Beranda blog Halaman 97

Iran Terancam Sanksi Ekonomi Terbesar AS, Selat Hormuz Ikut Jadi Sasaran

0
Seorang pria berjalan di depan mural dinding saat kehidupan sehari-hari berlanjut di tengah ketegangan yang sedang berlangsung antara Amerika Serikat di Teheran, Iran, pada 6 Agustus 2026. ANTARA/Fatemeh Bahram - Anadolu Agency /pri.

WASHINGTON – Menteri Keuangan Amerika Serikat Scott Bessent mengatakan negaranya akan menerapkan langkah sanksi ekonomi yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap Iran mulai pekan depan.

“Nantikan pengumuman lebih lanjut pekan depan karena kami akan menerapkan langkah-langkah yang belum pernah ada sebelumnya dalam sejarah isolasi ekonomi terhadap suatu negara,” ujar Bessent dalam wawancara dengan Newsmax.

Bessent menambahkan bahwa langkah ini akan mencakup kombinasi antara isolasi ekonomi yang belum pernah terjadi sebelumnya dan pemblokiran lebih lanjut terhadap Selat Hormuz.

Meski Teheran dan Washington telah menandatangani nota kesepahaman untuk mengakhiri konflik yang bermula pada 28 Februari, pada 8 Juli, Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa gencatan senjata tersebut tidak lagi berlaku.

Sejak saat itu pasukan AS telah melancarkan serangkaian serangan terhadap Iran. Komando Pusat AS (CENTCOM) berdalih serangan-serangan tersebut merupakan respons terhadap tindakan Iran yang menargetkan kapal-kapal komersial yang melintasi Selat Hormuz.

Iran tak tinggal diam. Militernya membalasnya dengan menyerang pangkalan-pangkalan AS di Timur Tengah.

Pada awal Agustus, Trump mengumumkan bahwa ia telah membatalkan serangan terhadap Iran mengingat adanya potensi kesepakatan damai, yang mencakup pembukaan Selat Hormuz dan kesepakatan mengenai program nuklir.

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Iran menyatakan Iran dan Oman telah menyepakati rincian geografis rute pelayaran bagi kapal-kapal yang melintasi selat tersebut. (ANT/KN)

Sumber: Sputnik

Sisir Selat Lombok, SAR Cari 5 Penumpang KMP Putri Yasmin yang Hilang

0
Foto tangkapan video dari Tim SAR, KMP Putri Yasmin yang terbakar di perairan Selat Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Rabu (12/8/2026) dini hari. ANTARA/Nur Imansyah.

MATARAM – Tim SAR gabungan memperluas area pencarian terhadap korban insiden terbakarnya kapal penumpang KMP Putri Yasmin di perairan Selat Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), hingga hari ketiga pada Jumat (14/8/2026).

Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi, mengatakan berdasarkan Rencana Operasi (Renops) SAR yang dikeluarkan oleh Kantor SAR Mataram, penyisiran pada Jumat (14/8) diperluas dengan mengerahkan tiga Search and Rescue Unit (SRU) utama yang mencakup sektor perairan hingga jalur udara.

“Pencarian pada hari ketiga ini melibatkan pembagian search area secara terstruktur guna mengoptimalkan penyisiran di lapangan,” ujarnya, Jumat (14/8/2026).

Tim yang dikerahkan yakni SRU 1 mengerahkan KN SAR 220 Mataram dan SRU 2 menggunakan KAL Lembar untuk pencarian di perairan, serta SRU 3 dengan mengoperasikan helikopter Finns SGi Air Bali, untuk melakukan pemantauan dan penyisiran dari udara guna memperluas jangkauan visual pencarian.

“Memasuki hari ketiga operasi SAR KMP Putri Yasmin ini, kami mengerahkan kekuatan secara maksimal melalui pembagian 3 SRU yang mencakup penyisiran permukaan laut menggunakan armada kapal dan pemantauan dari udara menggunakan helikopter Finns SGi Air Bali,” terangnya.

Operasi SAR ini melibatkan sinergi erat dari berbagai unsur instansi terkait, meliputi Kantor SAR Mataram da Kantor SAR Denpasar, Lanal Mataram, Kru Finns SGi Air Bali, Ditpolair Polda NTB, KSOP Lembar, BKK Lembar, SROP Lembar, JRP, BPTB, Gapasdap, DVI Biddokkes Polda NTB, Dikes Lobar, RSUD Tripat, RSUD Kota Mataram, RSUD Provinsi NTB, ASDP, serta Puskesmas Jembatan Kembar.

Sementara itu, pendukung pergerakan di lapangan didukung oleh pengerahan Alat Utama (Alut) yang komprehensif, di antaranya KN SAR 220 Mataram, RBB Mataram, RIB 02 Mataram, KN SAR Arjuna, RIB Nusa Penida, Helikopter Finns SGi Air Bali, KMP Portlink II, KMP Parama Kalyani, KAL Lembar, Kapal Polair KP XXI – 2015, Yacht Still Here, Yacht No Comment, serta armada ambulans dari RSUD NTB.

Diketahui hingga Kamis (13/8), total korban yang telah berhasil dievakuasi berjumlah 212 orang, dengan rincian 211 orang selamat dan 1 orang meninggal dunia.

Tim SAR gabungan kini memfokuskan pencarian pada lima orang penumpang yang dilaporkan masih belum ditemukan. (ANT/KN)

Prabowo Sebut Gaji Hakim Yunior Naik 280 Persen

0
Presiden Prabowo Subianto menyapa tamu undangan saat menghadiri Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI Tahun 2026 di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026). ANTARA FOTO/Fauzan/bay/kye (ANTARA FOTO/FAUZAN)

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pemerintah telah menaikkan penghasilan hakim paling yunior hingga 280 persen sehingga tingkat penghasilan hakim Indonesia, khususnya hakim yunior kini berada di atas rata-rata negara-negara ASEAN.

Hal itu disampaikan Prabowo dalam pidato kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPD RI dan DPR RI Tahun 2026 di Gedung MPR/DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

“Untuk hakim-hakim yang paling yunior, penghasilan mereka telah naik 280 persen, tertinggi dalam beberapa dasawarsa. Sekarang penghasilan hakim-hakim kita, terutama yang yunior berada di atas rata-rata ASEAN,” kata Prabowo.

Prabowo mengatakan kenaikan penghasilan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kesejahteraan hakim sekaligus menjaga kemandirian lembaga peradilan.

Menurut Prabowo, peningkatan penghasilan hakim juga terlihat dari posisi penghasilan Ketua Mahkamah Agung Indonesia yang kini disebut lebih tinggi dibandingkan penghasilan Ketua Mahkamah Agung Singapura.

“Bahkan Ketua Mahkamah Agung telah melaporkan kepada saya bahwa penghasilan ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia lebih tinggi dari penghasilan Ketua Mahkamah Agung Singapura,” ujarnya.

Namun, Prabowo menegaskan peningkatan kesejahteraan hakim harus berjalan beriringan dengan akuntabilitas dalam menjalankan tugas.

“Kita harus menjaga supremasi hukum dan kemandirian hakim. Pemerintah terus berusaha untuk meningkatkan taraf hidup hakim, tetapi kemandirian tidak berarti tanpa akuntabilitas hakim,” ujar Prabowo.

Pada Jumat, MPR RI, DPR RI, dan DPD RI, menggelar Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI yang salah satu agendanya adalah Pidato Presiden Prabowo Subianto dalam rangka Penyampaian Laporan Kinerja Lembaga-Lembaga Negara dan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Selain pidato, pemerintah juga akan menayangkan video capaian kinerja pemerintah.

Sidang tahunan ini merupakan agenda kenegaraan untuk menyambut HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang memiliki tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”. (ANT/KN)

Prabowo: Koruptor Dana MBG Orang Biadab dan Tak Pantas Dihormati

0
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI Tahun 2026 di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026). ANTARA FOTO/Fauzan/bay/kye

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menilai pihak-pihak yang melakukan korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak pantas dihormati dan tidak memiliki nilai kemanusiaan.

Prabowo menyampaikan hal itu dalam pidato kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPD RI dan DPR RI Tahun 2026 di Gedung MPR/DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

“Saya menilai mereka yang mau korupsi dari makan untuk anak-anak ini, ini adalah orang-orang biadab. Ini adalah orang-orang yang tidak pantas kita hormati. Menurut saya ini sudah sama sekali tidak ada nilai kemanusiaan,” kata Presiden.

Dalam pidatonya, Prabowo mengatakan pembangunan manusia menjadi bagian paling menentukan bagi masa depan Indonesia dan harus dimulai dari pemenuhan kebutuhan dasar, terutama gizi.

Program MBG, ucapnya, juga bertujuan untuk mengatasi persoalan gizi buruk yang masih dialami anak-anak di sejumlah daerah. Prabowo menyebut prevalensi gizi buruk di beberapa tempat masih mencapai 25 persen atau sekitar satu dari empat anak Indonesia.

Presiden menilai kondisi tersebut tidak boleh dibiarkan karena gizi buruk dapat menghambat perkembangan sel otak, otot, dan tulang anak.

“Kita tidak boleh menerima satu dari empat anak Indonesia mengalami stunting, kita tidak boleh menerima itu,” ujarnya.

Oleh karena itu, Prabowo menegaskan pemerintah akan terus menjalankan program MBG dengan melakukan perbaikan sekaligus meningkatkan efisiensinya.

“Dan oleh karena itu saya bertekad teruskan program-program MBG dengan perbaikan, dengan efisiensi,” kata Prabowo.

Pada Jumat, MPR RI, DPR RI, dan DPD RI, menggelar Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI yang salah satu agendanya adalah Pidato Presiden Prabowo Subianto dalam rangka Penyampaian Laporan Kinerja Lembaga-Lembaga Negara dan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Selain pidato, pemerintah juga akan menayangkan video capaian kinerja pemerintah.

Sidang tahunan ini merupakan agenda kenegaraan untuk menyambut HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang memiliki tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”. (ANT/KN)

Bea Cukai Bongkar Modus Penyelundupan 23,7 Kg Emas Lewat Soekarno-Hatta

0
Menteri Keuangan , Purbaya Yudhi Sadewa bersama Tim Ditjen Bea Cukai Soekarno-Hatta menunjukkan barang bukti emas hasil pengungkapan kasus penyelundupan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. (Foto: Istimewa)

TANGERANG – Upaya membawa keluar Indonesia 23,793 kilogram emas senilai sekitar Rp63 miliar berhasil digagalkan Bea Cukai Soekarno-Hatta bersama Aviation Security (Avsec) Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Dalam waktu kurang dari 24 jam, petugas membongkar dua aksi penyelundupan dengan modus berbeda.

Dua penindakan tersebut berlangsung pada 10 dan 11 Agustus 2026 di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Dari dua kasus itu, petugas mengamankan total 23,793 kilogram emas dengan perkiraan nilai pasar mencapai Rp63 miliar.

Modus yang digunakan pelaku cukup beragam. Pada penindakan pertama, emas disembunyikan di sejumlah bagian tubuh, pakaian dalam yang telah dimodifikasi, hingga tas hand carry.

Sementara pada kasus kedua, penyelundupan memanfaatkan jalur operasional bandara dengan melibatkan staf ground handling untuk membawa emas dan menyerahkannya kepada penumpang di area keberangkatan internasional.

Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan, pola penyelundupan yang semakin beragam menuntut Bea Cukai meningkatkan kemampuan pengawasan dan tidak berhenti pada pemeriksaan konvensional.

“Bea Cukai sebagai penjaga border Indonesia terus meningkatkan kapabilitas dan harus selalu selangkah lebih maju dalam mengantisipasi berbagai modus penyelundupan yang terus berkembang,” ujar Purbaya dalam konferensi pers di Bandara Soekarno-Hatta, Kamis (13/8/2026).

Menurutnya, pengawasan harus menggabungkan teknologi pemeriksaan, analisis risiko, analisis data penumpang, pengawasan lapangan, serta sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan di bandara.

Penindakan pertama bermula ketika petugas Avsec dan Bea Cukai menemukan dugaan pembawaan emas oleh seorang penumpang warga negara China di Terminal 3 Keberangkatan.

Dari pemeriksaan terhadap tas hand carry, petugas menemukan emas berbentuk silinder atau telur.
Pendalaman kemudian berlanjut. Petugas kembali menemukan seorang penumpang lain berdasarkan anomali hasil pemeriksaan body scanner.

Setelah dilakukan pemeriksaan, ditemukan emas berbentuk silinder yang disembunyikan di dalam pakaian dalam yang telah dimodifikasi.

Tim Bea Cukai kemudian melakukan analisis data penumpang melalui Passenger Analysis Unit (PAU). Hasil analisis menunjukkan adanya dugaan keterkaitan kedua penumpang tersebut dengan penumpang lain yang akan melakukan perjalanan menggunakan dua penerbangan tujuan Hong Kong, yakni CX798 dan GA860.

Sebanyak lima penumpang lain yang diduga terkait kemudian diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Dari pemeriksaan tersebut, petugas kembali menemukan emas berbentuk telur dengan modus inserter yang disembunyikan pada area kemaluan dan dubur. Petugas juga menemukan emas yang disembunyikan dalam celana dalam yang telah dimodifikasi.

Secara keseluruhan, dalam penindakan pertama Bea Cukai mengamankan tujuh penumpang beserta 41 keping emas dengan berat total 17,436 kilogram.
Nilai pasar emas tersebut diperkirakan mencapai Rp46 miliar.

Hasil pengujian menggunakan Detektor Mineral XRF menunjukkan seluruh emas memiliki kadar Au 99,99 persen atau 24 karat.

Berdasarkan hasil gelar perkara, tujuh penumpang tersebut dinilai telah memenuhi unsur tindak pidana penyelundupan di bidang ekspor sebagaimana dimaksud dalam Pasal 102A huruf a Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2006 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1995 tentang Kepabeanan.

Belum genap 24 jam setelah penindakan pertama, Bea Cukai kembali menggagalkan upaya penyelundupan emas.

Kali ini, modus yang digunakan berbeda. Seorang staf ground handling kedapatan membawa emas melalui jalur khusus karyawan atau loading dock.

Emas tersebut diduga akan diserahkan kepada seorang penumpang yang hendak terbang menuju Dubai menggunakan penerbangan EK357.

Dalam pemeriksaan, petugas menemukan tujuh keping emas berbentuk cast bar dengan berat 6,357 kilogram.

Emas tersebut memiliki perkiraan nilai pasar mencapai Rp17 miliar dan disimpan dalam tas ransel serta koper kabin tanpa dilengkapi dokumen kepabeanan.

Dua penindakan tersebut menunjukkan bahwa upaya penyelundupan tidak hanya memanfaatkan penumpang sebagai pembawa barang, tetapi juga berupaya memanfaatkan akses operasional di lingkungan bandara.

Purbaya menegaskan, setiap pengungkapan harus dikembangkan untuk mengetahui jaringan di balik penyelundupan, termasuk asal barang hingga pihak yang menjadi tujuan penyerahan.

“Setiap temuan harus dikembangkan, tidak berhenti pada siapa yang membawa barang, tetapi juga dari mana barang berasal, kepada siapa akan diserahkan, dan siapa saja yang akan terlibat,” tegasnya.

Secara keseluruhan, dua penindakan tersebut menghasilkan penyitaan 23,793 kilogram emas dengan perkiraan nilai pasar mencapai Rp63 miliar.

Untuk pengembangan perkara dan menelusuri asal-usul emas, Bea Cukai Soekarno-Hatta melakukan sinergi dengan Bareskrim Polri dan Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Kementerian ESDM.

Pemerintah juga mengingatkan bahwa pembawaan emas ke luar negeri wajib memenuhi ketentuan kepabeanan dan ketentuan ekspor yang berlaku.

Ketentuan barang bawaan penumpang antara lain diatur melalui PMK Nomor 203/PMK.04/2017 sebagaimana telah diubah dengan PMK Nomor 34 Tahun 2025.

Selain itu, sejak 23 Desember 2025 berlaku PMK Nomor 80 Tahun 2025 yang mengatur jenis barang ekspor berupa emas tertentu yang dikenakan Bea Keluar.

Masyarakat yang hendak membawa emas ke luar negeri diimbau menyampaikan pemberitahuan kepada petugas Bea Cukai, memastikan kewajiban Bea Keluar, serta memenuhi ketentuan larangan dan pembatasan.

Pemerintah menegaskan pengawasan akan terus diperkuat, terutama terhadap lalu lintas barang dan penumpang internasional serta komoditas bernilai tinggi yang memiliki kewajiban kepabeanan dan ketentuan ekspor. (*/rls)

Editor : Nicha R

115 Warga Kotawaringin Timur Dapat Kepastian Pemanfaatan 217 Hektare Tanah dari Badan Bank Tanah

0
Masyarakat penerima manfaat telah menandatangani Perjanjian Pemanfaatan tanah dalam program Reforma Agraria di atas HPL Badan Bank Tanah, Kotawaringin Timur. (Foto: Istimewa)

KOTAWARINGIN TIMUR – Sebanyak 115 warga di Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, mendapat kepastian pemanfaatan tanah melalui program Reforma Agraria yang dilaksanakan Badan Bank Tanah.

Totalnya ada 150 bidang tanah dengan luas mencapai 217,914 hektare yang menjadi objek perjanjian pemanfaatan yang ditandatangani masyarakat.

Penandatanganan Perjanjian Pemanfaatan dengan subjek Reforma Agraria tersebut berlangsung pada 29–30 Juli 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu tahapan pelaksanaan Reforma Agraria di atas Hak Pengelolaan (HPL) Badan Bank Tanah.

Bagi masyarakat penerima manfaat, perjanjian tersebut menjadi langkah penting untuk memberikan kepastian dalam pemanfaatan tanah yang selama ini mereka kelola. Program tersebut sekaligus diarahkan agar tanah dapat dimanfaatkan secara tertib, produktif, dan berkelanjutan.

Badan Bank Tanah melaksanakan program tersebut bersama Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur dan Kantor Pertanahan Kabupaten Kotawaringin Timur.

Kolaborasi ketiga pihak ditujukan untuk memperkuat pelaksanaan Reforma Agraria sekaligus membuka akses masyarakat terhadap legalitas dan pemanfaatan tanah yang berpotensi memberikan nilai tambah secara ekonomi.

Salah satu Subjek Reforma Agraria, Wasmo, mengapresiasi pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, program Reforma Agraria memberikan kepastian hukum terhadap tanah yang mereka manfaatkan.

“Terima kasih kepada pemerintah, khususnya Badan Bank Tanah atas pelaksanaan program Reforma Agraria. Program ini memberikan kepastian hak hukum hak atas tanah bagi kami,”ujarnya.

Harapan serupa disampaikan Susanti, Subjek Reforma Agraria lainnya. Ia berharap manfaat program tersebut tidak berhenti di wilayah Kotawaringin Timur, tetapi dapat diperluas ke daerah lain sehingga semakin banyak masyarakat memperoleh kepastian atas tanah yang mereka manfaatkan.

“Semoga ke depan sertipikatnya dapat memberikan ketenangan dan menjadi harapan untuk masa depan anak saya. Saya juga berharap program Reforma Agraria dapat terus diperluas ke seluruh Indonesia agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya,”paparnya.

Plt. Kepala Badan Bank Tanah, Hakiki Sudrajat, mengatakan keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam keberhasilan pelaksanaan Reforma Agraria di atas HPL Badan Bank Tanah.

Ia menekankan bahwa kepastian pemanfaatan tanah harus diikuti dengan pengelolaan yang tertib dan produktif agar tanah dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Pemanfaatan tanah yang tertib dan produktif merupakan bagian penting dalam memastikan tanah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Melalui sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur dan Kantor Pertanahan, kami terus mendorong agar tanah yang dimanfaatkan masyarakat dapat memberikan nilai ekonomi dan mendukung peningkatan kesejahteraan,” terang Hakiki dalam keterangan resminya, Jumat (14/8/2026).

Dengan adanya program tersebut, masyarakat penerima manfaat diharapkan mampu mengoptimalkan tanah sesuai peruntukannya.

Pemanfaatan tersebut diarahkan tidak hanya untuk memastikan tanah dikelola secara tertib, tetapi juga meningkatkan produktivitas, membuka peluang ekonomi, serta memperkuat kemandirian masyarakat.

Badan Bank Tanah menilai pengelolaan tanah secara optimal dapat menjadi salah satu instrumen untuk mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat penerima manfaat.

Pelaksanaan Reforma Agraria di Kotawaringin Timur ini sekaligus menunjukkan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, Kantor Pertanahan, Badan Bank Tanah, dan masyarakat dalam memastikan tanah tidak sekadar memiliki kepastian pemanfaatan, tetapi juga mampu memberikan nilai ekonomi secara berkelanjutan. (*/rls)

Editor : Nicha R

Resmi Tutup Porsentara 2026. Basuki: Semarak Kemerdekaan di Nusantara Belum Berakhir

0
Rangkaian kegiatan Pekan Olahraga dan Seni Nusantara (Porsentara) Tahun 2026 sejak 27 Juli hingga 13 Agustus 2026 resmi berakhir. Ratusan kontingen unjuk gigi dalam menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Ibu Kota Nusantara. (Foto: Humas OIKN)

NUSANTARA — Rangkaian kegiatan Pekan Olahraga dan Seni Nusantara (Porsentara) Tahun 2026 resmi berakhir pada Kamis (13/08/2026) malam, dengan penampilan berbagai kontestan Nusantara Idol di Multifunction Hall Kantor Bersama 3, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara.

Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), Basuki Hadimuljono, yang menutup secara resmi gelaran tahunan tersebut, menyampaikan terima kasih atas partisipasi 138 kontingen dari berbagai instansi dan komunitas yang berada serta beraktivitas di kawasan Nusantara. Bagi Basuki, Porsentara bukan akhir dari semarak rangkaian kegiatan dalam menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

“Rekan-rekan sekalian dan para tamu serta mitra yang hadir dan telah mengikuti ajang Porsentara Tahun 2026, ini belum akhir dari rangkaian kemerdekaan kita. Tapi apapun, saya sampaikan selamat kepada para juara umum dan yang telah memeriahkan Porsentara ini. Tahun depan, kita akan adakan lagi (Porsentara) dengan lebih meriah,” sambutnya.

Porsentara Tahun 2026 mengusung tema “Berkompetisi Sehat dan Berkarya Hebat” dan berlangsung sejak 27 Juli hingga 13 Agustus 2026. Tahun ini, Porsentara mempertandingkan sembilan cabang kompetisi yang terbagi dalam kategori olahraga, seni, serta permainan rakyat/tradisional, yaitu basket, bulu tangkis, e-sport, tenis meja, Senam Kesegaran Jasmani (SKJ), balap karung, tarik tambang, fotografi, serta Nusantara Idol atau menyanyi.

Deputi Bidang Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat Otorita IKN, Alimuddin, selaku Koordinator Pelaksana Kegiatan bersama Kedeputian Bidang Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam (LHSDA), menyampaikan bahwa Porsentara 2026 dirancang sebagai ruang yang mempertemukan antarinsan Nusantara. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang untuk memperkuat karakter, kreativitas, sportivitas, dan silaturahmi.

“Sebagai laporan, maksud dan tujuan Porsentara ini adalah ruang untuk menyalurkan bakat, membentuk karakter sesuai dengan tema yang kita bawa tahun ini, “Berkompetisi Sehat dan Berkarya Hebat”, serta ajang untuk menguatkan tali silaturahmi, termasuk bagi anggota keluarga baru kita di Ibu Kota Nusantara. Ajang ini sekaligus untuk menjunjung tinggi sportivitas di arena olahraga serta melahirkan karya seni kreatif,” ujar Alimuddin.

Menutup kegiatan tersebut, Basuki kembali mengajak seluruh peserta, kontingen, dan masyarakat untuk melanjutkan semarak kemerdekaan melalui sejumlah agenda publik pada 15 Agustus 2026. Rangkaian tersebut meliputi penanaman pohon bersama, karnaval kebudayaan, Merdeka Night Run, dan Merdeka Vaganza yang akan menjadi bagian dari perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Nusantara.

“Rekan-rekan sekalian, pada 15 Agustus kita juga masih ada kegiatan yang monumental untuk memecahkan rekor MURI dengan menanam 1.708 bibit pohon bersama. Kita semua harus hadir. Setelah itu juga ada karnaval dan Merdeka Night Run, dengan peserta yang mendaftar sudah lebih dari 3.000 orang. Dan ingat, pakai atribut yang bernuansa merah dan putih.” tutup Basuki.

Penulis : Humas Otorita IKN

Menginap di HARRIS Samarinda: Kamar Lega, Kuliner Beragam, Mahakam dari Jendela

0

ADA pengalaman berbeda ketika menginap di hotel dengan jendela kamar yang langsung menghadap Sungai Mahakam. Apalagi malam hari, ketika lampu Jembatan Mahakam menyala berganti warna dan pantulannya terlihat di permukaan sungai.

Pemandangan itu yang saya dapatkan saat terakhir menginap di HARRIS Hotel Samarinda bersama istri, Selasa, 14 Juli 2026.

Ini bukan pertama kali saya menginap di HARRIS. Sudah beberapa kali saya bermalam di hotel yang berada di Jalan Untung Suropati, Samarinda, tersebut. Namun, kunjungan terakhir memang punya cerita tersendiri.

Saat itu Media Kaltim Network menggelar Appreciation Night. HARRIS menjadi lokasi acara yang mempertemukan jajaran Media Kaltim Network dengan kepala daerah, pimpinan perusahaan, mitra, dan sejumlah undangan.

Karena kegiatan digelar di hotel yang sama, saya dan istri memilih menginap satu malam. Kebetulan kerja sama penyelenggaraan event juga membuat kami mendapatkan rate khusus untuk kamar.

Pilihan menginap ternyata tepat. Setelah seluruh rangkaian acara selesai malam itu, tidak perlu lagi berkendara pulang. Tinggal naik ke kamar dan beristirahat.

Apalagi kamar yang saya dapatkan menghadap langsung Sungai Mahakam.

Dari jendela kamar, bentang sungai dan Jembatan Mahakam terlihat jelas. Siang hari sudah bagus. Malam hari lebih menarik.

Lampu jembatan berganti warna. Merah, biru, ungu, dan warna lainnya terlihat jelas dari kamar. Cahayanya memantul di Sungai Mahakam. Sesekali kapal melintas.

Saya dan istri beberapa kali berdiri di dekat jendela melihat pemandangan itu. Padahal masih di Samarinda. Tapi melihat Mahakam dari kamar malam itu memang terasa berbeda.

WhatsApp Image 2026 08 12 at 13.36.04 1

KAMAR LEGA, ADA KEJUTAN

Begitu masuk kamar, yang langsung terasa adalah ukurannya cukup lega. Bersih dan tertata rapi.

Warna putih mendominasi kamar dengan sentuhan oranye yang menjadi ciri HARRIS. Tempat tidurnya besar. Ada sofa panjang, televisi, meja, serta ruang yang masih cukup lapang untuk bergerak.

Setelah seharian mengikuti rangkaian Appreciation Night, kamar seperti ini memang pas untuk beristirahat.

Ada kejutan saat pertama masuk. Di atas tempat tidur sudah disiapkan handuk yang dibentuk menyerupai gajah. Di sampingnya terdapat welcome amenities dan cookies.

Rupanya ini menjadi bagian dari penyambutan HARRIS atas kerja sama pelaksanaan Media Kaltim Network Appreciation Night.

Saya tentu senang. Apalagi setelah seharian mengurus acara. Ini juga pertama kalinya, dari beberapa kali menginap di HARRIS, saya mendapat penyambutan seperti itu.

Soal pelayanan, sejauh yang saya rasakan selama beberapa kali menginap juga cukup konsisten. Pegawainya ramah dan responsif ketika tamu membutuhkan bantuan.

HARRIS Samarinda memiliki 143 kamar dan suite. Pilihannya mulai HARRIS Room City View dan HARRIS Room River View hingga tipe balkon dan suite yang menghadap Sungai Mahakam.

Kalau ingin menikmati Mahakam seperti yang saya dapatkan malam itu, kamar yang menghadap sungai tentu bisa menjadi pilihan.

WhatsApp Image 2026 08 12 at 13.36.03 1

SARAPAN SEMENTARA DI LANTAI 5

Paginya, giliran urusan sarapan. Saya termasuk orang yang memperhatikan pilihan makanan ketika menginap di hotel. Di HARRIS, pilihannya cukup banyak. Tidak terpaku pada satu atau dua menu.

Ada makanan berat, roti, buah, hingga berbagai menu lainnya. Pilihannya banyak. Saya dan istri pun bisa memilih sarapan sesuai selera masing-masing.

Ada yang berbeda saat saya menginap kali ini. Area restoran yang biasanya digunakan untuk sarapan di lantai M sedang direnovasi. Untuk sementara, sarapan dipindahkan ke lantai 5.

Asisten Marketing & Brand Manager HARRIS Hotel Samarinda, Nuno Firmansyah, mengatakan renovasi dilakukan untuk memperluas area restoran sekaligus meningkatkan kenyamanan tamu.

“Kami ingin memberikan kenyamanan lebih kepada tamu. Setelah renovasi, area restoran akan lebih luas dan tentunya lebih nyaman. Tahun ini targetnya sudah bisa difungsikan,” kata Nuno.

Meski tempatnya sementara berpindah, pelayanan sarapan tetap berjalan seperti biasa. Pilihan makanannya juga tetap beragam. Saya dan istri tetap bisa menikmati sarapan dengan nyaman sebelum kembali beraktivitas.

KOLAM RENANG MENGHADAP MAHAKAM

Masih di lantai 5, ada satu fasilitas yang sayang dilewatkan. Kolam renang.

Yang menarik bukan hanya kolamnya. Pemandangan dari area ini juga bagus karena terbuka ke arah Sungai Mahakam.

Hotel menyediakan kolam untuk dewasa dan anak-anak. Kalau menginap bersama keluarga, area ini bisa menjadi tempat menghabiskan waktu tanpa harus keluar hotel.

Duduk di sekitar kolam juga enak, terutama menjelang sore ketika suasana Mahakam mulai berubah.

Selain kolam renang, HARRIS juga memiliki Dino Kids Corner, pusat kebugaran, H’Spa, HARRIS Café, dan Pool Bar.

Jadi kalau datang bersama keluarga juga tidak akan kekurangan aktivitas. Tidak melulu harus menginap karena urusan kerja.

WhatsApp Image 2026 08 12 at 13.36.03 3

EVENT SELESAI, TINGGAL NAIK KE KAMAR

Pengalaman saat Media Kaltim Network Appreciation Night membuat saya melihat kelebihan lain HARRIS.

Bukan hanya sebagai tempat menginap. Event dan akomodasi bisa berada di satu tempat.

Media Kaltim menggelar acara di HARRIS. Tamu dan mitra datang, rangkaian kegiatan berlangsung hingga malam. Setelah semuanya selesai, saya bersama istri tinggal naik ke kamar.

Tidak perlu lagi memikirkan perjalanan pulang malam itu.

Saya justru merasakan sendiri enaknya ketika acara dan tempat menginap berada di satu lokasi. Untuk gathering, rapat, seminar, peluncuran produk, wedding, atau kegiatan perusahaan, pola seperti ini jauh lebih praktis. Apalagi kalau ada tamu dari luar Samarinda.

HARRIS punya fasilitas cukup besar untuk kebutuhan tersebut. Hotel memiliki tiga ruang pertemuan serta Mahakam Ballroom yang mampu menampung hingga 1.500 orang.

Mahakam Ballroom memiliki luas sekitar 1.152 meter persegi dan dapat dibagi menjadi Mahakam 1 dan Mahakam 2. Selain itu, tersedia Happy Meeting Room, Simple Meeting Room, dan Easy Meeting Room.

Pilihan ruangannya cukup beragam, mulai untuk rapat dengan peserta terbatas hingga acara besar.

Pengalaman Media Kaltim juga menunjukkan keuntungan lainnya. Kerja sama penyelenggaraan event memungkinkan kami mendapatkan rate khusus kamar.

Untuk perusahaan yang menggelar kegiatan sekaligus membutuhkan kamar untuk tamu, ini tentu lebih praktis. Acara berlangsung di satu tempat, sementara peserta dari luar kota tidak perlu mencari penginapan lain.

MAU KE MANA-MANA DEKAT

Lokasi HARRIS juga menjadi salah satu kelebihannya.

Big Mall Samarinda sangat dekat, sekitar tiga menit berkendara. Islamic Center sekitar lima menit, kawasan perkantoran pemerintahan sekitar 15 menit, pusat kota sekitar 20 menit, sedangkan perjalanan menuju Bandara APT Pranoto sekitar 35 menit.

Mau keluar makan, berbelanja, bertemu orang, atau ada keperluan lain juga tidak terlalu repot.

Parkirannya luas. Ini saya rasakan sendiri ketika Media Kaltim menggelar Appreciation Night. Saat banyak undangan datang hampir bersamaan, ketersediaan tempat parkir tentu penting, terutama untuk kegiatan dengan jumlah peserta cukup besar.

Dalam satu lokasi, banyak kebutuhan bisa diselesaikan. Menggelar acara, menginap, makan, berenang, hingga pertemuan bisnis.

WhatsApp Image 2026 08 12 at 13.37.06

MAHAKAM DARI KAMAR

Dari beberapa kali menginap di HARRIS Samarinda, ada beberapa hal yang menurut saya cukup konsisten.

Kamarnya lega dan bersih. Pegawainya ramah. Pilihan makanan beragam. Kolam renangnya punya pemandangan bagus. Parkiran luas. Lokasinya juga strategis.

Namun, kunjungan 14 Juli lalu paling saya ingat. Selain bertepatan dengan Media Kaltim Network Appreciation Night, saya mendapatkan kamar yang menghadap langsung Sungai Mahakam.

Malam itu, setelah acara selesai, saya dan istri sempat berdiri di depan jendela kamar.

Jembatan Mahakam terlihat terang. Lampunya berganti-ganti warna. Cahayanya memantul di permukaan sungai.

Kami masih berada di Samarinda, kota tempat sehari-hari bekerja dan beraktivitas. Tapi malam itu, melihat Mahakam dari jendela kamar memberi suasana yang berbeda.

Kalau akhir pekan sedang tidak ingin bepergian keluar kota, menginap satu malam bisa menjadi pilihan. Berenang, makan malam, beristirahat, menikmati Mahakam dari kamar, lalu sarapan keesokan paginya.

Itu yang saya dan istri nikmati saat semalam di HARRIS Samarinda. (*)

Oleh: Agus Susanto

Weekend, Jangan di Rumah Saja

0

SETELAH Weekend edisi pertama terbit pekan lalu, saya semakin yakin bahwa sebenarnya kita tidak kekurangan tempat menarik. Kita hanya sering tidak tahu. Atau tahu, tetapi belum pernah datang.

Di edisi kedua Weekend yang terbit pekan ini, saya menemukan banyak hal seperti itu. Misalnya, Pulau Miang.

Saya sudah cukup lama tinggal di Kalimantan Timur (Kaltim). Kutai Timur (Kutim) juga bukan daerah yang asing. Malah hanya sekitar 1 jam dari Bontang, tempat saya tinggal.

Tetapi ketika tim menyiapkan bahan tentang Pulau Miang di Kecamatan Sangkulirang, saya justru ikut membaca lebih jauh.

Ternyata pulau kecil ini punya banyak cerita. Lautnya jernih. Ada terumbu karang, mangrove, kehidupan nelayan, homestay, sampai jejak sejarah pengeboran minyak peninggalan Belanda.

Wisatawan bisa snorkeling, diving, bermain kano, memancing, atau menikmati kehidupan kampung di tengah laut.

Ada satu lagi yang membuat Pulau Miang semakin menarik. Hiu paus.

Satwa laut berukuran besar itu beberapa kali muncul di perairan sekitar Pulau Miang. Bahkan, informasi yang dihimpun Pemkab Kutim menyebut pernah terlihat sekitar enam hingga tujuh ekor di kawasan tersebut.

Minggu, 17 Agustus nanti, ada rencana yang menurut saya cukup menarik.

Dinas Pariwisata Kaltim yang juga didukung MediaKaltim.com akan menggelar pengibaran Merah Putih di bawah laut Pulau Miang. Sekitar 12 penyelam akan membawa bendera ke kedalaman sekitar 5–10 meter.

“Kalau beruntung, hiu paus bisa muncul ketika kegiatan berlangsung. Dan tim masih yakin bahwa akan ada hiu. Maka kita mulai di tanggal 15 sudah di lokasi,” kata Muhammad Faisal, Kepala Dinas Kominfo Kaltim, beberapa waktu lalu saat kami bertemu di ruangannya.

Tentu tidak ada yang dapat memastikan hiu paus datang tepat ketika bendera dikibarkan. Kalau muncul, tentu akan menjadi pemandangan luar biasa.

Karena itu, kami menjadikan cerita Pulau Miang sebagai headline Weekend edisi kedua.

Bukan karena ada pengibaran bendera di bawah laut. Saya melihat ada potensi wisata yang besar di sana dan belum banyak diketahui orang.

Saya membayangkan, kalau Pulau Miang semakin dikenal, yang bergerak bukan hanya sektor pariwisata.

Perahu nelayan bisa membawa wisatawan. Rumah warga bisa menjadi homestay. Kuliner lokal ikut hidup. Pemandu wisata dibutuhkan. Penyewaan alat snorkeling dan diving berkembang. Produk UMKM bisa dijual. Banyak aktivitas ekonomi lain ikut tumbuh.

Tentu semuanya harus tetap menjaga laut dan terumbu karang. Jangan sampai tempatnya dikenal, wisatawan datang, tetapi alamnya justru rusak. Itu yang harus dijaga sejak awal.

KLIK UNTUK EDISI WEEKEND
WhatsApp Image 2026 08 13 at 22.11.31

Weekend ingin ikut memperkenalkan tempat-tempat seperti ini.

Bukan hanya Pulau Miang. Saat menyiapkan edisi kedua, kami juga mengumpulkan 10 lokasi jogging di lima kota di Kaltim.

Ada Tepian Mahakam dan Gelora Kadrie Oening di Samarinda. Lapangan Merdeka dan Stadion Batakan di Balikpapan. Stadion Bessai Berinta serta ruang terbuka di Bontang. Taman Kota Raja dan Stadion Rondong Demang di Tenggarong. Kemudian Polder Ilham Maulana dan Bukit Pelangi di Sangatta.

Kelihatannya hanya tempat orang berlari. Tetapi ketika dikumpulkan, ternyata masing-masing punya karakter.

Ada yang menawarkan pemandangan Sungai Mahakam. Ada stadion dengan lintasan khusus. Ada taman kota. Ada pula kawasan perkantoran yang setiap pagi dan sore berubah menjadi tempat warga berolahraga.

Artinya, untuk menikmati akhir pekan tidak selalu harus mengeluarkan banyak uang.

Pakai sepatu, keluar rumah, lalu berlari beberapa kilometer juga bisa.

Edisi kali ini kami juga mengangkat olahraga berdasarkan usia. Mulai usia 15–19 tahun, 20-an, 30-an, 40-an, 50-an, sampai 60 tahun ke atas.

Saya sendiri sekarang semakin merasakan bahwa olahraga bukan lagi urusan penampilan.

Semakin bertambah usia, tujuan olahraga juga berubah. Yang dicari bukan semata badan berotot atau mampu mengangkat beban berat. Tubuh tetap kuat, bisa bergerak dengan baik, dan tetap nyaman menjalani aktivitas sehari-hari jauh lebih penting.

Ada juga kuliner.

Yello Hotel Samarinda menyiapkan menu khusus menyambut kemerdekaan. Ada Chicken Cordon Bleu, Mie Bangir, Mousse Merah Putih, sampai pilihan minuman bertema kemerdekaan.

Kami juga melihat Sun Up Cafe di Jalan Perjuangan, Samarinda. Konsepnya menarik. Beach club, tetapi berada di tengah kota. Ada area outdoor, indoor, working space, photo booth, sampai berbagai sudut yang dibuat untuk nongkrong.

Harga makanan dan minumannya juga relatif terjangkau, mulai Rp18 ribuan.

Kalau ingin menikmati akhir pekan dengan menginap, ada juga HARRIS Hotel Samarinda.

Saya kebetulan sudah beberapa kali menginap di sana. Terakhir bersama istri saat Media Kaltim Network menggelar Appreciation Night, Juli lalu.

Yang saya suka salah satunya kamar yang cukup lega. Dari jendela kamar, Sungai Mahakam terlihat langsung. Malam hari lebih menarik lagi. Lampu Jembatan Mahakam menyala berganti warna dan pantulannya terlihat di permukaan sungai.

Pilihan makanannya juga cukup beragam. Jadi, sebenarnya menginap di hotel tidak selalu harus karena sedang ada urusan pekerjaan atau bepergian ke luar kota.

Sesekali menginap satu malam di kota sendiri juga bisa menjadi pilihan akhir pekan. Istirahat, makan, berenang, lalu menikmati pemandangan Mahakam dari kamar.

Tidak perlu jauh-jauh. Satu malam saja sudah bisa memberi suasana akhir pekan yang berbeda.

Hal-hal seperti ini yang ingin terus kami cari. Tempat baru. Kuliner baru. Destinasi yang belum banyak diketahui. Hotel. Aktivitas akhir pekan. Event. Termasuk tempat-tempat yang mungkin setiap hari kita lewati, tetapi belum pernah kita datangi.

Termasuk event yang sedang kami siapkan bersama SUNIC ID Project. Rame-Rame-in Fest akan digelar di Stadion Kudungga, Sangatta, 3 Oktober 2026. SLANK sudah kami umumkan sebagai special performance.

Responsnya ternyata cukup besar. Presale tiket VIP yang baru dibuka langsung habis. Ini menjadi tanda bahwa masyarakat Kutim dan sekitarnya memang punya pasar untuk event musik besar.

Saya sengaja memasukkan Rame-Rame-in Fest ke Weekend karena sejak awal majalah digital ini memang tidak hanya ingin berbicara tentang tempat wisata. Weekend harus dekat dengan apa yang dilakukan orang ketika punya waktu luang.

Mau jalan-jalan, menginap di hotel, mencari tempat makan, nongkrong, jogging, menonton konser, atau sekadar mencari ide mau ke mana Sabtu-Minggu, semuanya bisa menjadi cerita.

Dan setelah dua edisi berjalan, saya justru semakin sadar bahwa bahan ceritanya tidak akan habis. Kaltim terlalu luas untuk hanya dilihat dari berita politik, pemerintahan, tambang, atau pembangunan.

Ada banyak sisi lain. Ada laut di Pulau Miang. Ada orang berlari di Tepian Mahakam. Ada tempat nongkrong baru di Samarinda. Ada Sungai Mahakam yang bisa dinikmati dari jendela kamar hotel. Ada konser besar yang sedang disiapkan di Sangatta. Ada kuliner, komunitas, dan banyak tempat lain yang belum kami datangi.

Tugas Weekend sekarang, mencarinya. Lalu menceritakannya. Supaya ketika akhir pekan datang, pertanyaannya bukan lagi, “Mau ke mana?” Tetapi justru, “Mau yang mana dulu?” (*)

Agus Susanto, S.Hut., S.H., M.H.
Founder Weekend

Pengawasan MBG Diperketat, Kemenkeu Pantau SPPG hingga Tingkat Kabupaten/Kota

0

Pembaca Setia Koran Nusantara!

Ingin tahu kabar terkini dari Koran Digital Koran Nusantara?
Kunjungi link di bawah ini untuk membaca e-paper lengkapnya:

👉 E-Paper lengkap
https://koran.koranusantara.com/

📱 Versi Mobile
https://digital.koranusantara.com/kn13agt2026/mobile/