Beranda blog Halaman 230

Gedung Bulutangkis DPRD Berau Dinilai Belum Dimanfaatkan Optimal

0

BERAU — Gedung bulutangkis yang berada di kawasan perkantoran DPRD Berau kembali mendapat sorotan. Anggota Komisi III DPRD Berau, Rahman, menilai fasilitas yang dibangun menggunakan APBD tersebut belum dimanfaatkan secara maksimal dan berpotensi menjadi bangunan pasif tanpa aktivitas berarti.

Rahman menegaskan, gedung tersebut dirancang dengan standar yang baik dan semestinya dapat menjadi pusat kegiatan olahraga, baik untuk masyarakat maupun internal dewan. Karena itu, ia meminta fasilitas tersebut tidak dibiarkan terbengkalai.

“Fasilitas seperti ini jangan hanya berdiri tanpa fungsi. Gedung bulutangkis ini perlu dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk mendukung aktivitas masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, gedung itu tidak hanya bisa digunakan untuk latihan rekreasi, tetapi juga sangat potensial menjadi lokasi pembinaan atlet muda maupun arena penyelenggaraan turnamen tingkat lokal. Pemanfaatan yang terarah, kata dia, akan memberi dampak positif bagi pembinaan olahraga di Berau.

Dengan pengelolaan yang lebih terbuka, Rahman meyakini fasilitas tersebut dapat melahirkan bibit atlet berprestasi dan memperkuat posisi Berau dalam olahraga bulutangkis.

“Pemerintah dan pengelola gedung harus menyusun mekanisme penggunaan yang lebih inklusif, sehingga gedung ini benar-benar memberi dampak positif bagi perkembangan dunia olahraga di Bumi Batiwakkal,” pungkasnya. (gs/ADV)

Fasilitas Buper Mayang Mangurai II Dinilai Belum Memadai

0

BERAU — Kondisi Bumi Perkemahan (Buper) Mayang Mangurai II kembali mendapat sorotan dari DPRD Berau. Anggota Komisi II DPRD Berau, Agus Uriansyah, menilai kawasan yang menjadi pusat kegiatan kepramukaan tingkat kabupaten hingga provinsi itu masih minim fasilitas dan membutuhkan perhatian lebih serius dari pemerintah daerah.

Menurutnya, area perkemahan yang sering digunakan untuk kegiatan berskala besar seharusnya didukung sarana yang aman, layak, dan fungsional. Terlebih, kegiatan pramuka kerap melibatkan peserta dari berbagai daerah.

“Kita berharap pemerintah daerah memberi perhatian lebih pada pengembangan fasilitas bumi perkemahan ini. Tempat ini bukan hanya dipakai sekali dua kali, tetapi menjadi pusat aktivitas Pramuka Berau,” ujarnya.

Agus menegaskan bahwa peningkatan fasilitas fisik harus dibarengi dengan perawatan rutin pada area terbuka. Lingkungan yang bersih dan terawat, kata dia, sangat penting untuk menciptakan suasana belajar dan aktivitas luar ruang yang nyaman bagi para peserta.

Ia menyebut pengembangan buper merupakan investasi jangka panjang bagi pembinaan generasi muda, terutama dalam membentuk karakter, kemandirian, dan keterampilan sosial.

“Kami berharap Pemkab Berau dapat memasukkan peningkatan fasilitas Buper Mayang Mangurai II ke dalam agenda prioritas, sehingga kegiatan kepramukaan bisa berjalan lebih efektif,” pungkasnya. (gs/ADV)

Ketua DPRD Berau Minta Hotel Maksimalkan Promosi Produk UMKM Lokal

0

BERAU — Potensi pariwisata Berau yang terus berkembang dinilai belum memberikan dampak optimal bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto, menilai kolaborasi antara sektor wisata dan UMKM masih lemah, sehingga peluang ekonomi yang besar belum benar-benar dirasakan masyarakat.

“Kita perlu sinergi yang lebih terarah antara pelaku industri wisata dan UMKM agar pertumbuhan ekonomi berjalan rata,” ujarnya.

Menurut Dedy, produk lokal Berau punya kualitas yang mampu bersaing dan sangat potensial diminati wisatawan. Sayangnya, minimnya ruang promosi dan kurangnya keterlibatan pengelola hotel membuat produk UMKM sulit menjangkau pasar wisata.

“Saya mendorong pengelola hotel dan resort menjadi garda terdepan dalam mempromosikan produk-produk tersebut,” katanya.

Ia menyoroti masih sedikitnya gerai UMKM yang disediakan hotel dan penginapan besar, terutama di kawasan pariwisata unggulan seperti Maratua, Derawan, dan Bidukbiduk. Padahal, wisatawan biasanya mencari oleh-oleh atau produk khas yang berasal langsung dari daerah yang mereka kunjungi.

“Kesempatan ekonomi yang besar ini seharusnya bisa dimaksimalkan. Ketika ruang promosi tidak tersedia, peluang itu hilang begitu saja,” ujarnya.

Dedy menilai kolaborasi yang lebih kuat antara pelaku pariwisata dan UMKM tidak hanya memberi manfaat bagi pelaku usaha lokal, tetapi juga meningkatkan pengalaman wisatawan melalui ketersediaan produk autentik yang mudah dijangkau.

“Kalau hanya satu atau dua hotel saja yang menyediakan ruang, tentu dampaknya sangat terbatas. Pengelola lain harus melihat ini bukan sekadar mendukung UMKM, tapi juga meningkatkan pengalaman tamu,” tutupnya. (gs/ADV)

Ketergantungan Pangan dari Luar Daerah Dinilai Lampu Merah bagi Berau

0

BERAU — Ketergantungan Kabupaten Berau terhadap pasokan pangan dari luar daerah kembali disorot DPRD. Anggota Komisi I DPRD Berau, Nurung, menilai kondisi tersebut menunjukkan bahwa sektor pertanian lokal belum dikelola secara optimal, meski Berau memiliki potensi lahan yang luas dan subur.

Menurutnya, hingga kini berbagai kebutuhan pokok masyarakat masih didatangkan dari luar, mulai dari Pulau Jawa hingga Sulawesi. Ketergantungan tersebut dianggap sebagai alarm bagi pemerintah daerah bahwa tata kelola pertanian belum berada di jalur yang semestinya.

“Kondisi ini menunjukkan adanya persoalan mendasar yang sampai sekarang belum terselesaikan. Ini harus menjadi perhatian serius,” ujarnya.

Nurung mendesak pemerintah daerah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sektor pertanian, mulai dari pemetaan hambatan di lapangan hingga penyusunan strategi peningkatan produksi lokal. Langkah ini penting untuk mengurangi ketergantungan dan memperkuat kemandirian pangan daerah.

“Perlu evaluasi total untuk mengetahui hambatan di lapangan dan merumuskan solusi yang tepat,” tegasnya.

Ia juga meminta OPD terkait lebih responsif dalam menyusun program dan tidak hanya fokus pada kegiatan seremonial. Pembangunan pertanian, katanya, harus dipikirkan secara berkelanjutan dengan dukungan anggaran yang memadai dan menyentuh kebutuhan riil petani di lapangan.

Selain itu, Nurung menilai sektor pertanian pantas menjadi prioritas utama pembangunan daerah, sejajar dengan pariwisata dan perkebunan yang selama ini lebih dominan mendapat perhatian.

“Kalau Berau punya potensi besar tetapi tidak mampu memenuhi kebutuhan pangannya sendiri, berarti ada yang harus dibenahi,” pungkasnya. (gs/ADV)

Sayembara Desain Pusat Kebudayaan IKN Dorong Lahirnya Ruang Budaya yang Inklusif dan Berdaya Saing

NUSANTARA – Upaya menghadirkan ibu kota yang tidak hanya fungsional namun juga hidup secara budaya kembali ditegaskan Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) melalui penyelenggaraan Aanwijzing Sayembara Desain Bangunan dan Kawasan Pusat Kebudayaan IKN di Kantor Kemenko 3, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN, Jumat (21/11/2025).

Agenda ini menjadi langkah penting dalam menyelaraskan pemahaman para peserta dengan visi besar pembangunan Pusat Kebudayaan sebagai ruang yang menampung, merayakan, sekaligus mengembangkan identitas bangsa.

Sayembara Desain Pusat Kebudayaan IKN sebelumnya telah dibuka pada Rabu (05/11/2025) hingga Kamis (13/11/2025) dan menarik antusiasme yang tinggi. Dari ratusan pendaftar terdapat 53 peserta dinyatakan memenuhi syarat untuk melaju ke tahap berikutnya.

Kawasan Pusat Kebudayaan sendiri akan berada di satu garis lurus pada sumbu kebangsaan bersamaan dengan Istana Negara, Plaza Bhineka Tunggal Ika, Kantor Otorita IKN dan Masjid Negara. Pusat kebudayaan ini akan terdiri atas dua plaza yaitu Plaza Demokrasi dan Plaza Adi Budaya. Kedua plaza tersebut akan dibangun fasilitas kunci seperti museum, perpustakaan sebagai pusat transformasi pengetahuan, galeri seni, serta gelanggang olahraga yang memperkaya ekosistem budaya di IKN.

Aanwijzing ini menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai latar belakang kebudayaan dan kelembagaan, di antaranya:
1. Prof. Dr. M. Amin Abdullah, Dewan Pengarah DPIP
2. ⁠Dr. Yulianus Henock Sumual, S.H., M.Si, Anggota DPD RI Dapil Kalimantan Timur
3. ⁠Dr. H. Syaharie Jaang, SH., M.H., M.Si, PDKT Dayak
4. ⁠Aji Luqman Panji, S.Pdl., mewakili Ketua Bidang Kebudayaan LAP Penajam Paser Utara

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menegaskan bahwa kreativitas para peserta menjadi kunci dalam melahirkan desain yang mencerminkan semangat Indonesia masa depan.

“Terima kasih kepada peserta dan narasumber yang hadir hari ini. Kami menitipkan visi cultural center ini kepada para narasumber. Saya pesan bahwa nanti copyright ada di Otorita IKN. Kita sudah jadi satu tim, curahkan semua inovasi saudara, lakukan yang terbaik untuk Indonesia,” ujarnya.

Wakil Menteri Pekerjaan Umum, Diana Kusumastuti, melalui sambutan video daringnya menekankan bahwa pusat kebudayaan merupakan fondasi identitas sebuah ibu kota.

“Sebuah ibu kota harus ditopang oleh budaya. Pusat kebudayaan bukan sekadar bangunan, tetapi titik temu antara identitas dan masa depan, antara kearifan lokal dan dialog global, antara kreativitas masyarakat dan dinamika ekonomi. Ini akan menjadi warisan budaya Indonesia yang ditransformasikan menuju negara yang inklusif dan berdaya saing,” jelasnya.

Direktur Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi Kementerian Kebudayaan RI, Restu Gunawan, juga memberikan dorongan bagi para peserta agar desain yang dihasilkan mampu mewakili jiwa Nusantara.

“Masyarakat yang maju adalah masyarakat yang peduli pusat kebudayaan. Ketika orang datang ke IKN, mereka harus merasakan Indonesia ada di sini. Ini membutuhkan kreativitas Bapak/Ibu semua,” ungkapnya.

Melalui sayembara ini, Otorita IKN berharap terwujudnya rancangan kawasan yang tidak hanya estetik, tetapi juga mampu menciptakan ruang publik yang memperkuat kebanggaan nasional, menghidupkan ekosistem seni-budaya, serta menjadi pusat interaksi inklusif bagi masyarakat Indonesia dan dunia. Tahapan berikutnya akan menjadi momentum bagi para peserta untuk menunjukkan gagasan terbaik demi hadirnya ikon budaya baru di jantung Nusantara. (ADV)

Pewarta: Atmaja Riski
Editor : Nicha R

Tekanan Global Mereda, Rupiah Menguat ke Rp16.716 per Dolar AS

0

JAKARTA – Nilai tukar (kurs) rupiah pada penutupan perdagangan Jumat sore menguat sebesar 20 poin atau 0,12 persen menjadi Rp16.716 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.736 per dolar AS.

Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada hari ini juga menguat di level Rp16.719 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.742 per dolar AS.

Research and Development Indonesia Commodity and Derivatives Exchange (ICDX) Taufan Dimas Hareva kepada ANTARA di Jakarta, Jumat (21/11/2025), mengatakan penguatan nilai tukar rupiah dipengaruhi kebijakan domestik yang solid.

“Rupiah menutup sesi perdagangan hari ini dalam kondisi menguat seiring meredanya tekanan global dan solidnya dukungan kebijakan domestik,” ucapnya.

Dia menerangkan bahwa pelemahan dolar AS dari level tertinggi membuat tekanan eksternal berkurang pasca pasar melihat sinyal Federal Reserve (The Fed) takkan agresif dalam memotong suku bunga pada bulan Desember 2025.

Sentimen regional juga disebut cenderung positif menimbang mayoritas mata uang Asia turut terapresiasi, sehingga memberikan ruang bagi rupiah untuk menguat di tengah kondisi risk-on yang mulai kembali.

Melihat sentimen dalam negeri, hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI) dinilai menjadi katalis utama.

BI, katanya, menahan suku bunga dan menegaskan fokus stabilisasi nilai tukar, langkah yang dianggap pasar efektif meredam volatilitas dan menjaga daya tarik aset rupiah.

Pesan BI bahwa posisi (stance) kebijakan tetap ketat untuk mendukung stabilitas inflasi dan pasar keuangan, yang kemudian mendorong arus masuk portofolio secara bertahap.

“Kombinasi redanya tekanan dolar AS, sentimen regional yang konstruktif, dan sikap BI yang jelas membuat rupiah mampu menutup perdagangan hari ini dengan kinerja yang lebih kuat,” ujar Taufan. (ANT/KN)

Industri Sawit Balikpapan Perkuat Rantai Pasok Nasional dan Daya Saing Kaltim

SAMARINDA – Operasional  pabrik pengolahan minyak sawit di Balikpapan memperkuat rantai pasok industri nasional sekaligus meningkatkan daya saing daerah Kalimantan Timur melalui hilirisasi sumber daya alam, menurut Kepala Dinas ESDM Provinsi Kalimantan Timur Bambang Arwanto.

“Masuknya investasi skala besar ini membuktikan kepercayaan investor global terhadap iklim usaha yang sangat kondusif di wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara,” ujar Bambang di Samarinda, Jumat (21/11/2025).

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) menilai investasi teknologi tinggi itu sejalan dengan transformasi ekonomi Kaltim menuju industrialisasi modern pascatambang, katanya, menambahkan.

Menurut Bambang, kolaborasi dengan mitra internasional seperti Posco International dan GS Caltex membuka peluang transfer teknologi mutakhir bagi para insinyur dan tenaga kerja lokal.

Penyerapan tenaga kerja terampil di pabrik tersebut dinilai berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan perputaran ekonomi di sekitar wilayah operasional.

“ARC akan memberikan nilai tambah bagi industri sawit nasional karena tidak hanya menghasilkan bahan baku, tetapi juga menciptakan value chain melalui proses pemurnian dan pengolahan yang berstandar tinggi,” kata Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung meninjau dampak ekonomi fasilitas tersebut di Kawasan Kariangau, Balikpapan, Rabu (19/11).

Fasilitas industri baru PT AGPA Refinery Complex (ARC) tersebut memiliki kapasitas produksi terpasang yang sangat masif mencapai 500 ribu ton per tahun untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik maupun ekspor.

Ia mengatakan volume produksi yang besar tersebut menempatkan pabrik itu sebagai salah satu fasilitas pengolahan turunan kelapa sawit terbesar dan paling strategis di kawasan timur Indonesia.

“Kehadiran infrastruktur industri ini mengubah pola ekonomi daerah yang sebelumnya bertumpu pada penjualan bahan mentah menjadi produk bernilai tambah tinggi,” katanya.

Menurut dia, hilirisasi produk kelapa sawit menjadi kunci strategis bagi Indonesia untuk mendongkrak pendapatan negara secara berkelanjutan di tengah ketatnya persaingan pasar global.

Penerapan teknologi canggih dalam proses pemurnian di pabrik ini memastikan efisiensi energi yang maksimal sehingga biaya operasional industri dapat ditekan serendah mungkin. (ANT/KN)

Mendag: Impor Pakaian Bekas Tetap Dilarang Meski Pedagang Bayar Pajak

0

JAKARTA – Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menegaskan impor pakaian bekas akan tetap dilarang meski para pelaku usaha thrifting bersedia membayar pajak agar perdagangan baju bekas bisa legal.

Pelarangan impor pakaian bekas impor sudah tercantum dalam Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 40 Tahun 2022 tentang Barang Dilarang Ekspor dan Barang Dilarang Impor. Menurutnya, hal tersebut tidak bisa dinegosiasikan.

“Kan nggak ada hubungannya, kalau membayar pajak jadi legal gitu. Ya kan nggak ada hubungannya. Kan memang aturannya dilarang ya,” ujar Budi ditemui di kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Jumat (21/11/2025).

Ia menjelaskan pelarangan impor pakaian bekas bukan karena pedagang tidak membayar pajak. Alasan utama dari pelarangan impor pakaian bekas adalah kesehatan dan perlindungan industri dalam negeri, khususnya usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Pada dasarnya seluruh barang bekas tidak boleh diimpor. Namun, ada pengecualian khusus untuk barang modal tidak baru (BMTB), seperti mesin-mesin dengan kriteria tertentu yang diperlukan untuk industri.

“Itu diperbolehkan tapi ada kriterianya, tidak sembarangan juga,” katanya.
Kementerian Perdagangan (Kemendag) terus melakukan pengawasan di wilayah post border atau importir dan distributornya.

Sebelumnya, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa dengan tegas menolak melegalkan usaha penjualan baju bekas atau thrifting, meskipun para pedagang membayar pajak.

“Saya nggak peduli sama pedagangnya. Pokoknya barang masuk ilegal, saya berhentiin,” ujar Purbaya ketika ditemui di Jakarta, Kamis (20/11).

Purbaya menyatakan sikap tegasnya bertujuan untuk mencegah terbukanya pasar bagi barang-barang impor ilegal. Apabila pasar domestik dikuasai oleh barang-barang asal luar negeri, maka pengusaha domestik tidak bisa merasakan manfaat keekonomiannya. (ANT/KN)

Status Siaga, Merapi Luncurkan Awan Panas 2 Kilometer

0

JAKARTA – Gunung Merapi di perbatasan Kabupaten Boyolali dan Sleman, Yogyakarta dilaporkan mengalirkan awan panas guguran pada Jumat malam, seiring status gunung api itu yang masih berada pada tingkat Siaga atau Level III.

Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dalam keterangan resmi yang diekspose di Jakarta, Jumat (21/11/2025) malam, menyampaikan bahwa awan panas tercatat terjadi pada pukul 21.23 WIB dengan estimasi jarak luncur mencapai 2.000 meter.

Aktivitas tersebut terekam seismograf di Pos Pemantauan Gunung Merapi di Jawa Tengah dengan amplitudo maksimum 57 mm dan durasi 206 detik.

Lembaga tersebut mengingatkan masyarakat, terutama yang bermukim di sekitar lereng Merapi, untuk terus mematuhi seluruh rekomendasi yang telah dikeluarkan.

Badan Geologi juga mengimbau masyarakat untuk selalu memantau informasi resmi perkembangan Merapi melalui kanal pemantauan aktivitas gunung api yang disediakan pemerintah.

Hingga saat ini, aktivitas Merapi berada pada tingkat Siaga (Level III), yang berarti masih ada potensi luncuran awan panas maupun aliran lava pijar dari puncak gunung api tersebut. (ANT/KN)

Pesawat Jatuh di Persawahan Karawang, Diduga Akibat Gangguan Mesin

0

KARAWANG – Kapolres Karawang AKBP Fiki Novian Ardiansyah mengungkapkan penyebab jatuhnya pesawat berbadan kecil di areal persawahan wilayah Kabupaten Karawang, Jawa Barat, diduga karena gangguan mesin.

“(Penyebabnya) diduga adanya masalah teknikal error berupa loss power,” kata dia di Karawang, Jumat (21/11/2025)

Ia menyampaikan pesawat yang jatuh itu merupakan pesawat jenis GA28 AIRPLANE milik PT Wise Air.

Pesawat tersebut lepas landas dari Bandara Budiharto Tangerang menuju Bandara Cakrabuana Cirebon pada pukul 13.50 WIB dengan membawa lima awak kabin.
Setelah terbang sekitar 10 menit, pilot menyadari adanya masalah mesin.

Dengan jarak landasan terdekat masih sekitar 30 mil, pilot memutuskan untuk melakukan pendaratan darurat di areal persawahan Desa Kertawaluya, Kecamatan Tirtamulya, Karawang pada pukul 14.20 WIB.

Polres Karawang telah melakukan pengecekan lokasi, memasang garis polisi, dan berkoordinasi dengan pemangku kepentingan terkait.

Tim dokter Polres Karawang juga telah memeriksa kesehatan seluruh awak pesawat dan menyatakan mereka dalam keadaan sehat.

Kejadian ini pertama kali diketahui masyarakat setempat yang melihat pesawat mengalami gangguan sebelum akhirnya jatuh di area persawahan di desa tersebut.

Ia menyampaikan bahwa tidak ada korban jiwa maupun kerusakan fasilitas publik akibat peristiwa itu.

“Saat ini pesawat masih berada di lokasi kejadian menunggu penanganan lanjutan dari tim KNKT (Komite Nasional Keselamatan Penerbangan) dan safety PT Wise Air,” katanya.

Ia mengimbau masyarakat tetap tenang dan waspada, serta mengantisipasi potensi kerumunan massa di sekitar lokasi kejadian. (ANT/KN)