Beranda blog Halaman 295

Di Bontang, Edy Oloan Beber Masalah Pemilu: ASN Tak Netral, Politik Uang, hingga PSU Triliunan

BONTANG – Anggota DPR RI Dapil Kalimantan Timur, Edy Oloan Pasaribu, mengungkap tiga persoalan besar yang menurutnya harus segera dievaluasi dari Pemilu 2024.

Yakni netralitas aparatur sipil negara (ASN), praktik politik uang, serta maraknya pemungutan suara ulang (PSU) yang menghabiskan anggaran negara hingga triliunan rupiah.

Hal itu ia sampaikan saat menghadiri kegiatan Penguatan Kelembagaan Bawaslu Bersama Mitra Kerja yang digelar di Hotel Bintang Sintuk, Bontang, Senin (22/9/2025).

Edy hadir bersama koleganya di Komisi II DPR RI KH Aus Hidayat Nur yang juga dapil Kaltim. Hadir pula jajaran Ketua dan Anggota Bawaslu Kaltim, Bawaslu Kota Bontang, tokoh masyarakat, dan perwakilan pemerintah daerah.

Edi Oloan menegaskan bahwa demokrasi hanya bisa berkualitas jika dua hal mendasar, netralitas ASN dan praktik money politics, benar-benar diberantas.

Anggota DPR RI Edi Edy Oloan Pasaribu

Ia mengingatkan bahwa penyelenggara pemilu juga tidak boleh lagi membuat kesalahan administratif yang berujung pada Pemilihan Suara Ulang (PSU). “Kalau dokter salah diagnosa bisa kena malpraktek. Begitu juga penyelenggara, mal administrasi jangan sampai jadi alasan PSU. Itu harus diselesaikan sejak awal,” tegasnya.

Politisi PAN itu juga menyinggung Putusan MK Nomor 135/2024 yang memutuskan Pemilu ke depan dipisah menjadi pemilu nasional dan pemilu daerah. Ia menilai langkah tersebut penting agar isu-isu lokal tidak lagi tenggelam oleh isu nasional. “Dengan pemilu dipisah, beban kerja penyelenggara lebih proporsional. Isu daerah pun bisa lebih kuat diangkat ke publik,” tegasnya.

Edi Oloan menambahkan, Komisi II DPR RI telah menetapkan revisi Undang-Undang Pemilu sebagai prioritas legislasi pada 2026. Baginya, forum seperti ini tidak boleh hanya menjadi seremonial, melainkan harus menghasilkan masukan konkret yang dapat dibawa ke pembahasan di DPR.

Ia juga mendorong agar Bawaslu diberi kewenangan lebih luas, termasuk akses langsung terhadap daftar pemilih tetap (DPT) yang selama ini hanya dikelola KPU. “Bawaslu tidak boleh hanya menerima data mentah. Mereka harus bisa mengecek langsung untuk memastikan akurasi DPT. Itu bagian penting dari penguatan kelembagaan,” katanya.

Dalam kesempatan itu, ia turut menyampaikan apresiasi kepada penyelenggara pemilu di Kaltim. Ia menyinggung pengalamannya sebagai satu-satunya anggota DPR RI asal Kaltim yang sempat digugat di Mahkamah Konstitusi pada Pemilu 2024. “Saya dikawal di 147 TPS di 9 kabupaten kota. Syukurlah prosesnya transparan, profesional, dan hasilnya saya dinyatakan menang. Itu bukti penyelenggara kita berintegritas,” ungkapnya.

Menutup sambutannya, Edi Oloan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk aktif berkontribusi dalam memperkuat demokrasi. “Kalau sistem demokrasi kita baik, maka pemimpin yang lahir juga akan baik. Itu tanggung jawab kita bersama,” pungkasnya. (KN)

Editor: Agus S

Presiden Prabowo Tiba di New York Hadiri Sidang Umum PBB ke-80

NEW YORK – Presiden RI Prabowo Subianto tiba di New York, Amerika Serikat, Sabtu (20/9) waktu setempat, untuk menghadiri Sidang ke-80 Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Presiden Prabowo Subianto tiba di Bandara Internasional Jhon F Kennedy, New York, Amerika Serikat, pukul 16.50 waktu setempat, didampingi oleh sang putra Didit Hediprasetyo dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Kepala Negara disambut oleh Wakil Tetap RI untuk PBB di New York Y.M. Umar Hadi dan Penasihat Militer Perutusan Tetap Republik Indonesia (PTRI) New York Brigadir Jenderal Felix Lumban Tobing.

Setelahnya, Presiden langsung menuju hotel tempat menginap di kawasan Manhattan, New York.

Setibanya di hotel, Presiden disambut oleh para diaspora, yang terdiri dari unsur mahasiswa, serta pejabat, perwakilan dan keluarga Konsulat Jenderal RI (KJRI), Perutusan Tetap RI (PTRI) New York, dan Kedutaan Besar RI (KBRI) Washington DC, Amerika Serikat.

Hadir mendahului Prabowo, Duta Besar RI untuk AS Dwisuryo Indroyono Soesilo, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Perkasa Roeslani, Chief Investment Officer (CIO) BPI Danantara Pandu Sjahrir, Utusan Khusus Presiden untuk Iklim dan Energi Hashim Djojohadikusumo, dan Ketua Umum Kadin Anindya Bakrie.

‎Dalam lawatan ke New York, Presiden Prabowo diagendakan menyampaikan pidato dalam sesi debat umum pada Sidang ke-80 Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
‎
Presiden juga dijadwalkan melakukan pertemuan bilateral dengan sejumlah pemimpin dunia.

Kehadiran Presiden Prabowo dalam forum internasional tersebut menegaskan komitmen Indonesia untuk terus berkontribusi aktif dalam upaya menjaga perdamaian, memperkuat kerja sama global, serta memperjuangkan kepentingan nasional di tingkat dunia. (ANT/KN)

Mendagri Izinkan Kepala Daerah ke Luar Negeri, Termasuk untuk Berobat

0

BATAM – Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengizinkan kepala daerah maupun aparatur sipil negara (ASN) yang mau melakukan perjalanan ke luar negeri, terutama untuk keperluan berobat, karena situasi di dalam negeri sudah membaik.

“Ini penundaan keberangkatan ke luar negeri kemarin saya lakukan karena situasi rawan, tapi sekarang kalau seandainya mau ke luar negeri sepanjang daerahnya yakin aman akan saya izinkan,” kata Tito dalam rapat koordinasi pemerintahan se-Sumatera di Kota Batam, Kepulauan Riau, Minggu (21/9/2025).

Tito menegaskan bahwa pemberian izin akan dipertimbangkan bagi kepala daerah yang mau perjalanan dinas ke luar negeri untuk keperluan berobat atau perjalanan kedinasan, dengan memastikan daerahnya dalam situasi aman.

”Dan itu untuk (perjalanan) dinas, untuk berobat fine (bolehlah),” katanya.

Senada dengan itu, Kepala Pusat Penerangan Kementerian Dalam Negeri Benny Irawan menjelaskan Mendagri sempat meminta kepala daerah tidak meninggalkan daerahnya pada saat kondisi rawan adanya gelombang aksi unjuk rasa yang terjadi 25-29 Agustus 2025.

Dia menyebut, demonstrasi terjadi di hampir semua daerah di 35 provinsi di Tanah Air, tetapi tidak semua terjadi kericuhan, beberapa berlangsung aman terkendali.

“Tadi beliau (Mendagri-red) mengatakan, karena kondisi sudah membaik, kalau memang ada pejabat di daerah atau ASN yang melakukan tugas ke luar negeri, terutama untuk berobat kesehatan akan dipertimbangkan untuk diizinkan,” kata Benny.

Benny menambahkan, Mendagri melaksanakan kunjungan kerja khusus ke Batam untuk menghadiri kegiatan pertemuan konsolidasi di acara KAHMI sebagai pembicara kunci pada Sabtu (20/9), kemudian dilanjutkan rapat koordinasi pemerintahan se-Sumatera, Minggu (21/9).

“Rakor ini dilaksanakan di beberapa wilayah, hari ini dilaksanakan di Sumatera, dihadiri seluruh provinsi di Sumatera,” kata Benny.

Dalam rakor tersebut, kata dia, Mendagri memberikan beberapa arahan kepada kepala daerah se-Sumatera, pertama terkait situasi keamanan dan ketertiban daerah, kemudian terkait pengelolaan fiskal daerah. (ANT/KN)

TNI Dapat Anggaran Rp187,1 Triliun pada 2026, Panglima: Senjata Canggih Itu Mahal

0

JAKARTA – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mengungkapkan bahwa senjata pertahanan canggih memiliki harga yang mahal sehingga Kementerian Pertahanan (Kemenhan) dan TNI disetujui mendapatkan anggaran Rp187,1 triliun pada tahun 2026 oleh DPR RI.

“Karena senjata yang canggih itu mahal. Sangat mahal,” katanya di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Jakarta, Minggu (21/9/2025).

Agus mengatakan, dengan anggaran pertahanan yang besar, TNI akan bisa menjaga kedaulatan negara sehingga masyarakat bisa hidup dengan nyaman dan aman.

“Investor juga bisa masuk ke negara kita tanpa terganggu,” imbuhnya.

Agus juga mengungkapkan bahwa negara lain memiliki anggaran pertahanan yang lebih besar.

“Di negara-negara lain itu anggaran pertahanannya lebih besar. Contohnya Pakistan. Pertahanan di negara-negara lain besar sehingga tentara khususnya bisa mengamankan wilayahnya, bisa mengamankan masyarakat,” ucapnya.

Pada Selasa (16/9), Komisi I DPR RI menyetujui jumlah anggaran yang diajukan Kemenhan untuk tahun 2026 sebesar Rp 187,1 triliun.

“Proposal akhir dari anggaran Kemenhan dan TNI tahun 2026 yang sudah disetujui oleh Komisi I untuk dibawa ke Badan Anggaran, sejumlah Rp 187,1 triliun,” kata Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin.

Sjafrie menjelaskan, anggaran itu akan digunakan Kemenhan untuk menggaji pegawai dan prajurit TNI, memperkuat alat utama sistem senjata (alutsista) TNI, dan memperkuat sektor-sektor pertahanan lain yang berkaitan dengan kedaulatan negara.

Sjafrie memastikan serapan anggaran akan dilakukan secara maksimal agar dampaknya dapat dirasakan langsung masyarakat.

Karenanya, dia meminta seluruh kepala staf angkatan untuk serius dalam menggunakan anggaran secara efektif namun dengan hasil yang maksimal.

“Para kepala staf angkatan akan terus meningkatkan kesiapannya di bidang masing-masing dalam rangka memenuhi target trisula perisai nusantara,” jelas Sjafrie. (ANT/KN)

Gubernur Bali Diminta Tekan Ego Sektoral Atasi Banjir

0

JAKARTA – Ketua Yayasan Puri Kauhan Ubud AAGN Ari Dwipayana mengatakan Gubernur Bali I Wayan Koster harus mampu berperan menekan ego sektoral antarkabupaten/kota untuk mengatasi bencana banjir.

Untuk mengatasi ego kabupaten dan ego sektoral, posisi Gubernur Bali sangat strategis, karena Gubernur bukan hanya sebagai wakil pemerintah pusat di Bali, tetapi juga sebagai kepala daerah Provinsi Bali.

“Peran ganda tersebut memungkinkan Gubernur Bali berperan sebagai kekuatan intemerdiary, yang menyambung kepentingan antarkabupaten/kota di Bali, antara kepentingan kabupaten/kota di Bali dengan pemerintah pusat, agar bisa berjalan sinergis,” kata Ari Dwipayana dalam keterangan pers yang diterima di Jakarta, Minggu (21/9/2025).

Dia mengatakan bencana banjir yang melanda Bali memberikan pelajaran berharga yang mengharuskan para elite pemerintahan di Bali, tidak menjadikan konsep “One Island, One Management” sebatas slogan kosong yang miskin implementasi.

Menurut dia, banjir yang paling parah melanda hilir Denpasar bukan hanya problem tata kelola di hilir semata, tapi juga problem tata kelola yang disumbangkan di area hulu dan tengah, yakni Bangli, Badung, dan Gianyar.

Dia menjelaskan kesadaran sebagai satu kesatuan ekologis (bentang alam), membuat para leluhur Bali, sejak Sri Kesari Warmadewa telah menggagas konsep “Bali Dwipa” sebagai sebuah pulau yang Aneka Twa-Eka Twa, beragam, tapi menjadi satu kesatuan, teologi, budaya, ekologi dan juga bentang alam.

Filosofi itu, kata dia, sesungguhnya telah ditangkap di era kekinian dalam gagasan “One Island, One Management”, namun faktanya dalam tata kelola pemerintahan yang berlangsung selama ini, konsep Bali sebagai satu kesatuan yang terintegrasi, justru hanya dijadikan pepesan kosong dan miskin implementasi.

Hal itu, menurut dia, disebabkan oleh munculnya sekat-sekat ego-kabupaten/kota maupun ego-sektoral. Sebagai contoh, dia menjelaskan penanganan sampah yang buruk di kabupaten wilayah hulu atau tengah akan berdampak pada kota Denpasar yang berada di hilir.

“Kita harus belajar dari para leluhur dalam mengelola Bali,” kata dia. (ANT/KN)

Kemenhub Gandeng Kemnaker Dukung Kesejahteraan Sopir Angkutan Barang

0

BANDUNG – Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memastikan mendukung penuh kesejahteraan pengemudi angkutan barang dengan membangun kolaborasi aktif pada Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker).

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Aan Suhanan mengatakan pihaknya telah mendorong kolaborasi aktif bersama Kementerian Ketenagakerjaan untuk kesejahteraan pengemudi angkutan barang.

“Khususnya dalam mewujudkan jaminan sosial maupun jaminan hukum bagi para pengemudi,” kata Aan saat menjadi narasumber dalam kegiatan Sosialisasi Peningkatan Cakupan Kepesertaan Jaminan Sosial Tenaga Kerja yang diselenggarakan oleh Kementerian Ketenagakerjaan di Bandung, Jawa Barat, dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (21/9/2025).

Menurutnya, kesejahteraan pengemudi erat kaitannya dengan pengawasan dan penegakan hukum kendaraan barang over dimension and over loading (ODOL).

Sebagaimana disampaikan Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Pembahasan bersama Komisi V DPR RI pada 17 April 2025, lanjut Aan, kendaraan ODOL menjadi salah satu isu penting yang harus ditangani melalui regulasi yang tegas, penegakan hukum yang konsisten.

Selain itu melalui sinergi lintas sektor demi menjaga keselamatan, keamanan, dan kelancaran transportasi darat.

“Permasalahan kendaraan ODOL ini dinilai mendesak untuk segera diselesaikan karena berdampak langsung terhadap ketahanan infrastruktur jalan yang tidak mampu menampung beban berlebih dari kendaraan angkutan barang,” ucap Aan.

Untuk itu, Ditjen Perhubungan Darat mengajak seluruh pemangku kepentingan, baik pelaku usaha, operator transportasi, pemerintah daerah, maupun para pengemudi untuk bersama-sama mewujudkan komitmen zero ODOL.

Langkah itu tidak hanya untuk menegakkan aturan, tetapi juga demi kepentingan bersama dalam menciptakan transportasi darat yang lebih aman, tertib, efisien, dan berkelanjutan.

“Kemenhub memiliki tiga tugas yang harus diselesaikan dengan kementerian/lembaga lain yang utama adalah integrasi data dan sistem, selain itu bekerjasama intens dengan Kementerian Perdagangan untuk mengintegrasikan data manifes,” beber Aan.

Ia menuturkan kendaraan ODOL terbukti menimbulkan berbagai dampak serius, mulai dari meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas, kemacetan, kerusakan infrastruktur, penurunan performa kendaraan, hingga polusi udara dan pemborosan BBM.

“Penanganan kendaraan ODOL bukanlah upaya yang dilakukan secara tiba-tiba, melainkan telah melalui proses panjang, bertahap, dan melibatkan berbagai pemangku kepentingan sejak tahun 2017,” jelasnya.

Sejak awal, kebijakan bebas ODOL telah ditetapkan dan disosialisasikan, dengan sejumlah tahapan penting seperti pembatasan kendaraan ODOL bagi BUMN, penguatan layanan UPPKB, berbagai uji coba implementasi e-tilang, serta road map pengawasan elektronik.

Aan menuturkan hingga memasuki tahun 2025 penanganan kendaraan ODOL diarahkan ke level yang lebih strategis melalui penyusunan Perpres Logistik Nasional. Upaya ini dikoordinasikan lintas kementerian, termasuk Kemenhub, Kemenperin, Kemenkeu, Kemendagri, Polri, serta asosiasi industri.

Demi mendukung komitmen itu, Ditjen Perhubungan Darat turut mengimplementasikan Rencana Aksi Nasional (RAN) Penanganan ODOL tahun 2025 – 2029 yang dikoordinir Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan.

“RAN ini menjadi peta jalan nasional dalam upaya mewujudkan kebijakan zero ODOL secara menyeluruh, terukur, dan berkesinambungan,” ucap Aan.

Terdapat sembilan langkah strategis yang akan ditempuh, mulai dari integrasi pendataan angkutan barang berbasis sistem elektronik, pengawasan dan penindakan di lapangan, penetapan kelas jalan hingga peningkatan daya saing distribusi logistik multimoda. (ANT/KN)

ASDP Buka Lintasan Dobo–Marlasi, Perkuat Konektivitas di Maluku

0

JAKARTA – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) membuka lintasan Dobo-Marlasi untuk memperkuat konektivitas wilayah tertinggal, terdepan, terluar (3T), sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi Provinsi Maluku melalui peningkatan aksesibilitas transportasi laut.

“Sejak Sabtu (20/9), kapal KMP Lobster resmi melayani lintasan Dobo-Marlasi, yang diharapkan menjadi motor penggerak mobilitas masyarakat dan distribusi logistik di kawasan timur Indonesia,” kata Direktur Utama PT ASDP Heru Widodo dalam keterangan di Jakarta, Minggu (21/9).

Dia menyampaikan pembukaan lintasan perintis terbaru Dobo-Marlasi juga meneguhkan peran ASDP sebagai penghubung Nusantara di wilayah Tual, Maluku.

Ia menegaskan hadirnya lintasan baru itu merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memperluas jaringan layanan penyeberangan, khususnya di wilayah 3T.

ASDP ingin memastikan layanan transportasi penyeberangan tidak hanya terkonsentrasi di kota besar, tetapi juga mampu membuka akses bagi daerah yang selama ini sulit dijangkau.

“Lintasan Dobo-Marlasi ini adalah bukti nyata bahwa ASDP hadir untuk menjembatani masyarakat hingga ke pelosok Nusantara,” ujarnya pula.

Untuk tahap awal, lintasan tersebut beroperasi satu kali setiap hari dengan durasi perjalanan sekitar enam jam. Dari Dobo menuju Marlasi, kapal berlayar pukul 09.00-15.30 WIT, sementara dari Marlasi menuju Dobo beroperasi pukul 16.30-23.00 WIT.

Selain membuka akses transportasi, lintasan baru itu juga diharapkan dapat mendukung pengembangan potensi daerah. Kawasan Dobo dan Marlasi dikenal kaya akan sumber pangan, mulai dari hasil laut yang melimpah hingga umbi-umbian lokal.
Di sisi lain, panorama pantai yang menawan memberi peluang besar bagi sektor pariwisata untuk tumbuh lebih pesat.

Corporate Secretary ASDP Shelvy Arifin menambahkan, keberadaan lintasan itu akan membawa dampak ganda karena mobilitas masyarakat semakin mudah, distribusi barang lebih lancar, dan peluang wisata semakin terbuka.

“Transportasi yang andal akan mendorong aktivitas ekonomi yang lebih dinamis serta mempercepat pengenalan potensi daerah ke kancah yang lebih luas,” ujar Shelvy.

ASDP meyakini bahwa pembukaan lintasan itu hanyalah langkah awal dari perjalanan panjang untuk memperkuat konektivitas antardaerah.

“Ke depan, ASDP akan terus menghadirkan inovasi layanan dan memperluas jaringan lintasan demi mendukung pemerataan pembangunan, dari ujung barat hingga timur Indonesia,” kata Shelvy lagi. (ANT/KN)

PDIP Resmi Pecat Wahyudin Moridu Imbas Video Viral

0

GORONTALO – Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPP PDIP) secara resmi mengeluarkan sanksi berat berupa pemecatan terhadap Wahyudin Moridu buntut dari video viral yang menimbulkan kontroversi di masyarakat.

Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Gorontalo La Ode Haimudin, di Gorontalo, Minggu (21/9), mengatakan Wahyudin Moridu merupakan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Gorontalo dari Fraksi PDIP.

“Pemecatan hanya dapat dilakukan berdasarkan keputusan DPP, dimana terhadap yang bersangkutan DPP PDIP telah secara resmi memecat Wahyudun Moridu dari kader partai,” kata La Ode.

Langkah tegas DPP terhadap Wahyudin Moridu itu, juga menjadi teguran untuk mengingatkan seluruh kader partai khususnya di Provinsi Gorontalo, agar selalu menjaga nama baik dan kehormatan partai.

Secara tegas DPP PDIP mengingatkan seluruh kader untuk tidak melakukan tindakan-tindakan yang dapat mencederai kepercayaan rakyat terhadap partai.

Selain itu, para kader partai pun tidak dibenarkan melakukan kegiatan-kegiatan atau perilaku yang merugikan nama baik dan kepentingan partai, terutama hal yang dapat merugikan rakyat.

Mewakili DPP PDIP, ia juga mengajak seluruh kader partai untuk menjadikan peristiwa ini sebagai momentum untuk berbenah dan memperbaiki diri.

“Dari peristiwa ini kami mengingatkan kepada seluruh kader agar terus meningkatkan kualitas dalam kerja-kerja politik untuk kesejahteraan rakyat di Provinsi Gorontalo,” ujarnya pula.

Sebelumnya, nama Wahyudin Moridu heboh di media sosial atas perilakunya dalam video berdurasi 1 menit 5 detik yang menimbulkan keresahan publik.

Dalam video tersebut, Wahyudin Moridu mengaku sedang bersama dengan selingkuhannya hendak menuju Makassar, Sulawesi Selatan, untuk merampok menghabiskan uang negara.

Ia juga mengaku dalam kondisi mabuk saat melontarkan kata-kata tersebut, hingga memicu beragam komentar negatif yang berdampak pada buruknya institusi pemerintahan dan partai dimana ia menjadi kader. (ANT/KN)

Dukung Target Nasional, Berau Dorong Pengelolaan Sampah Berkelanjutan

BERAU – Semangat gotong royong menjaga kebersihan lingkungan kembali digaungkan di Kabupaten Berau. Menyambut World Cleanup Day (WCD) 2025, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ambil bagian dalam aksi bersih-bersih sampah secara serentak.

Ajakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) yang ditandatangani Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Berau, Muhammad Said, sebagai tindak lanjut instruksi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI. Edaran ini ditujukan kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), instansi vertikal, dunia usaha, BUMN, BUMD, camat, hingga komunitas dan lembaga masyarakat di Bumi Batiwakkal.

“World Cleanup Day adalah gerakan global yang sudah melibatkan lebih dari 180 negara sejak 2018. Tahun ini, Indonesia mengusung tema Menuju Indonesia Bersih 2029, sejalan dengan target nasional pengelolaan sampah 100 persen pada 2029 sesuai Perpres Nomor 12 Tahun 2025,” jelasnya.

Ia menyebut, rangkaian WCD Indonesia 2025 berlangsung selama sebulan penuh, mulai 15 September hingga 15 Oktober. Di Berau, puncak peringatan akan digelar pada 19 September 2025 melalui aksi bersih-bersih, memilah, dan mengolah sampah di lingkungan masing-masing.

Said menegaskan, partisipasi aktif dari seluruh lapisan masyarakat menjadi kunci keberhasilan gerakan ini.

“Harapannya, kegiatan ini tidak hanya sekadar seremoni, tapi bisa melahirkan kebiasaan hidup bersih dan peduli lingkungan yang berkelanjutan,” pungkasnya. (adv/srn/set)

Berau Jaga Kesehatan dan Ekosistem Lewat Pengelolaan Limbah Medis

BERAU – Ancaman limbah medis bahan berbahaya dan beracun (B3) kini menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau.

Seiring meningkatnya pelayanan dan fasilitas kesehatan, potensi limbah medis juga bertambah sehingga perlu dikelola dengan benar agar tidak mencemari lingkungan maupun membahayakan kesehatan masyarakat.

Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menekankan bahwa kesehatan masyarakat dan kelestarian lingkungan adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan.

“Jika limbah medis tidak ditangani sesuai aturan, dampaknya bisa merusak ekosistem sekaligus mengancam keselamatan manusia,” ujarnya.

Dikatakannya, Pemkab Berau berkomitmen mendukung pengelolaan limbah B3 sesuai regulasi, termasuk Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Menurutnya, pengelolaan limbah yang aman dan berkelanjutan adalah tanggung jawab moral bagi generasi mendatang agar Berau tetap maju sekaligus lestari.

Bupati Sri juga menegaskan perlunya sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat untuk membangun budaya sadar lingkungan.

“Kami berharap seluruh pihak semakin peduli dalam mengelola limbah B3, demi menciptakan lingkungan yang sehat dan berkelanjutan bagi masyarakat Berau,” pungkasnya. (adv/srn/set)