Beranda blog Halaman 172

Rabu Dini Hari, Gempa M4,8 Guncang Barat Daya Pangandaran

0

JAKARTA – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,8 mengguncang wilayah barat daya Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, pada Rabu pukul 01.00.51 WIB.

Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa berada di laut pada koordinat 8,46 Lintang Selatan dan 108,11 Bujur Timur, atau sekitar 94 kilometer barat daya Pangandaran, dengan kedalaman 10 kilometer.

BMKG menyebutkan gempa tersebut dirasakan dengan intensitas III MMI di Pangandaran dan Tasikmalaya.
Getaran juga dirasakan dengan skala II-III MMI di Garut, serta II MMI di Ciamis dan Kabupaten Bandung.

Intensitas III MMI menunjukkan gempa dirasakan nyata di dalam rumah oleh banyak orang, terutama dalam kondisi diam, dengan getaran yang terasa seperti truk besar melintas atau benda berat jatuh, serta menyebabkan benda-benda ringan yang digantung bergoyang. Namun, umumnya belum menimbulkan kerusakan bangunan.

Sementara itu, intensitas II MMI menandakan getaran yang lebih lemah, hanya dirasakan oleh sebagian orang di dalam ruangan, dengan sensasi getaran ringan tanpa dampak kerusakan. (ANT/KN)

Tiba di Washington DC, Presiden Prabowo Disambut Diaspora dan Mahasiswa Indonesia

WASHINGTON – Presiden Prabowo Subianto menyempatkan diri untuk menyalami dan menyapa sejumlah diaspora dan mahasiswa Indonesia yang menyambut kedatangan Presiden RI di Washington DC, Amerika Serikat, Selasa (17/2/2026) siang waktu setempat.

Setibanya di hotel tempatnya bermalam, Presiden Prabowo diberikan buket bunga oleh seorang anak perempuan yang mengenakan pakaian tradisional Indonesia.

Kemudian, di area lobi hingga menuju lift, puluhan diaspora dan mahasiswa Indonesia, serta sejumlah staf dan pejabat KBRI Washington DC beserta keluarga mereka, juga ikut menyambut kedatangan Presiden Prabowo dengan mengucapkan: “Selamat datang di Washington DC Bapak Presiden”.

Diaspora dan mahasiswa memanfaatkan momen penyambutan itu dengan mengenakan pakaian adat dari beberapa daerah serta atasan batik.

Mereka juga membawa bendera Merah Putih berukuran kecil untuk dikibarkan saat Presiden Prabowo berjalan.

Presiden Prabowo, saat menyusuri area lobi, menyalami satu per satu diaspora dan mahasiswa yang menyambut dirinya seraya mengucapkan: “Terima kasih ya, terima kasih”.

Selepas itu, Presiden menghampiri sejumlah mahasiswa dan kembali mengucapkan terima kasih atas sambutan yang telah diberikan kepada dirinya. Presiden juga sempat menyalami beberapa perwira TNI yang tengah bersekolah di AS.

Di belakang Presiden Prabowo, ada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya yang juga menyapa dan menyalami diaspora dan mahasiswa Indonesia.

Beberapa diaspora dan mahasiswa pun memanfaatkan momen penyambutan itu untuk ikut menyapa Seskab Teddy.
Presiden Prabowo tiba di Washington DC, Amerika Serikat, Selasa siang, setelah pesawat Garuda Indonesia PK-GIF yang membawa Presiden dan rombongan terbatas mendarat di Pangkalan Militer (Joint Base) Andrews, Prince George’s County, Maryland, Selasa, sekitar pukul 12.00 waktu setempat.

Kedatangan Presiden di Joint Base Andrews disambut oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk Amerika Serikat Dwisuryo Indroyono Soesilo, Atase Pertahanan KBRI Washington D. C. Marsekal Pertama TNI E Wisoko Aribowo, dan Komandan Grup Pemeliharaan Pesawat VVIP/VIP Angkatan Udara AS di Joint Base Andrews Kolonel Gary Charland.

Dalam penerbangan dari Jakarta, Presiden Prabowo didampingi oleh Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia.
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menteri Luar Negeri Sugiono, yang telah tiba lebih dulu di AS, juga mendampingi Presiden Prabowo dalam rangkaian lawatan resminya di Washington DC.

Di Amerika Serikat, Presiden Prabowo dijadwalkan menghadiri tiga agenda, yaitu pertemuan dengan kelompok pebisnis Amerika Serikat pada Rabu (18/2), konferensi tingkat tinggi (KTT) perdana Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP) Gaza pada Kamis (19/2), dan pertemuan bilateral dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk salah satunya menandatangani perjanjian perdagangan timbal balik (agreement on reciprocal trade/ART), yang negosiasinya telah berjalan sejak 2025. (ANT/KN)

Menhub Siapkan Lima Jalur Penyeberangan Jawa–Sumatera untuk Lebaran 2026

0

BANDAR LAMPUNG – Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi mengatakan pihaknya bekerja sama dengan pihak terkait telah menyiapkan lima jalur penyeberangan laut untuk memperlancar lintas Jawa-Sumatera saat pelaksanaan angkutan Lebaran 2026.

Menurut Dudy, di Bandarlampung, Lampung, Selasa (17/2/2026), kelima jalur penyeberangan laut itu adalah lintas Pelabuhan Merak menuju Pelabuhan Bakauheni, Pelabuhan Ciwandan menuju Pelabuhan PT Wijaya Karya Beton, dan Pelabuhan Ciwandan menuju Pelabuhan Bakauheni.

“Lalu, Pelabuhan BBJ Bojonegoro menuju BBJ Muara Pilu, serta dari Pelabuhan PT Krakatau Bandar Samudera menuju Pelabuhan Panjang,” katanya.

Dia pun mengimbau kepada semua operator dapat mempersiapkan layanan seperti yang telah terlaksana pada tahun sebelumnya, yakni periode Natal dan tahun baru serta angkutan Lebaran.

“Dengan pengaturan ini diharapkan bisa melayani dengan baik masyarakat dan kami sudah minta Pelabuhan BBJ untuk mempersiapkan 12 unit kapal yang akan mengangkut kendaraan besar, di Pelabuhan Ciwandan juga sudah menyiapkan 12 unit kapal yang akan mengangkut masyarakat yang hendak menyeberang,” ucap dia.

Ia menjelaskan untuk meningkatkan kelancaran arus mudik selama angkutan Lebaran 2026, akan diterapkan pula sistem tunda di Pelabuhan Bakauheni yang tersebar di 10 titik jalan tol dan jalan arteri di sekitarnya.

“Kami menyiapkan untuk membantu semua kesiapan agar penyeberangan ini lancar. Untuk Pelabuhan BBJ Bojonegara nanti akan melayani truk golongan besar VIII dan IX, Pelabuhan Bakauheni disiapkan tanpa pengalihan kendaraan, dan Pelabuhan Krakatau Bandar Samudera disiapkan sebagai langkah kontingensi,” tambahnya.

Secara keseluruhan, untuk angkutan laut Lebaran 2026,  tersedia sarana sebanyak 829 unit kapal dengan kapasitas 3,26 juta penumpang dan prasarana yang tersedia adalah 636 pelabuhan laut.

Untuk transportasi darat, sarana yang tersedia 31.345 unit bus dengan kapasitas 1,2 juta tempat duduk dan prasarananya 115 terminal tipe A dan 62 terminal tipe B.

Transportasi penyeberangan tersedia 255 unit kapal dengan kapasitas 6,1 juta penumpang dan 770 ribu kendaraan, serta prasarana yang tersedia adalah 15 lintas penyeberangan serta 29 pelabuhan.

Transportasi udara tersedia 392 unit pesawat dengan kapasitas 8,2 juta penumpang dan prasarananya sebanyak 257 bandar udara, kemudian transportasi kereta api tersedia sebanyak 3.821 unit sarana dengan kapasitas antarkota sebanyak 3,58 juta penumpang, regional 2,9 juta penumpang, dan komuter 51,5 juta penumpang dengan prasarana sebanyak 668 stasiun KA. (ANT/KN)

Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh Kamis, 19 Februari 2026

0

JAKARTA – Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) menetapkan awal puasa atau 1 Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi jatuh pada Kamis 19 Februari 2026, usai diputuskan melalui Sidang Isbat yang digelar di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (17/2/2026).

“Hasil Sidang Isbat menetapkan 1 Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi jatuh pada hari Kamis,” ujar Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar saat memimpin konferensi pers keputusan hasil sidang Isbat.

Keputusan ini berbeda dengan Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah yang menetapkan awal Ramadhan lebih cepat satu hari atau jatuh pada Rabu (18/2).

Perbedaan metode menjadi dasar perbedaan penetapan awal Ramadhan.
Anggota Tim Hisab Rukyat Kemenag Cecep Nurwendaya menjelaskan posisi hilal di wilayah Indonesia saat rukyat berada pada kisaran minus 2 derajat 24 menit 43 detik hingga minus 0 derajat 55 menit 41 detik, dengan elongasi antara 0 derajat 56 menit 23 detik hingga 1 derajat 53 menit 36 detik.
Sementara kriteria MABIMS (Menteri-Menteri Agama dari Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura) menetapkan tinggi hilal minimum 3 derajat dan elongasi minimum 6,4 derajat. Maka 1 Ramadhan ditetapkan pada Kamis.

Dengan penetapan resmi pemerintah itu, maka pada Rabu (18.2) malam, umat Islam di Indonesia dapat melaksanakan Shalat Tarawih.

Sidang isbat ini diikuti sejumlah perwakilan organisasi keagamaan, ahli astronomi, Komisi VIII DPR RI, hingga perwakilan negara sahabat.

Pengumuman penetapan dilakukan secara daring dan luring. Dengan demikian masyarakat sama-sama bisa langsung menyaksikannya melalui tayangan di laman media sosial resmi Kemenag.

Sidang isbat digelar Selasa sejak pukul 16.30 WIB sampai ditutup dengan penetapan awal puasa Ramadhan. Kegiatan diawali paparan secara terbuka mengenai posisi bulan sabit baru (hilal) berdasarkan data astronomi oleh para pakar.

Sidang Isbat mempertimbangkan informasi awal berdasarkan hasil perhitungan secara astronomis (hisab) dan hasil konfirmasi lapangan melalui mekanisme pemantauan (rukyatul) hilal.

Kegiatan dilanjutkan dengan Shalat Maghrib berjamaah kemudian dilakukan sidang tertutup. Setelahnya, sidang isbat diumumkan melalui konferensi pers.
Sidang isbat merupakan forum yang digelar Pemerintah (Kementerian Agama) untuk menetapkan awal Ramadhan, Syawal, dan Zulhijah.

Sejak 1950-an sidang ini diadakan sebagai upaya negara ruang musyawarah berbagai ormas Islam dalam penentuan awal bulan Hijriah. Melalui musyawarah di Sidang Isbat, pemerintah mengumpulkan laporan hisab (perhitungan astronomi) dan hasil rukyat (observasi hilal) dari berbagai titik pengamatan.

Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Kemenag Arsad Hidayat mengatakan Sidang Isbat merupakan bentuk sinergi antara pemerintah, ulama, dan ilmuwan dalam memastikan penetapan awal Ramadhan dilakukan secara akurat dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah maupun syar’i.

“Sidang Isbat adalah forum bersama untuk memverifikasi data hisab dan hasil rukyat sebelum pemerintah menetapkan awal Ramadan. Keputusan yang diambil harus memiliki dasar ilmiah sekaligus sesuai dengan ketentuan syariat,” ujar Arsad. (ANT/KN)

KPK Fasilitasi Kunjungan Tahanan Saat Imlek 2577 Kongzili

0

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memfasilitasi keluarga maupun kerabat tahanan lembaga antirasuah untuk berkunjung selama perayaan Imlek 2026 Masehi/2577 Kongzili.

“Jadwal berkunjung dapat dilakukan sejak pukul 10.00-12.00 WIB,” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada para jurnalis di Jakarta, Selasa (17/2/2026).

Budi menjelaskan fasilitas tersebut merupakan salah satu bentuk pemenuhan hak-hak dasar bagi para tahanan untuk bisa bertemu dengan keluarga maupun kerabatnya.

“KPK mengimbau agar kunjungan tetap dilakukan secara tertib dan teratur, termasuk dalam hal pengantaran makanan bagi para tahanan,” katanya.

Walaupun demikian, dia mengatakan tidak ada satu pun tahanan KPK pada saat ini yang merayakan Imlek.

Sementara itu, dia mengungkapkan jumlah tahanan di Rutan Cabang KPK Gedung Merah Putih terdiri atas 40 orang, yakni 32 pria dan delapan wanita.

Kemudian jumlah tahanan di Rutan Cabang KPK Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi terdiri atas 41 tahanan yang seluruhnya adalah pria.

“Dua orang di antaranya sedang dibantarkan karena sedang menjalani perawatan kesehatan,” katanya. (ANT/KN)

BI Kaltim Siapkan Rp2,18 Triliun Uang Tunai Sambut Ramadan dan Idulfitri

0

SAMARINDA – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Timur (BI Kaltim) menyiapkan uang kartal layak edar senilai Rp2,18 triliun untuk menghadapi kebutuhan masyarakat selama bulan Ramadhan dan Idul Fitri 1447 Hijriah/ 2026 Masehi, terlebih saat Idul Fitri banyak masyarakat yang suka dengan uang baru.

“Untuk memenuhi puncak kebutuhan uang kartal di Kaltim yang umumnya mencapai 20 persen dari kebutuhan tahunan, BI Kaltim menyiapkan uang tunai sebesar Rp2,18 triliun, meningkat 19,13 persen dibanding tahun sebelumnya,” kata Kepala BI Kaltim Jajang Hermawan di Samarinda, Selasa (17/2/2026).

Penyiapan ULE tersebut sesuai dengan amanat UU Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang, untuk menjamin ketersediaan uang yang layak edar dengan pecahan yang sesuai, tepat waktu sesuai kebutuhan masyarakat, serta aman dari upaya pemalsuan, dengan tetap mengedepankan prinsip efisiensi dan kepentingan nasional.

Sedangkan untuk masyarakat yang membutuhkan uang kartal baru maka BI Kaltim menyiapkan layanan penukaran bekerja sama dengan perbankan di tujuh kabupaten/kota dari 10 daerah di Kaltim, yakni Samarinda, Mahakam Ulu, Kutai Barat, Kutai Kartanegara, Bontang, Kutai Timur, dan Kabupaten Berau.

Sedangkan tiga daerah lain seperti Kota Balikpapan, Kabupaten Paser dan Penajam Paser Utara, merupakan wilayah Kantor Perwakilan BI Balikpapan.

“Penukaran dilakukan pada 18 Februari-15 Maret 2026 sesuai jam operasional bank, termasuk layanan penukaran ritel di sejumlah masjid di Samarinda, layanan terpadu bersama perbankan di Gedung Pramuka, serta pada 35 kantor bank. Layanan ini merupakan bagian dari giat dengan tema ‘Semarak Rupiah Ramadhan dan Berkah Idul Fitri’ (Serambi),” kata Jajang.

Seluruh layanan pendaftaran penukaran dilakukan melalui aplikasi/ laman PINTAR dengan penukaran maksimal satu paket senilai Rp5,3 juta per orang.

Adapun pembukaan kuota pendaftaran penukaran melalui laman PINTAR untuk wilayah Kaltim dilakukan dalam dua tahap, yaitu tahap pertama mulai 14 Februari 2026 pukul 08.00 WIB, dan tahap kedua mulai 27 Februari 2026 pukul 08.00 WIB.

Melalui giat Serambi 2026, ia juga mengajak masyarakat makin Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah (CBPR) yakni mengenali ciri keaslian uang dengan metode 3D (dilihat, diraba, diterawang).

Kemudian merawat Rupiah dengan 5J (jangan dilipat, jangan dicoret, jangan diremas, jangan distapler, dan jangan dibasahi), serta bijak dalam bertransaksi.

“Kami juga memberi apresiasi kepada perbankan dan seluruh mitra kerja atas sinergi dalam menghadirkan layanan penukaran yang mudah diakses, tertib, dan lancar, sehingga distribusi uang Rupiah berjalan tepat sasaran sesuai kebutuhan masyarakat selama Ramadhan dan Idul Fitri 2026,” katanya. (ANT/KN)

Truk Kontainer Terguling Timpa Sedan di Karawang, Tiga Orang Tewas

0

KARAWANG – Tiga orang meninggal dunia dalam peristiwa kecelakaan truk kontainer yang menimpa mobil sedan di Jalan Raya Tanggul Rawagabus, Desa Kondangjaya, Kecamatan Karawang Timur, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

Kasat Lantas Polres Karawang AKP Sudirianto di Karawang, Senin (16/2/2026), menyampaikan kecelakaan tragis yang terjadi pada Minggu (15/2) malam itu melibatkan dua kendaraan, yakni kendaraan truk kontainer nomor polisi (Nopol) B 9107 UEI dengan mobil sedan Toyota Corolla nopol T 1275 KN.

Kecelakaan bermula saat truk trailer melaju di jalanan yang menurun. Diduga karena kurangnya kewaspadaan terhadap arus lalu lintas di depannya, pengemudi truk kehilangan kendali hingga akhirnya menimpa kendaraan sedan Toyota Corolla yang datang dari arah berlawanan.

Kondisi jalan di lokasi kejadian diketahui merupakan jalan beton yang lurus namun menurun. Namun karena kurang kewaspadaan, truk kontainer itu miring hingga menimpa mobil sedan Toyota Corolla sampai ringsek.

“Kami turut berduka. Peristiwa ini mengakibatkan tiga orang meninggal dunia dan tiga orang lainnya mengalami luka berat,” katanya.

Ia mengatakan  jalan menurun yang menghubungkan jalan Lingkar Interchange Tanjungpura ke jalan raya Tanggul Rawagabus itu sebenarnya tidak diperuntukkan untuk dilintasi kendaraan besar.

Namun ada salah satu “pa ogah” yang memasukkan truk besar tersebut, sehingga yang bersangkutan ikut dimintai keterangan oleh pihak kepolisian.

“Kami juga sudah mengamankan sopir truk kontainer,” kata dia.

Kasat Lantas menyampaikan penanganan evakuasi kecelakaan itu cukup lama, berlangsung selama sekitar dua jam lebih, karena kondisi akhir truk kontainer menimpa mobil minibus hingga ringsek.

Sementara penumpang sedan Toyota Corolla terjepit yang mengakibatkan tiga orang meninggal dunia dan tiga lainnya mengalami luka berat.

Pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara atas peristiwa itu dan mengamankan barang bukti serta memintai keterangan saksi-saksi.

Untuk identitas para korban meninggal dunia masih dalam lidik dan korban luka telah dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif. (ANT/KN)

Sembilan Tahun PWI Bontang: Dari Nol hingga Menjaga Marwah Profesi

Sembilan tahun lalu, PWI Bontang belum ada. Hari ini, organisasi itu berdiri dengan rekam jejak, dinamika, dan tanggung jawabnya.

Tahun 2016 saya menerima mandat dari Ketua PWI Kaltim saat itu, Endro Effendi. Mandatnya menyiapkan Konferensi Kota dan membentuk kepengurusan PWI Kota Bontang.

Saat itu PWI belum ada. Kami memulai dari nol. Memverifikasi anggota biasa yang memenuhi syarat. Menata administrasi. Memastikan organisasi memiliki legitimasi yang sah. Dari proses itulah PWI Bontang resmi terbentuk pada 2016. Saya dipercaya memimpin periode 2016–2019.

Tiga tahun pertama adalah masa membangun pondasi. Menegaskan identitas. Membangun kepercayaan. Membuka komunikasi dengan pemerintah, perusahaan, dan sesama media. Organisasi profesi tidak boleh berdiri setengah-setengah. Harus punya akar dan arah.

Pada 20 Februari 2020, estafet berpindah. Konferensi Kota di BPU Kecamatan Bontang Utara menetapkan Suriadi Said sebagai Ketua PWI Bontang periode 2020–2023. Isur, sapaan akrabnya, melihat potensi besar. Lebih dari 30 wartawan di Bontang ia pandang sebagai ladang pembinaan. Uji Kompetensi Wartawan (UKW) dijadikan program prioritas.

Periode pertama berjalan stabil. UKW terlaksana. Forum diskusi mulai hidup. Organisasi menemukan ritmenya.

Tahun 2023, Konferensi Kota kembali digelar. Suasananya relatif tenang. Dalam forum itu, Suriadi Said kembali dipercaya memimpin periode kedua 2023–2026. Ia terpilih secara aklamasi. Artinya, mayoritas anggota masih menghendaki kesinambungan.

Suriadi Said, menyampaikan laporan pertanggungjawaban.

Di periode ini bebannya berbeda. Bukan lagi soal membangun dari awal, tetapi memastikan yang sudah dirintis tidak melemah dan tetap berjalan.

Dalam laporan pertanggungjawabannya, Isur menegaskan dua hal yang ia pegang selama memimpin. Kompetensi dan ruang belajar. UKW digelar bekerja sama dengan perusahaan dan Diskominfo Kota Bontang. Ruang-ruang diskusi dibuka, bahkan untuk wartawan yang belum menjadi anggota PWI. “Tanggung jawab moral kita membentuk wartawan yang profesional, dan ke depan harus lebih modern,” ucapnya.

Di periode kedua, aktivitas PWI Bontang makin padat. UKW kembali dilaksanakan dan menjadi agenda konsisten. PWI aktif mengisi materi jurnalistik di sekolah, Pramuka, hingga OPD. Menjadi juri berbagai kegiatan. Menggelar diskusi dan konsultasi publik, termasuk konsultasi publik RSUD di Surabaya pada September 2024.

Di bidang olahraga, delegasi dikirim ke Pra-Porwanas Makassar April 2024 dan Porwanas Banjarmasin Agustus 2024 dengan empat atlet. Nobar Pilkada Bontang 2024 digelar sebagai bagian dari pendidikan politik publik. Kegiatan sosial Ramadan berbagi takjil dan kunjungan pasien RSUD juga berjalan. Rumah Porwanas 2025 mulai dipersiapkan.

Organisasi ini benar-benar hidup. Namun periode kedua juga membawa duka. Pada 28 September 2024, PWI Bontang kehilangan Rachman Wahid, Sekretaris PWI Bontang. Wartawan senior yang pernah menjadi redaktur hingga pemimpin redaksi. Kepergiannya bukan sekadar meninggalkan jabatan kosong, tetapi meninggalkan ruang emosional dalam organisasi.

Struktur tetap harus berjalan. Jabatan sekretaris kemudian berpindah ke Zulfikar. Organisasi tidak boleh berhenti, meski rasa kehilangan belum sepenuhnya hilang.

Waktu berjalan. Masa kepengurusan pun mendekati akhir. Pada 12 Februari 2026, Konferensi Kota kembali digelar di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang. Forum berlangsung lancar. Tanpa riak berarti, Muhammad Kusnadi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua PWI Bontang periode 2026–2029. Tidak ada voting. Tidak ada gesekan. Itu menandakan konsolidasi berjalan.

Muhammad Kusnadi menyampaikan visi usai terpilih sebagai Ketua PWI Bontang periode 2026–2029 secara aklamasi.

Kusnadi tidak berbicara muluk-muluk. Ia menekankan evaluasi dan peningkatan. Program yang sudah berjalan akan diperkuat. Fokusnya soliditas internal dan profesionalisme anggota. “Kalau sebelumnya sudah berjalan baik, kita tingkatkan. Jangan hanya ganti nama, tapi naikkan kualitas,” ucapnya.

Menurutnya, modern bukan berarti meninggalkan kode etik. Profesional bukan berarti kaku terhadap perubahan. Wartawan tidak bisa menutup mata dari media sosial, tetapi juga tidak boleh larut dalam arus sensasi.

Ketua PWI Kaltim, Abdurrahman Amin, mengingatkan agar organisasi tidak terseret kepentingan sesaat. Sementara Pemkot Bontang melalui Anwar Sadat menegaskan peran pers sebagai penjernih di tengah banjir informasi.

Abdurrahman Amin, Ketua PWI Kaltim, menyampaikan arahan tentang pentingnya menjaga soliditas dan marwah organisasi.

Ya, semua itu terdengar baik. Tapi pengalaman sembilan tahun berdirinya PWI mengajarkan bahwa tantangan terbesar organisasi bukan dari luar. Tantangan terbesar selalu datang dari dalam.

Marwah profesi tidak runtuh karena kritik.
Runtuh ketika verifikasi dianggap formalitas.
Runtuh ketika solidaritas hanya muncul saat konferensi.
Runtuh ketika jabatan lebih penting daripada kualitas.

Organisasi profesi bukan tempat mencari posisi, melainkan tempat menjaga standar. PWI Bontang sudah melewati masa perintisan. Sudah melewati masa penataan. Sekarang yang diuji bukan lagi semangat membentuk, tetapi kesungguhan menjaga.

Anwar Sadat menegaskan komitmen Pemkot Bontang dalam memperkuat kemitraan dengan insan pers yang profesional.

Apakah kualitas tetap menjadi prioritas?
Apakah UKW benar-benar dipandang sebagai kebutuhan?
Apakah organisasi berani bersikap tegas ketika anggotanya sendiri keliru?

Karena ukuran organisasi terletak pada konsistensinya menjaga marwah setiap hari. Marwah tidak diwariskan lewat serah terima jabatan. Marwah harus dijaga setiap hari.
Lewat keputusan. Lewat keberanian menolak pesanan.
Lewat disiplin pada kode etik.

Selamat kepada pengurus baru PWI Bontang periode 2026-2029. Selamat menjalankan amanah.

Oleh: Agus Susanto, S.Hut., S.H., M.H.

Walikota Samarinda Golf Open 2026, Ketat Sejak Tee Pertama

Sabtu (14/2) siang saya memulai pukulan di tee 18 Bukit Tanah Merah Golf Club (BTMGC) Samarinda dengan target bermain rapi dan menjaga ritme. Di Flight C, dalam gelaran Walikota Samarinda Golf Open Tournament 2026, saya menutup hari dengan nett 70. Cukup baik, tetapi belum cukup untuk naik podium.

Turnamen yang berlangsung dua hari hingga Minggu (15/2) ini diikuti sekitar 250 peserta dan undangan saat penutupan. Sejak pagi, lapangan sudah hidup. Area registrasi padat, obrolan hangat terdengar di club house. Namun begitu masuk tee box, suasana berubah. Fokus. Semua kembali pada permainan masing-masing.

Peserta berfoto di depan papan hadiah hole in one berupa satu unit mobil pada Walikota Samarinda Golf Open Tournament 2026 di BTMGC Samarinda.

Saya satu pairing bersama Kepala Bagian Protokol Komunikasi Pimpinan (Prokompim) Sekretariat Daerah Kota Samarinda Dinvi Kurniadi, Arya Guntara, dan Notaris Marzuki Ibrahim. Empat orang, empat karakter. Di atas fairway, semua setara. Tidak ada jabatan, tidak ada titel. Yang berbicara hanya pukulan dan skor.

Start dari hole 18 memberi tekanan tersendiri. Biasanya menjadi hole penutup yang menentukan, kali ini justru menjadi pembuka. Drive pertama saya aman di fairway. Sejak awal saya memilih bermain konservatif. Tidak mengejar jarak, fokus pada posisi dan kontrol.

Ekspresi penuh semangat Wakil Wali Kota Samarinda saat menikmati permainan di tengah atmosfer kompetisi yang ketat namun tetap hangat.

Beberapa hole berjalan sesuai rencana. Approach cukup presisi. Putting tidak buruk. Namun golf selalu tentang detail kecil. Satu putt meleset tipis. Satu keputusan sedikit terlalu agresif. Selisih satu-dua pukulan di beberapa hole itulah yang membedakan papan tengah dengan podium.

Nett 70 bagi saya bukan hasil jelek. Itu tanda permainan cukup stabil. Namun di turnamen dengan peserta ratusan dan kompetisi ketat, stabil saja belum tentu cukup.

Wakil Wali Kota Samarinda, Saifuddin Zuhri, tampak gembira di atas green usai menyelesaikan satu hole dalam gelaran Walikota Samarinda Golf Open Tournament 2026 di BTMGC Samarinda.

Saya tidak membawa trofi. Nomor undian saya juga tidak dipanggil saat doorprize. Tidak ada sepeda motor, tidak ada TV, tidak ada jackpot, dan tentu saja tidak ada hole in one. Padahal hadiah yang disiapkan panitia terbilang besar. Sembilan sepeda motor, berbagai perangkat elektronik, sepeda gunung, hingga hadiah hole in one berupa mobil dan uang tunai ratusan juta rupiah. Setiap kali peserta berdiri di par 3, langsung fokus. Semua berharap satu pukulan sempurna yang bisa mengubah cerita.

DAFTAR JUARA

Flight A
Best Gross A: Ramansyah
Best Nett I: Asmadi
Best Nett II: M. Yusuf

Flight B
Best Gross: Imam Fawaid
Best Nett I: Jholanda
Best Nett II: Rahman S

Flight C
Best Gross: Andhika
Best Nett I: Wody BKS
Best Nett II: Rahman S

Ladies Flight
Best Gross: Rani Ardelia
Best Nett I: Dwi Partono
Best Nett II: Reni Widiawati

Special Flight
Best Gross: Mas Jaya
Best Nett I: Seno Aji
Best Nett II: Ivan Kusnandar

Senior Flight
Best Gross: Amir
Best Nett I: H. Thamrin
Best Nett II: Sufian Agus

Best Gross Overall: Mochtar
Best Nett Overall: Roby Kamarudin

Longest Drive: Fitriyanto
Nearest to the Line: Aliang
Nearest to the Pin: Sunardi

Penyerahan trofi kepada salah satu juara pada penutupan Walikota Samarinda Golf Open Tournament 2026 yang berlangsung meriah dan penuh kebersamaan.

Saat penutupan, suasana menjadi lebih cair. Ketua Panitia Hermanus Barus menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan sponsor yang telah mendukung turnamen keempat secara berturut-turut ini. Ia melaporkan jumlah peserta dan undangan sekitar 250 orang serta berharap dukungan tersebut terus berlanjut pada penyelenggaraan berikutnya.

Wakil Wali Kota Samarinda, Saifuddin Zuhri, dalam sambutannya mengucap syukur atas kelancaran turnamen dan menegaskan bahwa ajang ini bukan sekadar soal menang atau kalah, melainkan ruang silaturahmi dan kebersamaan. “Yang menang jangan terlalu jumawa, yang kalah jangan berkecil hati. Hari ini bisa menang, besok bisa kalah,” ujarnya.

Turnamen selesai. Tapi bagi saya, hari itu menjadi catatan bahwa golf selalu tentang proses. Tentang mengelola tekanan. Tentang menerima hasil dengan lapang. Di atas fairway, tidak ada yang bisa disalahkan selain keputusan sendiri. Dan justru di situlah letak pelajarannya. (*)

Oleh: Agus Susanto, S.Hut., S.H., M.H.

ISM Hibahkan 110 Hektare untuk Markas Kopassus, Kolaborasi Swasta dan Pertahanan Negara

0

KUTAI KARTANEGARA — Lahan seluas ±110,81 hektare di Desa Jembayan, Kecamatan Loa Kulu, Kutai Kartanegara (Kukar) pada Ahad (15/2/2026) resmi dihibahkan PT Indovisi Sukses Mandiri sebagai pemilik lahan kepada Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI. Untuk pembangunan Markas Grup 4 Kopassus.

Lahan tersebut sebelumnya telah digunakan dan dimanfaatkan untuk kegiatan operasional pertambangan. Yang kemudian telah direklamasi secara bertahap oleh PT Multi Harapan Utama (MHU), sebagai anak usaha dari PT MMS Group Indonesia (MMSGI).

Direktur PT Indovisi Sukses Mandiri Yohan Purnama menyampaikan, hibah lahan ini bukan sekadar proses administratif. Melainkan wujud kepedulian serta tanggung jawab kebangsaan dari dunia usaha sektor swasta dalam mendukung kepentingan strategis negara.

“Kami sangat bangga dapat memberikan dukungan kepada negara melalui hibah lahan ini, dan juga mengapresiasi pengelolaan dan reklamasi yang telah dilakukan PT Multi Harapan Utama secara bertanggung jawab dan berkelanjutan, sehingga lahan tersebut telah berada dalam kondisi layak dan siap dimanfaatkan kembali,” ujar Yohan.

“Hibah lahan ini menjadi bentuk partisipasi aktif kami dalam mendukung penguatan fasilitas pertahanan negara,” tambahnya.

Lebih lanjut Yohan Purnama menegaskan, kehadiran markas baru nantinya tidak hanya memperkuat fungsi pertahanan. Tetapi turut mendorong stabilitas wilayah dan pertumbuhan kawasan melalui peningkatan aktivitas ekonomi, infrastruktur pendukung, serta keterlibatan masyarakat sekitar.

Panglima Kopassus Letjen TNI Djon Afriandi menyampaikan apresiasi atas dukungan sektor swasta. Dalam penyediaan lahan bagi penguatan infrastruktur pertahanan.

“Kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada PT Indovisi Sukses Mandiri serta seluruh pihak, termasuk PT Multi Harapan Utama, yang telah memulihkan lahan ini dengan baik. Ketersediaan lahan yang siap guna, sangat penting untuk mendukung kesiapan operasional satuan,” sebutnya.

Djon berharap kehadiran Markas Grup 4 Kopassus di wilayah ini makin memperkuat sistem pertahanan. Meningkatkan profesionalisme prajurit, serta mempererat kemanunggalan TNI oleh dan untuk rakyat.

Lebih lanjut disampaikan, kolaborasi ini menunjukkan bahwa sinergi antara dunia usaha dan institusi pertahanan dapat menghadirkan dampak strategis yang nyata bagi negara dan masyarakat.

“Diharapkan langkah bersama ini menjadi contoh praktik kolaboratif dalam mendukung pembangunan nasional, memperkuat stabilitas wilayah, serta menciptakan nilai jangka panjang bagi lingkungan dan generasi mendatang,” tegasnya. (kn)