Beranda blog Halaman 990

Andi Amir Hamsyah Berharap Batik Air Terus Terbang Setiap Hari ke Berau

0

TANJUNG REDEB – Kembalinya jadwal penerbangan maskapai Batik Air dengan rute Berau-Jakarta dan Berau-Surabaya menjadi setiap hari mendapat apresiasi Ketua Komisi II DPRD Berau, Andi Amir Hamsyah.

Dia mengungkapkan, kembalinya pelayanan Batik Air menjadi setiap hari sangat mempermudah masyarakat yang hendak bepergian ke luar daerah.

“Saya harap ini bisa terus bertahan setiap hari, karena mempermudah kita yang akan bepergian ke Jakarta dan Surabaya tanpa harus transit Balikpapan,” ungkapnya.

Andi Amir menilai, penerbangan langsung dari Surabaya dan Jakarta ke Berau juga sangat mempermudah wisatawan yang ingin berkujung ke Bumi Batiwakkal.

“Tentunya hal ini juga semakin menarik minat wisatawan datang ke daerah kita. Selain harga yang cukup hemat, juga mengifisienkan waktu,” tuturnya.

Dia mengaku sangat mengapresiasi upaya pihak terkait untuk mengembalikan jadwal operasional Batik Air ke Berau. “Saya harap jangan berubah lagi jadwal penerbangannya, upayakan terus terbang setiap hari,” tegasnya.

Dirinya menyebut, harga rute penerbangan Berau-Balikpapan menggunakan Batik Air juga mengalami penurunan harga, sehingga sedikit meringankan beban masyarakat.

“Ini merupakan keuntungan adanya pesawat berbadan besar yang beroperasi di Bandara Kalimarau, karena dapat menciptakan persaingan harga tiket,” terangnya.

Politikus Golkar ini berharap maskapai Batik Air terus melayani masyarakat kabupaten paling utara Kaltim ini. “Karena masuknya Batik Air ini dapat membuat harga tiket pesawat stabil,” pungkasnya. (ADV/KN)

Sigit Wibowo: Pengendalian Inflasi di Kaltim Harus Lebih Rendah Dibandingkan dengan Angka Nasional

0

SAMARINDA – Wakil Ketua DPRD Kaltim, Sigit Wibowo, hadiri pengukuhan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw-BI) Kaltim yang baru pada Jumat (27/10/2023).

Pada kesempatan ini, ia ucapkan terima kasih atas dedikasi Kepala KPw BI Kaltim sebelumnya, Ricky P Gozali yang kini diamanahi menjabat Kepala KPw BI Sumatera Selatan (Sumsel). Tak luput ia mengucapkan selamat kepada Kepala KPw BI Kaltim Budi Widihartanto, yang baru saja dilantik.

Sigit mengatakan, BI Kaltim memiliki sejumlah peran dan tugas penting. Salah satunya yakni melakukan pengendalian inflasi. Ditangan pimpinan Kpw Bank Indonesia Kaltim yang baru, ia menggantung kan harap agar kerja-kerja BI di Bumi Etam semakin baik.

“Menghadapi kehadiran dari Ibu Kota Nusantara (IKN) Kaltim penting dalam mengendalikan angka inflasi, apalagi bisa lebih rendah dibanding angka nasional. Kami harap pimpinan baru (Pak Budi) nanti minimal mempertahankan perekonomian di Kaltim. Baik itu pengendalian inflasi hingga perputaran uang,” ungkap Sigit ditemui usai pengukuhan.

Selaih itu menurutnya, penting bagi BI Kaltim yang kini dipimpin Budi Widihartanto untuk terus berkoodinasi dengan stakeholdernya.

“Pimpinan yang baru perlu meningkatkan kembali hubungan dan koordinasi dengan Forkopimda. Terutama pada pembinaan corporate social responsibility (CSR),” terang Sigit.

Lebih lanjut Politisi PAN ini juga mengapresiasi program-program dan kegiatan yang diinisiasi oleh Bank Indonesia. Semisal Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Kawasan Timur, yang terselenggara di Kaltim.

“FESyar kemarin itu sukses dan bisa jadi langkah mengenalkan ekonomi syariah dan tentu juga kegiatan-kegiatan tersebut mendukung perekonomian Kaltim dalam koordinasi Bank Indonesia,” tandasnya. (ADV/KN)

Dispar Kukar Salurkan Bantuan Sapras Penunjang Wisata Bagi Pokdarwis

TENGGARONG – Dinas Pariwisata (Dispar) Kutai Kartanegara (Kukar), terus berikan dukungan penuh untuk pengembangan potensi wisata di tiap desa. Bahkan siap berikan bantuan berupa sarana dan prasarana (sapras) pengembangan wisata.

Kepala Dispar Kukar, Slamet Hadiraharjo, mengatakan pihaknya siap untuk memfasilitasi usulan bantuan saran penunjang objek wisata yang sedang dikembangkan oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis).

“Untuk bisa menerima bantuan tersebut tentu ada persyaratan yang perlu dipenuhi. Yaitu mengajukan permohonan ke Dispar, setelah itu dilakukan verifikasi, apakah permohonan sudah memenuhi syarat,” kata Slamet.

Verifikasi yang dimaksud, yakni meliputi keaktifan pokdarwis di lapangan dalam pengembangan potensi wisatanya. Keaktifan membuat laporan bulanan, serta penilaian lainnya. Sejauh ini, kata Slamet, Dispar Kukar telah menyalurkan beberapa bantuan sapras penunjang destinasi wisata seperti penginapan. Bantuan tersebut disalurkan pada Pokdarwis Desa Sumber Sari Kecamatan Loa Kulu dan Pokdarwis Kersik Kecamatan Marang Kayu.

“Ada beberapa objek wisata yang potensi menginap di lokasi, dan ini perlu dukungan dari pemerintah,” serunya.

Bantuan sapras yang disalurkan oleh Dispar Kukar ini, diharap mampu memberikan dorongan pengembangan sektor wisata di desa. Sehingga destinasi wisata yang dikembangkan tersebut mampu memberikan dorongan perputaran ekonomi bagi masyarakat. Serta memberikan Pendapatan Asli Desa (PADes). (Adv/KN)

Kecamatan Loa Kulu Bakal Bangun TPA di Desa Jembayan Dalam

TENGGARONG – Sampah terus menjadi permasalahan yang timbul beriringan dengan pertumbuhan populasi penduduk. Untuk mengatasi masalah kebersihan lingkungan ini, Pemerintah Kecamatan Loa Kulu berencana membangun Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah di Desa Jembayan Tengah.

Langkah ini dianggap strategis untuk diambil, mengingat masalah kebersihan lingkungan kerap tak terkendali. Tak jarang, warga setempat menghadirkan solusi alternatif dengan melakukan pembakaran sampah. Padahal, hal ini dinilai tidak menyelesaikan persoalan. Justru hanya menambah polusi bagi lingkungan sekitar.

Untuk segera merealisasikan pembangunan TPA tersebut, Camat Loa Kulu, Adriansyah, mengaku pihaknya tengah menyiapkan lahan yang akan dijadikan sebagai lokasi TPA. Direncanakan, lokasi TPA ini akan dibuat jauh dari pemukiman warga.

“Di Jembayan Tengah itu ada lahannya pemerintah untuk kita jadikan tempat pembuangan akhir sampah,” kata Adriansyah.

Untuk diketahui, sejatinya Kecamatan Loa Kulu telah memiliki TPA yang berada di Desa Loa Kulu Kota. Namun seiring dengan berjalannya waktu dan bertumbuhnya jumlah penduduk. TPA tersebut dinilai sudah tidak representatif untuk tetap difungsikan.

Untuk mengatasi permasalahan sampah tersebut, Adriansyah juga mengaku telah mendapat bantuan tambahan armada, untuk mengangkut sampah dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar).

“Jadi sementara ini kita buang sampah dari Loa Kulu ini ke TPA di Tenggarong,” pungkasnya. (Adv/KN)

Kehadiran RPB Bawa Semangat Baru Bagi Petani Jahe di Jonggon Jaya

TENGGARONG – Pembangunan Rumah Produksi Bersama (RPB) Jahe di Desa Jonggon Jaya, Kecamatan Loa Kulu, kabarnya hampir rampung dikerjakan. Kepala Desa (Kades) Jonggon Jaya, Muhammad Kholil, mengatakan pabrik produksi tersebut hanya tinggal menunggu waktu untuk mulai beroperasi.

Kabar ini pun membawa angin segar bagi para petani jahe di Desa Jonggon Jaya. Setelah beberapa waktu kebelakang, semangat para petani jahe sempat melempem. Karena jatuhnya harga jahe dan virus yang belum bisa ditemukan solusinya.

“Ini sebagian petani sudah mulai semangat lagi untuk menanam,” kata Kholil, Jumat (27/10/2023).

Ia menuturkan, beberapa petani sudah mulai membuka lahan untuk menanam jahe. Beriringan dengan curah hujan yang sudah mulai turun setelah beberapa bulan kebelakang setelah memasuki musim kemarau.

Kholil juga menambahkan, semangat para petani untuk kembali menanam jahe ini juga dirangsang dengan penyaluran bantuan berupa bibit jahe. Yang disalurkan Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kutai Kartanegara (Kukar).

“Alhamdulilah, kemaren juga ada bantuan bibit jahe 10 ton dari Distanak Kukar,” ujarnya.

Dengan adanya RPB jahe ini, Kholil berharap dapat meningkatkan perekonomian para petani jahe di desanya. Apalagi memang Desa Jonggon Jaya dikenal sebagai salah satu wilayah penghasil jahe yang cukup besar di Kukar.

“Mudah-Mudahan dengan adanya RPB ini harga jahe bisa stabil, jadi petaninya juga bisa sejauhtera dan semangat menanam. Karena kan nanam jahe ini juga cukup sulit perawatannya,” tutup Kholil. (Adv/KN)

Siap-siap, Kukar Bersholawat Jilid II Bersama Habib Syech Bakal Dilaksanakan Sabtu Besok

TENGGARONG – Gelaran Kutai Kartanegara (Kukar) Bersholawat jilid II, siap dilaksanakan di Taman Kota Raja Tenggarong, pada Sabtu (28/10/2023) besok. Gelaran kali kedua Kukar Bersholawat di tahun 2023 ini, akan dipandu langsung oleh Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf dari Surakarta, Jawa Tengah.

H-1 jelang pelaksanaannya, Pemkab Kukar bersama Yayasan Al Khair Wal Barokah terus mematangkan persiapan. Diprediksi, kegiatan ini bakal dihadiri oleh ratusan ribu jamaah.

Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin, pun memastikan saat ini semua persiapan berjalan lancar karena telah dilakukan rapat finalisasi. Ia juga menyebut persiapan terus dipenuhi untuk memberikan kenyamanan bagi para jamaah.

“Kita berharap tidak ada kendala yang berarti. Mohon doanya agar semuanya lancar, agar masyarakat yang hadir juga bisa nyaman untuk ikut bersholawat,” ujar Rendi.

Sementara itu, Kabag Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setkab Kukar, Dendy Irwan Fahriza, mengatakan pihaknya telah melakukan berbagai persiapan.

Termasuk berkoordinasi dengan pihak Polres Kukar, Satpol PP Kukar, Dinas Perhubungan (Dishub) Kukar, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kukar, Banser hingga Pemuda Pancasila. Untuk membahas keperluan pengalihan arus lalu lintas hingga keamanan.

“Agar lalu lintas jalan tepat berjalan lancar, nantinya akan ada penutupan jalan mulai dari depan Kantor KPU, Aji Masnadai, hingga jalan depan Kantor DPRD Kukar. Untuk menampung kendaraan tamu VIP maupun jamaah,” kata Dendy. (Adv/KN)

Sarankan Pendirian Pangkalan Pupuk, Nurung Perhatikan Kebutuhan Petani

0

TANJUNG REDEB – Agar Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) mudah dalam memenuhi kebutuhan pupuk, Anggota Komisi II DPRD Berau, Nurung menyarankan setiap kecamatan memiliki pangkalan pupuk.

Dia menerangkan, pupuk sangat penting untuk petani. Sebab berpengaruh terhadap pemberian nutrisi ke berbagai unsur. “Pupuk ini memang sangat diperlukan baik itu pupuk subsidi atau non subsidi,” ungkapnya.

Nurung membeberkan bahwa dirinya sudah menyampaikan keluhan petani mengenai pupuk ke Dirjen Pupuk dan Pestisida. “Padahal dulu tidak seperti itu. Petani mudah saja untuk mendapatkan pupuk,” jelasnya.

Politikus Nasional Demokrat (NasDem) ini menyarankan kepada setiap kampung dan kecamatan memiliki pangkalan pupuk masing-masing. Agar Gapoktan langsung mengusulkan ke pangkalan pupuk di daerahnya, tanpa jauh-jauh mencari pangkalan pupuk.

“Saya sarankan setiap kampung, minimal di kecamatan punya pangkalan pupuk masing-masing,” tandasnya. (ADV/KN)

Reses Darlena di Biatan: Soroti Persoalan Tapal Batas dan Pendidikan

0

TANJUNG REDEB – Beberapa waktu lalu, Anggota Komisi II DPRD Berau, Darlena menggelar reses di Biatan. Ditemui beberapa persoalan serius yang harus segera ditangani. Dia mengunkapkan, banyak aspirasi serius yang disampaikan, namun belum ada tindakan dari pemerintah untuk mengatasinya.

Ia menyebut, usulan yang berhasil tertampung diantaranya permasalahan tapal batas Kabupaten Berau dan Kutai Timur, bangunan Sekolah Dasar (SD) yang tidak layak serta masalah tenaga kesehatan.

“Petama, masalah tapal batas, ini sudah berjalan sejak lama dan berdasarkan informasi dari warga sekitar, sejak beberapa tahun belakang bukan karena batas saja, melaikan tindak diskriminasi oleh Ormas yang datang,” terangnya.

“Parahnya lagi, mereka dengan mudah mengambil dengan sistem rampas hasil kebun salah satu masyarakat yang berada di dua kampung Kecamatan Biatan,” lanjutnya.

Ia memaparkan, dari keterangan warga kejadian tersebut, berlangsung sejak delapan tahun lamanya, hingga saat ini belum terselesaikan.

“Nanti saya akan mempertanyakan secara langsung kepada pihak eksekutif bagaimana penyelesaiannya. Ini masalah serius harus secepat mungkin di selesaikan oleh pemerintah daerah. Apalagi ini menyangkut kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Selain itu, terkait persoalan pendidikan, masih terdapat bangunan sekolah yang tidak layak dan perlu perhatian lebih. Darlena pun menyayangkan dari besaran anggaran yang diperuntukan, khusus penunjangan pendidikan, tapi belum direalisasikan secara penuh.

“APBD kita besar, apalagi untuk pendidikan itu 20 persennya, lantas kenapa masih ada sekolah belum mendapat fasilitas yang baik,” ucapnya.

Kemudian, usulan terkait tenaga kesehatan, hal ini dikarenakan tidak adanya fasilitas kesehatan di kedua kampung. Untuk itu, masyarakat meminta diberikan fasilitas guna mempermudah penanganan medis kedepannya.

Darlena menegaskan, seluruh usulan masyarakat akan diupaya sesegera mungkin. Mengingat, permintaan masyarakat dirasa cukup krusial.

“Akan saya pertanyakan nantinya aksi dari pemerintah setelah rapat pembahasan hasil usulan reses di masa sidang ketiga ini, bila perlu akan saya ajak langsung terjun kelapangan untuk melihat kondisi masyarakat disini,” tandasnya. (ADV/KN)

DPRD Beri Apresiasi PWNU Jadi Garda Terdepan Ajak Masyarakat Membela Negara

0

SAMARINDA – Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Kaltim menggelar acara Maulid Nabi Muhammad S.A.W 1445 Hijriah sekaligus peringatan hari Santri Nasional di Kantor PWNU Kaltim Samarinda, Kamis (26/10/2023).

Acara ini dihadiri oleh Anggota Komisi IV Rusman Ya’qub yang mewakili Ketua DPRD Kaltim, Kepala Kesbangpol Sufian Agus yang mewakili Pj Gubernur Kaltim, Ketua MUI Kaltim H.Muhammad Rasyid, dan Ketua PWNU Kaltim Fauzi Bahtar.

Tujuannya gelaran ini, yakni mengajarkan cinta kasih sayang, toleransi, dan kedamaian bagi umat Islam. Acara ini juga menjadi momentum untuk mempererat tali ukhuwah islamiyah dan silahturahmi antar umat. Selain itu, acara ini juga menjadi ajang untuk memberikan bantuan paket sembako kepada 500 anak yatim dan kaum dhuafa yang membutuhkan.

Rusman Ya’qub dalam sambutannya mengatakan bahwa umat Islam harus bersatu-padu dalam mempertahankan negara dari ancaman luar maupun dalam. Ia mengapresiasi peran PWNU Kaltim yang selalu tampil terdepan dalam mengajak seluruh komponen bangsa untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dan membela negara.

“Ancaman dari negara luar boleh dikatakan relatif tidak ada masalah tetap bagi kita warga Indonesia keharusan kewajiban untuk membela negara. Organinasi ini selalu tampil terdepan untuk bagaimana mengajak seluruh komponen bangsa untuk selalu meningkatkan kewaspadaan untuk selalu membela negara maka itu adalah wajib bagi seluruh warga negara untuk mempertahakan negaranya”, ujar Rusman Ya’qub.

Sementara itu, Sufian Agus yang mewakili Pj Gubernur Kaltim mengatakan bahwa ini adalah momen yang sangat spesial untuk merenungkan tentang ajaran-ajaran Rasulullah Muhammad SAW. Ia juga berharap bahwa warga NU Kaltim dapat dewasa dalam menyikapi pesta demokrasi yang akan datang dan tidak terprovokasi oleh pihak-pihak yang ingin mengadu domba.

“InsyaAllah warga Nahdlatul sudah sangat dewasa dalam menyikapi pesta demokrasi yang diselenggarakan setiap 5 tahunan yang insyaallah warga Nahdlatul Ulama akan dewasa dalam menyikapi semua aliran-aliran politik yang berkembang dalam menghadapi pesta pemilu saya kira warga Nahdlatul pasti tidak akan terprovokasi dengan pihak”, harap Sufian Agus.

Acara Maulid Nabi Muhammad S.A.W dan peringatan hari Santri Nasional ini diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Quran, shalawat badar, ceramah agama, serta penyerahan simbolis bantuan paket sembako kepada kaum yatim piatu dan dhuafa. (adv/dprdkaltim/kn)

Adam Soroti Sulit dan Mahalnya Transportasi, Wisatawan Enggan Melancong ke Berau

0

BERAU – Legislator Fraksi PKB – Hanura, M Adam Sinte menyoal harga tiket pesawat ke Berau yang mahal. Dampaknya, wisatawan harus berpikir dua kali untuk mengunjungi Berau yang tersohor dengan keindahan pantai dan lautnya.

Ia mengambil perbandingan harga tiket pesawat ke Bali yang lebih murah ketimbang ke Berau. Praktis, pelancong khususnya dari dalam negeri lebih memilik Bali sebagai destinasi wisatanya.

“Kalau dilihat wisatawan yang datang ke Bali lebih banyak dari pada ke Berau, karena biaya yang mahal sampai ke sini. Kalau ke Bali, hanya dengan biaya Rp 2 juta sudah sampai, tapi ke sini biayanya lebih banyak, sampai Rp 5 juta lebih,” bebernya.

Sama halnya bila melalui jalur darat ke Berau, infrastruktur jalan menuju Berau tidak dalam kondisi mantap. Termasuk fasilitas, sarana dan prasarana penjung disana yang kurang memadai. Bila tidak ada pembenahan, ia khawatir jumlah wisatawan menuju beberapa destinasi wisata yang ada di Berau terus menurun.

“Belum lagi biaya transportasi mahal dan sebagainya, ini akan berpengaruh pada jumlah kedatangan wisatawan ke tempat tersebut,” tegasnya.

Anggota Komisi II DPRD Kaltim ini lebih lanjut mengatakan, Pemprov Kaltim harus hadir mengatasi persoalan tersebut. Mulai dari perbaikan kondisi jalan, akses dan fasilitas penunjang lainnya. Musabab potensi parawisata yang dimiliki Berau sangat besar untuk memberikan kontribusi Pendapat Asli Daerah (PAD) Kaltim.

“Kalau jalan-jalan sudah mulus, walaupun wisatawan yang datang harus lewat darat, tapi mereka bisa menikmati perjalanan dengan menyenangkan. Yang paling penting adalah kita siapkan rest area untuk beristirahat, itu harus jadi perhatian utama. Jadi mereka bisa singgah di sana, tempatnya juga harus bersih dan nyaman, karena kita sepakat bahwa Kaltim memiliki destinasi wisata andalan bisa di jual,” jelasnya.

Ia menerangkan, bahwa rusaknya sejumlah ruas jalan menuju Berau disebabkan aktivitas kendaraan tambang batu bara dan kelapa sawit. Padahal, sudah ada payung hukum yang jelas mengatur penggunaan jalan umum dan jalan khusus. Sehingga ia meminta ada tindak tegas dari Pemprov Kaltim dan penegakan hukum .

“Tapi memang banyak kendala kita. Saya dapat informasi, jalan-jalan kita, jalan negara, jalan provinsi masih dikuasai truk-truk pengangkut CPO dan batu bara, padahal Perda kita sudah mengharuskan mereka membuat jalan khusus, kecuali crossing jalan tapi itu harus ada izin juga. Ini harus dibenahi,” pungkasnya.(adv/dprdkaltim/kn)