Beranda blog Halaman 973

DPRD Kaltim Apresiasi Rencana Seminar Internasional dan Rakernas ALHI di FH Unmul

0

SAMARINDA – Sejumlah akademisi dari Fakultas Hukum Universitas Mulawarman (FH Unmul) dan Asosiasi Laboratorium Hukum Indonesia (ALHI) melakukan kunjungan silaturahmi ke DPRD Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) pada Selasa malam lalu (7/11/2023).

Kunjungan ini diterima oleh Ketua Komisi I DPRD Kaltim Baharuddin Demmu yang mewakili pimpinan DPRD Kaltim di Ruang VIP Gedung D, Lantai 6 DPRD Kaltim. Ia yang didampingi Anggota Komisi I DPRD Kaltim Jahidin, mengungkapkan rasa senang dan terima kasih atas kedatangan para akademisi hukum tersebut.

“Kami senang dan berterima kasih atas kunjungan bapak dan ibu di kantor kami. Ini merupakan kesempatan untuk bersilaturahim, berdiskusi, dan bertukar pikiran antara DPRD Kaltim dan para pakar atau akademisi hukum dari FH Unmul dan ALHI,” kata Demmu.

Polisiti PAN ini, juga mengungkapkan bahwa DPRD Kaltim selalu berusaha menjalin komunikasi dan kolaborasi dengan berbagai perguruan tinggi di Kalimantan Timur, baik negeri maupun swasta. Ia menilai bahwa peran dan kontribusi pemikiran akademisi sangat penting dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di daerah, khususnya dari aspek hukum.

“Setiap lini pemerintahan dan kebijakan pembangunan tidak bisa lepas dari aspek hukum. Termasuk kami sebagai anggota DPRD yang memiliki tugas dan fungsi legislatif. Kami terbuka menerima saran, masukan, bahkan kritik membangun dari para akademisi hukum untuk meningkatkan kinerja dan kualitas kami sebagai wakil rakyat,” ujarnya.

Legislator Dapil Kukar ini, juga menyampaikan apresiasi atas rencana pelaksanaan seminar internasional dan rapat kerja nasional ALHI yang akan diselenggarakan di FH Unmul. Ia berharap kegiatan tersebut dapat berjalan lancar dan maksimal, serta memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas fakultas hukum di Kalimantan Timur, Indonesia, dan masyarakat luas.

Acara silaturahmi ini ditutup dengan penyerahan cinderamata dari DPRD Kaltim kepada akademisi FH Unmul dan ALHI. Cinderamata tersebut diserahkan oleh Demmu kepada Dekan FH Unmul Mahendra Putra Kurnia, dan oleh Jahidin kepada Ketua ALHI Juajir Sumardi. (ADV/KN)

UU ASN Baru, DPRD Kaltim: Jangan Hambat Honorer Satpol PP Jadi P3K

0

BALIKPAPAN – Ketua DPRD Kaltim, Hassanudin Mas’ud, mendesak Pemerintah Provinsi Kaltim untuk segera menyelesaikan nasib tenaga honorer Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dengan mengangkat mereka menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).

Politisi Golkar ini mengatakan, pihaknya sudah mendapat surat dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) terkait hal ini.

“Kita minta eksekutif untuk segera menjawab, supaya status teman-teman Satpol PP yang sesuai UU bahwa Satpol adalah PNS itu kita bisa masukan,” ujarnya akhir pekan lalu.

Pria yang kerap disapa Hamas ini, menyatakan perubahan status honorer Satpol PP menjadi P3K memang terkendala oleh aturan baru yang dikeluarkan oleh Presiden Joko Widodo.

Aturan itu adalah UU Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menghapus tenaga honorer.

Namun, ia meyakini bahwa Pemprov Kaltim memiliki anggaran yang cukup untuk menjamin keberadaan honorer Satpol PP. Ia bahkan mengklaim bahwa APBD Daerah bisa menampung sekitar 3 ribu ASN seluruh Kaltim.

Oleh karena itu, ia mendorong Penjabat Gubernur Kaltim untuk membuat surat ke menteri terkait agar semua Satpol PP bisa diangkat menjadi P3K. Ia berharap hal ini bisa segera ditindaklanjuti oleh pemprov.

“Aturan yang membenturkan. Ini untuk seluruh kabupaten/kota, kemungkinan bisa seluruh Indonesia. Tapi kita tetap minta Kaltim dan seluruh kabupaten/kota semua jadi bagian P3K,” tutup Ketua DPRD Kaltim tersebut. (ADV/KN)

Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Berbagi Ilmu Kepemimpinan kepada Siswa MTs Negeri Samarinda

0

SAMARINDA – Sebanyak 350 siswa dan siswi Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri Samarinda bertandang ke kantor DPRD Provinsi Kalimantan Timur dalam rangka peningkatan mutu pembelajaran Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) tentang Suara Demokrasi, pada Rabu (8/11/23).

Ratusan pelajar tersebut dibekali pengetahuan berkaitan tentang Motivasi Kepemimpinan dan Kiat serta Tantangan Menjadi Pemimpin. Materi secara langsung disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Puji Setyowati dan Anggota Komisi IV DPRD Kaltim Fitri Maisyaroh.

Siswa dan siswi MTs Negeri Samarinda mengikuti kegiatan secara terpisah, yang mana dari total keseluruhannya dibagi menjadi 2 grup dengan 2 sesi pemaparan yang dilangsungkan di Ruang Rapat sisi kiri dan sisi kanan Gedung E Lantai Dasar Kantor DPRD Kaltim.

“Saya pikir ini adalah langkah strategis yang dilakukan oleh MTs Negeri Samarinda dalam rangka mempersiapkan Sumber Daya Manusia yang sehat, pintar,cerdas dan juga unggul, mempunyai daya saing dan yang paling penting mereka mempunyai karakter yang baik,” tutur Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Puji Setyowati saat ditemui usai menyampaikan paparan materinya.

Apresiasi itu diberikannya mengingat kunjungan MTs Negeri Samarinda ke DPRD Kaltim ini menurutnya ialah bagian daripada proses pembelajaran putra putri peserta didik, dalam menumbuhkan karakter kepemimpinan di P5.

“Harapan kita kurang lebih 26 tahun lagi mereka yang merupakan generasi z berumur 13 atau 14 tahun ini adalah calon-calon pemimpin kedepan. Sejak dini sudah dipersiapkan tidak hanya secara ilmu pengetahuan. Tetapi juga bagaimana kepekaan sosial di dalam menghadapi perubahan-perubahan di era digitalisasi dan juga bagaimana menumbuhkan karakter bagi anak-anak didik,” pungkasnya.

Selaras dengan itu, Kepala MTs Negeri Samarinda Misbakhus Sururi membenarkan bahwa kegiatan tersebut ialah salah satu rangkaian dari pembelajaran yaitu kegiatan P5 yang mana dilaksanakan dengan tujuan agar pelajar dapat mendapatkan pembelajaran secara langsung di luar lingkungan sekolahnya.

“Sehingga anak diajak untuk real belajar, turun mengalami atau bahkan melakukan pengalaman-pengalaman hidup. Tujuannya ketika nanti siswa terjun ke masyarakat, mereka sudah pernah punya pengalaman di dalam melaksanakan kehidupan atau bahkan pernah mempelajari tentang penyelesaian permasalahan yang ada di lingkungan kita,” ungkap Misbakhus Sururi menambahkan.

Setelah itu kegiatan ditutup dengan penyerahan cinderamata dari DPRD Kaltim untuk MTs Negeri Samarinda dan dari MTs Negeri Samarinda untuk DPRD Kaltim. (ADV/KN)

Program Kukar Berkah untuk Warga Desa Muara Badak Ilir, Rendi Solihin: Rp 1 Miliar untuk Masjid Nurul Iman

TENGGARAONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) terus berkomitmen untuk menuntaskan seluruh program pembangunan yang telah direncanakan.

Melalui program dedikasi Kukar Berkah, pemerintah bakal menyalurkan dana hibah untuk pembangunan Masjid Nurul Iman di Desa Muara Badak Ilir, Kecamatan Muara Badak, senilai Rp 1 Miliar.

Kukar Berkah merupakan salah satu program yang tercantum dalam visi dan misi Kukar Idaman.

Program Kukar Berkah meliputi berbagai aspek, mulai dari penyaluran sarana prasarana, kelengkapan alat ibadah, hingga rehabilitasi rumah ibadah.

Melalui program Kukar Berkah, pemerintah berhadap masyarakat memiliki akhlak mulia, unggul, dan berbudaya.

Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin

Terkait dengan penyaluran dana hibah untuk Masjid Nurul Iman, Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin berharap dapat dimanfaatkan sebaik mungkin sesuai dengan kebutuhan pembangunan masjid.

“Semoga dengan bantuan dana tersebut dapat memperlancar proses pembangunan Masjid Nurul Iman,” ucap Rendi Solihin.

Lanjut Rendi menjelaskan, saat ini proses pencairan dana hibah tengah dilakukan, dan ditargetkan dapat diterima pengurus masjid pada cepat pada akhir November mendatang.

“Mudah-mudahan dapat segera disalurkan, paling lama awal Desember sudah dapat diterima pengurus masjid,” imbuh Rendi.

Rendi berkelakar, pembangunan Masjid Nurul Iman bakal tuntas 100 persen di 2025 jika Edi Damansyah dan dirinya tetap menjadi Bupati dan Wakil Bupati Kukar.

“Kalau masih Edi Damansyah dan Rendi Solihin, kita tuntaskan di 2025,” ucap Rendi disambut tawa dan tepuk tangan masyarakat.

Sementara itu, masyarakat sekitar Masjid Nurul Iman mengucap syukur rasa terima kasih atas bantuan dari Pemkab Kukar.

“Alhamdulillah, ini sangat bermanfaat untuk pembangunan masjid kami. Terima kasih kepada Pak Bupati dan Pak Wakil atas perhatiannya kepada masyarakat kecil seperti kami,” ucap Mansyur, salah satu warga setempat. (ADV/KN)

Mancing Bareng 1 Ton Ikan Mas Akan Meriahkan HUT Ke-52  KORPRI Tahun Ini, Catat Tanggalnya!

BONTANG – Perayaan Hari Ulang Tahun Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) di lingkungan Pemkot Bontang pada tahun 2023 ini dipastikan berlangsung dalam suasana yang lebih meriah. Pasalnya Pengurus KORPRI Kota Bontang telah menyiapkan sejumlah agenda yang bukan hanya menyentuh kalangan ASN, tetapi juga merangkul warga Kota Bontang dalam konsep bakti sosial KORPRI. Apa saja gregetnya? Yuk, simak penelusuran Tim Redaksi.

Ditemui di Graha Taman Praja Bontang Lestari, Sudi Priyanto, Kepala BKPSDM sekaligus Sekretaris KORPRI Kota Bontang mengaku ada beberapa agenda yang disiapkan pihaknya untuk memeriahkan milad KORPRI pada tahun ini.

Pertama, perayaan puncak berupa Upacara Hibryd Terpusat Pengurus KORPRI pada semua level tingkatan yang akan digelar pada 29 November 2023  mendatang di Pendopo Rumah Jabatan Walikota Bontang.

Hibryd akan dirangkai juga dengan penyerahan Satya Lencana Karya Satya PNS, uang purna tugas bagi ASN pensiun TMT Juli sampai dengan Desember 2023, penyerahan uang tali asih bagi ahli waris ASN yang meninggal pada periode yang sama, serta penyerahan uang pembinaan bagi atlet ASN berprestasi. Baik pada ajang PORPROV, PORNAS maupun MTQ ASN yang telah dilaksanakan sepanjang tahun 2022 lalu. Hibryd terpusat ini merupakan acara internal bagi korps abdi negara yang memang berulang tahun pada tanggal 29 November.

Kedua, dan ini yang menurut Sudi akan terasa istimewa; adalah gelaran Even bertajuk ”Mancing Untung, Jalin Rukun = atau bisa disingkat MAUNJUN” yang akan dilaksanakan sebagai bagian dari rangkaian HUT ke-52 KORPRI Tahun 2023. “MAUNJUN, adalah bentuk bakti sosial KORPRI mewujudkan ASN yang manunggal dengan warga Kota Bontang,” kata Sudi.

Dalam event tersebut, KORPRI menyiapkan 1 ton ikan mas yang akan dipancing bersama  ASN dan warga Kota Bontang di Taman Pemancingan Tanjung Pura HOP 4 (Perumahan Griya Tata Selaras Gunung Elai).

Event ini juga dikemas dalam bentuk lomba mancing memperebutkan uang serta bagi pemancing yang beruntung dapat membawa pulang jackpot berupa ikan gurame, ikan lele, serta ikan mas berukuran jumbo penghuni Taman Pemancingan komersil terbesar di Kota Bontang itu.

Terlebih lagi, pihaknya juga menyediakan banyak doorprize menarik yang akan diumumkan selama para pemancing menunggu umpannya disambar. Karena itulah, Sudi mengajak ASN dan juga warga Kota Bontang meramaikan MAUNJUN pada tanggal 3 Desember 2023 mendatang (jangan lupa catat tanggalnya ya, Sob!). MAUNJUN ini juga merupakan bagian dari gelaran 77 even Tahun 2023 Kota Bontang.

Ditemui di tempat terpisah, Sekda Kota Bontang yang juga merupakan Ketua KORPRI Kota Bontang, Ir. Hj. Aji Erlinawaty, MM atau yang biasa disapa Bu Iin menyerukan ajakan yang sama.

“Yang pasti, MAUNJUN Ini bagian dari upaya KORPRI memberi hiburan dan kontribusi positif bagi warga Bontang. Banyak manfaat yang akan didapat dari MAUNJUN, terutama kedekatan, keakraban ASN dan Warga Kota Bontang bisa terjalin sesuai tagline-nya: Mancingnya Untung, ter-Jalin juga Rukun-nya, terlebih lagi ikan merupakan sumber protein bergizi yang banyak digemari oleh masyarakat luas,” tutup Iin di sela kesibukannya. (adv)

Maksimalkan Pontensi Desa, Pemdes Batuah Lakukan Pencatatan Aset Desa

TENGGARONG– Dalam rangka menggali potensi sumber keuangan agar mendapatkan Pendapatan Asli Desa (PADes) secara maksimal. Pemerintah Desa (Pemdes) Batuah di Kecamatan Loa Janan, Kutai Kartanegara, rutin melakukan pencatatan aset desa.

Kepala Desa (Kades) Batuah, Abdul Rasyid, menyadari bahwa pencatatan aset desa sangat penting untuk mengamankan dan mengoptimalkan sumber daya yang dimiliki. Banyak aset desa yang belum tercatat dengan baik, dan hal ini berpotensi menghambat pertumbuhan PADes.

“Aset-aset desa yang tidak tercatat dengan baik saat ini bisa menjadi sumber keuangan yang signifikan untuk desa jika dikelola dengan baik. Oleh karena itu, perbaikan pencatatan aset adalah langkah penting untuk meningkatkan PADes,” ujarnya, Rabu (8/11/2023).

Selain meningkatkan PADes, pencatatan aset yang baik juga akan membantu dalam perencanaan pembangunan desa. Misalnya, jalan usaha tani yang merupakan salah satu aset desa harus tercatat dengan baik agar pembangunan desa dapat berlanjut.

Rasyid akan membentuk tim percepatan pencatatan aset desa yang terdiri dari anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), kepala dusun (kadus), dan ketua Rukun Tetangga (RT). Tim ini akan bekerja sama dalam merampungkan pencatatan aset sehingga pemerintah desa dapat mengontrol dan mengelola aset dengan lebih efisien.

“Ketika semua aset tercatat dengan baik, maka kami akan mengintegrasikannya dalam peta desa, dan ini akan memudahkan pengawasan dan pengelolaan aset melalui situs web desa,” tutupnya. (Adv/KN)

Minimalisir Ilegal Fishing di Aliran Sungai, Kelurahan Loa Ipuh Bentuk Pokmaswas

TENGGARONG– Sebagai upaya meminimalisir ilegal fishing di aliran Sungai Loa Ipuh, Pemerintah Kelurahan Loa Ipuh, Kecamatan Tenggarong, membentuk Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas). Bertujuan untuk meminimalisir dan memberantas penangkapan ikan secara ilegal menggunakan jaring dan racun ikan di wilayah Kelurahan Loa Ipuh.

Melalui Lurah Loa Ipuh, Erri Suparjan, menyebut melalui Pokmaswas yang didukung oleh karang taruna dan warga setempat ini, mereka akan melaksanakan edukasi dan pengawasan terhadap praktik illegal fishing.

“Pengawasan illegal fishing yang telah berlangsung beberapa bulan terakhir merupakan upaya pelestarian lingkungan di sekitar Sungai Loa Ipuh,” ucap Erri, Rabu (8/11/2023).

Ia juga mengungkapkan bahwa Kelurahan Loa Ipuh berencana menjadikan Sungai Loa Ipuh sebagai lokasi pemancingan dan tujuan wisata. Erri merencanakan bahwa menjelang akhir tahun 2023, wisata pemancingan di aliran sungai tersebut akan mulai beroperasi.

Erri selanjutnya menjelaskan bahwa potensi perikanan di Sungai Loa Ipuh sangat besar karena sungai ini memiliki banyak ikan air tawar. Dengan adanya Pokmaswas dan usaha wisata ini, kelurahan juga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat setempat. Termasuk membuka lapangan pekerjaan terutama bagi pemilik perahu yang dapat menyewakan perahunya kepada para pemancing dan wisatawan.

“Kami berusaha agar usaha ini dapat direalisasikan dalam waktu dekat,” pungkasnya. (Adv/KN)

Atasi Stunting, Kecamatan Marangkayu Libatkan Perusahaan Swasta

TENGGARONG – Serius dalam mengatasi stunting, Kecamatan Marangkayu melibatkan pihak swasta untuk tekan stunting. Camat Marangkayu, Ambo Dalle, mengklaim bahwa kasus stunting di wilayahnya telah mengalami penurunan berkat kolaborasi berbagai pihak.

Ia pun turut mengapresiasi, terhadap langkah positif sejumlah perusahaan yang beroperasi di wilayahnya. Beberapa perusahaan tersebut antara lain PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur (PHKT) dan PT Pertamina Hulu Sanga-Sanga (PHSS).

Kedua perusahaan itu dinilai memiliki program yang positif seperti melakukan pembagian makanan atau asupan bergizi bagi masyarakat. Ia mengakui bahwa dukungan dari berbagai pihak, termasuk dunia usaha dan sektor swasta, seperti perusahaan minyak dan gas (migas) yang berinvestasi di Kecamatan Marangkayu, berdampak pada penurunan stunting.

“Alhamdulillah, masalah stunting di Kecamatan Marangkayu mengalami penurunan,” ungkap Ambo Dalle, Rabu (8/11/2023).

Dukungan yang diberikan mencakup upaya pemenuhan gizi masyarakat Kecamatan Marangkayu, terutama di wilayah operasi mereka setiap bulan. Misalnya PHKT memberikan makanan, seperti telur dan gizi lainnya secara langsung kepada warga. Bantuan tersebut dikumpulkan terlebih dahulu di kantor kecamatan dan dibawa langsung ke sekolah-sekolah.

Upaya ini terus dilakukan secara rutin oleh perusahaan migas tersebut sesuai arahan Bupati Kukar, Edi Damansyah. Untuk menurunkan angka stunting di wilayah tersebut. Pengendalian kemiskinan ekstrem juga menjadi perhatian dengan melakukan verifikasi dan validasi Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Serta berkoordinasi untuk menurunkan angka kemiskinan.

“Jangan sampai ada masyarakat yang mampu tapi masih masuk data DTKS,” tandasnya. (Adv/KN)

Makam Habib Tunggang Parangan di Anggana Dilakukan Pemugaran

TENGGARONG– Kompleks Makam Habib Hasyim bin Yahya atau dikenal Habib Tunggang Parangan di Desa Kutai Lama, Kecamatan Anggana akan dilakukan pemugaran. Dilakukan dengan kolaborasi antara pemerintah dan pihak swasta, dengan alokasi anggaran sekitar Rp 1 miliar.

Camat Anggana, Rendra Abadi, mengatakan pemugaran makam bertujuan untuk menjadikan Desa Kutai Lama sebagai wisata budaya, religi, hingga wisata sejarah. Mengingat makan Habib Tunggang Parangan kerap dikunjungi para peziarah.

Untuk diketahui, Habib Tunggang Parangan memiliki peranan besar dalam mensyiarkan agama Islam di Kalimantan Timur (Kaltim), khususnya Kerajaan Kutai di masa pemerintahan Raja Aji Mahkota.

“Kutai Lama itu komplit karena 3 item (wisata religi, sejarah, dan budaya) ada semua,” kata Rendra, Rabu (8/11/2023).

Tujuan pemugaran makam untuk memberikan fasilitas sarana prasarana yang nyaman bagi para masyarakat yang berkunjung. Kompleks di sekitar makam diperindah, tempat parkir kendaraan roda dua dan empat diperluas. Selain itu, juga disediakan masjid untuk tempat beribadah.

Setiap bulannya tidak sepi dari penziarah dari berbagai daerah, baik itu pagi, siang hingga malam hari. Diprediksi dalam setahun ribuan orang yang datang. “Pada hari-hari besar Islam itu pasti ramai, puncaknya waktu haul,” tutupnya. (Adv/KN)

Desa Tanjung Batu Bakal Bangun Gedung Pusban Tahun Depan

TENGGARONG– Desa Tanjung Batu, Kecamatan Tenggarong Seberang, tengah melakukan perencanaan untuk membangun gedung Puskesmas Pembantu (Pusban). Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Desa (Kades) Tanjung Batu, Husniansyah, Rabu (8/11/2023).

Ia mengatakan, saat ini pihaknya tengah gencar melakukan pembangunan infrastruktur untuk meningkatkan pelayanan masyarakat. Termasuk juga pembangunan pusban merupakan program yang menjadi prioritas Desa Tanjung Batu.

Menurut Husniansyah, pembangunan gedung Pusban ini sangatlah penting. Mengingat sampai saat ini Pusban Desa Tanjung Batu masih menumpang di Sekretariat Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Desa Tanjung yang kondisinya sangat memprihatinkan.

“Bangunan lama yang terbuat dari kayu sudah lapuk, itulah sebabnya kami mengajukan pembangunan konstruksi beton di lokasi baru ini,” katanya.

Realisasi pembangunan ini akan menggunakan dana dari Anggaran Penerimaan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Kukar. Saat ini, proses persiapan lahan sedang berlangsung di atas lahan seluas 600 meter persegi. Pembangunan fisiknya direncanakan akan dilakukan pada 2024 mendatang.

“Biaya untuk persiapan lahan mencapai sekitar Rp 200 juta,” pungkasnya. (Adv/KN)