Beranda blog Halaman 1114

Puncak Peringatan HUT Ke-52 KORPRI Tahun 2023, DP KORPRI Bontang Ikuti secara Virtual: Semangat KORPRIkan Indonesia

0

JAKARTA – Puncak Peringatan HUT Ke-52 Korps Pegawai Negeri Republik Indonesia (KORPRI) dirayakan dengan semarak, Selasa (28/11) hari ini di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang. Kegiatan dilaksanakan secara hybrid terpusat di Jakarta dan diikuti Dewan Pengurus (DP) KORPRI Kota Bontang secara virtual.

Peringatan HUT Ke-52 KORPRI tahun ini memiliki makna yang sangat istimewa. Sekretaris Daerah Kota Bontang, Ir. Hj. Aji Erlynawati, MT, yang juga menjabat sebagai Ketua DP KORPRI Kota Bontang, mengungkapkan bahwa peringatan ini memiliki beberapa tujuan penting.

Salah satunya adalah memedomani Edaran Ketua DP KORPRI Nasional Nomor 8 Tahun 2023 tentang HUT ke-52 Korps Pegawai Negeri Tahun 2023. Selain itu, peringatan ini juga merupakan bagian dari Program Kerja DP KORPRI Kota Bontang Tahun 2023, terutama dalam upaya pembinaan jiwa korps dan wawasan kebangsaan anggota KORPRI Kota Bontang.

Acara ini dihadiri sejumlah pejabat penting, termasuk Wakil Wali Kota Bontang Hj Najirah, yang juga merangkap sebagai Pembina DP KORPRI Kota Bontang, serta para kepala perangkat daerah yang bertugas sebagai pengurus KORPRI Unit Perangkat Daerah. Turut hadir pula penerima penghargaan dan penerima santunan/tali asih.

Tema peringatan ini adalah “KORPRIKAN INDONESIA,” yang mencerminkan semangat untuk lebih berperan aktif dalam membangun Indonesia yang lebih baik.

Aji Erlynawati juga menjelaskan berbagai kegiatan yang akan dilaksanakan dalam rangka peringatan HUT Ke-52 KORPRI tingkat Kota Bontang. Antara lain, penyerahan penghargaan SAKIP dan penyematan PIN ASN Berakhlak secara simbolis, penyerahan uang purna tugas kepada 30 orang PNS yang memasuki masa pensiun, serta penyerahan uang tali asih kepada 8 orang ahli waris PNS yang telah meninggal dunia.

Tak hanya itu, ada juga penyerahan uang pembinaan kepada 10 orang atlet dan 9 orang Qori/Qoriah ASN yang telah berprestasi. Selain itu, 211 orang PNS akan menerima penghargaan Satyalancana Karya Satya XXX, XX, dan X Tahun sebagai bentuk penghargaan atas pengabdiannya.

Puncak peringatan HUT Ke-52 KORPRI juga mencakup partisipasi dalam upacara peringatan nasional yang akan diikuti secara virtual pada pukul 10.30 WITA.

Selain itu, ada kegiatan khusus yang dinamakan “MAUNJUN” (Mancing Untung Jalin Rukun) KORPRI, yang merupakan acara memancing bersama ASN dan masyarakat umum. Kegiatan ini akan dilaksanakan pada Hari Minggu, 3 Desember 2023.

Capaian dan rencana program kerja KORPRI Kota Bontang yang disampaikan juga menjadi sorotan. Di antaranya, pemberian uang purna tugas kepada seluruh PNS Pemkot Bontang yang pensiun dari Juni 2022 hingga Desember 2023, total 92 orang.
Terlaksananya pemberian uang duka bagi ahli waris ASN yang meninggal dunia sejak tahun 2022 hingga 2023 ini, sejumlah total 19 orang, dan bantuan perawatan kesehatan serta kegiatan Baksos Ramadhan demi meringankan beban ASN yang pensiun.

Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum KORPRI (LKBH KORPRI) juga telah dibentuk, menunjukkan komitmen KORPRI Kota Bontang dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada anggotanya.

Tak lupa, prestasi kontingen KORPRI Kota Bontang dalam ajang MTQ ASN, PORPROV, dan PORNAS ASN baik di tingkat Provinsi Kalimantan Timur maupun di tingkat Nasional Tahun 2023 turut diapresiasi dengan bonus/uang pembinaan.

Rencana program kerja KORPRI ke depan juga menjadi fokus, yang diarahkan untuk memantapkan program-program kerja yang sudah terlaksana serta menyelesaikan program-program kerja baik jangka menengah maupun jangka panjang. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan anggota KORPRI Kota Bontang.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bontang, Najirah, dalam sambutannya juga memperkuat semangat peringatan ini. Ia mengapresiasi peran ASN selaku anggota DP KORPRI Kota Bontang dalam berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan. Najirah juga menekankan pentingnya menjaga nama dan wibawa organisasi D.P. KORPRI Kota Bontang, menjaga prinsip netralitas sebagai ASN, dan terus mengembangkan kegiatan yang bermanfaat bagi anggotanya.

Selain itu, Najirah juga mengingatkan pentingnya menjunjung tinggi nilai profesi ASN, yang mengandung makna Ber-AKHLAK: Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif. (adv)

TKN Prabowo-Gibran Kampanye Makan Siang Gratis dan Aksi Bantu Palestina

0
Ketua TKN Rosan Roeslani mewakili Prabowo Subianto menyerahkan bantuan bagi Palestina melalui Yayasan Persahabatan dan Studi Peradaban (YPSP) di kantor TKN, Jakarta. (Antara)

KORANUSANTARA – Hari pertama kampanye dilewatkan pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Keduanya masih disibukkan dengan rutinas jabatan yang melekat. Prabowo sebagai Menteri Pertahanan sementara Gibran selaku Wali Kota Surakarta. Meski begitu, Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran tetap menggulirkan program kampanye mereka.

Program tersebut adalah makan siang gratis untuk anak sekolah dan santri serta bantuan gizi bagi ibu hamil. Ketua TKN Prabowo-Gibran Rosan Roeslani mengatakan, di hari pertama saja, program itu sudah terealisasi di sembilan titik di seluruh Indonesia.

Di antaranya, Jakarta, Semarang, Jogja, Makassar, dan Surabaya. Di setiap titik, pihaknya menyerahkan seribu paket makan siang. ’’Ini dilaksanakan door-to-door,’’ ujarnya di Media Center TKN Jakarta.

Rosan menambahkan, program tersebut menjadi bagian dari pengenalan kepada masyarakat. Diharapkan, masyarakat bisa mengenal salah satu program andalan dari paslon Koalisi Indonesia Maju (KIM). ’’Ini akan dilanjutkan jika pasangan Prabowo terpilih,’’ imbuhnya.

Selain program makan gratis, kampanye hari pertama Prabowo-Gibran diisi dengan penyerahan bantuan ke Palestina. Dari kocek pribadinya, Prabowo memberikan bantuan Rp 5 miliar melalui Yayasan Persahabatan dan Studi Peradaban (YPSP).

Sekretaris TKN Prabowo-Gibran Nusron Wahid mengatakan, pemberian bantuan itu menjadi bukti kepedulian. Tidak hanya sebagai menteri pertahanan, namun juga secara pribadi. (*) 

Dari Sabang Bersama Mahfud sampai Merauke Bareng Ganjar

0
Ganjar Pranowo saat melakukan kampanye perdana di Waninggap Nanggo, Merauke, Papua Selatan.

KORANUSANTARA – Pasangan capres dan cawapres Ganjar Pranowo-Mahfud MD menggelar kampanye perdananya di ujung Indonesia. Ganjar menyapa warga di Merauke, Papua Selatan. Sementara Mahfud mengunjungi Sabang, Aceh.

Ganjar menyebut pemilihan dua lokasi tersebut sebagai simbol persatuan Indonesia seperti yang tertera di sila ketiga Pancasila. ’’Kami sengaja memilih dua titik di Indonesia yang satu di ujung timur di mana matahari terbit dan satu di ujung barat karena kami ingin persatuan Indonesia seperti sila ke-3,’’ kata Ganjar di Kampung Waninggap Nanggo, Merauke, Selasa, 28 November 2023.

Capres nomor urut 3 itu optimistis memenangi Pilpres 2024 dengan dukungan masyarakat Indonesia. Ganjar juga berkomitmen untuk bisa memenuhi semua harapan masyarakat Indonesia, dari Sabang sampai Merauke. ’’Dan, inilah awal kita akan bergerak bersama, awal kita akan bekerja bersama, awal untuk kita memenangkan nanti, dan itu karena kita selalu bersama rakyat,’’ janji Ganjar.

Ganjar dan Mahfud sempat melakukan live streaming. Ganjar pun bisa menyapa warga Aceh, sementara Mahfud juga menyapa masyarakat Merauke. Dalam momen itu, masyarakat di Sabang dan Merauke menyanyi bareng lagu Dari Sabang sampai Merauke. (*)

Kampanye Hari Pertama, Anies Kunjungi Tanah Merah, Cak Imin Pulang Kampung

0
Anies Baswedan bersama istri, Fery Farhati, menyapa warga Tanah Merah, Jakarta Utara.

KORANUSANTARA – Tanah Merah punya tempat spesial bagi Anies Baswedan. Tak heran, kawasan ini menjadi lokasi pertamanya untuk berkampanye. Selasa, 28 November 2023, Anies berkunjung ke kampung yang sejak lama mengalami persoalan agraria dan belum tuntas hingga sekarang.

Ditemani sang istri, Fery Farhati, Anies menyebut Tanah Merah sudah terlalu lama dipinggirkan. Saat menjabat gubernur DKI Jakarta, Anies menyatakan telah melakukan perubahan untuk menyelesaikan persoalan di kampung tersebut. ’’Bersama-sama kita buat perubahan di Tanah Merah ini,” katanya.

Anies berjanji menghadirkan keadilan bagi mereka yang terpinggirkan. Bukan hanya untuk warga Jakarta, janji itu juga merupakan komitmen untuk seluruh rakyat Indonesia.

’’Dari Tanah Merah, untuk tanah-tanah yang terpinggirkan di Indonesia, untuk mereka-mereka yang termarginalkan, dengan satu pedoman, yakni membesarkan yang kecil tanpa mengecilkan yang besar,’’ ujarnya.

Setelah dari Tanah Merah, Anies juga menemui pendukungnya di GOR Ciracas, Jakarta Timur. Di situ, Anies secara simbolis memulai perjalanan kampanye dengan menerima bendera dari Ketua RT Kampung Akuarium Bung Topas.

Sementara itu, cawapres Muhaimin Iskandar memulai kampanye dengan sungkem kepada ibunya, Muhassonah Hasbullah, di Jombang, Jawa Timur. Sorenya, Cak Imin, sapaan akrab Muhaimin, menyapa masyarakat di Taman Bungkul, Surabaya. (*) 

Falentinus Keo Meo: OPD Harus Serius dalam Pengelolaan Kearsipan

0
Anggota Komisi I DPRD Berau, Falentinus Keo Meo.

TANJUNG REDEB – Anggota Komisi I DPRD Berau, Falentinus Keo Meo meminta pengelolaan arsip di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dikelola dengan baik.

Dia menerangkan, OPD harus serius dalam hal pengelolaan kearsipan agar lebih efisien dan sistematis, supaya mempermudah pencarian data yang dinilai memengaruhi pembangunan daerah.

“Penyelenggaraan pengelolaan sebuah arsip harus baik dan benar. Untuk itu, perlu persamaan persepsi antar seluruh OPD yang ada di Berau,” ungkapnya.

Ditegaskan Falentinus, evaluasi dan peningkatan pengelola arsip perlu dilakukan secara bertahap dan bertujuan. “Supaya tidak ada lagi aset yang belum terarsipkan,” tegasnya.

Politikus Demokrat ini berharap, seluruh aset yang dimiliki Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau telah terasipkan dengan baik.

“Karena jika aset ini belum diarsipkan, kita khawatir diklaim oleh oknum. Jadi, pengarsipan harus diperhatikan dengan maksimal,” tandasnya. (adv/kn)

Cakupan Listrik Belum Merata, Sakirman Dorong Pamerintah Atasi Masalah Listrik

0
Anggota Komisi III DPRD Berau, Sakirman.

TANJUNG REDEB – Beberapa wilayah di Kabupaten Berau hingga kini belum teraliri listrik. Hal itu mendapat sorotan dari jajaran legislatif.

Anggota Komisi III DPRD Berau, Sakirman mengungkapkan, pemerintah harus mencari solusi agar cakupan listrik di Berau bisa merata, sehingga memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Listrik ini kebutuhan mendasar masyarakat, banyak hal bisa terhambat karena tidak ada listrik. Mulai dari perekonomian hingga mengganggu proses pendidikan,” ungkapnya.

Dibeberkannya, pemenuhan fasilitas Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) di wilayah perkampungan juga bisa terhambat akibat belum adanya aliran listrik.

“Jadi sudah seharusnya pemerintah kita menginventarisir, kampung mana saja yang belum teraliri listrik, supaya kebutuhan dasar mereka terpenuhi,” tuturnya.

Menurut Sakirman, cakupan listrik belum merata karena berbagai faktor, seperti jarak jangkauan yang cukup jauh, aksesibilitas sulit serta lahan atau permukiman yang bersinggungan dengan masyarakat.

“Pemerintah harus segera cari solusi mengenai pemenuhan listrik ini agar merata. Jangan biarkan masyarakat yang ada di wilayah kampung jauh terus-terusan dalam kondisi gelap saat malam hari,” pungkasnya. (adv/kn)

Harap Ada Jadwal Rutin Penggunaan Batik Berau

0
Proses pembuatan motif batik khas Berau.

TANJUNG REDEB – Ketua DPRD Berau, Madri Pani mendorong pemerintah untuk maksimal melakukan pengembangan batik khas Kabupaten Berau.

Madri mengungkapkan, dirinya sangat mendukung seluruh hal yang menjadi program. Namun, harus dijalankan secara konsisten.

Menurutnya, diperlukan sosialisasi dalam mengaplikasikan ke Organisasi Perangkat Daerah (OPD) penggunaan batik khas Berau.

“Setelah itu, nenurut saya tentunya akan ditiru oleh instansi vertikal lain ke depannya,” katanya.

Terlebih penggunaan batik khas Berau telah termaktub pada Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 43 tahun 2021.

“Kalau sudah ada Perbupnya, penggunaan batik khas Berau perlu diterapkan dan dijadwalkan di setiap OPD. Seperti setiap Kamis atau Jumat wajib mengenakan baju batik,” tuturnya

Dengan begitu, lanjutnya, program yang ditetapkan pemerintah bisa konsisten dan berkesinambungan dengan aturan yang ada.

“Jadi kebijakan penggunaan batik khas Berau, tidak hanya sesaat saja,” ujarnya.

Madri berharap dengan diterapkannya hari untuk memakai baju batik khas Berau bisa berdampak pada perekonomian, khususnya pengrajin batik.

“Selain bisa dikenal orang luar luar dan batik khas Berau bisa meningkatkan kesejahteraan pengrajin. Tentu jadi ajang promosi juga,” pungkasnya. (adv/kn)

APBD Besar, Dorong Puskesmas di Perkampungan Maksimal Layani Masyarakat

0
Anggota Komisi I DPRD Berau, Rudi Parasian Mangunsong.

TANJUNG REDEB – Persoalan terkait kurang maksimalnya pelayanan Puskesmas yang berada di wilayah perkampungan disorot Anggota Komisi I DPRD Berau, Rudi Parasian Mangunsong.

Menurutnya, dengan APBD Berau tahun 2024 yang cukup besar, Puskesmas di pedalaman harus diberi perhatian lebih. Mengingat, jarak mereka cukup jauh dari pusat kesehatan yang ada di kota.

“Ini menjadi tugas berat bagi Dinas Kesehatan. Harus seimbang, antara bangunan Puskesmas dengan pelayanannya,” ungkapnya.

Ketersediaan obat di fasilitas kesehatan, khususnya daerah perkebunan kerap didapati sudah habis sebelum waktunya. Dinilai Rudi, penyebabnya yakni banyaknya perusahaan tidak memfasilitasi pekerjanya dengan klinik mandiri.

“Stok mereka pastinya akan cepat habis. Seharusnya perusahaan itu punya klinik mandiri,” tegasnya.

Kendati demikian, dengan permasalahan yang ada mestinya pihak OPD bisa mengambil langkah antisipasi guna menstabilkan antara ketersediaan obat dan warganya.

“Perusahaan punya tanggung jawab. OPD juga mesti gesit dalam mengantisipasi keluhan masyarakat. Juga dalam memaksimalkan layanan Puskesmas,” pungkasnya. (adv/kn)

Anggota DPRD Kaltim Andi Faisal Assegaf Reses di Desa Pesisir Tanjung Aru

0

PASER – Dalam rangka mendengarkan kebutuhan masyarakat, Andi Faisal Assegaf, Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur dari Komisi I Bidang Pemerintahan dan Hukum, melakukan reses di Desa Tanjung Aru, Kecamatan Tanjung Harapan, Kabupaten Paser, pada Jum’at Kemarin (27/10/2023).

Desa Tanjung Aru merupakan salah satu desa pesisir yang terletak di daerah pemilihan (Dapil) III. Untuk sampai ke sana, Andi Faisal Assegaf harus menggunakan transportasi darat dan air. Ia ingin mengetahui langsung aspirasi dan permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat desa tersebut.

Salah satu aspirasi yang disampaikan oleh Sekretaris Desa Said adalah adanya jembatan permanen yang menghubungkan desa dengan daerah lain. “Jembatan yang ada sekarang sudah reyot dan hampir runtuh. Ini sangat berbahaya bagi pengguna jembatan. Kami sangat berterima kasih atas kedatangan bapak dan semoga bisa mengakomodir keinginan kami,” ujar Said.

Selain itu, perwakilan dari anak muda desa, Rudwan, juga menyampaikan harapannya agar desa bisa mendapatkan fasilitas dasar seperti air bersih, jalan aspal, dan listrik.
“Kami merasa seperti terasingkan di sini. Kami tidak pernah merasakan jalan aspal atau kipas angin. Listrik pun hanya bisa nyala di malam hari saja. Kami juga ingin anak-anak kami bisa mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi, bukan hanya melaut dan mencari nafkah dengan resiko besar,” kata Rudwan.

Andi Faisal Assegaf mengapresiasi aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat desa dan berjanji akan menyampaikannya ke pihak terkait. Ia juga berharap agar reses ini bisa meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat pesisir. (adv/dprdkaltim/kn)

Wali Kota Bontang Beri Semangat Peserta PPPK: Kemampuan dan Usaha Menentukan Segalanya

0

BONTANG – Pemerintah Kota Bontang telah memulai pelaksanaan Seleksi Kompetensi (Selkom) Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Formasi Tahun 2023 pada Senin, 27 November 2023, yang berlangsung di Auditorium Graha Taman Praja Bontang Lestari. Kegiatan yang direncanakan berlangsung selama 3 hari ini diikuti oleh 831 peserta.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bontang, Sudi Priyanto, mengungkapkan bahwa total peserta seleksi ini sebanyak 868 orang, namun 37 di antaranya melakukan seleksi di lokasi di luar Kota Bontang, sesuai dengan informasi yang tercantum dalam Pengumuman Wali Kota Bontang Nomor: 800.1.2.2/3307/BKPSDM. Terdapat 16 titik lokasi lain yang tersebar di berbagai tempat, dipilih oleh peserta seleksi kompetensi PPPK, dengan penjadwalan yang berbeda-beda untuk masing-masing titik lokasi.

“Kami bersyukur bahwa Seleksi Kompetensi PPPK yang dilaksanakan di Kota Bontang pada hari pertama ini berjalan dengan baik, tertib, dan lancar. Hari ini terdiri dari 3 sesi, di mana setiap sesi ditargetkan diikuti oleh 100 orang. Realisasi kehadiran peserta pada sesi I sebanyak 92 orang, pada sesi II sebanyak 99 orang, dan pada sesi III sebanyak 97 orang,” ujar Sudi, Senin (27/11) kepada wartawan.

Sudi menjelaskan bahwa Panitia Seleksi Daerah (Panselda) Kota Bontang memiliki tanggung jawab yang mencakup pemeriksaan data peserta, sterilisasi perlengkapan, pengaturan jalur kedatangan dan kepulangan peserta, serta pengamanan perlengkapan peserta yang diserahkan.
Untuk memastikan kelancaran tugas Panselda, pihaknya berkolaborasi dengan Inspektorat, Satpol PP, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dinas Kominfo, Dinas Lingkungan Hidup, dan Bagian Umum Setda Kota Bontang.

Pengaturan di ruang CAT (Computer Assisted Test) menjadi tanggung jawab Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) yang terdiri dari 5 orang dan berasal dari Kantor Regional (Kanreg) VIII BKN.

Pada pelaksanaan hari pertama ini, Wali Kota Bontang, Basri Rase, S.Ip, M.Si, turut hadir secara langsung untuk menyaksikan persiapan yang dilakukan oleh Panselda dan Panselnas.

Wali Kota Basri Rase memberikan semangat dan menekankan pentingnya para peserta untuk mematuhi tata tertib yang telah ditetapkan oleh panitia.
Ia juga menekankan bahwa kelulusan peserta ditentukan oleh kemampuan dan usaha masing-masing peserta. “Gunakan waktu yang tersedia dengan baik, serta membaca dan memahami setiap soal pertanyaan dengan cermat. Semua yang nantinya dinyatakan lulus oleh Panselnas diharapkan dapat menjadi PPPK yang profesional dan siap untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pungkasnya. (ADV)