Beranda blog Halaman 329

HUT ke-80 RI, Pemkab Kukar Hadirkan Pasar Murah untuk Jaga Daya Beli Masyarakat

TENGGARONG – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia di Kutai Kartanegara (Kukar) masih berlanjut. Setelah upacara Detik-detik Proklamasi pada Minggu (17/8/2025), rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar di Halaman Kantor Bupati Kukar.

GPM edisi spesial kemerdekaan ini dijadwalkan berlangsung selama empat hari, mulai 19 hingga 22 Agustus 2025. Kegiatan melibatkan berbagai pihak, di antaranya Sekretariat Kabupaten (Setkab), pelaku UMKM, Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA), Kelompok Wanita Tani (KWT), Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang), DP3A.

Sejumlah bahan pokok penting (bapokting) disediakan dengan harga lebih terjangkau. Masyarakat bisa membeli beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) dari Bulog, beras premium berbagai merek, gula, minyak goreng, tepung, hingga sayuran segar yang langsung dipasok oleh KTNA dan KWT.

“Selain peringatan HUT RI, juga mendukung program pemerintah pusat untuk pengendalian inflasi dalam bentuk kegiatan GPM,” ungkap Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Kukar, Sunggono, Selasa (19/8/2025).

GPM sendiri telah menjadi agenda rutin Pemkab Kukar. Kehadirannya terbukti efektif sebagai strategi menekan inflasi, sekaligus memberi manfaat langsung kepada masyarakat yang dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga di bawah pasaran.

Sunggono menambahkan, selain menjaga stabilitas harga, Pemkab Kukar memastikan program ini mampu menjaga daya beli masyarakat tetap kuat. GPM juga berperan memastikan rantai pasokan pangan dari distributor hingga konsumen tidak terputus.

“Alhamdulillah berjalan bagus di 20 kecamatan, dan tahun ini direncanakan ada 200 titik pasar murah yang akan dilakukan pemkab,” tutupnya. (Adv)

Penulis : Ady Wahyudi

Produk UMKM Warga Binaan Lapas Tenggarong Dipuji Bupati Aulia, Bukti Siap Kembali Produktif

TENGGARONG – Suasana Lapas Kelas IIA Tenggarong pada momentum HUT ke-80 Republik Indonesia terasa istimewa. Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), dr Aulia Rahman Basri, hadir langsung untuk meninjau sekaligus memberikan apresiasi atas hasil karya warga binaan yang dipamerkan dalam bentuk produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Deretan kerajinan tangan hasil karya warga binaan berhasil mencuri perhatian pengunjung. Mulai dari gelang, kalung, tas, hingga bantal bermotif khas Kutai dan Dayak. Tak hanya itu, produk berukuran besar seperti tas belanja, kaligrafi, meja, dan kursi multifungsi juga menjadi sorotan utama dalam pameran tersebut.

“Melihat langsung hasil karya mereka, dari kerajinan tangan hingga produk makanan menunjukkan bahwa ketika bebas nanti, mereka siap kembali produktif di masyarakat,” ungkap Aulia.

Selain kerajinan, pembinaan warga binaan kini diperluas ke sektor ketahanan pangan. Dengan kerja sama pihak ketiga, mereka diberi kesempatan bercocok tanam di lahan khusus. Hasil panen tersebut bahkan dibeli kembali untuk menambah kesejahteraan warga binaan.

Tak hanya fokus pada keterampilan kerja, Aulia juga menegaskan pentingnya pembinaan spiritual. Ia mengungkapkan rencana melanjutkan program Khataman Al-Qur’an yang sudah dijalankan pada 2024 dan kembali akan dilaksanakan di tahun 2025.

“Harapannya, upaya pemberdayaan ini dapat memicu semangat positif bagi warga binaan. Semoga mereka yang bebas nanti bisa lebih produktif, dan dipercaya,” tutup Aulia.

Melalui program pembinaan ini, Pemkab Kukar bersama pihak lapas berharap warga binaan memiliki bekal keterampilan, mental, dan spiritual yang cukup. Dengan begitu, setelah bebas mereka mampu kembali ke masyarakat dengan percaya diri, mandiri, dan bermanfaat. (Adv)

Penulis : Ady Wahyudi

Dishub Kukar Fokus Pemerataan LPJU, Target 5.500 Lampu Terpasang Tahun 2025

TENGGARONG – Pemerataan fasilitas Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) terus dikejar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Dinas Perhubungan (Dishub). Tahun 2025 ini, Dishub menargetkan pemasangan 5.500 titik lampu di 20 kecamatan, meski jumlah tersebut lebih rendah dari target awal sebanyak 6.000 unit.

Kepala Dishub Kukar, Ahmad Junaedi, menyebutkan penyesuaian target ini akibat adanya rasionalisasi anggaran, terutama untuk kegiatan yang belum sempat dilakukan kontrak. Target awal kami sekitar 6 ribu lampu, namun setelah rasionalisasi kami fokus pada sekitar 5.500 lampu.

“Meski demikian, Alhamdulillah pembangunan LPJU untuk pemerataan di kecamatan-kecamatan Kutai Kartanegara tetap berjalan dengan baik,” ungkap Ahmad Junaedi.

Pembangunan LPJU tahun ini diprioritaskan di wilayah hulu, khususnya Kecamatan Kota Bangun dan Tabang. Hal ini sejalan dengan proyek pembangunan jalan poros yang sedang digencarkan oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU). Beberapa daerah lain seperti Sebelimbingan, Teluk Muda, dan Kembang Janggut juga mulai merasakan manfaat pemasangan lampu penerangan jalan.

Meski masih ada sejumlah titik di Tabang yang belum terpasang, Dishub memastikan penyelesaian pembangunan akan dilanjutkan hingga 100 persen di ruas jalan poros Kota Bangun–Tabang.

Untuk wilayah tengah Kukar, terutama di kota Tenggarong dan sekitarnya seperti Tenggarong Seberang, Loa Kulu, dan Sebulu, pemasangan LPJU juga menjadi perhatian utama. Jalur dengan aktivitas lalu lintas padat seperti Tenggarong–Jongkang telah dipasangi lampu, tinggal menunggu surat layak operasi dari PLN agar bisa segera difungsikan.

“Kami berharap dalam waktu dekat lampu-lampu tersebut dapat beroperasi penuh demi memberikan kenyamanan dan mendukung kelancaran transportasi, terutama jalur antara Tenggarong dan Samarinda,” tambahnya.

Secara keseluruhan, kebutuhan LPJU di Kukar masih cukup besar. Dari target sekitar 42 ribu titik, hingga kini sudah terpasang lebih dari 22 ribu lampu. Dengan tambahan sekitar 6 ribu unit di tahun ini, jumlahnya akan mencapai 28 ribu titik. Masih tersisa kurang lebih 14 ribu titik lagi yang akan dikejar sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). (Adv)

Penulis : Ady Wahyudi

DPRD Paser Bakal Evaluasi Program MBG, Minta Masyarakat Turut Aktif Mengawasi

0

PASER – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Paser meminta agar semua pihak turut berperan aktif dalam memantau aktifitas program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar tepat sasaran guna memastikan kelancaran program tersebut.

Hal itu disampaikan Anggota DPRD Kabupaten Paser, Nurhayati, saat turut memantau penerapan program MBG di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Tanah Grogot bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Paser.

Dia bahkan tak segan segan untuk menyarankan kepada masyarakat, jika menemui adanya ketidaksesuaian, agar melaporkan hal tersebut kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser atau ke DPRD Kabupaten Paser.

“Kalau ada yang tidak sesuai bisa dilaporkan kepada kami. Kami sebagai anggota dewan siap melakukan pengawasan terkait dengan program ini,” tegas Nurhayati, Selasa (19/8/2025).

Sesuai fungsinya, Dia mengatakan DPRD Kabupaten Paser akan melakukan evaluasi terhadap program ini per periode, dimulai setelah program berjalan di daerah sekitar per semester atau dalam kurun setahun kedepan.

“Kita akan meminta evaluasi bagaimana jalannya program MBG ini di Kabupaten Paser,” ujarnya.

Untuk penyempurnaan program ini, ia menyebut pemerintah pusat sudah merilis Pedoman MBG 2025, sebagai panduan resmi agar program gizi nasional tepat sasaran. “Ada skema atau susunannya, itu tinggal dilaksanakan. Semoga dapur-dapur ini mematuhi aturan yang sudah ditetapkan,” ucapanya.

Terkait dengan keamanan makanan dapur MBG, ia meminta agar pengawas di setiap dapur melakukan tugasnya dengan sunguh-sungguh dan penuh ketelitian. Agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, seperti kasus keracunan makanan di daerah luar.

Selain itu, ia juga mengharapkan agar dapur MBG dapat menjaga konsistensinya dalam penyediaan menu makanan, seperti halnya yang dilakukan pada hari ini. “Hari ini bagus sekali, menunya lengkap, ada karbohidrat, protein, serat lengkap, semoga selanjutnya berjalan tidak ada yang dikurangi,” pungkasnya.

Pewarta: Abika Ramadhan

Tokoh Olahraga dan Eks Manajer Timnas Indonesia IGK Manila Tutup Usia

0

JAKARTA – Tokoh olahraga yang merupakan purnawirawan militer dan pengurus di Partai NasDem, Mayjen (purn) I Gusti Kompyang (IGK) Manila meninggal dunia di Jakarta, Senin (18/8/2025).

Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Jenderal Partai NasDem Hermawi Taslim. Menurut dia, jenazah IGK Manila wafat di Rumah Sakit Bunda dan akan diberangkatkan menuju ke Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto, Jakarta.

“Bersama ini, kami sampaikan Berita Duka. Telah berpulang ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, Mayor Jenderal (Purn) I Gusti Kompyang (IGK) Manila,” kata Hermawi.

Dia mengatakan jenazah akan disemayamkan di Aula Akademi Bela Negara (ABN) Partai NasDem di kawasan Pancoran, Jakarta, guna memberikan kesempatan bagi keluarga, sahabat, dan kerabatnya untuk menyampaikan penghormatan terakhir.

“Jenazah akan dibawa menuju Aula ABN dan diperkirakan tiba pukul 14.00 WIB, Senin, 18 Agustus 2025,” kata dia.

Pada Rabu (20/8) pukul 11.00 WIB, jenazah akan diberangkatkan dari ABN menuju RS Gatot Soebroto untuk prosesi kremasi. Sebelum pemberangkatan kremasi, akan dilaksanakan upacara kebesaran di ABN sebagai penghormatan atas jasa dan pengabdian almarhum kepada bangsa dan negara.

“Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa menerima seluruh amal ibadah almarhum, mengampuni segala khilaf, dan memberikan tempat terbaik di sisi-Nya,” kata dia.

Berdasarkan situs resmi Partai NasDem, IGK Manila lahir di Singaraja Bali 8 Juli 1942. Selain di lingkungan militer, pria yang akrab disapa Opa Manila itu juga dikenal sebagai legenda sepak bola Indonesia.

Dia sukses membawa Timnas Sepak bola Indonesia menjuarai SEA Games 1991 di Manila, Filipina. Pada tahun 1982, Manila ditugaskan menjadi Komandan Operasi Ganesha untuk memindahkan ratusan ekor gajah dari daerah transmigrasi Air Sugihan Sumatera Selatan ke Lebong Hitam Lampung sejauh sekitar 70 Km.

Kini, Manila merupakan sosok pengurus pimpinan pusat Partai NasDem, dengan jabatan sebagai Gubernur Akademi Bela Negara NasDem. (ANT/KN)

Enam Penerbangan Batal Akibat Erupsi Gunung Lewotobi

0

LABUAN BAJO – Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Komodo Labuan Bajo Ceppy Triono menyatakan total enam penerbangan keberangkatan dan kedatangan batal dilakukan dampak dari erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Penerbangan yang dibatalkan adalah penerbangan dari dan ke Maumere, Ende dan Bajawa,” katanya dihubungi di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Senin (18/8/2025).

Gunung Lewotobi Laki-laki mengalami erupsi beberapa kali pada 17-18 Agustus 2025.
Ceppy menjelaskan Bandara Komodo masih beroperasi normal seperti biasa dan bandara tersebut juga bebas dari sebaran abu vulkanik berdasarkan pemeriksaan menggunakan paper test.

“Paper test sudah dilakukan setiap jam sekali dan sampai dengan saat ini masih negatif,” katanya.

Sementara itu, berdasarkan keterangan yang dikeluarkan oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), menyatakan Gunung Lewotobi Laki-laki kembali erupsi sekali pada Senin pukul 20.08 WITA.

Dalam laporan tersebut, tinggi kolom abu teramati kurang lebih 500 meter di atas puncak atau kurang lebih 2.084 meter di atas permukaan laut.

Lebih lanjut, kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tipis hingga sedang condong ke arah utara dan timur laut.

Erupsi tersebut terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 29.6 mm dan durasi sementara kurang lebih satu menit 47 detik.

Lebih lanjut, saat ini Gunung Lewotobi Laki-laki berada pada Status Level IV (Awas), oleh karena itu, masyarakat dan pengunjung atau wisatawan diimbau untuk tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius enam km dan Sektoral Barat-Utara-Timur Laut sejauh tujuh km dari pusat erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki.

Masyarakat juga diimbau agar tenang dan mengikuti arahan pemerintah daerah setempat serta tidak mempercayai isu-isu yang tidak jelas sumbernya. (ANT/KN)

Mendagri Ingatkan Warga Pati Tidak Anarkis saat Unjuk Rasa

0

JAKARTA – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengingatkan kepada masyarakat Kabupaten Pati, Jawa Tengah, untuk tidak bersikap anarkis jika ingin kembali menggelar aksi unjuk rasa.

Menurut dia, penyampaian pendapat merupakan hal yang tidak dilarang. Di sisi lain, dia mengingatkan bahwa proses Panitia Khusus (Pansus) oleh DPRD Pati terkait Bupati Pati Sudewo masih tetap berjalan.

“Saya sampaikan bahwa pemerintahan tetap berjalan, sesuai aturan undang-undang, bupati kan tetap bisa berjalan,” kata Tito usai menghadiri acara Hari Konstitusi di kompleks parlemen, Jakarta, Senin (18/8/2025).

Dia mengatakan bahwa pemerintahan di Jember pun sebelumnya sempat mengalami kasus yang serupa dengan Pati, ketika pemakzulan bupatinya diproses oleh DPRD. Namun, kala itu pemerintahannya masih tetap berjalan.

Pada akhirnya, kata dia, pemakzulan bupati berada di tangan Mahkamah Agung sebagai pengambil keputusan akhir.

Untuk itu, menurut dia, Bupati Pati Sudewo perlu lebih santun ketika berkomunikasi dengan masyarakat saat ini.

Adapun saat ini beredar sejumlah unggahan di media sosial terkait rencana adanya aksi unjuk rasa Aliansi Masyarakat Pati pada 25 Agustus mendatang. Sebelumnya, aksi unjuk rasa masyarakat di Pati terjadi pada 13 Agustus 2025 untuk menuntut Bupati Pati Sudewo mundur dari jabatannya. (ANT/KN)

Timnas Mali Sabet Juara Piala Kemerdekaan Usai Kalahkan Indonesia 2-1

0

DELI SERDANG – Timnas Mali U-17 membuktikan kualitasnya setelah tampil sebagai juara Piala Kemerdekaan yang digelar di Stadion Utama, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, 12 – 18 Agustus 2015.

Kepastian juara tersebut diraih setelah Mali meraih poin sempurna sembilan angka dari tiga laga yang dijalani anak anak asuh Adama Diefla Dialo tersebut.

Pada laga terakhir yang disaksikan 21 ribuan penonton, Senin (18/8/2025) malam, Mali sukses mengalahkan Timnas Indonesia U-17 dengan skor tipis 2-1.

Gol tim Mali masing-masing dicetak oleh Zoumana Ballo pada menit ke 21 dan Seidou Dembele menit ke-33, sementara gol balasan Timnas Indonesia U-17 dicetak melalui sundulan Fadly Hengga pada menit ke- 37.

Timnas Indonesia harus puas di peringkat kedua dengan nilai empat dari sekali menang, sekali imbang dan sekali kalah.

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Nova Arianto, mengaku anak anak asuhnya sudah berusaha bermain baik dan mengimbangi permainan lawan yang memang unggul fisik dan postur tubuh.

Baginya banyak pelajaran yang diperoleh anak anak asuhnya dari turnamen tersebut, yang akan dijadikan bahan evaluasi untuk menghadapi Piala Dunia U-17 di Qatar pada November 2025.

Sementara pada laga sebelumnya Uzbekistan menahan imbang Tajikistan dengan skor 3-3.
Gol Uzbekistan masing masing dicetak Jakhongirmiro Uktamboevenit menit 7 dan Akhrorbek Ravshanbekov (dua gol) pada menit 26 dan 34.

Sementara tiga gol Tajikistan diciptakan Ibragimzoda Abdulloh menit 18, Ashuralizoda Nazrullo menit 85 dan Nurmatov Shukhrat menit 90+5.

Dengan hasil imbang tersebut, Tajikistan menempati posisi ketiga dengan nilai 2 dari dua kali seri dan sekali kalah, sementara Uzbekistan menempati peringkat ke empat dengan nilai 1 dari sekali imbang dan dua kali kalah.

Piala Kemerdekaan 2025 yang digelar di Stadion Utama Sumatera Utara, Kabupaten Deli Serdang, digelar sejak 12 hingga 18 Agustus diikuti empat tim yakni Timnas Indonesia U-17, Mali U-17, Tajikistan U-17 dan Uzbekistan U-16. (ANT/KN)

Setya Novanto Bebas Bersyarat, KPK Sebut Korupsi KTP-el Kejahatan Berat

0

JAKARTA – Mantan Ketua DPR Setya Novanto resmi memperoleh bebas bersyarat. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengingatkan kembali bahwa kasus korupsi proyek KTP elektronik yang menjeratnya merupakan tindak pidana dengan dampak besar.

“Bicara perkara itu, kita kembali diingatkan sebuah kejahatan korupsi yang serius, dengan dampak yang benar-benar langsung dirasakan hampir seluruh masyarakat Indonesia,” kata juru bicara KPK Budi Prasetyo melalui keterangan tertulis, Senin, 18 Agustus 2025.

Menurut Budi, kasus ini bukan hanya sekadar merugikan keuangan negara. Ia menekankan bahwa masyarakat juga langsung dirugikan karena kualitas layanan publik pada program KTP elektronik mengalami penurunan signifikan.

“Karena tidak hanya besarnya nilai kerugian negara, tapi juga secara masif mendegradasi kualitas pelayanan publik,” ujar Budi.

Budi menambahkan, kasus besar ini harus menjadi peringatan agar semua pihak lebih waspada. Harapannya, ada efek jera sehingga praktik korupsi serupa tidak kembali terjadi di kemudian hari.

“Namun, kejahatan korupsi selalu menjadi pengingat sekaligus pembelajaran untuk generasi berikutnya, agar sejarah buruk itu tidak kembali terulang,” ucap Budi.

Momentum peringatan kemerdekaan Indonesia, kata Budi, seharusnya juga dimaknai sebagai pemicu untuk menolak pengulangan tindak pidana serupa. Apalagi, tema HUT ke-80 RI adalah ‘Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju’.

“Sebagaimana tagline HUT RI ke-80, ‘Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju’, demikian halnya dalam upaya pemberantasan korupsi, baik melalui upaya Pendidikan, pencegahan, maupun penindakan. Butuh persatuan dan kedaulatan seluruh elemen masyarakat, untuk melawan korupsi, demi perwujudan cita-cita dan tujuan bangsa,” tegas Budi.

Sebelumnya, Mahkamah Agung mengabulkan Peninjauan Kembali (PK) yang diajukan Setya Novanto. Hukuman penjara yang semula 15 tahun dikurangi menjadi 12 tahun 6 bulan berdasarkan putusan terbaru.

Setnov terbukti melanggar Pasal 3 juncto Pasal 18 Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor) juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. Selain itu, ia juga diwajibkan membayar uang pengganti dan denda.

“Pidana penjara selama 12 tahun dan enam bulan dan pidana denda Rp500.000.000,00 subsidair 6 (enam) bulan kurungan,” kata hakim MA dalam putusannya. (Fajri/MK)

Usai Penggeledahan, KPK Segera Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Haji

0

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam waktu dekat akan mengumumkan tersangka terkait dugaan korupsi distribusi kuota haji 2023-2024. Langkah ini dilakukan usai penyidik melakukan penggeledahan di sejumlah lokasi penting.

Ketua KPK Setyo Budiyanto menegaskan, penetapan tersangka akan segera dilakukan setelah penyidik menelaah hasil pemeriksaan serta barang bukti yang relevan dari hasil penggeledahan tersebut.

“Ya, pasti kalau target, harapannya as soon as possible. Tapi kembali kepada hasil daripada pemeriksaan dan telaahan terhadap seluruh dokumen dan barang bukti yang relevan dengan perkara tersebut,” ucap Setyo di gedung KPK, Jakarta Selatan, Ahad, 17 Agustus 2025.

Meski demikian, Setyo mengakui belum bisa memastikan kapan tepatnya tersangka akan diumumkan. Menurutnya, penetapan akan dilakukan setelah perhitungan pasti mengenai potensi kerugian negara dari kasus dugaan korupsi kuota haji ini.

“Nah, dari situlah nanti dipastikan bahwa ada kerugian keuangan negara untuk memperkuat persangkaan terhadap para tersangka,” katanya.

Sebelumnya, penyidik KPK melakukan penggeledahan di rumah mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, di Jakarta Timur pada Jumat, 15 Agustus 2025. Dalam penggeledahan, sejumlah dokumen dan barang bukti elektronik disita.

“Jadi dari barang bukti elektronik itu nanti tentu penyidik akan melakukan ekstraksi untuk mencari petunjuk-petunjuk dan juga bukti untuk mendukung penanganan perkara ini,” ucap juru bicara KPK Budi Prasetyo.

Salah satu barang elektronik yang disita penyidik adalah telepon genggam milik Yaqut. Tim KPK kini tengah menelusuri isi perangkat itu guna menemukan petunjuk tambahan yang berkaitan dengan kasus dugaan korupsi kuota haji.

“Kami akan lihat informasi-informasi yang ada di dalam barang bukti elektronik tersebut. Tentu informasi yang ada di barang bukti elektronik itu sangat berguna ya bagi penyidik untuk menelusuri informasi-informasi yang dicari ya terkait dengan perkara ini,” ujarnya.

Di hari yang sama, tim KPK juga menggeledah rumah seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agama di Depok, Jawa Barat. Dari lokasi itu, penyidik menyita satu unit mobil Innova Zenix.

“Mobil sudah diamankan dan saat ini posisinya sudah di gedung KPK,” katanya.

Kasus ini bermula dari hasil temuan Panitia Khusus (Pansus) Angket Haji DPR. Pansus tersebut dibentuk setelah tim pengawas haji menemukan sejumlah kejanggalan dalam pelaksanaan penyelenggaraan haji oleh Kementerian Agama.

Berdasarkan kesimpulan Pansus, Kementerian Agama diduga melakukan pelanggaran dalam pendistribusian kuota tambahan sebanyak 20 ribu jemaah. Kuota itu dibagi rata antara haji reguler dan haji khusus, yang melanggar aturan undang-undang.

Menurut Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah, pembagian seharusnya 92 persen untuk haji reguler dan 8 persen untuk haji khusus, bukan dibagi rata sebagaimana dilakukan.

Menindaklanjuti temuan tersebut, KPK kemudian membuka penyelidikan dan mencegah sejumlah pihak bepergian ke luar negeri, termasuk mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, mantan staf khususnya, hingga seorang pemilik biro perjalanan haji dan umrah. (Fajri/MK)