Beranda blog Halaman 428

Pasca Penetapan Pemenang PSU Kukar, Kades Liang Ulu Harap Program Rp150 Juta per RT Segera Terealisasi

TENGGARONG – Pasca penetapan pasangan Aulia Rahman Basri dan Rendi Solihin, sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) terpilih hasil Pemungutan Suara Ulang (PSU) pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Kepala Desa (Kades) Liang Ulu, Mulyadi, menyuarakan harapan agar paslon tersebut segera merealisasikan janji politiknya.

Salah satu yang menjadi sorotan Mulyadi adalah peningkatan dana operasional RT yang dijanjikan akan meningkat, dari yang sebelumnya Rp 50 juta menjadi Rp 150 juta per RT per tahun. Mengingat dana tersebut sangat krusial untuk mendukung kegiatan pembangunan, pelayanan, dan pemberdayaan masyarakat di tingkat RT.

“Harapan kami, dana-dana yang dijanjikan seperti dana RT sebesar Rp150 juta bisa segera terealisasi. Ini sangat dibutuhkan untuk menunjang berbagai kegiatan pembangunan di tingkat RT,” ujarnya, Kamis (15/5/2025).

Desa Liang Ulu saat ini memiliki 10 RT yang masing-masing mengelola dana sebesar Rp 50 juta per tahun. Dana itu digunakan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari pembangunan lingkungan, kegiatan sosial masyarakat, hingga perawatan fasilitas umum, dan semuanya dikelola secara transparan.

“Dana Rp 50 juta yang selama ini diterima sudah dimanfaatkan dengan baik oleh masing-masing RT. Semua dikelola secara transparan dan diarahkan sesuai dengan Perda, jadi penggunaannya benar-benar sesuai kebutuhan warga di lapangan,” jelas Mulyadi. (Adv)

Penulis : Ady Wahyudi
Editor : Muhammad Rafi’i

Embung 6 Ha Disiapkan di Desa Suka Maju, Solusi Irigasi Pertanian yang Lama Dinanti Petani

TENGGARONG – Harapan para petani Desa Suka Maju, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kutai Kartanegara (Kukar) akan ketersediaan air yang cukup sepanjang musim tanam, akhirnya mendapat titik terang. Menjawab kebutuhan vital pengairan pertanian sekaligus mendukung agenda besar ketahanan pangan nasional. Pemerintah Desa (Pemdes) memastikan bahwa pembangunan embung akan segera direalisasikan pada 2025.

Kepala Desa (Kades) Suka Maju, Kuswara, menuturkan bahwa rencana pembangunan embung tersebut telah masuk dalam usulan prioritas desa dalam Musyawarah Perencanaan Pembanguan (Muarenbang). Setelah melalui serangkaian pembahasan dengan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda).

“Ini bukan proyek biasa. Embung yang kami usulkan memiliki peran strategis untuk menghidupkan kembali produktivitas pertanian desa,” ujar Kuswara, Kamis (15/5/2025).

Embung yang dirancang dengan luas sekitar 6 hektare itu diproyeksikan mampu menampung debit air hingga 7 liter per detik. Volume tersebut dinilai cukup untuk mengairi sawah-sawah desa yang selama ini mengalami kekurangan air.

Desa Suka Maju sendiri memiliki total lahan pertanian sawah aktif seluas 157 hektare. Namun, sekitar 50 hektare lahan lainnya belum tergarap secara maksimal karena persoalan irigasi yang belum teratasi.

“Kalau embung ini selesai, bukan hanya menambah debit air, tapi juga akan mengaktifkan kembali lahan tidur yang selama ini menunggu aliran air,” jelasnya.

Menurut Kuswara, pembangunan embung tak sekadar menyasar aspek teknis pertanian, tapi juga menjadi bagian dari misi besar pemerintah pusat hingga daerah untuk menjaga ketahanan pangan. Desa Suka Maju, dalam hal ini, mengambil peran sebagai ujung tombak pelaksanaan di lapangan.

“Kami ingin desa punya kontribusi nyata dalam program nasional. Ketahanan pangan itu dimulai dari desa, dan embung ini adalah fondasinya,” tegas Kuswara. (Adv)

Penulis : Ady Wahyudi
Editor : Muhammad Rafi’i

PSU Mahulu: Suara Ulang, Harapan yang Sama

Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) tak sekadar bersiap menggelar Pemungutan Suara Ulang (PSU) pada 24 Mei 2025, tapi sedang mempertaruhkan integritas demokrasi di tanah perbatasan.

Pasca sengketa hasil Pilkada 2024 di Mahkamah Konstitusi (MK), masyarakat Mahulu berharap suara mereka benar-benar bisa dihormati, bukan lagi menjadi sekadar formalitas dari proses yang cacat.

PSU ini diikuti tiga pasangan calon kepala daerah yang telah ditetapkan ulang oleh KPU Mahulu, yakni:

  • Nomor urut 1: Yohanes Avun – Y. Juan Jenau
  • Nomor urut 2: Novita Bulan – Artya Fathra Marthin
  • Nomor urut 3: Angela Idang Belawan – Suhuk

Salah satu pasangan merupakan formasi baru, hasil dari perubahan pencalonan setelah proses sengketa. Angela Idang Belawan menggantikan posisi Owena Mayang Shari Belawan—yang semula menjadi kontestan di Pilkada sebelumnya—dan kini melanjutkan langkah politik dengan dukungan dari Partai Demokrat, PAN, dan PKB.

Komposisi ini menegaskan bahwa PSU bukan hanya tentang pengulangan teknis, melainkan juga pergeseran dinamika kekuatan lokal yang perlu dicermati.

Kehadiran Komisioner KPU RI Dr. Idham Holik didampingi Ketua dan Anggota KPU Kaltim di Mahulu pada 12–14 Mei 2025 lalu adalah sinyal bahwa penyelenggara serius memastikan PSU berlangsung tanpa cela.

Dari bimbingan teknis bagi penyelenggara adhoc PPK dan PPS, hingga koordinasi dengan TNI/Polri, dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), seluruh persiapan diarahkan pada satu tujuan: menjamin kelancaran dan keabsahan proses pemungutan suara.

Distribusi logistik ke wilayah-wilayah sulit seperti Long Apari dan Long Pahangai sudah dirancang dengan pendekatan mitigatif. KPU RI memerintahkan bawahannya untuk menyiapkan pelampung berupa jeriken, dan kemungkinan relokasi TPS jika cuaca ekstrem terjadi.

Untungnya, sebagian besar TPS di Mahulu berada di dalam ruangan, bukan di tenda terbuka seperti di banyak daerah lain.

Dari sisi keamanan, laporan menunjukkan situasi kondusif. Koordinasi dengan Polda Kaltim telah dilakukan dan aparat keamanan telah disiagakan.

Perlu dicatat, partisipasi pemilih Mahulu pada Pilkada 27 November 2024 lalu mencapai lebih dari 80 persen, tertinggi di Kaltim. Semangat ini harus dibalas dengan penghormatan tertinggi: melalui PSU yang bersih, jujur, dan benar-benar mencerminkan kehendak rakyat.

Bagi saya, PSU Mahulu bukan hanya soal teknis, tapi soal moral dan integritas. Jangan beri ruang bagi kompromi kekuasaan. Biarkan rakyat yang memilih—tanpa intimidasi, tanpa manipulasi, dan tanpa permainan bayangan.

Proses ini harus dikawal secara terbuka. Media, masyarakat sipil, dan pemantau independen harus dilibatkan untuk menjamin setiap suara dihitung, dan tidak satu pun niat jahat bersembunyi di balik logistik, TPS, atau tim kampanye.

Mahulu kini sedang menulis ulang sejarahnya. Dan sejarah itu harus ditulis dengan tinta kejujuran, bukan dengan catatan kelam. Demokrasi harus tegak—bahkan di titik terjauh republik ini. (*)

Oleh: Agus Susanto, SHut, SH, MH.

Ombudsman RI: Banyaknya Masalah Program MBG Akibat Minim Anggaran

0

JAKARTA – Anggota Ombudsman RI Yeka Hendra Fatika mengemukakan bahwa banyaknya persoalan dalam pelaksanaan program makan bergizi gratis (MBG) yang diluncurkan pada 6 Januari 2025 karena kurangnya anggaran pendukung.

“Selama Januari sampai April 2025, kami catat banyak persoalan-persoalan di lapangan. Ombudsman melihat program ini (MBG) belum didukung oleh kebijakan anggaran yang memadai,” ujar Yeka saat memberikan keterangan usai melakukan rapat koordinasi dengan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana di Kantor Ombudsman RI, Jakarta, Rabu (14/5/2024).

Yeka mengatakan bahwa BGN dalam rapat tersebut menjelaskan penganggaran MBG mulanya diharapkan selesai pada Desember 2024 dan MBG dapat dilaksanakan pada Januari 2025. Standar operasional prosedur (SOP) bahkan telah ditetapkan oleh BGN sebelum program MBG diluncurkan.

Di sisi lain, ia mengatakan bahwa pemerintah membutuhkan waktu untuk mempersiapkan teknis pelaksanaan MBG tersebut, sementara program MBG tidak dapat ditunda pelaksanaannya.

“Tensi politik terhadap program ini (MBG) tinggi sekali. Oleh karena itu, jalan yang harus dilakukan oleh BGN adalah program ini harus running (berjalan, red.) dengan berbagai macam keterbatasan yang ada,” ujarnya.

Dengan demikian, lanjut Yeka, muncul sejumlah persoalan akibat kurangnya anggaran untuk mendukung program MBG.

Ia mengatakan bahwa Kepala BGN Dadan Hindayana dalam rapat koordinasi tersebut menyatakan bahwa ke depannya tidak ada lagi persoalan anggaran maupun pembayaran terkait program MBG, yakni mulai Mei 2025.

“Dipastikan dari Mei 2025 ke sana tidak ada lagi persoalan masalah anggaran. Tidak ada lagi persoalan pembayaran,” katanya. (ANT/KN)

Kepala BKN Ingatkan Peserta Seleksi PPPK Waspadai Modus Penipuan Janji Kelulusan

0

JAKARTA – Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Zudan Arif Fakrulloh mengingatkan peserta seleksi kompetensi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja atau PPPK agar mewaspadai modus penipuan yang menjanjikan kelulusan dengan membayar sejumlah uang.

“Laporkan langsung kepada petugas BKN yang ada apabila menemukan oknum tersebut. Apabila oknum tersebut adalah petugas BKN, laporkan kepada saya agar dapat saya pecat,” kata Zudan dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (14/5/2025), usai meninjau ujian seleksi kompetensi PPPK.

Peninjauan dilakukan di dua titik lokasi ujian seleksi kompetensi PPPK, yaitu Tilok Mandiri BKN Yogya 2 di Hotel Sahid Raya dan Tilok Mandiri BKN Yogya 1 di Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta.
Zudan menegaskan bahwa seleksi PPPK dilakukan secara transparan dan akuntabel.

Ia meminta peserta seleksi PPPK untuk tidak mudah tergoda dengan janji-janji pihak tidak bertanggung jawab yang mengiming-imingi kelulusan dengan imbalan uang.

Pada kesempatan itu, Kepala BKN juga menyampaikan pesan motivasi kepada peserta agar tetap semangat dan percaya pada kemampuan diri.

“Kunci sukses adalah persiapan yang baik. Fokuskan hati, pikiran, dan tujuan, lalu iringi dengan doa serta percaya kepada Tuhan Yang Maha Kuasa,” ujarnya.

Zudan menambahkan seleksi ini bukan sekadar tes biasa, tetapi bagian dari proses membangun masa depan sekaligus panggilan untuk mengabdi kepada negara.

“Masa depan Anda masih panjang. Indonesia terus memanggil. Terus bersemangat, jangan mudah menyerah. Negara membutuhkan ide, inovasi, dan karya-karyamu,” ucap Zudan.

Saat peninjauan di Tilok ISI Yogyakarta, Zudan Arif turut didampingi Wakil Kepala BKN Haryomo Dwi Putranto, Kepala Kantor Regional I BKN Yogyakarta Paulus Dwi Laksono, Rektor ISI Yogyakarta Irwandi, serta Sekretaris Daerah Kabupaten Banjarnegara Indarto beserta jajaran. (ANT/KN)

TNI AD Buka Kesempatan Anak Korban Ledakan Amunisi Garut Jadi Prajurit

0

JAKARTA – Jajaran TNI AD membuka kesempatan bagi anak-anak para korban ledakan amunisi di Garut Jawa Barat untuk menjadi prajurit TNI AD.

“TNI Angkatan Darat membuka peluang kepada seluruh putra-putri korban, apabila ada yang ingin bergabung menjadi prajurit Angkatan Darat,” kata Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen TNI Wahyu Yudhayana dalam keterangan persnya yang diterima ANTARA di Jakarta, Rabu (14/5).

Kesempatan itu dibuka TNI AD sebagai bentuk pertanggungjawaban terhadap keluarga korban ledakan amunisi.

“Nantinya, jajaran Kodim 0611/Garut akan memberikan pendampingan dan bimbingan, sehingga prosesnya dapat berjalan dengan baik,” tambah Wahyu.

Tidak hanya memberikan kesempatan bagi para anak korban untuk masuk TNI AD, Wahyu memastikan pihaknya membantu proses pemakaman korban ledakan baik untuk jenazah warga sipil maupun personel TNI AD.

Wahyu menjelaskan, pihaknya telah menyerahkan sembilan jenazah warga sipil ke keluarga masing-masing, pada Selasa (13/5).

Setelah itu, pihak TNI turut membantu prosesi pemakaman seluruh jenazah hingga pukul 20.00 WIB.

“Korem 062/Tarumanegara dan Kodim 0611/Garut, bersama-sama dengan masyarakat juga akan melaksanakan kegiatan doa bersama sampai beberapa waktu ke depan,” jelas Wahyu.

Dengan ragam upaya tersebut, Wahyu berharap TNI AD dapat meringankan seluruh beban keluarga korban ledakan.

Kronologi
Sebelumnya, Wahyu mengatakan bahwa peristiwa ledakan itu terjadi ketika TNI AD melakukan pemusnahan amunisi oleh jajaran Gudang Pusat Amunisi III Pusat Peralatan TNI AD di Desa Sagara Kecamatan Cibalong Kabupaten Garut Jawa Barat, Senin (12/5) pukul 09.30 WIB.

“Pada awal kegiatan, secara prosedur telah ada pengecekan terhadap personel maupun yang berkaitan dengan lokasi peledakan. Semuanya dinyatakan dalam keadaan aman,” kata Wahyu.
Personel kemudian membuat dua lubang sumur untuk tempat memasukkan amunisi milik TNI AD yang akan dimusnahkan.

Setelah lubang tersebut dibuat, kemudian dimasukkan amunisi yang akan dimusnahkan, lalu lubang tersebut diledakkan oleh personel TNI AD menggunakan detonator.

“Peledakan di dua sumur ini berjalan dengan sempurna dalam kondisi aman,” jelas Wahyu.

Setelah itu, personel mengisi satu lubang yang telah disiapkan untuk menghancurkan detonator yang sebelumnya dipakai untuk meledakkan dua lubang sumur.

Detonator itu dimasukkan ke dalam lubang untuk dimusnahkan dengan cara yang sama dengan pemusnahan amunisi sebelumnya.

“Saat tim penyusun amunisi menyusun detonator di dalam lubang tersebut, secara tiba-tiba terjadi ledakan dari dalam lubang,” kata Kadispenad.

Ledakan tersebut mengakibatkan 13 orang meninggal dunia, dengan empat orang di antaranya merupakan anggota TNI, dan korban lainnya adalah warga sipil. (ANT/KN)

Berikut daftar nama korban ledakan:
1. Kolonel Cpl Antonius Hermawan;
2. Mayor Cpl Anda Rohanda;
3. Agus bin Kasmin;
4. Ipan bin Obur;
5. Iyus Ibing bin Inon;
6. ⁠Anwar bin Inon;
7. Iyus Rizal bin Saepuloh;
8. ⁠Toto;
9. ⁠Dadang;
10. Rustiawan;
11. ⁠Endang;
12. Kopda Eri Dwi Priambodo;
13. Pratu Aprio Setiawan.

BGN Targetkan Pembangunan 1.542 Unit Pelayanan Gizi Selesai Agustus 2025

0

JAKARTA – Badan Gizi Nasional (BGN) menargetkan pembangunan 1.542 satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) yang menggunakan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) dapat selesai pada Agustus 2025.

“Ini sudah ada anggarannya, dan dalam tahap konsultan perencanaan. Akhir bulan ini akan ditender, dan Agustus sudah selesai pembangunan,” ujar Kepala BGN Dadan Hindayana saat memberikan keterangan pers di Gedung Ombudsman RI, Jakarta, Rabu (14/5/2025).

Dadan menjelaskan bahwa dari target tersebut terdapat pembangunan sebanyak tiga SPPG per kabupaten/kota di seluruh Indonesia, dan diutamakan untuk daerah yang sulit dijangkau mitra.

“Jadi, kan banyak saran ya, di daerah terpencil, di daerah yang paling membutuhkan, yang mungkin jumlah penerima manfaatnya hanya 200, 300, atau 500 orang. Di daerah seperti itu, mitra akan keberatan masuk, makanya negara hadir di daerah seperti itu,” jelasnya.

Oleh sebab itu, dia mengatakan bahwa BGN telah meminta pemerintah daerah (pemda) untuk dapat mengirimkan calon lokasi SPPG.

Sementara ketika ditanya mengenai antisipasi khusus BGN agar kasus keracunan tidak terjadi di daerah terpencil, Dadan mengatakan bahwa kepala satuan turut hadir di sana.

“Iya, (kepala satuan, red.) seluruhnya dari pusat. Semua program Makan Bergizi Gratis tidak ada yang dilepas ke pihak lain. Langsung diawasi dan dilakukan oleh pusat,” ujarnya. (ANT/KN)

Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Indonesia Dukung Palestina Tak akan Surut

0

JAKARTA – Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan komitmen Indonesia dalam mendukung kemerdekaan dan membela hak warga Palestina tidak akan pernah surut, yang disampaikannya pada pembukaan Sidang ke-19 Parliamentary Union of the OIC Member States (PUIC).

“Saya menegaskan komitmen bangsa Indonesia yang tidak akan pernah surut, tidak akan pernah berhenti dalam membela hak rakyat Palestina untuk merdeka,” kata Presiden Prabowo dalam pidatonya saat membuka Konferensi Ke-19 Uni Parlemen Negara Anggota OKI (PUIC) di DPR RI, Rabu (14/5) malam.

Presiden menyampaikan keprihatinannya terhadap warga Palestina yang sudah terlalu lama menjadi korban ketidakadilan.

Kepala Negara meminta dunia atau negara-negara Islam bergerak secara nyata melampaui sekadar wacana dan pernyataan.

“Saya ulangi kembali di forum ini sudah tiba waktunya, jangan kita sekadar berdiskusi, jangan menyusun resolusi-resolusi lagi. Rakyat Palestina terlalu lama menjadi korban. Rakyat Palestina membutuhkan suatu tindakan yang nyata,” kata Presiden.

Dalam sambutannya itu, Prabowo juga menyerukan agar negara-negara Islam mengesampingkan perbedaan, mengatasi kecurigaan, dan menghentikan rivalitas demi kepentingan umat.

Menurut dia, organisasi parlemen negara-negara Islam seperti forum PUIC ini harus menjadi wadah efektif untuk memperkuat solidaritas, menyuarakan keadilan, dan menghadirkan solusi konkret bagi umat Islam di seluruh dunia.

“Perkumpulan ini lahir dari kesadaran bahwa negara-negara Islam butuh kebersamaan dalam menghadapi tantangan global dan membela kepentingan umat Islam di manapun berada,” tambah Presiden.

Presiden juga menyampaikan bahwa konstitusi Indonesia secara tegas mengamanatkan untuk turut serta menjaga ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial. (ANT/KN)

Ketua Dewan Pers Baru Ajak Bersatu Lawan Sampah Informasi di Dunia Digital

0

JAKARTA – Ketua Dewan Pers periode 2025–2028, Komarudin Hidayat, menyoroti tantangan besar yang kini dihadapi dunia pers di tengah arus disrupsi digital yang semakin menjadi-jadi.

Dalam pernyataannya usai serah terima jabatan di Gedung Dewan Pers pada Rabu, 14 Mei 2025, Komarudin menyebut bahwa kehadiran artificial intelligence (AI) dan berbagai platform digital seperti YouTube, Facebook, serta TikTok, telah menjadi mitra sekaligus ancaman bagi pers.

“Platform-platform digital tersebut punya sisi positif karena bisa membangun edukasi publik. Misalnya, banyak podcaster yang menyajikan konten bagus dan disukai masyarakat. Tapi di sisi lain, banyak juga yang hanya menjual sensasi demi mengejar followers dan monetisasi, dengan isi yang justru sampah,” ujarnya.

Komarudin juga menekankan bahwa tantangan utama saat ini bukan hanya dari sisi teknologi, tetapi juga kolonialisme digital yang memengaruhi pola pikir dan perilaku masyarakat.

“Algoritma digital sekarang mengarahkan cara kita melihat dunia. Saat buka YouTube atau media sosial, apa pun yang muncul itu yang kita konsumsi, tanpa tahu apakah itu benar, autentik, atau hoaks,” tegasnya.

Menghadapi kondisi ini, Komarudin menekankan pentingnya kolaborasi antar-lembaga, termasuk Dewan Pers, dunia pendidikan, serta para pemangku kepentingan lainnya untuk membersihkan ruang digital dari sampah informasi.

“Makanya dewan pers dan juga guru-guru, pendidik juga pengelola medsos, hendaknya kerja sama. Satu untuk mendidik masyarakat, tapi juga untuk maintenancing, untuk membersihkan pikiran- pikiran, sampah-sampah yang mengganggu komunikasi wacana kita,” tambah Komarudin.

Sehingga dalam menghadapi berbagai tantangan di atas, Komarudin menegaskan bahwa jajaran Dewan Pers yang baru akan berkomitmen untuk memperkuat peran media dalam menjaga keaslian dan akurasi informasi di tengah arus hoaks yang kian deras.

Pewarta : M Adi Fajri
Editor : Nicha R

Pemkab Penajam Paser Utara Usulkan Pelebaran Jalan Dukung Akses ke IKN

PENAJAM PASER UTARA – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, mengusulkan kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dan Pemerintah Pusat melakukan pelebaran jalan konektivitas Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Jalan provinsi dan jalan silkar diperlebar karena sebagai akses konektivitas IKN,” ujar Bupati Penajam Paser Utara Mudyat Noor saat menjawab pertanyaan menyangkut infrastruktur jalan kabupaten di Penajam, Kamis (15/5/2025).

Tetapi, lanjut dia, penanganan kedua infrastruktur jalan tersebut merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dan Pemerintah Pusat.

Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara sebagai pengguna jalan meminta tolong kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dan Pemerintah Pusat agar diperhatikan kondisi kedua jalan itu.

Ia mengatakan, jalan provinsi dan jalan silkar bukan hanya sekedar penghubung antarprovinsi dan kabupaten/kota tetapi setelah ada IKN juga sebagai akses atau jalan konektivitas dengan ibu kota negara Indonesia itu.

Jalan provinsi merupakan jalan penghubung Kalimantan Timur dengan Kalimantan Selatan berstatus sebagai jalan nasional dan jalan silkar yang terhubung langsung dengan IKN berstatus sebagai jalan provinsi.

Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara mengusulkan kepada Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melakukan pelebaran infrastruktur jalan mendukung konektivitas antardaerah menuju wilayah IKN.

“Sebagai pengguna jalan, pemerintah kabupaten hanya bisa usulkan kepada provinsi dan pusat untuk lakukan perluasan jalan itu,” katanya.

Pelebaran jalan provinsi dari kilometer nol Kelurahan Penajam, Kecamatan Penajam hingga Desa Rintik, Kecamatan Babulu perbatasan dengan Kabupaten Paser, dan jalan silkar dari Kelurahan Petung, Kecamatan Penajam sampai ke kawasan IKN di Kecamatan Sepaku, demikian Mudyat Noor. (ANT/KN)