Beranda blog Halaman 270

Bulog Perkuat Strategi Hadapi El Nino dan Geopolitik Global

0
Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani (kanan) mengikuti rapat dengan Komisi IV DPR RI di Jakarta, Selasa (7/4/2026). ANTARA/Harianto

JAKARTA – Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menegaskan pihaknya melakukan penguatan strategi menghadapi dinamika geopolitik global dan kekeringan akibat fenomena El Nino ekstrem guna memastikan ketahanan pangan nasional tetap aman.

“Upaya Bulog dalam mengantisipasi dinamika global sesuai dengan statement Bapak Presiden (Prabowo Subianto) apa pun yang terjadi, di mana-mana bangsa lain banyak mengalami kesulitan, tapi minimal kita aman dalam masalah pangan. Ini pernyataan beliau di Instagram resmi Sekretaris Negara,” kata Rizal dalam rapat dengan Komisi IV DPR RI di Jakarta, Selasa (8/4/2026).

Ia menegaskan komitmen pemerintah untuk menjaga ketersediaan pangan nasional agar tetap aman, meskipun banyak negara lain menghadapi kesulitan akibat tekanan global dan perubahan iklim.

Pernyataan tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya menjaga stabilitas pangan nasional di tengah berbagai tantangan global yang terus berkembang saat ini.

Selain itu, pemerintah juga memastikan harga pangan tetap stabil dan tidak terdampak gejolak geopolitik, termasuk konflik di kawasan Timur Tengah yang berpotensi memengaruhi rantai pasok global.

Adapun stok cadangan beras pemerintah (CBP) yang dikelola Bulog dalam posisi aman yakni mencapai 4,59 juta ton.
Bulog memperkuat sinergi dengan berbagai kementerian dan lembaga seperti Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan, serta TNI-Polri dalam menghadapi tantangan pangan nasional.

Kerja sama juga dilakukan dengan BUMN pangan seperti ID FOOD dan Berdikari, serta Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk mengantisipasi dampak perubahan iklim terhadap produksi pangan.

Selain itu, Bulog meningkatkan koordinasi dengan DPR RI, khususnya Komisi IV, Komisi VI, dan Komisi XI, guna mendapatkan dukungan kebijakan dan masukan strategis dalam menghadapi dinamika global.

Koordinasi intensif juga dilakukan dengan berbagai pihak, termasuk sektor swasta yang bergerak di bidang logistik, untuk memastikan kelancaran distribusi dan penyerapan hasil pertanian di seluruh wilayah Indonesia.

Bulog juga telah membentuk posko command center untuk memantau perkembangan situasi global serta potensi dampak El Nino secara real time sebagai bagian dari sistem respons cepat.

Dalam menjaga stabilitas harga, Bulog secara rutin melakukan pemantauan di pasar tradisional bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan Satgas Pangan Polri hingga tiga kali dalam sepekan.

Selain itu, pengawasan juga dilakukan di tingkat produsen untuk memastikan harga tetap sesuai dengan harga eceran tertinggi dan harga acuan pemerintah yang telah ditetapkan.

“Kemudian kami monitoring di pabrik-pabrik produsen juga kami cek agar harganya juga sesuai dengan HET (harga eceran tertinggi) maupun HAP (harga acuan penjualan),” jelasnya.

Bulog juga aktif memberikan informasi kepada masyarakat guna mencegah kepanikan dan memastikan kondisi pangan tetap terkendali di tengah isu global dan perubahan iklim.

Sebagai langkah tambahan, kata Rizal, Bulog juga melaksanakan operasi pasar serta menerapkan efisiensi internal, termasuk kebijakan kerja fleksibel bagi staf, namun tetap memastikan tim lapangan aktif dalam penyerapan gabah petani.

“Namun, untuk yang di lapangan khusus tim jemput gabah harus di lapangan. Nanti kalau nggak ada di lapangan nggak bisa jemput gabah,” kata Rizal. (ANT/KN)

Rupiah Melemah ke Rp17.105 per Dolar, Airlangga Sebut Pelemahan Global

0
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjawab pertanyaan wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (7/4/2026). ANTARA/Fathur Rochman

JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto merespons nilai mata uang rupiah yang ditutup melemah pada Selasa sore menjadi Rp17.105 per dolar AS.

Airlangga, saat menjawab pertanyaan wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (7/4/2026), mengatakan melemahnya nilai mata uang tidak hanya dialami oleh rupiah, tetapi juga mata uang negara-negara lainnya.

“Itu kan bukan hanya rupiah, berbagai currency (mata uang) lain juga demikian,” kata Airlangga singkat.

Diketahui, Nilai tukar rupiah pada penutupan perdagangan hari Selasa melemah 70 poin atau 0,41 persen menjadi Rp17.105 per dolar AS dari penutupan sebelumnya di level Rp16.980 per dolar AS.

Pengamat mata uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi mengatakan, pelemahan ini dipengaruhi potensi eskalasi di Timur Tengah antara AS dengan Iran.

“Investor bersiap menghadapi potensi eskalasi di Timur Tengah menjelang tenggat waktu yang ditetapkan Presiden AS Donald Trump bagi Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz. Gangguan lalu lintas kapal tanker dalam beberapa pekan terakhir telah memperketat ekspektasi pasokan dan meningkatkan premi risiko di seluruh pasar minyak,” ucapnya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (7/4/2026).

Iran menolak proposal dari AS untuk melakukan gencatan senjata selama 45 hari dan pembukaan Selat Hormuz secara bertahap, bersamaan dengan negosiasi lebih luas tentang pencabutan sanksi dan rekonstruksi.

Adapun seruan Iran ialah menyerukan penghentian permusuhan secara permanen, jaminan yang mengikat terhadap serangan di masa mendatang, pencabutan sanksi, dan kompensasi atas kerusakan.

“Trump menegaskan kembali bahwa tenggat waktu hari Selasa itu tegas dan memperingatkan bahwa kegagalan untuk mematuhi dapat memicu serangan AS terhadap infrastruktur Iran, termasuk pembangkit listrik dan jembatan. Ia juga mengatakan Iran dapat disingkirkan dengan cepat, menggarisbawahi meningkatnya risiko eskalasi yang lebih luas,” kata Ibrahim.

Konfrontasi ini dinilai telah mengganggu aliran energi global dan mendorong harga minyak lebih tinggi, memicu kekhawatiran inflasi dan mempersulit prospek kebijakan moneter.

Investor juga menunggu data inflasi AS penting yang akan dirilis pada hari Jumat, yang diharapkan memberikan petunjuk tentang suku bunga Fed.

Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada hari ini juga bergerak melemah ke level Rp17.092 per dolar AS dari sebelumnya Rp17.037 per dolar AS. (ANT/KN)

1,9 Juta Peserta Ikuti TKA 2026, Sistem Dinilai Masih Aman

0
Taklimat media Pelaksanaan TKA SMP/MTs/ Sederajat 2026 di Hotel Four Points Bekasi, Selasa (7/4/2026). (Foto: Nicha/ Media Kaltim)

BEKASI — Kepala Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah, Toni Toharudin, menyatakan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 berjalan dengan sistem yang stabil dan terkendali.

Dalam taklimat media di Four Points by Sheraton Bekasi, Selasa (7/4/2026), ia menyebut performa sistem pusat berada dalam batas toleransi kapasitas selama dua hari pelaksanaan.

“Dari sisi sistem menunjukkan performa yang sangat baik dan masih dalam batas toleransi kapasitas,” ujarnya.

Meski demikian, sejumlah kendala teknis di daerah tetap ditemukan, seperti pemadaman listrik dan gangguan jaringan internet. Pemerintah mengantisipasi dengan penjadwalan ulang, khususnya untuk wilayah terdampak bencana seperti banjir.

Toni menambahkan, evaluasi akan dilakukan untuk memperkuat koordinasi ke depan, termasuk dengan Perusahaan Listrik Negara, guna meminimalkan gangguan serupa.

*Skema Pelaksanaan Dua Hari*

Pelaksanaan TKA dilakukan selama dua hari dengan pola terstruktur. Pada hari pertama, peserta menjalani latihan selama 5 menit, diikuti tes matematika dan numerasi selama 75 menit, serta survei karakter selama 25 menit.

Sementara pada hari kedua, peserta kembali menjalani latihan 5 menit, dilanjutkan tes Bahasa Indonesia berbasis literasi selama 75 menit, dan survei lingkungan belajar selama 20 menit.

Menurut Toni, skema ini menjadi bagian dari inovasi baru dalam sistem evaluasi pendidikan nasional.

“Kita sedang menciptakan sejarah baru dengan mengintegrasikan asesmen nasional dan tes kemampuan akademik dalam satu aktivitas,” katanya.

Melalui pendekatan ini, pemerintah mengumpulkan lima jenis data sekaligus, yakni literasi, numerasi, survei karakter, survei lingkungan belajar, dan capaian akademik individu.

Adapun disebutkan pula, tingkat partisipasi TKA tahun ini mencapai sekitar 98 persen dari total populasi siswa jenjang SD, MTs, dan sederajat.

Pada gelombang pertama, tercatat sebanyak 1.935.778 peserta mengikuti TKA, terdiri dari 1.777.571 peserta moda daring dari 33.349 sekolah dan 158.207 peserta moda semi-daring dari 2.451 sekolah

Pelaksanaan dibagi dalam empat sesi dan berlangsung serentak di seluruh zona waktu Indonesia, dimulai pukul 07.00 WIB di masing-masing wilayah.

Untuk menjaga ketertiban dan integritas, pelaksanaan TKA melibatkan berbagai unsur pengawasan. Tercatat 24.195 pengawas dan 2.345 penyelia dari dinas pendidikan serta kantor wilayah Kementerian Agama turut terlibat.

Selain itu, terdapat 42.852 proktor untuk moda daring dan 3.188 proktor untuk moda semi-daring.

“Keterlibatan berbagai unsur ini sangat penting untuk memastikan pelaksanaan TKA berjalan tertib, berintegritas, dan sesuai standar,” ujar Toni.

Pewarta/ Editor : Nicha R

Kemkomdigi Selidiki Ketidaksesuaian Rating Game di Steam, Fokus pada Perlindungan Anak

0
Foto: Direktur Pengembangan Ekosistem Digital Sonny Hendra Sudaryana memberikan keterangan kepada awak media di Kantor Kementerian Komdigi. (Foto: Dok. Kemkomdigi)

JAKARTA — Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) tengah menelusuri dugaan ketidaksesuaian antara klasifikasi usia dengan konten sejumlah gim yang beredar di platform Steam di Indonesia.

Temuan tersebut dinilai berpotensi menimbulkan kebingungan bagi masyarakat, khususnya orang tua, dalam menentukan kelayakan konten digital bagi anak-anak.

Sebagai tindak lanjut, Kemkomdigi melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap sistem klasifikasi yang diterapkan, baik di tingkat platform maupun dari sisi pengembang gim sebagai pihak penyedia konten.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan sumber persoalan dapat diidentifikasi secara komprehensif, mulai dari proses produksi hingga distribusi konten kepada pengguna.

Dalam proses pendalaman tersebut, Kemkomdigi juga menjalin komunikasi intensif dengan pihak Steam guna mempercepat proses klarifikasi serta evaluasi terhadap sistem rating yang digunakan.

Direktur Pengembangan Ekosistem Digital, Sonny Hendra Sudaryana, menegaskan bahwa klasifikasi usia memiliki peran penting dalam melindungi konsumen, terutama anak dan remaja.

“Tujuan utama penerapan Indonesia Game Rating System (IGRS) adalah memberi pegangan yang jelas bagi orang tua agar anak bermain sesuai dengan usianya,” jelasnya di Kantor Kementerian Komdigi, Jakarta Pusat, Selasa (07/04/2026).

Ia menambahkan, regulasi terkait klasifikasi usia gim merupakan hasil proses panjang yang telah dibahas sejak 2014 dan kini telah resmi diterapkan melalui kebijakan pemerintah.

“Setelah penantian panjang selama 10 tahun, kita akhirnya berhasil menghadirkan regulasi yang memberikan perlindungan serta kepastian bagi konsumen dan industri gim. Indonesia kini telah memiliki standar perlindungan warga negara yang sejajar dengan negara-negara lain,” tegas Sonny.

Sebagai langkah awal, pihak Steam telah menurunkan sejumlah rating gim yang dinilai bermasalah untuk mencegah kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Kebijakan ini diambil sebagai upaya preventif agar publik, khususnya orang tua, tidak mengalami kebingungan dalam memilih konten digital yang sesuai bagi anak.

Penerapan sistem Indonesia Game Rating System (IGRS) juga sejalan dengan ketentuan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang tata kelola sistem elektronik dalam pelindungan anak.

“Semua ini kami lakukan demi pelindungan konsumen dan keluarga di Indonesia. Orang tua kini memiliki panduan pasti untuk memastikan anak-anak bermain gim yang sesuai usianya,” ujar Sonny.

Kemkomdigi memastikan proses evaluasi akan terus dilakukan guna memperkuat pengawasan serta memastikan ekosistem gim digital di Indonesia berjalan sesuai dengan standar perlindungan yang telah ditetapkan.

Pewarta: M Adi Fajri
Editor : Nicha R

Menkeu Purbaya Soroti Praktik “Joki” Coretax, Sebut Ada Celah dalam Desain Sistem

0
Ilustrasi

JAKARTA – Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti adanya praktik perantara atau “joki” dalam penggunaan sistem Coretax yang dinilai muncul akibat kelemahan desain.

Menurutnya, dalam sistem ekonomi, setiap celah berpotensi dimanfaatkan oleh pihak tertentu untuk mengambil keuntungan.

“Kalau ada kesempatan, pasti ada yang masuk ke situ,” ujarnya saat ditemui di Kantor Kemenko Perekonomian, baru-baru ini.

Purbaya mengungkapkan bahwa desain awal Coretax dinilai terlalu kompleks bagi masyarakat umum, sehingga mendorong munculnya pihak ketiga atau software interface yang menjembatani penggunaan sistem tersebut.

“Desainnya agak cacat, terlalu sulit dipakai orang biasa. Akhirnya ada joki yang meneruskan ke pengguna,” jelasnya.

Ia juga mengakui baru mengetahui adanya celah tersebut dalam waktu kurang dari satu bulan terakhir. Menurutnya, struktur sistem yang terlalu cepat dan tidak optimal membuka ruang bagi pihak luar untuk masuk dalam proses.

“Seperti ada kelemahan yang membuat bisnis di tengah. Ini yang sedang saya bereskan,” tegasnya.

Purbaya memastikan pemerintah akan melakukan pembenahan agar sistem Coretax menjadi lebih sederhana, transparan, dan dapat diakses langsung oleh masyarakat tanpa perantara.

Pewarta/ Editor : Nicha R

Begal Malam Hari di Bontang, Guru SD Jadi Korban

0
Foto: ilustrasi (AI)

BONTANG — Aksi pembegalan menimpa seorang guru SD 006 Teluk Pandan, Cornelius, saat melintas di kawasan Jalan Pipa, Bukit Kusnodo, Senin (6/4/2026) sekitar pukul 23.00 WITA.

Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku. Polisi menduga pelaku merupakan sekelompok pemuda yang kerap berkumpul di lokasi tersebut.

Peristiwa bermula saat korban dalam perjalanan pulang dari Kota Bontang menuju rumahnya di Desa Martadinata, Kecamatan Teluk Pandan, Kutai Timur. Korban memilih jalur alternatif melalui Tugu Selamat Datang Bontang, masuk ke Jalan Suka Rahmat di samping Masjid Al-Hikmah, lalu menuju Jalan Pipa arah Bukit Kusnodo.

Kanit Reskrim Polsek Teluk Pandan, Aiptu Agus Santoso, mewakili Kapolsek Ipda Joko Feriyanto, menjelaskan bahwa korban tiba-tiba dihentikan oleh tiga orang tak dikenal sebelum simpang empat Jalan Pipa Kusnodo.

“Korban langsung diserang dan dipukuli oleh para pelaku,” ujarnya, Selasa (7/4/2026).

Upaya korban untuk meminta pertolongan pun tidak berhasil setelah ponselnya dirampas dan dibuang ke pinggir jalan. Barang tersebut baru ditemukan keesokan harinya saat polisi melakukan penyisiran di lokasi kejadian.

Usai melakukan aksinya, para pelaku melarikan diri ke arah simpang tiga poros Bontang–Kutai Timur. Meski dalam kondisi terluka, korban masih mampu mengendarai sepeda motor secara perlahan kembali ke arah Tugu Selamat Datang Bontang, sebelum akhirnya meminta bantuan ke rumah Ketua RT setempat.

Korban kemudian dilarikan ke RSUD Taman Husada untuk mendapatkan penanganan medis. Saat ini, kondisi Cornelius dilaporkan telah membaik dan sudah kembali ke rumahnya.

Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan memintai keterangan korban. Namun, proses penyelidikan masih menemui kendala, terutama karena minimnya penerangan di lokasi serta tidak adanya kamera pengawas (CCTV).

“Korban juga kesulitan mengenali para pelaku,” tambahnya.

Selain itu, dari hasil olah TKP, petugas menemukan indikasi adanya aktivitas konsumsi minuman oplosan di sekitar lokasi kejadian.

Polisi memastikan penyelidikan akan terus dilakukan untuk mengungkap identitas pelaku serta mencegah kejadian serupa terulang di kawasan tersebut. (MK)

Penulis: Syakurah
Editor: Agus S

Gratispol Salurkan Rp227,6 Miliar, Puluhan Ribu Mahasiswa Terbantu

0
Foto: Ilustrasi mahasiswa. (Istimewa)

SAMARINDA — Program bantuan pendidikan Gratispol yang dijalankan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur terus menunjukkan progres signifikan. Hingga saat ini, sekitar 49 ribu mahasiswa telah menerima manfaat program tersebut.

Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Provinsi Kaltim, Dasmiah, menyebut total anggaran yang telah disalurkan mencapai sekitar Rp227,6 miliar.

“Selama data dari kampus sudah lengkap dan clear, pencairan pasti kami lakukan. Tidak ada istilah terlambat,” ujarnya.

Ia menegaskan, mahasiswa baru yang masuk melalui berbagai jalur seleksi, termasuk jalur prestasi, juga akan langsung diproses pembiayaannya begitu diajukan oleh pihak kampus.

Pemprov Kaltim bahkan menargetkan pada tahun ajaran 2026–2027 tidak ada lagi mahasiswa yang membayar biaya pendidikan.

“Semua harus gratis. Tidak ada lagi mahasiswa baru yang membayar,” tegasnya.

Meski demikian, pelaksanaan program ini tetap memiliki sejumlah persyaratan. Salah satunya terkait status domisili dan kepemilikan KTP Kalimantan Timur. Program diprioritaskan bagi warga Kaltim, sementara mahasiswa dari luar daerah tetap dapat mengakses dengan syarat telah berdomisili minimal tiga tahun.

Terkait target, Pemprov sebelumnya mengalokasikan anggaran untuk sekitar 126 ribu mahasiswa dengan nilai mencapai Rp1,3 triliun. Namun, realisasi penerima akan disesuaikan dengan jumlah mahasiswa yang memenuhi kriteria yang telah ditetapkan.

Pemprov berharap program ini tidak hanya meringankan beban biaya pendidikan, tetapi juga mampu mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kalimantan Timur.

“Harapannya, seluruh mahasiswa yang memenuhi syarat bisa terakomodasi dan turut berkontribusi dalam pembangunan Kalimantan Timur,” pungkasnya. (MK)

Penulis: Hanafi
Editor: Agus S

Sosialisasi Gratispol Digenjot, Kampus Diminta Aktif

0
Foto: Kepala Biro Kesra Setda Provinsi Kaltim Dasmiah (tengah) saat memimpin rapat koordinasi. (Hanafi/Media Kaltim)

SAMARINDA — Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur terus mengoptimalkan pelaksanaan program bantuan pendidikan Gratispol dengan memperkuat sosialisasi di lingkungan kampus.

Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Provinsi Kaltim, Dasmiah, menyampaikan bahwa pihaknya telah menggelar rapat koordinasi bersama perwakilan perguruan tinggi untuk mengevaluasi pelaksanaan program tersebut.

Menurutnya, meski telah dibentuk tim Satgas dan media center di masing-masing kampus, peran keduanya dinilai belum berjalan maksimal dalam menyampaikan informasi kepada mahasiswa.

“Karena itu, kami mendorong kampus agar lebih aktif menjadi pusat informasi bagi mahasiswa terkait program Gratispol,” ujarnya, Selasa (6/4/2026).

Sebagai langkah konkret, Pemprov Kaltim meminta kampus mengaktifkan nomor hotline sebagai saluran informasi resmi. Selain itu, konsep tutor sebaya juga akan dikembangkan, dengan melibatkan mahasiswa sebagai agen penyebar informasi di lingkungan kampus.

“Harapannya program ini benar-benar membumi, sehingga seluruh mahasiswa memahami hak dan mekanisme yang ada,” jelas Dasmiah.

Tak hanya itu, pemerintah juga melakukan penyisiran ulang data penerima bantuan guna memastikan tidak ada mahasiswa yang memenuhi syarat namun belum terakomodasi.

“Kami ingin tidak ada yang tertinggal. Semua yang memenuhi kriteria harus terakomodasi,” tegasnya.

Di sisi lain, Pemprov tetap menerapkan batasan masa studi sebagai bagian dari pengendalian program. Mahasiswa yang melewati batas semester tertentu tidak lagi mendapatkan bantuan.

Menurut Dasmiah, aturan tersebut penting untuk menjaga keberlanjutan program agar tetap tepat sasaran dan akuntabel.

“Ini penting karena program ini menggunakan anggaran negara, sehingga harus ada aturan yang jelas,” tutupnya. (MK)

Penulis: Hanafi
Editor: Agus S

Pelajar Balikpapan Kunjungi IKN, Tanam Pohon hingga Jelajah Kawasan

0
Foto: Siswa-siswi SMA Nasional KPS Balikpapan studi edukasi ke IKN, Taman Kusuma Bangsa salah satu tempat yang mereka kunjungi. (Atmaja Riski)

NUSANTARA — Ratusan pelajar SMA Nasional KPS Balikpapan mengunjungi kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), Selasa (7/4/2026), dalam rangka studi edukasi.

Rombongan yang terdiri dari siswa kelas X hingga XII tersebut datang menggunakan sedikitnya empat bus. Dengan mengenakan seragam khas berwarna oranye-abu, mereka tampak antusias menjelajahi sejumlah titik penting di kawasan ibu kota baru.

Kegiatan ini tidak hanya sekadar kunjungan, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran langsung di lapangan. Para pelajar diajak mengenal konsep pembangunan IKN sekaligus merasakan suasana kawasan yang dirancang sebagai kota masa depan.

Salah satu siswa, Una, mengaku terkesan dengan tampilan dan konsep IKN yang menurutnya berbeda dari kota pada umumnya.

“Seru pastinya. Juga bisa melihat bangunan-bangunannya. Suasananya bagus, futuristik,” ujarnya.

Dalam kunjungan sehari tersebut, para siswa mengunjungi beberapa lokasi penting, seperti multifunctional hall, Istana Negara, hingga Taman Kusuma Bangsa. Mereka juga ikut berpartisipasi dalam kegiatan penanaman pohon di kawasan hutan kota.

“Kami sudah ke multifunctional hall, tanam pohon di hutan kota, lalu ke Istana Negara dan Taman Kusuma Bangsa,” tambahnya.

SMA Nasional KPS Balikpapan sendiri dikenal sebagai salah satu sekolah unggulan di Kota Balikpapan. Dalam catatan akademik terbaru, sekolah ini mencatat prestasi membanggakan dengan 13 siswa lulus Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2025 dan diterima di sejumlah perguruan tinggi negeri ternama.

Beberapa di antaranya diterima di Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Airlangga (Unair), Universitas Mulawarman (Unmul), hingga Institut Teknologi Kalimantan (ITK).

Kunjungan ini diharapkan dapat menambah wawasan siswa sekaligus memotivasi mereka untuk terus berprestasi dan berkontribusi dalam pembangunan masa depan Indonesia. (MK)

Pewarta: Atmaja Riski
Editor: Agus S

Penambahan Trafo 30 MVA Dikebut, PLN Perkuat Sistem Kelistrikan

0
Foto: Pekerjaan pemasangan dan penguatan struktur di area Gardu Induk 150 kV Satui sebagai bagian dari proyek penambahan kapasitas trafo 30 MVA guna meningkatkan keandalan sistem kelistrikan di Kalimantan Selatan. (Istimewa)

SATUI — PT PLN (Persero) terus memperkuat sistem ketenagalistrikan nasional dengan melanjutkan pembangunan infrastruktur strategis pasca libur Idulfitri 2026. Salah satunya melalui proyek penambahan kapasitas trafo di Gardu Induk (GI) 150 kV Satui, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan.

Proyek yang dikerjakan oleh PLN Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (UIP KLT) ini mencakup pembangunan Extension 1 Trafo Bay serta penambahan trafo berkapasitas 30 MVA. Langkah ini dinilai krusial untuk meningkatkan keandalan distribusi listrik serta mengurangi potensi gangguan pada jaringan transmisi 150 kV di wilayah Kalimantan.

Saat ini, progres pembangunan telah mencapai 73,15 persen dan berada di bawah pengawasan Unit Pelaksana Proyek Kalimantan Bagian Timur 4 (UPP KLT 4). Capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi antara PLN, mitra kerja, serta dukungan berbagai pemangku kepentingan.

General Manager PLN UIP KLT, Basuki Widodo, menyampaikan bahwa semangat kebersamaan pasca-Idulfitri menjadi dorongan bagi seluruh tim untuk mempercepat penyelesaian proyek.

“Semangat kebersamaan setelah Idulfitri menjadi energi positif bagi seluruh tim untuk terus melanjutkan pekerjaan dengan tetap mengedepankan kualitas, keselamatan kerja, dan koordinasi yang baik,” ujarnya, Senin (6/4/2026).

Ia menegaskan, penambahan kapasitas di GI Satui memiliki peran strategis dalam mendukung sistem kelistrikan Kalimantan, baik untuk kebutuhan masyarakat maupun sektor industri.

Selain itu, aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3) tetap menjadi prioritas utama, mengingat proyek ini berada di area dengan risiko tegangan tinggi.

PLN optimistis proyek ini akan memberikan manfaat besar dalam meningkatkan keandalan sistem kelistrikan di Kalimantan Selatan, sekaligus mendukung fleksibilitas operasional jaringan listrik regional.

Dengan infrastruktur yang semakin kuat, PLN berharap mampu mengantisipasi pertumbuhan kebutuhan listrik ke depan serta mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Kalimantan.

“Melalui semangat transformasi, PLN UIP KLT berkomitmen untuk terus menyediakan energi yang andal, merata, dan berkelanjutan,” tutupnya. (MK)

Penulis: Aprianto
Editor: Agus S