Beranda blog Halaman 34

Finis Keenam, Marc Marquez Kesulitan di MotoGP Mandalika 2026

0
Pembalap Ducati Lenovo Team Marc Marquez menjawab pertanyaan wartawan seusai mengikuti MotoGP Indonesia 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Minggu (11/10/2026). ANTARA/Donny Aditra

LOMBOK TENGAH — Marc Marquez gagal mempertahankan daya saing setelah memenangi Sprint Race MotoGP Mandalika 2026. Pembalap Ducati Lenovo Team itu harus puas finis di posisi keenam pada balapan utama di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Minggu (11/10/2026).

Marquez mengakui persaingan yang ketat, terutama menghadapi dominasi Aprilia Racing melalui Marco Bezzecchi dan Jorge Martin serta Raul Fernandez dari tim Trackhouse, membuatnya kesulitan bersaing untuk memperebutkan podium.

“Kami harus senang dengan hasil ini, meski tentu saja kami selalu ingin lebih,” kata Marquez seusai balapan.

Pembalap berusia 33 tahun itu menyelesaikan balapan sepanjang 27 lap di luar tiga besar. Bezzecchi keluar sebagai pemenang dengan catatan waktu 40 menit 46,582 detik, diikuti Fernandez yang terpaut 4,26 detik. Martin melengkapi podium di posisi ketiga dengan selisih 6,89 detik dari pemenang.

Hasil tersebut kontras dengan penampilan Marquez pada Sprint Race, Sabtu (10/10), ketika pembalap asal Spanyol itu berhasil meraih kemenangan. Namun, performanya dalam balapan utama belum cukup untuk menandingi kecepatan para pembalap Aprilia.

Marquez juga finis di belakang Ai Ogura dari Trackhouse yang menempati posisi keempat dan Pedro Acosta dari Red Bull KTM Factory Racing di peringkat kelima.

Menurut Marquez, karakter lintasan Mandalika dan tuntutan pengereman menjadi tantangan bagi Ducati. Motor yang dikendarainya dinilai sulit dimaksimalkan, terutama pada sektor yang menuntut perubahan arah serta akselerasi berulang dalam pola stop-and-go.

Meski menghadapi keterbatasan tersebut, Marquez memilih menerima kondisi motornya dan berupaya menyelesaikan balapan dengan hasil terbaik demi mengamankan poin.

Sementara itu, kemenangan Bezzecchi turut memengaruhi persaingan gelar juara dunia MotoGP 2026. Martin kembali memimpin klasemen sementara, sedangkan Marquez turun ke posisi kedua dengan koleksi 353 poin, terpaut dua angka dari pesaingnya.

Aprilia juga mencatatkan hasil impresif dengan menempatkan empat pembalapnya di empat posisi teratas. Setelah seri Mandalika, persaingan MotoGP 2026 akan berlanjut ke Phillip Island, Australia, pada 23–25 Oktober. (ANT/KN)

Padamkan Karhutla, Pemerintah Uji Coba Cairan Pemadam dari Brasil

0
Menko Polkam Dudung Abudrachman ditemui usai pertemuan bilateral antara Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Minggu (11/10/2026) ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi

JAKARTA — Pemerintah menguji bahan pemadam kebakaran asal Brasil untuk membantu mengatasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia, termasuk di Sumatera Selatan dan Kalimantan. Pengujian tersebut menjadi bagian dari upaya mempercepat pemadaman melalui operasi darat dan udara di wilayah terdampak.

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Dudung Abdurachman mengatakan bahan pemadam tersebut disemprotkan ke area kebakaran untuk membantu mematikan api. Pemerintah berharap penggunaannya dapat mendukung penanganan karhutla yang masih berlangsung.

“Kebetulan ada bantuan dari Brasil berupa cairan yang disemprotkan dan dapat mengendap untuk mematikan api. Cairan ini sudah kami uji coba di Sumatera Selatan dan Kalimantan. Mudah-mudahan upaya ini terus berlanjut sehingga kebakaran segera bisa dipadamkan,” kata Dudung setelah pertemuan bilateral Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Minggu (11/10/2026).

Dudung mengatakan akan meninjau sejumlah wilayah terdampak, termasuk Sumatera Selatan, untuk melihat perkembangan penanganan kebakaran secara langsung.

Menurut dia, upaya pemadaman akan terus dilakukan melalui operasi udara menggunakan helikopter serta pengerahan personel untuk menangani titik api di lapangan.

“Via udara, melalui heli tetap. Termasuk manual juga melalui anggota yang nanti akan dilibatkan,” ujarnya.

Sebelumnya, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan uji coba bahan pemadam untuk menangani kebakaran di lahan gambut. Dalam keterangan pada Jumat (9/10), BNPB menyebut bahan bernama Realiza Anti Chamas telah diuji coba di wilayah Banyuasin, Sumatera Selatan.

Bahan tersebut berupa serbuk yang dilarutkan dalam air sebelum disemprotkan ke api. Menurut BNPB, bahan itu berfungsi menghambat penyebaran kebakaran.

Sementara itu, Kepala Staf Kepresidenan Listyo Sigit Prabowo mengatakan pemerintah terus memantau perkembangan karhutla dan mengkaji langkah-langkah yang dinilai efektif untuk mempercepat pemadaman.

Ia mengatakan Presiden Prabowo Subianto telah memerintahkan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan kementerian terkait, termasuk Manggala Agni dari Kementerian Kehutanan, untuk melanjutkan upaya penanganan kebakaran.

Selain operasi darat dan udara, pemerintah mengintensifkan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat serta mengkaji perbaikan regulasi untuk memperkuat pencegahan karhutla.

“Mulai dari satuan tugas udara, satuan tugas darat, hingga upaya sosialisasi dan edukasi serta perbaikan regulasi, semuanya sedang didorong. Termasuk mempersiapkan Badan Restorasi Gambut menjadi badan yang lebih fleksibel untuk menghadapi dan mencegah karhutla agar dapat diminimalkan,” kata Listyo. (ANT/KN)

Prabowo dan el-Sisi Sepakat Dukung Rekonstruksi Gaza dan Perdamaian Palestina

0
Presiden Prabowo Subianto (kanan) berjabat tangan dengan Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi (kiri) usai menyampaikan keterangan pers di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (11/10/2026). Presiden Prabowo menegaskan hubungan Indonesia dan Mesir akan terus tumbuh semakin erat dan memberi manfaat yang nyata bagi kedua bangsa dan rakyat masing-masing negara. ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/bar (ANTARA FOTO/BAYU PRATAMA S)

JAKARTA — Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi menegaskan komitmen bersama untuk mendorong perdamaian Palestina, mempercepat bantuan kemanusiaan, serta mendukung pemulihan dan rekonstruksi Gaza di tengah konflik yang terus mengancam keselamatan warga sipil.

Komitmen tersebut disampaikan kedua pemimpin dalam pertemuan bilateral dan pernyataan bersama di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (11/10/2026).

“Indonesia dan Mesir sepakat melanjutkan kontribusi untuk mendorong proses perdamaian dan segera memberikan bantuan kemanusiaan bagi Palestina, termasuk pemulihan dan rekonstruksi Gaza,” kata Prabowo.

Prabowo mengatakan Indonesia dan Mesir berkomitmen mendorong penyelesaian konflik Palestina secara damai serta mendukung langkah-langkah untuk meredakan ketegangan di Timur Tengah.

Kedua kepala negara juga bertukar pandangan mengenai berbagai persoalan global dan regional. Mereka menekankan pentingnya koordinasi, konsultasi, dan kerja sama untuk menghadapi dinamika internasional.

Dalam pernyataan tersebut, Prabowo menyampaikan keprihatinan atas kekerasan yang berdampak terhadap masyarakat sipil Palestina. Ia menekankan pentingnya penghormatan terhadap hukum internasional dan hak asasi manusia.

“Kami berdua sangat prihatin atas kekerasan, pelanggaran hukum internasional, operasi militer Israel, tindakan provokatif, serta tindakan yang melanggar hak asasi manusia dan penggunaan kekerasan secara berlebihan yang mengakibatkan korban dari kalangan masyarakat sipil,” ujarnya.

Prabowo juga mengecam pembangunan permukiman Israel yang dinilai ilegal dan memperburuk situasi di kawasan. Ia menegaskan bahwa solusi dua negara merupakan jalan untuk mewujudkan perdamaian antara Palestina dan Israel.

Indonesia, lanjut Prabowo, berkomitmen mendukung perjuangan rakyat Palestina untuk menentukan nasib sendiri dan hidup dalam perdamaian.

Selain membahas Palestina, kedua pemimpin menyoroti eskalasi konflik di Timur Tengah yang berpotensi mengancam keselamatan masyarakat sipil dan stabilitas kawasan.

Prabowo mengatakan Indonesia dan Mesir terus mendorong deeskalasi, pengendalian diri, penghormatan terhadap kedaulatan negara, serta kepatuhan terhadap hukum internasional dan Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

“Kami terus mendorong deeskalasi, pengendalian diri, penghormatan terhadap kedaulatan dan hukum internasional sesuai dengan Piagam PBB, serta menekankan pentingnya dialog dan diplomasi,” kata Prabowo. (ANT/KN)

Status Anak Krakatau Siaga, Wisatawan Dilarang Mendekat dalam Radius 5 Km

0
Aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau yang terekam cctv PVMBG pada Jumat (9/10/2026) pukul 18.28 WIB. ANTARA/HO-PVMBG/aa.

LEBAK — Wisatawan, pendaki, wartawan, dan masyarakat dilarang mendekati Gunung Anak Krakatau dalam radius lima kilometer dari pusat erupsi setelah status aktivitas vulkaniknya naik menjadi Level III atau Siaga sejak 9 Oktober 2026.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, Banten, Sukanta, mengatakan larangan tersebut mengacu pada rekomendasi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) untuk mengantisipasi risiko aktivitas vulkanik.

“Kami berharap larangan itu dapat dipatuhi agar tidak menimbulkan korban jiwa,” kata Sukanta di Lebak, Minggu (11/10/2026).

Gunung Anak Krakatau berada di perairan Selat Sunda, di antara Banten dan Lampung. Berdasarkan informasi Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), status aktivitas gunung tersebut meningkat dari Level II atau Waspada menjadi Level III atau Siaga pada 9 Oktober 2026 pukul 21.00 WIB.

Sukanta mengatakan BPBD Lebak berkoordinasi dengan PVMBG untuk memastikan masyarakat dan pihak-pihak yang berkepentingan tidak memasuki kawasan berbahaya di sekitar gunung tersebut.

Ia juga mengimbau masyarakat di wilayah pesisir Banten dan Lampung agar tetap tenang serta tidak mudah mempercayai informasi yang menyebut erupsi Gunung Anak Krakatau pasti menyebabkan gelombang tsunami.

Masyarakat diminta tetap menjalankan aktivitas seperti biasa dengan memperhatikan arahan BPBD setempat dan mengikuti informasi resmi dari PVMBG mengenai perkembangan aktivitas gunung.

Sukanta berharap upaya pencegahan tersebut dapat menghindarkan masyarakat dari risiko yang ditimbulkan oleh aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau. (ANT/KN)

BKSDA-YIARI Selamatkan 46 Orangutan dari Kebakaran Hutan di Kalbar

0
Orangutan yang ditranslokasi oleh BKSDA dan YAIRI Kalbar di Hutan Lindung Batu Nyambu, Kabupaten Ketapang, untuk menyelamatkan satwa tersebut dari ancaman kebakaran. ANTARA/HO-YIARI Kalbar

PONTIANAK — Sebanyak 46 orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus) diselamatkan dari habitat yang terbakar akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat sejak Agustus hingga 9 Oktober 2026. Dari jumlah tersebut, delapan individu yang dinyatakan sehat mulai dipindahkan ke Hutan Lindung Batu Nyambu, Kabupaten Ketapang, untuk mendapatkan habitat yang lebih aman.

Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Barat Murlan Dameria Pane mengatakan penyelamatan puluhan orangutan tersebut merupakan bagian dari penanganan satwa liar yang terdampak karhutla. Namun, penyediaan habitat yang aman masih menjadi tantangan dalam upaya konservasi.

“Sejak Agustus hingga 9 Oktober 2026 selama siklus karhutla, setidaknya sudah ada 46 orangutan yang diselamatkan dari habitat yang terbakar. Sementara penyediaan habitat aman menjadi tantangan lanjutan bagi upaya konservasi satwa dilindungi tersebut,” kata Murlan di Pontianak, Minggu (11/10/2026).

Delapan orangutan yang telah dinyatakan sehat mulai ditranslokasikan pada 9 Oktober setelah menjalani pemeriksaan kesehatan dan observasi. Pemindahan tersebut dilakukan sebagai tahap lanjutan setelah satwa dievakuasi dari kawasan yang terdampak kebakaran.

Orangutan yang diselamatkan berasal dari sejumlah lokasi di Kabupaten Ketapang dan Kayong Utara. Kebakaran menyebabkan hilangnya tutupan hutan dan terputusnya konektivitas antarkawasan, sehingga sejumlah orangutan terisolasi di area perkebunan dengan sumber pakan serta ruang jelajah yang terbatas.

Salah satu kasus terjadi pada Mama Lifa dan anaknya, Lifa. Keduanya ditemukan terisolasi di antara pepohonan akasia pada lahan seluas sekitar 400 meter persegi yang dikelilingi perkebunan kelapa sawit di Desa Pelang, Kabupaten Ketapang.

Kasus lainnya menimpa Mama Man dan anaknya, Man, yang dievakuasi dari Desa Tempurukan, Ketapang, pada 3 September 2026 setelah kebakaran mendekati habitat mereka.

Sehari kemudian, empat orangutan lainnya, yakni Mama Nopi dan anaknya, Nopi, serta dua orangutan jantan remaja bernama Naufal dan Nopan, diselamatkan dari Desa Pemangkat, Kabupaten Kayong Utara.

Direktur Operasional Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia (YIARI) Argitoeranting mengatakan pemilihan lokasi translokasi harus mempertimbangkan ketersediaan pakan, sumber air, ruang jelajah, serta keterhubungan dengan kawasan hutan lain.

Atas dasar pertimbangan tersebut, Hutan Lindung Batu Nyambu dipilih berdasarkan kajian kesesuaian habitat dan daya dukung ekologis. Kawasan seluas sekitar 23.000 hektare itu memiliki tutupan hutan primer dan sekunder serta terhubung dengan sejumlah kawasan hutan lindung dalam lanskap Arabella–Schwaner.

Survei pada 2023 menunjukkan kawasan tersebut merupakan habitat alami orangutan dengan daya dukung ekologis yang dinilai memadai.

“Translokasi bukanlah solusi akhir. Selama kebakaran masih berlangsung dan habitat terus terancam, upaya penyelamatan harus dibarengi dengan perlindungan hutan yang tersisa,” ujar Argitoeranting.

Sementara itu, CEO YIARI Karmele Llano Sánchez mengatakan sejumlah orangutan terdampak karhutla lainnya masih menjalani perawatan intensif akibat luka bakar, malnutrisi, anemia berat, dan gangguan kesehatan lain. Mereka membutuhkan waktu untuk pulih sebelum dapat dipindahkan ke habitat alami yang aman dan sesuai.

Kepala Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Ketapang Utara Ya’ Suharnoto berharap pemindahan orangutan diikuti patroli pengamanan kawasan secara rutin, sosialisasi kepada masyarakat, serta penanaman pohon penghasil bunga dan buah sebagai sumber pakan.

Upaya tersebut diperlukan untuk mendukung kelangsungan hidup orangutan setelah dipindahkan sekaligus menjaga habitat mereka dari ancaman kebakaran berikutnya. (ANT/KN)

Anggota DPR Minta Bilik Keluarga di Lapas Diatur untuk Cegah Pungli

0
Ilustrasi

PURWOKERTO — Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo meminta pemerintah menyusun aturan yang jelas mengenai penggunaan bilik keluarga di lembaga pemasyarakatan (lapas) untuk mencegah pungutan liar (pungli), penyalahgunaan fasilitas, dan ketimpangan akses di antara warga binaan.

Yanuar mengatakan pengaturan tersebut diperlukan agar seluruh warga binaan memiliki kesempatan yang setara untuk menggunakan fasilitas pertemuan dengan pasangan sah tanpa bergantung pada kemampuan finansial atau pembayaran tidak resmi.

“Semua itu harus diperlakukan sama. Tidak boleh ada orang yang punya uang bisa menyewa kamar secara tidak resmi, sementara yang tidak punya uang akhirnya menjadi korban,” katanya seusai membuka Turnamen Mini Soccer 2026 di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Minggu (11/10/2026).

Menurut Yanuar, bilik keluarga dapat menjadi fasilitas bagi warga binaan untuk bertemu pasangan sah melalui mekanisme yang teratur dan manusiawi. Penggunaannya perlu disertai persyaratan yang jelas, termasuk verifikasi status perkawinan menggunakan dokumen resmi seperti buku nikah.

Ia juga mengusulkan agar akses terhadap fasilitas tersebut dapat dikaitkan dengan tahapan pembinaan sebagai bentuk penghargaan bagi warga binaan yang memenuhi persyaratan.

Yanuar menilai pengelolaan kebutuhan biologis warga binaan secara teratur dapat membantu mengurangi tekanan psikologis dan ketegangan di lingkungan lapas.

“Konsepnya adalah bahwa kebutuhan biologis ini bagaimana bisa dikelola, bisa diatur. Pertama, menekan tingkat stres, menekan tingkat kerawanan dan ketegangan di dalam lapas,” ujarnya.

Menurut dia, gagasan tersebut muncul dari berbagai keluhan mengenai pemenuhan kebutuhan biologis selama warga binaan menjalani masa pidana. Meskipun kebebasan mereka dibatasi, kebutuhan dasar warga binaan tetap perlu diperhatikan dengan mempertimbangkan keamanan dan ketertiban.

Terkait pembahasan penggunaan alat bantu seksual bagi warga binaan perempuan, Yanuar menyebut persoalan tersebut sebelumnya disampaikan pakar seksologi Boyke Dian Nugraha dalam pembahasan bersama Komisi XIII DPR RI. Namun, ia menegaskan bahwa penyediaan alat bantu seksual bukan solusi yang didorongnya.

Yanuar lebih memilih pengaturan bilik keluarga yang memungkinkan warga binaan bertemu pasangan sah melalui prosedur resmi.

Ia juga menyoroti risiko kekerasan seksual di lingkungan lapas, termasuk kemungkinan korban mengalami kekerasan berulang atau melakukan tindakan serupa terhadap orang lain. Karena itu, menurut dia, kebijakan pembinaan perlu memperhatikan aspek keamanan, kesehatan, dan pencegahan kekerasan seksual.

Yanuar mengatakan usulan bilik keluarga masih memerlukan pengaturan lebih lanjut dari Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan atau Direktorat Jenderal Pemasyarakatan. Pengaturan tersebut antara lain mencakup persyaratan pengguna, tata cara penggunaan, serta penyediaan fasilitas.

Ia berharap kebijakan yang nantinya disusun dapat mencegah pemberian fasilitas secara tidak resmi sekaligus memastikan seluruh warga binaan memperoleh perlakuan yang setara. (ANT/KN)

500 Rumah Terbakar di Bangka Selatan, 2.000 Warga Terdampak

0
Ratusan rumah warga Dusun Serdang Kabupaten Bangka Selatan terbakar pada Sabtu (10/10/2026) malam. ANTARA/HO-Biro Adpim Babel

PANGKALPINANG — Kebakaran besar di Dusun Serdang, Desa Jelutung 2, Kabupaten Bangka Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, menghanguskan sekitar 500 rumah dan berdampak terhadap 2.000 jiwa. Api berhasil dipadamkan pada Sabtu (10/10) malam, tetapi petugas masih melakukan pendinginan dan pendataan kerusakan.

Pelaksana Tugas Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Agus Afandi mengatakan data tersebut merupakan hasil pendataan sementara hingga Minggu (11/10) pukul 07.00 WIB.

“Alhamdulillah, saat ini api sudah berhasil dipadamkan, namun tetap dilakukan proses pendinginan,” kata Agus saat berada di Dusun Serdang, Minggu (11/10/2026).

Ia mengatakan jumlah rumah yang terdampak diperkirakan mencapai 500 unit, sedangkan jumlah warga terdampak sekitar 2.000 jiwa. Adapun luas lahan yang terbakar belum dapat dipastikan karena proses pendataan masih berlangsung.

Menurut Agus, petugas masih melakukan pendinginan untuk mencegah munculnya kembali titik api. Upaya tersebut dilakukan mengingat sebagian besar rumah warga menggunakan material papan yang mudah terbakar.

Kebakaran dilaporkan mulai terjadi pada Sabtu (10/10) sekitar pukul 15.10 WIB. Saat itu, Komandan Regu 2 BPBD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menerima informasi mengenai kebakaran lahan di Dusun Serdang, Desa Jelutung 2, Kecamatan Simpang Rimba, Kabupaten Bangka Selatan.

Setelah menerima laporan, BPBD berkoordinasi dengan jajaran terkait untuk menyiapkan personel serta sarana dan prasarana guna menuju lokasi kejadian.

Agus menjelaskan, kebakaran awalnya dilaporkan terjadi di lahan yang berada di dekat permukiman penduduk. Api kemudian merambat ke kawasan tempat tinggal warga.

Tiupan angin kencang, kondisi lahan yang kering, serta material rumah yang sebagian besar terbuat dari papan diduga mempercepat penyebaran api ke permukiman.

Meski demikian, penyebab pasti kebakaran hingga kini belum diketahui. BPBD masih melakukan pendataan untuk memastikan dampak kejadian tersebut.

Dalam laporan pada Sabtu malam pukul 21.10 WIB, BPBD menyebut kebakaran telah menghanguskan ratusan rumah. Data tersebut masih bersifat sementara dan dapat berubah seiring berlanjutnya pendataan di lapangan. (ANT/KN)

Menlu RI Jelaskan Penanganan Karhutla kepada Malaysia, 60.000 Personel Dikerahkan

0
Menteri Luar Negeri Arrmanatha Nasir menjawab pertanyaan wartawan saat ditemui di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu (10/10/2026). ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi

JAKARTA — Pemerintah Indonesia telah mengerahkan lebih dari 60.000 personel serta 48 helikopter dan pesawat untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatra dan Kalimantan. Langkah tersebut disampaikan Menteri Luar Negeri RI Arrmanatha Nasir kepada Menteri Luar Negeri Malaysia Mohamad Hasan menyusul dampak kabut asap yang meluas hingga ke negara tetangga.

Arrmanatha mengatakan komunikasi dengan Menlu Malaysia itu dilakukan untuk menindaklanjuti pembicaraan Presiden Prabowo Subianto dengan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim pada pekan ini.

“Ya kita sudah berkomunikasi dengan (Malaysia, red.), dari saya sudah berbicara juga dengan Menlu Malaysia, dan juga kita sudah jelaskan langkah-langkah yang telah dilakukan oleh Indonesia seperti kita sudah menerjunkan lebih dari 60.000 personel, kita telah menerjunkan juga 48 helikopter dan pesawat untuk melakukan water bombing dan pengalihan cuaca,” kata Arrmanatha kepada wartawan di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu (10/10).

Menteri yang akrab disapa Tata itu mengatakan karhutla di Sumatra dan Kalimantan masih menjadi tantangan bagi Indonesia. Pemerintah berharap kondisi segera membaik seiring kemungkinan turunnya hujan.

“Harapan kita (karhutla, red.) ini segera akan reda, karena juga diperkirakan cuaca akan ada hujan,” ujarnya.

Sebelumnya, PM Malaysia Anwar Ibrahim pada Kamis (8/10) mengungkapkan telah berkomunikasi dengan Presiden Prabowo untuk membahas karhutla di Sumatra dan Kalimantan yang dampak kabut asapnya mencapai Malaysia dan Singapura.

Anwar mengatakan Prabowo menyetujui perlunya langkah-langkah untuk menangani persoalan tersebut. Ia juga menegaskan kesediaan Malaysia untuk memberikan bantuan dan bekerja sama dengan Indonesia dalam penanggulangan kebakaran serta kabut asap.

Menurut Anwar, kabut asap menjadi perhatian karena berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat di kawasan terdampak.

Selain komunikasi bilateral, Malaysia juga mendorong koordinasi di tingkat regional. Anwar mengatakan telah memerintahkan Menlu Malaysia menghubungi Sekretariat ASEAN untuk menggelar pertemuan tingkat menteri lingkungan hidup negara-negara ASEAN guna membahas penanganan kabut asap secara khusus.

Upaya tersebut diharapkan memperkuat kerja sama regional dalam menghadapi dampak karhutla yang melintasi batas negara. (ANT/KN)

Berani Memulai, Dispora Dorong Pemuda Kukar Ubah Potensi Jadi Peluang Usaha

0
Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni. (Foto: Ady/Koran Nusantara)

TENGGARONG – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur (Kaltim), mendorong generasi muda berani memulai usaha sebagai alternatif dalam menghadapi persaingan dunia kerja.

Upaya tersebut dilakukan melalui workshop kewirausahaan yang merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dengan Pemkab Kukar.

Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, mengatakan workshop tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah untuk menumbuhkan minat sekaligus memberikan motivasi kepada pemuda yang ingin terjun ke dunia usaha.

Menurutnya, pengembangan kewirausahaan menjadi salah satu perhatian pemerintah provinsi. Kukar pun mendapat kesempatan melaksanakan kegiatan pembinaan tersebut pada tahun ini.

“Alhamdulillah, kemarin kami melaksanakan workshop kewirausahaan. Kegiatan ini merupakan salah satu program kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dengan Kutai Kartanegara,” ujarnya.

Aji Ali menjelaskan, kegiatan tersebut secara khusus menyasar kalangan anak muda yang memiliki minat untuk memulai maupun mengembangkan usaha. Melalui workshop ini, peserta diharapkan lebih percaya diri dalam melihat peluang dan memanfaatkan potensi yang dimiliki.

Ia menilai, membangun jiwa kewirausahaan di kalangan pemuda tidak cukup hanya dengan menumbuhkan minat. Mereka juga membutuhkan motivasi, pengetahuan, serta wawasan yang dapat menjadi bekal sebelum memulai usaha.

Karena itu, pembinaan melalui pelatihan dan seminar dinilai penting untuk memperkenalkan dunia usaha kepada generasi muda sekaligus mendorong mereka berani mengambil langkah awal.

“Seminar yang dilaksanakan menjadi salah satu upaya untuk memberikan motivasi kepada para pemuda yang ingin mengembangkan kewirausahaan,” katanya.

Untuk memperluas wawasan peserta, workshop tersebut juga menghadirkan narasumber yang memiliki pengalaman dan kompetensi di bidangnya, termasuk dari Kementerian Perdagangan serta unsur terkait lainnya.

Kehadiran para narasumber diharapkan memberikan perspektif lebih luas kepada peserta mengenai pengembangan usaha dan berbagai hal yang perlu dipersiapkan untuk menjadi wirausaha.

Melalui kegiatan ini, Dispora Kukar berharap pemuda tidak hanya memiliki ketertarikan terhadap dunia usaha, tetapi juga terdorong untuk mengembangkan potensi menjadi kegiatan ekonomi yang produktif.

Aji Ali berharap workshop kewirausahaan dapat menjadi bekal awal bagi generasi muda untuk meningkatkan pengetahuan, membangun kepercayaan diri, dan mengembangkan minat berwirausaha. (Adv)

Penulis : Ady Wahyudi
Editor: Nicha R

110 Gerai KDKMP di Kukar Rampung, Operasional Masih Tunggu Perlengkapan

0
KDKMP Kelurahan Panji, Kecamatan Tenggarong, Kukar. (Foto: Ady/Koran Nusantara)

TENGGARONG — Sebanyak 110 gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur, telah rampung secara fisik. Namun, gerai-gerai tersebut belum seluruhnya siap beroperasi karena masih menunggu kelengkapan sarana dan prasarana pendukung.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kukar, Muhammad Reza, mengatakan dari total 237 titik KDKMP yang direncanakan, sebanyak 142 titik telah terbangun. Dari jumlah tersebut, sekitar 110 titik telah mencapai penyelesaian fisik 100 persen.

“Dari total 237 KDKMP, yang sudah terbangun ada 142. Dari 142 itu, yang sudah mencapai 100 persen secara fisik sekitar 110 titik, kalau tidak salah,” ujar Muhammad Reza, Minggu (11/10/2026).

Menurut Reza, bangunan yang telah rampung masih membutuhkan berbagai fasilitas agar bisa digunakan sesuai peruntukannya. Salah satunya gerai di kawasan Timbau yang secara fisik telah selesai, tetapi kelengkapan di dalam bangunan masih perlu dipenuhi.

Kondisi tersebut membuat kesiapan operasional KDKMP tidak bisa hanya diukur dari progres pembangunan. Ketersediaan perlengkapan usaha dan fasilitas pendukung juga menjadi faktor penting sebelum gerai dapat melayani masyarakat.

Salah satu perlengkapan yang kini mulai didistribusikan adalah etalase. Namun, pengirimannya masih dilakukan secara bertahap sehingga belum seluruh gerai bisa segera dilengkapi.

“Sekarang yang mulai datang baru etalase. Kemarin informasinya baru 18 dari sekitar 450 etalase yang tersedia. Pengirimannya bertahap dan akan disebarkan ke beberapa KDKMP,” katanya.

Selain etalase, sejumlah fasilitas lain juga dibutuhkan untuk menunjang kegiatan koperasi. Perlengkapan tersebut meliputi meja pasien, ruang tunggu, serta pendingin ruangan atau AC untuk klinik.

Kebutuhan kendaraan operasional, seperti truk dan kendaraan roda tiga, turut menjadi bagian dari sarana pendukung yang harus disiapkan.

Kelengkapan fasilitas tersebut diperlukan agar bangunan yang telah selesai dibangun dapat difungsikan sesuai rencana. Karena itu, pemerintah daerah menargetkan pemenuhan sarana dan prasarana dilakukan sebelum gerai mulai menjalankan kegiatan operasionalnya.

Di tengah proses pemenuhan fasilitas, Dinas Koperasi dan UKM Kukar juga melakukan verifikasi dan validasi terhadap 79 titik KDKMP yang telah menyelesaikan pembangunan fisik.

Hasil pemeriksaan tersebut selanjutnya akan ditinjau kembali oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Tahapan ini menjadi bagian dari proses pemeriksaan terhadap gerai-gerai yang masuk dalam program KDKMP.

Reza mengatakan pemerintah menargetkan bangunan yang telah rampung secara fisik bisa dilengkapi sarana dan prasarana pendukung pada tahun ini. Dengan begitu, pengoperasian koperasi dapat dilakukan setelah kebutuhan fasilitasnya terpenuhi.

“Targetnya, tahun ini bangunan yang sudah selesai 100 persen secara fisik akan dilengkapi sarana dan prasarananya. Setelah itu, baru dioperasionalkan,” tutupnya. (Adv)

Penulis : Ady Wahyudi
Editor : Nicha R