Beranda blog Halaman 1035

Bryan Domani dan Mawar de Jongh Adu Akting di Galaksi

0

KORANUSANTARA – Bryan Domani dan Mawar de Jongh kembali beradu akting dalam film terbaru berjudul Galaksi. Dijadwalkan tayang mulai 24 Agustus mendatang itu mengisahkan Galaksi, ketua geng motor Ravispa dari SMA Ganesha, yang jatuh cinta kepada Kejora. Kedekatan itu membuat posisi Galaksi semakin abu-abu di dalam kelompoknya. Sampai akhirnya, pertikaian besar terjadi antara Ravispa dan geng Avegar yang diketuai Robert (Omara Esteghlal).

Konflik Galaksi tidak hanya dari persahabatan dan kisah cintanya, namun juga hubungannya dengan sang ayah. Film itu turut dibintangi Yesaya Abraham, Pangeran Lantang, Fadly Faisal, Zoul Panjoul, Shatora Narajan, dan Arya Moham.

Dipasangkan sebagai tokoh Galaksi dan Kejora, keduanya tidak menemukan kesulitan yang berarti di film garapan sutradara Kuntz Agus itu.

’’Karena ini udah ketiga kali kami dipasangin, jadi semua berjalan lancar. Senang bisa ketemu Bryan dengan karakter berbeda,’’ kata Mawar saat konferensi pers di Epicentrum XXI, Jakarta Selatan.

Aktris keturunan Belanda itu mengungkapkan cara mereka menjiwai peran. Tak hanya mengandalkan skrip dan waktu reading, Mawar juga berdiskusi intens dengan sutradara dan pemain lain, khususnya Bryan. ’’Banyak ngobrol dan bertukar pikiran. Kayak gimana nih caranya bikin adegan yang tambah gemes-gemes lucu anak SMA,’’ tutur Mawar.

Sementara itu, keterlibatannya di film tersebut menjadi beban tersendiri bagi Bryan. Sebab, film yang diadaptasi dari Wattpad dan novel berjudul sama itu memiliki banyak penggemar sejak lama. ’’Lumayan pressure karena ekspektasi atau imajinasi itu kan nggak ada limitasinya. Apalagi, massanya sangat antusias dan detail,’’ ujarnya.

Bryan juga menghadapi sejumlah kesulitan lain. Misalnya, saat beradegan dengan Donny Alamsyah selaku ayah Galaksi. Bryan yang dikisahkan broken home mengaku berat saat Galaksi menumpahkan segala emosinya kepada sang ayah.

Interaksi mereka di adegan itu menjadi salah satu yang paling berkesan dan menyentuh. ’’Adegannya berat, tapi main sama Mas Donny sangat enak dan mudah kebawa emosi. Lihat mata dia aja udah berasa banget,’’ ucap Bryan.

Adegan laga saat tawuran juga tidak mudah. Sebab, Bryan harus berkelahi tanpa teknik khusus layaknya anak SMA. Alhasil, sebelum pengambilan gambar, aktor 23 tahun itu harus menjalani workshop selama sebulan. ’’Karena berantemnya itu berantakan, tapi kami tetap harus aman. Jadi, beberapa pukulan ya masuk (kena). Cuma, namanya fighting dinikmati aja,’’ terangnya.

Sementara itu, adegan tersulit bagi Mawar adalah ketika harus menaiki puluhan anak tangga. Pelantun Lebih dari Ego itu merasa kesakitan lantaran adegan tersebut dilakukan sembari berlari. ’’Padahal itu baru latihan sekali, asam lambungku langsung naik,’’ ungkapnya. Untung, tim produksi langsung sigap memberikan obat untuk meredakan sakitnya.(*)

Tiga Maskapai Pelat Merah Bakal Dimerger

0

KORANUSANTARA – Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mencuatkan rencana untuk melakukan merger tiga perusahaan maskapai pelat merah. Yaitu, PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA), Pelita Air, dan Citilink. Tujuannya, meningkatkan daya saing maskapai nasional. Terutama menyoroti jumlah pesawat yang relatif tertinggal.

Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, setelah melakukan rangkaian program efisiensi pada empat Pelindo, kementerian akan melanjutkan pada klaster lain. Salah satunya adalah maskapai.

Erick menyebutkan, Indonesia masih kekurangan sekitar 200 pesawat. Perhitungan itu diperoleh dari perbandingan antara Amerika Serikat dan Indonesia. Di Negeri Paman Sam, terdapat 7.200 pesawat yang melayani rute domestik. Di mana, terdapat 300 juta populasi yang rata-rata GDP (gross domestic product) mencapai USD 40 ribu atau setara Rp 612 juta.

”Sementara, di Indonesia terdapat 280 juta penduduk dengan GDP USD 4.700 atau Rp 72 juta. Itu berarti Indonesia membutuhkan 729 pesawat. Padahal, sekarang Indonesia baru memiliki 550 pesawat,” ujarnya di Jakarta, Selasa, 22 Agustus 2023.

Erick mengatakan bahwa rating jumlah pesawat tersebut ikut memengaruhi tingkat biaya logistik. ”BUMN terus menekan biaya logistik. Sebelumnya biaya logistik mencapai 23 persen, sekarang jadi 11 persen. Upaya Pelita Air, Citilink, dan Garuda merger untuk menekan cost,’’ bebernya.

Terkait isu tersebut, Direktur Utama GIAA Irfan Setiaputra menjelaskan, proses diskusi terkait langkah penjajakan aksi korporasi itu masih berlangsung intensif. ”Garuda Indonesia Group akan mendukung dan memandang positif upaya wacana merger tersebut yang tentunya dilandasi dengan kajian outlook bisnis yang prudent,” bebernya.

Menurut Irfan, rencana pengembangan masih tahap awal. Perseroan masih melakukan eksplorasi secara mendalam atas berbagai peluang sinergi bisnis yang dapat mengoptimalkan aspek profitabilitas kinerja sekaligus memperkuat ekosistem bisnis industri transportasi udara di Indonesia.

Irfan menilai bahwa isu merger tersebut turut menjadi sinyal positif bagi upaya penguatan fundamental kinerja perusahaan, khususnya setelah restrukturisasi. ”Mengenai proyeksi dari proses merger ini, tentunya akan terus kami sampaikan secara berkelanjutan. Sekiranya, terdapat tindak lanjut penjajakan yang lebih spesifik atas realisasi rencana strategis tersebut,” tandas Irfan. (*) 

Megawati Akan Undang Semua Ketua Umum Partai Politik

0

KORANUSANTARA – Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) boleh jadi sesumbar jelang Pilpres 2024. Dihuni empat parpol besar; Golkar, Gerindra, PKB, dan PAN, koalisi ini mantap mengusung Prabowo Subianto sebagai bakal calon presiden (capres).

Kendati begitu, PDI Perjuangan (PDIP) tidak gentar. Partai berlambang banteng itu bakal mengundang semua ketua umum parpol untuk unjuk kekuatan politik. Pernyataan itu disampaikan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri saat mengunjungi kantor baru DPD PDIP Jogjakarta, Selasa, 22 Agustus 2023. Megawati mengatakan, dirinya heran dengan opini yang beredar bahwa partainya sedang berada dalam kegamangan setelah PAN dan Partai Golkar tidak mendukung Ganjar Pranowo.

Menurut dia, opini itu menyebar di media massa. Sebelum dia datang ke kantor DPD PDIP Jogjakarta, dia sempat membaca koran. Media itu menyebut bahwa PDIP sedang panik karena dikeroyok koalisi besar pendukung Prabowo.

“Bayangkan, ada satu koran yang kayaknya sentimen sama PDI Perjuangan. Saya enggak pernah ganggu dia. (Koran) Itu bilang, wah, sekarang PDI Perjuangan itu panik,” kata Megawati. “Lho, panik opone, lho?” lanjut Megawati disambut gelak tawa dan tepuk tangan para kader.

Presiden Kelima RI itu tak habis pikir dengan opini tersebut. Dia pun akan melakukan langkah politik untuk menunjukkan bahwa partainya tidak panik. Megawati sudah menyampaikan kepada Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto untuk mengadakan pertemuan besar.

Acara itu akan mengundang semua ketua umum parpol. “Yuk, kita bikin rapat yang gede lagi. Kita undang semua ketua umum-ketua umum, biarin lihat. PDI Perjuangan siap atau tidak. Panik apa tidak, gitu,?” tegas Megawati.

Istri Taufiq Kiemas itu merasa kesal karena selalu diserang secara opini. Selain disebut panik menghadapi koalisi besar, Megawati mengatakan, dirinya juga disebut mulai berjarak dengan Presiden Joko Widodo.

Lho, kok enake gitu. Belum lagi, saya tuh sama Pak Jokowi itu kayaknya sudah nggak friend, begitu,” tuturnya. Namun, Megawati akhirnya menyadari bahwa penggiringan opini tersebut tentu tidak perlu dilawan.

Megawati mengatakan, daripadi melawan opini itu, lebih baik pihaknya berjuang, turun ke bawah bersama rakyat. Dia mengajak semua kader untuk terus berjuang dalam menghadapi pesta demokrasi lima tahunan itu. Dalam kesempatan itu, Megawati juga menyinggung terkait langkah politik Budiman Sudjatmiko yang mendukung Prabowo Subianto. Menurut dia, langkah tersebut merupakan bentuk dansa politik yang dilakukan para elite partai.

Bahkan, kata Megawati, dia sudah sejak lama memperkirakan dinamika politik seperti yang terjadi saat ini. Dirinya juga pernah menyinggung peta politik itu kepada Presiden Jokowi. Ketika dia bertemu dengan presiden, Jokowi bertanya kepada Megawati seperti apa situasi politik jelang pemilu.

“Saya gampang aja jawabannya, Bapak tahu nggak kalau orang berdansa,?” tanya Megawati balik.  “Loh, saya nanya urusan politik, kok ibu urusan berdansa’,” kata Megawati menirukan pernyataan Jokowi kala itu.(*)

 

 

Dibayangi Sanksi, Budiman Tegaskan Menolak Mundur dari PDIP

0

KORANUSANTARA – Manuver politik yang dilakukan Budiman Sudjatmiko menarik perhatian. Budiman yang notabene kader PDI Perjuangan (PDIP) menyatakan dukungannya kepada Prabowo Subianto sebagai capres. Kondisi ini jelas kontradiktif dengan PDIP yang mengusung Ganjar Pranowo sebagai capres.

Budiman mengaku masih di PDIP kendati pilihan capresnya tidak sejalan. Kendati dia mengetahui bahwa PDIP akan memberikan sanksi atas sikapnya tersebut. ”Baru peringatan dari Pak Sekjen (Hasto Kristiyanto) secara personal dan belum ada surat pemanggilan,’’ terangnya.

Budiman mengatakan, dirinya tidak akan mundur dari PDIP. Menurut dia, jika mundur, dia malah tidak mempunyai kesempatan untuk menjelaskan argumennya terkait sikap politik yang dia ambil. Budiman menegaskan bahwa dirinya mempunyai argumen atas tindakan politiknya mendukung Prabowo. Selama ini, dia mendengar pidato Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang menyatakan bahwa Indonesia membutuhkan pemimpin yang memiliki pandangan-pandangan strategis.

Setelah melihat tiga bakal capres yang ada, menurut dia, kriteria itu ada pada sosok Prabowo. ”Bukan karena Pak Ganjar buruk, bukan karena Pak Ganjar jelek. Pak Ganjar punya gaya kepemimpinan sendiri,’’ terangnya.

Mungkin, kata dia, langkah politiknya dianggap salah secara administratif organisasi. Karena itu, dia siap mempertanggungjawabkannya. Tetapi, dia meyakini bahwa secara ideologis dan strategis, dia sedang menerjemahkan pemikiran Megawati yang selama ini disampaikan. Jadi, Budiman merasa, secara ideologis dan strategis, tidak melakukan kesalahan. Karena itu, dia tidak layak untuk mundur dari PDIP. Namun, dia siap menerima risiko dari apa yang dia lakukan. ”Tapi, saya ingin ada tahapan-tahapan secara organisasi,’’ ungkapnya.

Kepala Sekretariat DPP PDIP Adi Dharmo mengatakan, partainya belum mengumumkan sanksi itu karena masih fokus membahas survei sejumlah lembaga yang menunjukkan kenaikan elektoral Ganjar Pranowo. Menurut dia, kenaikan elektoral Ganjar mengalami rebound.

Adi mengatakan, mengkaji hasil survei kenaikan elektabilitas Ganjar lebih penting. Alasannya, hal itu menjadi momentum politik bagi pergerakan yang semakin masif untuk Ganjar bersama parpol pengusung dan relawan.(*)

Takhta Barbie Digeser Blue Beetle

0

KORANUSANTARA – Takhta Barbie akhirnya digeser. Adalah Blue Beetle, yang membuat Barbie yang selama pekan memuncaki box office Amerika Utara, harus turun dari singgasananya.

Blue Beetle merupakan film superhero Latin pertama DC Studios yang berhasil meraup USD 25,4 juta (Rp 389,2 miliar) di akhir pekan pertama tayang.             Meski demikian, catatan tersebut meleset dari prediksi kritikus, yang memperkirakan Blue Beetle mampu meraup USD 28 juta–USD 32 juta (Rp 429,1 miliar–Rp 290,4 miliar). Film itu pun mencatat pendapatan pembuka terburuk di antara rilisan DC Studios lainnya tahun ini. Termasuk Shazam! Fury of the Gods yang meraih USD 30,5 juta (Rp 467,4 miliar) dan The Flash di angka USD 55 juta (Rp 842,8 miliar).

Rendahnya catatan box office Blue Beetle bukan tanpa alasan. Pada momen penayangannya, Los Angeles, yang jadi salah satu basis penonton besar di Amerika Serikat, dilanda badai tropis Hilary. Pun dengan beberapa area di barat daya Negeri Paman Sam. Selain itu, Blue Beetle tidak ’’dikawal’’ promosi maupun tur media lantaran aksi mogok serikat penulis dan aktor Hollywood.

Sementara itu, Barbie di tempat kedua berhasil mengantongi USD 21,5 juta (Rp 329,5 miliar). Hingga akhir pekan lalu, proyek yang dibintangi Margot Robbie dan Ryan Gosling itu telah meraup pendapatan global USD 1,28 miliar (Rp 19,62 triliun). Kemudian, di tempat ketiga, Oppenheimer yang disutradarai Christopher Nolan meraih USD 10,6 juta (Rp 162,4 miliar). (*) 

Diburu Waktu, Anies Diminta Segera Umumkan Bacawapres

0

KORANUSANTARA – Desakan agar Anies Baswedan segera mengumumkan bakal cawapres kian kencang. Dua partai dari anggota Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP), yakni Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) berharap ada kepastian.

Pasalnya, Pilpres 2024 hanya berjarak 175 hari. Jika telat dalam mendeklarasikan pendamping, dikhawatirkan Anies akan kehilangan momentum. Dan tentu saja menjadi kerugian bagi KPP lantaran tidak maksimal dalam memberikan dukungan.

Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP Partai Demokrat Andi Arief mengatakan, pihaknya berharap Anies segera mendeklarasikan bacawapresnya. Itu merupakan taktik menaikkan elektabilitas. Dia menegaskan, sisa waktu sekitar enam bulan harus dimanfaatkan. ”Tim 8 juga harus melakukan evaluasi capaiannya,” tutur dia, Senin, 21 Agustus 2023.

Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat Kamhar Lakumani menambahkan, diakui atau tidak, KPP merupakan koalisi dengan sumber daya terbatas. Dari sisi dukungan elektabilitas, dengan mengacu lembaga survei, sejauh ini KPP tidak mengungguli kompetitor. Selain itu, KPP tak memiliki kemewahan sebagai penguasa atau didukung penguasa. ”Satu-satunya kemewahan yang masih dimiliki saat ini adalah waktu,” ujarnya kepada awak media.

Deklarasi bacapres-bacawapres, lanjut Kamhar, bisa menjadi momentum politik yang baik bagi KPP. Harapannya bisa memberi cukup waktu untuk mengejar ketertinggalan dan membalik keadaan. ”Ini yang mesti dicermati secara saksama, salah menghitung waktu, sesal kemudian. Kami semua tidak ingin itu terjadi,” imbuhnya.

Menurut Kamhar, dari perkembangan terbaru, secara politik tidak ada argumentasi logis untuk menunda-nunda. Berbeda dengan koalisi lain yang mungkin masih menunggu putusan Mahkamah Konstitusi (MK) soal batasan umur minimum capres dan cawapres. Nah, bagi KPP relatif tidak ada yang dinantikan.

Sesuai piagam kerja sama KPP, deklarasi dan pengumuman bacapres dengan bacawapres tidak dilakukan terlalu lama. Kamhar menyampaikan, saat ini telah melewati separuh jalan dari waktu penandatanganan deklarasi menuju pilpres. ”Artinya sudah kelamaan,” tegasnya.

Sejauh ini Anies memang masih bergeming. Seperti pernyataan yang sudah kerap disampaikan, mantan gubernur DKI Jakarta itu meminta semua pihak bersabar. Pernyataan tersebut juga kembali disampaikan di sela-sela kegiatan safari politiknya di Jawa Tengah kemarin. ”Kami sedang menunggu timing dan momentum yang tepat,” ucapnya kepada awak media.

Sebelumnya, Anies sempat menyebutkan bahwa ada kemungkinan bacawapresnya berasal dari Jawa Timur. Nah, Kamis malam, 17 Agustus 2023, Anies kembali datang ke Jawa Timur. Kali ini, kedatangannya atas undangan peresmian Museum dan Galeri SBY-Ani di Pacitan.

Dalam kunjungannya itu, Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) selalu berada di samping Anies. Apakah itu merupakan sinyal bacawapres telah mengerucut ke AHY? Juru Bicara Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra menyatakan, pengumuman bacawapres itu tinggal masalah waktu. ’’Itu sepenuhnya ranah bacapres,’’ katanya. (*)

GIIAS 2023 Sukses, Transaksi Naik Signifikan

0

KORANUSANTARA – Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2023 sukses besar. Event otomotif yang berlangsung di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City, Tangerang, berakhir Minggu, 20 Agustus 2023.

Pada GIIAS 2023, Astra Financial sebagai sponsor bersama sembilan unit bisnisnya berhasil melampaui target dengan nilai transaksi yang dibukukan mencapai Rp 2,385 triliun atau meningkat 53 persen dibanding tahun sebelumnya. Jumlah penyaluran pembiayaan tercatat sebanyak 6.820 surat pemesanan kendaraan (SPK) dari target 6.600 SPK atau dengan capaian 103 persen.

Director-in-Charge Astra Financial Suparno Djasmin menyampaikan, Astra Financial menargetkan nilai transaksi Rp 2,3 triliun untuk GIIAS Jakarta dan Surabaya. ”Namun, sampai penutupan acara di Jakarta, yang diraih telah mencapai Rp 2,385 triliun atau melebihi 100 persen dari target Jakarta dan Surabaya,” ungkap Suparno di Jakarta, Senin, 21 Agustus 2023.

Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) meyakini penjualan dalam pameran GIIAS 2023 akan melebihi capaian pada tahun sebelumnya. Pada GIIAS 2022, transaksinya sekitar Rp 11,7 triliun dengan total kendaraan yang terjual sebanyak 26.658 unit.

”Dari informasi di booth peserta pameran, terlihat beberapa peserta mengalami peningkatan penjualan yang cukup baik. Sementara, beberapa peserta lainnya terlihat flat. Ada beberapa brand yang meluncurkan produk-produk dan itu biasanya (mendorong transaksi, Red) naik. Mudah-mudahan tembus Rp 15 triliun,” ujar Ketua Umum Gaikindo Yohannes Nangoi.

Nangoi menambahkan, jumlah pemesanan belum bisa disampaikan secara utuh. ”Tapi, yang terlihat adalah jumlah pengunjung meningkat cukup baik. Kira-kira sekitar 20 persen lebih,” jelasnya. (*)

1.914 Anggota Bawaslu Daerah Dilantik, Fokus Potensi Sengketa DCS

0

KORANUSANTARA – Kekosongan jabatan di bawaslu daerah telah berakhir. Setelah mengumumkan nama-nama terpilih, Sabtu malam, 19 Agustus 2023, Bawaslu RI langsung melantik. Total ada 1.914 anggota yang tersebar di 514 kabupaten/kota.

Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja meminta jajarannya segera pulang ke daerah masing-masing untuk bekerja. Baik itu tugas pengawasan maupun penyelesaian kasus. Sebab, saat ini tahapan Pemilu 2024 sudah memasuki penetapan daftar calon sementara (DCS).

Bagja menuturkan, proses penetapan DCS menjadi salah satu fase yang rawan sengketa. Bisa saja para bakal calon legislatif (bacaleg) yang dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) oleh KPU tak dapat menerima.

Sebelumnya, KPU telah menetapkan DCS pada Jumat, 18 Agustus 2023. Baik bacaleg di tingkat pusat, provinsi, maupun kabupaten/kota. Untuk bacaleg DPR RI, setidaknya ada 260 nama yang dinyatakan TMS. Di level DPRD provinsi dan kabupaten/kota boleh jadi jumlahnya jauh lebih banyak.

Koordinator Nasional Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) Nurlia Dian Paramita mengatakan, pelantikan anggota Bawaslu kabupaten/kota yang baru dilaksanakan Sabtu malam lalu mengakibatkan pengawasan DCS tidak maksimal. Sebab, mereka telah kehilangan momentum pengawasan dan fungsinya dalam memastikan tahapan DCS. ”Euforia pasca pelantikan dan belum adanya bimtek (bimbingan teknis) pengawas pemilu juga akan mengurangi kualitas pengawasan,” ungkapnya.

Sebelumnya proses penetapan DCS sendiri belakangan juga menuai sorotan. Data yang dirilis KPU ternyata tidak sinkron. Temuan itu disampaikan Forum Masyarakat Peduli Parlemen. Mereka menemukan kesalahan dalam penjumlahan. Tidak lama, KPU pun mengakui ada human error. Awalnya, dalam penghitungan jumlah DCS DPR RI, ada 9.925 orang. Dalam daftar terbaru, dikoreksi menjadi 9.919 orang.

Sementara itu, anggota Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Muhammad Tio Aliansyah meminta KPU berhati-hati. Sebab, masa penetapan daftar caleg merupakan salah satu tahapan pemilu yang krusial. Biasanya ada potensi terjadinya peningkatan pengaduan dugaan pelanggaran kode etik yang masuk ke DKPP. ”Masa rawannya itu saat penetapan DCT (daftar calon tetap, Red),” kata Tio. Pihaknya sudah berkoordinasi dengan KPU untuk mengantisipasi potensi tersebut. (*)

PDIP Coba Goyahkan Haluan PKB

0

KORANUSANTARA – PKB sudah memantapkan dirinya dalam Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR). Bersama Gerindra, Golkar, dan PAN, mengusung Prabowo Subianto sebagai bakal calon presiden (capres). Kendati begitu, godaan masih saja datang. Adalah PDIP yang mencoba menggoyahkan haluan PKB.

Jumat, 18 Agustus 2023, bakal capres PDIP Ganjar Pranowo mengenui Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar. Itu adalah kali kedua pertemuan elite PDIP dan PKB tampil di publik. Sebelumnya Ketua DPP PDIP Puan Maharani juga sudah bertandang ke kediaman Muhaimin.

Ketua DPP PDIP Said Abdullah mengatakan, pertemuan Ganjar dengan Muhaimin adalah hal baik. Kedua tokoh memiliki sejarah pertemanan yang panjang. Yakni sejak sama-sama menjadi mahasiswa di UGM Jogjakarta hingga duduk sebagai anggota legislatif.

Disinggung soal peluang kerja sama atau koalisi PDIP-PKB, Said mengakui bahwa pihaknya menaruh harapan ke arah sana. Terlebih, PDIP dan PKB mempunyai ikatan sejarah panjang serta kedekatan pada basis pemilih yang beririsan. Sehingga dapat memudahkan kerja sama.

”PKB dan PDI Perjuangan itu memiliki karakter sama. Segmen terbesarnya ada di kalangan bawah, kelompok wong cilik,” ujar politikus yang juga ketua DPD PDIP Jatim tersebut.

Said menambahkan, PKB dapat menjadi bagian dari partai yang bersama PDIP di pilpres. Ini seperti yang terjadi pada Pemilu 2014 dan 2019. PKB juga menjadi bagian dari koalisi pendukung Jokowi.

Sementara itu, Muhaimin tidak menampik memang ada sinyal ajakan dalam pertemuan yang diinisiasi Ganjar tersebut. Namun, dia belum bisa memberikan kepastian. Sebab, hingga saat ini PKB masih bergabung dalam KKIR untuk mendukung bacapres Prabowo Subianto. Dia juga menegaskan, belum ada rencana untuk berpindah haluan. ”Ya belum, belum, belum, enggak (goyah),” ujarnya.

Wasisto Raharjo Jati, pakar ilmu politik Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), mengatakan, wajar pendekatan PDIP kepada PKB. Meski sudah memiliki PPP sebagai basis pemilih religius, PDIP masih memerlukan PKB. Tujuannya, mendulang lebih banyak pemilih Islam tradisional. ”Karakter parpol Indonesia yang menganut prinsip winner-catches-all, jadinya berupaya semaksimal mungkin meraih suara dari berbagai macam sumber,” ujarnya kemarin.

Soal kans PKB berubah haluan ke PDIP, Wasisto menilai semua opsi masih terbuka. Kendati sudah ada kesepakatan koalisi, sejauh ini kondisi masih dinamis. Pasalnya, belum ada bakal calon wakil presiden (bacawapres) yang final. Dia meyakini, PKB masih akan melakukan kalkulasi-kalkulasi politik. Jika Ganjar dan PDIP menawarkan hal yang jauh lebih menarik, tentu akan dipertimbangkan.

Namun, Wasisto menambahkan, pertemuan Ganjar dengan Muhaimin sangat mungkin belum sampai pada hal-hal teknis seperti menyangkut sharing power. ”Saya pikir itu lebih sekadar silaturahmi politik biasa saja,” ucapnya.(*)

Fabienne Nicole Dukung Pengusutan Skandal Miss Universe Indonesia

0

KORANUSANTARA – Miss Universe Indonesia 2023 Fabienne Nicole akhirnya mengungkapkan pendapatnya. Selama sepekan, Fabienne ’’hilang’’ dari media sosial saat ajang yang dimenanginya jadi sorotan karena skandal pelecehan seksual saat sesi body checking finalis. Dalam unggahan Instagram Story, perempuan kelahiran Belanda itu mengaku prihatin dengan kontroversi Miss Universe Indonesia (MUID).

Selama absen dari media sosial, Fabienne berusaha mencerna kabar tersebut. ’’Bersama rekan seperjuangan, kami tidak pernah menyerah untuk bermimpi bahwa semua perempuan Indonesia layak diperlakukan dengan adil dan hormat,’’ tegasnya.

Fabienne menyatakan tidak menoleransi bentuk pelecehan seksual apa pun. Dia juga mendukung pengusutan kasus MUID 2023. ’’Saya berharap semua orang bersabar. Indonesia memiliki sistem hukum yang kuat, yang selalu berdiri untuk keadilan,’’ imbuhnya.

Model 23 tahun itu mengajak pengikutnya serta pageant lover untuk saling bersatu dan menguatkan. Selain itu, di Instagram Live dengan stylist MUID Daniel Adventus Kwa, Fabienne sempat melakukan tanya jawab singkat. Di antaranya, tentang kualitas yang diperlukan seorang role model dan pentingnya privasi. Dia juga sedikit menceritakan sikapnya terkait perundungan dan ujaran kebencian yang ditujukan kepadanya usai dinobatkan sebagai Miss Universe Indonesia 2023.

Wakil DKI Jakarta di MUID 2023 itu mengakui, ujaran kebencian akan selalu ada. ’’Memang benar, kita enggak bisa menyenangkan semua orang. Yang aku lihat adalah yang dukung aku, mereka mencurahkan seluruh cintanya untukku, dan aku berusaha membalas apa yang telah mereka berik padaku. Everything I do itu untuk kalian,’’ papar Fabienne. (*)