Beranda blog Halaman 7

Satlantas Kubar Siapkan Operasi Patuh 14 Hari, ETLE Dominasi Penindakan

0

SENDAWAR – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kutai Barat akan menggelar Operasi Patuh Mahakam 2026 selama 14 hari mulai 8 hingga 21 Juni 2026. Operasi tersebut dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia dengan fokus utama penertiban pelanggaran lalu lintas yang terlihat secara kasat mata.

Kasat Lantas Polres Kutai Barat AKP Muhammad Syafe’i mengatakan sasaran utama operasi kali ini adalah kendaraan yang tidak menggunakan pelat nomor, pelat nomor yang tidak sesuai standar spesifikasi teknis (Spektek) Korlantas Polri, hingga kombinasi huruf dan angka yang tidak sesuai dengan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).

“Fokus kami pelat nomor tidak standar dan kendaraan yang tidak menggunakan pelat. Itu pelanggaran yang paling mudah dilihat dan rawan disalahgunakan,” ujarnya, Senin (1/6/2026).

Ia menjelaskan, pola penindakan dalam Operasi Patuh Mahakam 2026 akan mengombinasikan sistem elektronik dan penindakan langsung di lapangan. Sebanyak 60 persen penindakan dilakukan melalui ETLE atau tilang elektronik, 30 persen melalui tilang konvensional, dan 10 persen berupa teguran simpatik yang bersifat edukatif.

Menurut Syafe’i, operasi ini tidak semata-mata bertujuan melakukan penindakan, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat agar lebih tertib berlalu lintas dan mematuhi aturan yang berlaku.

Petugas nantinya akan ditempatkan di sejumlah titik rawan pelanggaran, persimpangan padat, kawasan perkantoran, serta ruas jalan yang memiliki tingkat aktivitas kendaraan tinggi di wilayah Sendawar dan sekitarnya.

“Operasi Patuh Mahakam 2026 tetap mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis, tetapi kami juga akan tegas terhadap pelanggaran yang berpotensi mengganggu ketertiban dan keamanan lalu lintas,” katanya.

Ia mengimbau masyarakat untuk memastikan kelengkapan kendaraan sebelum berkendara, termasuk memasang pelat nomor resmi sesuai standar yang telah ditetapkan Korlantas Polri.

“Patuhi aturan berlalu lintas. Pasang pelat nomor sesuai standar Korlantas. Jangan sampai terkena tilang hanya karena hal-hal yang sebenarnya bisa dihindari,” tegasnya.

Satlantas Polres Kutai Barat berharap melalui Operasi Patuh Mahakam 2026, tingkat disiplin masyarakat dalam berlalu lintas semakin meningkat sehingga mampu menekan angka pelanggaran maupun kecelakaan lalu lintas di wilayah Kutai Barat. (MK)

Pewarta: Ichal
Editor: Agus S

Mimbar Bebas Mahasiswa di Balikpapan Angkat Isu Transparansi dan Hak Angket DPRD

0

BALIKPAPAN – Aliansi Mahasiswa Kalimantan Timur menggelar kegiatan mimbar bebas di Kota Balikpapan, Senin (1/6/2026), sebagai bagian dari sosialisasi dan konsolidasi menuju agenda aksi jilid III yang akan digelar dalam waktu dekat.

Kegiatan tersebut diikuti puluhan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kalimantan Timur dan berlangsung di ruang publik Kota Balikpapan secara tertib.

Ketua aksi, Rahman Fathurrahman, mengatakan kegiatan itu bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat sekaligus membangun kesadaran publik terhadap sejumlah persoalan tata kelola pemerintahan yang menjadi perhatian mahasiswa.

Menurutnya, aksi jilid III nantinya akan menjadi kelanjutan dari berbagai tuntutan yang sebelumnya telah disuarakan mahasiswa dalam aksi-aksi terdahulu.

“Tujuan utama kegiatan ini adalah memberikan edukasi kepada masyarakat sekaligus membangun kesadaran publik mengenai berbagai persoalan tata kelola pemerintahan yang menjadi perhatian mahasiswa saat ini,” ujarnya.

Ia menjelaskan, terdapat sejumlah isu utama yang akan kembali diangkat dalam aksi mendatang. Di antaranya dorongan audit terhadap sejumlah kebijakan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, penguatan upaya pemberantasan korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN), serta penguatan fungsi pengawasan DPRD Kalimantan Timur.

Mahasiswa juga menyoroti pentingnya penggunaan hak angket DPRD sebagai instrumen pengawasan apabila ditemukan kebijakan pemerintah daerah yang dinilai perlu ditelusuri lebih lanjut.

“Selain itu, kami juga menyoroti pentingnya penggunaan hak angket oleh DPRD Kaltim sebagai instrumen pengawasan terhadap kebijakan pemerintah daerah apabila ditemukan persoalan yang memerlukan pendalaman lebih lanjut,” katanya.

Kegiatan mimbar bebas tersebut melibatkan mahasiswa dari sejumlah kampus, di antaranya Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda, Universitas Mulawarman, Universitas Kutai Kartanegara, Politeknik Negeri Balikpapan, Universitas Balikpapan, dan beberapa perguruan tinggi lainnya.

Balikpapan dipilih sebagai lokasi pertama dalam rangkaian sosialisasi dan konsolidasi lintas daerah. Setelah itu, aliansi mahasiswa berencana melanjutkan kegiatan serupa ke sejumlah kabupaten dan kota lain di Kalimantan Timur, termasuk Kutai Kartanegara.

“Kami ingin membangun gerakan yang tidak hanya terpusat di Samarinda, tetapi juga melibatkan mahasiswa dari seluruh daerah di Kalimantan Timur,” tegas Rahman.

Berdasarkan pantauan di lokasi, sekitar 50 peserta mengikuti kegiatan tersebut. Selain menyampaikan orasi, mahasiswa juga membuka ruang diskusi mengenai transparansi kebijakan publik, tata kelola pemerintahan, hingga penguatan fungsi pengawasan lembaga legislatif.

Melalui kegiatan itu, Aliansi Mahasiswa Kalimantan Timur berharap partisipasi masyarakat dalam mengawal jalannya pemerintahan semakin meningkat demi terciptanya tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berpihak kepada kepentingan publik. (MK)

Penulis: Aprianto
Editor: Agus S

Satresnarkoba Bontang Bongkar Dugaan Peredaran Obat Terlarang

0

BONTANG – Satresnarkoba Polres Bontang kembali mengungkap kasus peredaran obat terlarang di wilayah Kota Bontang. Seorang pria berinisial AI (38) diamankan petugas Unit II Satresnarkoba Polres Bontang di kediamannya di Jalan Lumba-Lumba, RT 27, Kelurahan Tanjung Laut Indah, Kecamatan Bontang Selatan, Sabtu (30/5/2026) sekitar pukul 07.46 Wita.

Dalam penggeledahan di rumah tersangka, petugas menemukan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan aktivitas peredaran obat terlarang jenis pil berlogo LL.

Barang bukti yang berhasil diamankan antara lain 234 butir pil berlogo LL, satu unit telepon genggam merek Nokia, dua bal plastik klip bening, satu lembar plastik klip bening, uang tunai sebesar Rp100 ribu, serta sebuah tas abu-abu merek MS Glow yang digunakan untuk menyimpan barang-barang tersebut.

Kasat Resnarkoba Polres Bontang AKP Larto mengatakan pengungkapan kasus tersebut bermula dari hasil pengembangan informasi yang diperoleh petugas dari seorang pria berinisial Ja.

Dari keterangan yang diperoleh, pil berlogo LL tersebut diduga dibeli dari tersangka AI. Berbekal informasi tersebut, anggota Satresnarkoba langsung melakukan penyelidikan dan mendatangi rumah tersangka.

“Saat dilakukan penggeledahan di dalam kamar tersangka, petugas menemukan satu plastik klip bening berisi ratusan butir pil berlogo LL beserta barang bukti lainnya,” ujarnya, Senin (1/6/2026).

Menurut Larto, tersangka mengakui seluruh barang bukti yang ditemukan merupakan miliknya. Setelah itu, tersangka bersama barang bukti langsung dibawa ke Mapolres Bontang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

“Tersangka mengakui bahwa seluruh barang bukti yang ditemukan merupakan miliknya. Selanjutnya tersangka bersama barang bukti langsung dibawa ke Mapolres Bontang guna menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut,” katanya.

Saat ini Satresnarkoba Polres Bontang masih terus melakukan pendalaman guna mengungkap kemungkinan adanya jaringan lain yang terlibat dalam peredaran obat terlarang tersebut di wilayah Kota Bontang. (MK)

Penulis: Dwi S
Editor: Agus S

OJK Ingatkan Bahaya Eksploitasi Data Pribadi di Platform Ilegal

SAMARINDA – Kemudahan akses layanan keuangan digital ternyata belum sepenuhnya diimbangi dengan pemahaman yang memadai mengenai pengelolaan keuangan yang aman dan sehat. Kondisi tersebut membuat generasi muda masih rentan menjadi sasaran praktik judi online maupun pinjaman online ilegal yang kini semakin masif melalui berbagai platform digital.

Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara menilai peningkatan literasi keuangan menjadi langkah penting untuk menekan risiko tersebut, khususnya di kalangan pelajar, mahasiswa, dan komunitas muda yang aktif menggunakan teknologi digital.

Kepala Divisi Layanan Manajemen Strategis dan Koordinasi Regional OJK Kaltim Kaltara, Ali Ridwan, mengatakan perkembangan teknologi memang membuka akses lebih luas terhadap layanan keuangan. Namun di sisi lain, kondisi itu juga dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang menjalankan aktivitas keuangan ilegal.

“Fenomena ini tidak hanya berdampak pada kondisi finansial, tetapi juga dapat memengaruhi kesehatan mental, hubungan sosial, produktivitas, bahkan masa depan generasi penerus bangsa,” ujarnya beberapa hari lalu.

Menurut Ali, kemampuan masyarakat dalam memahami dan menggunakan layanan keuangan secara bijak menjadi kunci untuk menghindari berbagai bentuk penipuan dan aktivitas ilegal di sektor keuangan.

Data Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025 menunjukkan indeks literasi keuangan nasional mencapai 66,46 persen, sedangkan indeks inklusi keuangan berada di angka 80,51 persen.

Sementara pada kelompok pelajar dan mahasiswa, tingkat literasi keuangan tercatat sebesar 61,76 persen dengan tingkat inklusi mencapai 84,42 persen.

Angka tersebut menunjukkan generasi muda cukup aktif memanfaatkan layanan keuangan digital, namun belum seluruhnya memiliki pemahaman kuat terkait pengelolaan keuangan yang sehat dan aman.

Ketua Forum Talenta Muda Kalimantan Timur, Andi Angkasa Putra, menilai judi online menjadi salah satu ancaman terbesar yang kini dihadapi generasi muda.

Menurutnya, berbagai promosi yang menjanjikan keuntungan instan sering kali menjadi pintu masuk yang akhirnya menjerat pengguna ke dalam masalah keuangan berkepanjangan.

“Godaan mendapatkan kekayaan secara instan memang sangat besar, tetapi dampaknya bisa sangat fatal. Data pribadi dapat dieksploitasi, rekam jejak keuangan dapat bermasalah, bahkan masa depan bisa hancur karena keputusan yang salah hari ini,” katanya.

Ia mengingatkan pentingnya membangun pola pikir yang berorientasi pada kemandirian finansial melalui pendidikan, keterampilan, dan perencanaan keuangan yang matang, bukan melalui cara-cara instan yang berisiko tinggi.

OJK Kaltim Kaltara juga mendorong generasi muda untuk lebih waspada terhadap berbagai modus kejahatan digital yang memanfaatkan rendahnya literasi keuangan masyarakat.

Selain memahami produk keuangan yang legal, masyarakat juga diharapkan mampu menjaga keamanan data pribadi dan identitas digital agar tidak disalahgunakan pihak yang tidak bertanggung jawab.

Meningkatnya literasi keuangan dinilai menjadi salah satu benteng utama dalam menghadapi maraknya judi online, pinjaman ilegal, serta berbagai bentuk penipuan digital yang kini semakin menyasar kelompok usia muda. (MK)

Penulis: Hanafi
Editor: Agus S

Balita di Balikpapan Timur Diduga Terseret Arus Drainase

0

BALIKPAPAN – Seorang balita berusia dua tahun bernama Kenzio Argani Raganevan meninggal dunia setelah diduga tenggelam di saluran drainase besar yang berada di depan rumahnya di Jalan Mangga V RT 54, Kelurahan Manggar, Kecamatan Balikpapan Timur, Minggu (31/5/2026).

Korban ditemukan warga dalam kondisi tidak sadarkan diri sekitar satu jam setelah dinyatakan hilang. Meski sempat mendapat penanganan medis di Rumah Sakit Medika Manggar, nyawa korban tidak berhasil diselamatkan.

Kapolsek Balikpapan Timur, AKP M Chusen, mengatakan peristiwa bermula sekitar pukul 09.40 Wita saat ibu korban berada di dalam rumah untuk mengganti popok adik korban.

Sekitar pukul 10.00 Wita, korban diketahui masih bermain di area depan rumah. Namun beberapa saat kemudian, keluarga tidak lagi melihat keberadaan korban.

“Upaya pencarian langsung dilakukan dengan memanggil dan menyisir area sekitar rumah, tetapi korban tidak ditemukan,” ujar AKP M Chusen.

Kekhawatiran keluarga semakin besar setelah menemukan sandal milik korban berada di dekat parit besar yang berada tepat di depan rumah. Warga dan keluarga kemudian menduga korban terjatuh ke dalam saluran air tersebut.

Mendengar teriakan minta tolong dari keluarga korban, warga sekitar langsung berdatangan dan melakukan pencarian bersama di sepanjang aliran drainase.

“Penyisiran dilakukan sepanjang aliran parit yang mengarah ke wilayah lain di Balikpapan Timur,” jelasnya.

Sekitar pukul 10.40 Wita, korban akhirnya ditemukan warga di bawah sebuah jembatan di kawasan Selili RT 100 dengan jarak cukup jauh dari lokasi awal diduga terjatuh.

Saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi tidak sadarkan diri dan langsung dievakuasi ke RS Medika Manggar untuk mendapat pertolongan medis.

Dokter RS Medika Manggar, dr. Kevin, menyebut korban tiba di Instalasi Gawat Darurat dalam kondisi tidak bernapas dan tanpa denyut nadi.

Selain itu ditemukan tanda-tanda kekurangan oksigen berat seperti bibir membiru, pupil mata melebar, serta adanya busa dari hidung yang mengarah pada dugaan tenggelam.

“Tim medis telah melakukan tindakan resusitasi dan penanganan sesuai prosedur. Namun korban tidak menunjukkan respons ataupun tanda-tanda kehidupan,” tambah Kapolsek.

Korban akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada pukul 11.00 Wita.

Polisi menduga kejadian tersebut merupakan kecelakaan murni. Faktor usia korban yang masih balita serta kondisi drainase terbuka dengan kedalaman cukup dalam dan arus deras diduga menjadi penyebab utama musibah tersebut.

Kepolisian juga menilai kejadian ini menjadi perhatian serius terkait aspek keselamatan lingkungan permukiman, khususnya keberadaan drainase terbuka yang berpotensi membahayakan anak-anak.

Petugas telah mendatangi lokasi kejadian, mengumpulkan keterangan saksi, mendata identitas korban dan keluarga, serta berkoordinasi dengan pihak rumah sakit dan instansi terkait.

Polisi juga merekomendasikan adanya evaluasi terhadap titik-titik drainase rawan serta pemasangan pagar pengaman, penutup saluran, dan rambu peringatan guna mencegah kejadian serupa terulang kembali. (MK)

Penulis: Aprianto
Editor: Agus S

Sekolah Tani Muda Jadi Strategi PTI Bangun SDM Pertanian

SAMARINDA – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Pemuda Tani Indonesia (PTI) Kota Samarinda menggelar rangkaian kegiatan Sekolah Tani Muda, pelantikan pengurus tingkat kecamatan, serta Rapat Kerja Cabang (Rakercab) sebagai upaya memperkuat organisasi dan mendukung program ketahanan pangan nasional.

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Arutala Bakrie Samarinda, Minggu (31/5/2026), tersebut diikuti jajaran pengurus DPC, pengurus Pengurus Anak Cabang (PAC) dari 10 kecamatan, akademisi, serta kader muda yang memiliki perhatian terhadap pengembangan sektor pertanian.

Ketua DPC PTI Samarinda, Tommy Simanjuntak, mengatakan Sekolah Tani Muda merupakan program wajib dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Pemuda Tani Indonesia yang dilaksanakan serentak di berbagai daerah sebagai upaya mencetak generasi muda yang memiliki kapasitas dan keterampilan di bidang pertanian.

“Alhamdulillah, kegiatan Sekolah Tani Muda berjalan dengan baik. Narasumber dari kalangan akademisi memberikan materi yang sangat bermanfaat dan mendapat antusiasme tinggi dari para peserta,” ujarnya.

Menurut Tommy, program tersebut menjadi langkah strategis untuk meningkatkan minat generasi muda terhadap sektor pertanian sekaligus memperkenalkan konsep pertanian modern yang memiliki potensi ekonomi besar.

Selain Sekolah Tani Muda, PTI Samarinda juga melantik pengurus PAC dari 10 kecamatan di Kota Samarinda untuk masa bakti 2026–2031.

Tommy berharap seluruh pengurus yang telah dilantik mampu hadir di tengah masyarakat dan kelompok tani guna membantu menyelesaikan berbagai persoalan pertanian di wilayah masing-masing.

“Kami berharap para ketua PAC yang baru dilantik dapat melakukan pendampingan kepada petani, membantu meningkatkan produktivitas pertanian, dan memperkuat komunikasi dengan masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Bendahara DPC PTI Samarinda yang juga Ketua Panitia kegiatan, Testia Sendi Radi Tio, menegaskan PTI harus hadir sebagai organisasi yang memberikan manfaat nyata bagi petani lokal di Samarinda.

Menurutnya, organisasi tidak boleh hanya menjadi wadah berkumpul, tetapi harus mampu menghadirkan program-program yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan petani.

“PTI harus hadir sebagai solusi bagi petani. Organisasi ini harus mampu menghadirkan program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Dewan Penasehat PTI Samarinda, Dr. Muh. Ichsan Haris, menekankan pentingnya peran pengurus tingkat kecamatan sebagai ujung tombak organisasi dalam membangun kemitraan dan mengembangkan sektor pertanian di wilayah masing-masing.

Ia juga memperkenalkan konsep pentahelix yang melibatkan pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas, dan media sebagai strategi memperkuat pembangunan pertanian.

“Setiap kecamatan memiliki potensi berbeda. Tugas pengurus adalah memetakan potensi tersebut, membangun jaringan, lalu menghadirkan program sesuai kebutuhan masyarakat,” jelasnya.

Usai pelantikan, kegiatan dilanjutkan dengan Rakercab yang membahas berbagai program kerja organisasi untuk lima tahun ke depan.

Berbagai usulan yang mengemuka dalam forum tersebut antara lain optimalisasi lahan tidur, pengembangan pertanian perkotaan melalui hidroponik dan aquaponik, pengolahan limbah organik menjadi pupuk, hingga pemanfaatan lahan eks tambang untuk sektor pertanian produktif.

PTI Samarinda berharap rangkaian kegiatan tersebut mampu melahirkan kader muda pertanian yang aktif, memperkuat organisasi hingga tingkat kecamatan, serta mendukung ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan petani di Kota Samarinda. (MK)

Penulis: Hanafi
Editor: Agus S

Kampung Muara Beloan Kembali Dilanda Banjir Tahunan

0

SENDAWAR – Bupati Kutai Barat Frederick Edwin bersama Wakil Bupati Nanang Adriani dan unsur Forkopimda mendampingi Tim Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pusat meninjau langsung kondisi banjir di Kampung Muara Beloan, Kecamatan Muara Pahu, Sabtu (30/5/2026).

Peninjauan dipimpin Direktur Penanganan Darurat Wilayah II BNPB Brigjen TNI Djohan. Rombongan disambut Camat Muara Pahu Mauliddin Said, Petinggi Muara Beloan Rudy Suhartono, dan warga setempat.

Selain melakukan peninjauan, BNPB juga menyerahkan bantuan logistik berupa sembako dan selimut untuk masyarakat terdampak banjir.

Petinggi Muara Beloan, Rudy Suhartono, mengatakan kampung yang berada di antara dua sungai tersebut hampir setiap tahun mengalami banjir.

“Kampung Muara Beloan diapit oleh dua sungai sehingga sangat rentan terhadap banjir. Kami berharap ada pembangunan lahan yang lebih tinggi untuk lokasi pemakaman karena ketika banjir terjadi sering mengalami kesulitan. Kami juga berharap adanya bantuan tenda untuk pengungsian masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Camat Muara Pahu, Mauliddin Said, menjelaskan puncak banjir sempat mencapai sekitar satu meter di atas jalan semenisasi.

“Ketinggian banjir saat puncaknya sekitar satu meter dari jalan semenisasi, sedangkan dari permukaan sungai mencapai tiga sampai empat meter,” jelasnya.

Bupati Kutai Barat Frederick Edwin menyampaikan apresiasi atas perhatian BNPB dan pemerintah pusat terhadap kondisi banjir di wilayahnya.

Ia berharap selain bantuan logistik, pemerintah pusat juga dapat membantu sarana transportasi air untuk wilayah yang kerap terdampak banjir.

“Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan dan perhatian dari BNPB. Ke depan kami berharap ada bantuan perahu untuk masyarakat, khususnya wilayah-wilayah yang kerap mengalami banjir dan membutuhkan akses transportasi saat kondisi darurat,” ungkapnya.

Direktur Penanganan Darurat Wilayah II BNPB Brigjen TNI Djohan mengatakan kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung kondisi banjir yang telah berlangsung hampir sepekan di sejumlah kecamatan di Kutai Barat.

“Alhamdulillah, air sudah mulai surut. Hasil kunjungan ini akan kami laporkan kepada pimpinan di pusat. Cuaca yang berubah-ubah harus terus diwaspadai karena berpotensi menyebabkan kenaikan debit air kembali,” ujarnya.

Berdasarkan data per 30 Mei 2026, banjir masih merendam 114 rumah di Kampung Muara Beloan. Sebanyak 22 rumah yang dihuni 31 kepala keluarga atau sekitar 75 jiwa terdampak langsung akibat genangan air.

Kondisi tersebut membuat sebagian warga membangun lantai panggung sementara di dalam rumah agar tetap dapat beraktivitas. Sementara akses jalan utama menuju kampung masih terendam dengan ketinggian air sekitar dua hingga tiga meter sehingga aktivitas masyarakat belum berjalan normal.

Meski muka air mulai surut sekitar 45 sentimeter, ancaman banjir masih membayangi warga karena curah hujan yang masih tinggi dan kondisi danau di kawasan tersebut yang sudah penuh air.

Pemerintah Kabupaten Kutai Barat bersama BNPB dan instansi terkait terus melakukan pemantauan serta menyiapkan langkah penanganan guna memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak tetap terpenuhi. (MK)

Pewarta: Ichal
Editor: Agus S

Pemkab Kubar Diminta Pastikan Bantuan Banjir Tepat Sasaran

0

SENDAWAR – Pemerintah Kabupaten Kutai Barat menerima bantuan kemanusiaan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk masyarakat terdampak banjir akibat meluapnya Sungai Mahakam.

Bantuan tersebut diserahkan langsung Direktur Penanganan Darurat Wilayah II BNPB Brigjen TNI Djohan Darmawan kepada Bupati Kutai Barat Frederick Edwin di Gedung Auditorium Aji Tulur Jejangkat, Komplek Perkantoran Pemkab Kubar, Minggu (31/5/2026).

Adapun bantuan yang disalurkan berupa 250 paket sembako, 150 paket selimut, 50 paket hygiene kit, 150 lembar matras, dan 100 paket peralatan kebersihan.

Dalam sambutannya, Brigjen TNI Djohan Darmawan menegaskan pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap potensi bencana hidrometeorologi yang masih tinggi di berbagai daerah.

Berdasarkan data BNPB per 29 Mei 2026, tercatat sebanyak 1.001 kejadian bencana terjadi di Indonesia dan sekitar 99,30 persen di antaranya merupakan bencana hidrometeorologi seperti banjir, cuaca ekstrem, dan kebakaran hutan.

“Angka ini menjadi pengingat bahwa penanggulangan bencana adalah urusan bersama. Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat harus terus diperkuat agar respons penanganan lebih cepat dan tepat,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat yang tinggal di wilayah rawan banjir untuk memahami langkah-langkah darurat saat bencana terjadi.

“Masyarakat harus segera melakukan evakuasi ke tempat aman, mematikan aliran listrik, dan menggunakan alat pelindung diri bila diperlukan,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Kutai Barat Frederick Edwin menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan BNPB kepada masyarakat terdampak banjir di wilayahnya.

Menurutnya, bantuan tersebut menjadi bukti kehadiran negara di tengah masyarakat saat menghadapi bencana.

“Saya instruksikan BPBD dan seluruh OPD agar menyalurkan bantuan secara transparan, akurat, dan tepat sasaran. Camat juga diminta terus memberikan motivasi kepada warga, sementara pemerintah daerah akan terus mendampingi proses pemulihan,” tegas Frederick Edwin.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Kutai Barat Nanang Adriani, Pj Sekda Kamius Junaidi, Kapolres Kubar AKBP Boney Wahyu Wicaksono, Dandim 0912 Kubar Letkol Inf Doni Fransisco, Komandan Kompi 2 Batalyon B Pelopor Brimob Kubar Ipda Abdullah Hadi, Camat Muara Pahu Mauliddin Said, Camat Barong Tongkok Martinus Rudy, sejumlah kepala OPD, serta Petinggi Kampung Muara Beloan Rudy Suhartono. (MK)

Pewarta: Ichal
Editor: Agus S

Four Points Tawarkan Pengalaman Kuliner Brasil Setiap Sabtu Malam

0

BALIKPAPAN – Four Points by Sheraton Balikpapan menghadirkan pengalaman kuliner baru melalui program Brasilian Night: Churrasco Barbeque Night yang akan digelar rutin setiap Sabtu malam.

Program tersebut menjadi pengganti barbeque dinner sebelumnya yang digelar setiap Jumat malam. Mengusung konsep khas Brasil, acara ini menghadirkan perpaduan sajian barbeque autentik, hiburan musik, hingga suasana santai di area outdoor terrace hotel.

Direktur Penjualan dan Pemasaran Four Points by Sheraton Balikpapan, Andika Surya Buana, mengatakan tema Brasil dipilih karena masih jarang dihadirkan di Balikpapan.

“Kami melihat di Balikpapan masih belum banyak tema barbeque yang cukup spesifik seperti ini. Karena itu kami menggabungkan berbagai varian menu dan menghadirkan pengalaman yang berbeda bagi para tamu,” ujarnya, Sabtu (30/5/2026).

Dalam peluncuran perdananya, pihak hotel mengundang sejumlah tamu dari kalangan swasta untuk menikmati langsung suasana Brasilian Night. Selain sajian kuliner, para tamu juga disuguhkan wine pairing dan live music yang menambah suasana santai selama acara berlangsung.

Program ini sekaligus memanfaatkan area outdoor terrace baru milik hotel yang memiliki kapasitas cukup besar untuk berbagai kegiatan.

“Untuk kegiatan tertentu, area ini bisa menampung hingga 1.000 orang. Namun untuk launching perdana, kami membatasi sekitar 150 tamu undangan,” jelasnya.

Adapun menu unggulan yang disajikan dalam konsep churrasco antara lain beef brisket, chicken, dan lamb yang dihidangkan langsung ke meja tamu melalui konsep carving service.

Sajian tersebut dilengkapi aneka saus, nanas panggang, hingga berbagai pelengkap khas barbeque Brasil.

Meski mengusung nuansa Brasil, Four Points tetap menghadirkan berbagai pilihan menu internasional dan nusantara agar dapat dinikmati seluruh kalangan.

“Tamu juga bisa menikmati appetizer, sup, hidangan utama, pasta, nasi, dessert, sampai es krim yang ramah untuk keluarga maupun anak-anak,” tambah Andika.

Manajemen hotel menyebut variasi menu akan diperbarui secara berkala sehingga tamu dapat memperoleh pengalaman berbeda setiap pekan.

Seluruh sajian dapat dinikmati dengan harga Rp235 ribu nett per orang dalam konsep all you can eat. Four Points juga bekerja sama dengan Bank Mandiri untuk menghadirkan promo buy two get one free bagi pemegang kartu kredit tertentu.

Melalui konsep baru tersebut, Four Points by Sheraton Balikpapan berharap dapat menjadi salah satu destinasi kuliner akhir pekan yang menawarkan pengalaman bersantap berbeda bagi masyarakat Balikpapan. (MK)

Penulis: Aprianto
Editor: Agus S

Ritual Nebukoq Mahulu Perkuat Ketahanan Pangan dan Gotong Royong

0

UJOH BILANG – Masyarakat Kampung Ujoh Bilang kembali menggelar Tradisi Adat Nebukoq sebagai bentuk syukur atas hasil panen padi sekaligus penanda dimulainya musim tanam baru.

Tradisi sakral masyarakat Dayak tersebut berlangsung di Balai Adat RT 3 Kampung Ujoh Bilang, Kecamatan Long Bagun, Kamis (28/5/2026).

Kegiatan diawali dengan misa yang dipimpin Pastor Paroki Santo Petrus Ujoh Bilang, Romo Agustinus Dale Weruin. Selanjutnya doa lintas agama dipimpin rohaniawan muslim Eka Sapta sebagai simbol kerukunan dan kebersamaan masyarakat setempat.

Bagi masyarakat Dayak, Nebukoq bukan sekadar seremoni adat, tetapi juga bentuk penghormatan kepada alam, leluhur, serta padi sebagai sumber kehidupan masyarakat.

Kepala Adat Amundus Lah mengatakan tradisi tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat persatuan masyarakat sekaligus menjaga nilai-nilai budaya agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman.

“Kegiatan seperti ini bukan hanya silaturahmi, tetapi momentum memperkuat persatuan dan menjaga adat budaya agar terus hidup di tengah masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat Mahakam Ulu untuk terus menjaga kerukunan, saling menghormati, serta mendukung pembangunan daerah tanpa meninggalkan adat dan budaya warisan leluhur.

Sementara itu, Ketua Panitia Hermanus Bayo menjelaskan bahwa kepanitiaan Nebukoq dilaksanakan secara bergiliran setiap tahun sebagai bentuk tanggung jawab bersama dalam menjaga tradisi.

Tahun ini, Nebukoq mengusung tema “Melestarikan Tradisi Guna Meningkatkan Ketahanan Pangan Kampung Ujoh Bilang”.

“Ini bukan hanya seremoni adat. Ini wujud nyata kebersamaan masyarakat menjaga budaya sekaligus memperkuat ketahanan pangan kampung,” katanya.

Ia berharap melalui tradisi tersebut masyarakat Ujoh Bilang semakin kompak, semangat gotong royong terus terjaga, serta hasil pertanian masyarakat dapat terus meningkat demi kesejahteraan bersama.

Kegiatan turut dihadiri Asisten III Bidang Administrasi Umum Setkab Mahulu Kristina Tening, unsur TNI-Polri, pemerintah kampung, tokoh adat, tokoh masyarakat, kelompok tani, serta warga setempat. (MK)

Pewarta: Ichal
Editor: Agus S