bupati, masyarakat memenuhi tempat ini, semoga semua mendapatkan keberkahan,” ucapnya dalam pembukaan ceramah.

Dalam ceramahnya, Habib Abdurrahman mengungkapkan tentang makna Bulan Ramadhan.

Habib Abdurrahman menjelaskan, Bulan Ramadhan merupakan hadiah untuk umat Nabi Muhammad SAW dari Allah SWT.

“Ramadhan merupakan bulan keberuntungan untuk kita, bulan ini dipenuhi banyak keuntungan. Jadi, tahun ini kita harus untung, jangan rugi terus kita,” tuturnya.

“Apalagi kita sudah mengerti, sudah tahu dari pemerintah, tahu dari ulama, yang selalu mengingatkan bahwa ini adalah hadiah dari Allah SWT, yakni Bulan Ramadhan,” sambungnya.

Tidak dipungkuri, terselenggaranya kegiatan Safari Ramadhan di Kecamatan Kota Bangun, tak terlepas dari peran besar Rendi Solihin, Ia pun mengajak seluruh jemaah untuk mendoakan Wakil Bupati Kukar, beserta pemimpin lainnya.

“Kita doakan Pak Wakil mendapatkan payung safaat dari Nabi Muhammad SAW, memayungi kehidupannya, keluarga, dan anak istrinya. Dijauhkan dari bala dan segala fitnah dunia, seperti Allah SWT menjaga para nabinya, Amin,” ucap Habib Abdurrahman. (Adv)

Warga Kelurahan Mangkurawang Bersatu dalam Gerakan Jumat Bersih: Menjaga Kebersihan, Meningkatkan Kualitas Hidup

0
Foto : kegiatan Jumat Bersih di Lingkungan Kantor Kelurahan Mangkurawang beberapa waktu lalu.

TENGGARONG – Kelurahan Mangkurawang, Kecamatan Tenggarong, merasakan manfaat positif dari keterlibatan aktif warga dalam menjalankan program kebersihan Jumat Bersih yang diselenggarakan setiap Jumat bergilir disetiap lingkungan RT. Melalui Gerakan Jumat Bersih pemerintah Kelurahan Mangkurawang, ketua Rukun Tetangga, ibu-ibu PKK, pemuda, dan tokoh masyarakat turut serta dalam membersihkan lingkungan.

Kegiatan yang dipimpin oleh Lurah Mangkurawang, Ardiansyah S. Sos, bersama Ketua RT 08 Syahril, bertujuan untuk membersihkan lingkungan dari sampah yang dibuang sembarangan. Ardiansyah menjelaskan pentingnya menggunakan tempat sampah dengan baik guna mencegah penumpukan sampah yang dapat mengganggu kenyamanan masyarakat.

“Sampah yang tidak ditangani dengan baik dapat mengganggu kenyamanan masyarakat di Kelurahan Mangkurawang,” ungkap Ardiansyah.

Selain manfaat langsung dalam menjaga kebersihan lingkungan, kegiatan Jumat Bersih juga diharapkan dapat mempererat hubungan antarwarga serta memperkuat ikatan persaudaraan di antara mereka. “Tujuan utama selain untuk kebersihan lingkungan dan kesehatan, yang terpenting juga adalah membangun hubungan masyarakat dan Kelurahan agar semakin kuat jalinan persaudaraan nya,” pungkasnya.

Dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat, termasuk pemuda dan ibu-ibu PKK, program kebersihan ini menjadi momentum untuk memupuk rasa tanggung jawab bersama dalam menjaga lingkungan yang bersih dan sehat. (adv)

Penulis : Hanafi

Ingatkan Pemerintah Perhatikan Kesejahteraan Nakes

0
Ketua DPRD Berau, Madri Pani.

TANJUNG REDEB – Kesejahteraan Tenaga Kesehatan (Nakes) dinilai Ketua DPRD Berau, Madri Pani harus diperhatikan dengan serius oleh pemerintah daerah.

Dia mengungkapkan, 10 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) disiapkan untuk sektor kesehatan. Sehingga, harus benar-benar berdampak positif terhadap roda perekonomian para nakes.

“10 persen dari APBD itu cukup besar. Maka, pemerintah daerah juga harus memperhatikan kesejahteraan para nakes,” sebutnya, Senin (25/3/2024).

Sehingga kesejahteraan nakes juga harus menjadi satu perhatian khusus. Terutama saat terjadi Kejadian Luar Biasa (KLB) penyakit menular seperti saat ini.

“Kalau kita mau pelayanan nakes kepada masyarakat itu lebih maksimal, termasuk dalam hal menangani situasi-situasi genting seperti saat ada wabah dan segala macam, maka pemerintah juga jangan perhitungan untuk meningkatkan kesejahteraan para nakes. Karena garda pertama kita dalam melawan wabah penyakit adalah nakes,” ucapnya.

Di sisi lain, ia juga mengingatkan kepada seluruh nakes yang ada, agar selalu ramah serta memberikan pelayanan terbaiknya kepada masyarakat.

Sebab tak jarang ia mendengar keluhan-keluhan masyarakat terkait pelayanan yang tidak maksimal dan terkadang merugikan masyarakat.

“Tapi tentunya nakes juga harus dengan kesadarannya, kalau melayani masyarakat utamakan keramahan, mau itu umum atau BPJS, keramahan adalah nomor satu,” pintanya. (adv/dez)

Soal Sertifikasi di Pulau Kecil, Saga Ingatkan Pemerintah Gandeng Masyarakat

0
Ketua Komisi III DPRD Berau, Saga

TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau berencana mensertifikasi beberapa pulau kecil yang ada. Salah satunya Pulau Kakaban.

Menanggapi hal itu, Ketua Komisi III DPRD Berau, Saga mengingatkan agar pemerintah daerah menggandeng masyarakat. Terlebih yang menyatakan diri sebagai pemilik lahan di Pulau Kakaban tersebut.

“Itu penting, agar tidak ada kesalahpahaman atau kejadian yang tidak diinginkan terjadi. Status lahan di sana harus diperhatikan juga terlebih dahulu,” ungkapnya, Senin (25/3/2024).

Dirinya mendorong Pemkab Berau untuk memperhatikan sebelum melakukan proses sertifikasi menjadi aset Pemkab agar tidak ada permasalahan sengketa yang terjadi di masa depan.

“Komunikasi yang utama. Jangan sampai ada permasalahan dengan masyarakat,” tuturnya.

Dia menyebut, ada beberapa opsi yang bisa diambil oleh pemerintah daerah. Seperti dengan melakukan pembesan lahan atau dengan kolaborasi melibatkan masyarakat di sana.

“Intinya bangun komunikasi terlebih dahulu. Sampai ketemu jalan keluarnya yang tidak merugikan kedua belah pihak,” ucapnya.

“Kita juga harus mengakui bahwa mereka punya dasar karena ada tanam tumbuh sebagai bukti bahwa itu milik mereka,” sambungnya.

Politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini menambahkan, Pulau Kakaban juga saat ini telah ditetapkan sebagai kawasan konservasi oleh Pemerintah Pusat. Namun dalam kawasan tersbut ada lahan milik masyarakat, dan belum ada pembicaraan lebih lanjut apakah akan dilakukan pembebasan atau seperti apa.

“Kita semua maunya sama-sama saling menjaga, dengan melibatkan masyarakat tentunya tidak masalah kan,” pungkasnya. (adv/dez)

Jangan Hanya Fokus Pembangunan Fisik, Ingatkan Pemerintah Atasi Kawasan Rawan Pangan

0
Anggota Komisi II DPRD Berau, Sri Kumalasari

TANJUNG REDEB – Adanya kawasan rawan pangan menjadi perhatian jajaran legislatif. Sehingga, pemerintah daerah diminta tak hanya fokus kepada pembangunan fisik.

Anggota Komisi II DPRD Berau, Sri Kumalasari mengungkapkan, pemerintah daerah harus memperhatikan ketahanan pangan. Apalagi, hal itu berkaitan dengan kebutuhan mendasar masyarakat.

“Jangan hanya melaksanakan pembangunan fisik. Pemerintah daerah juga harus merencanakan program-program untuk mengatasi kerawanan pangan,” sebutnya, Senin (25/3/2024).

Menurut politikus Golkar ini, ketahanan pangan tidak bisa dianggap hal yang ringan. “Harus diberi perhatian. Yang penting, jika ada program-program yang direncanakan, harus dapat mengatasi persoalan tersebut,” katanya.

Penanganan daerah rawan pangan dinilai penting dan perlu direncanakan dengan baik. Seperti Kampung Semurut yang masuk sebagai wilayah rawan pangan, padahal Kampung Semurut merupakan wilayah yang dikenal dengan daerah persawahannya.

“Bisa dicek program unggulan apa yang telah dicanangkan pemerintah untuk ketahanan pangan ini, rasanya tidak ada,” ujarnya.

Lanjutnya, DPRD Berau kedepannya akan melakukan koordinasi dengan Pemkab Berau serta instansi terkait untuk merumuskan program-program unggulan yang tepat dan akan langsung dikerjakan dalam pengentasan wilayah rawan pangan di Bumi Batiwakkal ini.

Baik program jangka panjang maupun program jangka pendek, semua cara akan diupayakan. “Kita upayakan semaksimal mungkin, kita akan kawal anggarannya dan menjadi program prioritas,” pungkasnya. (adv/dez)

Respons KLB Difteri, Syarifatul: OPD Terkait Harus Gerak Cepat

0
Wakil Ketua I DPRD Berau, Syarifatul Syadiah

TANJUNG REDEB – Wakil Ketua I DPRD Berau, Syarifatul Syadiah merespons Kejadian Luar Biasa (KLB) Difteri yang terjadi. Dirinya pun mendorong Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk gerak cepat.

Ia menuturkan, OPD terkait harus segera melakukan sosialisasi mengenai bahaya penyakit menular tersebut kepada masyarakat.

“OPD terkait, dalam hal ini Dinas Kesehatan harus mengambil langkah secepatnya, karena ini menyangkut dengan kesehatan masyarakat kita,” ujarnya, Senin (25/3/2024).

Dirinya pun menyoroti tingkat kematian akibat difteri yang mencapai 75 persen, terlebih di kabupaten paling utara Kaltim ini 3 diantara 4 pasien yang terjangkit mengalami meninggal dunia.

“Saya minta kepada Dinkes Berau untuk lebih meningkatkan sosialisasi ke masyarakat. Karena ini sudah masuk sebagai KLB, maka kewajiban Dinkes adalah memberikan sosialisasi bahaya penyakit ini, serta paling terpenting adalah pemerataan imunisasi,” ujarnya.

Imunisasi dikatakannya merupakan hal paling penting yang harus dilakukan, khususnya di daerah-daerah yang telah ditemukan kasus Difteri.

Ia pun berharap, tidak hanya daerah prioritas saja yang dapat menerima imunisasi Difteri, melainkan seluruh daerah atau kecamatan yang ada di Kabupaten Berau.

Selain itu, ia juga meminta agar masyarakat dapat mengikuti imunisasi tersebut demi menghindari penularan Difteri yang lebih meluas.

“Masyarakat juga harus mulai sadar bahwa imunisasi sangat penting bagi kesehatan, jadi ketika ada wabah penyakit menular seperti ini, tidak terlalu khawatir sebab sudah ada antibodi yang diberikan di dalam tubuh,” tandasnya. (adv/dez)

Pada Tahun 2023 Realisasi Anggaran Meningkat Sebesar 48,32 persen

0
Serah terima Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) tahun anggaran 2023.

TANJUNG REDEB – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Berau menggelar Rapat Paripurna terkait penyampaian Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Bupati Berau untuk Tahun Anggaran 2023 di Ruang Rapat, Kantor DPRD Berau, Jalan Gatot Subroto, Kecamatan Tanjung Redeb, Senin (25/3/24).

Rapat Paripurna tersebut dipimpin Ketua DPRD Berau, Madri Pani. Kemudian, dihadiri oleh Bupati Berau, Sri Juniarsih, Asisten III Setda Berau, Maulidiyah, Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemkab Berau dan para Anggota DPRD Berau.

Dalam sambutannya Bupati Berau, Sri Juniarsih mengungkapkan Kabupaten Berau berhasil merealisasikan pendapatan daerah tahun 2023 sebesar Rp4,7 Triliun atau 107,39 persen, meningkat dari tahun 2023 yaitu Rp3,1 Triliun atau meningkat 48,32 persen.

“Rapat LKPJ sebagai bentuk kinerja nyata Pemkab Berau, khususnya bupati dan wakil bupati dalam mewujudkan visi dan misi yang telah tertuang dalam RPJMD tahun 2021-2026,” ucapnya.

Dirinya mengatakan selama tahun anggaran 2023 banyak faktor yang mengalami peningkatan. Salah satunya, jumlah penduduk yang mengalami peningkatan. Pada tahun 2023 jumlah penduduk meningkat sebanyak 285.293 jiwa berbeda dengan tahun 2022 sebanyak 254.660 jiwa.

Selain itu, tingkat pengangguran terbuka tahun 2023 menurun menjadi 4,95 persen dibandingkan tahun 2022 sebesar 5,02 persen. Begitu pula angka kemiskinan ditahun 2023 menurun sebesar 0,11 persen dari 13.260 orang atau 5,54 persen dibanding tahun 2022 sebesar 5,65 persen.

Kemudian, Pada indeks pembangunan manusia tahun 2022 sebesar 76,24 persen dan meningkat jadi 76,21 persen. “Ini meningkat 0.62 persen poin, dimana Berau berada pada posisi keempat setelah Kota Samarinda, Balikpapan dan Bontang,” jelasnya.

Termasuk laju pertumbuhan PDRB Berau berdasarkan harga konstan ditahun 2023 mengalami peningkatan sebesar 5,44 persen dibanding tahun 2022 sebesar 3,95 persen. Selain itu, ia menjelaskan bahwa pertumbuhan ekonomi tahun 2023 yang positif terjadi di semua kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Timur.

“Untuk total perekonomian di Kaltim, Kabupaten Berau menyumbang sebesar 6 89 persen,” tandasnya. (adv/ril/dez)

Reporter: Aril Syahrulsyah
Editor: Dezwan

Kebersamaan Ramadhan: Lurah Mangkurawang Dorong Spiritualitas dan Keseimbangan Hidup

0
Foto : Lurah Mangkurawang Ardiansyah SSos, saat dikunjungi Wartawan KoranNusantara.com, diruangannya Senin(25/3/2024).

TENGGARONG – Ramadhan yang berjalan selama dua minggu telah memberikan inspirasi dan semangat baru bagi umat Muslim di sekitar wilayah Kelurahan Mangkurawang Kecamatan Tenggarong Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).

Dalam upaya menjaga nilai-nilai kebersihan jiwa dan hati, masyarakat setempat, termasuk Lurah Mangkurawang Ardiansyah SSos, telah aktif terlibat dalam berbagai kegiatan ibadah di masjid, mushola, serta lembaga pendidikan formal dan non-formal.

“Saat Ramadhan, kita harus mampu menjaga kebersihan hati dan jiwa, serta menahan diri dari perbuatan yang tercela,” ungkap Ardiansyah SSos kepada wartawan KoranNusantara.com saat ditemui di ruangannya Senin(25/3/2024).

Selain itu, mantan sekretaris Lurah Panji ini juga menggarisbawahi pentingnya peran masyarakat dalam menjaga keimanan dan keyakinan. Menurutnya, keseimbangan antara spiritualitas dan kebutuhan hidup yang baik adalah kunci untuk membangun masyarakat yang kokoh dan beriman.

“Dengan menghayati makna Ramadan ini maka kita akan mengerti bahwa kita harus mensyukuri apa yang telah diberikan Allah kepada kita,” tutupnya.

Dengan semangat ini, ia berharap agar bulan Ramadhan tidak hanya menjadi momentum untuk beribadah, tetapi juga untuk meningkatkan kualitas hidup dan kebersamaan di tengah-tengah masyarakat Kabupaten Kukar. (adv)

Penulis : Hanafi

Rapat Paripurna DPRD Berau Ungkap Peningkatan PAD Menjadi Rp4,7 Triliun

0
Suasana rapat paripurna Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) tahun anggaran 2023.

TANJUNG REDEB – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Berau menggelar Rapat Paripurna terkait penyampaian Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Bupati Berau untuk Tahun Anggaran 2023 di Ruang Rapat, Kantor DPRD Berau, Jalan Gatot Subroto, Kecamatan Tanjung Redeb, Senin (25/3/2024).

Rapat Paripurna tersebut dipimpin Ketua DPRD Berau, Madri Pani. Kemudian, dihadiri oleh Bupati Berau, Sri Juniarsih, Asisten III Setda Berau, Maulidiyah, Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemkab Berau dan para Anggota DPRD Berau.

Dalam sambutannya Bupati Berau, Sri Juniarsih mengungkapkan Kabupaten Berau berhasil merealisasikan pendapatan daerah tahun 2023 sebesar Rp4,7 Triliun atau 107,39 persen, meningkat dari tahun 2023 yaitu Rp3,1 Triliun atau meningkat 48,32 persen.

“Rapat LKPJ sebagai bentuk kinerja nyata Pemkab Berau, khususnya bupati dan wakil bupati dalam mewujudkan visi dan misi yang telah tertuang dalam RPJMD tahun 2021-2026,” ucapnya.

Dirinya mengatakan selama tahun anggaran 2023 banyak faktor yang mengalami peningkatan. Salah satunya, jumlah penduduk yang mengalami peningkatan. Pada tahun 2023 jumlah penduduk meningkat sebanyak 285.293 jiwa berbeda dengan tahun 2022 sebanyak 254.660 jiwa.

Selain itu, tingkat pengangguran terbuka tahun 2023 menurun menjadi 4,95 persen dibandingkan tahun 2022 sebesar 5,02 persen. Begitu pula angka kemiskinan ditahun 2023 menurun sebesar 0,11 persen dari 13.260 orang atau 5,54 persen dibanding tahun 2022 sebesar 5,65 persen.

Kemudian, Pada indeks pembangunan manusia tahun 2022 sebesar 76,24 persen dan meningkat jadi 76,21 persen. “Ini meningkat 0.62 persen poin, dimana Berau berada pada posisi keempat setelah Kota Samarinda, Balikpapan dan Bontang,” jelasnya.

Termasuk laju pertumbuhan PDRB Berau berdasarkan harga konstan ditahun 2023 mengalami peningkatan sebesar 5,44 persen dibanding tahun 2022 sebesar 3,95 persen. Selain itu, ia menjelaskan bahwa pertumbuhan ekonomi tahun 2023 yang positif terjadi di semua kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Timur.

“Untuk total perekonomian di Kaltim, Kabupaten Berau menyumbang sebesar 6 89 persen,” tandasnya. (ADV/KN)