Beranda blog Halaman 3

RSUD Bontang Batasi Pengunjung Maksimal Dua Orang, Jam Besuk ICU Hanya Dua Jam Sehari

0
Kepala Bagian Hukum, Komunikasi, dan Kerja Sama (HKK) RSUD Taman Husada Bontang, Romy Rizka (Dwi S/Media Kaltim)

BONTANG – Keluarga pasien yang hendak membesuk di RSUD Taman Husada Bontang harus memperhatikan ketentuan waktu dan jumlah pengunjung. Rumah sakit membatasi kunjungan maksimal dua orang untuk setiap pasien rawat inap biasa, sedangkan pasien di ruang intensif hanya dapat dibesuk selama dua jam sehari yang terbagi dalam dua sesi. Pengaturan tersebut diterapkan untuk menjaga kenyamanan, keamanan, serta mengurangi risiko penularan penyakit selama pasien menjalani perawatan.

Kepala Bagian Hukum, Komunikasi, dan Kerja Sama (HKK) RSUD Taman Husada Bontang, Romy Rizka, mengatakan jadwal kunjungan dibedakan berdasarkan jenis ruang perawatan.

Untuk ruang rawat inap nonintensif dan nonisolasi, jam besuk dibuka pukul 11.00–13.00 Wita dan 17.00–20.00 Wita.

Sementara pasien yang dirawat di Intensive Care Unit (ICU), Intensive Cardiac Care Unit (ICCU), dan Pediatric Intensive Care Unit (PICU) hanya dapat menerima kunjungan pukul 11.00–12.00 Wita serta 17.00–18.00 Wita.

Ketentuan waktu yang sama berlaku untuk ruang Neonatal Intensive Care Unit (NICU) dan Perinatologi. Namun, kunjungan di kedua ruang tersebut hanya diperbolehkan untuk orang tua pasien.

“Adapun untuk ruang intensif NICU dan Perinatologi, jam besuknya juga ditetapkan di pukul 11.00–12.00 Wita dan 17.00–18.00 Wita. Namun, kunjungan di ruangan tersebut hanya diperbolehkan bagi orang tua pasien,” ujar Romy, Senin (2/11/2026).

Selain pembatasan waktu, RSUD juga mengatur jumlah dan usia pengunjung di ruang rawat inap biasa.

Menurut Romy, setiap pasien hanya diperbolehkan menerima maksimal dua pengunjung dalam satu waktu. Pengunjung harus berusia di atas 12 tahun, tetapi keluarga tetap dapat bergantian selama jam besuk berlangsung.

Pengecualian diberikan kepada pasien yang berada dalam kondisi akhir hayat.

Dalam keadaan tersebut, anak pasien berusia di bawah 12 tahun dapat diberikan kesempatan menjenguk dengan pendampingan keluarga, setelah memperoleh izin dari dokter atau tim perawat yang bertugas.

Romy menjelaskan pembatasan tersebut bertujuan menjaga ketertiban ruang perawatan sekaligus memberikan kesempatan kepada pasien untuk beristirahat.

Seluruh pengunjung juga diwajibkan mengikuti protokol kesehatan dan ketentuan yang berlaku di lingkungan rumah sakit.

“Seluruh pengunjung wajib mematuhi protokol kesehatan serta turut menjaga kebersihan, keamanan, dan ketertiban demi mendukung upaya kesembuhan pasien,” jelasnya.

Khusus ruang NICU dan Perinatologi, orang tua pasien tetap harus mengikuti prosedur kunjungan yang ditetapkan petugas mengingat kondisi bayi yang membutuhkan pengawasan dan perawatan khusus.

Romy meminta keluarga pasien menyesuaikan waktu kedatangan dengan jadwal masing-masing ruang agar aktivitas kunjungan tidak mengganggu pelayanan medis maupun waktu istirahat pasien. (Dwi/Adv)

Pewarta: Dwi S
Editor: Agus S

RUU Perampasan Aset, DPR Minta Mekanisme Pengembalian Kerugian Korban

0
Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati. ANTARA/HO-Humas DPR RI

JAKARTA – Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati menekankan pentingnya pengaturan pengembalian aset hasil tindak pidana kepada korban dalam pembahasan Rancangan Undang-Undang Perampasan Aset, terutama untuk memulihkan kerugian akibat kejahatan ekonomi.

“Penegakan hukum tidak boleh berhenti pada penghukuman pelaku. Kita juga harus memastikan bahwa hak-hak masyarakat yang menjadi korban dapat dipulihkan,” kata Sari dalam keterangan diterima di Jakarta, Senin (2/11/2026).

Dia mengatakan pemulihan kerugian korban masih menjadi persoalan dalam penegakan hukum. Meskipun pelaku telah diproses secara hukum, korban belum tentu dapat memperoleh kembali kerugian yang dialaminya.

RUU Perampasan Aset diharapkan dapat memperkuat kemampuan negara dalam menelusuri, membekukan, dan merampas aset yang berkaitan dengan tindak pidana sesuai dengan mekanisme hukum yang berlaku.

Instrumen hukum tersebut, lanjut Sari, diperlukan karena pelaku kejahatan ekonomi dapat menyembunyikan hasil kejahatan dengan mengalihkan kepemilikan aset kepada pihak lain, menggunakan identitas orang lain, atau memanfaatkan transaksi keuangan untuk mengaburkan asal-usul kekayaan.

Sari mencontohkan kasus investasi bodong, penipuan berkedok investasi, robot trading ilegal, hingga penipuan penyelenggaraan perjalanan ibadah yang telah merugikan masyarakat.

“Prinsipnya, jangan sampai aset hasil kejahatan justru menjadi milik pelaku atau tidak jelas pemanfaatannya, sementara masyarakat yang dirugikan tidak memperoleh keadilan,” kata pimpinan DPR yang membidangi ekonomi dan keuangan itu.

Menurut dia, pengaturan pengembalian aset kepada korban perlu mencakup identifikasi korban, pembuktian hubungan antara aset dan tindak pidana, penilaian kerugian, serta tata cara penyaluran hasil pengelolaan aset kepada korban.

Dia menegaskan pengaturan tersebut diperlukan agar pemberantasan kejahatan tidak hanya berorientasi pada perampasan aset, tetapi juga pemulihan hak masyarakat yang dirugikan.

Di sisi lain, Sari mengingatkan bahwa upaya pemberantasan kejahatan harus tetap memperhatikan perlindungan hak asasi manusia, kepastian hukum, dan prinsip negara hukum.

Dia juga menekankan pentingnya partisipasi publik dalam pembahasan RUU Perampasan Aset agar ketentuan yang dihasilkan dapat menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus memberikan kepastian hukum dalam pelaksanaannya.

Sari berharap pembahasan RUU tersebut dapat menghasilkan instrumen hukum yang lebih komprehensif untuk memberantas kejahatan bermotif ekonomi sekaligus memperkuat pemulihan kerugian masyarakat. (ANT/KN)

Hari ini, MA Jelaskan Putusan Gugatan Penyetaraan Ijazah Gibran

0
Ilustrasi - Seorang pedagang keliling melintas di depan gedung Makamah Agung di Jakarta. ANTARA/Wildan Anjarbakti/pd/am

JAKARTA – Mahkamah Agung dijadwalkan menggelar konferensi pers pada Senin (2/11/2026) ini pukul 11.00 WIB untuk menjelaskan soal putusan kasasi gugatan keabsahan surat keterangan penyetaraan ijazah pendidikan SMA Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Sebelumnya pada Jumat (30/10), MA telah mengabulkan seluruhnya gugatan Subhan Palal terhadap Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Putusan MA nomor 742.K/TUN/2026 itu membatalkan putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta nomor 62/G/2026/PTUN.JKT, dengan mengadili sendiri perkara tersebut.

Dikutip dari laman kepaniteraan.mahkamahagung.go.id di Jakarta, kasasi tersebut diputus Majelis Hakim yang diketuai Prof Yulius dan hakim anggota Hari Sugiaharto beserta Michael Renaldy Zein.

“Kabul. kabul kasasi, batas putusan Judex Facti, Adili Sendiri: kabul gugatan penggugat seluruhnya,” demikian kutipan amar putusan MA pada perkara surat keterangan (suket) penyetaraan pendidikan Gibran, seperti dilansir dari laman kepaniteraan MA, Jumat (30/10).

Sebelum putusan kasasi MA, Mahkamah Konstitusi dalam putusan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden (PHPU) Nomor 01/PHPU.PRES-XXIV/2026 yang digelar Selasa (6/10), menyatakan tidak menemukan atau mendapatkan bukti meyakinkan yang dapat menunjukkan Gibran Rakabuming Raka memiliki ijazah/sertifikat/diploma di luar negeri yang dapat dijadikan dasar untuk disetarakan dengan berpendidikan paling rendah tamat sekolah menengah atas, madrasah aliyah, sekolah menengah kejuruan, madrasah aliyah kejuruan yang sederajat sebagaimana dimaksud dalam norma Pasal 169 huruf r dan Pasal 227 huruf I Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu (UU Pemilu).

Dikutip dalam lama resmi MK, sekalipun dalam persidangan tidak ditemukan atau didapati bukti yang meyakinkan Mahkamah yang dapat menunjukkan Gibran Rakabuming Raka memiliki ijazah/sertifikat/diploma di luar negeri yang dijadikan sebagai dasar untuk disetarakan dengan pendidikan paling rendah tamat SMA, Mahkamah tidak dapat membatalkan atau mendiskualifikasi Gibran Rakabuming Raka dalam posisi sebagai Wakil Presiden sebagaimana yang dimohonkan dalam petitum para Pemohon.

Mahkamah juga menyatakan perkara yang diajukan para Pemohon secara substansial tidak tepat lagi dimasukkan rezim penyelesaian sengketa hasil pemilu presiden dan wakil presiden karena secara faktual Gibran Rakabuming Raka tidak lagi menyandang status sebagai calon wakil presiden dalam Pemilu Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2024.

Karena status calon berakhir ketika calon terpilih dilantik dan diambil sumpahnya sebagai Wakil Presiden pada tanggal 20 Oktober 2024, yang sekaligus menjadi penanda berakhirnya tahapan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden di tahun tersebut.

Menurut Mahkamah, berkenaan dengan tidak adanya ijazah/sertifikat/diploma di luar negeri yang dijadikan sebagai dasar untuk disetarakan dengan berpendidikan paling rendah tamat SMA sederajat, secara substansial menjadi ranah lembaga yang memiliki kewenangan untuk menilai keabsahan dan keterpenuhan syarat calon presiden dan calon wakil presiden sebagaimana diatur dalam UUD NRI 1945. (ANT/KN)

Harga BBM Pertamina 1 November 2026 Tak Berubah

0
Ilustrasi - Stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) PT Pertamina Patra Niaga. (ANTARA/HO-PT Pertamina Patra Niaga)

JAKARTA – Harga bahan bakar minyak (BBM) di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Pertamina tidak mengalami perubahan pada 1 November 2026. Harga Pertamax masih dibanderol Rp15.950 per liter, sementara sejumlah BBM nonsubsidi lainnya juga bertahan pada tarif sebelumnya.

Berdasarkan informasi pada laman resmi Pertamina yang dikutip Minggu (1/11/2026), tidak ada penyesuaian harga BBM sejak Oktober 2026. Di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek), harga Pertamax masih berada di level Rp15.950 per liter.

Harga tersebut tidak berubah sejak 1 Agustus 2026. Sementara itu, Pertamax Green tetap dijual Rp19.150 per liter setelah terakhir mengalami penyesuaian pada 2 September 2026.

Pertamax Turbo juga masih dibanderol Rp19.600 per liter.

Untuk BBM jenis diesel nonsubsidi, Pertamina belum mengumumkan perubahan harga pada November 2026. Dexlite (CN 51) tetap dijual Rp23.700 per liter, sedangkan Pertamina Dex (CN 53) berada di level Rp25.200 per liter.

Sementara itu, harga BBM penugasan dan subsidi juga tidak mengalami perubahan. Pertalite masih dibanderol Rp10.000 per liter dan Biosolar Rp6.800 per liter.

Penetapan harga BBM tersebut mengacu pada Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 245.K/MG.01/MEM.M/2022, sebagai perubahan atas Kepmen ESDM Nomor 62 K/12/MEM/2020.

Ketentuan tersebut mengatur formula harga dasar dalam perhitungan harga jual eceran BBM jenis bensin dan minyak solar yang disalurkan melalui SPBU. (ANT/KN)

Pemprov Kaltim Siapkan Bankeu Tambahan untuk Tuntaskan Jalan Anggana-Muara Badak

0
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud saat meninjau kawasan Km 12 Anggana-Muara Badak, Kutai Kartanegara. ANTARA/HO-Adpim Pemprov Kaltim

KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) siap mengucurkan bantuan keuangan (bankeu) tambahan bagi Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) untuk merapikan fasilitas keselamatan di sepanjang jalur semenisasi Anggana-Muara Badak.

Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud, di Kutai Kartanegara, meminta Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (PUPR Pera) Kaltim mempercepat koordinasi dengan Pemkab Kukar guna menuntaskan sisa perbaikan fasilitas jalan di jalur pesisir tersebut.

Rudy menekankan infrastruktur pelengkap seperti bahu jalan dan lampu penerangan jalan umum (PJU) harus segera diprioritaskan demi keselamatan pengguna jalan.

“Tolong ditandai lokasi-lokasi yang perlu penanganan. Koordinasikan dan segera duduk bersama untuk merapikan. Kalau mereka (pemkab) tidak bisa tangani, kita wajib bantu, apakah dengan bantuan keuangan atau belanja yang diserahkan,” katanya saat meninjau kawasan Km 12 Anggana-Muara Badak seperti dikutip dari Antara, Minggu (1/11/2026).

Ia menjelaskan penambahan bahu jalan pada sisi kiri dan kanan jalan beton (rigid pavement) sangat krusial, karena ketinggian permukaan beton rata-rata mencapai lebih dari 30 sentimeter dari permukaan tanah di sekitarnya. Kondisi tersebut rawan memicu kecelakaan jika kendaraan keluar dari jalur utama.

Jalur pesisir Anggana-Muara Badak memiliki total panjang sekitar 47 kilometer. Ruas ini menjadi urat nadi perekonomian strategis yang menghubungkan mobilitas penumpang serta distribusi barang dan jasa antardaerah, mulai dari Kukar, Bontang, Kutai Timur, hingga Berau.

Hingga saat ini, Pemkab Kukar telah memperbaiki jalan sepanjang 23,17 kilometer. Sementara Pemprov Kaltim memberikan dukungan anggaran total sebesar Rp53,53 miliar untuk menangani jalan sepanjang 4,6 kilometer.

Dukungan anggaran dari pemprov tersebut terbagi atas paket bantuan keuangan sebesar Rp44,03 miliar untuk jalan sepanjang 3,7 kilometer dan APBD provinsi senilai Rp9,51 miliar untuk jalan sepanjang 863 meter.

Rudy mengapresiasi kolaborasi antara jajaran Dinas PUPR Pera Kaltim dan Pemkab Kukar dalam memuluskan sebagian besar jalur kabupaten tersebut. Kendati demikian, ia mengingatkan agar fokus pembangunan tidak hanya terpaku pada wilayah pesisir.

Menurut dia, Pemprov Kaltim ke depan juga akan memberikan perhatian besar terhadap peningkatan konektivitas jalan di wilayah pedalaman dan perbatasan, khususnya di Kabupaten Kutai Barat dan Mahakam Ulu.

“Kami ingin seluruh jalan, baik statusnya provinsi, kabupaten, maupun nasional, berada dalam kondisi mantap guna mendongkrak pertumbuhan ekonomi kawasan,” ujar Rudy Mas’ud. (ANT/KN)

DPR Usul TGPF Independen Usut Penggeledahan Ponpes di Sukoharjo

0
Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir (kanan) dan Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko (kiri). ANTARA/HO-Divisi Humas Polri

JAKARTA – Penggeledahan Pondok Pesantren (Ponpes) Rumah Tahfiz Quran (RTQ) Hamalatul Quran di Sukoharjo, Jawa Tengah, menuai sorotan. Anggota Komisi III DPR RI Abdullah mengusulkan pembentukan Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) independen untuk mengungkap secara objektif duduk perkara penggeledahan tersebut.

Abdullah menilai persoalan yang muncul harus diselesaikan hingga tuntas. Jangan sampai polemik antara pihak pesantren dan kepolisian justru berakhir tanpa kejelasan.

“Keterangan pihak pesantren maupun kepolisian harus diuji dan dibuktikan oleh lembaga independen yang tidak memiliki konflik kepentingan dengan kedua pihak,” kata Abdullah di Jakarta, Minggu (1/11/2026).

Menurut dia, TGPF independen perlu melibatkan sejumlah lembaga, antara lain Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA), Ombudsman, serta Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas).

Tim tersebut juga perlu melibatkan para ahli yang memiliki kompetensi di bidang hukum dan perlindungan anak. Setiap lembaga diminta menjalankan peran sesuai tugas dan kewenangan masing-masing.

Abdullah juga menyoroti langkah Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Mabes Polri yang turun langsung menindaklanjuti pengaduan pihak pesantren. Menurut dia, proses tersebut tidak boleh berhenti pada pengambilan keterangan, tetapi harus dilanjutkan secara profesional, transparan, dan tuntas.

Dia mengatakan pemeriksaan Propam penting untuk mendalami dugaan pelanggaran disiplin maupun kode etik anggota kepolisian. Namun, pemeriksaan internal itu perlu dilengkapi penyelidikan independen dari lembaga di luar Polri agar persoalan dapat dilihat secara objektif dan menyeluruh.

“Kalau memang ditemukan kesalahan prosedur atau pelanggaran yang dilakukan anggota polisi, ya harus ditindak. Begitu juga jika dalam pengembangan perkara ditemukan pihak lain yang melakukan tindak pidana, harus diproses sesuai hukum,” ujarnya.

Sebelumnya, Polri memastikan keluhan masyarakat terkait penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran akan didalami secara objektif dan profesional melalui mekanisme yang berlaku.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan Polri mendengar kritik dan keluhan masyarakat. Dia juga menyampaikan empati kepada pihak-pihak yang terdampak, termasuk para santri.

Berdasarkan keterangan Polda Jawa Tengah, penggeledahan tersebut merupakan bagian dari penyidikan kasus pembakaran, ancaman, dan perusakan sebuah warung makan di Sukoharjo pada 12 September 2026.

Dalam perkara itu, penyidik telah mengamankan seorang tersangka berinisial S. Polisi kemudian melakukan pencarian terhadap seorang lainnya berinisial I yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut. (ANT/KN)

Truk Molen Tabrak 12 Orang di Bekasi, Sopir Diamankan usai Enam Warga Tewas

0
Truk bermuatan material semen dievakuasi petugas menggunakan alat beras jenis crane usai menghantam halte bus di depan kampus BSI Kota Bekasi, Jawa Barat, Minggu (1/11/2026).ANTARA/Pradita Kurniawan Syah.

BEKASI – Kecelakaan maut yang melibatkan truk bermuatan semen di Jalan Cut Mutia, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi, merenggut enam nyawa. Polisi telah mengamankan sopir truk berinisial TM untuk menjalani pemeriksaan terkait insiden yang terjadi di halte depan gerbang kampus BSI tersebut.

Kapolres Metro Bekasi Kota Komisaris Besar Polisi Putu Kholis Aryana mengatakan, sopir truk saat ini masih diperiksa di Mapolres Metro Bekasi Kota dengan status sebagai saksi. Namun, statusnya berpeluang meningkat menjadi tersangka apabila bukti-bukti telah mencukupi.

“Kami telah mengamankan sopir truk berinisial TM yang diduga terlibat dalam kecelakaan tersebut. Yang bersangkutan telah diamankan dan sedang dalam proses pemeriksaan,” kata Putu di Bekasi, Jawa Barat, Minggu (1/11/2026).

Menurut dia, polisi masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan barang bukti, serta meminta keterangan sejumlah saksi di sekitar lokasi kecelakaan. Hasil pemeriksaan tersebut akan menjadi bahan dalam proses penyelidikan dan penyidikan.

“Tentu apabila bukti-bukti telah mencukupi dan perkara ditingkatkan ke tahap penyidikan, tidak menutup kemungkinan statusnya akan ditingkatkan menjadi tersangka,” ujarnya.

Selain memeriksa pengemudi, polisi juga mendalami kondisi kendaraan, terutama sistem pengereman serta riwayat perawatan dan pemeliharaan berkala. Kelaikan kendaraan, termasuk pemenuhan kewajiban uji KIR, turut menjadi bagian dari pemeriksaan.

“Dokumen-dokumen kendaraan juga akan kami pelajari dan dijadikan bahan untuk melengkapi proses penyelidikan,” kata Putu.

Dari total 12 korban, enam orang meninggal dunia, terdiri atas lima orang dewasa dan satu anak. Sementara enam korban lainnya mengalami luka-luka dan masih menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit.

Enam korban meninggal telah dievakuasi ke dua rumah sakit. Satu korban dibawa ke RS Siloam Rawa Panjang, sedangkan lima lainnya ke RSUD Kota Bekasi.

Adapun enam korban luka-luka dirawat di rumah sakit berbeda. Empat orang menjalani perawatan di RS Juwita dan dua lainnya di RS Siloam Rawa Panjang.

Berdasarkan keterangan sementara para saksi, kecelakaan bermula ketika truk molen bernomor polisi B 9548 MV melaju dari arah timur menuju barat. Kendaraan tersebut melintasi ruas jalan yang menurun sebelum lokasi kejadian.

Saat melaju, truk diduga mengalami gangguan pada sistem pengereman. Pengemudi kemudian berupaya membanting setir dan mengarahkan kendaraan mendekati tembok pembatas kampus BSI dengan Jalan Cut Mutia.

Namun, kendaraan diduga tidak dapat dikendalikan hingga akhirnya menabrak 12 orang yang sedang menunggu transportasi umum di halte depan gerbang kampus tersebut.

Polisi masih mendalami penyebab pasti kecelakaan, termasuk kondisi teknis kendaraan dan kemungkinan adanya kelalaian dalam pengoperasiannya. (ANT/KN)

Danantara Bantah Biayai TIME100 Next Gala 2026, Tegaskan Tak Ada Dana Sponsor

0
Managing Director Investment PT Danantara Investment Management (DIM), Stefanus Ade Hadiwidjaja (kiri) bersama Managing Director Global Relations & Communications Danantara Indonesia, Pahala Mansury (kanan) dalam Danantara Coffee Morning Session di Wisma Danantara, Jakarta, Kamis (22/10/2026) (ANTARA/ Muhammad Heriyanto)

JAKARTA – Danantara Indonesia menegaskan tidak mengeluarkan pembayaran maupun mengalokasikan dana sponsorship untuk penyelenggaraan TIME100 Next Gala 2026 di New York, Amerika Serikat (AS). Pencantuman logo Danantara dalam acara tersebut disebut sebagai bagian dari penjajakan kerja sama nonfinansial dengan pihak TIME.

Managing Director Global Relations & Communications Danantara Indonesia, Pahala Mansury, menjelaskan pencantuman logo tersebut merupakan bentuk apresiasi awal dari TIME atas pembahasan kerja sama strategis berbasis dukungan nonfinansial (in-kind).

Kerja sama itu masih dalam tahap penjajakan dan diarahkan untuk sejumlah forum internasional mendatang, termasuk TIME Davos Forum di Swiss.

“Pencantuman logo Danantara pada TIME100 Next merupakan bagian dari skema dukungan non-finansial (in-kind) yang diberikan oleh TIME seiring dengan proses diskusi kerja sama yang sedang berlangsung untuk forum-forum internasional, seperti TIME Davos Forum,” ujar Pahala dalam keterangan resmi di Jakarta, Minggu (1/11/2026).

Menurut Pahala, penjajakan tersebut juga mencakup peluang promosi sektor-sektor strategis nasional yang dinilai memiliki potensi dan daya tarik bagi investor global.

Melalui kerja sama itu, Danantara berupaya memperkenalkan berbagai sektor Indonesia, mulai dari perfilman dan kebudayaan, ekonomi kreatif, pariwisata, hingga investasi berkelanjutan.

“Hingga saat ini, pembahasan kerja sama tersebut masih dalam tahap penjajakan,” katanya.

Adapun skema kerja sama nonfinansial yang tengah dibahas mencakup kemungkinan partisipasi Danantara dalam sembilan forum internasional TIME. Beberapa di antaranya adalah TIME100 Davos Dinner & Talks, TIME100 Impact Dinner, TIME100 AI Leadership Forum, hingga TIME Earth Awards.

Pahala menjelaskan, keterlibatan dalam jejaring global tersebut merupakan bagian dari upaya memperkenalkan potensi investasi Indonesia sekaligus memperkuat hubungan dengan investor dan pelaku bisnis internasional.

Ia menegaskan, setiap bentuk kerja sama tetap harus mengedepankan prinsip tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance), akuntabilitas, serta kepentingan nasional.

Sebagai informasi, TIME100 Next merupakan daftar dan ajang tahunan majalah TIME yang menampilkan 100 tokoh muda berpengaruh serta pemimpin baru yang dinilai berperan dalam membentuk masa depan. (ANT/KN)

Banjir Aceh Barat Meluas, 43 Desa di 10 Kecamatan Terendam

0
Banjir merendam permukiman warga di Kecamatan Pante Ceureumen, Kabupaten Aceh Barat. Hingga Minggu (1/11/2026) malam sebanyak 43 desa tersebar di 10 kecamatan di kabupaten setempat terendam banjir akibat meluapnya aliran sungai di wilayah ini. (ANTARA/HO-Dok Warga)

MEULABOH – Banjir meluas di Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh. Hingga Minggu (1/11/2026) malam, sebanyak 43 desa di 10 kecamatan terendam dengan ketinggian air rata-rata lebih dari 30 sentimeter.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Barat, Dharmawan, mengatakan banjir dipicu hujan berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut sejak Sabtu (31/10) malam.

“Banjir ini dipicu oleh curah hujan dengan intensitas tinggi yang melanda wilayah Kabupaten Aceh Barat sejak Sabtu (31/10) malam,” kata Dharmawan.

Sepuluh kecamatan yang terdampak meliputi Pante Ceureumen, Sungai Mas, Woyla Barat, Woyla, Woyla Timur, Arongan Lambalek, Panton Reu, Kaway XVI, Meureubo, dan Johan Pahlawan.

Di Kecamatan Pante Ceureumen, banjir merendam Desa Keutambang, Lawet, Jambak, Puloe Teungoh, Lango, Canggai, Sikundo, dan Seumantok. Di Desa Sikundo, badan jalan dan pagar sekolah dilaporkan tergerus aliran air.

Sementara di Kecamatan Sungai Mas, banjir melanda Desa Tungkop, Kajeung, Lancong, dan Geudong. Di Kecamatan Woyla Barat, wilayah terdampak meliputi Cot Rubek, Cot Rambong, Cot Maleh, Napai, Blang Cot Mameh, dan Blang Luah.

Di Kecamatan Woyla, banjir merendam Cot Keumude, Pasi Birah, Aron Tunong, Ie Itam Tunong, Ie Itam Baroh, Ranto Pantang, Blang Mee, Drien Mangko, dan Pasi Ara Kb. Adapun di Kecamatan Woyla Timur, banjir terjadi di Pasie Ara dan Leubok Pantang.

Wilayah terdampak lainnya berada di Kecamatan Arongan Lambalek, yakni Peuribu dan Teupin Peuraho; Kecamatan Panton Reu, meliputi Meugo Cut, Ujong Raja, dan Meutulang; serta Kecamatan Kaway XVI, meliputi Simpang Peunia, Pasie Jeumpa, Muko, Palimbungan, Tanjong Bungong, Padang Mandang, dan Meunasah Rambut.

Banjir juga merendam Desa Pasi Mesjid di Kecamatan Meureubo dan Desa Pasi Leuhan di Kecamatan Johan Pahlawan.

Dharmawan menjelaskan, hujan berintensitas tinggi selama beberapa hari terakhir menyebabkan sejumlah sungai besar di Aceh Barat meluap. Di antaranya Krueng Meureubo di Kecamatan Pante Ceureumen dan Krueng Woyla di Kecamatan Sungai Mas.

“Air sungai dengan cepat merendam sejumlah rumah warga serta akses jalan utama,” ujarnya.

Selain permukiman, banjir juga merusak sejumlah fasilitas umum dan infrastruktur. Salah satunya jembatan gantung yang menghubungkan Desa Kajeung dan Tungkop di Kecamatan Sungai Mas.

Kerusakan juga terjadi pada satu unit rumah warga di Desa Geudong, Kecamatan Sungai Mas. Bagian lantai dan badan rumah mengalami kerusakan parah akibat terkikis aliran air.

BPBD menyatakan hingga Minggu malam belum menerima laporan korban jiwa. Meski demikian, kondisi masih perlu diwaspadai karena hujan di wilayah pedalaman Aceh Barat terpantau masih berlangsung dengan intensitas tinggi. (ANT/KN)

Andrea Bocelli Gelar Konser di Borobudur, Ribuan Penonton Terpukau

0
Andrea Bocelli tampil dalam konser bertajuk Romanza 30th Anniversary World Tour di kawasan Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (31/10/2026) malam. (Foto: ANTARA)

MAGELANG – Candi Borobudur menjadi panggung istimewa bagi penyanyi tenor dunia asal Italia, Andrea Bocelli. Ribuan penonton memadati kawasan candi di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (31/10/2026) malam, untuk menyaksikan konser bertajuk Romanza 30th Anniversary World Tour.

Pertunjukan tersebut menghadirkan perpaduan musik klasik kelas dunia dengan kemegahan Candi Borobudur sebagai salah satu warisan budaya dunia. Latar bangunan bersejarah itu menambah kekhasan konser yang menjadi bagian dari peringatan 30 tahun album fenomenal Bocelli, Romanza.

Dalam konser tersebut, Bocelli membawakan sejumlah lagu dari album Romanza serta repertoar musik crossover yang turut mengantarkannya dikenal luas di panggung musik internasional.

Kehadiran penyanyi tenor legendaris itu menjadi pengalaman tersendiri bagi para penonton. Mereka tidak hanya menikmati penampilan musik, tetapi juga merasakan suasana pertunjukan di tengah salah satu mahakarya peradaban dunia.

Dua penonton, Eva Puspita dan Astrid, mengaku takjub dengan penyelenggaraan konser di kawasan Candi Borobudur. Bagi mereka, pertunjukan tersebut menjadi momentum istimewa karena mempertemukan musik kelas dunia dengan warisan budaya Indonesia.

“Aku pengin banget nonton konser Andrea Bocelli. Kebetulan ada konser di Borobudur yang latar belakang Candi Borobudur jadi megah banget. Makanya aku pilih datang dari Jakarta ke Borobudur untuk nonton konser ini,” kata Astrid.

Ia juga mengaku terkesan dengan suasana dan kenyamanan penyelenggaraan acara sejak pertama kali memasuki kawasan konser.

“Suasana yang konvensional dan saya sangat terkesan, Borobudur bisa membuat konser sedemikian rupa sehingga kita nyaman, bahkan dari kita masuk, datang ke tempat sangat nyaman,” ujarnya. (ANT/KN)