Beranda blog Halaman 180

Moratorium Dapur MBG Dinilai Tepat, DPR Minta BGN Benahi Tata Kelola

0
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Charles Honoris. ANTARA/HO-DPR RI

JAKARTA – Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Charles Honoris menyambut baik berbagai langkah pembenahan yang dilakukan oleh Badan Gizi Nasional (BGN).

Charles dalam keterangan di Jakarta, Senin menyoroti khususnya kebijakan moratorium pembangunan dapur SPPG baru, refocusingpenerima manfaat serta pergeseran fokus dari kuantitas menjadi kualitas program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Menurut dia, fokus baru kebijakan tersebut selama ini oleh DPR RI ditunggu-tunggu guna memastikan program berjalan lebih efektif, efisien, dan memberikan dampak nyata terhadap perbaikan status gizi masyarakat.

“Moratorium pembangunan dapur baru patut didukung sebagai kesempatan bagi BGN untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola program,” kata Charles.

Menurut dia, kebijakan itu juga harus jadi momentum BGN memperbaiki prosedur operasional standar (SOP), meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) serta memastikan seluruh dapur yang telah beroperasi memenuhi standar keamanan pangan dan kualitas gizi yang ditetapkan.

Dalam kondisi keuangan negara yang sedang menghadapi tekanan, dia menilai langkah menahan ekspansi dan memprioritaskan pembenahan merupakan pilihan yang bijaksana dan bertanggung jawab.

“Kami juga menilai langkah refocusing penerima manfaat merupakan kebijakan yang rasional dan berbasis kebutuhan,” kata dia.

Menurut dia, program MBG tidak seharusnya diposisikan sebagai program universal, melainkan sebagai instrumen intervensi gizi yang ditujukan kepada kelompok yang membutuhkan, seperti balita, anak usia sekolah dari keluarga rentan, ibu hamil, ibu menyusui serta masyarakat di wilayah dengan prevalensi masalah gizi yang tinggi.

“Dengan demikian, anggaran negara dapat difokuskan untuk menghasilkan dampak perbaikan gizi yang nyata dan terukur,” ucap Charles.

Maka dari itu, dia mengatakan Komisi IX DPR RI mendukung arah baru kebijakan BGN ini untuk mempertajam sasaran penerima manfaat, sebab tidak semua anak harus menjadi penerima MBG.

Selain itu, menurut dia, momentum pembenahan ini perlu dimanfaatkan untuk mendorong transformasi model penyediaan MBG dari pendekatan dapur SPPG terpusat menuju school-based kitchen atau dapur berbasis sekolah.

Model itu, kata dia, memungkinkan pengelolaan yang lebih dekat dengan penerima manfaat, memanfaatkan fasilitas yang telah tersedia di sekolah, mengurangi biaya logistik dan distribusi, memperkuat pengawasan kualitas makanan serta membuka ruang partisipasi sekolah dan masyarakat dalam penyelenggaraan program.

“Pendekatan school-based kitchen juga lebih sejalan dengan tujuan utama MBG sebagai intervensi gizi. Sekolah dapat berperan lebih aktif dalam memastikan kualitas makanan, edukasi gizi, serta pemantauan kondisi peserta didik yang menjadi sasaran program,” ujar Charles.

Dia pun menyampaikan keberhasilan MBG tidak semata-mata diukur dari jumlah penerima manfaat, tetapi dari sejauh mana program mampu menurunkan masalah gizi, meningkatkan kesehatan anak, serta memperbaiki kualitas SDM Indonesia.

“Oleh karena itu, langkah moratorium, penajaman sasaran penerima manfaat, dan penguatan kualitas layanan yang saat ini ditempuh BGN layak mendapatkan dukungan dari seluruh pemangku kepentingan,” katanya. (ANT/KN)

Hari ini, Said Iqbal Dikabarkan Bakal Masuk Kabinet

0
Foto: Said Iqbal Ketua Umum Partai Buruh. (Foto: Fajri/Media Kaltim)

JAKARTA — Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea mengungkapkan bahwa Presiden Partai Buruh Said Iqbal dijadwalkan bergabung ke pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Menurut Andi, Said Iqbal akan dilantik sebagai Penasihat Presiden Bidang Ketenagakerjaan pada Senin (8/6/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan Andi Gani saat menghadiri Kongres Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI) di Jakarta Pusat. Ia menyebut pengangkatan Said Iqbal menjadi kabar baik bagi kalangan pekerja karena akan memperkuat representasi buruh di lingkungan pemerintahan.

“Bung Iqbal besok mudah-mudahan, insya Allah akan menjadi Penasihat Presiden Bidang Ketenagakerjaan. Kita dukung penuh sebagai gerakan buruh,” ujar Andi di Jakarta, Sabtu (7/6/2026).

Andi menegaskan, masuknya Said Iqbal ke dalam pemerintahan tidak akan mengubah komitmennya dalam memperjuangkan kepentingan kaum pekerja. Menurut dia, tokoh-tokoh buruh yang kini mendapat posisi di pemerintahan tetap akan menjaga idealisme dan keberpihakan kepada buruh.

“Bung Iqbal saya yakin komitmennya sangat penuh untuk berjuang untuk buruh. Begitu juga Bung Jumhur di Menteri LH. Di tengah kesibukannya, beliau masih mau hadir di Kongres KBPI,” tutur Andi.

Ia juga optimistis para aktivis buruh yang kini menjadi bagian dari pemerintahan tidak akan meninggalkan prinsip perjuangan yang selama ini mereka pegang.

“Saya yakin tokoh-tokoh buruh yang masuk pemerintahan tidak akan meninggalkan ideologi pembelaan terhadap buruh dan tidak akan meninggalkan jalan perjuangan walaupun sudah jadi pejabat pemerintahan,” imbuhnya.

Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi telah memberikan sinyal mengenai kemungkinan bergabungnya Said Iqbal ke Kabinet Merah Putih. Saat ditanya mengenai kabar tersebut, Prasetyo membenarkan bahwa pembahasan masih berlangsung di internal pemerintah.

“Sedang kita diskusikan,” ujar Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (4/6/2026).

Meski demikian, Prasetyo belum menjelaskan secara rinci posisi yang akan ditempati Said Iqbal. Ia hanya menyebut jabatan tersebut masih berkaitan dengan aktivitas dan bidang yang selama ini digeluti Presiden Partai Buruh tersebut, yakni isu ketenagakerjaan dan kesejahteraan pekerja. (Fajri/MK/KN)

Penemuan Jasad di Sungai Mahakam Gegerkan Warga Samarinda

0
Evakuasi jasad pria berkaos hitam di kawasan pelabuhan Samarinda. Foto: Dimas/Media Kaltim

SAMARINDA – Misteri hilangnya seorang pria yang diduga melompat dari Jembatan Mahakam I pada Jumat (5/6/2026) dini hari lalu tampaknya mulai menemui titik terang.

Sesosok jasad pria tanpa identitas atau Mister X ditemukan mengapung di Sungai Mahakam, tepatnya di kawasan Navigasi, Kota Samarinda, Minggu (7/6/2026) sekitar pukul 07.15 Wita.

Jasad tersebut pertama kali ditemukan seorang pemulung yang sedang mengais sampah plastik di pinggir sungai. Penemuan itu kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian dan relawan untuk dilakukan evakuasi.

Pamapta III Polresta Samarinda, Joko Wahyudi, membenarkan adanya laporan penemuan mayat tersebut.

Berdasarkan hasil pengamatan awal di lokasi kejadian, ciri fisik dan pakaian yang melekat pada korban disebut memiliki kemiripan kuat dengan pria yang terekam kamera CCTV melompat dari Jembatan Mahakam I dua hari sebelumnya.

“Pagi hari ini kita dapat laporan dari masyarakat adanya penemuan mayat di Sungai Mahakam sekitar jam 07.15 Wita. Kita asumsikan ini Mister X yang kemungkinan pada hari Jumat dini hari pukul 02.47 Wita terjun atau melompat ke Sungai Mahakam,” ujar Joko Wahyudi saat ditemui di lokasi penemuan.

Ia menjelaskan, korban ditemukan mengenakan kaos dalam berwarna hitam dan celana panjang, sesuai dengan pakaian yang terlihat dalam rekaman CCTV yang sebelumnya sempat beredar di media sosial.

Selain itu, petugas juga menemukan ciri fisik berupa tato di salah satu lengan korban.

Sebelumnya, warga dan petugas sempat dihebohkan dengan temuan sejumlah barang milik terduga korban yang ditinggalkan di atas Jembatan Mahakam I pada Jumat dini hari.

Barang-barang tersebut berupa secarik surat wasiat, sebuah jaket, dan sepasang sandal yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut.

Meski indikasi awal mengarah pada korban dugaan bunuh diri di Jembatan Mahakam I, pihak kepolisian menegaskan status jasad tersebut masih sebagai Mister X hingga ada hasil resmi pemeriksaan medis.

Saat ini, jasad korban telah dievakuasi dan dibawa ke RSUD Abdul Wahab Sjahranie untuk menjalani proses visum.

“Kami masih mengasumsikan ini sebagai Mister X sambil menunggu proses investigasi lebih lanjut dari Tim Inafis Polresta Samarinda dan pihak rumah sakit,” pungkas Joko Wahyudi.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri tersebut agar segera menghubungi Polresta Samarinda atau mendatangi RSUD AWS Samarinda. (MK)

Pewarta: Dimas
Editor: Agus S

Pemkab Mahulu Fokus Perkuat Konektivitas Wilayah Perbatasan

0
Bupati Mahakam Ulu Angela Idang Belawan menyoroti sejumlah proyek strategis di Mahulu. Foto: Istimewa

UJOH BILANG – Angela Idang Belawan terus mendorong percepatan penyelesaian sejumlah proyek infrastruktur strategis di Kabupaten Mahakam Ulu.

Langkah tersebut dilakukan untuk mendukung peningkatan konektivitas serta pemerataan pembangunan di wilayah perbatasan Kalimantan Timur.

Salah satu proyek yang menjadi perhatian utama Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu adalah pembangunan Bandara Ujoh Bilang yang diharapkan mampu memperkuat akses transportasi udara sekaligus menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi daerah.

“Kehadiran bandara diharapkan memperkuat akses transportasi udara dan jadi penggerak pertumbuhan ekonomi Kabupaten Mahakam Ulu. Percepatan infrastruktur dinilai krusial karena masih ada wilayah dengan keterbatasan akses transportasi,” ujar Angela, Jumat (5/6/2026).

Menurutnya, keterbatasan akses tersebut berdampak langsung terhadap mobilitas masyarakat, distribusi barang, hingga pelayanan publik di berbagai sektor.

Karena itu, ia meminta seluruh perangkat daerah terkait, khususnya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Mahakam Ulu, bekerja maksimal agar proyek-proyek strategis dapat selesai sesuai target perencanaan pembangunan daerah.

“Saya terus mendorong Dinas PU-PR untuk mempercepat penyelesaian proyek-proyek infrastruktur strategis, termasuk pembangunan Bandara Ujoh Bilang, agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat,” katanya.

Angela menilai peningkatan konektivitas menjadi kunci utama dalam memutus keterisolasian sejumlah kawasan di Mahakam Ulu yang selama ini masih menghadapi keterbatasan akses.

Dengan infrastruktur yang memadai, masyarakat disebut akan memiliki akses yang lebih luas dalam menjalankan aktivitas ekonomi maupun sosial.

“Percepatan konektivitas sangat krusial untuk mempermudah mobilitas masyarakat, membuka peluang ekonomi baru, dan memastikan pembangunan berjalan optimal sesuai perencanaan pemerintah daerah,” ungkapnya.

Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu berharap percepatan pembangunan infrastruktur strategis dapat menjadi fondasi penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat daya saing daerah di masa mendatang. (MK)

Pewarta: Ichal
Editor: Agus S

Keterbatasan Pelatih dan Fasilitas Jadi Tantangan Pembinaan Atlet Mahulu

0
Kabid Pemuda dan Olahraga Disparpora Mahulu, Tri Joko Kuntoro. Foto: Istimewa

UJOH BILANG – Potensi atlet di Kabupaten Mahakam Ulu dinilai cukup besar dan tersebar di berbagai cabang olahraga. Namun, upaya pembinaan dan peningkatan prestasi olahraga daerah masih menghadapi sejumlah kendala, terutama keterbatasan pelatih berkompetensi serta sarana dan prasarana pendukung.

Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu melalui Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Mahakam Ulu terus mendorong pengembangan olahraga dengan membina atlet muda berpotensi guna menciptakan regenerasi atlet dan meningkatkan daya saing olahraga daerah.

Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Disparpora Mahulu, Tri Joko Kuntoro, mengatakan banyak atlet muda Mahulu memiliki bakat alami yang menjanjikan di berbagai cabang olahraga.

Menurutnya, potensi tersebut perlu didukung melalui program pembinaan yang terarah dan berkesinambungan agar mampu berkembang secara maksimal.

“Banyak atlet muda Mahulu punya kemampuan dan bakat alami di berbagai cabor. Jika dapat pembinaan tepat dan berkelanjutan, mereka berpeluang jadi atlet berprestasi yang mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional,” ujarnya, Jumat (5/6/2026).

Ia menjelaskan, keterbatasan jumlah pelatih yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan cabang olahraga masih menjadi tantangan utama dalam proses pembinaan atlet di daerah.

Selain itu, ketersediaan fasilitas latihan yang memadai juga dinilai menjadi faktor penting dalam mendukung perkembangan kemampuan para atlet.

“Pembinaan atlet tidak hanya butuh semangat dan bakat, tapi juga pelatih berkualitas serta sarana prasarana memadai. Ini jadi perhatian kami untuk terus ditingkatkan bertahap,” ungkapnya.

Meski masih menghadapi keterbatasan, Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu tetap optimistis pengembangan olahraga daerah dapat terus berkembang lebih baik ke depan.

Melalui kolaborasi berbagai pihak dan peningkatan dukungan terhadap pembinaan atlet usia muda, diharapkan prestasi olahraga Mahulu semakin meningkat dan mampu mengharumkan nama daerah di berbagai ajang kompetisi tingkat regional maupun nasional. (MK)

Pewarta: Ichal
Editor: Agus S

DPU-PR Sebut Pembangunan Jalan Mahulu–Kubar Ditangani Bertahap

0
Kondisi ruas jalan penghubung Mahakam Ulu–Kutai Barat saat musim penghujan, berlumpur dan berlubang. Foto: Ichal/Media Kaltim

UJOH BILANG – Kondisi ruas jalan penghubung Kabupaten Mahakam Ulu menuju Kabupaten Kutai Barat masih menjadi keluhan masyarakat, terutama saat musim penghujan.

Kerusakan berupa kubangan lumpur dan lubang dalam di sejumlah titik kerap menghambat mobilitas kendaraan yang melintas di jalur utama penghubung kedua wilayah tersebut.

Beberapa ruas yang belum beraspal menjadi titik paling terdampak. Pengguna jalan harus ekstra hati-hati karena permukaan jalan yang licin dan berlubang berpotensi membuat kendaraan terjebak maupun mengalami kerusakan.

Jalur Mahakam Ulu–Kutai Barat sendiri merupakan akses utama yang digunakan masyarakat untuk aktivitas harian sekaligus distribusi barang dan kebutuhan pokok menuju kawasan pedalaman.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Mahakam Ulu, Didik Subagya, mengatakan pemerintah daerah terus memantau pembangunan jalan lintas Mahulu–Kubar yang menjadi kewenangan pemerintah pusat.

Menurutnya, pembangunan jalan tersebut masih terus berjalan dan dilakukan secara bertahap guna meningkatkan konektivitas antarwilayah di kawasan perbatasan.

“Pembangunan jalan lintas Mahakam Ulu–Kutai Barat saat ini masih terus berjalan dan ditargetkan selesai tahun 2027,” ujar Didik, Jumat (5/6/2026).

Ia menjelaskan, proses pembangunan membutuhkan waktu cukup panjang karena ruas jalan yang ditangani memiliki jarak yang besar dengan kondisi geografis yang cukup menantang.

Selain itu, kebutuhan anggaran yang tinggi membuat pelaksanaan pembangunan dilakukan secara bertahap menyesuaikan kemampuan pendanaan yang tersedia.

“Penanganan dilakukan bertahap dengan mempertimbangkan kondisi lapangan dan ketersediaan anggaran, sehingga penyelesaian seluruh ruas butuh waktu sampai target yang ditetapkan,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu berharap pembangunan jalan tersebut dapat berjalan sesuai rencana agar akses transportasi masyarakat menjadi lebih lancar dan aman.

Selain mempercepat mobilitas warga, pembangunan konektivitas jalan juga diharapkan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi serta pemerataan pembangunan di kawasan perbatasan Kalimantan Timur. (MK)

Pewarta: Ichal
Editor: Agus S

Pemkab Mahulu Dorong Percepatan Akses Jalan Perbatasan Long Apari

0
Kepala DPUPRPKP Mahulu, Didik Subagya. Foto: Istimewa

UJOH BILANG – Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu tidak hanya fokus pada pembangunan akses jalan menuju Kutai Barat, tetapi juga menaruh perhatian terhadap ruas penghubung Kecamatan Long Pahangai menuju Long Apari.

Namun hingga kini, pembangunan jalan sepanjang kurang lebih 24 kilometer dari Kampung Long Pakaq menuju Tiong Ohang masih terkendala belum jelasnya status kewenangan ruas jalan tersebut.

Kondisi tersebut membuat penanganan pembangunan belum dapat dilakukan secara menyeluruh, padahal jalur tersebut menjadi akses vital penghubung antarwilayah di kawasan perbatasan Mahulu.

Kerusakan dan keterbatasan akses jalan berdampak langsung terhadap mobilitas masyarakat, distribusi kebutuhan pokok, hingga pelayanan publik di wilayah pedalaman.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Mahakam Ulu, Didik Subagya, mengatakan pemerintah daerah terus berupaya mencari solusi agar pembangunan ruas jalan tersebut dapat segera direalisasikan.

“Kami sudah koordinasi dengan DPRD Mahakam Ulu untuk menyiapkan perencanaan pembangunan akses jalan Long Pahangai ke Long Apari sebagai langkah awal memperjuangkan ruas tersebut,” ujarnya, Jumat (5/6/2026).

Menurut Didik, dokumen perencanaan yang saat ini disiapkan nantinya akan menjadi dasar pengajuan program pembangunan kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur maupun pemerintah pusat.

Dengan adanya dokumen tersebut, usulan pembangunan diharapkan memiliki dasar teknis dan administrasi yang lebih kuat sehingga dapat memperoleh dukungan anggaran.

“Perencanaan ini nantinya menjadi dasar pengajuan ke pemerintah provinsi maupun pusat, sehingga pembangunan jalan Long Pahangai–Long Apari dapat dukungan dan segera direalisasikan,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu berharap kejelasan status kewenangan jalan tersebut segera diperoleh agar proses pembangunan dapat berjalan optimal dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat yang selama ini bergantung pada akses transportasi antar kecamatan. (MK)

Pewarta: Ichal
Editor: Agus S

Mesin Politik Gerindra Samarinda Mulai Dipanaskan Menuju Pilwali 2029

0
Konsolidasi Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota Samarinda. Foto: Hanafi/Media Kaltim

SAMARINDA – Partai Gerindra Kota Samarinda mulai memanaskan mesin politik menuju Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Samarinda 2029.

Dalam konsolidasi yang digelar di Harris Hotel Samarinda, Jumat (5/6/2026) malam, seluruh jajaran pengurus menyatakan dukungan penuh kepada Helmi Abdullah untuk maju sebagai calon Wali Kota Samarinda periode mendatang.

Sekretaris DPC Gerindra Samarinda, Mujiyanto, mengatakan konsolidasi tersebut dihadiri jajaran pengurus mulai tingkat DPC, pengurus anak ranting hingga pengurus kecamatan (PAC).

“Kami melakukan penguatan organisasi sampai ke tingkat anak ranting dan PAC. Surat keputusan kepengurusan juga sudah diserahkan kepada seluruh pengurus. Konsolidasi ini sekaligus menjadi persiapan menghadapi agenda politik 2029,” ujar Mujiyanto.

Menurutnya, hasil konsolidasi menghasilkan kesepakatan bulat untuk mengusung Helmi Abdullah yang saat ini menjabat sebagai Ketua DPRD Kota Samarinda untuk maju sebagai calon Wali Kota Samarinda 2029.

Dukungan tersebut disebut datang dari seluruh struktur partai, mulai dari tingkat bawah hingga pengurus daerah.

“Pak Helmi sudah enam sampai tujuh kali dipercaya memimpin DPC Gerindra Samarinda. Beliau memiliki pengalaman panjang, dekat dengan masyarakat dan organisasi, serta memiliki kapasitas kepemimpinan yang tidak diragukan lagi. Karena itu, seluruh PAC, anak ranting dan pengurus DPC sepakat mengusung beliau sebagai calon wali kota,” tegasnya.

Mujiyanto menjelaskan dorongan kepada Helmi Abdullah sebenarnya telah muncul sejak lama dari kader dan pengurus di tingkat akar rumput.

Menurutnya, Helmi juga telah berkomunikasi dengan pimpinan partai di tingkat DPD maupun DPP terkait rencana pencalonannya.

“Keinginan mengusung Pak Helmi sudah disampaikan jauh-jauh hari. Beliau juga telah meminta izin dan berkomunikasi dengan pimpinan partai di tingkat DPD maupun DPP. Alhamdulillah mendapat restu dan dukungan,” katanya.

Ia juga mengungkapkan bahwa Helmi Abdullah telah bertemu dengan sejumlah tokoh Gerindra di Kalimantan Timur, termasuk Budisatrio Djiwandono serta Seno Aji untuk menyampaikan rencana pencalonannya.

Selain mempersiapkan Pilwali 2029, Gerindra Samarinda juga menargetkan peningkatan perolehan kursi DPRD pada Pemilu 2029. Partai berlambang kepala garuda tersebut membidik 13 kursi DPRD Kota Samarinda.

Dalam menyusun visi pembangunan ke depan, Gerindra Samarinda menegaskan akan melanjutkan program-program yang telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya Program Pro Bebaya yang selama ini menjadi salah satu program unggulan Pemerintah Kota Samarinda.

“Gerindra pernah memenangkan Pilkada Samarinda melalui Pak Andi Harun. Program Pro Bebaya yang dirasakan langsung masyarakat harus terus berlanjut. Kami berharap Pak Helmi nantinya dapat melanjutkan dan menyempurnakan program tersebut,” ujarnya.

Tak hanya itu, Gerindra juga ingin menyinergikan program pembangunan daerah dengan program nasional Presiden Prabowo Subianto, seperti Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat dan Koperasi Merah Putih.

“Kami melihat program-program pemerintah pusat sangat baik dan harus disinergikan di daerah. Program MBG, Sekolah Rakyat hingga Koperasi Merah Putih akan menjadi bagian dari arah pembangunan yang nantinya bisa dikolaborasikan dengan program daerah,” kata Mujiyanto.

Terkait peluang koalisi pada Pilwali Samarinda 2029, Gerindra menyatakan terbuka untuk bekerja sama dengan partai politik lain. Namun demikian, keputusan untuk mengusung Helmi Abdullah disebut tidak akan berubah.

“Soal koalisi kami terbuka dengan siapa saja. Tetapi keputusan untuk mengusung Pak Helmi Abdullah sebagai calon wali kota merupakan keputusan yang sudah bulat dari seluruh struktur partai,” pungkasnya. (MK)

Penulis: Hanafi
Editor: Agus S

BAN-PT Tetapkan UNMUL Berpredikat Akreditasi Unggul hingga 2030

0
Jajaran pejabat Rektorat Universitas Mulawarman. Foto: Istimewa

SAMARINDA – Universitas Mulawarman (UNMUL) menorehkan capaian penting dalam perjalanan pengembangan institusi pendidikan tinggi setelah resmi meraih predikat Akreditasi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).

Predikat tertinggi dalam sistem akreditasi perguruan tinggi tersebut menempatkan Universitas Mulawarman dalam kelompok kampus terbaik di Indonesia.

Capaian ini sekaligus menjadi momentum penting bagi kampus terbesar di Kalimantan Timur itu untuk memperkuat perannya dalam pengembangan sumber daya manusia dan kemajuan pendidikan tinggi di daerah.

Rasa syukur atas keberhasilan tersebut diwujudkan melalui kegiatan tasyakuran yang digelar di GOR 27 September UNMUL dan dihadiri pimpinan universitas, sivitas akademika, serta berbagai mitra kampus.

Rektor Universitas Mulawarman, Abdunnur, mengatakan Akreditasi Unggul merupakan hasil dari proses panjang yang melibatkan seluruh unsur kampus.

Menurutnya, keberhasilan tersebut lahir dari kerja sama, komitmen, dan dedikasi seluruh sivitas akademika dalam meningkatkan mutu pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.

“Capaian ini adalah hasil kerja bersama. Semua pihak memiliki peran penting dalam mewujudkan Universitas Mulawarman yang semakin berkualitas dan berdaya saing,” ujarnya.

Abdunnur menegaskan predikat unggul bukan menjadi titik akhir, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk terus menjaga dan meningkatkan kualitas institusi.

Ia mengajak seluruh warga kampus untuk memperkuat budaya inovasi, meningkatkan kinerja, serta memperluas kolaborasi dalam mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

“Akreditasi Unggul merupakan amanah yang harus dijaga bersama. Kami ingin terus menghadirkan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan bangsa melalui pendidikan yang berkualitas,” katanya.

Sementara itu, Direktur Dewan Eksekutif BAN-PT, Ari Purbayanto, menyampaikan apresiasi atas keberhasilan yang diraih UNMUL.

Ia menyebut predikat Akreditasi Unggul menjadi bukti bahwa Universitas Mulawarman mampu memenuhi berbagai indikator mutu pendidikan tinggi yang ditetapkan secara nasional.

“UNMUL kini masuk dalam kelompok perguruan tinggi terbaik di Indonesia. Ini merupakan pencapaian yang sangat membanggakan, tidak hanya bagi kampus tetapi juga masyarakat Kalimantan Timur,” ungkapnya.

Selain menjadi pengakuan atas kualitas akademik dan tata kelola universitas, status Akreditasi Unggul juga memberikan keuntungan strategis karena berlaku hingga tahun 2030.

Meski demikian, Ari mengingatkan pentingnya menjaga konsistensi kualitas, integritas data pendidikan tinggi, serta penerapan tata kelola perguruan tinggi yang baik agar capaian tersebut dapat dipertahankan di masa mendatang.

Dengan raihan Akreditasi Unggul tersebut, Universitas Mulawarman semakin memperkuat posisinya sebagai perguruan tinggi terkemuka di Kalimantan Timur sekaligus memperluas kiprahnya dalam mencetak lulusan yang kompeten, inovatif, dan siap menghadapi tantangan masa depan. (MK)

Penulis: Hanafi
Editor: Agus S

Korban Tergiur Imbal Hasil 10 Persen per Bulan, Dana Miliaran Raib

0
Ilustrasi nasabah bank di Bontang yang diduga menjadi korban investasi bodong. Foto: AI

BONTANG – Salah satu bank di Kota Bontang yang seharusnya menjadi tempat aman bagi nasabah justru menjadi awal dugaan kasus investasi bodong yang merugikan seorang warga hingga Rp1,15 miliar.

Seorang nasabah berinisial A (34) mengaku kehilangan uang miliaran rupiah setelah diduga menjadi korban investasi fiktif yang ditawarkan oleh seorang staf layanan prioritas bank berinisial YWN.

Kuasa hukum korban, Eko Yulianto, mengatakan pihaknya telah resmi melaporkan kasus dugaan penipuan dan penggelapan tersebut ke Polres Bontang pada Kamis (4/6/2026).

“Untuk laporan kami sudah bikin suratnya, berupa bentuk fisik dan PDF. Tinggal tunggu panggilan saja dari Polres. Nanti untuk verifikasi, korban pun juga turut ada dan saya hanya mendamping,” ungkapnya saat dikonfirmasi, Sabtu (6/6/2026).

Menurut Eko, persoalan bermula pada awal 2025 ketika kliennya ditingkatkan statusnya menjadi nasabah prioritas oleh YWN.

Dari hubungan profesional tersebut, keduanya kemudian semakin dekat hingga korban ditawari sebuah proyek usaha yang diklaim memiliki keuntungan besar.

Korban disebut dijanjikan imbal hasil sebesar 10 persen setiap bulan dari investasi yang ditawarkan.

Untuk meyakinkan korban, YWN juga disebut membawa-bawa latar belakang keluarganya yang memiliki hubungan dengan institusi kepolisian.

“Terlapor menyebut proyek ini aman karena mendapat dukungan keluarga yang merupakan anggota Polri. Ini yang membuat korban akhirnya percaya,” tambah Eko.

Dengan berbagai janji keuntungan dan jaminan keamanan tersebut, korban akhirnya menginvestasikan dana yang disebut merupakan milik orang tuanya.

Namun seiring berjalannya waktu, keuntungan yang dijanjikan tidak pernah terealisasi dan dana yang telah disetorkan diduga tidak dapat dikembalikan.

Akibat peristiwa tersebut, korban mengaku mengalami kerugian mencapai Rp1,15 miliar dan memilih menempuh jalur hukum.

Dikonfirmasi terpisah, Kapolres Bontang Widho Anriano melalui Kanit Tipidum Satreskrim Polres Bontang, Markus Sihotang, membenarkan adanya laporan dugaan investasi bodong tersebut.

“Infonya baru masuk ke Polres, tapi belum masuk ke unit saya. Sehingga belum kami langkahkan,” ujarnya.

Markus mengatakan pihak kepolisian masih akan melakukan pemeriksaan awal terhadap laporan yang masuk sebelum menentukan langkah lanjutan dalam proses penyelidikan.

Ia juga membenarkan bahwa terlapor diduga merupakan anggota Bhayangkari atau istri anggota Polri yang bertugas di Bontang.

Hingga kini, kasus tersebut masih menunggu proses verifikasi dan pendalaman lebih lanjut dari pihak kepolisian. (MK)

Penulis: Dwi S
Editor: Agus S