Selasa, Mei 28, 2024
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Proyek Kantor Kemenhan dan BIN di IKN Masuk Tahap Lelang Tahun ini

JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengungkap ada sejumlah proyek di Ibu Kota Nusantara (IKN) tahun ini. Termasuk beberapa kantor pemerintahan.

Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR Diana Kusumastuti mengungkap kepastian sejumlah proyek yang akan dilelang tersebut.

“Pasti, pasti (ada lelang),” ucap Diana saat ditemui di Artotel Suites Mangkuluhur, Jakarta, Rabu (24/1/2024).

Meski begitu, Diana tak merinci jenis proyek yang akan digarap nantinya. Hanya saja, dia menyebut ada proyek Kantor Kementerian Pertahanan hingga kantor Badan Intelijen Negara (BIN).

“Ya kan ada kantor yang lain ya, Kemenhan, kantor BIN, ada gereja,” ungkapnya.
Kepastiannya, kata dia, adalah proyek-proyek yang desain dasarnya sudah ada. Sembari menunggu kucuran dana untuk proyek tersebut.

“Pokonya yang sudah siap basic design-nya kita lelang,” kata Diana.

Diana mengungkap, progres pembangunan di IKN sudah mencapai 70 persen untuk gelombang pertama (batch 1). Lalu, pembangunan gelombang kedua (batch 2) sudah sekitar 20 persen.

“Progresnya kan Presiden sudah menyampaikan, batch pertama sudah 70 persen, yaa kan, kalau yang batch kedua ini kira-kira masih ada 20 persenan lah. Kita tetep teruskan,” ujarnya.

Dia juga memastikan proyek-proyek inti bisa rampung pada Agustus 2024 nanti. Menyusul rencana upacara HUT Kemerdekaan RI yang akan digelar di IKN Nusantara.

“Iya, karena kan nanti kalau ke sana belum ada kantornya, gimana?,” pungkas Diana Kusumastuti.

Sebelumnya, PT Waskita Karya (Persero) Tbk. memastikan pihaknya akan menyelesaikan proyek di Ibu Kota Nusantara (IKN) pada kuartal pertama 2024.

Sebanyak 7 proyek Waskita Karya segera dalam tahap penyelesaian di IKN Nusantara, yakni Jalan Logistik Lingkar Sepaku Segmen 4, Tol IKN Segmen 5A, Sekretariat Presiden dan bangunan pendukung, Kementerian Koordinator 3, Kementerian Koordinator 4, IPAL 123, dan Saluran Utilitas Terpadu (MUT) – 01.

Direktur Utama Waskita Karya Muhammad Hanugroho mengatakan, komitmen ini sejalan dengan rencana pemerintah untuk mulai memindahkan Aparatur Sipil Negara (ASN) ke IKN pada bulan Juli mendatang.

“Waskita Karya sebagai salah satu BUMN yang bergerak di bidang infrastruktur berkomitmen untuk terus mendukung pembangunan infrastruktur di Indonesia. Melalui pembangunan proyek IKN, Waskita Karya turut mendukung pemerintah dalam menarik lebih banyak investasi di IKN dengan melengkapi sarana dan prasarana di IKN,” kata Karya Muhammad Hanugroho dalam keterangan resmi, dikutip Senin (22/1/2024).

Hanugroho membeberkan, Waskita Karya mengerjakan 12 proyek di IKN senilai total Rp 13,6 triliun, di mana porsi Waskita Karya sebesar Rp 7,5 triliun.

Dua belas proyek tersebut, antara lain Jalan Akses Lingkar Sepaku Seksi 4 senilai Rp. 139 miliar, Jalan Tol IKN Segmen 5A senilai Rp. 1,12 triliun, Gedung Sekretariat Negara senilai Rp. 1,35 triliun, Gedung Kemenko 3 senilai Rp. 403 miliar.

Kemudian Gedung Kemenko 4 senilai Rp. 735 miliar, IPAL 1,2,3 KIPP IKN senilai Rp. 447 miliar, dan Jalan Feeder District IKN senilai Rp. 644 miliar.

Adapun proyek Rumah Susun ASN 3 senilai Rp1,13 triliun, Jalan Nasional IKN Seksi 6C-1 senilai Rp. 539 miliar, dan MUT-01 senilai Rp. 158 miliar, Jalan Tol IKN Segmen 3B-2 senilai Rp. 533 Miliar dan Jalan Akses Bandara VVIP IKN.

“Komitmen Waskita Karya untuk mempercepat pembangunan proyek ini juga sejalan dengan harapan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk melaksanakan upacara peringatan HUT RI 17 Agustus 2024 di Ibu Kota Nusantara,” tutur Hanugroho.

Ia pun optimis, sektor infrastruktur masih akan berpotensi mengalami pertumbuhan seiring dengan kebutuhan infrastruktur yang masih tinggi di Indonesia dan untuk mendukung pembangunan serta pertumbuhan ekonomi nasional. (Lpt/KN)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Most Popular