Beranda blog Halaman 237

10 WNI Ditangkap soal Haji Ilegal, Pemerintah RI Tegas Tak Akan Intervensi

0

Pembaca Setia Koran Nusantara!

Ingin tahu kabar terkini dari Koran Digital Koran Nusantara?
Kunjungi link di bawah ini untuk membaca e-paper lengkapnya:

👉 E-Paper lengkap
https://koran.koranusantara.com/

📱 Versi Mobile
https://digital.koranusantara.com/kn6mei2026/mobile/

10 WNI Ditangkap soal Haji Ilegal, Pemerintah RI Tegas Tak Akan Intervensi

0
Arsip - Petugas Imigrasi melayani jemaah calon haji yang akan berangkat di bandara di tanah air. ANTARA/HO-Humas Ditjen Imigrasi

JAKARTA – Kementerian Haji dan Umrah RI melaporkan sebanyak 10 warga negara Indonesia ditangkap aparat keamanan Arab Saudi karena diduga terlibat promosi dan praktik jual beli haji ilegal dalam sepekan terakhir.

“Pemerintah Indonesia mendukung penuh kebijakan Arab Saudi, La Haj bila Tasrih, atau tidak ada haji tanpa izin resmi,” ujar Juru Bicara Kemenhaj Maria Assegaff di Jakarta, Selasa (5/5/2026).

Maria mengatakan Pemerintah Arab Saudi tegas dalam mencegah praktik haji ilegal. Sejumlah pintu masuk menuju Makkah dijaga ketat dan mesti melewati pemeriksaan berlapis.

Hanya jemaah yang memiliki visa haji resmi yang diperbolehkan masuk ke Makkah. Sementara mereka yang tidak memiliki visa haji akan dihalau keluar wilayah Makkah serta ditindak sesuai sanksi yang berlaku.

“Jika ada WNI yang menghadapi proses hukum, penanganannya sepenuhnya kami serahkan kepada otoritas hukum Arab Saudi. Pemerintah Indonesia tidak akan melakukan intervensi,” kata Maria.

Menurut dia, penindakan tidak hanya berlaku bagi calon jemaah, tetapi juga pihak yang mengorganisasi, memfasilitasi, mempromosikan, atau mengambil keuntungan dari praktik haji ilegal.

Di dalam negeri, Satgas Haji Ilegal yang melibatkan Kemenhaj, Polri, serta Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan terus melakukan pencegahan di titik pemberangkatan strategis.

“Operasi Satgas Haji Ilegal telah menggagalkan sejumlah keberangkatan yang diduga terkait haji ilegal. Ini bentuk kehadiran negara untuk melindungi masyarakat dari penipuan dan eksploitasi berkedok keberangkatan haji,” kata Maria.

Kemenhaj mengimbau masyarakat tidak tergoda tawaran berhaji tanpa antre melalui jalur ilegal karena berisiko merugikan secara finansial dan dapat berujung pada sanksi pidana, deportasi, hingga larangan masuk Arab Saudi sampai 10 tahun.

“Ibadah haji harus dilaksanakan dengan cara yang sah, aman, tertib, dan sesuai aturan. Jika menemukan indikasi penipuan atau praktik haji ilegal, segera laporkan kepada aparat kepolisian,” ujar Maria.

Ia juga mengapresiasi jemaah, petugas haji, ketua regu, ketua rombongan, dan pembimbing KBIHU yang telah menjaga ketertiban serta mematuhi arahan petugas.

Pada masa operasional pemberangkatan haji hari ke-15, sebanyak 229 kloter dengan 89.051 orang dan 912 petugas telah diberangkatkan ke Tanah Suci.

Sebanyak 219 kloter dengan 85.039 orang dan 873 petugas telah tiba di Madinah. Sementara 68 kloter dengan 26.037 orang dan 272 petugas telah bergerak ke Makkah untuk melaksanakan umrah wajib dan mempersiapkan diri menuju puncak haji. (ANT/KN)

Mendadak Drop Usai Sidang, Nadiem Langsung Dilarikan ke IGD

0
Terdakwa kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook dalam program digitalisasi pendidikan di Kemendikbudristek Nadiem Makarim (kedua kanan) menyimak keterangan saksi saat sidang di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (4/5/2026). Sidang tersebut beragendakan mendengarkan keterangan saksi yang dihadirkan pihak terdakwa, yakni Guru Besar Hukum Pidana Universitas Padjajaran, Romli Atmasasmita. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/bar

JAKARTA – Advokat Nadiem Anwar Makarim, Zaid Mushafi, mengapresiasi tindakan cepat jaksa penuntut umum (JPU), yang langsung membawa kliennya ke Instalasi Gawat Darurat (IGD), saat mengalami sakit usai persidangan pada Senin (4/5/2026).

“Memang langsung dibawa ke IGD tadi malam oleh tim JPU dan kami sangat apresiasi itu jadi bisa dilakukan penanganan yang tepat,” kata Zaid dalam persidangan di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa (5/5/2026).

Dia mengatakan Nadiem pada pagi hari ini mengaku merasakan sakit di bagian belakang tubuhnya, meski sudah terdapat pemeriksaan denyut jantung dan suhu, dengan hasil yang normal.

Oleh karena itu, dengan penundaan sidang hari ini menjadi hari Rabu (6/5), Zaid akan melihat situasi dan kondisi terlebih dahulu karena akan dilakukan pengobatan secara maksimal hari ini agar Nadiem bisa menjalani persidangan dengan baik.

Menanggapi pernyataan tim advokat Nadiem, Hakim Ketua Purwanto Abdullah menegaskan akan membuka persidangan esok hari pada pukul 10.00 WIB dengan melihat kondisi Nadiem.

“Kami berharap bisa menyelesaikan sampai ke pemeriksaan ya, tuntas. Untuk selanjutnya, kami tunda persidangan ini ke hari Rabu tanggal 6 Mei 2026 untuk kesempatan advokat mengajukan pembuktian,” ujar Hakim Ketua.

Sebelumnya, Nadiem menjalani sidang kasus dugaan korupsi Chromebook di Pengadilan Tipikor pada PN Jakpus, Senin (4/5), dengan menggunakan alat infus di tangan.

Dalam persidangan, ia mengaku masih dalam perawatan di rumah sakit untuk persiapan operasi atas penyakit yang dideritanya, yang akan berlangsung dalam waktu dekat.

“Walaupun dokternya tidak merekomendasikan saya untuk keluar, tetapi karena kebutuhan sidang dan saya tidak diperkenankan hadir lewat Zoom, jadi saya hadir di sini untuk memastikan proses persidangan tidak tertunda,” kata Nadiem.

Kendati demikian, dia menuturkan dokter yang merawatnya berpesan agar Nadiem harus segera kembali ke rumah sakit usai sidang selesai untuk menjalani kembali perawatannya.

Adapun Nadiem menjadi terdakwa dalam kasus dugaan korupsi program digitalisasi pendidikan berupa pengadaan laptop Chromebook dan Chrome Device Management (CDM) di lingkungan Kemendikbudristek tahun 2019–2022.

Pada kasus itu, dia didakwa melakukan korupsi yang merugikan keuangan negara senilai Rp2,18 triliun.

Korupsi diduga di antaranya dilakukan dengan melaksanakan pengadaan sarana pembelajaran berbasis teknologi informasi dan komunikasi berupa laptop Chromebook dan CDM tahun anggaran 2020, 2021, dan 2022 tidak sesuai dengan perencanaan pengadaan dan prinsip-prinsip pengadaan.

Perbuatan Nadiem didakwa dilakukan bersama-sama dengan tiga terdakwa lainnya dalam persidangan berbeda, yakni Ibrahim Arief alias Ibam, Mulyatsyah, dan Sri Wahyuningsih serta Jurist Tan, yang saat ini masih buron.

Secara perinci, kerugian negara yang disebabkan meliputi sebesar Rp1,56 triliun terkait program digitalisasi pendidikan pada Kemendikbudristek, serta senilai 44,05 juta dolar Amerika Serikat atau setara dengan Rp621,39 miliar akibat pengadaan CDM yang tidak diperlukan dan tidak bermanfaat pada program digitalisasi pendidikan.

Dengan perbuatan tersebut, Nadiem diduga telah menerima uang sebesar Rp809,59 miliar yang berasal dari PT Aplikasi Karya Anak Bangsa (PT AKAB) melalui PT Gojek Indonesia.

Disebutkan bahwa sebagian besar sumber uang PT AKAB berasal dari investasi Google senilai 786,99 juta dolar AS.

Hal itu dapat dilihat dari kekayaan Nadiem yang tercatat dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) pada tahun 2022, yakni terdapat perolehan harta jenis surat berharga senilai Rp5,59 triliun.

Atas perbuatannya, Nadiem terancam pidana yang diatur dalam Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 juncto Pasal 18 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. (ANT/KN)

KPK Dalami Peran Plt Bupati Cilacap di Kasus THR Forkopimda

0
Ilustrasi - Komisi Pemberantasan Korupsi. (ANTARA/Rio Feisal)

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Cilacap Ammy Amalia Fatma Surya (AAF) sebagai saksi kasus dugaan pemerasan untuk tunjangan hari raya (THR) Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (THR Forkopimda) Kabupaten Cilacap.

“Dalam lanjutan penyidikan perkara Cilacap, hari ini penyidik menjadwalkan pemeriksaan terhadap tujuh orang saksi. Salah satunya saudari AAF selaku Plt. Bupati Cilacap,” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada para jurnalis di Jakarta, Selasa (5/5/2026).

Budi mengatakan Ammy memenuhi panggilan KPK dan sudah tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta sejak pukul 10.13 WIB.

Sementara itu, dia mengatakan enam saksi lainnya juga sudah tiba di Gedung Merah Putih KPK, yakni Inspektur Daerah Cilacap Aris Munandar, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Cilacap Bayu Prahara, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Cilacap Annisa Fabriana.

Kemudian Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Cilacap Budi Santosa, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Cilacap Jarot Prasojo serta Kepala Dinas Perikanan Cilacap Indarto.

Sebelumnya, pada 13 Maret 2026, KPK mengumumkan operasi tangkap tangan kesembilan 2026 sekaligus yang ketiga pada bulan Ramadhan.

OTT tersebut menangkap Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman dan 26 orang lainnya, serta menyita uang tunai dalam bentuk rupiah.

Pada 14 Maret 2026, KPK mengumumkan Syamsul Auliya Rachman (AUL) dan Sekretaris Daerah Cilacap Sadmoko Danardoo (SAD) sebagai tersangka kasus dugaan pemerasan dan penerimaan lainnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, tahun anggaran 2025–2026.

Syamsul Auliya menargetkan mendapatkan Rp750 juta dari pemerasan tersebut yang dibagi menjadi Rp515 juta untuk THR Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Cilacap, dan sisanya untuk kepentingan pribadi. Namun, dia baru memperoleh Rp610 juta sebelum ditangkap KPK. (ANT/KN)

Bahlil Beberkan Strategi Negara Kuasai Tambang dan Antisipasi Harga Minyak

0
Foto: Menteri Energi dan Sumber Dava Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memberikan keterangan pers kepada awak media di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta. (Foto: Dok. BPMI Setpres)

JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto memanggil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia ke Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (5/5/2026), untuk membahas sejumlah isu strategis di sektor energi dan pertambangan.

Dalam pertemuan tersebut, pemerintah menyoroti perkembangan harga minyak mentah dunia yang berdampak langsung pada Indonesian Crude Price (ICP). Perubahan ini dinilai memiliki konsekuensi besar terhadap kebijakan energi nasional serta penerimaan negara.

Bahlil menjelaskan, dinamika harga global menjadi salah satu fokus utama karena berpengaruh pada perhitungan fiskal dan strategi pengelolaan energi ke depan.

“Membahas beberapa perkembangan, termasuk yang pertama adalah harga Crued BBM terhadap ICP. Yang kedua juga kita membahas tentang penataan tambang ke depan yang harus dimiliki oleh sebagian besar kepemilikannya oleh negara dan itu terkait dengan implementasi daripada Pasal 33,” ujarnya.

Selain isu minyak, pembahasan juga mencakup arah kebijakan pengelolaan sektor pertambangan nasional. Pemerintah menargetkan peningkatan porsi kepemilikan negara sebagai bagian dari upaya memperkuat kedaulatan sumber daya alam.

Langkah tersebut sekaligus menjadi implementasi prinsip konstitusi yang menekankan penguasaan negara atas sumber daya strategis demi kepentingan rakyat.

Bahlil menambahkan, pemerintah tengah menyiapkan berbagai skema untuk mengoptimalkan penerimaan negara dari sektor energi dan tambang, baik dari aset yang sudah berjalan maupun proyek baru.

“Itu nanti akan kita mencoba untuk mengoptimalkan pendapatan negaranya secara maksimal dan ini kita akan menggunakan contoh seperti pembagian hasil daripada pengelolaan migas kita,” jelasnya.

Ia menyebutkan, skema kerja sama yang akan digunakan dapat mengacu pada pola yang sudah dikenal di sektor migas, seperti cost recovery maupun gross split.

“Migas kita itu kan ada cost recovery, ada growth split, mungkin pola-pola itu yang akan kita coba exercise untuk kita bangun untuk bisa melakukan kerja sama dengan pihak swasta,” lanjut Bahlil.

Melalui pendekatan tersebut, pemerintah berharap dapat menciptakan keseimbangan antara keterlibatan swasta dan kepentingan negara dalam pengelolaan sumber daya.

Presiden Prabowo menekankan bahwa kebijakan energi dan pertambangan ke depan tidak hanya berorientasi pada produksi semata, tetapi juga pada peningkatan nilai tambah, kedaulatan ekonomi, serta kesejahteraan masyarakat.

Pewarta: M Adi Fajri
Editor: Nicha R

Prabowo Terima 10 Buku Reformasi Polri, Jadi Arah Kebijakan hingga 2029

0
Foto: Presiden Prabowo Subianto menerima Komisi Percepatan Reformasi Polri (KPRP) di Istana Merdeka, Jakarta. (Foto: Dok. BPMI Setpres)

JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto menerima laporan akhir dari Komisi Percepatan Reformasi Polri (KPRP) dalam pertemuan yang berlangsung di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (5/5/2026). Pertemuan tersebut berlangsung lebih dari tiga jam dan membahas arah pembenahan institusi kepolisian ke depan.

Ketua KPRP Jimly Asshiddiqie menyampaikan bahwa seluruh hasil kerja komisi sejak awal pembentukan telah dilaporkan secara menyeluruh kepada Presiden.

Proses penyusunan rekomendasi dilakukan melalui serangkaian dialog dengan berbagai pihak, mulai dari lembaga negara, organisasi masyarakat, hingga unsur internal kepolisian, termasuk kunjungan langsung ke sejumlah daerah untuk menyerap aspirasi publik.

Seluruh temuan dan usulan tersebut dirangkum dalam 10 buku laporan yang memuat arah kebijakan reformasi kepolisian secara komprehensif.

“Kami laporkan tadi sebanyak 10 buku, yaitu menyangkut keseluruhan policy reform, policy alternative untuk dijalankan oleh pemerintah maupun oleh Polri secara internal,” ujar Jimly.

Ia menjelaskan, rekomendasi tersebut tidak hanya mencakup pembenahan internal, tetapi juga usulan revisi Undang-Undang Polri serta penyusunan aturan turunan guna memperkuat implementasi reformasi.

Agenda reformasi ini dirancang sebagai program jangka menengah yang ditargetkan berjalan hingga 2029.

Dalam pertemuan itu, Presiden Prabowo turut memberikan sejumlah arahan terhadap poin-poin yang disampaikan, termasuk menolak wacana pembentukan kementerian baru di bidang keamanan.

“Kami sudah sepakati bahwa kami tidak mengusulkan adanya pembentukan kementerian baru. Tapi Presiden juga tanya, kita jelaskan yang kesimpulan kami manfaatnya dibandingkan mudharat-nya, mudharat-nya lebih banyak maka ya sudah kita tidak usulkan itu,” jelas Jimly.

Selain itu, Presiden juga memutuskan agar mekanisme pengangkatan Kapolri tetap mengacu pada sistem yang berlaku saat ini.

“Setelah berdiskusi plus-minusnya, Bapak Presiden memberi arahan ya sudah seperti sekarang saja. Jadi Kapolri tetap diangkat oleh Presiden atas persetujuan dari DPR seperti praktik sekarang ini,” ungkapnya.

Presiden juga memberikan perhatian pada penguatan fungsi pengawasan eksternal melalui Kompolnas agar lebih independen dan memiliki kewenangan yang mengikat.

“Bapak Presiden sangat menyetujui untuk dilakukannya penguatan Kompolnas. Komisi Kepolisian Republik Indonesia diperkuat sehingga keputusan dan rekomendasinya mengikat dan keanggotaannya tidak lagi ex-officio seperti sekarang tapi disepakati dia independen,” tutur Jimly.

Selain itu, pemerintah juga akan memperjelas batasan jabatan bagi anggota Polri di luar institusi melalui regulasi yang lebih tegas dan terbatas.

Pertemuan ini sekaligus menjadi penutup masa tugas KPRP setelah menjalankan mandat sejak dilantik pada November 2025.

Ke depan, seluruh rekomendasi tersebut akan menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan strategis guna memperkuat institusi Polri secara profesional, transparan, dan berorientasi pada kepentingan publik.

Pewarta: M Adi Fajri
Editor : Nicha R

Menkeu Sebut Dana SAL di Perbankan Dongkrak Ekonomi 5,61 Persen

0
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melambaikan tangan saat konferensi pers APBN KiTa edisi Mei 2026 di Jakarta, Selasa (5/5/2026). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/nz

JAKARTA – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan penempatan dana pemerintah atau Saldo Anggaran Lebih (SAL) senilai Rp300 triliun di perbankan turut mendorong kinerja pertumbuhan ekonomi sebesar 5,61 persen pada triwulan I-2026.

“Pertumbuhan ekonomi yang 5,61 persen sebagian didukung dari situ (penempatan SAL), karena suplai uangnya bertambah di sistem dengan dukungan bank sentral juga,” kata Purbaya dalam konferensi pers APBN KiTa Edisi April 2026 di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (5/5/2026).

Purbaya menjelaskan dana pemerintah itu bertujuan untuk mendorong fungsi intermediasi perbankan dengan menyalurkan kredit ke sistem ekonomi riil.

Dia tidak mengarahkan secara khusus sektor yang menjadi target utama dan menyerahkannya ke perbankan, sebagai aktor yang lebih memahami kebutuhan kredit di aktivitas ekonomi.

Perbankan pun perlu menyalurkan suntikan dana pemerintah agar tidak menambah beban biaya dana atau cost of fund. Dengan desain ini, pemerintah menggerakkan aktivitas ekonomi tanpa melakukan intervensi langsung, atau yang Purbaya sebut sebagai invisible hand.

“Jadi, saya memaksa invisible hand berjalan di sistem finansial kita,” ujarnya.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat perekonomian Indonesia tumbuh 5,61 persen (year-on-year/yoy) pada triwulan I 2026 dengan Produk Domestik Bruto (PDB) atas dasar harga konstan (ADHK) mencapai Rp3.447,7 triliun, dan atas dasar harga berlaku (ADHB) tercatat Rp6.187,2 triliun.

Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa, menyatakan pertumbuhan itu merupakan yang tertinggi dalam lima tahun terakhir.

Dari sisi pengeluaran, konsumsi rumah tangga masih menjadi penyumbang utama pertumbuhan ekonomi dengan kontribusi sebesar 2,94 persen.

Kinerja konsumsi rumah tangga didorong oleh meningkatnya mobilitas masyarakat selama periode libur nasional dan hari besar keagamaan seperti Nyepi dan Idul Fitri.

Selain itu, berbagai kebijakan pengendalian inflasi dan stimulus pemerintah turut menopang konsumsi, antara lain diskon tiket transportasi, pemberian tunjangan hari raya (THR) atau gaji ke-14, serta suku bunga acuan Bank Indonesia atau BI rate yang berada di level 4,75 persen. (ANT/KN)

Nilai Tukar Terus Tertekan, Pemerintah Gerak Cepat Jaga Rupiah

0
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (ANTARA/Handout/Coordinating Ministry for Economic Affairs)

JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan sejumlah langkah pemerintah untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah tekanan dinamika global.

Menurut Airlangga, langkah tersebut antara lain dilakukan melalui penguatan kerja sama pertukaran mata uang antarnegara (swap currency) serta diversifikasi instrumen pembiayaan negara.

“Kita sudah mempersiapkan dengan Bank Indonesia terkait swap currency dengan China, Jepang, Korea, dan negara lain,” kata Airlangga di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Selasa (5/5/2026).

Ia menjelaskan pemerintah juga menyiapkan strategi pembiayaan melalui penerbitan surat berharga dalam berbagai mata uang.

Menurutnya, langkah tersebut bertujuan memperkuat likuiditas dan menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.

“Ke depan kita juga akan terus mempersiapkan komposisi terkait dengan tingkat hutang yang kita bisa, surat berharga yang kita bisa terbitkan yang sifatnya seperti dari China, ataupun dari Yen (Jepang) itu untuk menjaga tekanan terhadap dolar AS,” ujarnya.

Sebelumnya, nilai tukar rupiah pada Selasa pagi tercatat melemah 11 poin atau 0,07 persen menjadi Rp17.405 per dolar AS dari posisi sebelumnya Rp17.394 per dolar AS.

Ia menilai pelemahan tersebut tidak hanya terjadi di Indonesia, tetapi juga dialami sejumlah negara lain.

“Berbagai negara memang mengalami pelemahan terhadap dolar AS,” ungkap dia.

Airlangga menjelaskan peningkatan permintaan dolar turut dipengaruhi faktor musiman seperti kebutuhan ibadah haji dan pembayaran dividen pada kuartal kedua 2026.

Selain itu, tekanan eksternal juga dipicu meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang mendorong penguatan dolar AS serta meningkatkan permintaan aset aman (safe haven) di pasar global.

“Biasanya juga pada saat ibadah Haji, dan juga biasanya di kuartal kedua itu juga ada pembayaran dividen, jadi demand terhadap Dolar AS tinggi,” tuturnya.

Airlangga menegaskan kebijakan yang diambil pemerintah bersifat dinamis dan disesuaikan dengan perkembangan kondisi global.

Ia mengatakan pemerintah juga akan terus melakukan mitigasi terhadap potensi risiko eksternal. Lebih lanjut, ia berharap koordinasi kebijakan pemerintah dan Bank Indonesia dapat terus memperkuat stabilitas ekonomi nasional di tengah dinamika global ke depan. (ANT/KN)

Wali Kota Bontang Dorong Gerakan Bersama Tekan Stunting di Tanjung Laut

0
Foto: Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni saat mengunjungi Kelurahan Tanjung Laut. (Ist)

BONTANG – Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, menyoroti tingginya angka stunting di Kelurahan Tanjung Laut yang mencapai 17 persen atau sebanyak 151 anak. Kondisi tersebut dinilai memerlukan perhatian serius serta langkah cepat dari seluruh pihak terkait guna menekan angka stunting di wilayah tersebut.

Dalam kunjungannya, Neni menegaskan bahwa stunting bukan hanya persoalan kesehatan semata, tetapi juga berkaitan langsung dengan kualitas sumber daya manusia di masa depan. Karena itu, penanganannya harus dilakukan secara menyeluruh, terintegrasi, dan berkelanjutan.

“Angka ini cukup tinggi dan tidak bisa dianggap biasa. Kita harus bergerak bersama, memastikan setiap anak mendapatkan asupan gizi yang cukup sejak dalam kandungan hingga usia balita,” ujarnya, Senin (4/5/2026).

Selain itu, Neni menjelaskan pemerintah telah menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk menekan angka stunting, mulai dari pendataan by name by address, pemantauan rutin terhadap ibu hamil dan balita, hingga pemberian intervensi gizi secara tepat sasaran.

Menurutnya, program tersebut akan melibatkan tenaga kesehatan, kader posyandu, hingga dukungan lintas sektor agar penanganan dapat berjalan lebih efektif.

“Maka di dalam program ini akan melibatkan tenaga kesehatan, kader posyandu, hingga dengan dukungan lintas sektor,” tambahnya.

Neni juga menekankan pentingnya peran keluarga dalam mencegah stunting sejak dini. Edukasi terkait pola makan sehat, pemberian ASI eksklusif, serta sanitasi lingkungan dinilai menjadi faktor penting yang harus diperhatikan masyarakat.

Pemerintah Kota Bontang, lanjutnya, akan memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk instansi vertikal dan sektor swasta, guna mempercepat penanganan stunting di lapangan.

Intervensi yang dilakukan tidak hanya menyasar anak yang sudah terindikasi stunting, tetapi juga difokuskan pada upaya pencegahan sejak dini agar kasus baru dapat ditekan.

“Kita menargetkan penurunan signifikan bahkan menuju zero stunting. Ini membutuhkan kerja sama semua pihak, mulai dari pemerintah, tenaga kesehatan, hingga masyarakat,” tegasnya.

Dengan langkah yang lebih terarah dan dukungan berbagai pihak, Pemkot Bontang optimistis angka stunting di Kelurahan Tanjung Laut dapat ditekan sehingga anak-anak dapat tumbuh lebih sehat dan memiliki masa depan yang lebih baik. (MK)

Penulis: Dwi S
Editor: Agus S

Polri Siap Jalankan Rekomendasi KPRP untuk Perkuat Tata Kelola Institusi

0
Foto: Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan keterangan kepada awak media usai bertemu Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta. (Sumber: YT Setpres RI)

JAKARTA – Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan komitmen institusinya untuk segera menjalankan berbagai rekomendasi yang disusun Komisi Percepatan Reformasi Polri (KPRP).

Hal tersebut disampaikan usai pertemuan bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (5/5/2026), yang membahas arah pembenahan institusi kepolisian, termasuk penguatan sistem pengawasan dan tata kelola internal Polri.

Kapolri menyatakan pihaknya menyambut positif hasil kajian yang telah disusun KPRP dan menilai sejumlah rekomendasi tersebut penting untuk memperkuat institusi Polri ke depan.

“Polri pada prinsipnya segera menindaklanjuti terkait dengan usulan-usulan yang memang kami rasa ini akan terus membuat institusi Polri ini menjadi lebih baik,” ujar Listyo.

Salah satu poin yang menjadi perhatian utama ialah penguatan peran Kompolnas sebagai lembaga pengawas eksternal kepolisian.

Menurutnya, langkah tersebut akan segera dibahas bersama kementerian terkait, termasuk mengenai penempatan anggota Polri di luar struktur institusi.

“Penguatan Kompolnas tentunya tadi menjadi bagian yang akan segera kita laksanakan. Penempatan di luar struktur kami segera akan rapatkan dengan Menko Hukum,” lanjutnya.

Selain penguatan pengawasan, Polri juga telah menyiapkan peta reformasi berbasis tahapan waktu, mulai dari strategi jangka pendek, menengah, hingga panjang.

Kapolri menegaskan reformasi tidak hanya berhenti pada konsep, tetapi akan diikuti langkah konkret di internal institusi kepolisian.

“Dan kemudian juga terkait dengan masalah tata kelola, kami sudah susun untuk mana yang masuk strategi jangka pendek, menengah, dan panjang. Jadi prinsipnya Polri menyambut baik hasil rekomendasi dari Komisi Reformasi Polri dan akan segera ditindaklanjuti,” jelasnya.

Pernyataan tersebut dinilai menjadi sinyal bahwa agenda reformasi Polri mulai bergerak dari tahap penyusunan konsep menuju implementasi nyata di lapangan.

Sebelumnya, KPRP telah menyerahkan 10 buku rekomendasi reformasi Polri kepada Presiden Prabowo Subianto. Dokumen tersebut memuat berbagai usulan mulai dari revisi regulasi, penguatan pengawasan eksternal, hingga pembenahan tata kelola kelembagaan kepolisian ke depan. (MK)

Penulis: Fajri
Editor: Agus S