Beranda blog Halaman 365

Tahan Imbang Malaysia, Timnas Indonesia U-23 Lolos ke Semifinal Piala AFF 2025

0

JAKARTA – Timnas Indonesia U-23 berhasil lolos ke semifinal setelah menjadi juara Grup A ASEAN U-23 Championship 2025, meski bermain imbang tanpa gol melawan Malaysia.

Pertandingan terakhir fase grup ini berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta pada Senin (21/7/2025) malam WIB.

Di awal babak pertama, Indonesia mendominasi penguasaan bola. Tim Garuda Muda terlihat tenang dalam membangun serangan dengan bermain umpan-umpan pendek.

Malaysia beberapa kali mampu membangun serangan saat laga berjalan 10 menit. Namun, lini pertahanan Indonesia dengan tenang meredam serangan Malaysia.

Peluang berbahaya pertama Indonesia terjadi pada menit ke-16. Sayang, tendangan Rayhan Hannan dari luar kotak penalti terlalu lemah setelah situasi lemparan ke dalam yang dilakukan Robi Darwis.

Dominasi permainan terus dipegang Indonesia hingga laga memasuki menit ke-30. Namun, tim asuhan Gerald Vanenburg kesulitan memaksimalkan di sepertiga akhir pertahanan Malaysia.
Hingga menit ke-45 hampir tidak ada peluang emas yang diciptakan Timnas Indonesia U-23. Beberapa kali Indonesia mampu membawa bola hingga masuk kotak penalti Malaysia, tapi selalu gagal dalam penyelesaian akhir.

Peluang terakhir Indonesia tercipta saat injury time babak pertama berjalan dua menit. Tendangan kaki kanan Dony Tri Pamungkas di dalam kotak penalti Malaysia, yang berawal dari lemparan Robi Darwis masih melebar.

Skor imbang tanpa gol bertahan hingga akhir babak pertama.

Semenit setelah babak kedua dimulai, Indonesia mendapat peluang emas untuk memecah kebuntuan lewat serangan balik. Sayang bola dari kaki Jens Raven di kotak penalti bisa ditekel bek lawan.

Garuda Muda kembali mendapat peluang emas pada ke-58. Permainan satu-dua di kotak penalti berhasil disepak Jen Raven, tetapi bola masih bisa diblok kiper Zulhilmi Bin Sharani.

Pada menit ke-74, Hokky Caraka masuk untuk menggantikan Jens Raven yang sudah tampak kelelahan.

Indonesia terus menekan pertahanan Malaysia secara bertubi-tubi. Namun, serangan tim arahan pelatih Gerald Vanenburg masih kesulitan menembus pertahanan rapat Malaysia.

Usaha Indonesia untuk mencuri gol di menit-menit akhir tak kunjung membuahkan hasil. Skuad Garuda Muda harus puas dengan hasil imbang tanpa gol lawan Malaysia hingga akhir laga.

Hasil imbang cukup untuk memastikan Indonesia lolos ke semifinal Piala AFF U-23 2025 sebagai juara Grup A. Sementara Fiipina finis sebagai runner up.

Susunan pemain
Indonesia U-23: Cahya Supriadi; Alfharezzi Buffon, Kadek Arel, Kakang Rudianto, Dony Tri; Robi Darwis, Toni Firmansyah, Rayhan Hannan; Victor Dethan, Jens Raven, Rahmat Arjuna.

Malaysia U-23: Zulhilmi Sharani; Shafizan Arshad, Haqimi Azim, Muhammad Khalil, Ziad El Basheer, Haykal Danish, Aliff Izwan, Ahmad Aysar, Fergus Tierney, Aiman Yusuf. (ANT/KN)

China Open 2025: Enam Wakil Indonesia Hadapi Laga Berat di Babak Pertama

0

CHANGZHOU – Sebanyak enam dari 12 wakil Indonesia akan langsung menghadapi lawan-lawan tangguh pada babak pertama BWF World Tour Super 1000 China Open 2025 di Olympic Sports Center Gymnasium, Changzhou, Selasa (22/7).

Berdasarkan laman resmi BWF, Senin, tunggal putra muda Alwi Farhan akan mengawali langkahnya dengan laga berat menghadapi unggulan pertama dunia asal Thailand, Kunlavut Vitidsarn. Ini menjadi pertemuan pertama bagi mereka.

Selain Alwi, sektor tunggal putri juga menyita perhatian. Putri Kusuma Wardani akan tampil pada partai pembuka di lapangan 2, menghadapi wakil Korea Selatan Sim Yu-jin.

Meski secara rekor pertemuan tertinggal 1-2, Putri menang dalam pertemuan terakhir di Super 300 Korea Masters 2024 dengan skor ketat 21-16, 12-21, 24-22.

Unggulan kedelapan Gregoria Mariska Tunjung akan menghadapi pemain Jepang Kaoru Sugiyama. Ini menjadi pertemuan pertama kedua pemain.

Pada sektor ganda putra, laga menarik akan mempertemukan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri dengan pasangan Malaysia Choong Hon Jian/Muhammad Haikal yang merupakan anak asuh eks pelatih pelatnas Herry Iman Pierngadi.

Adapun pasangan non-pelatnas Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani yang kini dilatih langsung Hendra Setiawan, akan bertemu pasangan Amerika Serikat Chen Zhi Yi/Persley Smith.

Dari sektor ganda campuran, Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja akan membuka perjalanan mereka menghadapi pasangan India Ashiths Surya/Amrutha Pramuthesh.

Sementara enam wakil Indonesia lainnya akan memulai perjuangan mereka sehari setelahnya. Mereka adalah Jonatan Christie, Anthony Sinisuka Ginting, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah, dan Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu.

Berikut jadwal lengkap wakil Indonesia di babak pertama China Open 2025, Selasa (22/7):
Lapangan 1
* 09.40 WIB – Tunggal putra: Alwi Farhan vs Kunlavut Vitidsarn (Thailand/1)
Lapangan 2
* 08.00 WIB – Tunggal putri: Putri Kusuma Wardani vs Sim Yu-jin (Korea Selatan)
* 08.50 WIB – Ganda campuran: Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja vs Ashiths Surya/Amrutha Pramuthesh (India)
* 13.50 WIB – Tungga putri: Gregoria Mariska Tunjung 8) vs Kaoru Sugiyama (Jepang)
* 15.30 WIB – Ganda putra: Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani (7) vs Chen Zhi Yi/Persley Smith (Amerika Serikat)
* 16.20 WIB – Ganda putra: Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri vs Choong Hon Jian/Muhammad Haikal (Malaysia)

*Jadwal sewaktu-waktu bisa berubah menyesuaikan pertandingan sebelumnya. (ANT/KN)

Wamenperin : Insentif Motor Listrik Roda Dua Diumumkan Agustus

0

JAKARTA – Wakil Menteri Perindustrian, Faisol Riza menyatakan bahwa insentif untuk kendaraan roda dua di segmen elektrik, bakal diumumkan pada Agustus sesuai dengan rencana yang sudah ditentukan sebelumnya.

“Tetap Agustus, ya. Mudah-mudahan semua on the track,” kata Faisol Riza saat dijumpai di Jakarta, Senin (21/7/2025).

Untuk menyesuaikan agenda atau target pengesahan tersebut, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan kementerian terkait, yakni Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Tidak hanya itu saja, kebijakan ini juga nantinya bakal dibahas dalam Rapat Kordinasi Terbatas (Rakotas).

Menurut dia, insentif untuk kendaraan roda dua di segmen elektrik memang sangat dibutuhkan oleh industri otomotif, dengan adanya insentif tersebut dapat menumbuhkan minat masyarakat untuk beralih ke kendaraan yang lebih ramah lingkungan.

Tidak hanya masyarakat yang membutuhkan insentif tersebut, Faisol Riza juga menyatakan bahwa insentif juga sangat dibutuhkan oleh pelaku industri, termasuk asosiasi yang menggawangi sepeda motor listrik di Tanah Air.

“Jadi, belum ada perubahan yang pasti bahawa insentif itu memang dibutuhkan sebagaimana diinginkan oleh asosiasi. Kami juga merespons, memang skemanya belum bisa kami putuskan (untuk saat ini),” jelas dia.

Sebelumnya, Faisol Riza juga telah memberikan sinyal terkait pemberian insentif sepeda motor listrik tetap akan dilanjutkan tahun ini.

Faisol saat ditemui di Kantor Kementerian Perindustrian (Kemenperin) di Jakarta, Selasa (1/7), mengungkapkan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani sudah menyetujui anggaran subsidi sepeda motor listrik tahun 2025 sebesar Rp250 miliar.

“Rapat terakhir secara langsung disetujui sebenarnya oleh Bu Menkeu (Sri Mulyani). Waktu itu cari angka (besaran subsidi) berapa, terus ada atau tidak (anggarannya),” ungkap Wamenperin.

Namun, ia mengatakan masih memerlukan diskusi lebih lanjut bersama kementerian teknis terkait dan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian soal skema insentif ini.

Wamenperin mengatakan, ada sejumlah usulan skema pemberian insentif sepeda motor listrik, yaitu mengikuti skema lama dengan pemberian potongan subsidi Rp7 juta per unit yang dibeli, atau disamakan dengan pemberian insentif Bea Masuk Ditanggung Pemerintah (BMDTP). (ANT/KN)

Kasus Kredit Macet PT Sritex, Kejagung Ungkap Kerugian Negara Capai Rp1 Triliun

0

JAKARTA – Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkapkan bahwa kerugian negara akibat kasus pemberian kredit oleh tiga bank daerah kepada PT Sri Rejeki Isman (Sritex) dan entitas anak usaha mencapai Rp1 triliun.

“Telah mengakibatkan kerugian negara kurang lebih sebesar Rp1.088.650.808.028,00,” kata Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung Nurcahyo Jungkung Madyo di Gedung Jampidsus Kejagung, Jakarta, Selasa (22/7/2025) dini hari.

Nurcahyo mengatakan bahwa jumlah pasti kerugian keuangan negara sedang dalam proses penghitungan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.

Sebelumnya, Kejagung menyebut bahwa PT Sritex mendapatkan pinjaman dari tiga bank daerah, yakni Bank BJB; Bank DKI Jakarta; dan Bank Jateng, serta dari sindikasi bank dengan total sebesar Rp3,5 miliar.

Jumlah tersebut diketahui dari total outstanding atau tagihan yang belum dilunasi oleh PT Sritex hingga Oktober 2024.
Adapun untuk kredit dari bank daerah, Sritex mendapatkan kredit dari Bank Jateng sebesar Rp395.663.215.800,00.

Lalu, dari Bank BJB sebesar Rp543.980.507.170,00. Terakhir, dari Bank DKI Jakarta sebesar Rp149.007.085.018,57.
Jika ditotal, maka seluruhnya berjumlah sekitar Rp1,088 triliun.

Diketahui, Kejagung telah menetapkan 11 tersangka dalam kasus ini, yaitu DS (Dicky Syahbandinata) selaku Pemimpin Divisi Korporasi dan Komersial PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (BJB) tahun 2020, ZM (Zainuddin Mappa) selaku Direktur Utama PT Bank DKI tahun 2020, dan ISL (Iwan Setiawan Lukminto) selaku Direktur Utama PT Sritex pada tahun 2005—2022.

Lalu, AMS (Allan Moran Severino) selaku Direktur Keuangan PT Sritex periode 2006–2023, BFW (Babay Farid Wazadi) selaku Direktur Kredit UMKM merangkap Direktur Keuangan Bank DKI Jakarta 2019–2022, PS (Pramono Sigit) selaku Direktur Teknologi Operasional Bank DKI Jakarta 2015–2021, dan YR (Yuddy Renaldi) selaku Direktur Utama Bank BJB 2019–Maret 2025.

Kemudian, BR (Benny Riswandi) selaku Senior Executive Vice President Bisnis Bank BJB 2019–2023, SP (Supriyatno) selaku Direktur Utama Bank Jateng 2014–2023, PJ (Pujiono) selaku Direktur Bisnis Korporasi dan Komersial Bank Jateng 2017–2020, dan SD (Suldiarta) selaku Kepala Divisi Bisnis Korporasi dan Komersial Bank Jateng 2018–2020. (ANT/KN)

Dua Staf Ditahan Militer Israel, Operasi Kemanusiaan di Gaza Terganggu

JENEWA – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan militer Israel menahan dua pegawai organisasi itu di rumah mereka di Gaza.

“Militer Israel memasuki lokasi, memaksa perempuan dan anak-anak untuk mengungsi dengan berjalan kaki menuju Al-Mawasi di tengah konflik yang sedang berlangsung. Staf pria dan anggota keluarga diborgol, ditelanjangi, diinterogasi di tempat, dan diperiksa dengan todongan senjata. Dua staf WHO dan dua anggota keluarga ditahan. Tiga orang kemudian dibebaskan, sementara satu anggota staf masih ditahan,” kata WHO di X.

WHO mengatakan kehadiran operasional organisasi itu di Gaza telah terganggu, dan perintah evakuasi terbaru berdampak pada beberapa lokasi WHO.

“Sebagai badan kesehatan utama Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), kehadiran operasional WHO di Gaza kini terganggu, melumpuhkan upaya untuk mempertahankan sistem kesehatan yang runtuh dan semakin mempersulit upaya bertahan hidup bagi lebih dari dua juta orang,” tegas organisasi tersebut.

Pada Senin (21/7/2025), menteri luar negeri 25 negara, sebagian besar dari Eropa, menandatangani pernyataan yang menyerukan untuk segera mengakhiri perang di Gaza, dan dimulainya kembali pengiriman bantuan kemanusiaan penuh ke wilayah kantong Palestina. (ANT/KN)

Grab Sambut Kajian Tarif Ojek dan Taksi Online, Tolak Penurunan Komisi

0

JAKARTA – Perusahaan layanan transportasi daring berbasis aplikasi (aplikator) Grab Indonesia, menyambut inisiatif pemerintah yang tengah meninjau kembali struktur biaya jasa atau tarif transportasi daring seperti ojek dan taksi online.

“Sampai saat ini, Grab terus berkoordinasi dengan instansi pemerintahan terkait, terutama Kementerian Perhubungan, untuk mendukung implementasi kebijakan yang mengedepankan kesejahteraan mitra pengemudi, kenyamanan pengguna, dan keberlangsungan industri secara keseluruhan,” kata Chief of Public Affairs, Grab Indonesia Tirza Munusamy dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (22/7/2025).

Tirza mengatakan, pihaknya memahami bahwa selama lebih dari tiga tahun terakhir, belum ada penyesuaian biaya jasa yang signifikan, sementara di lapangan, mitra pengemudi menghadapi peningkatan biaya hidup dan operasional.

“Sehingga, Grab melihat bahwa kajian penyesuaian biaya jasa merupakan langkah yang tepat untuk membangun ekosistem transportasi yang lebih adil, berkelanjutan, dan mengayomi semua pihak,” ujar dia.

“Kami percaya bahwa wacana ini perlu dikaji secara menyeluruh dan proporsional karena Grab menyadari bahwa baik pengguna maupun mitra pengemudi memiliki kebutuhan dan preferensi yang beragam,” imbuhnya.

Ia mengatakan, saat ini, tersedia berbagai platform layanan di pasar, termasuk yang menawarkan skema komisi lebih rendah dari 20 persen.

Dalam ekosistem yang terbuka dan kompetitif ini, setiap mitra Tirza sebut memiliki keleluasaan untuk memilih platform yang paling sesuai dengan harapan dan kebutuhannya.

“Grab percaya bahwa dalam lanskap tersebut, kualitas layanan, keberlanjutan dukungan, dan komitmen terhadap kesejahteraan mitra akan menjadi faktor pembeda yang utama,” ujar Tirza.

“Sejalan dengan itu, kami memandang bahwa usulan penurunan komisi hingga 10 persen tidak sejalan dengan prinsip keberlanjutan ekosistem secara keseluruhan,” imbuhnya.

Komisi yang diterapkan saat ini, lanjut Tirza, digunakan tidak hanya sebagai biaya penggunaan aplikasi, tetapi juga untuk mendukung berbagai aspek penting yang dijalankan Grab bagi mitra pengemudi,

seperti layanan bantuan dan operasional 24/7, asuransi kecelakaan bagi mitra dan pengguna, fasilitas edukasi dan pengembangan kapasitas, program kesejahteraan dan insentif yang bersifat sukarela.

“Untuk itu, Grab terus berupaya menjaga keterjangkauan layanan di tengah kenaikan biaya jasa melalui berbagai inisiatif, seperti program subsidi tarif, diskon, serta loyalitas pelanggan,” kata Tirza. (ANT/KN)

Meski Ada Koreksi Anggaran, Sekkab Kukar Optimis Serapan APBD 2025 Stabil

TENGGARONG – Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Kutai Kartanegara (Kukar), Sunggono, menghadiri Rapat Paripurna ke-21 masa sidang III DPRD Kukar, Senin (21/7/2025). Rapat tersebut mengusung agenda penyampaian laporan realisasi semester pertama APBD 2025 serta prognosis atau perkiraan kinerja anggaran untuk 6 bulan kedepan.

Dalam rapat tersebut, Sunggono mengucapkan apresiasinya kepada DPRD Kukar yang telah merespons cepat surat dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar. Isinya terkait proses penyusunan anggaran daerah.

“Pertama, saya ucapkan terima kasih kepada DPRD Kukar yang alhamdulillah merespons cepat surat kami, khususnya terkait pembahasan anggaran 2025, termasuk perubahan anggaran,” ujar Sunggono.

Ia menyampaikan bahwa realisasi anggaran hingga semester pertama 2025 menunjukkan tren positif dan masih sejalan dengan target kinerja yang ditetapkan.

“Tadi saya sudah sampaikan realisasi sampai semester pertama dan juga prognosis atau perkiraan kinerja kita sampai akhir tahun. Insya Allah semuanya on the track, dengan ukuran kinerja yang serapan dan realisasinya hampir sama dengan tahun lalu,” jelasnya.

Namun demikian, Sunggono mengungkapkan bahwa tahun ini terdapat sejumlah penyesuaian anggaran sebagai dampak dari kebijakan pemerintah pusat. Mulai dari efisiensi anggaran, pembayaran utang tahun lalu, serta pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU).

“Semua ini berdampak pada anggaran yang sudah kita tetapkan, baik dari sisi besaran maupun penggunaannya,” terangnya.

Meski dihadapkan dengan sejumlah koreksi anggaran, Pemkab Kukar tetap optimistis realisasi anggaran tahun ini akan lebih baik dibanding tahun sebelumnya. “Insyaallah kita optimis, tahun ini pelaksanaan anggaran bisa lebih baik dari tahun kemarin,” pungkasnya. (Adv)

Penulis : Ady Wahyudi
Editor : Muhammad Rafi’i

DPRD Kukar Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD 2024, Bupati Aulia Tanda Tangani Berita Acara

TENGGARONG – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri, menghadiri Rapat Paripurna ke-20 masa sidang III DPRD Kukar, pada Senin (21/7/2025). Rapat tersebut mengusung agenda laporan Badan Anggaran (Banggar) dan persetujuan bersama terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang pertanggungjawaban pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2024.

Bupati Aulia menjelaskan, proses persetujuan ini merupakan kelanjutan dari pembahasan yang telah dilakukan sebelumnya antara pihak eksekutif dan legislatif.

“Rapat persetujuan pertanggungjawaban tahun 2024 ini adalah kelanjutan dari pembacaan dan pembahasan yang telah kita laksanakan sebelumnya di DPRD. Hari ini, telah disampaikan pandangan fraksi-fraksi dan sikap DPRD terhadap pertanggungjawaban pemerintah daerah tahun 2024,” ujar Aulia.

Ia menyampaikan rasa syukur karena pertanggungjawaban tersebut telah diterima oleh seluruh fraksi di DPRD Kukar. “Alhamdulillah, pertanggungjawabannya sudah diterima. Kita juga sudah menandatangani berita acara bersama,” sebutnya.

Selanjutnya, Aulia mengatakan pihaknya tinggal menunggu tahap evakuasi dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim), untuk dievaluasi dan dilakukan perbaikan.

“Setelah itu kita sempurnakan dan siapkan Perdanya,” tutupnya. (Adv)

Penulis : Ady Wahyudi
Editor : Muhammad Rafi’i

DKP Kukar Ingatkan Risiko Pembangunan terhadap Habitat Pesut Mahakam

TENGGARONG – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kutai Kartanegara (Kukar) mengingatkan pentingnya kehati-hatian dalam setiap aktivitas pembangunan, terutama yang bersinggungan dengan kawasan perairan. Khususnya yang menjadi habitat Pesut Mahakam, satwa endemik yang kini semakin terancam.

Kepala DKP Kukar, Muslik, menegaskan bahwa pembangunan memang tak bisa dielakkan, namun harus tetap mengacu pada prinsip kelestarian lingkungan.

“Karena ini merupakan bagian dari proses pembangunan, kami berharap kegiatan tersebut dapat dilakukan sesuai dengan prinsip-prinsip dasar pelaksanaan, terutama yang berkaitan dengan kaidah-kaidah lingkungan,” ujarnya, Senin (21/7/2025).

Ia mengingatkan, dampak jangka panjang dari pembangunan, dapat langsung dirasakan oleh sektor perikanan jika pengelolaan tidak dilakukan secara bijak. “Dampaknya bisa langsung terasa pada produksi ikan yang menjadi bagian penting dari sektor perikanan kita. Oleh karena itu, kehati-hatian sangat diperlukan,” tegasnya.

Hingga saat ini, DKP Kukar belum dilibatkan secara intensif dalam perencanaan pembangunan di sekitar kawasan perairan. Muslik menyebut, informasi yang diperoleh pihaknya masih berasal dari pemberitaan media.

“Kami belum dilibatkan secara langsung. Namun kami yakin, pada waktunya nanti, pihak-pihak yang berkepentingan akan dilibatkan secara lebih aktif,” ungkapnya.

Menanggapi keresahan masyarakat terkait potensi gangguan habitat Pesut Mahakam akibat aktivitas tambang, termasuk tambang silika, Muslik menilai bahwa risiko tersebut tetap bisa diminimalkan selama kegiatan dilakukan sesuai regulasi.

“Kalau kegiatan penambangan silika dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, dampaknya bisa diminimalkan. Yang penting adalah bagaimana kegiatan ini bisa berjalan beriringan dengan upaya menjaga lingkungan, khususnya perairan yang menjadi habitat alami pesut,” jelasnya.

Sebagai bentuk mitigasi, DKP Kukar telah menetapkan sejumlah kawasan konservasi perairan, yang pengelolaannya disertai dengan rencana tindak lanjut demi menjamin efektivitas pelestarian.

“Ini merupakan bagian dari strategi mitigasi kita, tidak hanya terhadap tambang kuarsa, tetapi juga terhadap seluruh aktivitas ekonomi yang ada di wilayah tersebut,” tambah Muslik.

Ia mengajak seluruh pihak untuk membangun kolaborasi lintas sektor dalam menjaga lingkungan, termasuk upaya perlindungan terhadap satwa endemik seperti Pesut Mahakam. “Saya pikir pelestarian ini harus kita lakukan secara bersama-sama. Tidak bisa dilakukan secara sektoral atau sendiri-sendiri. Oleh karena itu, kolaborasi menjadi sangat penting,” pungkasnya. (Adv)

Penulis : Ady Wahyudi
Editor : Muhammad Rafi’i

Keterbatasan Petugas Kebersihan, Bupati Berau Dorong Peran Aktif Masyarakat

BERAU – Bupati Berau, Sri Juniarsih, mengakui adanya keterbatasan jumlah petugas kebersihan di Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Berau.

Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri dalam penanganan sampah yang terus meningkat seiring bertambahnya aktivitas masyarakat.

“Saat ini kami tidak bisa merekrut tenaga kebersihan lebih banyak lagi, jadi petugas yang ada cukup terbatas. Oleh karena itu, permasalahan sampah tidak hanya menjadi tanggung jawab petugas, tetapi juga seluruh masyarakat,” ujarnya.

Untuk mengatasi hal tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau tengah menyiapkan sejumlah langkah strategis. Salah satunya dengan menggiatkan kembali budaya gotong royong yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat di tingkat lingkungan terkecil.

Pemkab juga berencana mendorong setiap Rukun Tetangga (RT) untuk mengalokasikan dana RT guna merekrut dua orang tenaga kebersihan. Kebijakan ini diharapkan mampu membantu mengurangi beban petugas kebersihan yang selama ini menangani wilayah yang luas dengan jumlah tenaga terbatas.

Selain itu, Pemkab Berau juga tengah mengupayakan penambahan armada pengangkut sampah guna mempercepat proses distribusi dan pengelolaan sampah dari kawasan pemukiman ke tempat pembuangan akhir.

“Kami terus berupaya mencari solusi, termasuk kemungkinan kerja sama dengan pihak ketiga. Yang paling penting, kita harus membangun kesadaran bersama bahwa kebersihan adalah tanggung jawab semua pihak,” pungkasnya. (adv/srn/set)