Beranda blog Halaman 249

KAHMI dan Forhati Diminta Jadi Wadah Gagasan dan Kontrol Sosial

0
Foto: Foto bersama usai pembukaan Musda IV KAHMI dan Forhati Kota Samarinda di Hotel Puri Senyiur. (Dimas/Media Kaltim)

SAMARINDA — Bertempat di Hotel Puri Senyiur, Bupati Penajam Paser Utara (PPU) sekaligus Ketua KAHMI, Mudyat Noor, secara resmi membuka Musyawarah Daerah (Musda) IV KAHMI dan Forhati Kota Samarinda, Sabtu (25/4/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah tokoh penting, termasuk Wali Kota Samarinda, jajaran Presidium KAHMI Provinsi Kalimantan Timur, serta berbagai tokoh masyarakat lainnya.

Dalam keterangannya, Mudyat Noor menyampaikan rasa syukur atas tingginya antusiasme peserta yang hadir dalam agenda tersebut. Ia berharap Musda tidak hanya menjadi seremoni pergantian kepengurusan, tetapi juga melahirkan pemimpin baru yang mampu membawa organisasi lebih progresif.

“Alhamdulillah, agenda hari ini adalah mengesahkan Musda KAHMI dan Forhati Kota Samarinda yang keempat. Pesertanya cukup ramai. Harapan kita, Musda ini menghasilkan pemimpin baru yang mampu membawa kemajuan bagi organisasi ke depannya,” ujarnya.

Mudyat juga menanggapi arahan Wali Kota Samarinda terkait pentingnya peran strategis organisasi di tengah masyarakat. Menurutnya, KAHMI dan Forhati harus mampu bertransformasi dan tidak hanya terjebak dalam kegiatan rutin tahunan.

Ia menilai organisasi alumni HMI tersebut harus memainkan fungsi kontrol sosial yang nyata, sejalan dengan latar belakang para anggotanya yang berasal dari berbagai bidang, mulai dari politik, bisnis, hingga pemerintahan.

“Kami ingin KAHMI dan Forhati menjadi wadah untuk menularkan ide-ide yang membawa kemajuan. Bukan hanya organisasi yang melaksanakan rutinitas seperti halalbihalal atau kurban saja, tapi benar-benar menjadi penggerak dan kontrol di berbagai bidang,” tegasnya.

Melalui Musda IV ini, KAHMI dan Forhati Samarinda diharapkan mampu memperkuat kontribusi organisasi dalam pembangunan daerah serta menghadirkan gagasan-gagasan strategis bagi masyarakat.

Pewarta: Dimas
Editor: Agus S

Si Jago Merah Hanguskan Rumah di Mawai Indah

0
Foto: Kebakaran rumah warga di Batu Ampar yang menghanguskan satu unit bangunan. (Istimewa)

SANGATTA — Kebakaran kembali terjadi di Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Sabtu (25/4/2026). Satu unit rumah milik warga di Dusun Suka Damai, Desa Mawai Indah, ludes dilalap api.

Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Mangga RT 04 dan 05. Laporan pertama diterima dari warga bernama Herman dan petugas langsung bergerak menuju lokasi, tiba sekitar pukul 09.15 Wita.

Api berhasil dikendalikan oleh relawan kebakaran (Redkar) Desa Mawai Indah sebelum merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi.

Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian tersebut. Namun, rumah milik Sukapti berukuran sekitar 8 x 10 meter hangus terbakar seluruhnya.

Kerugian akibat peristiwa tersebut ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Kasi Pemadaman, Pengendali Operasi dan Komunikasi Disdamkartan Kutim, Eko Purnomo, menyampaikan dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari obat nyamuk bakar.

“Diduga api berasal dari obat nyamuk bakar yang menyambar material mudah terbakar di dalam rumah,” ujarnya kepada Media Kaltim.

Penanganan di lapangan sempat mengalami kendala karena lokasi kejadian berada sekitar 35 kilometer dari pos pemadam dengan kondisi medan berbukit, sehingga mobil pemadam tidak dapat menjangkau area kebakaran.

Meski demikian, personel dari Pos Batu Ampar dan Pos Bengkal tetap dikerahkan dengan membawa pompa portable serta peralatan pendukung untuk mencegah api semakin meluas.

Hingga kini, petugas masih melakukan pendataan lebih lanjut terkait jumlah jiwa dalam satu kartu keluarga terdampak kebakaran tersebut.

Penulis: Ramlah
Editor: Agus S

Zulhas Tegaskan Harga Sembako Tidak Boleh Naik

0
Foto: Zulkifli Hasan, Ketua DPP PAN sekaligus Menteri Koordinator Bidang Pangan saat diwawancarai usai acara pelantikan PAN Kaltim di Convention Hall Samarinda. (K. Irul Umam/MKN)

SAMARINDA — Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, menegaskan pentingnya peran kader partai dalam memastikan kesejahteraan masyarakat, khususnya di sektor pangan dan pertanian.

Hal itu disampaikan Zulhas usai menghadiri acara Simphoni Kemenangan pelantikan Ketua DPW dan DPD PAN se-Kalimantan Timur di Convention Hall Samarinda, Sabtu (25/4/2026).

Menurutnya, kader PAN harus hadir di tengah masyarakat dan membantu menyelesaikan persoalan yang dihadapi petani maupun nelayan.

“Kita diberi tugas untuk mengentaskan 30 persen rakyat yang tertinggal, yaitu petani. Pupuk tidak boleh terlambat, irigasi harus bagus, dan harga gabah harus terus dicek,” ujarnya.

Ia menyebut harga gabah saat ini sudah berada di atas Rp6.500 per kilogram dan harus dijaga agar tetap stabil demi melindungi kesejahteraan petani.

Selain itu, Zulhas juga menyoroti pelaksanaan program makan bergizi gratis yang menurutnya harus dijaga kualitasnya, mulai dari proses pengolahan hingga standar higienitas dan kandungan gizi.

Di sisi lain, ia menekankan pentingnya keberadaan koperasi desa (Kopdes) sebagai penyangga ekonomi masyarakat, terutama saat harga komoditas mengalami penurunan.

“Kalau harga gabah atau ikan turun, koperasi desa harus menjadi pembeli. Nanti juga jadi supplier untuk program pemerintah,” katanya.

Menurut Zulhas, menjaga stabilitas harga bahan pokok menjadi tantangan besar yang kini dihadapi pemerintah. Ia mengaku mendapat arahan langsung dari Presiden agar harga sembako tidak mengalami kenaikan.

“Ini tugas berat, harga sembako tidak boleh naik, kalau bisa justru turun,” tegasnya.

Karena itu, ia meminta seluruh kader PAN aktif menggelar pasar murah dengan melibatkan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, hingga pelaku usaha untuk menjaga daya beli masyarakat.

Tak hanya bicara soal pangan, Zulhas juga menunjukkan optimisme terhadap masa depan PAN di Kalimantan Timur. Ia menilai peluang PAN menjadi kekuatan politik utama di daerah tersebut terbuka cukup besar.

“Insya Allah, PAN nanti jadi pemenang di Kaltim,” tutupnya. (MK)

Penulis: K. Irul Umam
Editor: Agus S

BI Perkuat Intervensi Jaga Rupiah di Tengah Tekanan Global

0
Direktur Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter (DKEM) BI Juli Budi Winantya (kiri) dalam pertemuan media di Bandung, Jumat (24/4). ANTARA/Indra Arief Pribadi

JAKARTA – Bank Indonesia meningkatkan intensitas intervensi di pasar keuangan guna menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, menyusul gejolak ekonomi eksternal yang semakin tereskalasi akibat ketegangan geopolitik global.

Direktur Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter (DKEM) BI Juli Budi Winantya dalam pertemuan media di Bandung, Jumat (24/4/2026), mengatakan BI memperkuat intervensi, baik melalui pasar spot, domestic non-deliverable forward (DNDF), termasuk transaksi di pasar offshore.

Selain itu, BI juga mengoptimalkan bauran kebijakan moneter, termasuk penguatan instrumen pasar uang guna menjaga stabilitas nilai tukar sekaligus mendukung ketahanan eksternal ekonomi.

“Intensitas BI dalam intervensi semakin kuat, didukung tidak hanya di spot, tapi di forward, baik dalam negeri maupun luar negeri DNDF dan kebijakan terkait transaksi valas akan kita lakukan sebagai bentuk komitmen BI menjaga stabilitas,” kata dia.

Bank Sentral memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026 berada di rentang 4,9-5,7 persen dan menetapkan sasaran inflasi 2,5 persen dengan deviasi 1 persen.

Saat ini, kata Juli, tekanan eksternal belum mereda. Tekanan itu berasal dari konflik geopolitik di Timur Tengah yang mendorong kenaikan harga energi dan komoditas akibat disrupsi produksi dan distribusi di kawasan ladang migas sekaligus jalur pelayaran global itu.

Disrupsi itu membuat harga pangan dan komoditas global meningkat yang mengerek tekanan inflasi. Karena itu, BI merevisi ke bawah proyeksi pertumbuhan ekonomi global menjadi 3 persen dari 3,1 persen, sedangkan inflasi menjadi 4,2 persen dari 4,1 persen.

Karena proyeksi pertumbuhan ekonomi global yang lebih rendah, sedangkan inflasi meningkat, BI melihat ruang pelonggaran kebijakan moneter global kian terbatas.

Arah kebijakan bank sentral dunia, termasuk The Federal Reserve juga diperkirakan menahan suku bunga lebih lama akibat ketegangan geopolitik global.

Kondisi tersebut mendorong kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat (US Treasury) dan memperkuat dolar AS, sehingga meningkatkan tekanan terhadap arus modal di negara berkembang, termasuk Indonesia.

“Daya tarik aset keuangan AS meningkat, sehingga terjadi pergeseran aliran modal global,” katanya.

Juli melihat neraca perdagangan Indonesia masih mencatat surplus, terutama ditopang oleh kinerja ekspor nonmigas. Adapun cadangan devisa pada Maret 2026, tercatat tinggi sebesar 148,2 miliar dolar AS, yang cukup untuk mendukung stabilitas eksternal.

BI berjanji akan terus mencermati perkembangan global dan memperkuat respons kebijakan guna menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan nasional.

Nilai tukar rupiah pada perdagangan hari ini atau Jumat (24/4) ditutup pada level Rp17.229 per dolar AS, menguat 57 poin atau 0,33 persen dari penutupan sebelumnya di level Rp17.286 per dolar AS. Pada Kamis (23/4), nilai tukar rupiah melemah menembus level Rp17.304 per dolar AS. (ANT/KN)

Prajurit TNI Gugur Usai Dirawat, Korban Serangan di Lebanon Bertambah

0
Praka Rico Pramudia. ANTARA/HO-Tangkapan layar unggahan foto akun instagram resmi Kementerian Pertahanan

JAKARTA – Kementerian Pertahanan (Kemenhan) menyatakan satu prajurit TNI yang bertugas di Lebanon, yakni Praka Rico Pramudia gugur setelah menjalani perawatan medis di rumah sakit.

Dalam unggahan akun resmi instagram Kementerian Pertahanan, dijelaskan bahwa pihak Kementerian Pertahanan mengucapkan belasungkawa atas gugurnya prajurit TNI AD itu.

“Gugurnya Praka Rico Pramudia dalam pelaksanaan misi perdamaian dunia bersama UNIFIL di Lebanon Selatan menjadi duka yang mendalam. Almarhum wafat setelah menjalani perawatan akibat luka yang dialami dalam penugasan,” seperti dikutip dari akun instagram resmi Kementerian Pertahanan di Jakarta, Jumat (24/4/2026).

ANTARA juga mencoba mengkonfirmasi ke Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI Mayjen TNI Aulia Dwi Nasrullah terkait informasi detail soal gugurnya prajurit itu.

Namun, hingga saat ini, Aulia belum membalas konfirmasi ANTARA melalui pesan singkat. Hingga berita ini diturunkan, ANTARA masih mencoba mencari tahu informasi lanjutan tentang gugurnya Praka Rico Pramudia.

Untuk diketahui, Praka Rico merupakan salah satu dari tiga prajurit TNI yang mengalami luka akibat penyerangan di Lebanon pada Minggu (23/3).

“Praka Rico Pramudia mengalami luka berat serta Praka Bayu Prakoso dan Praka Arif Kurniawan mengalami luka ringan yang saat ini telah mendapatkan penanganan medis,” kata Kapuspen Mabes TNI Mayjen TNI Aulia Dwi Nasrullah saat dikonfirmasi ANTARA di Jakarta, Senin (20/4).

Aulia menjelaskan mereka mengalami luka setelah pos penugasan kontingen Indonesia di Kota Adshit al-Qusyar di Lebanon Selatan terkena serangan artileri pada Minggu (29/3).

Dalam kejadian itu, Praka Farizal Romadhon yang juga berada di tempat yang sama dengan Rico gugur, karena terkena serangan langsung.

Rico yang mengalami luka berat langsung dilarikan ke Rumah Sakit St. George di Beirut menggunakan helikopter agar bisa mendapatkan perawatan medis secara intensif.

Namun, setelah beberapa pekan perawatan intensif, Rico dinyatakan gugur di rumah sakit. (ANT/KN

Pemerintah Masuk “Survival Mode”, Tak Ada Ruang Kebijakan Main-main

0
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa dalam taklimat media di Jakarta, Jumat (24/4/2026) (ANTARA/Bayu Saputra)

JAKARTA – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan makna mode bertahan atau ‘survival mode’ yang saat ini dijalankan pemerintah Indonesia di tengah tekanan global.

Menurut dia, ‘survival mode’ berarti pemerintah harus mengoptimalkan seluruh sumber daya dan peluang yang tersedia untuk menjaga pertumbuhan ekonomi, tanpa ruang untuk kebijakan yang tidak efektif.

“Artinya kita enggak boleh main-main lagi. Artinya kalau kita enggak ada ruang, atau enggak ada luxury untuk bermain-main lagi dengan segala peluang yang kita bisa buat,” kata Purbaya dalam taklimat media di Jakarta, Jumat (24/4/2026).

Kebijakan fiskal dan program ekonomi harus dijalankan secara serius dan terukur agar tidak menimbulkan risiko bagi perekonomian nasional.

Dalam kerangka tersebut, Purbaya memastikan akan memaksimalkan seluruh instrumen yang berada di bawah kewenangan Kementerian Keuangan untuk memastikan program berjalan efektif dan terpantau dengan baik.

Sebagaimana diketahui, Presiden Prabowo Subianto sebelumnya telah menerbitkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 4 Tahun 2026 tentang Satuan Tugas Percepatan Program Pemerintah untuk Mendukung Peningkatan Pertumbuhan Ekonomi.

Melalui beleid tersebut, pemerintah membentuk satuan tugas (satgas) yang bertugas mengawal percepatan program, termasuk mengatasi hambatan (debottlenecking) dalam implementasi kebijakan.

“Itu kan semua diawasi nanti di satu satgas, di situ antara lain juga akan masuk nanti yang dibuat debottlenecking seperti itu. Itu survival mode,” tutur Purbaya.

Ia juga menekankan pentingnya menutup celah inefisiensi dalam perekonomian, termasuk kebocoran penerimaan negara. Optimalisasi akan dilakukan di sektor kepabeanan dan perpajakan.

“Kita enggak boleh lagi membiarkan ruang-ruang inefficiency terjadi di perekonomian kita, apalagi kalau disengaja,” terangnya.

Meski mengakui kinerja Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) telah mengalami kemajuan, Menkeu menilai masih terdapat ruang perbaikan, terutama dalam menutup potensi kebocoran penerimaan negara.

“Walaupun udah maju ya, bea cukai dan pajak. Tapi kita masih ada lihat kebocoran, bahkan kebocoran ruang sana sini yang masih bisa ditutup. Jadi itu yang disebut survival mode,” tutupnya. (ANT/KN)

Ahmad Yani Fokus Kawal MBG hingga Koperasi Merah Putih

0
Foto: Ketua DPRD Kukar, Ahmad Yani. (Ady/MKN)

TENGGARONG — DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh berbagai program prioritas pemerintah pusat usai mengikuti retret kepemimpinan di Magelang.

Ketua DPRD Kukar, Ahmad Yani, menyampaikan bahwa lembaga legislatif daerah siap mengawal pelaksanaan program strategis Presiden agar dapat berjalan optimal dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Semua program andalan pemerintah harus kita dukung,” ujarnya, Jumat (24/4/2026).

Menurut Ahmad Yani, dukungan tersebut tidak hanya bersifat simbolis, tetapi diwujudkan melalui fungsi penganggaran dan pengawasan yang dimiliki DPRD.

Ia menjelaskan, penguatan program akan dilakukan melalui dukungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) serta kolaborasi dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Di legislatif, tentu melalui fungsi penganggaran, baik lewat APBD maupun kolaborasi dengan APBN,” katanya.

Sejumlah program prioritas Presiden yang menjadi perhatian utama di Kukar di antaranya Koperasi Merah Putih (KMP), Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat, hingga pengembangan ekonomi hijau dan ekonomi biru.

Menurutnya, program-program tersebut memiliki dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat jika dijalankan secara tepat sasaran dan berkelanjutan.

Ahmad Yani menilai pemerintah daerah memiliki peran penting dalam memastikan kebijakan pusat benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di daerah.

Karena itu, ia menekankan pentingnya kesamaan visi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjalankan agenda pembangunan nasional.

Ia juga mengingatkan agar pelaksanaan program strategis tidak dibawa ke ranah kepentingan politik praktis.

“Jadi tidak lagi bicara partai atau asal-usul partai,” ujarnya.

Menurutnya, yang paling utama adalah membangun sinergi bersama demi kepentingan masyarakat dan pembangunan daerah.

“Yang utama adalah semangat bersama untuk bersinergi membangun Indonesia,” tutupnya. (MK)

Penulis: Ady Wahyudi
Editor: Agus S

Persaingan Ketua Kadin Kutim Mulai Memanas

0
Foto: Pengambilan formulir pendaftaran bakal calon Ketua Kadin Kutim di Sekretariat Panitia Mukab V. (Istimewa)

SANGATTA — Atmosfer perebutan kursi Ketua Kadin Kutai Timur (Kutim) mulai memanas menjelang Musyawarah Kabupaten (Mukab) V. Hingga Jumat (24/4/2026), tiga nama tercatat telah mengambil formulir pendaftaran bakal calon ketua.

Mereka adalah Sesthy S Bumbungan, Charolina Laoh, dan Angga Redi Niata. Ketiganya menjadi figur awal yang meramaikan kontestasi organisasi pengusaha terbesar di Kutim tersebut.

Ketua Panitia Pelaksana Mukab V Kadin Kutim, Alimuddin Rauf, membenarkan bahwa dinamika persaingan mulai terlihat sejak pendaftaran dibuka pada 5 April lalu.

“Sudah ada tiga yang ambil formulir bakal calon ketua,” ujarnya.

Meski demikian, Alimuddin menegaskan ketiga nama tersebut masih berstatus bakal calon. Penetapan resmi baru akan dilakukan setelah formulir dikembalikan lengkap dengan seluruh persyaratan administrasi.

Pendaftaran sendiri masih dibuka hingga 29 April 2026, sehingga peluang munculnya kandidat baru masih sangat terbuka.

Panitia juga mengingatkan bahwa kontestasi Ketua Kadin tidak hanya soal popularitas, tetapi juga pemahaman terhadap aturan organisasi.

“Kami imbau semua calon cek aturan di website resmi Kadin, supaya tidak salah langkah,” tegas Alimuddin.

Menurutnya, seluruh bakal calon nantinya akan melalui tahapan verifikasi ketat oleh Steering Committee sebelum ditetapkan sebagai peserta resmi Mukab.

Mukab V Kadin Kutim dijadwalkan berlangsung pada 6 hingga 7 Mei 2026 di Hotel Royal Victoria, Sangatta.

Sementara itu, anggota Kadin yang ingin terdaftar sebagai peserta Mukab diwajibkan melakukan pendaftaran paling lambat 29 April di Sekretariat Panitia, Jalan H. Masdar, Sangatta Utara. (MK)

Penulis: Ramlah
Editor: Agus S

Rod Brazier Dorong Balikpapan Jadi Kota Inklusif di Kaltim

0
Foto: Duta Besar Australia untuk Indonesia, Rod Brazier, saat berinteraksi dengan penyandang disabilitas di Balikpapan. (Istimewa)

BALIKPAPAN — Duta Besar Australia untuk Indonesia, Rod Brazier, melakukan kunjungan kerja ke Balikpapan, Jumat (24/4/2026), dalam rangka memperkuat kerja sama bilateral antara Australia dan Indonesia, khususnya di bidang pemenuhan hak penyandang disabilitas.

Kegiatan dipusatkan di Kelurahan Telagasari, Balikpapan Kota, dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan mulai dari pemerintah daerah hingga organisasi masyarakat sipil.

Agenda tersebut merupakan bagian dari implementasi Program INKLUSI yang bertujuan mendorong penguatan inklusi sosial bagi kelompok rentan, khususnya penyandang disabilitas.

Program tersebut dijalankan oleh Sasana Inklusi dan Gerakan Advokasi Difabel (SIGAB) Indonesia bersama mitra lokal, Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kalimantan Timur.

Dalam kunjungannya, Rod Brazier meninjau langsung pelaksanaan program di lapangan sekaligus berdialog dengan penyandang disabilitas dan komunitas setempat.

Menurutnya, pendekatan berbasis komunitas menjadi langkah penting agar kebijakan yang disusun benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Pembangunan inklusif bukan hanya soal kebijakan, tetapi bagaimana memastikan setiap individu memiliki akses dan kesempatan yang setara,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menciptakan perubahan yang berkelanjutan.

Menurut Rod Brazier, keterlibatan pemerintah daerah, organisasi masyarakat sipil, hingga komunitas lokal menjadi bukti adanya komitmen bersama dalam membangun ekosistem inklusif.

“Balikpapan memiliki potensi besar untuk menjadi percontohan kota inklusif di Kalimantan Timur. Sejumlah inisiatif yang telah berjalan menunjukkan perkembangan positif, meski tantangan implementasi masih perlu diatasi secara kolektif,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bappeda Litbang Kota Balikpapan, Murni, berharap kunjungan tersebut dapat semakin memperkuat sinergi antara pemerintah, masyarakat sipil, dan mitra internasional.

Menurutnya, upaya tersebut penting untuk meningkatkan kualitas hidup penyandang disabilitas sekaligus memperkuat nilai-nilai kemanusiaan dalam pembangunan daerah.

“Inklusi bukan sekadar program, tetapi komitmen bersama agar tidak ada yang tertinggal dalam proses pembangunan,” ujarnya. (MK)

Penulis: Aprianto
Editor: Agus S

DPRD Belum Bisa Jadwalkan Pelantikan Pengganti Maming

0
Foto: Ketua DPRD Kota Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam. (Syakurah/MK)

BONTANG — Proses Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota DPRD Kota Bontang atas almarhum Maming hingga kini masih menunggu keputusan internal partai pengusung.

Ketua DPRD Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam, menjelaskan bahwa mekanisme PAW sepenuhnya diawali dari partai politik, yakni PDI Perjuangan.

“Proses ini masih panjang. Kami menunggu keputusan resmi dari partai. Jika sudah ada surat persetujuan pengantar ke DPRD, barulah kami bisa menindaklanjuti ke tahapan berikutnya,” ujarnya, Selasa (21/4/2026).

Ia menegaskan, DPRD belum bisa menjadwalkan pelantikan sebelum seluruh dokumen administratif terpenuhi. Setelah surat dari partai terbit, proses akan dilanjutkan dengan pengusulan ke gubernur dan verifikasi oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Setelah itu baru masuk ke agenda Badan Musyawarah untuk penjadwalan pelantikan. Jadi memang masih ada beberapa tahapan yang harus dilalui,” tambahnya.

Terkait target waktu, Andi Faizal menyebut hal tersebut berada di luar kewenangan DPRD. Menurutnya, penentuan calon pengganti sepenuhnya menjadi hak internal partai.

“Tidak ada batas waktu pasti dari kami. Itu kewenangan partai. Kami tentu berharap prosesnya bisa segera selesai agar kelembagaan DPRD kembali lengkap dan optimal,” jelasnya.

Ia juga menyinggung pentingnya efektivitas kerja lembaga legislatif yang idealnya diisi secara penuh oleh anggota. Namun demikian, ia menekankan bahwa proses PAW tetap harus mengikuti mekanisme yang berlaku sesuai aturan perundang-undangan.

Penulis: Syakurah
Editor: Agus S