Beranda blog Halaman 89

Dua WNA Rusia Terjebak di Tebing Pantai Cemongkak, Dievakuasi Helikopter Basarnas

0

BADUNG – Dua orang Warga Negara Asing (WNA) Rusia yang terjebak di bawah tebing Pantai Cemongkak, Desa Pecatu, Kabupaten Badung, berhasil dievakuasi Kantor Basarnas Bali menggunakan helikopter.

“Akhirnya keduanya berhasil diselamatkan dan selanjutnya mendarat di hellyport SGi Air Bali kurang lebih pukul 15.15 Wita,” ucap Kepala Kantor Basarnas Bali I Nyoman Sidakarya di Denpasar, Kamis (23/4/2026).

Sidakarya menjelaskan awalnya informasi soal WNA terjebak di bawah tebing Pantai Cemongkak diterima dari Fika, salah satu pegawai kelab pantai El Kabron.

“Setelah ada informasi ke Kantor SAR Denpasar pada pukul 13.10 Wita. Kejadian sekitar pukul 11.30 Wita, selanjutnya delapan orang personel diberangkatkan menuju lokasi,” ujarnya.

Melihat posisi korban yang diketahui bernama Sergei Starostin (51) laki-laki dan Diana Zolotova (20) perempuan, yang jauh di bawah dan waktu yang terbatas karena air laut mulai naik, Basarnas Bali memutuskan untuk melakukan evakuasi dengan mengerahkan Helikopter SGi Air Bali.

“Anggota kami dari Kantor Basarnas Bali langsung koordinasi, dan on board personel kita di helikopter SGi Air Bali satu orang,” ucapnya.

Akhirnya helikopter SGi Air Bali lepas landas dari posisinya di Hellyport Benoa pada pukul 14.46 Wita dengan total lima personel.
Sekitar 12 menit mengudara, mereka tiba di lokasi dan langsung melakukan evakuasi dengan sistem hoisting atau mengangkat korban dengan tali baja dari helikopter.

“Tidak ada permasalahan signifikan, tetapi harus lebih cepat dalam proses tersebut, karena melihat gelombang yang cukup naik, dan kita menggunakan hoisting, dan satu per satu korban bisa kita evakuasi,” tutur Sidakarya.

Basarnas Bali berhasil menyelamatkan korban dalam kondisi baik, hanya saja korban atas nama Sergei Starostin mengalami luka ringan di kaki dan siku sebelah kiri.

Dari situasi di lapangan, dua WNA Rusia itu diperkirakan berenang ke dalam Pantai Cemongkak menggunakan jaket keselamatan, namun gelombang sedang pasang, sehingga ketika mencoba kembali untuk berenang mereka terhempas gelombang ke pinggir yang menyebabkan terdapat luka-luka di lengan akibat tergores karang.

Sidakarya menyampaikan bahwa kedua korban tidak berkenan untuk pemeriksaan lanjutan di rumah sakit, sehingga tim medis dari Klinik Nusa Medika hanya memberikan tindakan perawatan luka ringan.

Selama berlangsungnya proses evakuasi, Kantor Basarnas Bali dibantu unsur SAR dari Polsek Kuta Selatan, Polair Polsek Kuta Selatan, Balawista Kuta Selatan, tim medis Klinik Nusa Medika, pegawai kelab pantai EL Kabron, dan masyarakat setempat. (ANT/KN)

Ditjenpas Pindahkan 263 Napi “High Risk” ke Nusakambangan

0

JAKARTA – Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) memindahkan 263 warga binaan (narapidana) kategori berisiko tinggi (high risk) dari enam provinsi ke Lapas Super Maximum Security Nusakambangan, Jawa Tengah.

Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas) Mashudi dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (24/4/2026), mengatakan pemindahan ini merupakan instruksi langsung Menteri Imipas Agus Andrianto dalam rangka membersihkan lembaga pemasyarakatan (lapas) dan rumah tahanan negara (rutan) dari narkoba.

“Kami tegaskan kembali, tidak boleh ada ruang atau celah sedikitpun untuk narkoba. Kami cegah dan tangkal, apabila ditemukan pasti kami berantas,” kata Mashudi.

Dari 263 warga binaan high risk yang dipindahkan ke Nusakambangan berasal dari Sumatera Utara sebanyak 44 orang, Riau sebanyak 103 orang.

Kemudian dari Jambi dipindahkan 42 warga binaan high risk, Sumatera Selatan sebanyak 11 orang, dari Lampung 18 orang, dan DKI Jakarta sebanyak 45 orang.

“(Kami) malam ini sekitar pukul 21.50 WIB, sebanyak 263 warga binaan high risk tersebut telah diterima oleh petugas lapas di Nusakambangan,” ujarnya.

Mashudi menjelaskan pemindahan dan penerimaan warga binaan di masing-masing lapas dilakukan sesuai dengan SOP yang berlaku. Selanjutnya akan diterapkan pengamanan dan pembinaan dengan tingkat maksimum dan super maksimum.

Dia mengatakan bahwa Menteri Imipas Agus Andrianto berulang kali menyerukan zero narkoba dan ponsel di lapas dan rutan.
“Siapapun yang terbukti terlibat sanksi hukuman berat pasti akan diberlakukan,” ujarnya.

Komitmen memberantas narkoba dari lapas dan rutan dengan memindahkan narapidana beresiko tinggi ini telah dijalankan Ditjenpas sejak 2020 dan berlanjut secara intensif hingga 2025 dan awal 2026.

“Total sudah 2.554 warga binaan high risk kami pindahkan ke Nusakambangan,” ungkapnya.

Mashudi menekankan langkah ini merupakan tindakan represif, rehabilitatif dan preventif agar lapas dan rutan terlindungi dari peredaran gelap narkoba.

“Sekali lagi saya sampaikan bahwa pemindahan ini bukan hanya tindakan represif, tetapi juga langkah rehabilitatif sekaligus preventif agar lapas dan rutan seoptimal mungkin terlindungi dari penyebaran perilaku melanggar, salah satunya concern kami adalah memberantas pelanggaran terkait penyalahgunaan dan peredaran narkoba,” terangnya.

Dia menyebut selain narkoba, warga binaan atau napi berisiko tinggi yang dipindahkan ke Nusakambangan juga dipicu penyebab perilaku melanggar lain.

“Intinya semua perilaku yang mengganggu keamanan dan ketertiban dalam kategori high risk, salah satu tindakan tegas yang dilakukan adalah dipindahkan ke Nusakambangan,” tegasnya.

Perwira tinggi Polri itu menyebutkan warga binaan dapat segera berperilaku yang lebih baik usai pemindahan.

“Setelah 6 (enam) bulan mereka akan di-assesment, dan apabila terjadi perubahan perilaku yang lebih baik akan dipindahkan ke lapas dengan tingkat pembinaan dan pengaman yang lebih rendah,” ujarnya.

Mashudi menambahkan sudah ada beberapa warga binaan yang sebelumnya masuk kategori high risk berhasil turun ke level pengamanan sampai dengan minimum di Lapas Terbuka Nusakambangan
Pemindahan warga binaan ini dilakukan oleh Ditjenpas melalui Direktorat Pengamanan dan Intelejen serta Direktorat Kepatuhan Internal berkolaborasi dengan aparat kepolisian dan Petugas Pemasyarakatan dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan masing-masing wilayah. (ANT/KN)

IKN Siap Jadi Ibu Kota Politik, Desain Kawasan Disahkan Presiden

0

NUSANTARA — Pemerintah memastikan desain kawasan legislatif dan yudikatif di Ibu Kota Nusantara (IKN) telah disahkan oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai bagian dari penguatan fungsi ibu kota politik Indonesia ke depan.

Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono menyampaikan, desain tersebut mengusung filosofi karakter kelembagaan negara yang kuat, tegas, dan berwibawa.

“Presiden menekankan bahwa filosofi bangunan harus tegas, lurus, dan berwibawa, karena dari kawasan ini akan dihasilkan keputusan-keputusan besar negara,” ujarnya saat mendampingi kunjungan Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Senin (20/4/2026).

Basuki menjelaskan, pembangunan kawasan legislatif dan yudikatif ditargetkan rampung pada 2027 atau paling lambat semester I tahun 2028. Proyek ini merupakan kelanjutan dari kontrak pembangunan yang telah ditandatangani pada akhir 2025, kemudian mengalami penyesuaian desain pada awal 2026 sesuai arahan Presiden.

Dalam proses perancangannya, pemerintah melakukan studi banding ke sejumlah negara, seperti Turki, India, dan Mesir, guna menghadirkan konsep kawasan yang representatif, fungsional, dan mencerminkan identitas kebangsaan Indonesia.

Sementara itu, Ketua MPR RI Ahmad Muzani menilai desain kawasan tersebut tidak hanya menghadirkan kemegahan, tetapi juga kenyamanan bagi para penyelenggara negara.

“Konsepnya sangat bagus, dengan kontur yang tinggi dan posisi strategis di dekat Istana. Ini akan memberikan kesan megah dan mencerminkan keindonesiaan yang kuat,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi perkembangan pesat pembangunan IKN yang dinilai telah bertransformasi dari tahap perencanaan menuju realisasi fisik yang dapat dirasakan langsung.

“Dulu masih sebatas rencana, sekarang sudah bisa kita lihat hasilnya, mulai dari bandara, Istana Wakil Presiden, hingga Masjid Negara,” tambahnya.

Pengesahan desain kawasan legislatif dan yudikatif ini menjadi tonggak penting dalam pembangunan IKN, sekaligus memperkuat posisinya sebagai pusat pemerintahan dan ibu kota politik Indonesia pada 2028 mendatang.

Ke depan, kawasan tersebut juga direncanakan dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang, termasuk helipad, guna mendukung mobilitas dan fungsi kelembagaan negara secara optimal.

Penulis: Atmaja Riski
Editor: Agus S

Waduk Manggar dan Teritip Jadi Tumpuan Air Bersih Balikpapan

0

BALIKPAPAN — Ketersediaan air bersih di Kota Balikpapan masih berada dalam kondisi rentan dan sangat bergantung pada curah hujan. Hal tersebut diungkapkan Direktur Operasional PTMB Balikpapan, Ali Rahman, dalam diskusi ilmiah yang digelar baru-baru ini.

Ia menjelaskan, secara geografis Balikpapan tidak memiliki sungai besar dan didominasi wilayah perbukitan, sehingga sumber air baku utama hanya bergantung pada Waduk Manggar dan Waduk Teritip.

“Kedua waduk ini ibarat tabungan air yang sangat dipengaruhi curah hujan. Kalau hujan berkurang, ketersediaan air ikut tertekan,” ujarnya.

Saat ini, kapasitas produksi air berada di kisaran 1.400 hingga 1.600 liter per detik. Sementara kebutuhan air ke depan diproyeksikan mencapai sekitar 3.700 liter per detik, menunjukkan adanya kesenjangan yang cukup besar.

Kondisi tersebut juga berdampak pada distribusi air ke masyarakat yang kerap mengalami gangguan, sehingga sebagian warga masih mengandalkan tandon sebagai cadangan.

Menurut Ali, peningkatan kebutuhan air tidak hanya dipicu pertumbuhan penduduk, tetapi juga perkembangan sektor industri yang terus meningkat.

Untuk mengatasi hal tersebut, PTMB menerapkan strategi bertahap. Dalam jangka pendek, fokus pada pembenahan jaringan distribusi melalui peremajaan pipa guna menekan tingkat kebocoran.

“Tingkat kehilangan air sudah kami tekan hingga sekitar 29 persen. Pembenahan pipa menjadi prioritas,” jelasnya.

Pada jangka menengah, PTMB mengoptimalkan sumber air tambahan seperti sumur serta peningkatan kapasitas pengolahan. Sementara jangka panjang, sejumlah proyek air baku disiapkan, termasuk pemanfaatan Embung Aji Raden dan sumber air Sepaku Semoi.

Selain itu, pengembangan SPAM regional dari Sungai Mahakam serta kerja sama dengan pihak swasta melalui proyek Arsari juga tengah disiapkan, dengan target realisasi pada 2029 hingga 2030.

Ali menegaskan, solusi penyediaan air bersih tidak bisa bergantung pada satu sumber saja, melainkan harus terintegrasi dari berbagai potensi yang ada.

Ia juga menyebut teknologi sea water reverse osmosis (SWRO) sebagai opsi terakhir jika seluruh sumber air telah dioptimalkan.

“Kita butuh kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan sektor industri untuk memastikan sistem air bersih yang berkelanjutan,” tutupnya.

Penulis: Aprianto
Editor: Agus S

Paser Siapkan SDM Pariwisata Lewat Rencana Pendirian AKPAR

0

PASER — Pemerintah Kabupaten Paser terus memperkuat langkah strategis dalam mengembangkan sektor pariwisata sebagai penggerak ekonomi daerah, salah satunya melalui kerja sama dengan Politeknik Pariwisata NHI Bandung.

Bupati Paser Fahmi Fadli menyampaikan rencana tersebut saat melakukan kunjungan ke Politeknik Pariwisata NHI Bandung, Sabtu (18/4/2026), bersama jajaran pejabat di lingkungan Pemkab Paser.

Salah satu langkah strategis yang diwacanakan adalah pendirian Kampus Akademi Pariwisata (AKPAR) di Kabupaten Paser guna mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul di bidang pariwisata.

“Kami mewacanakan pendirian Kampus Akademi Pariwisata di Paser sebagai upaya mencetak SDM unggul di sektor pariwisata,” ujarnya.

Sebelumnya, Pemkab Paser telah memberikan Beasiswa Utusan Daerah (BUD) kepada 30 putra-putri daerah yang menempuh pendidikan di Politeknik Pariwisata NHI Bandung, termasuk pembiayaan pendidikan dan kebutuhan penunjang.

Selain penguatan pendidikan, pemerintah daerah juga mendorong pengembangan sport tourism melalui berbagai event olahraga, terutama dalam mendukung kesiapan sebagai tuan rumah Porprov VIII Kaltim.

Kesiapan tersebut mencakup peningkatan standar layanan, mulai dari catering hingga akomodasi, guna memberikan pelayanan terbaik bagi peserta dan tamu.

Pemkab Paser juga merancang integrasi layanan rumah sakit dan hotel sebagai konsep medical support hospitality untuk menjamin kenyamanan dan keamanan wisatawan.

Di sisi lain, penguatan identitas daerah dilakukan melalui penyusunan buku kuliner khas Paser serta pengembangan destinasi, termasuk kerja sama pengelolaan Sultan Hill sebagai kawasan sport tourism berbasis paralayang.

“Kami juga mengembangkan konsep educational trip berbasis agrowisata serta produk unggulan daerah melalui pembinaan UMKM,” jelasnya.

Untuk mendukung keberlanjutan program, Pemkab Paser berencana menambah kuota Beasiswa Utusan Daerah pada tahun 2026, khususnya untuk program studi perhotelan dan usaha rekreasi.

Bupati Fahmi Fadli turut menyampaikan apresiasi kepada Politeknik Pariwisata NHI Bandung atas kontribusinya dalam mencetak SDM asal Paser.

Ia berharap kerja sama ini terus berlanjut, termasuk rencana kunjungan balasan dari pihak kampus ke Kabupaten Paser.

Penulis: TB Sihombing
Editor: Agus S

Harga LPG Non-Subsidi Naik, Distribusi di Kukar Tetap Lancar

0

TENGGARONG — Kenaikan harga LPG non-subsidi yang berlaku sejak 18 April 2026 menjadi perhatian masyarakat di Kutai Kartanegara. Meski harga melonjak, ketersediaan gas elpiji dipastikan tetap aman.

Direktur Utama PT Nararya, Windi Nofriananta, menegaskan distribusi LPG di wilayah Kukar masih berjalan normal tanpa kendala.

“Alhamdulillah distribusi masih lancar, stok juga masih banyak,” ujarnya, Selasa (21/4/2026).

Harga LPG non-subsidi mengalami kenaikan cukup signifikan. Tabung 5,5 kilogram kini berada di angka Rp114 ribu, sementara tabung 12 kilogram menembus Rp238 ribu.

Windi menjelaskan bahwa agen tidak memiliki kewenangan dalam menentukan harga secara mandiri, karena seluruh penyesuaian mengikuti kebijakan Pertamina secara nasional.

“Iya, kami mendapat email dari Pertamina, jadi harga mengikuti pusat,” jelasnya.

Kenaikan harga yang terjadi secara mendadak sempat mengejutkan masyarakat, mengingat biasanya penyesuaian dilakukan di awal bulan.

Meski demikian, potensi kelangkaan stok dipastikan tidak terjadi. Distribusi dari agen hingga pengecer tetap berjalan seperti biasa.

Untuk mengantisipasi pelanggaran, pihak agen juga memperketat pengawasan di lapangan, termasuk mencegah praktik permainan harga dan pengoplosan.

“Agen akan melakukan pengawasan kepada pengecer,” tegasnya.

Masyarakat juga diimbau untuk tidak beralih ke LPG subsidi ukuran 3 kilogram, karena dapat mengganggu distribusi bagi kelompok yang berhak.

Sementara itu, untuk LPG subsidi 3 kilogram dipastikan tidak mengalami perubahan, baik dari sisi harga maupun ketersediaan.

“Iya, tidak ada perubahan. Harga tetap dan stok juga aman,” tambahnya.

Dengan kondisi ini, masyarakat diharapkan dapat menggunakan energi sesuai peruntukan agar stabilitas distribusi tetap terjaga.

Penulis: Ady Wahyudi
Editor: Agus S

Pj Sekda Hadiri Pelantikan KNPI Kubar, Tekankan Persatuan Pemuda

0

SENDAWAR — Pejabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Kutai Barat, Kamius Junaidi, menghadiri pelantikan pengurus Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Kutai Barat periode 2026–2029 di Gedung Auditorium Aji Tulur Jejangkat (ATJ), kompleks perkantoran Pemkab Kutai Barat, Rabu (22/4/2026) malam.

Pelantikan tersebut mengusung tema “Dari Kutai Barat Untuk Kutai Barat, Menyongsong Bonus Demografis Indonesia Emas 2045”.

Kegiatan itu turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua DPD KNPI Kaltim Ferdi Kurniawan, Arif Rahman Hakim, Kornelius Thalar, H. Fathur Rahman, Ketua DPD KNPI periode 2019–2025 Canisius Arjan, Ketua DPD KNPI periode 2026–2029 Ferlita Ananda, Sekretaris Dedi Dores, Bendahara H. Amiruddin, serta organisasi kemasyarakatan dan organisasi kepemudaan se-Kutai Barat.

Dalam sambutan Bupati Kutai Barat yang dibacakan Pj Sekda Kamius Junaidi, pemerintah daerah menyampaikan ucapan selamat kepada pengurus baru KNPI Kutai Barat.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kutai Barat, kami mengucapkan selamat dan sukses atas dilantiknya saudari Ferlita Ananda sebagai Ketua KNPI Kutai Barat periode 2026–2029. Semoga amanah dalam mengemban tugas dan mampu memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan pemuda di Kutai Barat,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pelantikan tersebut bukan sekadar seremonial, melainkan awal tanggung jawab besar bagi para pemuda sebagai agen perubahan dan motor pembangunan daerah.

Menurutnya, KNPI harus mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung program pembangunan, khususnya yang berkaitan dengan kreativitas, inovasi, kemandirian, dan produktivitas generasi muda.

“KNPI harus mampu menjadi wadah pemersatu pemuda sekaligus pendorong pembangunan melalui program-program kerja yang nyata,” tegasnya.

Kamius juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan di kalangan pemuda agar tidak mudah terpecah belah.

“Saya mengajak seluruh elemen pemuda di bawah naungan KNPI untuk memperkuat persatuan. Bersatulah dan tingkatkan kapasitas serta kualitas pemuda demi membangun Kutai Barat,” ungkapnya.

Ia turut menyampaikan apresiasi kepada pengurus KNPI periode sebelumnya atas dedikasi dan kontribusi yang telah diberikan bagi pembangunan kepemudaan di Kutai Barat.

Pemkab Kutai Barat berharap kepengurusan baru KNPI mampu menghadirkan energi positif, inovasi, serta semangat kolaborasi dalam mendukung terwujudnya Kutai Barat yang semakin sejahtera, aman, adil, merata, dan beradat.

Penulis: Ichal
Editor: Agus S

Angela Idang Belawan Dorong Perencanaan Fokus dan Terukur

0

UJOH BILANG — Bupati Mahakam Ulu (Mahulu), Angela Idang Belawan, menegaskan pentingnya penyusunan Rencana Strategis (Renstra) Perangkat Daerah Tahun 2025–2029 yang fokus, terukur, dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Hal itu disampaikan saat membuka kegiatan pendampingan teknis penyusunan Renstra di Ballroom Hotel Puri Senyiur Samarinda, Selasa (21/4/2026).

Kegiatan tersebut diikuti seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mahulu sebagai bagian dari upaya memperkuat kualitas perencanaan pembangunan daerah lima tahun ke depan.

Dalam sambutannya, Angela Idang Belawan menyampaikan bahwa kondisi fiskal daerah saat ini menuntut perubahan pola kerja yang lebih efektif, efisien, dan tepat sasaran.

“Kemampuan fiskal daerah yang terbatas menuntut kita untuk bekerja lebih cermat, lebih efisien, dan lebih tepat sasaran dalam menyusun perencanaan pembangunan,” ujarnya.

Ia menekankan empat fokus utama dalam penyusunan Renstra, yakni pembangunan infrastruktur dan lingkungan hidup untuk membuka keterisolasian wilayah, peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan ekonomi berbasis potensi lokal, serta reformasi tata kelola pemerintahan berbasis kinerja dan digitalisasi.

Selain itu, Bupati mengingatkan pentingnya sinkronisasi antara Renstra perangkat daerah dengan dokumen perencanaan lainnya seperti RPJMD dan target pembangunan nasional.

“Renstra tidak boleh berdiri sendiri, tetapi harus selaras dengan RPJMD, mendukung target nasional, serta terintegrasi dengan rencana kinerja tahunan,” tegasnya.

Angela juga meminta seluruh perangkat daerah tidak lagi menyusun program sekadar untuk memenuhi kewajiban administratif tanpa arah yang jelas.

“Saya tidak ingin lagi ada program yang tidak selaras dengan prioritas daerah, kegiatan tanpa indikator yang jelas, atau perencanaan yang tidak dapat dipertanggungjawabkan,” katanya.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak diukur dari banyaknya program yang dibuat, melainkan dari dampak nyata yang dirasakan masyarakat.

“Perencanaan yang baik bukan diukur dari banyaknya program, tetapi dari seberapa besar dampaknya bagi masyarakat,” tandasnya.

Melalui kegiatan pendampingan teknis ini, Pemkab Mahulu berharap dokumen Renstra 2025–2029 yang dihasilkan dapat lebih implementatif, terukur, dan mampu menjawab tantangan pembangunan daerah secara berkelanjutan.

Penulis: Ichal
Editor: Agus S

Ultimatum Tahura Bukit Soeharto Picu Keresahan Warga

0

NUSANTARA — Sebagian warga Kabupaten Kutai Kartanegara, khususnya di wilayah Kecamatan Samboja dan sekitarnya, tengah dilanda keresahan setelah terbitnya surat peringatan (SP) dari Satgas Penanggulangan Aktivitas Ilegal Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) terkait penghentian aktivitas di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Bukit Soeharto.

Surat bernomor S-3/OIKN.SATGAS-1/2026 tersebut memuat ultimatum penghentian seluruh aktivitas yang dinilai ilegal di kawasan konservasi kehutanan Tahura Bukit Soeharto paling lambat 30 April 2026 atau tersisa sekitar delapan hari lagi.

Keresahan warga ramai dibagikan melalui media sosial. Salah satunya unggahan akun Facebook Putra Kembar Ardinur yang mengaku tidak bisa tidur setelah menerima surat peringatan tersebut.

“Usaha aku hanya jual beli buah. Sedangkan perkebunan mau digusur juga. Trus kita mau kerja apa sudah ini,” tulisnya dalam unggahan yang viral, Rabu (22/4/2026).

Operasi penertiban persuasif di salah satu lokasi kawasan Tahura Bukit Soeharto, Senin lalu. (Istimewa)

Dalam surat itu, Satgas menegaskan larangan terhadap berbagai aktivitas di kawasan Tahura, mulai dari pembangunan rumah, tempat usaha, perkebunan, pertambangan hingga segala bentuk perambahan hutan.

Surat tersebut juga ditembuskan kepada Menteri Kehutanan, Kapolda Kaltim, Kapolres Kukar, dan Kepala Otorita IKN.

Sebelumnya, pada Senin (20/4/2026), Satgas telah melakukan operasi penertiban aktivitas ilegal di kawasan Tahura Bukit Soeharto. Operasi melibatkan Polisi Kehutanan, Polsek Samboja, serta Satpol PP Kaltim dan Kukar.

Kegiatan diawali rapat koordinasi di Gedung Serbaguna Wana Riset yang dipimpin Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Keamanan dan Keselamatan Publik, Irjen Pol Edgar Diponegoro.

Dalam arahannya, Edgar menegaskan pendekatan persuasif tetap menjadi prioritas utama dalam penertiban tersebut.

“Kita berikan pemahaman bahwa aktivitas di kawasan konservasi adalah ilegal. Kami mengimbau warga untuk mencari lokasi lain di luar kawasan OIKN dan secara sukarela membongkar bangunan mereka sendiri guna menghindari konflik,” tegas Edgar.

Meski demikian, warga berharap pemerintah tidak hanya melakukan penertiban, tetapi juga menyiapkan solusi nyata bagi masyarakat yang selama ini menggantungkan hidup dari aktivitas di kawasan tersebut.

Penulis: Atmaja Riski
Editor: Agus S

Fraksi PKS Sebut Pakta Integritas Jadi Titik Awal Langkah DPRD

SAMARINDA — Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kalimantan Timur menegaskan komitmennya untuk mengawal penuh tindak lanjut pakta integritas yang telah ditandatangani bersama unsur pimpinan dan seluruh fraksi DPRD Kaltim pasca aksi demonstrasi 21 April lalu.

Ketua Fraksi PKS DPRD Kaltim, Firnadi Ikhsan, menyebut kesepakatan tersebut merupakan sikap resmi lembaga dalam merespons aspirasi masyarakat yang berkembang belakangan ini.

“Pakta integritas itu ditandatangani pimpinan DPRD dan seluruh fraksi. Maka ini menjadi respons lembaga. Kami Fraksi PKS yang juga berada di dalamnya akan menindaklanjuti sesuai kesepakatan unsur pimpinan dan mengikuti tahapan atau mekanismenya,” ujar Firnadi saat diwawancarai, Rabu (22/4/2026).

Menurutnya, penandatanganan dokumen tersebut tidak boleh dimaknai sekadar simbolis, melainkan menjadi titik awal bagi DPRD Kaltim untuk bergerak secara kelembagaan dalam memperkuat fungsi pengawasan terhadap pemerintah daerah.

Firnadi mengatakan, arahan pimpinan DPRD yang dijadwalkan berlangsung awal pekan depan akan menjadi dasar penentuan langkah lanjutan.

“Kesepakatan lembaga ini yang kita titikberatkan. Arahan pimpinan nanti, apakah Senin atau Selasa, itu jadi starting-nya,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa keterlibatan PKS dalam penandatanganan pakta integritas merupakan bentuk penghormatan terhadap aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui aksi demonstrasi.

“Ketika merespons aspirasi masyarakat dan ikut bertanda tangan, itu artinya kami menyatakan bahwa aspirasi tersebut adalah bentuk komitmen pada penguatan fungsi pengawasan DPRD,” katanya.

Firnadi memastikan Fraksi PKS akan mengikuti seluruh tahapan pelaksanaan pakta integritas sesuai mekanisme konstitusional yang berlaku di DPRD Kaltim.

“Kami sangat menghormati aspirasi masyarakat, sehingga akan serius mengikuti tahapan pelaksanaan pakta integritas sesuai mekanisme konstitusional yang ada,” tegasnya.

Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa dinamika politik di DPRD Kaltim kini bergerak dalam koridor kelembagaan, dengan pakta integritas menjadi dasar bersama dalam merespons tekanan publik sekaligus memperkuat fungsi kontrol legislatif terhadap jalannya pemerintahan daerah.

Pewarta: K. Irul Umam
Editor: Agus S