Beranda blog Halaman 363

Kelurahan Melayu Dorong Ekonomi Warga Lewat Koperasi Merah Putih

TENGGARONG – Kelurahan Melayu di Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus berinovasi dalam memperkuat ketahanan ekonomi warga. Salah satu langkah nyata yang tengah dijalankan adalah pembentukan Koperasi Merah Putih, sebagai wadah ekonomi bersama yang sah secara hukum.

Lurah Melayu, Aditiya Rakhman, menyatakan koperasi ini telah resmi dibentuk melalui akta notaris dan memiliki struktur organisasi lengkap. Kehadiran koperasi diharapkan mampu menjawab berbagai kebutuhan ekonomi masyarakat, di tengah dinamika kawasan perkotaan.

“Kami bentuk koperasi ini dengan dasar hukum yang jelas. Struktur dan keanggotaannya sudah tersusun,” ungkapnya, Rabu (23/7/2025).

Saat ini, pihak kelurahan tengah menjaring calon anggota dan nasabah. Aditiya menegaskan bahwa koperasi akan fokus pada sektor-sektor yang menyentuh langsung kebutuhan warga. Seperti penyediaan bahan pokok dan dukungan terhadap usaha perikanan air tawar.

Lebih dari itu, Koperasi Merah Putih juga disiapkan untuk masuk ke sektor jasa, terutama layanan pembayaran tagihan rumah tangga, termasuk listrik dan air. Hal ini dianggap sebagai bagian dari upaya mempermudah akses warga terhadap layanan keuangan dasar.

“Kami ingin koperasi ini bisa jadi pusat layanan masyarakat, tidak hanya sembako, tapi juga jasa,” ucapnya.

Meskipun saat ini aktivitas simpan pinjam belum dapat dijalankan karena terbentur regulasi, Lurah Melayu optimistis dalam waktu ke depan koperasi dapat berkembang menjadi lembaga keuangan yang berkontribusi aktif bagi peningkatan taraf hidup warga.

“Tujuan akhirnya tetap satu, yaitu memberdayakan warga agar lebih sejahtera,” tegasnya. (Adv)

Penulis : Ady Wahyudi
Editor : Muhammad Rafi’i

Dinkes Kukar Imbau Orangtua Manfaatkan Program Vaksinasi Dengue Gratis

TENGGARONG – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kutai Kartanegara (Kukar) mengajak para orang tua untuk tidak menyia-nyiakan kesempatan mengikuti program vaksinasi dengue gratis, yang saat ini mulai digencarkan di sejumlah sekolah dasar.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinkes Kukar, Kusnandar, menekankan bahwa vaksin dengue yang diberikan memiliki efektivitas tinggi, dalam mencegah Demam Berdarah Dengue (DBD).

“Ini adalah vaksin pilihan, bukan vaksin program. Artinya, jika dilakukan secara mandiri, maka berbayar. Tapi saat ini kita gratiskan. Karena kasus DBD di Kukar selalu ada, bahkan menyebabkan kematian,” jelas Kusnandar, Rabu (23/7/2025).

Kusnandar mengingatkan bahwa DBD masih menjadi ancaman kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak. Karena itu, vaksinasi menjadi salah satu langkah paling strategis untuk meningkatkan ketahanan tubuh anak terhadap virus dengue.

“Kita tahu lingkungan bersih penting, tapi sekarang kita juga menguatkan masyarakatnya dengan vaksin. Ini bentuk perlindungan langsung,” tegasnya.

Program vaksinasi dengue di Kukar menyasar ribuan anak usia sekolah, dengan total 3.116 dosis vaksin yang disalurkan secara gratis. Setiap anak akan menerima dua dosis dalam rentang waktu tiga bulan.

Langkah ini diharapkan tak hanya menekan angka kasus DBD, tapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pencegahan penyakit lewat imunisasi.

“Orangtua kami harap bisa memberi dukungan penuh, karena ini demi kesehatan anak-anak kita,” tutup Kusnandar. (Adv)

Penulis : Ady Wahyudi
Editor : Muhammad Rafi’i

Jaga Warisan Leluhur, Kukar Dorong Digitalisasi Naskah Kuno Milik Warga

TENGGARONG – Naskah kuno bukan sekadar lembaran usang. Di balik kertas yang rapuh itu, tersimpan jejak peradaban dan identitas masyarakat Kutai Kartanegara (Kukar) yang tak ternilai. Menyadari pentingnya pelestarian warisan intelektual tersebut, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Diarpus) Kukar kini aktif mengajak masyarakat menjaga dan mendata naskah kuno yang dimiliki.

Melalui kegiatan sosialisasi bertajuk Peningkatan Peran Serta Masyarakat dalam Penyimpanan, Perawatan, Pelestarian dan Pendaftaran Naskah Kuno, pemerintah ingin membuka mata warga bahwa melestarikan naskah tidak berarti menyerahkan kepemilikannya kepada negara.

“Banyak yang mengira naskah akan diambil. Padahal tidak. Kita hanya mendata dan mendigitalisasi,” jelas Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Diarpus Kukar, Rinda Desianti, Rabu (23/7/2025).

Rinda menekankan bahwa naskah fisik tetap berada di tangan pemilik. Pemerintah hanya ingin menyelamatkan isinya agar bisa diwariskan lintas generasi.

Beberapa naskah bahkan sudah terdata, baik dalam bentuk file PDF hasil dokumentasi maupun naskah asli yang diserahkan secara sukarela. Sayangnya, penyimpanan naskah masih menghadapi keterbatasan. Dinas belum memiliki ruang penyimpanan dengan suhu ideal yang diperlukan naskah kuno.

“Depo arsip kita yang sekarang masih belum layak. Tapi Pak Bupati dan Sekda sudah janjikan pembangunan depo baru di kawasan PKM,” ungkapnya.

Ia juga menyoroti perlunya pemetaan arsip lama dari wilayah-wilayah hasil pemekaran seperti Kutai Timur dan Bontang. Namun, apresiasi finansial bagi warga yang menyerahkan naskah belum dapat direalisasikan, lantaran belum masuk dalam skema anggaran daerah.

“Kami sadar ini butuh dukungan anggaran. Tapi paling tidak sekarang masyarakat tahu bahwa naskahnya berharga,” tambahnya.

Rinda pun mengungkapkan bahwa Kukar selama empat tahun terakhir berturut-turut meraih peringkat pertama pengelolaan arsip tingkat provinsi. Ia berharap prestasi ini bisa terus ditingkatkan melalui kolaborasi aktif antara pemerintah dan warga.

“Naskah kuno adalah cermin sejarah dan identitas daerah. Kalau tak diselamatkan hari ini, generasi esok akan kehilangan jejaknya,” tutupnya. (Adv)

Penulis : Ady Wahyudi
Editor : Muhammad Rafi’i

Gubernur Harum Sudah Minta Maaf, Saatnya Bangun Forum Pers!

RABU (23/7) sore tadi, saya menerima video berdurasi pendek dari wartawan di grup redaksi Media Kaltim. Video itu memperlihatkan Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud (Harum), menyampaikan permintaan maaf secara langsung kepada para wartawan.

Video itu direkam saat sesi wawancara usai agenda resmi, sehari setelah insiden ajudan gubernur yang membatasi ruang kerja jurnalis dan mengucapkan kalimat “tandai”.

Tanpa menunggu lama, video tersebut langsung kami tayangkan di akun Instagram Media Kaltim, Koran Nusantara, Radar Balikpapan, Radar Ibukota, dan jejaring media lainnya. Karena di situ, Gubernur tidak hanya menjawab, tapi mengambil tanggung jawab penuh secara terbuka.

“Saya mohon maaf. Itu spontan. Tidak ada niatan sedikit pun membatasi. Kita akan terus berkolaborasi dengan teman-teman media,” ucap Gubernur Rudy kepada wartawan.

Sikap ini patut diapresiasi. Di tengah derasnya kritik, Gubernur Harum tidak lepas tangan. Ia tak bersembunyi di balik protokol. Ia menjawab sendiri, dengan tenang, jujur, dan penuh kesadaran bahwa relasi antara pemerintah dan media tak boleh retak hanya karena satu insiden.

Sementara itu, publik belum lupa kronologinya. Video yang lebih dulu viral memperlihatkan ajudan Gubernur mendorong kamera, membatasi peliputan, dan mengucapkan “tandai” kepada salah satu pewarta. Video itu menyebar cepat dan mengundang reaksi. Komentar netizen memenuhi kolom di akun seperti @media_kaltim, @jurnalborneocom
@samarinda_responinfo, dan kanal lainnya.

Banyak komentar yang bernada mengingatkan:
“Semoga ke depan lebih bijak menghadapi wartawan yang sedang bertugas.”
“Wartawan juga bekerja, lebih baik didekati secara persuasif.”
“Kita semua butuh informasi yang terbuka, bukan ditutup-tutupi.”

Di lingkup jurnalis, diskusi pun ramai. Di grup redaksi Media Kaltim, PWI Kaltim, hingga Wartawan Legend, banyak yang menyayangkan kejadian tersebut. Tapi tidak ada yang membalas dengan emosi. Jurnalis tetap bekerja seperti biasa, mendorong klarifikasi dan memberi ruang bagi pemimpin untuk menjawab. Dan itu dilakukan Gubernur Kaltim.

Pengamat hukum Universitas Mulawarman, Herdiansyah Hamzah, menyebut kejadian itu sebagai bentuk pembatasan terhadap kerja jurnalistik. “Kalau pun merasa pertanyaan wartawan tidak relevan, ya cukup tidak dijawab. Tapi jangan sampai menghalangi atau membatasi ruang kerja teman-teman jurnalis,” ucapnya.

Ia juga menegaskan, jika tidak ada evaluasi terhadap staf yang bertindak, publik bisa menilai bahwa kepala daerah menoleransi pembungkaman terhadap kebebasan pers.

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Samarinda pun mengecam insiden tersebut. Ketua AJI Samarinda, Yuda Almerio, menilai tindakan ajudan merupakan bentuk intimidasi.

“Perilaku seperti itu adalah bentuk penghalangan kerja pers. Kami mendesak evaluasi internal dan permintaan maaf terbuka dari pimpinan daerah.”

Sementara itu, Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Kaltim, Syarifah Alawiyah, meminta agar persoalan ini tidak dibesar-besarkan. Ia menyebut semua pihak di lapangan bekerja di bawah tekanan dan berharap masyarakat bisa memahami konteksnya.

Namun tekanan bukan alasan untuk mengabaikan etika. Justru dalam tekananlah sikap pejabat diuji. Karena itu, langkah Gubernur yang merespons dengan tenang dan terbuka harus dijadikan standar baru: pemimpin yang mau mendengar, bukan membungkam.

Tapi klarifikasi saja tidak cukup. Ada baiknya ke depan dibentuk forum komunikasi rutin antara Pemprov Kaltim dan insan pers. Bisa dikemas ringan — ngopi bareng Gubernur, diskusi informal, atau briefing dua bulanan. Jika Gubernur berhalangan hadir, bisa diwakilkan oleh Wakil Gubernur, Sekda, atau pejabat yang ditunjuk. Bahkan akan lebih baik jika Pemprov menunjuk juru bicara resmi yang paham dunia media.

Karena pada dasarnya, komunikasi yang sehat tidak hanya mencegah konflik, tapi juga memperkuat kepercayaan publik.

Yang perlu ‘ditandai’ hari ini bukan wartawan. Tapi tekad untuk menjaga ruang kritik tetap terbuka.

Oleh: Agus Susanto S.Hut., S.H., M.H.

Bupati Berau Dorong Peningkatan Kompetensi ASN demi Tata Kelola Pemerintahan yang Profesional

BERAU – Dalam upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan, Bupati Berau Sri Juniarsih Mas menegaskan pentingnya peningkatan kompetensi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Berau.

Menurutnya, pengembangan kompetensi ASN menjadi langkah strategis untuk mendukung efektivitas kinerja organisasi secara menyeluruh.

“Kita ingin memastikan bahwa pengembangan kompetensi ASN berjalan efektif dan sesuai dengan kebutuhan organisasi,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa salah satu alat penting dalam mengidentifikasi kebutuhan tersebut adalah pemetaan kompetensi ASN. Dengan pendekatan yang tepat, diharapkan proses pembinaan dan pengembangan SDM aparatur dapat dilakukan secara terukur dan berdampak nyata.

Untuk itu, Bupati Sri turut mendorong jajaran Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Berau agar aktif memberikan pendampingan kepada para ASN.

Langkah ini sejalan dengan visi Pemkab Berau dalam membangun birokrasi yang profesional dan melayani demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

“Kami sangat mengharapkan dukungan semua pihak, agar pelaksanaan tata kelola pemerintahan dapat diselenggarakan dengan baik, melalui pembinaan profesionalitas ASN yang berkelanjutan,” pungkasnya. (adv/srn/set)

Sri Juniarsih Dorong Pengembangan Ekowisata Budaya untuk Kesejahteraan Masyarakat Kampung

BERAU – Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mengembangkan potensi pariwisata, khususnya wisata berbasis budaya dan alam (ekowisata), sebagai upaya mendorong kemandirian serta kesejahteraan masyarakat kampung.

Bupati Sri menyampaikan bahwa penguatan sektor pariwisata tak dapat dipisahkan dari upaya pelestarian adat dan budaya lokal.

“Dengan demikian, selain merawat adat budaya, pada saat yang bersamaan potensi pariwisata kita pun akan terus berkembang dan diharapkan berdampak pada kesejahteraan masyarakat setempat,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara Dinas Kebudayaan dan Pariwisata bersama perangkat daerah terkait, guna menjadikan wisata budaya sebagai salah satu prioritas pembangunan yang memberdayakan masyarakat secara langsung.

“Dengan semangat memberdayakan dan meningkatkan kemandirian masyarakat kampung, maka ekowisata, khususnya wisata budaya, perlu menjadi perhatian kita bersama,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa Pemkab Berau turut memberikan perhatian serius terhadap penyediaan fasilitas kebudayaan. Hal ini diwujudkan melalui program pembangunan kawasan pusat seni budaya, termasuk pembangunan balai adat serta revitalisasi bangunan-bangunan bersejarah seperti keraton dan makam leluhur.

Untuk itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menggali dan mengembangkan potensi kampung, baik dari aspek pariwisata maupun sumber daya alam lainnya.

“Saya mengajak semuanya untuk memaksimalkan potensi kampung, terutama dari aspek pariwisata dan sumber daya alam dengan meningkatkan kualitas sumber daya manusia demi kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (adv/srn/set)

Cak Imin Doakan Vonis Tom Lembong Dihapus di Tingkat Banding

0

JAKARTA – Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (DPP PKB) Abdul Muhaimin Iskandar alias Cak Imin mendoakan vonis terhadap Menteri Perdagangan periode 2015–2016 Thomas Trikasih Lembong atau Tom Lembong dapat dihapus di tingkat banding.

“Mudah-mudahan bisa dihapus di banding. Mudah-mudahan. Kita doakan,” ujar Cak Imin di kawasan Tanah Abang, Jakarta, Selasa (22/7) malam.

Cak Imin menyampaikan harapan tersebut ketika ditanya para jurnalis mengenai tanggapannya terhadap vonis Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) untuk Tom Lembong yang juga merupakan Co-Kapten Tim Nasional Anies Baswedan-Cak Imin pada Pemilu 2024.

“Ya, saya berdoa terus. Saya juga sudah sempat menengok Tom Lembong. Saya juga berharap sebagai sahabat, keadilan akan ditunjukkan di banding,” katanya.

Sebelumnya, pada 18 Juli 2025, Tom Lembong divonis 4 tahun dan 6 bulan penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Tipikor setelah dinilai terbukti melakukan tindak pidana korupsi dalam kasus importasi gula di Kementerian Perdagangan pada tahun 2015–2016.

Akibat perbuatan Tom Lembong, Hakim Ketua menyatakan telah terjadi kerugian negara sebesar Rp194,72 miliar dalam kasus itu.

Tom Lembong melalui kuasa hukumnya pada 22 Juli 2025, secara resmi mendaftarkan pengajuan banding atas vonis terhadap dirinya tersebut. (AN

T/KN)

Kementerian PKP Fasilitasi Penyelesaian Masalah Meikarta

0

BEKASI – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) menegaskan permasalahan Meikarta harus segera diselesaikan.

Pemerintah sesuai instruksi Presiden Prabowo Subianto akan hadir dan bertindak adil untuk rakyatnya baik dari sisi konsumen sebagai rakyat dan pengusaha juga sebagai rakyat.

“Bagaimana hal ini bisa diselesaikan dengan baik secara kekeluargaan dan musyawarah untuk mufakat,” kata Ara di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat pada Selasa (22/7/2025).

Kementerian PKP dalam posisi sebagai fasilitator dan tidak memihak siapapun. Selain itu, Kementerian PKP juga terus menindaklanjuti pengaduan masyarakat melalui kanal BENAR – PKP dalam hal permasalahan Apartemen Meikarta yang telah berlangsung selama beberapa tahun.

Ara juga menyadari bahwa masih memerlukan waktu dan proses panjang dalam penanganannya dan meminta maaf apabila belum memuaskan semua pihak.

“Kalau ini belum memuaskan saya minta maaf. Ini yang bisa saya lakukan sebagai Menteri namun progresnya jelas dan saya berusaha yang terbaik lewat kerja keras dan cari titik temu dimana konsumen mulai pelan-pelan dibayarkan,” katanya.

Kementerian PKP, lanjutnya, juga telah menugaskan Dirjen Kawasan Permukiman Fitrah Nur bersama timnya untuk melakukan koordinasi dengan pihak Lippo Group guna membahas mekanisme penyelesaian dan meminta konsumen untuk menyerahkan kelengkapan data yang dibutuhkan.

“Terima kasih banyak untuk kerja kerasnya Dirjen Kawasan Permukiman Fitrah Nur dan tim Benar-PKP, Ketua BPKN Mufti Mubarok, sebagaimana arahan Presiden Prabowo untuk melindungi hak-hak konsumen, saya menempuh jalur musyawarah untuk mufakat berkoordinasi memfasilitasi progres penyelesaian antara konsumen dan pihak dari Meikarta,” kata Ara.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengunjungi Apartemen Meikarta di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat guna memfasilitasi penyelesaian masalah antara konsumen Apartemen Meikarta dan Lippo Group.
Lippo Group hingga saat ini telah menyelesaikan pembayaran ganti rugi sesuai permintaan konsumen sebanyak 40 orang dan masih proses pembayaran sebanyak 38 orang.

“Saya hadir langsung di Meikarta, untuk bertemu dengan konsumen meikarta dan James Riady. Kunjungan saya ke Meikarta hari ini dalam agenda tindak lanjut kesepakatan untuk menyelesaikan masalah antara konsumen Meikarta dan Lippo Group,” ujar Ara. (ANT/KN)

Airlangga : Impor Energi dari AS sesuai Kebutuhan Nasional

0

JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan impor minyak dan gas bumi (migas) dari Amerika Serikat menyesuaikan dengan kebutuhan Indonesia.

Walaupun demikian, Airlangga belum dapat menyebutkan keterangan lebih lanjut mengenai rencana impor migas itu, termasuk mengenai volume minyak dan gas bumi yang akan diimpor dari negeri Paman Sam.

“Volumenya, nanti kita lihat, karena itu tergantung kebutuhan di Indonesia. Jadi, barangnya kan yang kita akan beli dalam bentuk LPG, refined product, crude (minyak mentah). Jadi, kombinasi dari itu,” kata Airlangga menjawab pertanyaan wartawan saat ditemui di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Selasa (22/7) malam, selepas mengikuti dua agenda rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto.

Airlangga melanjutkan untuk urusan teknis seperti kapan impor itu berjalan juga masih menunggu beberapa perjanjian yang harus disepakati antara Indonesia dan AS.

“Harus ada perjanjian antara, agreement mengenai framework(kerangka kerja sama, red.) setelah itu ada implementing (penerapan isi perjanjian, red.),” sambung Airlangga.

Dalam kesempatan terpisah di lokasi yang sama, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyebut kerja sama antara PT Kilang Pertamina Internasional dengan ExxonMobil, Chevron, dan KDT Global Resource, merupakan salah satu upaya membuka impor minyak mentah dan BBM dari Amerika Serikat.

“Itu salah satu di antaranya membuka kemungkinan untuk impor BBM dan crude. Itu salah satunya,” kata Bahlil.

Namun, Bahlil juga belum dapat menjelaskan lebih lanjut volume impor BBM dan crude dari AS menggunakan skema kerja sama tersebut.

“Isi detail belum saya baca, tetapi yang mereka sampaikan kepada saya seperti itu,” sambung Menteri ESDM.

Impor komoditas energi seperti minyak mentah dan gas bumi dari AS merupakan bagian dari komitmen yang diberikan oleh Indonesia untuk menyeimbangkan neraca perdagangan dua negara, dan sebagai salah satu pertimbangan Presiden AS Donald Trump menurunkan besaran tarif impor resiprokal Indonesia yang semula 32 persen menjadi 19 persen.

Presiden Trump pada 16 Juli 2025 mengumumkan perundingan mengenai tarif telah rampung setelah dirinya berbicara langsung melalui sambungan telepon dengan Presiden Prabowo selama kurang lebih 17 menit.

“Kesepakatan bersejarah ini untuk pertama kalinya membuka seluruh pasar Indonesia untuk Amerika Serikat. Indonesia, sebagaimana isi kesepakatan itu, berkomitmen untuk membeli 15 miliar dolar AS untuk energi dari AS, 4,5 miliar dolar AS produk-produk pertanian, dan 50 pesawat Boeing, yang sebagian besar seri 777,” kata Presiden Trump .

Trump kemudian menyebut besaran tarif yang harus dibayar menjadi sebesar 19 persen untuk seluruh barang-barang yang diekspor oleh Indonesia ke AS.

Walaupun demikian, jika Indonesia mengirim barang yang asalnya dari negara-negara yang besarannya tarifnya lebih besar dari Indonesia ke AS, AS akan menagih sisa tarif negara asal barang ke Indonesia.

“Terima kasih rakyat Indonesia atas persahabatan dan komitmen untuk membuat defisit dagang menjadi kembali imbang. Kami akan terus mewujudkan (kepentingan) rakyat Amerika Serikat, dan rakyat Indonesia,” kata Trump. (ANT/KN)

KEK Lampaui Target, Prabowo Minta Optimalisasi Terus Dilanjutkan

0

JAKARTA – Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyampaikan sebagian besar kawasan ekonomi khusus (KEK) di Indonesia pada 2024, melampaui target baik bidang investasi maupun serapan tenaga kerjanya.

“Karena itu, Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya hal itu terus dioptimalkan guna pertumbuhan ekonomi dan menciptakan lebih banyak lapangan kerja baru,” katanya saat dihubungi di Jakarta, Selasa (22/7) malam.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas dengan agenda membahas perkembangan dan optimalisasi KEK bersama sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta.

Teddy menjelaskan, pada rapat itu, dilaporkan total investasi yang masuk ke KEK selama periode Januari hingga Desember 2024 mencapai Rp90,1 triliun atau jauh melampaui target sebesar Rp78,1 triliun.

Seskab Teddy melanjutkan tidak hanya capaian bidang investasi, penyerapan tenaga kerja di KEK pada tahun lalu juga menunjukkan hasil menggembirakan.

“Sepanjang tahun 2024, sebanyak 47.747 tenaga kerja berhasil terserap, melebihi target awal yang ditetapkan sebanyak 38.953 orang,” katanya.

Dalam rapat mengenai optimalisasi KEK itu, Presiden Prabowo didampingi oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Sejumlah menteri bidang ekonomi, perdagangan, dan investasi turut hadir, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) sekaligus CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.

Kemudian, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy, Menteri Perdagangan Budi Santoso, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti dan Direktur Utama PT PLN Darmawan Prasodjo.

Dalam kesempatan terpisah, Menteri Investasi Rosan P. Roeslani menjelaskan secara kumulatif, total investasi KEK sejak dibentuk pada 2012 hingga 2024 mencapai Rp263,4 triliun, dengan jumlah pelaku usaha sebanyak 403 dan KEK juga menyediakan lapangan kerja baru untuk 160.874 tenaga kerja.

“Capaian ini menunjukkan tren yang sangat positif terhadap daya tarik dan efektivitas KEK sebagai instrumen strategis dalam mendorong pemerataan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi nasional,” kata Rosan saat ditemui selepas rapat di Istana Kepresidenan, Jakarta. (ANT/KN)