TENGGARONG – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia di Kutai Kartanegara (Kukar) masih berlanjut. Setelah upacara Detik-detik Proklamasi pada Minggu (17/8/2025), rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar di Halaman Kantor Bupati Kukar.
GPM edisi spesial kemerdekaan ini dijadwalkan berlangsung selama empat hari, mulai 19 hingga 22 Agustus 2025. Kegiatan melibatkan berbagai pihak, di antaranya Sekretariat Kabupaten (Setkab), pelaku UMKM, Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA), Kelompok Wanita Tani (KWT), Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang), DP3A.
Sejumlah bahan pokok penting (bapokting) disediakan dengan harga lebih terjangkau. Masyarakat bisa membeli beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) dari Bulog, beras premium berbagai merek, gula, minyak goreng, tepung, hingga sayuran segar yang langsung dipasok oleh KTNA dan KWT.
“Selain peringatan HUT RI, juga mendukung program pemerintah pusat untuk pengendalian inflasi dalam bentuk kegiatan GPM,” ungkap Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Kukar, Sunggono, Selasa (19/8/2025).
GPM sendiri telah menjadi agenda rutin Pemkab Kukar. Kehadirannya terbukti efektif sebagai strategi menekan inflasi, sekaligus memberi manfaat langsung kepada masyarakat yang dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga di bawah pasaran.
Sunggono menambahkan, selain menjaga stabilitas harga, Pemkab Kukar memastikan program ini mampu menjaga daya beli masyarakat tetap kuat. GPM juga berperan memastikan rantai pasokan pangan dari distributor hingga konsumen tidak terputus.
“Alhamdulillah berjalan bagus di 20 kecamatan, dan tahun ini direncanakan ada 200 titik pasar murah yang akan dilakukan pemkab,” tutupnya. (Adv)
Penulis : Ady Wahyudi

