Beranda blog Halaman 310

Bupati Kukar Aulia Basri Luncurkan Gerakan Minum Susu, Wujudkan Program MBG Plus

TENGGARONG – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Plus yang digagas Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) mulai diimplementasikan secara bertahap. Salah satunya diwujudkan melalui gerakan minum susu di Taman Kanak-kanak (TK) Kebangsaan, Kecamatan Loa Kulu.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kunjungan Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, saat menyerahkan 102 ijazah kepada peserta didik yang lulus program kesetaraan Paket A, B, dan C di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Putri Karang Melenu, pada Senin (8/9/2025).

Dalam kesempatan itu, Bupati Aulia tampak membaur bersama para pelajar TK. Ia memulai gerakan minum susu yang disambut antusias oleh anak-anak. Dengan penuh semangat, mereka mengikuti ajakan bupati untuk menikmati susu bersama.

Aulia menegaskan, gerakan minum susu merupakan langkah nyata dalam mendukung visi Kukar Idaman Terbaik melalui program MBG Plus. Program ini tidak hanya menyasar anak-anak, tetapi juga lansia, dengan tujuan memastikan kebutuhan gizi masyarakat terpenuhi.

“Ketika gizi anak-anak terpenuhi, otomatis kualitas kecerdasan mereka juga akan meningkat. Inilah yang kita harapkan melalui MBG Plus,” ujarnya.

Menurutnya, pemenuhan gizi sejak usia dini menjadi kunci dalam mencetak generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas. Dukungan berbagai pihak sangat dibutuhkan agar program ini dapat berjalan optimal dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

Dengan gerakan sederhana seperti minum susu bersama, Pemkab Kukar berharap tumbuh kesadaran kolektif tentang pentingnya pola makan sehat dan gizi seimbang. “Kedepan program ini (MBG Plus) akan kita mulai gulirkan secara bertahap, baik itu untuk balita maupun lansia,” tutupnya. (Adv)

Penulis : Ady Wahyudi
Editor :

Foto Meja Domino Viral, Menhut Pastikan Tak Kenal Eks Tersangka Azis Wellang

0

JAKARTA – Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni memberikan penjelasan mengenai foto beredar yang memperlihatkan dia tengah bermain domino bersama Azis Wellang dan membantah mengenal mantan tersangka kasus pembalakan liar itu.

Dalam pernyataan resmi dikutip di Jakarta, Minggu (7/9/2025), Menhut Raja Juli Antoni membantah mengenal dua orang yang bermain domino bersama dirinya dan Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Abdul Kadir Karding.
“Saya tidak kenal dengan dua pemain lainnya. Tidak ada juga pembicaraan soal kasus apapun pada saat itu,” katanya.

“Setelah berita ini beredar, saya baru tahu bahwa salah seorang yang ikut main tersebut adalah Azis Wellang yang diberitakan sebagai pembalak liar,” tambahnya.

Raja Antoni menjelaskan bahwa sebelum foto itu diambil dia bertemu dengan Menteri P2MI Abdul Kadir Karding di posko Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS), di mana Menteri Karding saat ini menjadi sekretaris jenderal.

Dia mengklaim hanya berdiskusi berdua selama dua jam di lokasi itu. Namun, keduanya tidak membahas kasus pembalakan liar. Menhut mengklaim diajak bermain domino bersama Menteri P2MI Karding di ruang tamu yang sudah ramai akan tamu, beberapa sedang bermain domino, sebelum akhirnya pulang.

Menhut menyatakan tidak mengenal kedua orang dalam foto yang beredar, di mana salah satunya Aziz Wellang yang pernah menjadi tersangka kasus pembalakan liar. Dia memastikan terus melakukan penindakan tegas terhadap pelaku pelanggaran hukum sektor kehutanan.

“Bagi siapapun yang melakukan pelanggaran hukum di kawasan hutan. Saya akan tegakan hukum setegas-tegasnya kepada pembalak liar tanpa pandang bulu,” kata Raja Juli.

Sebelumnya pada November 2024 Direktorat Jenderal Penegakan Hukum (Gakkum) Kementerian Kehutanan (Kemenhut), yang kala itu masih bernama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), menetapkan tiga tersangka kasus pembalakan liar berupa penebangan kayu di luar izin konsesi di kawasan hutan Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah (Kalteng).

Kontraktor penebangan telah melakukan penebangan di luar areal izin konsesi PT ABL yang memiliki izin melakukan pengelolaan areal konsesi seluas 11.580 hektare. Hasil kegiatan penebangan ilegal itu menghasilkan volume kayu sebesar kurang lebih 1.819 meter kubik dan diperkirakan telah merugikan negara sebesar Rp2,72 miliar.

Dari tindakan ilegal itu, ditetapkan tersangka MAW (61) yang merupakan Dirut PT ABL dan DK (56) serta HT selaku Direktur PT GBP sekaligus kontraktor penebangan Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan-Hutan Tanaman Industri (PBPH-HTI) PT ABL. MAW adalah Muhammad Aziz Wellang.

Aziz Wellang mengajukan permohonan praperadilan atas penetapan tersangka itu dan pada 9 Desember 2024 Pengadilan Negeri Jakarta Pusat membatalkan status tersangkanya. (ANT/KN)

Garuda Muda Ditantang Raksasa Asia, Erick Thohir Serukan Perjuangan Total

0

JAKARTA – Ketua Umum PSSI Erick Thohir meminta pemain timnas U-23 Indonesia bermain habis-habisan saat menghadapi Korea Selatan pada laga pamungkas Kualifikasi Piala Asia U-23 2026 Grup J pada Selasa (9/9) pekan depan di Stadion Gelora Delta Sidoarjo.

Hal ini dikatakan oleh Erick saat ia menyapa para pemain Garuda Muda, yang diunggah dalam akun Instagram resminya, Minggu (7/9/2025).

“Menyapa para pemain Timnas U23 yang akan menghadapi Korea Selatan pada laga penentu di Kualifikasi Piala Asia U23 2026. Kita harus siap berjuang habis-habisan untuk Indonesia pada pertandingan melawan Korea Selatan,” kata Erick.

Korea Selatan, yang dilatih oleh Lee Min-sung, kini memimpin klasemen sementara Grup J dengan enam poin setelah sempurna dalam dua pertandingan. Dari dua laga itu, pemenang Piala Asia U-23 2020 tersebut mencetak 12 gol, dimana lima gol ke gawang Makau dan tujuh gol ke gawang Laos.

Sementara Indonesia, mereka ada di posisi kedua dengan empat poin setelah meraih satu kali menang dan satu kali imbang.
Erick tahu laga pamungkas nanti sama tak akan mudah. Oleh karena itu, ia ingin timnas U-23 bermain sebagai “satu tim”, harus tampil disiplin, dan tak boleh menyia-nyiakan peluang sekecil apapun.

“Harus main sebagai satu tim, disiplin dan memanfaatkan peluang sekecil apapun,” kata pria yang menjadi Menteri BUMN tersebut.

Dalam kesempatan berbeda, pelatih timnas U-23 Gerald Vanenburg meminta anak-anak asuhnya untuk segera melupakan kemenangan besar 5-0 atas Makau, untuk segera menatap pertandingan melawan Korea Selatan.

“Ini momen di mana kami tidak bisa terlalu senang dan terlalu lama bahagia karena kami hanya perlu memikirkan Korea dan yang ini harus kami lupakan,” kata pelatih asal Belanda tersebut pada jumpa pers setelah kemenangan melawan Makau di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jumat (5/9/2025).

Adapun, dari babak kualifikasi, hanya 11 juara grup dan empat runner-up terbaik yang lolos ke putaran final edisi ketujuh Piala Asia U-23 yang dimainkan di Arab Saudi pada Januari 2026. (ANT/KN)

Jenazah Diplomat Muda Zetro Leonardo Purba akan Tiba di Indonesia 9 September

0

JAKARTA – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menyatakan bahwa jenazah Zetro Leonardo Purba, staf KBRI Lima yang meninggal akibat ditembak pekan lalu, akan tiba di tanah air pada Selasa, 9 September 2025.

Menurut Juru Bicara Kemlu RI Vahd Nabyl A. Mulachela, proses pemulangan jenazah Zetro saat ini masih dikoordinasikan dengan pihak rumah duka dan sarana transportasi khusus pengiriman jenazah.

“Apabila semuanya berjalan lancar, diharapkan jenazah akan dapat tiba di Indonesia pada 9 September 2025,” ucap Jubir Kemlu dalam siaran video yang diterima di Jakarta, Minggu (7/9/2025).

Ia pun memastikan bahwa proses autopsi jenazah Zetro oleh pihak kepolisian Peru telah selesai dilakukan beberapa hari yang lalu. Senada, Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI Judha Nugraha sebelumnya menyatakan bahwa jenazah Zetro bisa dipulangkan ke Indonesia dalam waktu dekat.

“Menurut rencana beberapa hari ke depan, diharapkan (jenazah Zetro) sudah dapat dipulangkan ke Indonesia,” kata Judha menjawab pertanyaan wartawan pada Sabtu (6/9).

Zetro Leonardo Purba, Penata Kanselerai Muda di KBRI Lima, ditembak hingga tewas oleh orang yang tidak dikenal di dekat tempat tinggalnya pada Senin (1/9) waktu setempat.

Menurut laporan media setempat, staf KBRI tersebut meninggal setelah ditembak tiga kali oleh seorang yang tak dikenal beberapa meter dari tempat tinggalnya di wilayah Lince, Lima. Ia baru tiba di Peru untuk menjalankan tugasnya di KBRI lima bulan yang lalu. Ia sempat bertugas di Konsulat Jenderal RI (KJRI) Melbourne.

Merespons kejadian itu, Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) Anis Matta menyampaikan bahwa pihaknya akan segera mengevaluasi skema perlindungan bagi para diplomat dan staf yang ditempatkan di luar negeri.

Sementara itu, KBRI Lima telah melakukan koordinasi intensif dengan aparat kepolisian Peru untuk mengawal proses investigasi demi mendapatkan motif dan mengetahui pelaku penembakan terhadap Zetro.

Pihak kepolisian di Lima sudah berkoordinasi dengan pihak kejaksaan setempat untuk menyelidiki peristiwa ini dan juga telah memberi pengawasan dan penjagaan ekstra kepada keluarga Zetro yang masih berada di Peru. (ANT/KN)

2,3 Juta Peserta Daftar TKA, Kemendikdasmen Gelar Simulasi di Jawa Timur 


0

JAKARTA – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menggelar simulasi Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebagai wadah diseminasi informasi mengingat jumlah peserta tes tersebut terus bertambah.

Kepala Biro Komunikasi dan Hubungan Masyarakat (BKHM) Kemendikdasmen Anang Ristanto menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang baik antar berbagai pemangku kepentingan, khususnya di wilayah Jawa Timur.

“Pendidikan Bermutu untuk Semua tanpa kolaborasi semua pihak tidak akan terlaksana sesuai dengan tujuan yang diharapkan. Sampaikan materi hari ini ke keluarga, dan teman-teman kalian. Tetap semangat,” kata Anang dalam pernyataan tertulis di Jakarta pada Minggu (7/9/2025).

Ia berharap, dukungan bagi kebijakan Kemendikdasmen dapat terjalin baik dan berkelanjutan supaya informasi kementerian tidak hanya tersosialisasikan sebatas pada komunitas tertentu saja melainkan teramplifikasi secara luas ke seluruh pelosok tanah air.

Lebih lanjut, Anang menyebutkan saat ini jumlah pendaftar TKA sudah mencapai 2,3 juta peserta didik.

Adapun dari jumlah tersebut, ia mengatakan terdapat sebanyak 460 ribu peserta didik yang telah memilih mata pelajaran pilihan. Pada kesempatan itu, Anang juga mengingatkan pendaftaran TKA akan ditutup pada 5 Oktober 2025.

Para peserta didik juga dapat melakukan pelatihan soal TKA melalui Ayo Coba TKA pada laman https://pusmendik.kemdikbud.go.id/tka/ secara gratis. Salah satu peserta pada acara tersebut Tegar Adiluhur mengatakan keikutsertaannya dalam acara hari itu mampu memecah kebingungannya tentang TKA.

“Sebelum ikut ini, informasi tentang TKA sudah pernah saya baca namun saya masih bingung. Di sini, saya tahu informasi lebih detil,” katanya.

Tegar menilai peserta didik yang tahun ini mengikuti TKA, harus giat mempersiapkan diri karena sangat berpengaruh dalam melanjutkan jenjang pendidikan berikutnya.

“Saya juga sudah mencoba latihan soalnya, sangat membantu saya untuk mempersiapkan diri menghadapi TKA yang tinggal sebulan,” katanya.

Sebagai informasi, kegiatan hari itu diikuti oleh lebih dari 500 orang, yang merupakan perwakilan dari berbagai unsur meliputi Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Balai Guru dan Tenaga Kependidikan Provinsi Jawa Timur, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Sidina Community, Komunitas Kami Pengajar, Patriot Pelajar Mahasiswa, Ikatan Pelajar Nadhlatul Ulama Kota Surabaya, Ikatan Pelajar Putri Nadhlatul Ulama Kota Surabaya, Organisasi Siswa Intra Sekolah Kota Surabaya, Forum Guru Muhammadiyah Kota Surabaya, serta Persatuan Guru Nadhlatul Ulama Kota Surabaya. (ANT/KN)

Yusril Tantang Kuasa Hukum Delpedro: Hadapi Proses Hukum secara Gentleman

0

JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra meminta kuasa hukum aktivis Delpedro Marhaen, Maruf Bajammal, agar bersikap gentleman dengan menghadapi proses hukum yang menjerat aktivis tersebut.

Permintaan itu ia sampaikan untuk menanggapi pernyataan Maruf yang mengatakan bahwa tim kuasa hukum Delpedro tidak bisa bersikap jentelmen lantaran proses penangkapan kliennya tidak sesuai koridor hukum yang berlaku.

“Perlawanan Anda harus jentelmen. Anda hadapi polisi di jalur hukum. Anda adu argumen dengan polisi, penyidik, dan jaksa. Hadapi di pengadilan,” kata Yusril saat dikonfirmasi di Jakarta, Minggu (7/9/2025).

Yusril menilai, apabila pihak kuasa hukum Delpedro menilai bahwa penangkapan tidak sesuai koridor hukum, maka yang harus dilakukan adalah perlawanan.

“Masalahnya, polisi menganggap penangkapan yang mereka lakukan sudah sesuai koridor hukum. Karena ada beda pendapat dengan polisi itulah, maka Anda harus lakukan perlawanan,” katanya.

Dengan mengikuti proses hukum yang ada, ujar Yusril, maka rakyat akan bisa menilai argumen pihak manakah yang lebih meyakinkan.

“Rakyat akan menilai, argumen skala yang lebih kokoh dan lebih meyakinkan; argumen Anda dan tersangka yang Anda bela atau argumen penegak hukum polisi, penyidik, dan jaksa?” ucapnya.

Sebelumnya, kuasa hukum aktivis Delpedro Marhaen, Maruf Bajammal, dalam konferensi pers pada Sabtu (6/9) menanggapi pernyataan Yusril Ihza Mahendra agar pihaknya bersikap jentelmen dalam menghadapi proses hukum yang menjerat Direktur Eksekutif Lokataru Foundation tersebut.

Menurutnya, pihaknya sulit untuk bersikap jentelmen lantaran proses penangkapan Delpedro yang dilakukan oleh kepolisian tidak sesuai dengan koridor hukum yang berlaku.

Maka dari itu, tim kuasa hukum Delpedro meminta agar pemerintah meninjau dan mengevaluasi pihak-pihak yang menangkap aktivis tersebut.

Adapun Polda Metro Jaya telah menangkap enam tersangka yang diduga terlibat aksi penghasutan dan penyebaran informasi elektronik yang menyebabkan terjadinya aksi anarkis dan kerusuhan dalam aksi unjuk rasa, salah satunya adalah Delpedro Marhaen.

Delpedro disebut berperan menghasut dan mengajak pelajar serta anak-anak turun melakukan aksi kerusuhan di sejumlah lokasi unjuk rasa. (ANT/KN)

Tiga WNI Korban Helikopter Jatuh di Tanah Bumbu Berhasil Teridentifikasi

0

BANJARMASIN – Tim Identifikasi Korban Bencana (DVI) Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) berhasil mengidentifikasi tiga jasad Warga Negara Indonesia (WNI) korban kecelakaan helikopter BK117 D3 yang jatuh di kawasan hutan Desa Emil Baru, Mentewe, Tanah Bumbu.

“Total sudah ada enam jasad yang teridentifikasi. Hari ini tiga jasad WNI dan pada Sabtu (6/9) tiga jasad WNA. Sehingga tinggal dua lagi jasad yang belum teridentifikasi (WNI),” kata Kabid Dokkes Polda Kalsel Kombes Pol dr Muhammad El Yandiko dalam konferensi pers Operasi DVI Polri Kecelakaan Helikopter BK117 D3 di RS Bhayangkara Banjarmasin, Minggu (7/9/2025) malam.

Ia menyebut tiga jasad WNI itu dengan tiga nomor kantong jenazah berbeda, yakni jenazah bernomor 008, teridentifikasi sebagai inisial IIR (43) cocok dengan data antemortem, berasal dari Kabupaten Kuantan Singingi Provinsi Riau, jenis kelamin laki-laki, teridentifikasi melalui catatan medis gigi dengan teknik superimposisi.

Kemudian, kantong jenazah nomor 002 teridentifikasi sebagai inisial HD (37) cocok dengan data antemortem, berasal dari Kabupaten Luwu Provinsi Sulawesi Selatan, jenis kelamin laki-laki, dasar identifikasi melalui catatan medis gigi dengan teknik superimposisi.

Kantong jenazah nomor 004 teridentifikasi dengan inisial YFR (57) cocok dengan data antemortem, berasal dari Pekanbaru Provinsi Riau, jenis kelamin laki-laki, dasar identifikasi melalui catatan medis gigi dengan superimposisi gigi dan properti.

“Tinggal dua jasad lagi (WNI), mohon doanya semua supaya seluruh jasad bisa segera teridentifikasi,” ujar Yandiko.

Dari dua jasad yang belum teridentifikasi, yakni Kapten Haryanto Tahir berasal dari Kota Batam, Kepulauan Riau, dan Andys Rissa Pasulu (Kota Balikpapan, Kalimantan Timur).

Total korban kecelakaan helikopter sebanyak delapan, di antaranya terdiri dari seorang pilot bernama Kapten Haryanto Tahir berasal dari Kota Batam, Kepulauan Riau, teknisi bernama Hendra Darmawan (Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan).

Kemudian enam penumpang, yakni Mark Werren (Australia), Santha Kumar Prabhakaran (India), Claudine Pereira Quito (Brasil), Iboy Irfan Rosa (Kabupaten Kuantan Singingi, Riau), Yudi Febrian Rahman (Pekanbaru, Riau), Andys Rissa Pasulu (Kota Balikpapan, Kalimantan Timur).

Tim SAR menemukan bangkai helikopter di titik 03° 5’6” S – 115° 37’39.07” E, kawasan hutan sekitar Desa Emil Baru, Kecamatan Mentewe, Tanah Bumbu, Kalsel, pada Rabu (3/9) sekitar pukul 14.45 WITA, sejak hilang kontak pada Senin (1/9) sekitar pukul 08.54 WITA.

Helikopter tersebut ditemukan pada jarak sekitar 700 meter dari titik koordinat yang sebelumnya diberikan oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). Tim SAR berhasil mengevakuasi seluruh jasad pada Kamis (4/9) malam sekitar pukul 21.50 WITA. (ANT/KN)

Gubernur Kaltim Ancam Hentikan Perusahaan Tambang Akibat Jalan Nasional Rusak Parah

0

JAKARTA – Gubernur Provinsi Kalimantan Timur Rudy Mas’ud memberikan ancaman menghentikan kegiatan perusahaan pertambangan yang beroperasi di wilayah Kabupaten Kutai Timur, karena terjadinya kerusakan parah jalan nasional yang menjadi akses distribusi logistik lintas wilayah.

Gubernur Rudy Mas’ud di Kutai Timur, Minggu (7/9/2025), melakukan tinjauan langsung beberapa titik pada jalur Sangatta-Bengalon yang sudah hampir putus. Kondisi ini tentu sangat berbahaya dan akan sangat merugikan masyarakat jika tidak segera dilakukan perbaikan dan pengalihan jalan baru.

“Saya lihat bukan rawan lagi, tapi sudah putus sebelah. Tinggal sebelah saja lagi jalannya,” ucapnya saat melakukan kunjungan kerja ke wilayah utara Kaltim seperti Kabupaten Kutai Timur dan Berau bersama sejumlah kepala dinas Provinsi dan DPRD Kaltim.

Temuan jalan rusak parah, tepatnya berada di Crossing 4 Sangatta-Bengalon, Gubernur Rudy menghentikan laju kendaraan dan tampak marah saat melihat jalur Provinsi tersebut rusak parah akibat kegiatan tambang.

“Bapak tahu dampak sosialnya kalau sampai jalan ini putus,” kata Gubernur Rudy Mas’ud kepada manajemen PT KPC yang ikut mendampingi.

Selain menjadi satu-satunya akses yang menghubungkan Sangatta dan Bengalon atau akses ke wilayah utara, jalan ini menjadi jalur utama transportasi logistik masyarakat.

Jika jalur yang hanya tinggal sebelah itu juga putus kata Gubernur, maka semua akses Sanggata-Bengalon akan putus. Bukan hanya masyarakat yang akan merugi karena logistik tak bisa dikirim, para pekerja juga tidak bisa melintas. Akan banyak kerugian yang ditimbulkan dan tentu memberi dampak sosial yang sangat dirugikan.

“Bapak lihat saja yang lewat ini. Eksavatornya saja sudah 21 ton, belum yang mengangkut. Jalan yang dilewati hanya sebelah. Apa tidak cepat putus Pak?” ungkapnya lagi.

Karena itu, Gubernur mengingatkan agar PT KPC melakukan koordinasi yang lebih serius lagi dengan jajaran Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur untuk segera memperbaiki. Pasalnya jalur itu merupakan jalan nasional (APBN) dan rusak karena aktivitas KPC.

“Kalau dalam waktu dekat tidak ada tindak lanjutnya, maka kami minta kegiatan tambang PT KPC kita hentikan. Sampai jalannya dibenahi,” tegas Gubernur.

Sementara itu, GM ESD PT KPC Wawan Setiawan mengatakan, pihaknya terus berkoordinasi dengan BBPJN untuk penanganan jalur Sangatta-Bengalon ini.

“Memang ada ruas jalan yang masih perlu kami koordinasikan dengan BBPJN. Perbaikan sebelumnya sudah kami lakukan di beberapa titik,” ujar Wawan. (ANT/KN)

Festival UMKM Berbenah, Saatnya Lang-Lang Jadi Pusat Ekonomi Warga Bontang

MINGGU malam (7/9/2025), saya datang ke Festival UMKM Berbenah yang dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Bontang, Aji Erlynawati, mewakili Wali Kota Neni Moerniaeni. Acara ini merupakan hasil kolaborasi Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan (DKUKMPP) Kota Bontang bersama komunitas anak muda Galatana Kreatif.

Saya memilih menggunakan motor bersama istri karena setiap kali ada acara besar di Stadion Bessai Berinta atau Lang-Lang, parkir mobil selalu sulit didapat. Benar saja, sejak memasuki kawasan stadion, pengunjung sudah memadati hampir semua sudut. Parkir mobil di dalam penuh, hingga banyak kendaraan terpaksa diparkir di pinggir Jalan KS Tubun, depan stadion. Dengan motor, saya bisa masuk lebih dekat dan langsung merasakan suasana di jantung acara.

Lorong tenda UMKM malam itu dipadati pengunjung. Lampu-lampu terang menghiasi area. Aroma makanan khas tercium dari berbagai penjuru. Sementara dari ujung lokasi panggung musik menggelegar. Di gerbang, maskot “Bawito” berdiri tegak, menjadi simbol bahwa festival ini lahir dari identitas lokal Bontang.

Dari atas bangunan MTQ, tampak ribuan warga memadati lorong tenda UMKM di Stadion Lang-Lang.

Saya sempat singgah di stan Disdukcapil dan bertemu langsung dengan Kepala Disdukcapil Budiman, bersama Kabid PIAK Muhammad Thamrin. Mereka melayani penerbitan KIA, KK, hingga layanan digital kependudukan. Cukup lama kami berdiskusi, mulai dari urusan layanan kependudukan hingga soal event yang memberikan ruang bagi UMKM ini. Budiman mengakui kegiatan ini sangat positif. “Lang-Lang sudah sangat representatif. Tinggal konsistensi saja,” ujarnya. Thamrin menimpali bahwa untuk menampung UMKM memang tidak harus menutup jalan. “Bahkan setelah ini, tinggal ganti nama saja,” ujarnya.

Ucapan itu langsung mengingatkan saya pada wacana Car Free Night (CFN) di Jalan Ahmad Yani beberapa pekan lalu. Idenya bagus, membuka ruang bagi UMKM sekaligus tempat rekreasi malam warga. Tapi ditunda untuk realisasinya karena pro-kontra dan tidak mendapat izin Polres dengan alasan lalu lintas.

Kalau begitu, mengapa harus memaksa di jalan utama, jika di Lang-Lang semua sudah ada? Fasilitas luas, kuliner bisa tertata, anak-anak bisa bermain, dan warga bisa berolahraga.

Festival itu sendiri tidak berhenti pada malam tadi. Agenda masih berlanjut hingga 10 September mendatang. Hari pertama diisi dengan senam bersama PERSANI, fashion show Batik Nusantara, tari Nusantara, musikalisasi puisi, penampilan Sape’ hingga Band JIVA.

Hari kedua menghadirkan masak besar rekor MURI sambal gammi, modern dance, serta penampilan band Sri Sultan dan DJ Julian.

Hari ketiga, warga bisa menyaksikan lomba lambe terpedas khas Bontang, tarian IODI, band lokal Dianova, hingga penampilan Syarla.

Sedangkan puncaknya di hari keempat akan ada lomba inovasi UMKM naik kelas, tari hip hop, band Delawwa, penampilan Silet Open Up, DJ El Papito, dan ditutup dengan seremoni resmi.

Rangkaian ini menunjukkan bahwa festival bukan hanya soal kuliner, tetapi juga seni, hiburan, sekaligus ajang mengangkat produk UMKM agar naik kelas.

Malam tadi saya melihat sendiri masyarakat menikmati ruang baru ini. Anak-anak berlarian di zona permainan, orang tua bersantai menyeruput kopi, remaja sibuk berswafoto di bawah lampu neon. Tampak ribuan orang memenuhi lorong tenda, ada yang serius bertransaksi, ada yang sekadar mencicipi.

Dari atas bangunan MTQ, pemandangan lebih jelas. Lautan manusia menyesaki setiap sudut, lampu tenda berkilau, panggung utama jadi pusat perhatian dengan cahaya warna-warni yang menyala terang.

Menariknya, meski ribuan orang hadir untuk menikmati festival, kegiatan rutin latihan sepak bola di stadion tidak terganggu. Sebagian pengunjung bahkan terlihat menyempatkan diri menonton dari tribun lapangan. Suasana pun semakin hidup. UMKM berjalan, hiburan musik meriah, olahraga tetap berlangsung.

Siti, pedagang kuliner, mengaku dagangannya belum habis, tetapi ia senang dengan ramainya pengunjung. “Alhamdulillah, walau belum ludes, tapi pembeli terus berdatangan. Rasanya beda, lebih ramai daripada jualan di tempat biasa,” katanya. Yudi, pedagang minuman dingin, menimpali, “Kalau di Lang-Lang begini, kami bisa fokus jualan tanpa khawatir mengganggu lalu lintas. Lebih aman buat pembeli juga.”

Dari sisi pengunjung, Rani, warga Belimbing, merasa tenang membawa anak-anaknya. “Di stadion ini aman, anak bisa bebas main, sementara orang tua bisa berbelanja. Suasananya juga lebih nyaman karena area luas dan tertata,” ujarnya.

Sementara pada acara pembukaan Minggu pagi, Sekda Bontang, Aji Erlynawati, menegaskan bahwa Pemkot terus berkomitmen memberikan dukungan konkret dan berkelanjutan. “Mulai dari peningkatan kapasitas SDM hingga fasilitas permodalan melalui Kredit Bontang Kreatif,” katanya.

Komitmen itu menemukan relevansinya di Stadion Lang-Lang. Jika serius, Pemkot tak sulit menjadikan kawasan ini pusat UMKM permanen dengan nama baru yang lebih ikonik.

Saya punya keyakinan: tertundanya Car Free Night bukan akhir, justru pelajaran. Bontang sudah menemukan alternatif yang lebih tepat. Tinggal konsistensi pemerintah dan komunitas untuk merawatnya. Jika Lang-Lang benar-benar dipermanenkan, ekonomi rakyat tidak hanya bergerak sesaat lewat festival, tetapi tumbuh berkelanjutan. (*)

Oleh: Agus Susanto, S.Hut., S.H., M.H.

Disperindag Kukar Tawarkan Skema Penundaan untuk Atasi Tunggakan Retribusi Pasar

TENGGARONG – Persoalan tunggakan retribusi pedagang di sejumlah pasar yang dikelola Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar), kini menjadi perhatian serius. Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kukar memastikan telah menyiapkan langkah khusus agar persoalan ini segera terselesaikan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disperindag Kukar, Sayid Fatullah, mengungkapkan pihaknya tengah membentuk tim khusus untuk melakukan inventarisasi dan verifikasi. Langkah ini bertujuan memastikan jumlah tunggakan dan mencari solusi yang realistis bagi para pedagang.

“Agendanya usulan penundaan, pembayaran retribusi, itu opsi yang paling realistis. Jadi kita tidak meringankan, tidak menghapus, tapi menunda,” sebutnya, Jumat (5/9/2025).

Sayid menjelaskan, kebijakan penundaan tersebut sudah disepakati bersama pedagang. Skema ini berlaku untuk lima pasar yang berada di bawah pengelolaan Pemkab Kukar, yakni Pasar Sangasanga, Sambolja, Loa Kulu, Tangga Arung, dan Mangkurawang.

“Dan Alhamdulillah para pedagang kita itu sanggup. Tapi ditunda, setahun atau dua tahun. Nanti Pak Bupati membuat keputusan,” terangnya.

Menurut Sayid, penentuan besaran pembayaran akan disesuaikan dengan kesanggupan masing-masing pedagang. Mereka diwajibkan membuat surat pernyataan sebagai bentuk komitmen agar tunggakan tetap dilunasi sesuai mekanisme yang ditetapkan.

“Nanti kan sesuai dengan kesanggupan mereka, mereka nanti yang membuat sebuah surat pernyataan, nanti kami desain suratnya. Ya intinya mereka tetap bayar,” tambahnya.

Dari lima pasar yang dikelola, Sayid mengakui bahwa Pasar Tangga Arung dan Mangkurawang menjadi yang paling banyak memiliki tunggakan. Hal ini sejalan dengan jumlah pedagang yang relatif lebih besar dibanding pasar lainnya.

Meski demikian, Disperindag optimistis skema penundaan akan memberi ruang bagi pedagang untuk tetap beraktivitas tanpa terbebani langsung oleh kewajiban retribusi. Di sisi lain, pemerintah daerah tetap memperoleh kepastian pelunasan dalam jangka waktu yang akan diatur lebih lanjut. (Adv)

Penulis : Ady Wahyudi
Editor : Muhammad Rafi’i