Beranda blog Halaman 515

Firnadi Ikhsan Getol Sosialisasikan Nilai Demokrasi kepada Masyarakat di Kukar

0

TENGGARONG – Legislator asal Kutai Kartanegara (Kukar) yang saat ini bercokol di DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Firnadi Ikhsan, terus mendorong pemahaman nilai-nilai demokrasi di tengah-tengah masyarakat.

Salah satunya melalui berbagai agenda sosialisasi yang digelar, politisi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu, menekankan pentingnya merawat nilai demokrasi dalam berbangsa dan bernegara.

Sebagai negara yang menganut sistem demokrasi, Firnadi Ikhsan menegaskan bahwa di Indonesia kekuasaan tertinggi berada di tangan rakyat. Hal tersebut diwujudkan melalui kedudukan kekuasaan yang terus digulirkan, melalui sistem pemilihan umum secara langsung. Sehingga seluruh masyarakat diberikan kebebasan untuk memilih pemimpinnya secara langsung.

“Beberapa agenda terakhir saya adalah sosialisasi terkait dengan demokrasi Pancasila. Itu bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat agar tercipta masyarakat yang adil, sejahtera, dan harmonis dengan mengutamakan kepentingan umum di atas kepentingan individu atau kelompok tertentu,” sebutnya, Selasa (28/1/2025).

Lebih lanjut, ia menerangkan bahwa pimpinan negara, wakil rakyat ataupun kepala daerah harus terpilih secara demokratis. Agar figur yang dipilih dapat bertanggung jawab untuk membela dan memperjuangkan kesejahteraan rakyatnya. Sekaligus mendengar dan memperhatikan keluhan-keluhan masyarakat.

Oleh sebab itu, sebagai wakil rakyat, ia getol terjun ke lapangan untuk bertatap muka dan berinteraksi langsung dengan masyarakat. Salah satunya untuk mendengar keluhan dan permasalahan yang dialami masyarakat.

“Semoga dengan kegiatan dewan turun ke masyarakat dapat melihat dan mendengarkan langsung kondisi masyarakat agar menjadi bahan bersama pemerintah untuk merumuskan pembangunan sesuai kebutuhan daerah secara prioritas,” tutupnya.

Penulis : Ady Wahyudi
Editor : Muhammad Rafi’i

Dishub Kukar Tertibkan Parkir Liar, Dua Mobil Diderek ke Kantor

0

TENGGARONG – Viral di media sosial, aksi parkir sembarangan di badan jalan dan trotoar di beberapa ruas jalan Kecamatan Tenggarong, memicu perhatian publik. Dinas Perhubungan (Dishub) Kutai Kartanegara (Kukar) langsung merespons, dengan menurunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk menindak pelanggaran tersebut.

Kepala Dishub Kukar, Ahmad Junaidi, menjelaskan bahwa penertiban terhadap kendaraan roda empat yang parkir sembarangan, dilakukan di sejumlah lokasi. Seperti di Jalan Ki Hajar Dewantara, Jalan Pesut, Jalan Teluk Dalam, Jalan Cut Nyak Dien, Jalan Ahmad Yani, Jalan Imam Bonjol, hingga kawasan Bundaran Tuah Himba.

“Langkah awal kami memberikan peringatan kepada pemilik kendaraan yang parkir sembarangan. Kendaraan diarahkan untuk diparkirkan di tempat yang semestinya,” ujar Ahmad Junaidi, Selasa (28/1/2025).

Namun, Dishub Kukar juga menunjukkan ketegasannya dengan menderek dua unit kendaraan yang ditinggalkan pemiliknya di lokasi. “Dua kendaraan kami amankan karena tidak ada pemiliknya saat penertiban berlangsung, karena posisinya ini di depan bengkel. Kami harap pemiliknya segera datang ke kantor Dishub untuk mengambil kendaraan,” tambahnya.

Junaidi menegaskan bahwa penertiban ini bukan sekadar upaya menjaga ketertiban, melainkan juga untuk mengedukasi masyarakat. Parkir liar di badan jalan maupun trotoar tak hanya melanggar aturan, tetapi juga berpotensi membahayakan pengguna jalan lainnya.

“Kami akan terus melakukan penertiban rutin di lapangan. Lewat media, kami juga berharap dapat menyampaikan edukasi kepada masyarakat agar tidak memarkir kendaraan sembarangan,” tutupnya.

Penulis: Ady Wahyudi
Editor: Muhammad Rafi’i

Emilia Contessa, Penyanyi Era 70-an Tutup Usia di Banyuwangi

0

JAKARTA – Dunia hiburan Indonesia dikejutkan dengan kabar duka atas meninggalnya Emilia Contessa, seorang penyanyi yang tenar di Indonesia pada era tahun 70-an.

Diketahui, Ibunda dari penyanyi Denada Elizabeth Tambunan itu meninggal di usia 67 tahun pada Senin (27/1/2025) di Banyuwangi, Jawa Timur.

Kabar tersebut dikonfirmasi oleh manajer Denada, Risna Ories melalui unggahan Instagram Stories, yang mengabarkan bahwa Emilia Contessa telah mengembuskan napas terakhirnya pada pukul 18.00 WIB.

Risna Ories dalam unggahannya menulis, “Mohon kirimkan doa Alfatihah untuk Ibu Emilia Contessa ya. Terima kasih atas kemurahan hati nya untuk mengirimkan doa untuk beliau”.

Semasa hidupnya, Emilia Contessa dikenal sebagai penyanyi populer dengan berbagai karya lagu seperti “Penasaran”, “Kehancuran”, “Layu Sebelum Berkembang”, “Angin Malam”, “Angin November”, “Flamboyan”, “Biarlah Sendiri”, “Bunga Mawar, “Melati”, “Rindu”, hingga “Bunga Anggrek”.

Selain berkarir sebagai penyanyi, Emilia Contessa juga terlibat dalam dunia politik.

Ia merupakan seorang anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) periode 2014-2019 mewakili Jawa Timur, yang menunjukkan dedikasinya untuk memberi kontribusi kepada masyarakat.

Kehilangan Emilia Contessa tentu sangat dirasakan oleh keluarga, sahabat, dan semua yang mengenalnya.

Kenangan akan semangat dan kebaikan hati almarhumah akan terus hidup dalam ingatan banyak orang. (ANT/KN)

Anwar Ibrahim Tekankan Kolaborasi Strategis Petronas-Pertamina di Sektor Energi

0

JAKARTA – Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menyatakan penguatan kerja sama dengan Indonesia di bidang energi, yang diwujudkan melalui kolaborasi strategis antara Petronas dan Pertamina.

“Di antara contoh terbaik adalah komitmen kita untuk memastikan kerja sama Petronas dan Pertamina, dua syarikat minyak raksasa di rantau ini,” ujar PM Anwar.

Hal itu disampaikannya saat memberikan pernyataan pers bersama dengan Presiden RI Prabowo Subianto di Menara Kembar Petronas, Kuala Lumpur City Centre (KLCC), Kuala Lumpur, Malaysia, Senin (27/1/2025).

Selain itu, PM Anwar juga mendorong peningkatan kerja sama dengan Indonesia di sejumlah bidang, mulai dari ekonomi hingga energi.

“Kita harus tingkatkan ke bidang ekonomi, perdagangan, investasi, tenaga kerja, dan kita kembangkan ke bidang pendidikan, research, teknologi makanan, industri hilir, energi atau tenaga,” ucap dia.

PM Anwar menyampaikan bahwa kerja sama di bidang pertahanan juga menjadi salah satu sektor yang akan ditingkatkan kedua negara.

PM Anwar menyebut bahwa kedekatan dengan Indonesia di berbagai hal, termasuk sejarah dan budaya, menjadi landasan kuat untuk memperluas hubungan kedua negara.

Malaysia, kata dia, harus berupaya untuk memanfaatkan potensi yang ada di Indonesia untuk memenuhi berbagai kebutuhan. Hal ini dinilai lebih penting dibandingkan membeli dari negara lain.

“Banyak pengalaman dari kekuatan dan harus ada kesediaan dari pihak Malaysia untuk melihat apa-apa yang mungkin kita peroleh dari Indonesia dan itu lebih utama, ketimbang memperoleh atau membeli dari negara-negara lain,” kata Anwar.

Untuk itu, PM Anwar menekankan pentingnya adanya kesepahaman, kedekatan, dan kepercayaan, yang kuat di antara para pemimpin kedua negara.

Dalam kesempatan itu, Anwar turut menyatakan bahwa Prabowo merupakan sosok sahabat yang setia menemani dalam masa senang maupun susah.

“Sekali lagi, saya dan keluarga, saya ucapkan terima kasih kepada sahabat dan saudara saya, saudara Prabowo Subianto, yang dekat dalam masa senang dan susah,” kata PM Anwar. (ANT/KN)

KPK Terus Usahakan Ekstradisi Buronan Kasus KTP-el Paulus Tannos dari Singapura

0

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama instansi terkait masih terus berupaya untuk memenuhi syarat-syarat yang diminta oleh Singapura untuk mengekstradisi buronan kasus korupsi pengadaan KTP-el Paulus Tannos alias Thian Po Tjhin (PT).

“Terlepas sistem hukum yang berbeda antara pemerintah Indonesia dengan Singapura, Pemerintah Indonesia melalui KPK, Kementerian Hukum, Polri dan Kejaksaan Agung, saat ini sedang berupaya memenuhi persyaratan ekstradisi dalam rangka pemulangan buronan tersangka PT,” kata Juru Bicara KPK Tessa Mahardhika saat dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu (25/1/2025).

Tessa tidak menjelaskan soal persyaratan atau dokumen apa saja yang menjadi syarat ekstradisi tersebut, namun memastikan semua instansi terkait terus berkoordinasi untuk memastikan Paulus Tannos (PT) bisa dipulangkan ke Indonesia.

Komisi antirasuah berharap ekstradisi yang bersangkutan bisa segera dilaksanakan agar proses hukumnya yang tertunda di Indonesia bisa segera dirampungkan.

Buronan kasus korupsi pengadaan KTP-el Paulus Tannos alias Thian Po Tjhin ditangkap oleh Corrupt Practices Investigation Bureau (CPIB) Singapura saat yang bersangkutan sedang berada di Negeri Singa pada 17 Januari 2025.

Paulus Tannos saat ini ditahan di Changi Prison, setelah Pengadilan Singapura mengabulkan permintaan penahanan sementara. Penahanan sementara ini merupakan mekanisme yang diatur dalam Perjanjian Ekstradisi RI-Singapura.

Atas penangkapan tersebut Pihak KPK, Kemenkum, Polri dan Kejaksaan Agung, langsung memulai proses pemenuhan berbagai dokumen dan persyaratan untuk segera memulangkan Tannos ke Indonesia.

Untuk diketahui, KPK pada 13 Agustus 2019 mengumumkan empat orang sebagai tersangka baru dalam pengembangan penyidikan kasus korupsi pengadaan KTP elektronik.

Empat tersangka tersebut adalah Direktur Utama PT Sandipala Arthaputra Paulus Tannos, Direktur Utama Perum Percetakan Negara RI (PNRI) Isnu Edhi Wijaya, anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI periode 2014–2019 Miryam S. Haryani, dan mantan Ketua Tim Teknis Teknologi Informasi Penerapan KTP elektronik Husni Fahmi.

KPK menduga kerugian keuangan negara dalam kasus korupsi proyek pengadaan KTP elektronik tersebut sekitar Rp2,3 triliun.

Meski demikian salah satu tersangkanya, yakni Paulus Tannos alias Thian Po Tjhin diduga melarikan diri ke luar negeri, setelah mengganti namanya dan menggunakan paspor negara lain.

Paulus Tannos diketahui telah masuk daftar pencarian orang (DPO) atau buron KPK sejak 19 Oktober 2021 dalam kasus dugaan korupsi pengadaan KTP elektronik. (ANT/KN)

Pembangunan IKN Dorong Peningkatan Logistik dan Mobilitas di Pelabuhan Tarakan

0

TARAKAN – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 Tarakan secara konsolidasi berhasil mencatat pertumbuhan kinerja hingga Desember 2024 melalui peningkatan pada tiga lini usaha yaitu, arus peti kemas, arus barang non peti kemas, dan arus penumpang di Pelabuhan Tarakan.

“Peningkatan ini turut didorong oleh perkembangan signifikan dalam pembangunan Ibu Kota Nusantara atau IKN yang terletak di Provinsi Kalimantan Timur, sehingga memberikan dampak positif pada infrastruktur dan konektivitas logistik khususnya di wilayah Kalimantan,” kata General Manager Pelindo Regional 4 Tarakan Amrullah di Tarakan, Sabtu (25/1/2025).

Dia mengatakan, pembangunan IKN membawa dampak positif yang luar biasa terhadap sektor logistik dan transportasi di Kalimantan.

Peningkatan signifikan ini bukan hanya mencerminkan kinerja Regional 4 Tarakan yang meningkat, tetapi juga menunjukkan bahwa Pelindo berperan penting dalam mendukung pembangunan IKN.

Arus logistik yang lebih lancar dan mobilitas masyarakat yang meningkat seiring dengan pembangunan IKN membuka peluang besar bagi perekonomian di Kalimantan, khususnya Kota Tarakan.

Ditegaskan peningkatan tersebut dikarenakan Pelabuhan Tarakan tidak hanya memainkan peran vital dalam perdagangan dan logistik, tetapi juga turut berkontribusi pada mobilitas masyarakat serta sektor pariwisata di Kalimantan.

Amrullah mengungkapkan pada 2023 lalu volume arus peti kemas di Pelabuhan Tarakan tercatat hanya sebesar 71.292 TEUs, dan hingga Desember tahun lalu volume tersebut mengalami kenaikan sebesar 30,5 persen atau sebesar 93.033 TEUs termasuk pertumbuhan Kontainer Iso Tank LNG yang sebelunya 2.450 TEUs menjadi 24.056 TEUs yang mengalami kenaikan cukup signifikan.

“Selain arus peti kemas, kami mencatat pula bahwa arus non-peti kemas dan arus penumpang juga menunjukkan angka pertumbuhan yang menjanjikan,” ujarnya.

Menurut dia, sepanjang 2024 lalu arus non peti kemas di Pelabuhan Tarakan meningkat sebesar 24,1 persen atau sebanyak 283.850 Ton/M3 yang didorong oleh perkembangan sektor perdagangan dan industri di wilayah Kalimantan.

Sementara arus penumpang tercatat sebanyak 218.083 orang atau meningkat sebesar 6,64 persen yang menunjukkan adanya mobilitas lebih tinggi, seiring dengan kebutuhan masyarakat dan pelaku usaha yang lebih terhubung antar daerah.

Sebagai entitas yang berada di bawah naungan BUMN, Pelindo sebagai bagian dari ekosistem logistik nasional terus berupaya mengoptimalkan fasilitas pelabuhan dan operasionalnya.

Untuk mendukung kelancaran distribusi barang dan penumpang, seiring dengan perkembangan pesat di sektor ekonomi dan infrastruktur. (ANT/KN)

Macet Parah, Diberlakukan Sistem One Way di Jalur Puncak Menuju Jakarta

0

JAKARTA – Polres Bogor memberlakukan sistem satu arah atau one way di Jalur Puncak menuju Jakarta sejak pukul 11.30 WIB untuk mengatasi lonjakan volume kendaraan selama libur panjang.

Kendaraan roda empat atau lebih hanya diperbolehkan melintas ke arah Jakarta, sementara kendaraan yang menuju Puncak dihentikan atau dialihkan melalui Tol Jagorawi. Namun, sepeda motor masih diizinkan melintas ke arah Puncak.

Salah satu titik kemacetan yang parah terjadi di sekitar Pasar Cisarua, di mana banyak pengendara motor dari arah Jakarta melawan arus memanfaatkan jalur one way.

Kondisi ini diperburuk oleh persimpangan jalan serta kendaraan yang keluar-masuk area sekitar. Petugas kepolisian terlihat berusaha keras mengatur lalu lintas dan mengarahkan pengendara untuk kembali ke jalur yang benar.

Selain Pasar Cisarua, kemacetan juga terjadi di Simpang Taman Safari dan Gunung Mas. Di kawasan Gunung Mas, situasi semakin parah akibat sejumlah angkot yang parkir sembarangan di bahu jalan. Bahkan, salah satu sopir angkot terlihat tertidur di dalam kendaraannya, menyebabkan hambatan pada arus lalu lintas. .

KBO Satlantas Polres Bogor, Iptu Ardian Novianto, menjelaskan pemberlakuan one way dilakukan karena peningkatan volume kendaraan yang sudah terlihat sejak pagi.

“Mengingat memang arus yang akan menuju ke Puncak cukup meriah dari jalan tol maupun dari alur arteri mengalami peningkatan semenjak pukul 06.30 WIB,” ujarnya.

Ia juga menambahkan pihak kepolisian telah bekerja sama dengan Jasa Marga dalam mengatur sistem one way ini.

“Kami pukul 06.00 WIB sudah bekerja sama dan berkoordinasi dengan Jasa Marga untuk membuka jalur contraflow dari Km 44 atau exit Tol Ciawi sampai dengan Km 46-400,” terangnya.

Berdasarkan data, hingga pukul 08.00 WIB, tercatat 20.200 kendaraan melintas di Jalur Puncak. Sebanyak 12.000 kendaraan bergerak menuju Puncak, sementara 8.200 kendaraan turun.

“Secara data dan pertimbangan tersebut, kami laksanakan one way arah atas,” pungkas Ardian.

Polisi menjelaskan kebijakan one way ini bersifat situasional, bergantung pada kondisi arus lalu lintas. Apabila volume kendaraan mulai normal, sistem one way dapat segera dihentikan. Polisi juga mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi aturan lalu lintas dan merencanakan perjalanan dengan bijak guna menghindari kemacetan.

“Mari manfaatkan momentum libur panjang ini dengan tertib, serta mendukung upaya kami menciptakan suasana jalan yang nyaman dan aman bagi semua,” tutup Ardian.

Pewarta : M Adi Fajri
Editor : Nicha R

Proyek Infrastruktur Legislatif dan Yudikatif IKN Bakal Dilelang Februari 2025

PENAJAM PASER UTARA – Proyek pembangunan infrastruktur legislatif dan yudikatif di Ibu Kota Nusantara di Kecamatan Sepaku Kabupaten Penajam Paser Utara Provinsi Kalimantan Timur senilai lebih kurang Rp11,2 triliun, bakal dilelang pada Februari 2025.

“Kalau semua lancar, lelang proyek pembangunan infrastruktur legislatif dan yudikatif di Kota Nusantara dilaksanakan Februari 2025,” ujar Kepala Satuan Tugas Pembangunan Ibu Kota Nusantara Danis Hidayat Sumadilaga di Sepaku, Penajam Paser Utara, Minggu (26/1/2025).

“Dana pembangunan infrastruktur legislatif dan yudikatif itu diperkirakan sekitar Rp11,2 triliun,” katanya.

Kontrak pengerjaan proyek pembangunan kawasan lembaga legislatif dimulai 2025, sehingga yang ditargetkan Presiden Prabowo Subianto, pada 2028 Kota Nusantara menjadi ibu kota politik dapat terwujud.

“Kami upayakan selama tiga tahun kawasan legislatif dan yudikatif sudah terbangun, Kepala Negara menyampaikan Kota Nusantara siap jadi ibu kota politik pada 2028,” jelasnya.

Desain sedikit dievaluasi Kepala Negara, lanjut dia, khususnya gedung sidang paripurna pada bangunan legislatif agar mencerminkan identitas bangsa.

Percepatan penting pembangunan Kota Nusantara 2025-2028, yakni sektor legislatif dan yudikatif, termasuk kantor, hunian pejabat dan fasilitas pendukung lainnya.

Pemerintah bersama Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) menyepakati mengalokasikan dana Rp48,8 triliun pada Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2025 untuk percepatan pembangunan tersebut.

Pembangunan kawasan legislatif dan yudikatif dilakukan sepanjang 2025 hingga 2028, kata dia, mulai dari penentuan pelaksanaan, filosofi dan desain.

“Juga dibangun hunian untuk pejabat legislatif dan yudikatif, serta infrastruktur pelengkap lainnya,” ucapnya.

Kawasan legislatif dan yudikatif tersebut bakal melengkapi kawasan eksekutif yang saat ini terus dibangun, ditargetkan pejabat eksekutif, legislatif dan yudikatif sudah berkantor di ibu kota baru Indonesia itu pada 2028, demikian Danis Hidayat Sumadilaga. (ANT/KN)

Kepulangan Shin Tae-yong Diiringi Tangis Haru Ribuan Suporter Indonesia di Bandara Soetta

0

JAKARTA – Minggu (26/1/2025) malam, Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta Banten, mendadak sesak dengan kehadiran ribuan suporter Timnas Indonesia. Para suporter itu berkumpul bukan untuk menyaksikan pertandingan sepak bola, melainkan untuk mengiringi kepulangan Shin Tae-yong yang akan kembali ke kampung halamannya di Korea Selatan.

Ribuan suporter Timnas Indonesia, termasuk kelompok La Grande Indonesia itu hadir memberikan penghormatan terakhir kepada pelatih yang telah mencurahkan dedikasi besar selama melatih Skuad Garuda.

Shin Tae-yong sendiri tiba di bandara pada pukul 19.45 WIB. Ia kemudian dijadwalkan pulang dengan penerbangan Korean Air pada pukul 21.50 WIB.

Kepulangan Shin Tae-yong ini diiringi nyanyian yel-yel penuh haru dari para suporter, seperti “Shin Tae-yong, kami di sini Shin Tae-yong” dan “Terima kasih, terima kasih Coach Shin Tae-yong atas dedikasinya untuk Indonesia.”

Di tengah suasana haru, pria berusia 54 tahun itu juga menerima syal yang dikalungkan oleh para suporter sebagai simbol penghormatan. Ia semakin tak kuasa menahan air mata ketika dirinya berpelukan dengan beberapa perwakilan suporter Indonesia.

“Terima kasih banyak atas dukungan kalian semua. Kalian luar biasa,” ucap Shin dengan suara bergetar.

Meski telah resmi berpisah sejak PSSI memutus kontraknya pada 6 Januari 2025, Shin Tae-yong masih memberikan pesan penuh makna kepada para pemain Timnas Indonesia. Ia meminta mereka tetap menjaga kekompakan dan membangun chemistry dengan pelatih baru, Patrick Kluivert.

“Jujur, bagaimanapun pemain-pemain Timnas sudah seperti anak saya. Walaupun ganti pelatih, para pemain jangan kecewa dan harus membangun chemistry yang baik dengan pelatih baru,” ungkap Shin sebelum keberangkatannya.

Ia juga mengungkapkan harapannya agar Timnas Indonesia mampu mencapai target besar, yakni lolos ke Piala Dunia 2026.

“Saya berdoa agar Timnas Indonesia bisa mendapatkan tiket ke Piala Dunia 2026,” tambahnya.

Di bawah kepemimpinan Shin Tae-yong, Timnas Indonesia telah mencapai berbagai capaian yang membanggakan. Seperti misal, Timnas Indonesia mampu tampil di Piala Asia 2023 serta berhasil membuat skuad Garuda melangkah hingga babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Meski belum mempersembahkan trofi, Shin Tae-yong berhasil membangun fondasi yang kokoh untuk masa depan sepak bola Indonesia. Namanya akan selalu dikenang sebagai pelatih yang telah memberikan dedikasi luar biasa bagi perkembangan Skuad Garuda.

Kini, Shin Tae-yong kembali ke Korea Selatan dengan kenangan manis dan dukungan penuh dari suporter Indonesia, yang mengiringi kepulangannya dengan doa dan apresiasi yang luar biasa.

Pewarta : M Adi Fajri
Editor : Nicha R

Sistem Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selama Libur Isra Miraj dan Imlek 2025

0

JAKARTA – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Perhubungan (Dishub) meniadakan sementara sistem ganjil genap pada 27 hingga 29 Januari 2025. Kebijakan ini diterapkan untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat dalam merayakan dua hari besar, yakni Isra Miraj Nabi Muhammad SAW dan Tahun Baru Imlek, yang bertepatan dengan libur panjang.

Kepala Dishub DKI Jakarta, Syafrin Liputo, menjelaskan keputusan ini merujuk pada Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Jakarta Nomor 88 Tahun 2019 Pasal 3 Ayat 3, yang menyatakan bahwa pembatasan sistem ganjil genap tidak berlaku pada hari Sabtu, Minggu, dan hari libur nasional yang ditetapkan melalui Keputusan Presiden.

“Peniadaan ini juga mengacu pada Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2025. Pemerintah telah menetapkan 27-29 Januari sebagai tanggal merah,” kata Syafrin dalam keterangan tertulis, Senin (27/1/2025).

Meski demikian, Syafrin mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban lalu lintas selama libur panjang ini. Ia juga mendorong penggunaan transportasi umum guna mengurangi potensi kemacetan.

“Mari manfaatkan libur panjang ini dengan bijak. Dukung upaya pemerintah dalam menciptakan suasana jalan yang aman dan nyaman bagi semua pengguna jalan,” tambahnya.

Berikut adalah daftar 25 ruas jalan di Jakarta yang tidak akan diberlakukan sistem ganjil genap pada 27-29 Januari 2025:
1. Jalan Pintu Besar
2. Jalan Gajah Mada
3. Jalan Hayam Wuruk
4. Jalan Majapahit
5. Jalan Medan Merdeka Barat
6. Jalan MH Thamrin
7. Jalan Jenderal Sudirman
8. Jalan Sisingamangaraja
9. Jalan Panglima Polim
10. Jalan Fatmawati
11. Jalan Suryopranoto
12. Jalan Balikpapan
13. Jalan Kyai Caringin
14. Jalan Tomang Raya
15. Jalan Jenderal S Parman
16. Jalan Gatot Subroto
17. Jalan MT Haryono
18. Jalan HR Rasuna Said
19. Jalan D.I. Pandjaitan
20. Jalan Jenderal A Yani
21. Jalan Pramuka
22. Jalan Salemba Raya sisi Barat (sisi Timur mulai dari Simpang Jalan Paseban Raya hingga Diponegoro)
23. Jalan Kramat Raya
24. Jalan Stasiun Senen
25. Jalan Gunung Sahari

Dengan kebijakan ini, masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan momentum libur panjang secara efisien dan tetap mendukung upaya pemerintah dalam menjaga kelancaran lalu lintas.

Pewarta : M Adi Fajri
Editor : Nicha R