Beranda blog Halaman 1148

Pemdes Loh Sumber Dorong Pemuda untuk Geluti Sektor Pertanian

0
Kepala Desa Loh Sumber, Sukirno. (Istimewa)

TENGGARONG – Pemerintah Desa (Pemdes) Loh Sumber terus mendorong agar pemuda di desanya mulai melirik sektor pertanian sebagai mata pencaharian utama. Hal ini dilakukan lantaran sejauh ini, generasi muda di Desa Loh Sumber masih menggantungkan harapan agar dapat bekerja di perusahaan. Baik itu perusahaan perkebunan maupun pertambangan.

Hal ini pun menjadi keprihatinan tersendiri bagi Kepala Desa (Kades) Loh Sumber, Sukirno. Menurutnya bekerja di perusahaan memiliki jangka waktu tertentu dan seleksinya cukup berat. Ditambah lagi, tidak lama lagi akan ada perpindahan Ibu Kota Nusantara (IKN), yang berpotensi besar memperketat persaingan.

Oleh karena itu, Sukirno mengaku pihaknya tengah merancang formula untuk menumbuhkan ketertarikan para pemuda untuk menggeluti sektor pertanian. Mengingat potensi pertanian di Desa Loh Sumber sangatlah besar.

“Kita ingin mengubah pola pikir pemuda sekarang yang setiap lulus sekolah ingin kerja di tambang. Padahal kan sektor pertambangan itu terbatas, kalau tambang tutup kan selesai juga itu. Makanya kami perkenalkan konsep pertanian dalam arti luas,” ujar Sukirno, Sabtu (28/10/2023).

Sukirno menambahkan bahwa, sektor pertanian di Desa Loh Sumber telah berkembang pesat. Salah satunya adalah dengan keberadaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sumber Purnama. Yang telah memproduksi beras khas Kukar, yakni Beras Cap Tugu.

Juga program Sinar Purnama yang hadir untuk memberikan pembinaan dan pemberdayaan kepada petani. Juga permodalan dan asuransi dari pengolahan hingga pasca panen.

Adapun peningkatan infrastruktur pertanian yang terus dilakukan untuk meningkatkan produktivitas petani. Semua upaya ini disebut Sukirno untuk menyambut kedatangan IKN.

“Kita ingin pertanian ini menjadi tolak ukur kita dan menghasilkan nilai ekonomis yang tinggi. Dengan adanya IKN pasti akan ada urbanisasi. Kita harus persiapkan SDM sebagai pemilik lahan. Dan ini yang perlu kita siapkan, pemanfaatannya,” tutupnya. (Adv/KN)

Tingkatkan Produktifitas di Sektor Perikanan, Desa Ponoragan Gandeng Peran Pemuda

0
Kepala Desa Ponoragan, Sarmin. (Istimewa)

TENGGARONG – Desa Ponoragan, Kecamatan Loa Kulu, merupakan salah satu desa dengan potensi perikanan yang cukup menjanjikan. Bahkan Desa Ponoragan merupakan penghasil bibit ikan mas dan ikan nila terbesar di Kutai Kartanegara (Kukar).

Menjelang perpindahan Ibu Kota Nusantara (IKN), Pemerintah Desa (Pemdes) Ponoragan terus berupaya meningkatkan produktivitas perikanan. Hal ini dilakukan dengan langkah melakukan peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM).

Kepala Desa (Kades) Ponoragan, Sarmin, mengungkapkan pihaknya berupaya melibatkan pemuda dalam pengembangan sektor perikanan tersebut. Hal ini juga dilakukan agar para para pemuda mampu bersaing ketika IKN telah berpindah.

“Kami sadar kebutuhan ikan dapat meningkat drastis jika IKN berpindah nantinya. Oleh karena itu, kami ingin melibatkan pemuda dari Desa Ponoragan dalam pengembangan perikanan sejak sekarang. Agar mereka tidak hanya menjadi penonton di masa depan,” ungkap Sarmin, Sabtu (28/10/2023).

Di Desa Ponoragan, Sarmin menyebut mayoritas penduduk berprofesi sebagai petani. Dan sebagian besar penduduk masih dalam usia produktif. Dengan didorongnya sektor perikanan ini, Sarmin yakin Desa Ponoragan dapat memenuhi kebutuhan pangan. Karena setiap bulannya desa ini bisa menghasilkan puluhan jutaan ekor bibit ikan.

“Saya berharap agar petani di wilayah tersebut dapat membesarkan ikan di kolam, seperti ikan gurame, yang memiliki nilai ekonomis yang baik,” tandasnya. (Adv/KN)

Tertinggi di Kaltim, Aktivasi IKD di Kukar Tembus Angka 20.500 Pengguna

0
Kepala Disdukcapil Kukar, Muhammad Iryanto. (Ady/Radar Kukar)

TENGGARONG – Proses aktivasi Identifikasi Kependudukan Digital (IKD) di Kutai Kartanegara (Kukar) terus berjalan. Bahkan angka pengguna IKD di Kukar, telah menyentuh angka 20.500 lebih pengguna. Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kukar, Muhammad Iryanto, mengatakan capaian tersebut telah melebihi target yang ditetapkan pada tahun 2023.

Ia juga menambahkan, aktivasi IKD di Kukar merupakan yang tertinggi di Kalimantan Timur (Kaltim). Hal ini membuktikan keseriusan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar, dalam menggalakkan proses transisi digitalisasi ini. “Kami terus lakukan sosialiasi dan aktivasi hingga desa-desa. Dan sampai saat ini IKD di Kukar sudah 20.500 lebih. Dan angka ini masih tertinggi di Kaltim,” jelas Iryanto.

Dalam menggalakkan aktivasi ini, jajaran Disdukcapil Kukar terjun langsung ke lapangan. Mulai dari tingkat kecamatan, kelurahan hingga desa.

Adapun langkah-langkah mereka seperti sosialiasi hingga menawarkan masyarakat yang ingin mengganti KTP. Aktivasi ini pun dilakukan secara fleksibel, sehingga dapat memudahkan masyarakat. Mengingat penawaran dari aplikasi IKD yang memudahkan pencatatan sipil hanya dalam genggaman tangan. Mulai dari melihat KTP, KK, kartu pemilih dan BPJS.

Disdukcapil Kukar juga melakukan jemput bola dalam aktivasi ini. Mengingat dalam mengaktifkannya perlu QR Code yang memerlukan datang ke kantor Disdukcapil Kukar, MPP Kukar dan kantor kecamatan.

“Jadi masyarakat cukup membawa smartphone mereka dan lapor ke petugas Kecamatan untuk minta aktivasi. Kami juga himbau masyarakat Kukar untuk segera mengaktivasi IKD ini karena gratis dan keuntungannya banyak bagi masyarakat,” tutup Iryanto. (Adv/KN)

Puluhan Ribu Jemaah Hadiri dan Padati Kukar Bersholawat II

0
Suasana Kukar Bersholawat Jilid II, yang digelar di Taman Kota Raja, Tenggarong. (Ady/Radar Kukar)

TENGGARONG – Gelaran Kutai Kartanegara (Kukar) Bersholawat Jilid II, yang turut dihadiri oleh Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf. Dibanjiri puluhan ribu jamaah yang memadati Taman Kota Raja, Tenggarong pada Sabtu (28/10/2023) malam.

Para jamaah yang hadir dari berbagai daerah di Kukar dan sekitarnya, nampak bersuka cita. Melantunkan syair-syair cinta kepada Nabi Muhammad SAW.

Habib Syech yang memimpin selawat pun turut mendoakan agar bangsa ini dan Kabupaten Kukar pada khususnya, senantiasa diberikan kedamaian. Dalam kesempatan ini, Habib Syekh juga memuji secara langsung keindahan tanah Kutai.

“Alhamdulillah sungguh indah, kebersihan ketertiban kedamaian semoga tetap terjaga dan terpelihara di tanah Kutai ini,” sebutnya

Bukan hanya itu, Habib Syech juga mengingatkan seluruh masyarakat untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan di tahun politik ini. Dia menyarankan agar tidak memilih calon pemimpin yang akan duduk di legislatif dan eksekutif, selama kampanyenya memecah belah bangsa.

“Pilihlah pemimpin negara tanpa memecah belah. Ayo kita damai, jangan sampai terbelah akibat kepentingan calon. Ingat juga jangan pilih pemimpin yang selalu membawa-bawa agama, jadilah masyarakat yang cerdas,” pesan Habib Syech.

Sementara itu, Wakil Bupati Kukar Rendi Solihin mengatakan kedatangan Habib Syech di Kukar, sangat membuatnya bersyukur. Apalagi melihat antusiasme jemaah yang turut berselawat di Kukar sangatlah luar biasa.

“Penantian cukup panjang, satu tahun, saat itu Habib Syech siap hanya saja waktunya tidak pas. Tapi hari ini kami bersyukur. Habib Syech dapat kembali lagi ke Kukar untuk memimpin umat muslim bersama-sama melantunkan syair selawat, ini obat rindu,” ujarnya.

Rendi berharap, kegiatan yang dilakukan malam ini mampu membawa Kukar agar dimuliakan Allah. Ia juga mengatakan, Kukar Bershalawat adalah bagian dari upaya dakwah yang juga dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar.

“Tahun depan kita laksanakan lebih meriah. Antusias belasan ribu, jilid pertama sukses, berkisar dua bulan juga lebih banyak, tahun berikutnya bisa dua sampai tiga kali lipat atau puluhan ribu,” imbuhnya.

Sementara itu, saat ditanya mengenai lokasi acara, menurut Rendi Solihin, Taman Kota Raja adalah pilihan yang tepat. Sebab, beberapa lokasi acara lainnya tak bisa digunakan lantaran bertabrakan dengan agenda lain.

“Venue ini adalah pilihan terbaik, Stadion Aji Imbut maupun Rondong Demang memang paling ideal, tapi sedang tak bisa digunakan karena renovasi. Sehingga, Taman Kota Raja menjadi lokasi yang cukup indah dan berkesan,” pungkasnya. (Adv/kn)

Puluhan Ribu Jemaah Hadir di Kukar Bersholawat II, Wabup Rendi Solihin: Obat Rindu

0

TENGGARONG – Puluhan ribu umat muslim memadati kawasan Taman Kota Raja, Tenggarong pada Sabtu (28/10/2023) malam. Kedatangan mereka untuk melantunkan shalawat secara bersamaan dipandu Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf.

Bendera-bendera dari Syekhermania terus berkibar mengiringi syair-syair cinta kepada Nabi Muhammad SAW. Pantauan media ini, jemaah berdatangan dari berbagai desa di Kabupaten Kutai Kartanegara hingga Kota Samarinda dan Kota Bontang.

Acara bertajuk Kukar Bersholawat Jilid II, dimaksudkan untuk mengobati kerinduan warga masyarakat setelah dua bulan lalu Habib Ali Zainal Abidin Assegaf, hadir dalam kegiatan Kukar Bersholawat I.

Habib Syech yang memimpin Sholawat pun mendoakan agar Kabupaten Kutai Kartanegara Indonesia dan kabupaten Kutai Kartanegara terus aman dan tentram. Tak ragu Habib Syekh langsung memuji keindahan bumi Etam ini.

“Alhamdulillah sungguh indah, Kebersihan ketertiban kedamaian semoga tetap terjaga dan terpelihara di tanah Kutai ini,” ujarnya.

Bukan hanya itu, Habib Syech juga mengingatkan seluruh masyarakat untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan di tahun politik ini. Dia menyarankan agar tidak memilih calon pemimpin yang akan duduk di legislatif dan eksekutif, selama kampanyenya memecah belah bangsa.

“Pilihlah pemimpin negara tanpa memecah belah. Ayo kita damai, jangan sampai terbelah akibat kepentingan calon. Ingat juga jangan pilih pemimpin  yang selalu membawa-bawa agama, jadilah masyarakat yang cerdas,” pesan Habib Syech.

“Ya Allah, Kami ingin ketentraman dan kebahagiaan. Kami ingin Indonesia  aman,” harap Habib.

Sementara itu, Wakil Bupati Kukar Rendi Solihin mengatakan kedatangan Habib Syech sangat membuatnya bersyukur. Apalagi antusiasme jemaah di Kabupaten Kukar untuk ikut bersholawat sangat luar biasa.

“Penantian cukup panjang, satu tahun, saat itu Habib Syech siap hanya saja waktunya tidak pas. Tapi hari ini kami bersyukur. Habib Syech dapat kembali lagi ke Kukar untuk memimpin umat muslim bersama-sama melantunkan syair sholawat. Ini obat rindu,” ujarnya.

Kata Rendi, apa yang dilakukan malam ini mampu membawa Kukar agar dimuliakan Allah. Kukar Bersholawat merupakan salah satu upaya membumikan Al-Quran di Bumi Etam.

Selain itu, Kukar Bershalawat adalah bagian dari keberadaan Pemkab bersama umat muslim untuk terus berupaya dakwah bersama program keagamaan untuk menambah ilmu pengetahuan, dan menambah kualitas keimanan kepada Allah SWT.

“Tahun depan kota laksanakan lebih meriah. Antusias belasan ribu, jilid pertama sukses, berkisar dua bulan juga lebih banyak, tahun berikutnya bisa dua sampai tiga kali lipat atau puluhan ribu,” imbuhnya.

Sementara itu, saat ditanya mengenai lokasi acara, menurut Rendi Solihin, Taman Kota Raja adalah pilihan yang tepat. Sebab, beberapa lokasi acara lainnya tak bisa digunakan lantaran bertabrakan dengan agenda lain.

“Venue ini adalah pilihan terbaik, Stadion Aji Imbut maupun Rondong Demang memang paling ideal, tapi sedang tak bisa digunakan karena renovasi. Sehingga, Taman Kota Raja menjadi lokasi yang cukup indah dan berkesan,” pungkasnya. (ADV/RM)

Momentum Hari Sumpah Pemuda Ke-95, Ketua DPRD Kaltim Dorong Peningkatan Kapasitas Generasi Muda

0
Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud

SAMARINDA – Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud, mengajak para pemuda di Kalimantan Timur pada momentum Hari Sumpah Pemuda ke-95, untuk terus melakukan peningkatan kemampuan dan kapasitas diri.

Apalagi mengingat kehadiran Ibu Kota Nusantaradi Bumi Mulawarman. Menurutnya, pemindahan IKN ke Kaltim merupakan kesempatan bagi pemerataan pembangunan di Indonesia. Dan para generasi muda di Mulawarman tidak boleh menyiakan momentum IKN ini dan menyiapkan diri menyambut Nusantara.

“Generasi muda di Kaltim, harus mempersiapkan diri. Bisa lewat peningkatan keterampilan dan kemampuan agar bisa jadi SDM unggul dan berkualitas,” kata Hasan.

Politisi Golkar Kaltim tersebut menyatakan pemindahan IKN ke Kaltim telah menjadi daya tarik nasional. Sehingga, diperkiarakan akan terjadi perpindahan penduduk ke Nusantara dengan jumlah yang besar.

“Nanti setelah IKN sudah pindah ke Kaltim, penduduk yang bermigrasi ke Kaltim diprediksi akan terjadi,” sebutnya.

Menurut data dari Bappenas dalam tahapan perwujudan IKN Nusantara diharapkan akan terisi sebanyak 1,7 hingga 1,9 juta orang penduduk. Sementara itu, pada tahun 2024, sekitar 16.990 ASN, TNI, dan Polri akan dipindahkan ke IKN Nusantara.

Menurut Hasan, tidak hanya ASN yang akan berpindah ke IKN. Akan banyak lapangan pekerjaan yang terbuka, dan membuat masyarakat dari luar Kaltim akan mencoba peruntungannya disana.

“Melihat ini, tentu persaingan dunia kerja akan semakin ketat, jangan sampai anak muda Kaltim, justru tidak bisa bersaing dan hanya menjadi penonton,” tutupnya. (KN/ADV)

Penyandang Disabilitas Ikut Ramaikan Peringatan Hari Sumpah Pemuda di Kukar

0

TENGGARONG – Kepedulian terhadap penyandang disabilitas, terus dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar). Dilibatkan dalam berbagai kegiatan, sebagai bentuk memberikan kesamaan hak kepada mereka yang dianggap spesial ini.

Bahkan tampak para penyandang disabilitas mengikuti kegiatan Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda, di Halaman Kantor Bupati Kukar. Sebelumnya, disiapkan lokasi khusus untuk ikut menonton bersama KukarLand Festival 2023, pada medio September 2023 lalu.

“Artinya mereka juga ikut berjuang untuk Kukar, untuk keluarga kecilnya dan ini yang coba kita dorong dari Dinsos Kukar. Untuk merapikan data dan betul-betul mendata sesuai dengan kompetensinya,” jelas Wakil Bupati (Wabup) Kukar, Rendi Solihin, Sabtu (28/10/2023).

Langkah konkret lainnya, dikatakan Rendi Solihin, menginstruksikan Dinas Sosial (Dinsos) Kukar untuk menginventarisir dan mendata teman-teman penyandang disabilitas yang memilikinya bakat. Seperti halnya atlet, hingga yang terjun di dunia usaha.

Karena memang diketahuinya, ada atlet-atlet potensial yang dimiliki oleh Kukar, bahkan hingga berlaga di tingkat nasional. Untuk yang memang memiliki jiwa wirausaha pun akan didukung penuh oleh Pemkab Kukar. Artinya nanti akan melibatkan lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk memfasilitasi mereka. “Sudah ada beberapa di kecamatan yang memang sudah memiliki prestasi,” tutup Rendi. (ADV/RM)

Pemilu 2024: Komisi I DPRD Kaltim Ingatkan Pentingnya Netralitas Kades

0
Foto: Anggota Komisi I DPRD Kaltim Jahidin

SAMARINDA – Menjelang Pemilu 2024, netralitas aparatur desa menjadi perhatian penting. Anggota Komisi I DPRD Kaltim Jahidin meminta Bawaslu untuk mengawasi sikap dan perilaku kades dan aparatur desa lainnya.

Ia mengatakan, kades tidak boleh berpihak kepada calon manapun atau mempengaruhi pilihan warga.

“Khususnya bagi ketua-ketua RT di wilayah mereka. Aparatur negara kan harus netral, begitu juga dengan aparatur desa,” ungkap Jahidin.

Karena Kades dinilai punya pengaruh besar terhadap ketua-ketua RT di wilayahnya, ia mendesak Bawaslu untuk bertindak tegas jika ada kades atau aparatur desa yang melanggar netralitas.

Ia menganggap, hal itu merupakan kewenangan penyelenggara Pemilu untuk menjamin proses Pemilu yang jujur dan adil.
“Jika ada pelanggaran yang terbukti, Bawaslu harus melanjutkan ke proses hukum yang lebih lanjut,” ujar Jahidin.

Politisi dari Fraksi PKB ini juga berharap, Bawaslu terus melakukan sosialisasi dan edukasi kepada kades-kades di Kaltim. Ia mengingatkan, Pemilu sudah semakin mendekat.

Disebutkan, kades dilarang ikut campur dalam kampanye Pemilu 2024. Kades juga harus bersikap adil dan tidak memberi keputusan yang merugikan atau menguntungkan salah satu peserta Pemilu selama masa kampanye. (ADV/KN)

Komisi IV Sebut Prodi Pendidikan Luar Biasa Diharapkan Bisa Atasi Kekurangan Guru SLB di Kaltim

0
Salehuddin, Anggota Komisi IV DPRD Kaltim.

SAMARINDA – Sekolah Luar Biasa (SLB) merupakan sektor pendidikan yang butuh perhatian khusus dari pemerintah. Hal ini ditegaskan oleh Salehuddin, Anggota Komisi IV DPRD Kaltim.

Salehuddin mengatakan, perhatian khusus tersebut berupa keseimbangan antara jumlah guru dan siswa di SLB. Dia menyebut, banyak Kabupaten/Kota di Kaltim yang kekurangan guru untuk SLB.

“Kami mendapat informasi bahwa ada beberapa kabupaten dan kota yang meminta penambahan guru dan rombel untuk SLB. Ini menjadi tantangan tersendiri bagi Pemprov Kaltim untuk memenuhi kebutuhan tersebut,” jelasnya.

Salah satu penyebab kekurangan guru SLB, diduga karena tidak ada Universitas yang memiliki Program Studi (Prodi) Pendidikan Luar Biasa.

Oleh karena itu, salah satu solusi untuk meningkatkan jumlah guru di SLB, menurut Politisi Golkar ini adalah membuka Prodi Pendidikan Luar Biasa di Universitas yang ada di Kaltim. Dengan demikian, lulusan di Prodi ini bisa langsung bekerja dan memenuhi kebutuhan guru SLB di Bumi Etam.

“Kami sudah pernah mengusulkan agar Pemprov Kaltim bisa bekerja sama dengan Universitas Mulawarman untuk membuka Prodi Pendidikan Luar Biasa. Sebab, di Kaltim belum ada kampus yang menyediakan Prodi tersebut,” jelasnya.

Data dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim menunjukkan, terdapat 34 SLB di Kaltim, termasuk 11 SLB Negeri dan 23 SLB swasta. Jumlah guru yang mengajar di SLB Negeri/swasta sebanyak 380 orang, sedangkan jumlah total siswa mencapai 2.507 orang Artinya, 1 guru SLB mengajar 6-7 siswa pada rombelnya.
“Idealnya, satu orang guru hanya mengajar lima orang siswa ABK,” ungkapnya.

Data lain dari Kemendikbudristek menyebutkan, jumlah program/layanan SLB per provinsi di Indonesia pada tahun 2021 bervariasi di setiap provinsi.

Dari 39 provinsi, Jawa Barat memiliki program atau layanan SLB terbanyak dengan 1.245, diikuti oleh Jawa Timur dengan 1.034, dan Jawa Tengah dengan 1.002. Sementara itu, Papua Barat memiliki program atau layanan SLB terendah dengan hanya 15, diikuti oleh Maluku Utara dengan 16, dan Gorontalo dengan 18.

Kalimantan Timur sendiri berada di peringkat ke-13 dari 39 provinsi dengan jumlah program atau layanan SLB sebanyak 195. Dari jumlah tersebut, terdapat 18 TKLB, 61 SDLB, 61 SMPLB, dan 55 SMLB.

Jumlah ini masih jauh lebih rendah dibandingkan dengan provinsi lainnya, seperti D.K.I. Jakarta yang memiliki 234 program atau layanan SLB, atau Bali yang memiliki 225 program atau layanan SLB.(adv/dprdkaltim/kn)

Anggota DPRD Kaltim Andi Faisal Assegaf Reses di Desa Pesisir Tanjung Aru

0

PASER – Dalam rangka mendengarkan kebutuhan masyarakat, Andi Faisal Assegaf, Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur dari Komisi I Bidang Pemerintahan dan Hukum, melakukan reses di Desa Tanjung Aru, Kecamatan Tanjung Harapan, Kabupaten Paser, pada Jum’at Kemarin (27/10/2023).

Desa Tanjung Aru merupakan salah satu desa pesisir yang terletak di daerah pemilihan (Dapil) III. Untuk sampai ke sana, Andi Faisal Assegaf harus menggunakan transportasi darat dan air. Ia ingin mengetahui langsung aspirasi dan permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat desa tersebut.

Salah satu aspirasi yang disampaikan oleh Sekretaris Desa Said adalah adanya jembatan permanen yang menghubungkan desa dengan daerah lain. “Jembatan yang ada sekarang sudah reyot dan hampir runtuh. Ini sangat berbahaya bagi pengguna jembatan. Kami sangat berterima kasih atas kedatangan bapak dan semoga bisa mengakomodir keinginan kami,” ujar Said.

Selain itu, perwakilan dari anak muda desa, Rudwan, juga menyampaikan harapannya agar desa bisa mendapatkan fasilitas dasar seperti air bersih, jalan aspal, dan listrik.
“Kami merasa seperti terasingkan di sini. Kami tidak pernah merasakan jalan aspal atau kipas angin. Listrik pun hanya bisa nyala di malam hari saja. Kami juga ingin anak-anak kami bisa mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi, bukan hanya melaut dan mencari nafkah dengan resiko besar,” kata Rudwan.

Andi Faisal Assegaf mengapresiasi aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat desa dan berjanji akan menyampaikannya ke pihak terkait. Ia juga berharap agar reses ini bisa meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat pesisir. (adv/dprdkaltim/kn)