Beranda blog Halaman 492

Pabrik Minyak Makan Merah di Kukar Ditarget Rampung dalam Empat Tahun

TENGGARONG – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kutai Kartanegara (Kukar), Sayid Fatullah, menargetkan proses pembangunan Pabrik Minyak Makan Merah di Desa Kelekat, Kecamatan Kembang Janggut, rampung dalam waktu 4 tahun.

Ia menyebutkan bahwa membangun pabrik bukanlah pekerjaan mudah karena memiliki risiko tinggi. Berkaca dari pembangunan Pabrik Rumput Laut di Kecamatan Muara Badak yang baru selesai setelah dimulai sejak 2019, Sayid Fatullah menilai bahwa target empat tahun untuk mendirikan pabrik ini tergolong cepat.

“Mudah-mudahan dalam waktu empat tahun, Pabrik Minyak Makan Merah di Desa Kelekat sudah bisa berdiri,” sebutnya, Jumat (21/2/2025).

Ia menambahkan bahwa pembangunan pabrik tersebut masih memiliki tahapan yang cukup panjang. Saat ini, pihaknya masih dalam proses pematangan lahan, mengingat lahan yang dihibahkan oleh Pemerintah Desa (Pemdes) Kelekat merupakan kawasan rawa.

“Lahan ini kan hibah, jadi kita tidak bisa memilih. Sekarang yang perlu kita lakukan adalah mematangkannya dulu. Tapi yang jelas, proses hibahnya sudah selesai,” ujarnya.

Untuk tahap awal, Sayid menjelaskan bahwa lahan yang disiapkan seluas 2 hektare. Namun kedepan, pihaknya akan menambah luasnya secara bertahap sesuai kebutuhan.

Sebagai bagian dari persiapan, Disperindag Kukar juga akan melakukan studi banding ke Deli Serdang, Sumatera Utara, di mana sebelumnya mantan Presiden Joko Widodo meresmikan pabrik minyak makan merah pertama di Indonesia.

“Studi ini penting untuk memahami proses produksi dari hulu ke hilir serta tantangan yang mungkin dihadapi dalam pembangunan dan operasional pabrik di Kukar,” tutupnya. (Adv)

Penulis: Ady Wahyudi
Editor: Muhammad Rafi’i

Jadi Ujung Tombak Pariwisata Kukar, Dispar Fokus Penguatan dan Pengembangan Pokdarwis

TENGGARONG – Pengembangan sektor pariwisata di Kutai Kartanegara (Kukar) tak hanya bergantung pada infrastruktur dan promosi, tetapi juga pada peran aktif masyarakat. Karena itu, Dinas Pariwisata (Dispar) Kukar menegaskan bahwa penguatan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) menjadi prioritas, dalam strategi pembangunan pariwisata daerah.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dispar Kukar, Arianto, mengatakan bahwa pokdarwis adalah garda terdepan dalam memajukan sektor wisata, baik dari sisi destinasi maupun Ekonomi Kreatif (Ekraf). Menurutnya, tanpa peran aktif pokdarwis, perkembangan pariwisata di daerah akan berjalan lebih lambat.

“Pokdarwis ini harus menjadi pelaku terdepan dalam produksi pariwisata terbaik, baik itu dalam pengelolaan destinasi maupun pengembangan ekonomi kreatif,” sebutnya, Jumat (21/2/2025).

“Kami juga mulai menginventarisasi kelompok-kelompok yang sudah terbentuk, mana yang aktif, mana yang belum, dan bagaimana kita bisa mendorong mereka untuk terus mengelola potensi wisata di wilayahnya,” timpalnya.

Selain itu, Dispar Kukar juga berencana memberikan pendampingan dan pelatihan kepada pokdarwis, agar mereka semakin siap dalam mengelola destinasi wisata secara profesional. Dengan keterlibatan aktif masyarakat, diharapkan pariwisata Kukar dapat tumbuh lebih pesat dan memberikan dampak ekonomi yang lebih luas.

“Kami ingin pokdarwis ini tidak hanya sekadar ada, tetapi benar-benar aktif dan mampu mengembangkan potensi daerahnya. Karena itu, dukungan dan kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pelaku usaha dan pemerintah desa, juga sangat penting,” tambahnya.(Adv)

Penulis: Ady Wahyudi
Editor: Muhammad Rafi’i

Optimalisasi Sektor Pariwisata, Dispar Kukar Canangkan Paket Wisata di Pesisir

TENGGARONG – Dalam rangka mengoptimalkan destinasi wisata untuk meningkatkan kunjungan serta Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata, Dinas Pariwisata (Dispar) Kutai Kartanegara (Kukar) berencana membuat paket wisata di kawasan pesisir. Seperti Kecamatan Marangkayu dan Muara Badak.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dispar Kukar, Arianto, menyebutkan bahwa sejumlah wilayah pesisir di Kukar memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata yang lebih menarik. Salah satu langkah yang mungkin dilakukan, adalah menghadirkan paket wisata.

“Kalau memang bisa lebih komprehensif, maka kita akan buat paket wisata. Orang bisa berwisata di pantai, dan kita juga bisa menawarkan wisata kuliner. Selain itu, kita juga bisa mengenalkan wisata edukasi di Tugu Khatulistiwa di Marangkayu,” ujarnya, Jumat (21/2/2025).

Untuk merealisasikan hal tersebut, Arianto menuturkan bahwa pihaknya sangat terbuka bagi pelaku usaha di sektor swasta di kawasan tersebut untuk berkontribusi lebih jauh dalam mengembangkan konsep paket wisata yang dicanangkan.

“Tentu kami ingin menggandeng pihak ketiga, termasuk perusahaan yang ada di Muara Badak atau Marangkayu, agar bisa membantu dalam hal optimalisasi sarana dan prasarana di sana,” kata Arianto.

“Rencana kami dalam waktu dekat, mudah-mudahan ada yang bisa segera direalisasikan,” tandasnya. (Adv)

Penulis: Ady Wahyudi
Editor: Muhammad Rafi’i

Yusril Sebut Efisiensi Anggaran Diterapkan Karena 30 Persen APBN Bocor

0

JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra menilai kebijakan efisiensi anggaran pada kementerian/lembaga dilakukan karena sekitar 30 persen pengeluaran dari APBN mengalami kebocoran atau tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Pernyataan Yusril tersebut berkaitan dengan adanya efisiensi anggaran APBN Tahun 2025 sebagai tindak lanjut Presiden Prabowo Subianto dalam Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2025 serta Surat Menteri Keuangan Nomor S-37/MK.02/2025.

“Kenapa dilakukan penghematan dan untuk apa uangnya dihemat itu. Presiden tegas mengatakan bahwa sekitar 30 persen dari APBN kita selama ini ternyata itu bocor. Tidak dapat dipertanggungjawabkan dan terlalu banyak pengeluaran untuk hal-hal yang sebetulnya tidak terlalu perlu dan mendesak,” kata Yusril usai menghadiri pertemuan para hakim dengan Presiden Prabowo Subianto di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (20/2/2025).

Yusril menjelaskan bahwa Presiden Prabowo memutuskan untuk melakukan penghematan anggaran di berbagai bidang bertujuan membangun Indonesia dalam lima tahun ke depan.

Penghematan sebesar 30 persen APBN atau senilai 20 miliar dolar AS itu akan diinvestasikan untuk membiayai program bantuan langsung, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), hingga pembiayaan 34-35 megaproyek yang dimulai pada tahun ini.

Investasi pada megaproyek itu diharapkan meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia hingga 8 persen dalam kurun lima tahun mendatang.

Menurut Yusril, penghematan yang mencakup biaya perjalanan dinas, pembelian alat tulis kantor, hingga kegiatan seminar yang akan berkurang memang akan sangat terasa pada 1-2 tahun pertama pemerintahan, namun akan berdampak positif pada masa depan.

“Diharapkan betul-betul tahun 2045 itu Indonesia betul-betul berada pada posisi negara maju. Jadi pada posisi sekarang pun Indonesia sebenarnya telah naik ke tingkatannya itu menjadi kekuatan ekonomi sekitar nomor 6 di dunia, dan saya kira dampaknya akan sangat besar,” kata Yusril.

Adapun arahan Presiden terkait kebijakan efisiensi anggaran ditujukan pada program-program kementerian/lembaga yang tidak bisa diukur manfaatnya untuk masyarakat, seperti perjalanan luar negeri, hingga kegiatan bersifat seremonial.

Namun, efisiensi tidak akan berdampak pada kegiatan yang berhubungan dengan layanan publik serta belanja pegawai, termasuk gaji dan tunjangan. (ANT/KN)

Megawati Tidak Tunjuk Plt Sekjen PDIP Pengganti Hasto Kristiyanto

0

JAKARTA – Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri tidak menunjuk Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal untuk menggantikan Hasto Kristiyanto yang saat ini ditahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas perannya dalam perkara dugaan suap pengurusan pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR dan perintangan penyidikan.

Hal itu disampaikan Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kehormatan Komarudin Watubun dalam konferensi pers di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Kamis (20/2/2025) malam.

“Ibu ketua umum (Megawati Soekarnoputri) tidak menunjukkan Plt Sekjen (mengganti Hasto Kristiyanto),” kata Komarudin.

Dia mengatakan komando dikendalikan langsung oleh Megawati Soekarnoputri. Untuk itu, semua kader partai berlambang banteng moncong putih di Parlemen harus menunggu instruksi Megawati.

“Karena fraksi itu adalah perpanjangan tangan dari DPP partai,” ujarnya.

Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyematkan rompi jingga bertuliskan “Tahanan KPK” kepada Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto atas perannya dalam perkara dugaan suap pengurusan pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR dan perintangan penyidikan.

Hasto tampak meninggalkan ruang pemeriksaan KPK di lantai 2 Gedung Merah Putih KPK dengan tangan terborgol dan dikawal beberapa petugas KPK, Kamis sore.

Politisi asal Yogyakarta itu hari ini menjalani pemeriksaan oleh penyidik KPK dalam statusnya sebagai tersangka dalam perkara dugaan korupsi tersebut di atas.

Juru Bicara KPK Tessa Mahardhika Sugiarto menegaskan penyidikan dugaan korupsi terhadap Hasto Kristiyanto adalah murni penegakan hukum tanpa ada muatan politik.

“Untuk kesekian kalinya KPK menyampaikan bahwa penetapan tersangka saudara HK bukan bagian dari politisasi kekuasaan,” kata Tessa saat dikonfirmasi di Jakarta.

Penyidik KPK pada hari Selasa, 24 Desember 2024, menetapkan dua orang tersangka baru dalam rangkaian kasus Harun Masiku, yakni Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto (HK) dan advokat Donny Tri Istiqomah (DTI).

Ketua KPK Setyo Budiyanto mengungkapkan bahwa HK mengatur dan mengendalikan DTI untuk melobi anggota KPU Wahyu Setiawan agar dapat menetapkan Harun Masiku sebagai calon anggota DPR RI terpilih dari Dapil Sumsel I.

HK juga diketahui mengatur dan mengendalikan DTI untuk aktif mengambil dan mengantarkan uang suap untuk diserahkan kepada Wahyu Setiawan melalui Agustiani Tio Fridelina.

“HK bersama-sama dengan Harun Masiku, Saeful Bahri, dan DTI melakukan penyuapan terhadap Wahyu Setiawan dan Agustiani Tio Fridelina sebesar 19.000 dolar Singapura dan 38.350 dolar AS pada periode 16 Desember 2019 sampai dengan 23 Desember 2019 agar Harun Masiku dapat ditetapkan sebagai anggota DPR RI periode 2019—2024 dari Dapil Sumsel I,” ujar Setyo.

Selain itu, penyidik KPK juga turut menetapkan Hasto sebagai tersangka dalam perkara obstruction of justice atau perintangan penyidikan. (ANT/KN)

Menko Airlangga Sebut Ekspor Indonesia Tahun 2024 Surplus USD 31 Miliar

0

JAKARTA – Indonesia kembali mencatatkan kinerja perdagangan yang positif dengan surplus ekspor selama 57 bulan berturut-turut hingga tahun 2024. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyampaikan ekspor Indonesia mencapai surplus sebesar USD 31 miliar sepanjang tahun 2024. Tren positif ini mencerminkan daya saing produk Indonesia di pasar global yang semakin meningkat.

“Perdagangan kita dengan Amerika Serikat, negara-negara ASEAN, Eropa, China, India, dan Uni Eropa terus menunjukkan pertumbuhan yang baik. Alhamdulillah, semuanya menunjukkan tren positif, kecuali dengan China,” ujar Airlangga dalam konferensi pers Launching Trade Expo Indonesia (TEI) 2025 di Gedung Kementerian Perdagangan, Jakarta, Kamis (20/2/2025).

Selain itu, Purchasing Managers’ Index (PMI) atau Indeks Manager Pembelian Indonesia juga mengalami peningkatan ke angka 51,9, yang menunjukkan optimisme pelaku usaha terhadap iklim ekonomi nasional. Indonesia juga mencatat lonjakan dalam Economic Complexity Index (ECI), naik dari peringkat 75 ke 65 pada tahun 2023.

Menko Airlangga menekankan pentingnya diversifikasi pasar ekspor, terutama di tengah kebijakan perdagangan global yang semakin dinamis, termasuk kebijakan ekonomi Amerika Serikat di bawah Trump 2.0.

“Kita harus melihat perdagangan ke seluruh dunia. Saat ini, world trade di luar Amerika mencapai 83 persen, sehingga kita harus memperkuat kerja sama dengan pasar global lainnya,” jelasnya.

Pemerintah juga mendorong percepatan perjanjian perdagangan internasional, seperti SEPA dengan Kanada, kerja sama dengan Mercosur, Eurasia, dan GCC, serta aksesi Indonesia ke The Comprehensive and Progressive Agreement for Trans-Pacific Partnership (CP-TPP). Langkah ini diharapkan dapat membuka akses pasar yang lebih luas, termasuk ke Inggris, Kanada, dan Amerika Latin.

Selain itu, Indonesia juga terus memperkuat hubungan dagang dengan negara-negara Global South melalui forum seperti BRICS dan aksesi OECD yang masih dalam proses.

Lebih lanjut Menko Airlangga menambahkan, sektor hilirisasi juga menjadi fokus pemerintah untuk meningkatkan nilai tambah ekspor. Menurutnya, produk berbasis mineral, manufaktur, serta sektor tekstil, makanan dan minuman, furnitur, serta produk berbasis plastik dan kertas harus terus didorong.

“Dengan hilirisasi, kita bisa meningkatkan daya saing produk ekspor. Ini harus terus kita dorong agar semakin banyak produk Indonesia yang masuk ke pasar global,” tambahnya.

Dukungan pembiayaan juga menjadi faktor penting dalam memperkuat ekspor. Pemerintah berharap perbankan nasional, termasuk Bank Mandiri, dapat terus mendukung skema kredit usaha rakyat (KUR) bagi pelaku ekspor, termasuk bagi pekerja migran yang ingin berwirausaha.

Pewarta : Nicha R

Pemerintah Optimis TEI 2025 Capai Lebih dari USD 20 Miliar dalam Transaksi Perdagangan

0

JAKARTA – Pemerintah Indonesia terus menunjukkan optimisme dalam mendorong sektor ekspor dengan menargetkan transaksi perdagangan pada ajang Trade Expo Indonesia (TEI) 2025 mencapai USD 25 miliar. Tahun sebelumnya, TEI berhasil melampaui target dengan transaksi mencapai USD 22,73 miliar, lebih tinggi dari target awal yang sebesar USD 17,5 miliar.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyampaikan bahwa meskipun target awal TEI 2025 sebesar USD 16,5 miliar, pihaknya optimis bahwa angka transaksi dapat melebihi USD 20 miliar, bahkan mencapai USD 25 miliar.

“Tahun ini, target awal TEI adalah USD 16,5 miliar, naik 10 persen dari target sebelumnya. Namun, kita optimis bisa mencapai lebih dari USD 20 miliar, bahkan hingga USD 25 miliar,” ujar Airlangga dalam konferensi pers Launching Trade Expo Indonesia (TEI) 2025 di Gedung Kementerian Perdagangan, Jakarta, Kamis (20/2/2025).

TEI 2025 akan menghadirkan lebih dari 1.500 exhibitor yang memamerkan berbagai produk unggulan Indonesia, di antaranya sektor makanan dan minuman, manufaktur, serta jasa dan lifestyle. Pameran ini diharapkan dapat menarik sekitar 5.000 buyer internasional dan 30.000 pengunjung dari berbagai penjuru dunia.

Selain pameran produk, TEI 2025 juga akan dilengkapi dengan berbagai program pendukung, seperti business matching, business counseling, business forum, serta penandatanganan perjanjian bisnis dan investasi. Hal ini diharapkan dapat semakin memperluas jaringan perdagangan Indonesia dengan negara-negara mitra global.

Airlangga menegaskan bahwa TEI 2025 merupakan acara mandiri yang tidak menggunakan anggaran negara (APBN), yang semakin memperkuat komitmen pemerintah untuk mendorong ekspor nasional.
Dengan terus meningkatnya surplus perdagangan dan ekspansi pasar ekspor yang semakin luas, pemerintah optimis terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia yang terus menguat.

Presiden Prabowo Subianto sendiri menargetkan pertumbuhan ekonomi nasional bisa mencapai 8 persen dalam beberapa tahun mendatang.

“Kita harus terus meningkatkan kinerja perdagangan dan investasi agar bisa mencapai target pertumbuhan ekonomi yang ambisius ini,” tutup Airlangga.

Pewarta: Nicha R

Prabowo Tegaskan Persatuan di Pelantikan Kepala Daerah: Berbeda-Beda tapi Satu dalam Koalisi Merah Putih

0

JAKARTA – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyampaikan pesan penting kepada 961 kepala daerah yang baru dilantik di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Kamis (20/2/2025). Ia menekankan pentingnya kerja sama demi kepentingan rakyat, meskipun mereka berasal dari partai politik yang berbeda.

“Saudara-saudara yang berdiri di depan saya berasal dari partai-partai berbeda-beda. Saudara-saudara telah melaksanakan suatu kampanye yang tidak ringan, Saudara telah turun ke rakyat, saudara telah meminta kepercayaan rakyat, dan alhamdulillah Saudara berhasil meraih kepercayaan rakyat masing-masing,” ucap Prabowo.

Presiden juga mengingatkan bahwa meskipun para kepala daerah memiliki latar belakang politik, agama, dan suku yang berbeda, mereka tetap berada dalam satu kesatuan besar sebagai bagian dari Republik Indonesia.

“Walaupun kita berasal dari partai berbeda-beda, agama berbeda-beda, suku berbeda-beda, tapi kita telah lahir di keluarga besar Nusantara, keluarga besar Republik Indonesia, keluarga besar merah putih, keluarga besar Bhineka Tunggal Ika. Kita berbeda-beda tapi kita satu,” ujar Prabowo dalam pelantikan kepala daerah di Istana Kepresidenan, Kamis (20/2/2025).

Diketahui, total ada 961 Kepala Daerah dari 481 daerah yang dilantik serentak di Istana Merdeka oleh Presiden Prabowo Subianto.

Presiden Prabowo mengatakan, jumlah ini menunjukkan bahwa Indonesia adalah bangsa yang besar dan berada di urutan keempat terbesar di dunia.

“Kita memiliki demokrasi yang hidup, demokrasi yang berjalan, dan demokrasi yang dinamis,” ujar Presiden Prabowo.

Prabowo sekali lagi mengingatkan bahwa meski berbeda kepentingan politik, ras, suku, dan agama, tetap harus bersatu dalam keluarga merah putih.

“Walaupun kita mungkin berasal dari partai yang berbeda-beda, dari agama berbeda-beda, dari suku berbeda-beda, tapi kita telah lahir dalam keluarga besar Nusantara, keluarga besar Republik Indonesia, keluarga besar merah putih, keluarga besar Bhinneka Tunggal Ika. Kita berbeda-beda tapi kita satu,” pungkas Prabowo.

Selain itu, Presiden Prabowo menyampaikan kepada seluruh Kepala Daerah terpilih bahwa mereka akan bertemu lagi dalam “retreat” yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri di Magelang, Jawa Tengah.

“Kita akan jumpa dalam retreat di Magelang yang diselenggarakan oleh Mendagri, mudah-mudahan saudara akan kuat digembleng. Yang ragu-ragu boleh mundur, marilah kita mengabdi pada rakyat kita, berbuat yang terbaik buat rakyat kita,” tutup Presiden. (Fajri)

Mensesneg Prasetyo Hadi Temui Massa Aksi “Indonesia Gelap” di Patung Kuda, Janji Kaji Ulang Tuntutan

0

JAKARTA – Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi akhirnya menemui massa aksi “Indonesia Gelap” yang digelar di Patung Kuda Arjuna Wijaya, Jakarta Pusat, pada Kamis (20/2/2025). Awalnya, Prasetyo hanya berdialog dengan peserta aksi dari balik pagar pembatas di Jalan Merdeka Barat dan meminta perwakilan mahasiswa untuk mendekatinya.

Namun, permintaan tersebut ditolak, dan mahasiswa meminta agar Prasetyo yang datang menemui mereka.

Setelah aparat kepolisian membuka jalan, Prasetyo akhirnya naik ke atas mobil komando bersama Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Susatyo. Dari atas mobil komando, ia menegaskan bahwa pemerintah mendengar dan menerima semua tuntutan mahasiswa serta akan mempelajarinya.

“Sore hari ini saya menyatakan bahwa kami pemerintah terbuka akan menerima tuntutan ini dan mempelajarinya,” ujar Prasetyo, yang langsung disambut tepuk tangan oleh para peserta aksi “Indonesia Gelap.”

Ia juga mengajak perwakilan massa aksi untuk berdialog dan mendiskusikan tuntutan yang mereka ajukan.

“Saya ingin menawarkan saudara tunjuk perwakilan saudara, kita berdialog, berdiskusi, yang konstruktif, beri masukan ke poin-poin yang saudara tuntut. Mana yang kurang tepat mari kita perbaiki bersama-sama,” kata Prasetyo.

Aksi “Indonesia Gelap” yang diinisiasi oleh BEM SI ini sendiri menyampaikan sembilan tuntutan utama, yaitu:

1. Kaji ulang Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 yang berfokus pada efisiensi belanja dalam pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk tahun anggaran 2025.
2. Transparansi status pembangunan dan pajak rakyat.
3. Evaluasi besar-besaran program Makan Bergizi Gratis.
4. Tolak revisi Undang-Undang Minerba yang bermasalah.
5. Tolak dwifungsi TNI.
6. Sahkan Undang-Undang Perampasan Aset.
7. Tingkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan secara nasional.
8. Tolak impunitas dan tuntaskan kasus pelanggaran HAM berat.
9. Tolak cawe-cawe Jokowi dalam pemerintahan Prabowo Subianto.

Aksi ini bertepatan dengan hari pelantikan kepala daerah di Istana Negara, sehingga situasi di sekitar lokasi menjadi ramai dengan massa aksi yang menyampaikan aspirasi mereka. (Fajri)

Resmi Ditahan KPK, Hasto : Saya Sudah Siap Lahir Batin

0

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menahan Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap serta upaya menghalangi penyidikan terkait buronan Harun Masiku. Penahanan dilakukan setelah Hasto menjalani pemeriksaan kedua sebagai tersangka di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Kamis (20/2/2025).

Hasto keluar dari ruang pemeriksaan mengenakan rompi tahanan oranye pada pukul 18.08 WIB dengan tangan terborgol. Ia digiring petugas dan akan menjalani masa penahanan awal selama 20 hari di Rutan KPK.

Pemeriksaan ini merupakan yang kedua setelah ia ditetapkan sebagai tersangka. Sebelumnya, Hasto telah menjalani pemeriksaan pada 13 Januari. Ia sempat tidak memenuhi panggilan KPK pada 17 Februari dengan alasan tengah mengajukan gugatan praperadilan.

Sebelum menjalani pemeriksaan, Hasto menyatakan kesiapannya jika harus ditahan.

“Saya sudah siap lahir batin,” ujarnya di Gedung KPK, Kamis (20/2/2025).

Namun, ia berharap penahanan tidak terjadi, menganggapnya sebagai indikasi hukum yang tebang pilih.

“Jika saya ditahan, semoga tidak, saya yakin ini akan menjadi benih bagi penegakan hukum yang lebih adil,” tambahnya.

Penahanan Hasto ini bermula dari kasus operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada 2020 yang menyeret eks Komisioner KPU, Wahyu Setiawan, serta beberapa pihak lainnya, termasuk Harun Masiku, seorang caleg PDIP. Wahyu Setiawan telah divonis bersalah karena menerima suap Rp 600 juta agar mengupayakan Harun Masiku masuk DPR lewat mekanisme pergantian antarwaktu (PAW).

Harun Masiku sendiri hingga kini masih menjadi buron. Pada akhir 2024, KPK menetapkan Hasto dan pengacara Donny Tri Istiqomah sebagai tersangka baru. Hasto diduga berusaha menggagalkan Riezky Aprilia sebagai peraih suara terbanyak kedua untuk menjadi anggota DPR melalui PAW. Ia juga disebut meminta KPU menjalankan putusan MA agar Harun Masiku bisa masuk DPR.

Selain itu, Hasto diduga menyuruh Donny melobi Wahyu Setiawan agar menetapkan Harun Masiku sebagai anggota DPR, serta mengirim uang suap kepada Wahyu. Sebagian dana tersebut diduga berasal dari Hasto sendiri.

Tak hanya itu, Hasto juga dituduh menghalangi penyidikan dengan menyarankan Harun Masiku merendam ponselnya sebelum kabur. Ia juga disebut memerintahkan pegawai melakukan hal yang sama saat akan diperiksa KPK pada Juni 2024. Bahkan, ia diduga meminta saksi memberikan kesaksian palsu kepada penyidik KPK.

Pewarta : M Adi Fajri
Editor : Nicha R