Beranda blog Halaman 1177

Berau Akan Terima DBH Sawit, Elita Herlina Tekankan Manfaat untuk Masyarakat

0
Anggota Komisi II DPRD Berau, Elita Herlina.

TANJUNG REDEB – Anggota Komisi II DPRD Berau, Elita Herlina menyebut, Kabupaten Berau bakal mendapat Dana Bagi Hasil (DBH) Sumber Daya Alam (SDA) dari Provinsi Kaltim. Lantaran Berau memiliki wilayah dengan sektor perkebunan sawit yang cukup luas.

Karenanya dirinya pun meminta percepatan penyaluran pendanaan tersebut bisa juga dirasakan oleh masyarakat di Kabupaten Berau.

Diharapkan, pembanguan dana bagi hasil tak hanya dari sektor kehutanan, namun juga dari sektor yang prospek seperti perkebunan sawit. Sehingga, diharapkan Berau juga dapat. Bukan hanya menjadi aktivitas lokasi saja selama ini. “Karena aktivitasnya kan di daerah kita, masa kita kebagian yang tidak enaknya saja,” tegasnya.

Dirinya berharap, hasil tersebut nantinya bisa bermanfaat bagi masyarakat. Sehingga, masyarakat juga merasakan dampak adanya perkebunan sawit dengan timbal balik dapatnya DBH SDA. “Kemudian harapan kita dari DBH ini kembali ke masyarakat,” ujarnya.

Diketahui, Kaltim akan mendapat dana triliunan rupiah dari DBH SDA. Tahun ini, pos penerimaan baru yang dialokasikan pemerintah pusat untuk pemerintah daerah penghasil sawit dan mineral batu bara (minerba) mencapai Rp 400 hingga Rp 700 miliar. Itu baru pencairan tahap 1.

Agar anggaran yang diterima segera dibagi peruntukannya, Gubernur Kaltim Isran Noor meminta pemerintah kabupaten/kota untuk mempersiapkan payung hukumnya. (ADV/KN)

Syarifatul: Evaluasi Kinerja BUMD untuk Tingkatkan PAD !

0
Wakil Ketua I DPRD Berau, Syarifatul Syadiah.

TANJUNG REDEB – Wakil Ketua I DPRD Berau, Syarifatul Syadiah mendorong Badan Milik Daerah (BUMD) atau Perusahaan Daerah (Perusda) turut berkontribusi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Ia membeberkan, PAD Berau saat ini belum mencapai target 10 persen. Padahal APBD Berau tahun 2023 ini sudah lebih besar dari tahun sebelumnya.

“PAD Kabupaten Berau belum mencapai 10 persen APBD Berau sejumlah Rp 3,5 triliun. Kalau APBD kita Rp 3,5 triliun, PAD kita seharusnya Rp 350 miliar. Tetapi PAD yang ada hanya Rp 299 miliar. Sehingga masih jauh,” ungkapnya.

Dirinya mengatakan, PAD yang masih berada di bawah target 10 persen itu mau tidak mau menuntut pemerintah daerah agar mendorong BUMD yang berinvestasi di Bumi Batiwakkal untuk turut berkontribusi.

Tiga BUMD atau perusahaan daerah yang sempat disoroti itu yakni Perumda Air Minum Batiwakkal, IPB Lati, dan PT Hutansanggam Labanan Lestari (HLL). “Kinerja dan capaian tiga perusahaan itu saat ini belum diketahui secara jelas,” bebernya.

Oleh sebab itu, Politikus Golkar ini meminta Pemkab Berau untuk dapat mengevaluasi kinerja perusahaan-perusahaan daerah yang ada agar lebih banyak memberikan kontribusinya untuk peningkatan PAD Berau. “Sekarang ini kan APBD kita sudah meningkat. Tahun 2024 nanti mungkin lebih tinggi lagi. Jadi harapan kami dari postur APBD itu, PAD harus 10 persen,” pungkasnya. (ADV/KN)

Konflik Palestina-Israel Memanas, WNI Diimbau Hindari Gaza

0
Jalur Gaza kembali memanas seiring adu serangan yang dilakukan Hamas dan pasukan pertahanan Israel.

KORANUSANTARA – Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan negaranya sedang memulai perang panjang dan sulit setelah menerima serangan mendadak dari Hamas.

Hamas sendiri, diketahui sebagai kelompok militan Islam Palestina yang memerintah Jalur Gaza. Dilansir dari The Guardian, Minggu, 8 Oktober 2023, dampak dari serangan itu menyebabkan ratusan kematian dan penyitaan puluhan sandera Israel yang semakin memicu ketakutan.

Menurut beberapa laporan media, sebanyak 100 warga Israel kemungkinan telah diculik termasuk wanita dan anak-anak. Sementara jumlah korban tewas di pihak Israel mencapai 350 orang, dengan jumlah yang sama terbunuh di pihak Palestina. Pasukan pertahanan Israel mengatakan mereka telah merebut kembali kendali atas lebih dari 20 lokasi yang diserang oleh kelompok militan Islam tersebut.

Sementara itu, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Amman, Jordania, memastikan tidak ada warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban konflik di Jalur Gaza. KBRI telah berkoordinasi dengan simpul-simpul masyarakat di Gaza untuk memastikan kondisi WNI di sana.

”Dipastikan sejauh ini tidak ada WNI yang menjadi korban,” ujar Duta Besar RI di Amman Ade Padmo Sarwono melalui keterangan resmi KBRI Amman. Dalam catatan KBRI Amman, terdapat 13 orang WNI yang berdomisili di wilayah Gaza.

Pihaknya meminta WNI yang berada di Gaza meningkatkan kewaspadaan dan menghindari tempat yang sedang dilanda konflik. ”Kami juga mengimbau para WNI untuk tidak melakukan kunjungan wisata ke wilayah tersebut,” tuturnya.

KBRI Amman telah menyiagakan hotline khusus untuk para WNI di sana. Mereka yang butuh bantuan dapat menghubungi nomor +962779150407. WNI yang tinggal di perbatasan dekat Israel seperti Mesir dan Lebanon diarahkan ke KBRI Kairo dan Lebanon jika memerlukan bantuan. Hotline KBRI Kairo tersedia pada nomor +201022229989 dan KBRI Lebanon pada nomor +9613199493.

Dari Indonesia, Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) menyatakan sangat prihatin dengan eskalasi di Gaza. ”Indonesia mendesak agar tindakan kekerasan segera dihentikan untuk menghindari semakin bertambahnya korban manusia,” tegas Juru Bicara Kemenlu Lalu M Iqbal. Pihaknya menyatakan, akar konflik tersebut adalah pendudukan wilayah Palestina oleh Israel. Itu harus diselesaikan sesuai parameter yang sudah disepakati PBB.(*)

PKS Silaturahmi ke Tokoh NU untuk Menjaga Ukhuwah

0
Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Akhmad Syaiku beserta rombongan sowan ke sejumlah tokoh Nahdlatul Ulama.

KORANUSANTARA– Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Akhmad Syaiku beserta rombongan bersilaturahmi ke sejumlah tokoh Nahdlatul Ulama (NU). Selain itu, mereka berziarah ke makam muassis (pendiri) ormas Islam terbesar di Indonesia tersebut. Kunjungan dan kegiatan itu pun mendapatkan apresiasi.

Salah satu tokoh yang disowani adalah KH Abdussalam Shohib, pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Mambaul Maarif Denanyar Jombang. ”Silaturahmi ke pondok-pondok pesantren seperti ini harus terus dilakukan untuk menjaga ukhuwah (persaudaraan). Terutama ukhuwah Islamiah,” tutur Gus Salam, panggilan cucu pendiri NU KH Bisri Syansuri itu, Minggu, 8 Oktober 2023.

Selain persaudaraan sesama muslim, lanjut Gus Salam, silaturahmi tersebut juga menguatkan ukhuwah wathaniah dan insaniah. ”Tradisi seperti ini juga dilakukan para tokoh Islam sejak dulu demi bangsa dan negara,” ujar kiai yang juga pernah menjabat Wasekjen PBNU itu.

Dalam kesempatan tersebut, pihaknya juga mengapresiasi sikap dan kebijakan politik PKS. Selama sepuluh tahun PKS menjadi partai oposisi pemerintah. Menurut Gus Salam, dengan pilihan politik itu, tercipta keberimbangan dan kesinambungan. ”Semoga komunikasi dan silaturahmi terus terjalin,” harapnya.

Gus Salam juga mendoakan dan menyampaikan keyakinannya bahwa Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Amin), pasangan bacapres-bacawapres yang diusung PKS bersama parpol Koalisi Perubahan untuk Persatuan, akan ditakdirkan menang dalam Pilpres 2024. ”Terus bekerja sama dan senantiasa menjaga suasana kondusif,” tuturnya.

Selain bersilaturahmi ke Gus Salam, rombongan PKS berziarah ke pesantren salah seorang pendiri NU yang juga pahlawan nasional KH Wahab Hasbullah. Mereka didampingi KH Sholahul Aam Wahib Wahab (Gus Aam) dan KH Ghozi Wahib Wahab, cucu KH Wahab Hasbullah.

Sebelumnya rombongan presiden PKS juga sowan ke KH Marzuki Mustamar, pengasuh Ponpes Sabilurrosyad Gasek Malang yang juga ketua PWNU Jatim. Dalam kesempatan itu, mereka mendapat hadiah kitab berjudul Al-Muqtathofat li Ahlil Bidayah. Kitab tersebut disusun sendiri oleh Kiai Marzuki, yang berisi dalil-dalil akidah dan amaliah ahlussunnah wal jamaah yang biasa diamalkan warga nahdliyin.

Sementara itu, Ketua DPW PKS Jatim Irwan Setiawan yang menemani presiden PKS mengungkapkan, silaturahmi ini penting untuk terus dibangun. Dia menyebutkan, selama ini setidaknya sudah delapan kali sowan ke kediaman KH Marzuki Mustamar. ”Selain itu, saya juga sering mendapat undangan dari PWNU Jatim. Setiap kali PWNU menggelar kegiatan, PKS Jatim selalu diundang,” paparnya. (*)

 

Gibran Kandidat Kuat Pendamping Prabowo

0
Baliho yang memuat wajah Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka muncul di Labuan Bajo.

KORANUSANTARA– Kandidat pendamping Prabowo Subianto, bakal capres dari Koalisi Indonesia Maju, masih samar. Beberapa nama terus dikaitkan. Salah satunya, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka.

Selain dari internal Partai Gerindra, sejumlah relawan juga telah menyodorkan nama putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) tersebut. Dari internal, misalnya, hasil rapat koordinasi cabang (rakorcab) DPC Partai Gerindra Tangerang Selatan, Minggu, 8 Oktober 2023, merekomendasikan nama Gibran sebagai bacawapres berpasangan dengan Prabowo. Lalu, dari kalangan eksternal, hasil rakerda relawan Projo DPD Jawa Timur di Surabaya, Sabtu, 7 Oktober 2023, mayoritas mengusulkan pasangan Prabowo-Gibran sebagai bacapres-bacawapres.

Keputusan rakerda itu diambil dari 37 DPC Projo kabupaten/kota se-Jatim. Hasilnya, Gibran diusulkan 22 DPC, Ganjar 7 DPC, dan sisanya ada yang mengusulkan Khofifah Indar Parawansa serta Mahfud MD. Sebelumnya, rapimnas relawan Solidaritas Ulama Muda Jokowi (Samawi) yang digelar di Jakarta pada Sabtu lalu juga berharap Gibran menjadi bacawapres pendamping Prabowo.

Kendati nama Gibran makin menggema, sejauh ini Mahkamah Konstitusi (MK) belum memutus perkara gugatan usia capres dan cawapres. Sesuai Undang-Undang (UU) tentang Pemilu, syarat minimal usia capres dan cawapres adalah 40 tahun. Sedangkan Gibran baru berusia 35 tahun. Namun, jika nanti MK menyetujui gugatan yang diajukan PSI dan beberapa kepala daerah tersebut, kans Gibran terbuka. Sebaliknya, jika MK menolak, peluang itu pun kandas.

Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengatakan, nama bacawapres yang akan berpasangan dengan Prabowo masih terus dimatangkan. Yang jelas, saat ini pihaknya menginstruksi semua kader dan simpatisan untuk bergerak cepat membuat posko. ”Posko itu digunakan sebagai alat perjuangan untuk memenangkan Pak Prabowo,” terangnya.

Para kader, lanjut Dasco, harus menggunakan alat komunikasi dalam berkoordinasi memenangkan Prabowo. Mereka juga harus saling bertukar informasi terkait strategi pemenangan dan situasi politik terkini. Para kader harus bekerja keras turun ke bawah dan mengajak masyarakat mendukung Prabowo.

Sementara itu, Sekjen Partai Bulan Bintang (PBB) Afriansyah Noor mengatakan, pengumuman ketua tim pemenangan Prabowo tidak perlu dilakukan terlalu dini. Sebab, hal tersebut merupakan bagian dari strategi Koalisi Indonesia Maju (KIM) dalam menghadapi Pilpres 2024. Sejauh ini anggota KIM terus aktif melakukan pertemuan membahas sosok ketua tim pemenangan dan juga bacawapres. Namun, pertemuan itu tidak harus selalu disampaikan ke publik. ”Yang pasti kami sering kumpul, tapi tidak kami ekspos,” terangnya.

Pada saatnya, lanjut Afriansyah, ketua tim pemenangan dan bacawapres akan diumumkan. Menurut dia, Prabowo tinggal menunjuk siapa sosok yang tepat menjadi ketua tim dan siapa yang menjadi cawapresnya. Namun, Afriansyah belum bisa memastikan waktunya. Rencananya, pengumuman ketua tim pemenangan akan dilakukan bersamaan dengan pengumuman bacawapres.

Afriansyah menjelaskan, penentuan ketua tim pemenangan dan bacawapres pendamping Prabowo dilaksanakan secara musyawarah mufakat. Semua parpol anggota koalisi dilibatkan dalam penentuan itu. Tentu banyak pertimbangan dalam menentukannya.(*)

DPK Kukar Targetkan Program 25 Ribu Nelayan Produktif Rampung di 2023

0
Kepala DKP Kukar, Muslik. (Ady/Radar Kukar)

TENGGARONG – Dinas Kelautan dan Perikanan (DPK) Kutai Kartanegara (Kukar), optimis menargetkan realisasi dari Program 25 ribu nelayan produktif dapat terealisasi 100 persen pada akhir tahun 2023. Seperti yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMD) Kukar 2021-2026.

Program dedikasi Kukar Idaman dibawah kepemimpinan Edi-Rendi ini, bertujuan untuk meningkatkan mobilitas dan produktivitas nelayan. Dengan menyalurkan berbagai bantuan yang telah bergulir sejak tahun 2021.

Kepala DKP Kukar, Muslik, mengatakan di tahun 2023 ini saja sudah ada 500 kelompok nelayan yang menerima manfaat program ini. Untuk itu, ia juga memastikan program yang menargetkan sasaran 25 ribu nelayan ini dapat terealisasi secara keseluruhan di akhir tahun.

“Di APBD-P (2023) ini kita mendapat alokasi anggaran yang cukup besar untuk memenuhi target,” ujar Muslik, Sabtu (7/10/2023).

Muslik menambahkan, Program 25 Ribu Nelayan Produktif hadir untuk membantu nelayan dan pembudidaya ikan meningkatkan produktivitas mereka. Mulai dari bantuan bibit, pakan, alat tangkap, mesin kapal hingga kapal ces dan perahu. Untuk itu, Muslik juga mendorong nelayan untuk merehabilitasi kolam yang dimiliki dan menjadi pembenih.

“Kita ingin Kukar mandiri benih, mengingat masih ada sebagian benih datang dari luar. Dan harapannya bantuan ini bisa dimanfaatkan sebaik mungkin, sehingga bisa meningkatkan produksi dan pendapatan,” harap Muslik. (adv/kn)

Bupati Kukar Serahkan Bantuan ke Nelayan dan Pelaku Budidaya Ikan di Mangkurawang

0
Bupati Kukar, Edi Damansyah, menyerahkan bantuan program 25 ribu nelayan produktif di Kelurahan Mangkurawang, Tenggarong. (Istimewa)

TENGGARONG – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Edi Damansyah, menyerahkan bantuan perikanan kepada 30 Kelompok Usaha Bersama (KUB) pembudidaya ikan dan nelayan di Kelurahan Mangkurawang, Sabtu (7/10/2023).

Penyaluran yang merupakan realisasi dari program 25 ribu nelayan produktif ini, dijelaskan Edi merupakan salah satu program fokus Pemkab Kukar, mengingat sektor perikanan adalah salah satu sektor andalan di Kukar.

Untuk itu diharapkan melalui program 25 ribu nelayan produktif ini, dapat memberikan dorongan bagi pada nelayan maupun pelaku budidaya untuk mengikatkan produktifitasnya. “Saya memastikan melalui Kukar Idaman di sektor perikanan juga akan mendapat prioritas. Karena ini bagian dari program ketahanan pangan dan cita-cita Kukar menjadi lumbung pangan provinsi Kaltim,” tutur Edi.

Bantuan yang diserahkan di program ini sendiri beragam. Dengan menyasar nelayan Kelurahan Mangkurawang, Loa Tebu hingga Desa Perjiwa. Yakni kapal ces, mesin kapal hingga bibit-bibit ikan. Edi juga menginginkan bantuan ini tidak berhenti begitu saja, namun berkelanjutan dengan pembinaan.

“Saya berpesan ke Dinas Kelautan dan Perikanan agar terus membina dan juga menyediakan badan usaha. Jadi tidak hanya memproduksi tapi pemeliharaan bisa dilakukan,” tutupnya. (adv/kn)

Warga RT 4 Kelurahan Maluhu Sukses Kelola Bank Sampah, Hasilnya Disumbangkan ke Musala

0
Bank Sampah Al-Hidayah di RT 4 Kelurahan Maluhu, Tenggarong yang memanfaatkan sampah warga hingga bernilai ekonomis. (Ady/Radar Kukar)

TENGGARONG – Bank Sampah Al-Hidayah, yang dikelola warga RT 4 Kelurahan Maluhu, kini terbilang sukses. Dengan mengharapkan sampah rumah tangga yang didapat setiap hari, disulap menjadi barang yang bermanfaat. Mulai dari kerajinan hingga pupuk kompos.

Hasil dari pemanfaatan sampah ini tentunya menghasilkan nilai ekonomis. Luar biasanya lagi, hasil daur ulang sampah ini disedekahkan untuk Taman Pendidikan Alquran (TPQ) musala sekitar Maluhu.

“Saya inginnya keberadaan bank sampah itu ada di tiap RT. Sehingga warga dapat ikut membenahi pengelolaan sampah dan menjadikannya bermanfaat,” beber Lurah Maluhu, Tri Joko Kuncoro.

Joko mengatakan pencanangan bank sampah ini terus digencarkannya. Saat ini sudah terbentuk tiga unit bank sampah di Kelurahan Maluhu. Yakni di RT 3, RT 4 dan RT 23. Dalam pengelolaannya, Joko menerapkan sistem sederhana kepada warga, yakni dengan memberikan karung ke setiap warga. Yang nantinya akan diisi sampah-sampah bermanfaat seperti plastik hingga dedaunan.

“Ini dikumpulkan jadi satu kemudian nanti akan diambil bank sampah tiap seminggu sekali. Semua yang terkumpul pengelolaannya dibuat kerajinan, dan biasanya dijual. Dan hasilnya diserahkan ke TPQ langgar. Jadi dari warga untuk warga,” ujarnya.

Sementara itu, Sugiarto, direktur Bank Sampah Al-Hidayah, menjelaskan tujuan dibentuknya bank sampah ini adalah keinginan bersama pihak kelurahan dan warga untuk menjaga lingkungan. Melalui tekad mewujudkan lingkungan yang bersih bagi warga. Lurah bersama RT dan warga memutuskan untuk membentuk bank sampah ini.

“Jadi modal awalnya adalah memberikan karung ke warga. Baru kita kasih pengertian bahwa sampah organik dan non organik itu dipisahkan. Nanti kami ambil dan manfaatkan semua. Alhamdulillah sampah itu tidak terbuang,” jelasnya.

Dalam bank sampah ini, Sugiarto menyebut pihaknya belum ada menggunakan sampah residu. Namun masih fokus terhadap pemanfaatan sampah organik dan non organik. Dalam mengembangkan bank sampah ini dilakukan secara otodidak. Hanya memiliki bekal kuat untuk pemanfaatan sampah.

Namun, secara otodidak melalui pembelajaran di internet, pertemuan dan diskusi rutin. Sugiarto dan warga yang ikut membantu di bank sampah terus belajar membuat kerajinan dan kompos. Tentunya, tidak lepas dari dukungan penuh lurah dan ketua RT. Meski umurnya masih delapan bulan, Sugiarto terus komitmen membangun semangat warga untuk peduli terhadap sampah.

“Alhamdulillah sekarang kami lengkapi administrasi untuk lomba seperti Penilaian Adipura tahun ini,” imbuhnya.

Di Bank Sampah Al-Hidayah ini, berbagai bentuk karya telah dihasilkan dari pemanfaatan sampah. Mulai dari tas dari sampah plastik, eco brick hingga pupuk kompos. Penyaluran manfaatnya juga beragam. Seperti penjualan kerajinan sampah, hasilnya akan didonasikan ke TPQ langgar sekitar Maluhu.

Adapun pupuk kompos yang dibuat dari sampah-sampah dedaunan warga. Dedaunan ini nantinya akan dikumpulkan dan diolah dengan air beras menjadi pupuk kompos. Proses pembuatannya sendiri memakan waktu dua bulan. Dan setelah menjadi pupuk, maka akan diserahkan ke Kelompok Wanita Tani (KWT) untuk menjadi pupuk mereka dalam menanam sayuran. Sugiarto turut berharap semua upaya ini mendapat dorongan dari pemerintah kabupaten.

“Harapannya kedepan kami minta dukungan Pemkab Kukar. Karena saat ini fasilitas kami sangat terbatas, tetapi semangat kami besar. Gerobak kami untuk mengangkut sampah saja dari warga. Untuk itu kami minta bantuan dan dukungan dari Pemkab Kukar seperti alat transportasi,” pinta Sugiarto. (adv/kn)

Desa Saliki Berencana Kembangkan Pusat Informasi Mangrove Sebagai Objek Wisata

0
Ilustrasi. Hutan Mangrove. (Istimewa)

TENGGARONG – Dalam pengembangan sektor wisata, Pemerintah Desa (Pemdes) Saliki, Kecamatan Muara Badak, berencana mengambil alih pengelolaan Pusat Informasi Mangrove yang dikelola Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) di Desa Saliki, Minggu (8/10/2023).

Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Desa (Kades) Saliki, Saliansyah. Menurut rencananya, pusat informasi mangrove tersebut akan dijadikan objek wisata yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

“Cuman ini masih proses sih belum jalan. Kita sudah komunikasi kemarin dari provinsinya. Sebenarnya kalau peluangnya besar,” tururnya.

Hanya saja, kata Saliansyah, proses perpindahan pengelolaan kawasan tersebut ke pemdes perlu proses administrasi yang panjang. Dengan alih fungsi pengelolaan kawasan pusat informasi mangrove ini, diharapkan dapat menjadi daya tarian wisata di Desa Saliki. Saliansyah pun berharap ada dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar. Terutama dalam kebutuhan pembiayaan renovasi lokasinya.

“Ini kita masih urus proses administrasi, karena program ini kemarin langsung dari kementerian. Jadi panjang prosesnya,” pungkasnya. (adv/kn)

Persiapan Festival Pesisir 2023 Sudah 90 Persen

0
Kepala Dispar Kukar, Slamet Hadiraharjo. (Ady/Radar Kukar)

TENGGARONG – Festival Pesisir 2023 yang akan diselenggarakan di Pantai Panrita Lopi, Kecamatan Muara Badak, Kutai Kartanegara (Kukar), pada tanggal 13-15 Oktober 2023. Persiapannya pun telah mencapai 90 persen, Senin (9/10/2023).

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kukar, Slamet Hadiraharjo, mengungkapkan bahwa festival yang digelar secara rutin oleh Dispar Kukar ini, akan turut melibatkan sejumlah komunitas anak nelayan. Diharapkan akan memberikan keceriaan dan kegembiraan dalam acara tersebut.

“Dengan dilaksanakannya Festival Pesisir 2023 dapat memberikan multiplier effect baik kepada pelaku kesenian, pertunjukan, pelaku UMKM maupun berdampak terhadap tingkat kunjungan wisata di Panrita Lopi,” ungkap Slamet.

Slamet menyebut, Festival Pesisir 2023 bukan hanya dilaksanakan di Pantai Panrita Lopi, tetapi juga berpindah-pindah lokasi setiap tahunnya. Sebagai bagian dari upaya promosi terhadap destinasi wisata di Kukar.

Pengelola obyek wisata Pantai Panrita Lopi, yang juga Ketua Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Kukar, Daeng Lompo, menambahkan bahwa acara festival ini akan menampilkan berbagai kegiatan. Seperti lomba tari pesisir, pertunjukan seni dan budaya, lomba baca puisi, lomba domino, lomba melukis kanvas, jalan santai, permainan tradisional, pemutaran film, pameran produk UMKM, talkshow pemuda pesisir, dan banyak lagi.

“Kami pastikan pantai Panrita Lopi sudah siap digunakan sebagai lokasi pelaksanaan festival,” ujarnya.

Ia juga menuturkan bahwa semua pihak yang terlibat dalam festival ini, baik pengelola wisata maupun komunitas. Ikut berkontribusi dalam mempromosikan potensi pariwisata di daerah tersebut serta meningkatkan ekonomi masyarakat setempat. (Adv/KN)