Beranda blog Halaman 323

Wapres Gibran Tolak Gerbong Khusus Perokok, Tak Sinkron dengan Visi Presiden Prabowo

0

JAKARTA – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menilai usulan salah satu anggota DPR terkait adanya gerbong khusus perokok untuk perjalanan kereta jarak jauh tidak sinkron dengan program prioritas Presiden Prabowo Subianto, khususnya bidang kesehatan.

Sebagai pembantu Presiden, Gibran ingin memastikan program-program prioritas, visi-misi Presiden Prabowo berjalan dengan baik.

“Ini kan program di sektor kesehatan sudah jelas program-programnya. Ada Cek Kesehatan Gratis, ada pemberantasan stunting, di Kemenkes juga ada pembangunan rumah sakit-rumah sakit baru,” kata Wapres Gibran usai meninjau revitalisasi stasiun di Stasiun Solo Balapan, Solo, Jawa Tengah, Minggu (24/8/2025).

Gibran menjelaskan bahwa usulan penambahan gerbong khusus perokok tidak selaras dengan program prioritas Presiden, Cek Kesehatan Gratis, pemberantasan kasus stunting pada balita, hingga revitalisasi dan pembangunan rumah sakit di daerah.

Selain itu, berbagai payung hukum dan regulasi, baik undang-undang, peraturan pemerintah hingga surat edaran telah mengatur bahwa transportasi umum merupakan kawasan bebas rokok.

Peraturan yang dimaksud yaitu Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan; Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 28 Tahun 2024 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, serta Surat Edaran (SE) Nomor 29 Tahun 2014 tentang Larangan Merokok di Dalam Sarana Angkutan Umum.

Begitu juga dengan sejumlah kota yang telah membuat kebijakan pembatasan iklan atau segala bentuk promosi rokok.

“Sekali lagi, untuk bapak, ibu anggota DPR yang terhormat, saya mohon maaf, ini masukannya kurang sinkron dengan program dari Bapak Presiden,” kata Gibran.

Namun demikian, Wapres menekankan seluruh aspirasi untuk peningkatan pelayanan KAI akan ditampung.

Dalam kesempatan sebelumnya, Anggota DPR RI Nasim Khan mengusulkan agar PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyediakan gerbong khusus untuk perokok di kereta api jarak jauh. Usulan ini disampaikan dalam rapat dengar pendapat dengan Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin pada Rabu (20/8).

Menanggapi hal itu, PT Kereta Api Indonesia (Persero) menegaskan seluruh layanan kereta api yang dioperasikan tetap bebas asap rokok, sebagai bagian dari upaya perusahaan untuk menjaga kenyamanan dan keselamatan seluruh pelanggan. (ANT/KN)

Janice Tjen Cetak Sejarah, Lolos ke Babak Kedua US Open 2025

0

JAKARTA – Petenis putri Indonesia Janice Tjen berhasil melaju ke babak kedua US Open 2025 untuk berhadapan dengan juara US Open 2021 Emma Raducanu.

Dikutip dari laman US Open di Jakarta, Senin, bertanding pada babak pertama di lapangan keras USTA Billie Jean King Tennis Center, Minggu (24/8) waktu setempat atau Senin WIB, Janice sukses menundukkan unggulan ke-24 Veronika Kudermetova.

Setelah tampil gemilang dengan straight set pada babak kualifikasi, Janice harus melalui rubber set saat menginjakkan kaki pada babak utama. Petenis berusia 23 tahun itu mengalahkan Kudermetova dengan 6-4, 4-6, 6-4.

Janice mengungguli petenis berusia 28 tahun itu lewat servis besarnya, mencatatkan 26 winner dan 91 total poin, lebih banyak dari lawannya 20 winner dan 84 total poin, untuk meraih kemenangan dalam waktu dua jam 12 menit.

Kemenangan Janice atas Kudermetova sekaligus menyamai prestasi terbaik legenda tenis Indonesia Yayuk Basuki pada tunggal US Open yang mencapai babak kedua turnamen Grand Slam akhir tahun tersebut pada 1991 dan 1997.

Janice juga mengakhiri penantian panjang Indonesia memiliki petenis tunggal putri di Grand Slam sejak Angelique Widjaja pada US Open 2004.

Petenis kelahiran Jakarta itu melangkah ke US Open dengan berada di peringkat ke-147 WTA, tertinggi dalam kariernya. Keberhasilan itu didapatkannya setelah menjadi runner-up dalam ITF W75 Lexington dan ITF W100 Landisville di Pennsylvania dua pekan beruntun pada awal bulan ini.

Janice berhasil lolos ke babak kualifikasi US Open 2025 setelah masuk di peringkat Top 200 WTA. Kesuksesan itu dia raih berkat performa apiknya hingga dinobatkan sebagai ITF Player of the Month dua bulan berturut-turut pada Mei dan Juni, termasuk kemenangan 42 set tak terkalahkan.

Selanjutnya pada babak kedua US Open 2025, Janice akan berhadapan dengan Raducanu yang hanya membutuhkan waktu 62 menit untuk mengalahkan Ena Shibahara dengan 6-1, 6-2.

Kemenangan Raducanu atas petenis Jepang itu merupakan kemenangan pertama petenis Inggris tersebut di US Open setelah menjuarai ajang tersebut empat tahun lalu sebagai petenis kualifikasi. (ANT/KN)

Presiden Targetkan Seluruh Desa di Indonesia Teraliri Listrik dalam 5 Tahun

0

JAKARTA – Sekretaris Jenderal Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Dadan Kusdiana menyampaikan bahwa Presiden RI Prabowo Subianto meminta pihaknya seluruh desa dalam 4-5 tahun ke depan menerima akses listrik.

“Dengan target 4-5 tahun ke depan, seluruh desa, seluruh wilayah, seluruh rumah tangga yang ada di wilayah Republik ini bisa mendapatkan akses listrik yang berkelanjutan,” katanya dalam agenda Pembekalan dan Pelepasan Tim Ekspedisi Patriot di Jakarta, Minggu (24/8/2025).

Per semester I-2025, total rumah tangga yang sudah memperoleh listrik sebesar 95,53 persen dari 86,59 juta rumah tangga nasional.

Adapun rumah tangga belum berlistrik sekitar 1,28 juta Rukun Tangga (RT) dengan lebih dari 10 ribu lokasi belum berlistrik.

Secara keseluruhan, 99 persen akses listrik PLN (RE) diterima 17 provinsi, lalu 90-99 persen 15 provinsi, dan di bawah 90 persen ada enam provinsi. Jika dihitung dengan variabel lain, maka terdapat 5.758 desa belum berlistrik dan 4.310 lokasi berlistrik parsial.

Mayoritas provinsi yang belum mendapatkan listrik berasal dari wilayah timur Indonesia.

“Memang lebih banyak terfokus di wilayah Indonesia Timur. Pak Presiden dalam beberapa kesempatan sering menyampaikan bahwa dalam kepemimpinan beliau ini semuanya harus tuntas. Jadi dalam lima tahun ke depan, kami di Kementerian ESDM diminta untuk menyelesaikan sisa yang belum berlistrik tersebut,” ungkap Dadan.

Dia mengungkapkan beberapa strategi penyediaan akses listrik, terutama di daerah timur Indonesia. Pertama ialah perluasan jaringan (grid extension) untuk desa yang dekat jaringan distribusi eksisting.

Perluasan jaringan disebut menjadi pilihan utama untuk mengalirkan listrik ke dusun, penggantian Lampu Tenaga Surya Hemat Energi (LTSHE) maupun memberikan listrik ke desa berlistrik non PLN.

“Mungkin ini salah satu dari Ekspedisi Patriot juga yang bisa didorong, potensi energi apa, skala kecil, barangkali kalau transmigrasi kan didesain dari awal, sehingga rumahnya juga bisa kita pastikan ada di mana, sehingga kita bisa kembangkan sistem penyediaan listrik yang terpusat, skala kecil di situ, menggunakan energi setempat,” ucapnya.

Kementerian ESDM disebut telah banyak membangun pembangkit listrik mikro hidro 100-200 kilowatt (KW) di beberapa wilayah dengan teknologi berasal dari dalam negeri semua, dapat menghasilkan listrik 24 jam, pembiayaan menarik, dan biaya operasi tak terlalu tinggi.

Strategi terakhir adalah penyediaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) individual plus baterai melalui PLN untuk mengalirkan listrik ke lokasi yang belum berlistrik dengan masyarakat bermukim tersebar (scattered). Penggunaan strategi ini diterapkan untuk wilayah dengan rumah-rumah yang terpencar-pencar.

“Pengalaman kami, kalau tidak dilakukan pengelolaan dengan baik, tidak ada yang ngurus, ini biasanya cepat hilang, cepat rusak, cepat pindah ke pasar,” ujar Dadan. (ANT/KN)

Mentan: Indonesia Tak Impor Beras 2025, Stok Tertinggi dalam 57 Tahun

0

JAKARTA – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyatakan rasa syukur karena Indonesia berhasil tidak melakukan impor beras tahun ini, di saat banyak negara maju justru menghadapi lonjakan harga beras akibat krisis pangan global.

Mentan mengatakan ketika negara maju seperti Jepang mengalami lonjakan harga beras 90,7 persen pada Juli 2025 hingga warganya antre membeli beras murah, Indonesia justru berhasil menjaga ketahanan pangan melalui kekuatan produksi beras dalam negeri.

“Alhamdulillah, kita patut bersyukur stok beras dalam negeri sangat cukup, sehingga tahun ini kita tidak impor beras. Hingga Agustus ini stok beras aman dan produksi on the track terus meningkat,” kata Mentan dalam keterangan di Jakarta, Minggu (24/8/2025).

Dia menyebutkan berdasarkan data The Food and Agriculture Organization (FAO); Departemen Pertanian Amerika Serikat yakni United States Department of Agriculture (USDA) dan Badan Pusat Statistik (BPS) Republik Indonesia produksi beras nasional diproyeksikan melonjak dari 30,62 juta ton pada 2024 dan diperkirakan mencapai 33,8–35,6 juta ton pada 2025.

Kemudian stok cadangan beras pemerintah (CBP) saat ini yang dikelola Perum Bulog juga mencapai rekor tertinggi dalam 57 tahun, yakni 4,2 juta ton, jauh melampaui stok tahun lalu yang hanya sekitar 1 juta ton.

“Dulu kita defisit stok dan terpaksa impor 7 juta ton pada 2023 dan 3–4 juta ton pada 2024. Kini, stok kita tertinggi dalam sejarah, dan dunia mengakui ketahanan pangan Indonesia. FAO dan Departemen Pertanian Amerika memuji capaian ini,” ungkap Mentan.

Amran menambahkan, panen kedua pada September 2025 akan semakin memperkuat pasokan, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir akan kekurangan beras.

Lebih lanjut Mentan mengatakan pemerintah berhasil menekan harga beras yang sempat melonjak. Menurut data Panel Harga Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas) harga beras medium dan premium berangsur turun di 15 provinsi, termasuk Aceh, Sumatera Utara, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Bali.

“Dua hari lalu (Jumat, 22/8, red.) harga beras turun di 13 provinsi, dan kini meluas ke 15 provinsi. Saya optimistis harga akan semakin stabil dalam beberapa minggu ke depan, seiring penguatan distribusi beras SPHP,” tutur Mentan.

Penurunan harga berkat adanya intervensi melalui operasi pasar Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang digencarkan Perum Bulog bersama TNI/Polri dan instansi terkait.

Saat ini, Bulog menyalurkan 6.000 ton beras SPHP per hari, dengan rencana peningkatan menjadi 7.000–10.000 ton per hari hingga akhir 2025. Total target penyaluran dari awal Juli hingga Desember 2025 mencapai 1,3 juta ton. (ANT/KN)

Bahlil Lahadalia Enggan Tanggapi OTT Wamenaker

0

PALU – Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia enggan berkomentar, terkait operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Wakil Menteri Tenaga Kerja Immanuel Ebenezer oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) beberapa waktu lalu.

Usai membuka Musyawarah Daerah (Musda) Golkar Sulawesi Tengah di Palu, Minggu (24/8/2025), Bahlil ditanyai media terkait kebijakan partai dan upaya pencegahan korupsi kepada menteri dan wakil menteri dari Golkar di Kabinet Prabowo-Gibran.

Dia memilih tidak menjawab pertanyaan media dan hanya menanggapi terkait Musda Golkar Sulteng.

Partai Golkar memiliki delapan kursi menteri dan tiga kursi wakil menteri di Kabinet Merah Putih pimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Bahlil merupakan salah seorang menteri dalam kabinet yang bertanggung jawab di bidang Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Dalam kunjungan di Palu, Bahlil menegaskan kembali komitmen Partai Golkar dalam mendukung pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

“Dukungan ini secara murni dan konsekuen tanpa tawar-tawar,” katanya.

Dia pun menganalogikan, kalau ada bibit penyakit mencoba untuk mengganggu stabilitas pemerintahan, maka garda terdepan yang akan mengganggu bibit penyakit itu adalah Partai Golkar.

Dia mengungkapkan Presiden Prabowo Subianto merupakan sosok yang memahami betul doktrin karya kekaryaaan, yang diperjuangkan oleh Partai Golkar. Doktrin itu yakni kesejahteraan, kecerdasan, kesehatan dan pemerataan. (ANT/KN)

Ribuan Warga Kukar Tumpah Ruah di Pawai Pembangunan, Jalan Utama Berubah Lautan Merah Putih

TENGGARONG – Lautan manusia memadati Jalan KH Ahmad Muksin hingga Robert Wolter Monginsidi, Minggu (24/8/2025). Ribuan warga Kutai Kartanegara (Kukar) berbondong-bondong sejak pagi, menyemarakkan pawai pembangunan yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar.

Gemuruh sorak sorai terdengar ketika 114 rombongan peserta mulai beriringan dari Jembatan Repo-Repo menuju Taman Kota Raja. Jalan sepanjang tiga kilometer itu berubah menjadi panggung terbuka penuh warna, menampilkan kreativitas sekolah, paguyuban, komunitas, hingga perangkat daerah.

Bendera Merah Putih berkibar di sepanjang jalur pawai. Para pelajar menari dengan busana tradisional, komunitas seni menghadirkan atraksi khas, sementara Organisais Perangkat Daerah (OPD) menampilkan simbol pembangunan Kukar. Semua berpadu, menghadirkan nuansa kebanggaan sekaligus euforia kemerdekaan.

“Pawai ini diikuti oleh seluruh elemen masyarakat. Mulai dari pelajar, organisasi perangkat daerah, hingga masyarakat umum. Total ada lebih dari 140 peserta yang turut memeriahkan kegiatan ini,” ucap Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, penuh semangat.

Ia menegaskan, pawai pembangunan bukan sekadar hiburan. Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan bagian penting dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia di Kukar.

Antusiasme warga, lanjut Aulia, menjadi bukti bahwa semangat kemerdekaan masih berkobar di hati masyarakat Kukar. “Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat Kukar masih memiliki semangat besar dalam memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia,” ujarnya.

Tak berhenti di situ, Bupati juga menegaskan bahwa partisipasi masyarakat dalam pawai ini adalah refleksi nyata pembangunan Kukar. “Bagi pemerintah daerah, antusiasme tersebut menjadi dorongan dan semangat untuk terus menggerakkan pembangunan. Partisipasi masyarakat ini sekaligus menjadi cerminan wajah pembangunan yang harus terus dilanjutkan,” tegasnya.

Gelaran meriah ini akan ditutup malam nanti dengan acara Kukar Bersalawat bersama Gus Iqdam di Stadion Aji Imbut. Rangkaian penutup yang diyakini akan kembali menyedot ribuan warga, menyatukan nuansa religius dengan semangat kebangsaan. (Adv)

Penulis : Ady Wahyudi
Edotor : Muhammad Rafi’i

Diskominfo Kukar Gaungkan Keterbukaan Informasi dan Digitalisasi di Pawai Pembangunan HUT ke-80 RI

TENGGARONG – Di tengah kemeriahan ribuan warga yang memadati Jalan KH Ahmad Muksin hingga Robert Wolter Monginsidi, ada satu rombongan pawai yang tampil berbeda. Bukan dengan tarian tradisional atau ornamen budaya, melainkan membawa simbol masa depan digitalisasi pemerintahan dan keterbukaan informasi publik.

Rombongan itu datang dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kutai Kartanegara (Kukar). Dengan mobil Raja Wali yang melaju gagah di depan barisan dan mobil videotron raksasa yang memancarkan informasi publik. Diskominfo seakan ingin menegaskan bahwa pembangunan Kukar bukan hanya soal infrastruktur fisik, tapi juga infrastruktur digital.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Diskominfo Kukar, Solihin, mengatakan tema yang diusung tahun ini adalah “Keterbukaan Informasi, Digitalisasi Pemerintah, dan Menjamin Konektivitas Digital untuk Seluruh Desa.” Tema itu, menurutnya, bukan sekadar slogan, melainkan bagian dari visi besar menjadikan Kukar semakin terbuka, transparan, dan terhubung.

“Memang di Diskominfo sendiri ada dua program utama. Yang pertama konektivitas internet kepada seluruh masyarakat yang diwakili dengan mobil Raja Wali yang ada di depan itu,” ungkap Solihin di sela-sela pawai, pada Minggu (24/8/2025).

Mobil Raja Wali, jelasnya, difungsikan untuk menghadirkan akses internet di wilayah-wilayah yang sulit jaringan. Kehadirannya di pawai menjadi simbol nyata bahwa Kukar tidak ingin ada desa yang tertinggal dari arus digital.

Selain itu, Diskominfo Kukar juga menghadirkan mobil videotron. Bukan sekadar hiasan, videotron itu menyajikan informasi publik yang bisa diakses masyarakat luas. “Kemudian ada data publikasi publik yang kita wakili dengan mobil videotron yang bisa menyajikan berbagai informasi untuk masyarakat,” tambahnya.

Tak hanya menampilkan teknologi, seluruh pegawai Diskominfo ikut terlibat. Dari PNS hingga tenaga ahli, semua turun ke jalan untuk menunjukkan wajah baru pelayanan publik Kukar yang lebih terbuka dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

“Kita menurunkan seluruh kekuatan, dari PNS maupun tenaga-tenaga ahli risiko, untuk berpartisipasi dalam pawai pembangunan kali ini,” tegas Solihin.

Langkah Diskominfo ini mendapat perhatian penonton. Seorang mahasiswa asal Tenggarong, Dinda, mengaku terkesan dengan tampilnya tema digital di tengah parade budaya. “Biasanya pawai hanya menampilkan tradisi dan kesenian. Tapi kali ini ada sesuatu yang beda. Saya rasa ini bagus, karena menunjukkan Kukar juga bergerak ke arah modern,” ucapnya. (Adv)

Penulis : Ady Wahyudi
Editor : Muhammad Rafi’i

Kecamatan Anggana Tampilkan Teatrikal Sumpah Palapa di Pawai Pembangunan Kukar

TENGGARONG – Ribuan pasang mata dibuat terpukau saat rombongan Kecamatan Anggana, saat melintas dalam Pawai Pembangunan yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar), pada Minggu (24/8/2025). Dari awal barisan, nuansa berbeda langsung terasa ketika sepasang janur kuning raksasa dan gapura khas zaman Kerajaan Majapahit menghiasi jalan utama Tenggarong.

Selain itu, rombongan dari wilayah pesisir Kukar tersebut juga membawa replika perahu dan udang raksasa. Atribut itu menggambarkan kearifan lokal wilayah mereka yang identik dengan sektor perikanan.

Sorakan kagum penonton tak henti terdengar, terutama saat rombongan Anggana tiba di garis finis, tepat di depan panggung kehormatan yang ditempati Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Tak berhenti pada parade simbol hasil bumi, Kecamatan Anggana juga menyuguhkan drama teatrikal Sumpah Palapa yang legendaris. Dengan lantang, seorang tokoh memerankan Patih Gajah Mada dari Majapahit, menegaskan tekad mempersatukan Nusantara di hadapan ribuan warga.

Penampilan teatrikal itu membuat suasana pawai berubah menjadi momen penuh wibawa, menghadirkan nuansa sejarah di tengah kemeriahan peringatan kemerdekaan.

Camat Anggana, Rendra Abadi, menyebut penampilan kali ini mengangkat tema perpaduan budaya dan kekayaan lokal. “Kami mengangkat sejarah Majapahit, khususnya Sumpah Palapa, karena di Kecamatan Anggana banyak masyarakat suku Jawa,” sebutnya.

“Selain itu, kami juga menampilkan hasil bumi, mulai dari perkebunan, pertanian, hingga perikanan. Simbolnya ada replika udang besar, dan kami juga membawa udang asli yang nantinya akan kami serahkan kepada Bapak Bupati,” ujar Rendra.

Drama Sumpah Palapa itu tak hanya menghidupkan kembali sejarah Nusantara, tetapi juga menjadi simbol pesan persatuan di tengah keberagaman masyarakat Kukar. Penonton pun memberi apresiasi dengan tepuk tangan meriah yang bergema sepanjang jalur pawai.

Kehadiran Kecamatan Anggana di Pawai Pembangunan tahun ini seakan menjadi penegasan bahwa Kukar bukan hanya kaya sumber daya alam, tetapi juga kaya budaya dan sejarah yang mampu memperkuat identitas bersama.

Penulis: Ady Wahyudi
Editor: Muhammad Rafi’i

Kompas Inovasi, Dedikasi Kembang Janggut Tampilkan Wajah Baru Pelayanan Publik di Pawai Budaya Kukar

TENGGARONG – Di tengah kemeriahan pawai pembangunan dan budaya HUT ke-80 Republik Indonesia di Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar) pada Minggu (24/8/2025), Kecamatan Kembang Janggut tampil dengan narasi berbeda. Bukan sekadar menonjolkan seni dan hasil bumi, mereka menghadirkan konsep “Kompas Inovasi” sebagai simbol kecamatan yang bertransformasi menjadi pusat data dan pelayanan publik cerdas.

Rute sepanjang tiga kilometer dari Jembatan Repo-Repo hingga Taman Kota Raja menjadi panggung bagi rombongan Kembang Janggut untuk menampilkan ide besar ini. Dalam barisan mereka, tema “Kecamatan Tertib Data, Desa Maju Bersama” dikemas melalui konsep Rumah Satu Data, sejalan dengan misi ketiga Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri.

Pelaksana Tugas (Plt) Camat Kembang Janggut, Suhartono, menegaskan bahwa Kompas Inovasi adalah wajah baru pelayanan publik. “Misi ketiga pada program Dedikasi Pelayanan Publik Cerdas adalah menjadikan kecamatan sebagai pusat data dan informasi,” ujarnya.

Menurutnya, konsep Kompas Inovasi bukan sekadar jargon, tetapi sistem yang membangun database sejak awal. Data itu mencakup berbagai aspek, mulai dari UMKM, forum anak, hingga kesenian tradisional seperti Hudoq, yang juga ditampilkan dalam parade kali ini.

“Kompas Inovasi adalah kompilasi data statistik yang kami kembangkan sebagai pusat rujukan. Dengan itu, setiap program dan kebijakan bisa lebih tepat sasaran karena berbasis data yang valid,” tambah Suhartono.

Tak berhenti di situ, Kembang Janggut juga menegaskan keterlibatan generasi muda. Salah satunya melalui pembentukan forum anak, yang saat ini masih dalam tahap diskusi bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kukar.

“Kami ingin mendengarkan sekaligus mengembangkan apa yang menjadi keinginan anak-anak di Kembang Janggut. Anak-anak harus ikut menjadi bagian dari pembangunan,” pungkasnya.

Penulis : Ady Wahyudi
Editor : Muhammad Rafi’i

Meriahkan Pawai Pembangunan, Loa Janan Angkat Tema Daur Ulang dan Ketahanan Pangan

TENGGARONG – Kecamatan Loa Janan ikut memberikan warna berbeda dalam Pawai Pembangunan, yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) pada Minggu (24/8/2025). Rombongan mereka tampil dengan semangat kreatifitas warga desa, sekaligus membawa prestasi membanggakan ke hadapan ribuan penonton.

Camat Loa Janan, Hery Rusnadi, menjelaskan bahwa keikutsertaan kali ini menghadirkan pemenang lomba hias gapura tingkat desa yang digelar menjelang 17 Agustus. Dari banyak peserta, Desa Loa Duri Ilir keluar sebagai juara dan berkesempatan menampilkan karyanya di pawai pembangunan.

“Yang jelas menjelang 17 Agustus kami mengadakan lomba gapura tingkat desa, dan mereka inilah pemenangnya. Tema yang diangkat adalah barang-barang daur ulang dari Desa Loa Duri Ilir,” ungkap Hery Rusnadi di sela-sela pawai.

Tak hanya menampilkan hasil kreasi dari bahan bekas, rombongan Loa Duri Ilir juga membawa produk unggulan dari Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), yakni telur omega. Produk itu kini menjadi salah satu ikon ketahanan pangan di desa mereka.

“Teman-teman BUMDes Loa Duri Ilir memproduksi telur omega. Itulah yang kami bawa dan tampilkan di pawai pembangunan kali ini,” tambahnya.

Lebih membanggakan lagi, Hery menuturkan bahwa Desa Loa Duri Ilir baru saja meraih prestasi tingkat nasional. “Kemarin Desa Loa Duri Ilir berhasil meraih juara tiga lomba desa tematik tingkat nasional, terkait dengan ketahanan pangan,” ucapnya penuh syukur.

Penampilan Loa Janan di pawai pembangunan pun menuai sorakan kagum dari penonton. Perpaduan kreasi barang daur ulang, produk pangan lokal, serta prestasi desa mereka, menjadi bukti nyata bahwa pembangunan tak hanya soal infrastruktur, tetapi juga inovasi masyarakat di tingkat akar rumput.

Penulis : Ady Wahyudi
Editor : Muhammad Rafi’i