Keterbatasan Petugas Kebersihan, Bupati Berau Dorong Peran Aktif Masyarakat

BERAU – Bupati Berau, Sri Juniarsih, mengakui adanya keterbatasan jumlah petugas kebersihan di Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Berau.

Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri dalam penanganan sampah yang terus meningkat seiring bertambahnya aktivitas masyarakat.

“Saat ini kami tidak bisa merekrut tenaga kebersihan lebih banyak lagi, jadi petugas yang ada cukup terbatas. Oleh karena itu, permasalahan sampah tidak hanya menjadi tanggung jawab petugas, tetapi juga seluruh masyarakat,” ujarnya.

Untuk mengatasi hal tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau tengah menyiapkan sejumlah langkah strategis. Salah satunya dengan menggiatkan kembali budaya gotong royong yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat di tingkat lingkungan terkecil.

Pemkab juga berencana mendorong setiap Rukun Tetangga (RT) untuk mengalokasikan dana RT guna merekrut dua orang tenaga kebersihan. Kebijakan ini diharapkan mampu membantu mengurangi beban petugas kebersihan yang selama ini menangani wilayah yang luas dengan jumlah tenaga terbatas.

Selain itu, Pemkab Berau juga tengah mengupayakan penambahan armada pengangkut sampah guna mempercepat proses distribusi dan pengelolaan sampah dari kawasan pemukiman ke tempat pembuangan akhir.

“Kami terus berupaya mencari solusi, termasuk kemungkinan kerja sama dengan pihak ketiga. Yang paling penting, kita harus membangun kesadaran bersama bahwa kebersihan adalah tanggung jawab semua pihak,” pungkasnya. (adv/srn/set)

READ  Pemkab Berau Pastikan Gizi Merata Lewat Program Makan Ikan
⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img