Beranda blog Halaman 519

Bawaslu Kaltim Beberkan 16 Kasus Politik Uang hingga Rekomendasi PSU di Sidang MK

JAKARTA – Sidang sengketa Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kalimantan Timur di Mahkamah Konstitusi (MK) mengungkap hasil pengawasan yang dilakukan Bawaslu Kaltim selama proses Pilkada. Dalam sidang yang digelar pada Selasa (21/1/2025) di Panel III MK, dua Komisioner Bawaslu Kaltim, Danny Bunga dan Daini Rahmat, memberikan keterangan terkait dugaan pelanggaran selama perhelatan Pilgub.

“Ketika rekrutmen calon dari partai-partai, kami sudah menerbitkan himbauan untuk mencegah konflik,” jelas Danny Bunga dalam sidang.

Bawaslu mencatat adanya 16 laporan dugaan politik uang yang diterima setelah pemungutan suara. Namun, seluruh laporan tersebut dihentikan karena tidak memenuhi unsur pelanggaran hukum.

“Hasil pemeriksaan saksi dan bukti melalui Gakumdu tak cukup untuk meningkatkan status laporan,” kata Daini Rahmat.

Buku yang dijadikan bukti dalam sidang sebelumnya pun tidak memiliki kekuatan hukum. “Buku itu sudah diadukan ke Bawaslu, tetapi saksi-saksi dan bukti yang diajukan tidak mendukung. Bahkan orang yang menjilid buku tersebut memberikan keterangan yang sama,” lanjut Daini.

Bawaslu juga menerima laporan keterlibatan ASN dalam mendukung salah satu calon. Kasus ini dinilai memenuhi unsur pelanggaran administrasi. Namun, karena Bawaslu tidak memiliki kewenangan untuk memberikan sanksi, laporan tersebut diserahkan ke Badan Kepegawaian Negara (BKN).

“Hingga kini, kami belum mendapatkan informasi apakah ASN tersebut telah dijatuhi sanksi atau tidak,” terang Danny.

Selain itu, Bawaslu menemukan beberapa pelanggaran prosedural selama Pilkada. Sebanyak 10 rekomendasi Pemungutan Suara Ulang (PSU) dikeluarkan untuk Pilkada Serentak 2024 di Kaltim, termasuk Pilgub dan Pilkada di tingkat kabupaten/kota.

“Dari 10 rekomendasi, enam di antaranya sudah ditindaklanjuti oleh KPU,” ujar Danny.

Terkait tuduhan kartel politik yang dilontarkan dalam sidang, Bawaslu menegaskan bahwa tuduhan tersebut tidak terbukti. Mereka menegaskan bahwa partai politik di Kaltim memiliki standar yang ketat dalam memilih calon yang akan diusung.

Kesaksian dari Bawaslu menegaskan bahwa seluruh proses Pilgub telah diawasi dengan ketat, meskipun ada beberapa pelanggaran yang ditindaklanjuti sesuai dengan kewenangan masing-masing pihak.

“Kami sudah melakukan tugas sesuai kapasitas kami untuk memastikan integritas Pilkada di Kaltim,” pungkas Danny. (Fajri)

Wamentan : Kenaikan HPP Gabah untuk Lindungi Petani dari Tengkulak

0

JAKARTA – Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono mengatakan bahwa keputusan kenaikan harga pembelian pemerintah (HPP) gabah oleh pemerintah dapat menyelamatkan petani dari tengkulak.

“Presiden Prabowo sudah memberikan keputusan harga gabah HPP-nya kita naikkan dari Rp6.000 ke Rp6.500. Nah, ini ada beberapa daerah yang lebih rendah dari Rp6.500, kita langsung datangi, kita tanya apa masalahnya, jangan sampai tengkulak ini jadi kompeni baru, saya selalu mengatakan begitu,” katanya di Jakarta, Senin (20/1/2025).

Sudaryono mengutarakan dari sisi produksi, saat ini petani sedang semangat menanam, sehingga kenaikan HPP dapat mendorong produktivitas tersebut sekaligus meningkatkan pendapatan mereka. Namun, di sisi lain, ancaman dari tengkulak masih perlu diperhatikan.

“Kita sedang banyak keliling ke daerah untuk memastikan harga pembelian gabahnya harus bagus. Namun, tengkulak itu, bagaimana dia tidak ikut menanam, tidak ikut memupuk, tidak ikut ke sawah, hanya beli, tetapi dia mengambil untungnya paling banyak. Saya kira itu salah satu program besar yang kita laksanakan,” ujar dia.

Menurutnya, kenaikan HPP gabah juga dapat meningkatkan kesejahteraan petani, mengingat saat ini, profesi sebagai petani masih menjadi penyumbang kemiskinan tertinggi di Indonesia.

Sudaryono juga menyampaikan bahwa saat ini Kementan tengah fokus menyesuaikan anggaran untuk mendukung swasembada pangan sesuai arahan Presiden Prabowo untuk tidak mengimpor beras di tahun 2025.

“Kita sudah ditargetkan oleh Presiden, tidak boleh impor beras di tahun 2025. Tidak impor beras, jagung, gula konsumsi, dan tidak impor garam konsumsi, sehingga kita melakukan segala daya upaya, termasuk menyesuaikan anggaran, kita fokus kepada satu, yakni swasembada pangan itu. Kita mulai dulu dari beras dan jagung, kita bereskan, nanti kita pelan-pelan,” ucapnya.

Ia juga menekankan bahwa proyek strategis nasional food estate adalah sebuah keniscayaan, di mana saat ini Kementan tengah fokus membuka lahan di daerah rawa.

“Kita ini kan penduduknya tambah banyak, lahan pertanian tambah makin lama, ada yang dipakai untuk pabrik, untuk apa, dan lain sebagainya, nah itu mau enggak mau kita harus ada pembukaan lahan baru di daerah-daerah yang lebih banyak rawa, karena kalau rawa itu enggak perlu mikir air, sudah ada airnya, kalau di gunung-gunung, di mana-mana kan kadang susah harus bikin irigasi dan seterusnya,” tuturnya. (ANT/KN)

Komisi X Akan Ditugaskan Kaji Aksi Damai ASN Kemdiktisaintek

0

JAKARTA – Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengatakan bakal mengkaji terkait adanya aksi damai ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kantor Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek), Jakarta, Senin (20/1/2025).

Dia mengaku baru menerima kabar adanya aksi dari ratusan ASN itu ketika dalam perjalanan ke Kompleks Parlemen. Dia pun akan mencari tahu terkait penyebab adanya aksi tersebut.
“Tentunya kita akan mencari, kita akan kaji nanti,” kata Dasco usai menghadiri acara Fraksi Partai NasDem, Senin (20/1/2025).

Menurut dia, Pimpinan DPR RI akan meminta kepada komisi yang bermitra dengan kementerian tersebut untuk melakukan pemantauan sekaligus evaluasi. Adapun Kemdiktisaintek saat ini bermitra dengan Komisi X DPR RI yang membidangi pendidikan, olahraga, sains dan teknologi.

Sebelumnya, Ratusan pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) aksi damai di depan kantor Kemdiktisaintek, Jakarta, Senin (20/1/2025).

Aksi yang dilakukan dengan menyanyikan sejumlah lagu kebangsaan seperti Indonesia Raya dan Bagimu Negeri, teriakan yel-yel, serta pembentangan spanduk dan sejumlah karangan bunga tersebut dipicu oleh adanya pemberhentian secara mendadak kepada salah seorang pegawai Kemdiktisaintek bernama Neni Herlina, beberapa waktu yang lalu.

“Mungkin ada kesalahpahaman di dalam pelaksanaan tugas dan itu menjadi fitnah atau suuzon bahwa Ibu Neni menerima sesuatu, padahal dia tidak melakukannya,” kata Ketua Paguyuban Pegawai Dikti Suwitno dalam kegiatan tersebut.

Tak hanya itu, Suwitno menyebutkan perlakuan yang diklaim tidak adil juga sebelumnya dibebankan kepada pegawai lain yang enggan disebutkan namanya. (ANT/KN)

Dibuat Terstruktur, Menteri KKP Sebut Pagar Laut Ilegal di Tangerang Berpotensi Jadi Daratan

0

JAKARTA – Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono menyebut bahwa pagar laut ilegal dibuat secara terstruktur untuk menahan abrasi, yang seiring berjalannya waktu akan berubah menjadi daratan.

“Dulu itu kan tempat nelayan yang membuat penangkaran untuk kerang, jadi kita berpikirnya ke arah sana. Tapi ketika dia terstruktur, maka itu adalah untuk menahan abrasi,” ujar Trenggono di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (20/1/2025).

“Jadi kalau untuk menahan abrasi, lama-lama jadi dangkal, kalau sudah jadi dangkal kemudian jadi daratan,” sambung dia.

Trenggono mengatakan bahwa pembangunan pagar laut tersebut masif dilakukan pada 2024. Namun, dirinya telah memastikan bahwa pagar laut tersebut ilegal dan dilakukan pembongkaran.

Dia juga menegaskan pembangunan pagar laut tersebut tidak memiliki izin resmi, dan menyebut bahwa laporan terkait aktivitas ini belum pernah diterima oleh Kementerian KKP sebelumnya.

Mengenai sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) yang terkait dengan area tersebut, dia menyatakan bahwa hal itu berada di luar wewenang kementeriannya.

“HGB-nya bukan di kita, kan kita enggak tahu, saya enggak tahu kalau itu ada HGB,” ucap Trenggono.

Disinggung mengenai pengawasan, Trenggono mengakui kemungkinan adanya kekurangan dalam pemantauan di lapangan. Namun, dia memastikan bahwa pihaknya telah turun langsung untuk mengecek kondisi di lapangan dan segera mengambil tindakan berupa pembongkaran pagar.

“Kita sudah membuktikan bahwa kita sudah turun, kita cek ternyata itu bukan penangkaran, bukan penangkaran kerang ya. Lalu kemudian bahwa itu adalah pagar terstruktur, jadi ya sudah kita langsung lakukan pembongkaran,” tutur Trenggono.

Dalam kesempatan itu, Trenggono turut menyampaikan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk menyelidiki dan mengusut pemagaran laut di perairan Tangerang, Banten, yang tidak mengantongi izin atau ilegal.

“Arahan Bapak Presiden, satu, selidiki sampai tuntas secara hukum supaya kita harus benar koridor hukumnya. Apabila tidak ada, itu harus menjadi milik negara, nah itu kasusnya seperti itu,” ujar Trenggono. (ANT/KN)

KPK Periksa Advokat Daniel Masiku

0

JAKARTA – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin, memeriksa advokat Daniel Masiku (DM) untuk diperiksa sebagai saksi penyidikan perkara dugaan korupsi dengan tersangka buronan KPK Harun Masiku.

“Pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK, atas nama DM,” kata Juru Bicara KPK Tessa Mahardhika Sugiarto saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin (20/1/2025).

Daniel, yang juga kerabat dari Harun Masiku, selesai menjalani pemeriksaan oleh penyidik KPK pada pukul 14.00 WIB. Dia berharap agar Harun Masiku bisa segera ditangkap oleh KPK.

“Saya cuma berharap Harun Masiku segera ditangkap, supaya ada kepastian,” kata Daniel di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (20/1/2025).

Dia mengatakan dirinya merasa terganggu dengan perkara Harun Masiku, karena dirinya jadi harus diperiksa oleh penyidik KPK sebagai saksi.

“Saya secara pribadi merasa dirugikan dengan kondisi seperti ini, bolak-balik diperiksa, saya habis waktu, pekerjaan saya terganggu,” ujarnya.

Lebih lanjut, Daniel juga mengaku tidak mengenal Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto yang menjadi tersangka baru dalam perkara Harun Masiku.

“Kalau tersangka Hasto kan saya tidak kenal. Saya kenal tapi dalam arti cuma tahu di media, secara pribadi tidak ada hubungan, tidak kenal,” kata Daniel.

Penyidik KPK pada hari Selasa, 24 Desember 2024 menetapkan dua orang tersangka baru dalam rangkaian kasus Harun Masiku, yakni Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto (HK) dan advokat Donny Tri Istiqomah (DTI).

Ketua KPK Setyo Budiyanto mengungkapkan bahwa HK mengatur dan mengendalikan DTI untuk melobi anggota KPU periode 2017—2022 Wahyu Setiawan agar dapat menetapkan Harun Masiku sebagai calon anggota DPR RI terpilih dari Dapil Sumsel I.

HK juga diketahui mengatur dan mengendalikan DTI untuk aktif mengambil dan mengantarkan uang suap untuk diserahkan kepada Wahyu Setiawan melalui Agustiani Tio Fridelina.

“HK bersama-sama dengan Harun Masiku, Saeful Bahri, dan DTI melakukan penyuapan terhadap Wahyu Setiawan dan Agustiani Tio Fridelina sebesar 19.000 dolar Singapura dan 38.350 dolar AS pada tanggal 16 Desember 2019—23 Desember 2019 agar Harun Masiku dapat ditetapkan sebagai anggota DPR RI periode 2019—2024 dari Dapil Sumsel I,” ujar Setyo.

Selain itu, penyidik KPK juga turut menetapkan Hasto sebagai tersangka dalam perkara perintangan penyidikan.

Setyo menerangkan tindakan yang dilakukan Hasto dalam perkara obstruction of justice tersebut adalah sebagai berikut.

1. Pada tanggal 8 Januari 2020 pada saat operasi tangkap tangan KPK, HK memerintahkan Nur Hasan, selaku penjaga rumah aspirasi Jl. Sutan Syahrir No 12 A yang biasa digunakan sebagai kantor oleh HK, untuk menelpon Harun Masiku untuk merendam ponselnya dengan air dan segera melarikan diri.

2. Pada tanggal 6 Juni 2024, sebelum Hasto diperiksa sebagai saksi oleh KPK, yang bersangkutan memerintahkan stafnya yang bernama Kusnadi untuk menenggelamkan HP miliknya yang dipegang Kusnadi agar tidak ditemukan oleh KPK.

3 .Hasto mengumpulkan beberapa saksi terkait dengan perkara Harun Masiku dan mengarahkan agar saksi tidak memberikan keterangan yang sebenarnya.

Untuk diketahui, Harun Masiku ditetapkan KPK sebagai tersangka dalam perkara dugaan pemberian hadiah atau janji kepada penyelenggara negara terkait dengan penetapan calon anggota DPR RI terpilih periode 2019—2024 di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia.

Walau demikian, Harun Masiku selalu mangkir dari panggilan penyidik KPK hingga dimasukkan dalam daftar pencarian orang (DPO) sejak 17 Januari 2020. (ANT/KN)

Kejagung Sudah Periksa Hampir 80 Saksi Kasus Gula Impor

0

JAKARTA – Kejaksaan Agung (Kejagung) menyatakan sudah memeriksa hampir 80 saksi dalam penyidikan kasus korupsi importasi gula di Kementerian Perdagangan pada tahun 2015–2016.

Pernyataan itu disampaikan oleh Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung Abdul Qohar, ketika awak media bertanya terkait Kejagung tidak menyinggung peran Direktur Impor Kementerian Perdagangan periode 2015–2016 dalam kasus ini.

“Apakah kemudian ada peran yang lain, termasuk dari Kementerian Perdagangan? Semua saksi, sudah lebih dari 70 orang, mungkin hampir 80 saksi sudah kita mintai keterangan, termasuk peran masing-masing para saksi, baik yang secara langsung dalam perkara ini maupun yang hanya mengetahui, melihat atau mendengar,” ucapnya dalam konferensi pers di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, Senin (20/1/2025).

Dia menekankan bahwa penyidik bekerja secara teliti ketika menentukan apakah para saksi tersebut layak dimintai pertanggungjawaban atau tidak.

“Ketika ditemukan alat bukti yang cukup minimal dua alat bukti maka pasti penyidik akan melakukan permintaan pertanggungjawaban dengan penetapan tersangka. Akan tetapi, kalau belum, tentu kami tidak akan masuk ke sana,” ujarnya.

Kejagung pada hari Senin ini menetapkan sembilan tersangka baru dalam kasus korupsi impor gula, yaitu TWN selaku Direktur Utama PT AP, WN selaku Presiden Direktur PT AF, AS selaku Direktur Utama PT SUJ, IS selaku Direktur Utama PT MSI, PSEP selaku Direktur PT MT, HAT selaku Direktur PT DSI, ASB selaku Direktur Utama PT KTM, HFH selaku Direktur Utama PT BMM, dan ES selaku Direktur PT PDSU.

Qohar mengatakan sembilan perusahaan tersebut mengimpor gula kristal mentah (GKM) dan mengolahnya menjadi gula kristal putih (GKP). Tersangka Thomas Trikasih Lembong (TTL) atau Tom Lembong turut memberikan izin impor GKM kepada sembilan perusahaan itu.

Padahal, perusahaan-perusahaan tersebut hanya memiliki izin sebagai produsen gula rafinasi. Selain itu, pihak yang boleh mengimpor GKP hanyalah BUMN dan yang diimpor haruslah GKP secara langsung.

“Dengan adanya penerbitan persetujuan impor GKM menjadi gula GKP oleh Menteri Perdagangan saat itu, Saudara TTL selaku tersangka, kepada para tersangka yang merupakan pihak swasta, menyebabkan tujuan stabilisasi harga dan pemenuhan stok gula nasional dengan cara operasi pasar pada masyarakat tidak tercapai,” ucap Qohar.

Pasal yang disangkakan kepada para tersangka yaitu Pasal 2 ayat (1) dan Pasal 3 juncto Pasal 18 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 jo. Pasal 55 ayat 1 ke-1 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). (ANT/KN)

Otorita IKN Percepat Pembangunan Kantor Layanan Perbankan di Ibu Kota Nusantara

JAKARTA – Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) berupaya mempercepat pembangunan kantor layanan jasa perbankan di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), Ibu Kota Nusantara, Kalimantan Timur.

Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono dalam pernyataan yang terkonfirmasi dari Jakarta, Senin (20/12/2025), mengatakan percepatan pembangunan layanan perbankan di IKN penting untuk melengkapi ekosistem yang dibutuhkan oleh warga yang akan berpindah ke Nusantara.

Kantor layanan perbankan ini ditargetkan mulai beroperasi pada kuartal pertama 2026 guna mendorong pelayanan jasa perbankan yang cepat dan efisien sesuai dengan kebutuhan para penduduk IKN.

“Sarana dan prasarana di Ibu Kota Nusantara sudah kami siapkan. Bapak Presiden Republik Indonesia telah memberikan arahan untuk melaksanakan kegiatan eksekutif, legislatif, dan yudikatif di Ibu Kota Nusantara pada 2028. Mulai Januari 2025, kami akan memetakan lokasi-lokasi untuk memulai pembangunan jalan,” ujar Basuki.

Basuki telah menggelar pertemuan dengan sejumlah perusahaan perbankan terkemuka di Indonesia, antara lain Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Mandiri, Bank Negara Indonesia (BNI), Bankaltimtara atau BPD Kaltim, Bank Tabungan Negara (BTN), serta Bank Central Asia (BCA).

Basuki berharap pertemuan dengan industri perbankan dapat mempercepat realisasi investasi sektor perbankan di IKN serta menciptakan ekosistem perekonomian yang inklusif bagi pengembangan Ibu Kota Negara yang modern.

“Pertemuan pembahasan progres ini dapat mempercepat realisasi investasi sektor perbankan di IKN serta menciptakan ekosistem perekonomian yang inklusif bagi pengembangan Ibu Kota Negara yang modern,” ujarnya.

IKN mulai dibangun secara masif di era pemerintahan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi). IKN digadang-gadang sebagai kota masa depan dengan konsep kota cerdas dan ramah lingkungan. IKN juga dirancang untuk mewujudkan Indonesia sebagai negara maju sesuai dengan Visi Indonesia 2045. (ANT/KN)

IKN Dorong Peningkatan Kinerja Pelindo Regional 4

MAKASSAR – Ibu Kota Nusantara (IKN) jadi pemantik peningkatan kinerja PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 sepanjang 2024.

“IKN memantik penaikan kinerja operasional yang positif secara konsolidasi pada 2024 lalu dibandingkan dengan tahun sebelumnya,” kata Executive Director 4 Pelindo Regional 4 Abdul Azis di Makassar, Senin (20/12/2025).

Dia mengatakan, hal itu tercermin dari empat lini usaha utama yang menunjukkan pertumbuhan yang signifikan sebagai implementasi dari komitmen Pelindo sebagai bagian dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang menjadi penggerak sektor logistik nasional untuk terus meningkatkan layanan pelabuhan utamanya di Regional 4.

Sampai dengan periode Desember 2024, lanjut dia, Pelindo Regional 4 mencatat arus kapal sebesar 457.683.074 gross tonnage (GT) atau tumbuh 4,65 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Hal ini mencerminkan kepercayaan para pemilik kapal terhadap layanan Pelindo Regional 4 yang didukung implementasi digitalisasi dan pengembangan fasilitas pendukung.

Sementara beberapa penyebab pertumbuhan arus kapal di wilayah kerja Pelindo Regional 4 antara lain, adanya kunjungan kapal peti kemas, kapal roro, serta meningkatnya kegiatan kapal curah kering pemuatan batu pecah untuk pembangunan IKN di Pelabuhan Parepare.

Meningkatnya kegiatan kapal general cargo di Pelabuhan Tanjung Redeb dan meningkatnya kegiatan kapal roro dan peti kemas di Pelabuhan Balikpapan.

Termasuk adanya peningkatan kegiatan kapal curah cair BBM dan peti kemas di Regional 4 Sorong dan meningkatnya kegiatan kapal peti kemas di Regional 4 Kendari juga menjadi pemicu penaikan kinerja operasional arus kapal di Pelindo Regional 4 pada 2024.

Sementara itu, Division Head Pelayanan Operasi Pelindo Regional 4 Yusida M Palesang mengimbuhkan, dari sisi arus peti kemas sampai dengan periode Desember 2024 mencapai sebesar 2.508.040 TEUs atau tumbuh 8,92 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Dia menyebutkan, kondisi tersebut juga dipicu beberapa peningkatan kinerja yakni, meningkatnya permintaan kebutuhan barang proyek IKN serta barang consumer goods, seperti pakaian, makanan, dan elektronik di Regional 4 Samarinda, dan adanya peningkatan kegiatan muatan hasil pertanian komoditas jagung di Regional 4 Gorontalo. (ANT/KN)

Festival Cap Go Meh Singkawang Masuk 10 Besar Event Terbaik di Indonesia

0

SINGKAWANG – Penjabat Gubernur Kalimantan Barat Kalimantan Barat (Kalbar) Harisson menyatakan, Festival Cap Go Meh di Singkawang masuk 10 besar event terbaik di Indonesia dan masuk dalam Karisma Event Nusantara (KEN) 2025.

“Oleh sebab itu, Pemerintah Provinsi Kalbar turut mendukung menyukseskan pelaksanaan perayaan Imlek dan Cap Go Meh di Kota Singkawang,” kata Harrison, di Singkawang, Minggu (19/1/2025).

Tak hanya itu, katanya lagi, Cap Go Meh Singkawang juga kini telah dan berhasil menembus 10 besar event terbaik di Indonesia. Terlebih perayaan, ini merupakan salah satu ikon pariwisata yang menonjol dari kekhasan budaya di Kota Singkawang.

“Mari kita laksanakan dengan tertib dan aman agar perayaan ini semakin meriah tahun ini,” katanya pula.

Ketua Komisi 2 DPRD Singkawang Harry Sarasati Widha Sugeng menambahkan bahwa Festival Cap Go Meh masuk dalam kalender event nasional yaitu TOP KEN 2025 (Kharisma Event Nasional) yang sudah ke-3 kalinya sejak tahun 2023 dengan jumlah kunjungan lebih kurang 660.000 wisatawan, dan tahun 2024 330.000 wisatawan.

Adanya penurunan wisatawan tahun 2024 ini, katanya lagi, dikarenakan adanya pelaksanaan pemilu di Kota Singkawang dan untuk KEN tersebut berjumlah 110 event se-Indonesia. Sedangkan, untuk tahun 2025 KEN lebih sedikit yaitu 60 event se-Indonesia dan Kota Singkawang selama 3 tahun berturut-turut masuk dalam 10 besar event nasional.

“Harapan kami di Komisi 2 DPRD Kota Singkawang beserta Kadisparpora Singkawang untuk kegiatan event seperti ini ada pergerakan ekonomi di segala sisi yang lebih signifikan serta meningkatnya pendapatan UMKM dan PAD di Kota Singkawang,” katanya pula.

Menurut dia pula, terlebih Singkawang ini merupakan kota tujuan wisata nomor 1 di Kalbar, sehingga diharapkan tidak hanya event Cap Go Meh di Singkawang, tetapi juga ada event-event besar lainnya yang bisa dijadikan Kalender Event Nasional (KEN) dengan kearifan lokal Kota Singkawang.

Dengan begitu, kata dia lagi, dapat menjadi kota tujuan wisata Internasional. Karena melihat potensi Singkawang baik dari wisata alam, budaya maupun secara geografis yang dekat dengan negara tetangga seperti Kuching Malaysia dan lain-lain, ditambah dengan kehadiran Bandara Singkawang tentunya dapat memudahkan wisatawan datang ke Kota Singkawang.

“Sehingga untuk target ke depan bisa menjadi Cap Go Meh International Event 2026, hal ini sangat kita harapkan untuk menuju Singkawang yang lebih hebat,” ujarnya.

Penjabat Wali Kota Singkawang Sumastro mengatakan, Pemerintahan Kota (Pemkot) Singkawang telah mempersiapkan perayaan Imlek dan Festival Cap Go Meh (CGM) Tahun 2025 sebaik mungkin di kota itu.

“Kita harap perayaan Imlek dan Cap Go Meh di Singkawang tahun ini meriah, karena tahun lalu tidak dilaksanakan,” katanya.

Dia berharap, dengan adanya Festival Cap Go Meh ini akan lebih meriah paling tidak sama dengan perayaan sebelumnya.

“Kami sudah melakukan rapat konsolidasi dengan panitia pelaksana, bahkan panitia pelaksana juga sudah memberikan kepastian bahwa pelaksanaan perayaan Imlek dan Festival Cap Go Meh tahun 2025 tetap meriah,” ujarnya.

Jika sesuai jadwal, perayaan Imlek dan Cap Go Meh akan jatuh pada tanggal 12 Februari 2025. Segala sesuatunya sudah mulai dipersiapkan baik dari pemkot maupun panitia pelaksana.

“Karena Festival Cap Go Meh Singkawang ini bukan hanya kegiatan nasional. Namun dari Kedeputian Kementerian Pariwisata telah menyepakati jika ajang Cap Go Meh Singkawang sudah berskala internasional,” ujarnya pula. (ANT/KN)

KKP Terus Selidiki Pemasangan Pagar Laut di Perairan Tangerang

0

BADUNG – Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menyebut bahwa ada perkumpulan nelayan yang mengklaim telah memasang pagar laut di kawasan perairan Kabupaten Tangerang, Banten.

“Kami dapat info, katanya perkumpulan nelayan. Nah itu sedang kami panggil terus,” kata Menteri KKP di Kabupaten Badung, Bali, Minggu (19/1/2025).

Menurut dia, pihak yang mengklaim telah memasang pagar laut dari bambu itu adalah kesatuan masyarakat nelayan Pantai Utara (Pantura).

Namun, lanjut dia, kelompok nelayan yang sudah dipanggil oleh KKP itu tidak kunjung menghadiri panggilan tersebut.

Pihaknya akan meminta bantuan kepolisian untuk melakukan penyelidikan pemasangan pagar laut tersebut.

“Sudah beberapa kali dipanggil oleh Dirjen PSDKP (Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan) tapi belum datang. Kami sudah minta kepolisian untuk membantu kami melakukan penyelidikan,” imbuhnya.

Menteri KKP mengaku tidak mengetahui alasan kelompok nelayan itu tidak menghadiri pemanggilan dari KKP.

Ia juga menyebutkan bahwa hingga saat ini belum ada indikasi pemasang pagar laut itu adalah dari perusahaan tertentu.

“Belum ada, belum terdeteksi ke sana (perusahaan diduga memasang pagar laut),” imbuhnya.

Mengingat panggilan tersebut belum dipenuhi, maka pihaknya belum dapat menentukan siapa dalang dibalik pemasangan pagar bambu itu.

“Kami sedang melakukan penyelidikan, kan tidak bisa cepat, tidak bisa menuduh banyak orang juga,” katanya.

Saat ini, pagar laut tersebut telah disegel oleh KKP untuk memudahkan penyelidikan.

Meski sekitar dua kilometer pagar laut sudah dibongkar namun proses penyelidikan tidak terpengaruh.

“Pencabutan kan tunggu dulu dong, kalau sudah tahu siapa yang menanam kan lebih mudah (penyelidikan),” ucapnya.

Sebelumnya, pada Sabtu (18/1) sebanyak 600 personel TNI AL beserta nelayan membongkar pagar laut dari garis Pantai Tanjung Pasir, Kecamatan Teluknaga hingga pesisir Pantai Kronjo, Kecamatan Kronjo.

Proses pembongkaran pagar laut dari bambu itu dilakukan secara bertahap yang sudah mencapai sepanjang dua kilometer.

Namun, saat ini tidak ada lagi aktivitas pembongkaran pagar laut tersebut. (ANT/KN)